Feedback

Analisis Determinan Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tigabinanga

Informasi dokumen
ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KECAMATAN TIGABINANGA TESIS Oleh INGANTA TARIGAN 087018029/EP EK O LA CASARJA SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara S NA H PAS ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KECAMATAN TIGABINANGA TESIS Untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pembangunan pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Oleh INGANTA TARIGAN 087018029/EP SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Judul Tesis Nama Mahasiswa Nomor Pokok Program Studi : ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KECAMATAN TIGABINANGA : INGANTA TARIGAN : 087018029 : Ekonomi Pembangunan Menyetujui, Komisi Pembimbing (Dr. Rahmanta, M.Si) Ketua (Drs. Rahmat Sumanjaya, MSi) Anggota Ketua Program Studi Direktur (Prof. Dr. Sya’ad Afifuddin, M.Ec.) (Prof.Dr.Ir.A.Rahim Matondang,MSIE) Tanggal Lulus : 11 Agustus 2011 Universitas Sumatera Utara Telah diuji pada Tanggal : 11 Agustus 2011 PANITIA PENGUJI TESIS: Ketua Anggota : Dr. Rahmanta, M.Si : 1. Drs. Rahmat Sumanjaya, MSi 2. Prof. Dr. Sya’ad Afifuddin, M.Ec 3. Dr. Murni Daulay, SE, M.Si 4. Drs. Rujiman, MA Universitas Sumatera Utara LEMBAR PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul : “ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KECAMATAN TIGABINANGA “ Adalah benar hasil karya saya sendiri dan belum pernah dipublikasikan oleh siapapun sebelumnya. Sumber – sumber data dan informasi yang digunakan telah dinyatakan secara benar dan jelas. Medan, September 2011 Yang membuat pernyataan Inganta Tarigan 087018029/EP Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh luas lahan,benih,pupuk dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani jagung di Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dari lapangan. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan mengambil 100 responden dari total populasi petani jagung yang tersebar di kecamatan Tigabinanga. Model yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah model ekonometrika dan menggunakan metoda Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) untuk semua variabel seperti luas lahan, jumlah benih,jumlah pupuk dan jumlah tenaga kerja dapat menjelaskan semua variasi dalam pendapatan yang diterima oleh petani sebesar 77.1% sementara 22.9% tidak dijelaskan didalam model. Kemudian uji serempak (F Test) menunjukkan bahwa semua variabel independent dapat mempengaruhi Variabel terikat (Dependent Variable) secara signifikan. Hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel luas lahan dan jumlah tenaga kerja secara signifikan berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima oleh petani pada α= 5% sementara jumlah benih dan jumlah pupuk tidak signifikan. Kata Kunci : Luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk, jumlah tenaga kerja dan pendapatan petani jagung Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The main objective of this study is to the analyze influence of land acreage,seed of corn,fertilizer,employer on income of farmers in the village of Tigabinanga in Karo Regency. Data used in this research is primary data which collected from the field. Sampling thecnique used is simple random sampling by taking 100 respondents from total population of small farmers which spread all over district of Tigabinanga. The model used in this research is econometric model and the method applied is Ordinary Least Square (OLS). The result shows that coefficient determination (R2) indicates that all variables such as land acreage,seed of corn, fertilizer and employer can describe all variation in income received by small scale farmers as amount of 77.1 percent, meanwhile 22.9 percent which are determined by other variables that are not include in this model/research. Therefore, the F-test (all over test) indicates that all independent variables can influence on the dependent variable significantly.The partial result shows that land acreage and employe significantly influence on total income of farmer at α = 5 % level. Meanwhile the seed of corn, fertilizer are not significant. Key word : variables land acreage,seed of corn, fertilizer,employer and income of farmer KATA PENGANTAR Universitas Sumatera Utara Haleluya .! Segala puji,hormat dan juga syukur disampaikan kepada Bapa di dalam nama Yesus Kristus. Pencipta langit dan bumi serta isinya, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, dan semua yang diciptakanNya baik, Allah yang berkuasa di surga dan di bumi dan Dia Allah yang sangat baik, masa depan dan damai sejahtera ada di tanganNya, terima kasih Tuhan Yesus, Allah yang kepadaNya penulis percaya, aku mengasihiMu sampai selama-lamanya, Heleluya Amin. Dalam mengikuti pendidikan Program Pascasarjana, banyak pihak yang telah memberikan motivasi, bimbingan dan bantuan oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Prof.Dr.dr.Syahril Pasaribu.DTM&H,MSc(CTM),Sp.A(K)selaku Rektor Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Prof.Dr.Ir.A.Rahim Matondang,MSIE selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Prof. Dr. Sya’ad Afifuddin, M.Ec selaku Ketua Program Pascasarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara. 4. Bapak Dr.Rahmanta,M.Si sebagai Pembimbing I, Bapak Drs. Rahmat Sumanjaya, MSi sebagai Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan dan diskusi dari proposal sampai penyempurnaan tesis ini. 5. Ibu Dr. Murni Daulay, SE, MSi yang sangat membantu , memberikan masukan yang berarti, memberikan illustrasi yang bermanfaat dalam membuka wacana cara berpikir dan bertindak seperti “ Modal Pengusaha Tahu “ dan “Penelitian Kotoran Kucing “sehingga penelitian ini lebih terarah 6. Para dosen penguji yang telah memberikan masukan Universitas Sumatera Utara 7. Para dosen penanggungjawab mata kuliah program Pascasarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara 8. Ibu Ir. Nomi Sinuhaji selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemerintah Kabupaten Karo yang sangat koorperatif dalam penelitian ini guna membangun Kabupaten Karo. 9. Kedua Orang tua yang mendukung pendidikan ini. 10. Abangda Ir.J.I Tarigan sekeluarga. 11. Liasta Rasmenda Sebayang, istri tercinta yang banyak memberikan semangat dalam menyelesaikan pendidikan Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 12. Debora Gloria br Tarigan, Esther Gloria ananda tersayang yang turut membantu dalam penyelesaian tesis ini. 13. Dwisan Riyando Purba, SE, sekeluarga yang memberikan semangat dari wilayah barat Papua. 14. Kristen Vernandos Bukit, ST sekeluarga yang tetap memberikan semangat. 15. Rekan mahasiswa Tesis ini jauh dari sempurna, saran dalam penyempurnaan diterima dengan rendah hati dan semoga bermanfaat. Medan, September 2011 Inganta Tarigan Universitas Sumatera Utara DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Nama 2. Tempat/Tanggal Lahir 3. Pekerjaan 4. Alamat 5. Nama Orang Tua Ayah Ibu 6. Istri 7. Anak 8. Pendidikan a. SD Riama Medan b. SMP N 13 Medan c. SMA N 2 Medan d. UPN ‘Veteran Yogyakarta e. Sekolah Pascasarjana USU : Inganta Tarigan : Medan, 28 Juli 1967 : Petani : Desa Keriahen Kecamatan Juhar Kabupaten Karo. : May.Purn H.Tarigan : T.br Sembiring : Liasta Rasmenda br. Sebayang : Debora Gloria br Tarigan Esther Gloria br Tarigan : Lulus Tahun 1980 : Lulus Tahun 1983 : Lulus Tahun 1986 : Lulus Tahun 1993 : Lulus Tahun 2011 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK . . i ABSTRACT . . ii KATA PENGANTAR . . iii RIWAYAT HIDUP . . iv DAFTAR ISI . . v DAFTAR TABEL . . ix DAFTAR GAMBAR . . x DAFTAR LAMPIRAN . . xi BAB I PENDAHULUAN . . 1.1 Latar Belakang . . 1.2 Perumusan Masalah . . 1.3 Tujuan Penelitian . . 1.4 Manfaat Penelitian . . 1 1 5 5 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA . . 2.1.1. Faktor-faktor Produksi Usahatani Jagung. . 2.1.2. Fungsi Produksi . . 2.1.3. Produksi Mencerminkan Tingkat Pendapatan . . 2.1.4. Pendapatan . . 2.1.4.1. Luas Lahan. . 2.1.4.2. Benih. . 2.1.4.3. Pupuk . . 2.1.4.4. Tenaga Kerja. . 2.1.5. Pengaruh penggunaan Faktor Produksi terhadap Produksi . 2.1.6. Pengaruh penggunaan Faktor Produksi terhadap Pendapatan 2.1.6. Penelitian Terdahulu . . 2.1.7. Kerangka Pemikiran . . 2.1.8 Hipotesis . . 7 7 7 9 9 10 10 11 11 12 13 14 15 16 BAB III BAB IV METODE PENELITIAN . . 3.1. Ruang Lingkup . . 3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian . . 3.3. Jenis dan Sumber Data. . 3.4. Populasi dan Sampel. . 3.5. Metode Analisis . . 3.6. Model Analisis Data . . 3.7. Uji Kesesuaian Model (Test of Goodness of Fit) . . 3.8. Uji Asumsi Klasik. . 3.9. Definisi Operasional Variabel . . HASIL DAN PEMBAHASAN . . 4.1. Deskripsi Daerah Penelitian. . 4.1.1. Gambaran umum Wilayah Kecamatan Tigabinanga . . a. Kondisi Geografis . . 17 17 17 17 18 20 21 20 23 26 27 27 27 27 Universitas Sumatera Utara b. Jumlah Penduduk. . 27 c. Mata Pencarian. . 27 4.1.2. Pendapatan . . 28 4.1.3. Luas Lahan. . 29 4.1.4. Benih. . 29 4.1.5. Pupuk . . 30 4.1.6. Hasil Estimasi Model pendapatan petani jagung 31 4.1.7. Test Of Goodness of fit ( uji Kesesuaian). . 32 a. Analisis Koefisien Determinasi (R 2 ). . 32 b. Hasil Keseluruhan (Uji-F) . . 33 c. Hasil Uji Parsial (Uji-t) . . 34 1. Pengaruh Luas Lahan terhadap Pendapatan Petani Jagung . 34 2. Pengaruh Jumlah Benih terhadap Pendapatan Petani Jagung. 36 3. Pengaruh Jumlah Pupuk terhadap Pendapatan Petani Jagung . 38 4. Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja terhadap Pendapatan Petani Jagung . 40 4.1.8. Uji Asumsi Klasik . . 42 a. Uji Normalitas . . 42 b. Uji Linearitas . . 43 c. Multikolinearitas . . 43 d. Heterokedastisitas . . 43 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . . 45 5.1 Kesimpulan . . 45 5.2 Saran-Saran . . 45 DAFTAR PUSTAKA . . 48 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Nomor Judul Halaman 1.1 Luas Lahan dan Produktivitas Tanaman Jagung di Kecamatan Tigabinanga. . 2 3.1 Populasi petani jagung di kecamatan Tigabinanga. 18 3.2 Karangka sampling petani jagung di Kecamatan Tigabinanga. 19 3.3 Teknik pengambilan sample petani jagung di Kecamatan Tigabinanga. . 20 4.1 Uji t Statistik . 34 4.2 Pengujian Asumsi Klasik. 43 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Nomor Judul Halaman 1.1 Luas Lahan Pertanian dan luas lahan Tanaman Jagung di Kecamatan Tigabinanga. 3 1.2 Produksi Tanaman Jagung di Kecamatan Tigabinanga . 3 2.1 Kerangka Konseptual Analisis Pendapatan Petani Jagung di Kecamatan Tigabinanga. 15 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN No. Judul Halaman 1. Ijin Penelitian dari Pascasarjana USU . 50 2. Surat Keterangan telah melakukan penelitian dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemerintah Kabupaten Karo. 51 3. Daftar Pertanyaan . 52 4. Data Luas Lahan dan Benih . 53 5. Data Pupuk . 56 6. Data Hari Kerja Orang . 61 7. Data Regresi . 66 8. Hasil Regresi. 69 9 Uji Normalitas . 70 10. Uji linieritas . 71 11. Uji R2 Parsial . 73 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh luas lahan,benih,pupuk dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani jagung di Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dari lapangan. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan mengambil 100 responden dari total populasi petani jagung yang tersebar di kecamatan Tigabinanga. Model yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah model ekonometrika dan menggunakan metoda Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) untuk semua variabel seperti luas lahan, jumlah benih,jumlah pupuk dan jumlah tenaga kerja dapat menjelaskan semua variasi dalam pendapatan yang diterima oleh petani sebesar 77.1% sementara 22.9% tidak dijelaskan didalam model. Kemudian uji serempak (F Test) menunjukkan bahwa semua variabel independent dapat mempengaruhi Variabel terikat (Dependent Variable) secara signifikan. Hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel luas lahan dan jumlah tenaga kerja secara signifikan berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima oleh petani pada α= 5% sementara jumlah benih dan jumlah pupuk tidak signifikan. Kata Kunci : Luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk, jumlah tenaga kerja dan pendapatan petani jagung Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The main objective of this study is to the analyze influence of land acreage,seed of corn,fertilizer,employer on income of farmers in the village of Tigabinanga in Karo Regency. Data used in this research is primary 4 Nasrun Sebayang 1,00000 5 Bastan Sebayang 1,00000 6 Bpk. Aldi Sebayang 0,94078 7 Darma Sebayang 0,85550 8 Waktu Sebayang 0,86300 9 Sopianto Sebayang 0,77515 10 Efrata Sebayang 0,95771 11 Robinson Tarigan 1,00000 12 Libur Tarigan 1,00000 13 Bpk. Bastan Sebayang 0,83835 14 Abraham Sebayang 1,00000 15 Imat Sembiring 0,90625 16 Moksin Sebayang 0,76172 17 Sabar Sebayang 0,93750 18 Sukipriadi 1,00000 19 Suraedi Sebayang 0,93750 Free Variable 0,11838 0,00000 0,08962 -0,06667 1,00000 0,32111 0,23417 0,22159 0,28832 0,15618 0,29307 -0,04292 0,15269 -0,32534 0,37500 0,35156 0,37500 0,31667 0,37500 Returns to Scale Increasing Decreasing Increasing Decreasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Decreasing Increasing Decreasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Universitas Sumatera Utara DMU No. 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 DMU Name Bambang Hermansyah Benjamin Sebayang Pahrum Rabun Sebayang Sarmin Sebayang Malem Pelawi Nirwan Sebayang Dani Julkifli Solin Sukemi Bahtiar Sebayang Irwan Alex Sebayang Paidi Paksana Ginting Hendrik Oktavianus Ginting Martinus Ginting Budi Sebayang Modal Sebayang Benni Ginting Rahmat Sebayang Juni Manihut Misno Raskita Pelawi Rahman Jusak Bangun Amran Santo Suranta Sebayang Surianto Suasana br. Purba Tirtanadi Sebayang Ngajar Bana br. Sembiring Sopianto Sebayang Parningotan Simarmata Sabarita br. Sebayang Bahagia Sebayang Langit Tarigan Masriadi Input-Oriented VRS Efficiency 0,93750 0,72549 1,00000 1,00000 0,95833 0,96561 1,00000 1,00000 0,95977 1,00000 0,94187 1,00000 0,90813 1,00000 0,85387 1,00000 0,91667 0,95213 0,95634 1,00000 0,89559 1,00000 0,79095 1,00000 0,97704 1,00000 1,00000 1,00000 1,00000 1,00000 1,00000 1,00000 1,00000 1,00000 0,79674 0,75570 1,00000 1,00000 Free Variable 0,62500 0,23529 1,00000 0,00000 0,33333 0,03722 0,00000 1,00000 0,22644 1,00000 0,06991 0,18140 0,29669 0,00000 0,17192 0,06667 0,33333 -0,04255 0,03938 0,00000 0,06647 0,27273 0,14551 1,00000 0,27874 1,00000 0,48988 0,00000 1,00000 0,00000 0,00000 0,96429 0,56266 0,95914 0,22225 0,22225 0,08163 1,00000 Returns to Scale Increasing Increasing Increasing Constant Increasing Increasing Constant Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Constant Increasing Increasing Increasing Decreasing Increasing Constant Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Constant Increasing Constant Constant Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Universitas Sumatera Utara DMU No. DMU Name 58 Spontan Sebayang 59 Biasa Purba 60 Ukur Malem br. Tarigan 61 Tera Sembiring 62 Masang Sembiring 63 Moga Sembiring 64 Sarno 65 Jueni 66 Gimun 67 Sopian Ginting 68 Obor Ginting 69 Peste Sebayang 70 Hermine br. Sebayang 71 Usaha Sembiring 72 Sederhana Ginting 73 Darius Sebayang 74 Tenggolan Sebayang 75 Umur Perangin-angin 76 Mazmur Perangin-angin 77 Andi Ginting 78 Semoga Ginting 79 Surya Sebayang 80 Nepos Ginting 81 Apulita Ginting 82 Sakeus Sembiring Rata-rata nilai Efisiensi Sumber: Lampiran 9 Input-Oriented VRS Efficiency 1,00000 1,00000 0,90286 1,00000 1,00000 0,86556 0,87345 1,00000 1,00000 0,84392 0,95798 0,87345 0,92739 0,96374 0,79070 1,00000 1,00000 0,91563 0,89303 1,00000 1,00000 0,88799 1,00000 1,00000 1,00000 0,94125 Free Variable 0,13579 0,30000 0,17429 0,00000 0,00000 0,14853 0,24069 1,00000 1,00000 0,21181 -0,05042 0,24069 0,13085 0,15145 0,48837 1,00000 0,04762 0,24069 0,31442 0,00000 0,00000 -0,04158 -0,09422 0,00000 0,23232 Returns to Scale Increasing Increasing Increasing Constant Constant Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Decreasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Increasing Constant Constant Decreasing Decreasing Constant Increasing Dari Tabel 13 diketahui bahwa secara teknis 42 petani sampel di lokasi penelitian sudah efisien dalam penggunaan inputnya dengan nilai efisiensi 1,00. Untuk 40 petani sampel lainnya belum efisien dalam penggunaan input produksi tetapi masih memiliki kesempatan untuk memperoleh hasil maksimal seperti petani yang sudah efisien secara teknis melalui pengurangan atau penambahan jumlah input produksi. Secara keseluruhan rata-rata nilai efisiensi teknis adalah sebesar Universitas Sumatera Utara 0,94125 < 1 yang artinya usahatani jagung di daerah penelitian belum efisien secara teknis. Return To Scale (RTS) adalah suatu ciri dari fungsi produksi yang menunjukkan besar perubahan output akibat perubahan input (dengan skala perubahan yang sama). Menurut Soekartawi (1994), Return to Scale (RTS) digunakan untuk mengetahui apakah kegiatan usahatani tersebut mengalami kaidah increasing (b1+b2 > 1), constant (b1+b2 = 1) atau decreasing return to scale (b1+b2 < 1) serta dapat menunjukkan efisiensi produksi secara teknis. Increasing return to scale terjadi apabila proporsi penambahan output lebih besar dari penambahan input, constant return to scale terjadi apabila proporsi penambahan output sama dengan penambahan input, dan decreasing return to scale terjadi apabila proporsi penambahan output lebih kecil dari penambahan output. Dilihat dari Tabel 13, rata-rata return to scale petani sampel adalah increasing return to scale. Jika dihitung dari nilai b pada Tabel 11, maka return to scale (RTS) dapat dituliskan: 1 < b1 + b2 + b3 + b4 < 1 0,496 + 0,390 + 0,024 + 0,218 > 1 Dengan demikian usahatani jagung petani sampel adalah increasing return to scale (1,128 > 1) yang artinya penambahan output lebih besar dari penambahan input. Universitas Sumatera Utara 5.4 Penerimaan dan Pendapatan Usahatani Jagung Penerimaan usahatani jagung adalah hasil jumlah jagung yang terjual dikalikan harga jual jagung. Pendapatan bersih usahatani jagung adalah total penerimaan dikurang dengan total biaya produksi usahatani jagung. Besarnya penerimaan dan pendapatan dapat dilihat pada Tabel 14. Tabel 14. Penerimaan dan Pendapatan Usahatani Jagung per Musim Tanam No. Uraian Jumlah (Rp) 1. Total Penerimaan 2.709.525.000 2. Total Biaya Produksi 1.513.197.460 Pendapatan Bersih Usahatani Jagung 1.196.327.540 Pendapatan rata-rata petani per ha Sumber: Lampiran 4 9.650.915,941 Dari Tabel 14, total penerimaan seluruh petani sampel adalah Rp 2.709.525.000,00 dan total biaya produksi Rp 1.513.197.460,00 sehingga diperoleh pendapatan total seluruh petani sampel sebesar Rp 1.196.327.540,00. Total luas lahan petani sampel adalah 123,96 ha maka diperoleh pendapatan petani per ha jagung adalah Rp 9.650.915,94. 5.5 Analisis Nilai R/C dan Break Even Point (BEP) Untuk melihat suatu usahatani layak atau efisien (menguntungkan) untuk diusahakan atau tidak dapat diketahui melalui analisis R/C yang merupakan singkatan Return Cost Ratio atau dikenal sebagai perbandingan (ratio atau nisbah) antara penerimaan dengan biaya. Break Even Point (BEP) digunakan untuk mengetahui pada jumlah dan tingkat harga berapa usahatani mencapai titik balik atau titik impas, tidak untung dan tidak rugi. Universitas Sumatera Utara Tabel 15. Analisis R/C dan BEP Usahatani Jagung No. Uraian Satuan Nilai 1. Total Produksi Kg 962.000 2. Harga Jual Rp/kg 2.798,48 3. Total Penerimaan Rupiah (Rp) 2.709.525.000 4. Total Biaya Rupiah (Rp) 1.513.197.460 R/C - 1,79 BEP Volume Produksi Kg 540.722 BEP Harga Produksi Rp/kg 1.572,97 Sumber: Diolah dari Lampiran 10 Dari Tabel 15 diketahui nilai R/C usahatani jagung adalah 1,79 yang artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan petani akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,79. Nilai R/C sebesar 1,79 > 1 dapat disimpulkan bahwa usahatani jagung di daerah penelitian layak diusahakan atau dengan kata lain menguntungkan. Nilai BEP volume adalah 540.722 kg dan total produksi sebesar 962.000 kg yang artinya pada saat jumlah produksi 540.722 kg, usahatani jagung berada pada jumlah impas atau jumlah produksi balik modal sehingga total produksi sebesar 962.00 kg telah melebihi jumlah impas dengan kata lain memperoleh keuntungan. Nilai BEP harga adalah Rp 1.572,97 dan harga jual rata-rata petani sebesar Rp 2.798,48 yang artinya pada saat harga jagung Rp 1.572,97/kg, petani telah memperoleh modalnya kembali atau balik modal, sehimgga harga jual rata-rata petani sebesar Rp 2.798,48 telah berada diatas harga impas atau dengan kata lain usahatani jagung berada pada posisi yang menguntungkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usahatani jagung di daerah penelitian meguntungkan. Universitas Sumatera Utara BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 1. Nilai efisiensi harga untuk setiap input yaitu bibit, pupuk, herbisida dan tenaga kerja disimpulkan belum efisiensi dalam penggunaan Jenis Kelamin Umur : 50 Tahun 13. Jenis Kelamin : Pria Desa : Koala Umur : 33 Tahun : Pria 8. Pertangkehan Ginting Maler Sebayang Desa : Kuta Gerat Jenis Kelamin Umur : 51 Tahun 14. Jenis Kelamin : Pria Desa : Koala Umur : 35 Tahun : Pria 9. Binar Ginting Sehat Ginting Desa : Pergendangen Jenis Kelamin Umur : 54 Tahun 15. Jenis Kelamin : Pria Desa : Tiga Beringin Umur : 41 Tahun Jenis Kelamin : Pria 10. Desa Nimbang Karo-Karo : Kuta Gerat Amin Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 16. Malem br. Tarigan Jenis Kelamin : Pria Desa : Tiga Beringin 22. Umur : 44 Tahun Desa : Kuta Galoh Jenis Kelamin : Wanita Umur : 49 Tahun Jenis Kelamin : Pria 17. A. Disman Riswan Ketaren Desa : Kuta Buara 23. Umur : 35 Tahun Desa : Koala Jenis Kelamin : Pria Umur : 52 Tahun Jenis Kelamin : Pria 18. Bachtiar Sembiring Basmi Sebayang Desa : Kuta Raja 24. Umur : 50 Tahun Desa : Kuta Buara Jenis Kelamin : Pria Umur : 43 Tahun Jenis Kelamin : Pria 19. Cendah Perangin-angin Tahta Sebayang Desa : Kuta Raja Umur : 50 Tahun 25. Jenis Kelamin : Pria Desa : Desa Gunung Umur : 47 Tahun : Pria 20. Nd. Tawan Arman Ginting Desa : Tiga Beringin Jenis Kelamin Umur : 51 Tahun 26. Jenis Kelamin : Wanita Desa : Kuata Gerat Umur : 31 Tahun : Pria 21. Tedah Ginting Rahul Sebayang Desa : Koala Jenis Kelamin Umur : 41 Tahun 27. Terang Kaban Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Desa : Kuata Bangun 33. Umur : 30 Tahun Desa : Kuta Raja Jenis Kelamin : Pria Umur : 40 Tahun Jenis Kelamin : Pria 28. Nd. Mangkok Rasmin Ginting Desa : Desa Gunung 34. Umur : 48 Tahun Desa : Kuta Raja Jenis Kelamin : Wanita Umur : 49 Tahun Jenis Kelamin : Pria 29. Lian Ginting Sudin Sembiring Desa : Simolap 35. Umur : 45 Tahun Desa : Kuta Buara Jenis Kelamin : Pria Umur : 53 Tahun Jenis Kelamin : Pria 30. Mahmud Sebayang Tera Sembiring Desa : Perbesi 36. Umur : 44 Tahun Desa : Koala Jenis Kelamin : Pria Umur : 51 Tahun Jenis Kelamin : Pria 31. Hendri Sebayang Iyan Ginting Desa : Kem-kem 37. Umur : 45 Tahun Desa : Kuta Raja Jenis Kelamin : Pria Umur : 45 Tahun Jenis Kelamin : Pria 32. Kustam Ginting Jacob Melawi Desa : Sukajulu 38. Umur : 35 Tahun Desa : Kuata Raja Jenis Kelamin : Pria Umur : 51 Tahun Juang Karo-karo Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Jenis Kelamin 39. : Pria Sebat Tarigan Umur : 45 Tahun Jenis Kelamin : Wanita Desa : Kuta Galoh 45. Umur : 54 Tahun Desa : Pertumbuken Jenis Kelamin : Pria Umur : 52 Tahun Jenis Kelamin : Pria 40. Jony Ginting Rukunta Ginting Desa : Kem-kem 46. Umur : 53 Tahun Desa : Koala Jenis Kelamin : Pria Umur : 35 Tahun Jenis Kelamin : Pria 41. Galon Ginting Baris Depari Desa : Kuta Raja 47. Umur : 50 Tahun Desa : Koala Jenis Kelamin : Pria Umur : 37 Tahun Jenis Kelamin : Pria 42. Sutomo Temanta Tinjauan Desa : Kuata Gerat 48. Umur : 49 Tahun Desa : Kuta Bangun Jenis Kelamin : Pria Umur : 37 Tahun Jenis Kelamin : Pria 43. Panjir Brahmana Garam Hendra Desa : Koala 49. Umur : 56 Tahun Desa : Kuta Buara Jenis Kelamin : Pria Umur : 33 Tahun Jenis Kelamin : Pria 44. Desa Derma Ginting : Koala 50. Ginto Sebayang Sabar Sebayang Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Desa : Perbesi 56. Umur : 48 Tahun Desa : Kuta Raja Jenis Kelamin : Pria Umur : 33 Tahun Jenis Kelamin : Pria 51. Modal Ginting Jokar Sebayang Desa : Kuta Raja 57. Umur : 55 Tahun Desa : Perbesi Jenis Kelamin : Pria Umur : 54 Tahun Jenis Kelamin : Pria 52. Idaman Ginting Salim Muham Desa : Kem-Kem 58. Umur : 51 Tahun Desa : Koala Jenis Kelamin : Pria Umur : 41 Tahun Jenis Kelamin : Pria 53. Benda Kaban Tinus Sembiring Desa : Pertumbuken 59. Umur : 55Tahun Desa : Kuta Galoh Jenis Kelamin : Pria Umur : 54 Tahun Jenis Kelamin : Pria 54. Basri Ginting Terbit Sembiring Desa : Kuta Buara 60. Umur : 47 Tahun Desa : Pertumbukan Jenis Kelamin : Pria Umur : 38Tahun Jenis Kelamin : Pria 55. Jeremiah Kaban Soman Ginting Desa : Limang 61. Umur : 52 Tahun Desa : Limang Jenis Kelamin : Pria Umur : 37 Tahun Lisma Karo-Karo Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Jenis Kelamin 62. : Wanita Suwarno Umur : 36 Tahun Jenis Kelamin : Pria Desa : Koala 68. Umur : 35Tahun Desa : Simolap Jenis Kelamin : Pria Umur : 33 Tahun Jenis Kelamin : Pria 63. Arjuna Sitepu Karim Sembiring Desa : Simolap 69. Umur : 53 Tahun Desa : Bunga Baru Jenis Kelamin : Pria Umur : 35 Tahun Jenis Kelamin : Pria 64. Tahir Jati Malem Sebayang Desa : Bunga Baru 70. Umur : 65 Tahun Desa : Koala Jenis Kelamin : Pr€ia Umur : 43 Tahun Jenis Kelamin : Pria 65. Tampak Ea Sungkunen Tarigan Desa : Kuta Buara 71. Umur : 34 Tahun Desa Jenis Kelamin : Wanita Umur : 34 Tahun Jenis Kelamin : Pria 66. Simon Sembiring Jangta Ginting Lau kapur: Desa : Bunga Baru 72. Umur : 38 Tahun Desa : Limang Jenis Kelamin : Pria Umur : 54 Tahun Jenis Kelamin : Pria 67. Desa Jumanto Sebayang Jasa Tarigan : Kem-Kem 73. Rawin Tarigan Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Desa : Lau Kapur Desa : Kuta Gerat Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun Jenis Kelamin : Pria Jenis Kelamin : Pria 74. Permaja Sembiring 79. Maha Sembiring Desa : Kuta Buara Desa : Kuta Galuh Umur : 44 Tahun Umur : 41 Tahun Jenis Kelamin : Pria Jenis Kelamin : Pria 80. 75. Terima Ginting / Raja Umang Desa : Lau Kapur Umur : 68 Tahun Jenis Kelamin : Pria 76. : Kuta Buara Umur : 47 Tahun Jenis Kelamin : Pria Sustini Br. Tarigan Desa : Kuta Bangun Umur : 37 Tahun Jenis Kelamin : wanita 78. Desa : Koala Umur : 43 Tahun Jenis Kelamin : Pria 81. Moga Sebayang Desa : Kuta Galuh Umur : 56 Tahun Jenis Kelamin : Pria Sehat Ginting Desa 77. Pasti Ginting Naksir Ginting 82. Tatap Pasaribu Desa : Limang Umur : 45 Tahun Jenis Kelamin : Pria 83. Tomas Kembaren Desa : Kuta Bangung Umur : 40 Tahun Jenis Kelamin : Pria Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 84. Sangapta Ginting Jenis Kelamin : Pria Desa : Kuta Raja 90. Umur : 42 Tahun Desa : Tigabinanga Jenis Kelamin : Pria Umur : 49 Tahun Jenis Kelamin : Wanita 85. Kenal Brahmana Siti Maya Sihombing Desa : Kuta Gerat Umur : 41 Tahun 91. Jenis Kelamin : Pria Desa : Kuta Galuh Umur : 50 Tahun Jenis Kelamin : Pria 86. Kasmin Tarigan Desa : Kuta Galuh Umur : 50 Tahun Jenis Kelamin : Pria 87. Emir Gurusinga 92. Stel Ginting Wahab Sebayang Desa : Simolap Desa : Kuta Buara Umur : 45Tahun Umur : 53 Tahun Jenis Kelamin : Pria Jenis Kelamin : Pria 88. Juanda Tarigan Desa : Kuta Galuh 93. Umur : 39 Tahun Desa : Kuta Raja Jenis Kelamin : Pria Umur : 30 Tahun Jenis Kelamin : Pria 89. Budaya Sebayang Desa : Kuta Gerat 94. Umur : 55 Tahun Desa Kibar Karo-Karo Model Tarigan : Kuta Buara Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Umur : 52 Tahun 100. Jenis Kelamin : Pria Desa : Koala Umur : 30 Tahun Jenis Kelamin : Pria 95. Maghdalena Br. Tarigan Desa : Kuala Umur : 47 Tahun Jenis Kelamin : Wanita 96. Ria Hukur Desa : Bunga Baru Umur : 46Tahun Jenis Kelamin : Wanita 97. Raymond Sebayang Desa : Tigabinanga Umur : 44 Tahun Jenis Kelamin : Pria 98. Alinta Ginting Desa : Kuta Raja Umur : 41 Tahun Jenis Kelamin : Pria 99. Jasa Sitepu Nd. Kawar Br. Tarigan Desa : Desa Ginung Umur : 54 Tahun Jenis Kelamin : Wanita Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009 Christofel D. Nababan : Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, 2009. USU Repository © 2009
Analisis Determinan Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tigabinanga Definisi Operasional Variabel METODE PENELITIAN Faktor-Faktor Produksi Usahatani Fungsi Produksi Kerangka Pemikiran Hipotesis Landasan Teori Kondisi Geografis Jumlah Penduduk Uji F-statistik Uji Over all, uji serempak atau uji ANOVA Uji t-statistik Uji Parsial Luas Lahan Benih Pupuk Pendapatan Luas Lahan Benih Pengaruh Jumlah Benih X Pengaruh Jumlah Pupuk X Pengaruh Luas Lahan X Populasi Sampel Populasi dan Sampel Produksi Mencerminkan Pendapatan Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi terhadap Produksi Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi terhadap Pendapatan Pupuk Hasil Estimasi Model Pendapatan Petani Jagung Ruang Lingkup Lokasi dan Waktu Penelitian Jenis dan Sumber Data Metode Analisis Model Analisis Data Uji Asumsi Klasik Normalitas Uji Linieritas Uji Multikolinearitas Uji Heterokedastisitas Uji Kesesuaian Model Test of Goodness of Fit Koeffisien Determinasi R Uji F- Statistik atau Uji Serempak F- test simultan test Uji t-Statistik Uji Parsial Analisis Determinan Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tigabinanga
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisis Determinan Pendapatan Petani Jagung Di Kecamatan Tigabinanga

Gratis