Pengaruh Aplikasi Rhizobium terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogea L.)

 0  41  73  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

RIWAYAT HIDUP

  Tahun 2006 penulis lulus dari SMA Santo Thomas-3 Medan dan pada tahun yang sama masuk ke Fakutas Pertanian USU melalui jalur SPMB (SeleksiPenerimaan Mahasiswa Baru). Penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PTPN III Kebun Bangun Siantar pada bulan Juni-Juli 2010 dan melaksanakan penelitian Skripsipada bulan Desember 2010 hingga bulan Maret 2011 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

Pengaruh Aplikasi Rhizobium terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogea L.)” yang merupakan salah satu

  Manurung yang telah membesarkan penulisdengan segenap cinta dan kasih sayang, juga kepada abang/kakak dan adik tercinta dan rekan-rekan budidaya pertanian stambuk 2006 yang telahmemberikan dukungan kepada penulis selama melakukan studi. Penulis sadar skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun guna kesempurnaanpenulisan skripsi ini.

Tinjauan Umum Tanaman Kacang Tanah ......................................... 4

  12Tempat dan Waktu Penelitian .......................................................... 12 Bahan dan Alat Penelitian ................................................................

DAFTAR TABEL No Hal

  Rataan jumlah bintil akar tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas ........................................................................ Rataan jumlah bintil akar tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas ........................................................................

DAFTAR GAMBAR No Hal

  Hubungan berat polong per plot tanaman kacang tanah dengan perlakuan varietas............................................................................. Hubungan berat 100 biji (g) tanaman kacang tanah dengan perlakuan varietas.............................................................................

DAFTAR LAMPIRAN No Hal

  Hasil penelitian menunjukkan aplikasi rhizobium berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman minggu IV-VI, jumlah bintil akar pada fase setelah R1tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah bintil akar pada fase pembungaan, jumlah polong per sampel, berat polong per sampel, umur berbunga, berat polongper plot, dan berat 100 biji. Faktor varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman IV-IX MST, umur berbunga, berat polong per plot, berat 100 biji tetapiberpengaruh tidak nyata terhadap jumlah bintil akar pada fase pembungaan, jumlah bintil akar pada fase setelah R1, jumlah polong per sampel, dan beratpolong per sampel.

PENDAHULUAN Latar Belakang

  Tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea, L.) yang sudah tersebar luas dan ditanam di Indonesia merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika,tepatnya pada daerah Brazilia (Amerika Selatan). Legin adalah pupuk nitrogen hayati kualitas tinggi, yang berbentuk powder/ bubuk yang mengandung bakteri Rhizobium 10.000.000 – 1.000.000.000sel per gram untuk menginokulasi (menulari) tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea) dan Kedelai (Glicine Max).

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi rhizobium terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas kacang tanah ( Arachis hypogea L.).

Hipotesis Penelitian

Kegunaan Penelitian

  berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogea,L.). Sebagai bahan penulisan skripsi yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara,Medan dan Sebagai bahan informasi bagi pihak yang memerlukan.

TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan Umum Tanaman Kacang Tanah

  Secara garis besar, pertumbuhan kacang tanah dibedakan menjadi dua tipe, yaitu tipe yang tegak dan tipe menjalar. Perbedaan tersebut tergantung pada varietasnya, misalnya varietasgajah, banteng dan macan warnanya merah kesumbah atau agak putih, sedangkan biji kacang tanah dari varietas kijang berwarna merah tua.

Syarat Tumbuh Iklim

Tanah

  Tanaman kacang tanah menyukai iklim panas dan dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian di bawah 1500 m dpl walaupun ada beberapavarietas dapat tumbuh baik pada ketinggian yang lebih tinggi. Tanaman kacang tanah membutuhkan tanah yang berstruktur ringan, seperti tanah regosol, andosol, latosol dan alluvial.

Bakteri Rhizobium

  Bakteri masuk ke dalam rambut-rambut akar dan berkembang/berlipat ganda dan selanjutnya masuk ke dalam akar dengan membentuk benanginfeksi, dengan demikian pada setiap sel akar didapatkan koloni-koloni bacteriag. Bakteri dapat menghasilkan/memberikan pada satutanaman yang dihuninya nodula-nodula yang keadaannya abnormal dan menghasilkan/menyerahkan sedikit atau sama sekali tidak nitrogen yang terikat,sedang dalam satu tanamanyang dihuninya yang berbeda spesies, terbentuk nodula normal dan dalam keadaan demikian fiksasi nitrogen berlangsung denganbaik (Sutejo, dkk, 1996).

Varietas

  Program genetik yang akan diekspresikan pada suatu fase pertumbuhanyang berbeda dapat diekspresikan pada suatu sifat tanaman yang mencakup berbagai bentuk dan fungsi tanaman yang menghasilkan keanekaragaman pertumbuhan tanaman. Keanekaragaman penampilan tanaman akibat susunan selalu dan mungkin terjadi sekalipun tanaman yang digunakan berasal dari jenisyang sama (Sitompul dan Guritno, 1995).

Tempat dan Waktu Penelitian

Bahan dan Alat

  Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kacang tanah sebagai objek pengamatan, Rhizobium sebagai faktor perlakuan, pupuk kimiasebagai pupuk, insektisida Dursban untuk mengendalikan hama, fungisida Dithane M-45 untuk mengendalikan jamur, air untuk menyiram tanaman danbahan lain yang mendukung penelitian ini. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul untuk membuka lahan dan membersihkan lahan dari gulma dan sampah, gembor untuk menyiramtanaman, meteran untuk mengukur luas lahan dan tinggi tanaman, timbangan untuk menimbang kebutuhan pupuk dan produksi tanaman, plang nama, pacaksampel untuk menandai tanaman yang merupakan sampel, alat tulis dan alat-alat lain yang mendukung pelaksanaan penelitian ini.

Persiapan Lahan Penelitian

Persiapan benih

  Benih yang digunakan adalah benih kacang tanah yang baik yaitu kulit benih mengkilap, tidak keriput dan cacat. Persiapan benih dimaksudkan untukmemperoleh tanaman kacang tanah yang memiliki pertumbuhan vegetatif yang baik dan berproduksi tinggi.

Aplikasi Rhizobium

Penanaman

  Aplikasi Rhizobium dilakukan dua kali yaitu pada saat tanam dan satu bulan setelah tanam. Aplikasi pada saat tanam di inokulasi melalui biji yaitudalam 100 gr inokulum untuk kebutuhan 10 kg biji kacang tanah (untuk 1,5 kg di butuhkan 15 gr inokulum).

Pemeliharaan Tanaman Penyiraman

Penyulaman

  Penyiraman dilakukan bila musim kemarau agar tanaman tidak kekurangan air. Penyulaman dilakukan untuk mengganti tanaman yang mati, layu, rusak atau kurang baik pertumbuhannya.

Penyiangan

Pemupukan

  Untuk mempertahankan keseimbangan hara dalam tanah dilakukan penambahan 50 kg Urea/Ha atau 0,4 g per tanaman, 75 kg SP-36/Ha atau 0,6 gper tanaman, dan 75 kg KCl/Ha atau 0,6 g per tanaman. Pemberiannya dengan cara ditaburkan di antara larikan tanaman pada saat sebelum tanam.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Panen

  Secara visual kacang tanah yang telah memasuki fase masak fisiologis ditandai oleh banyaknyadaun yang telah berubah warna dari hijau menjadi kuning atau sesuai dengan deskrisi. Setelah dicabut, polong segera dirontokkan dan dikeringkan selamabeberapa hari kemudian di analisis kadar airnya hingga diperoleh( sihobuk 9 %, kelinci 6 %, dan gajah juga 6 % ).

Pengamatan Parameter Tinggi Tanaman (cm)

  Tinggi tanaman diukur dari leher akar sampai titik tumbuh tanaman, diukur mulai dari satu minggu setelah tanam dengan interval sekali seminggu. Umur berbunga tanaman diamati jika tanaman yang berbunga mencapai 75% dari tanaman seluruhnya per perlakuan.

Jumlah bintil akar

  Jumlah bintil akar dihitung dengan cara mencabut tanaman kacang tanah, yang di lakukan dua kali pengamatan yaitu pengamatan pertama dilakukansetelah memasuki fase generatif atau setelah berumur 1 bulan setelah tanam dan satu bulan setelah fase pembungaan. Berat polong per tanaman sampel dihitung pada saat panen dengan cara menimbang polong per tanaman.

Berat polong per plot(g)

  Berat polong per plot dihitung pada saat panen dengan cara menimbang polong per plot. Berat 100 biji (g) Berat 100 biji dihitung dengan cara menimbang 100 biji dari setiap sampel.

Hasil Tinggi tanaman (cm)

  Pengamatan pada 4 MST tanamantertinggi terdapat pada perlakuan R2 ( 15.74 cm) dan terendah pada perlakuan Tabel 1 juga menunjukkan perlakuan varietas pada 4-9 MST berpengaruh terdapat pada varietas V3( 18.11 cm) dan yang terendah pada varietas V1(11.50 cm). Hubungan tinggi tanaman 1 - 9 MST dengan perlakuan varietas Hasil pengamatan umur berbunga dan daftar sidik ragam dapat dilihat pada Lampiran 19 dan 20 yang menunjukkan perlakuan aplikasi rhizobium tidakberpengaruh nyata sedangkan perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap umur berbunga.

Umur berbunga tanaman pada aplikasi rhizobium dan beberapa varietas kacang tanah dapat dilihat pada Tabel 2

  Tabel 2 menunjukkan tanaman kacang tanah pada perlakuan aplikasi rhizobium tanaman berbunga lebih awal pada perlakuan R0 yaitu 29.89 harisedangkan perlakuan varietas tanaman berbunga lebih awal pada varietas V1 yaitu 27.33 hari yang berbeda nyata dengan V2 dan V3. Hubungan umur berbunga tanaman kacang tanah dengan beberapa varietas dapat dilihat pada gambar 2.

Jumlah bintil akar Jumlah bintil akar pada fase pembungaan

  Hasil pengamatan jumlah bintil akar pada fase pembungaan dan daftar sidik ragam dapat dilihat pada Lampiran 21 dan 22 yang menunjukkan perlakuanaplikasi rhizobium dan perlakuan varietas serta interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar. Data jumlah bintil akar tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Rataan jumlah bintil akar tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas

VarieatasRhizobium Total Rataan V1 V2 V3 R0 41.67 70.83 112.50 225.00 75.00 R1 57.00 97.17 94.33 248.50 82.83 R2 74.67 102.00 63.17 239.84 79.95 Total 173.34 270.00 270.00 713.34Rataan 57.78 90.00 90.00 79.26 Pada Tabel 3 juga menunjukkan bahwa jumlah bintil akar pada fase pembungaan yang tertinggi pada perlakuan varietas terdapat pada perlakuan V2dan V3( 90. 00 ) dan yang terendah pada perlakuan V1 (57.78).

Jumlah bintil akar pada pengamatan satu bulan setelah pembungaan

Hasil pengamatan jumlah bintil akar pada pengamatan satu bulan setelah menunjukkan perlakuan aplikasi rhizobium berpengaruh nyata terhadap jumlahbintil akar sedangkan perlakuan varietas dan interaksi kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah bintil akar. Data jumlah bintil akar tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas dapat dilihat pada Tabel 4

Tabel 4. Rataan jumlah bintil akar tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas

  Pada Tabel 4 juga menunjukkan bahwa jumlah bintil akar pada pengamatan satu bulan setelah pembungaan yang tertinggi pada perlakuan varietasterdapat pada perlakuan V2 (134.72) dan yang terendah pada perlakuan V1 (105.56). Hubungan jumlah bintil akar pada satu bulan setelah pembungaan dengan aplikasi rhizobium dapat dilihat pada gambar 3.

Jumlah polong per sampel

  Hasil pengamatan jumlah polong per sampel dan daftar sidik ragam dapat dilihat pada Lampiran 25 dan 26 yang menunjukkan perlakuan aplikasi rhizobiumdan perlakuan varietas serta interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per sampel. Data jumlah polong per sampel tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Rataan jumlah polong per sampel tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan varietas

  Total Rataan 21.16 R2 V1 V2 V3 R0 22.02 20.50 17.05 59.57 19.86 R1 24.00 19.63 19.83 63.47 21.88 Hasil pengamatan berat polong per sampel (g) dan daftar sidik ragam dapat dilihat pada Lampiran 25 dan 26 yang menunjukkan perlakuan aplikasirhizobium dan perlakuan varietas serta interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap berat polong per sampel tanaman kacang tanah. 23.55 18.08 63.52 21.17 Total 67.90 63.68 54.97 186.55Rataan 22.63 21.23 18.32 20.73 Tabel 5 menunjukkan bahwa jumlah polong per sampel tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan aplikasi rhizobium terdapat pada perlakuan R2 (21.17) dan yang terendah terdapat pada perlakuan R0 (19.86).

Tabel 6. Rataan berat polong per sampel (g) pada aplikasi rhizobium dan beberapa varietas

  Tabel 6 menunjukkan bahwa berat polong per sampel tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan aplikasi rhizobium terdapat pada perlakuanR2 ( 19.51 g) dan yang terendah terdapat pada perlakuan R0 (17.70 g). Pada Tabel 6 juga menunjukkan bahwa berat polong per sampel tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan varietas terdapat pada perlakuan V2( 19.22 g) dan yang terendah pada perlakuan V3 ( 18.06 g).

Berat polong per plot (g)

  Hasil pengamatan berat polong per plot (g) dan daftar sidik ragam dapat tidak berpengaruh nyata sedangkan perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadapberat polong per plot. Interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap berat polong per plot tanaman kacang tanah.

Tabel 7. Rataan berat polong per plot (g) pada aplikasi rhizobium dan beberapa varietas

  Tabel 7 menunjukkan bahwa berat polong per plot tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan aplikasi rhizobium terdapat pada perlakuan R1yaitu(141.63 g) dan yang terendah terdapat pada perlakuan R2 (127.68 g). Pada Tabel 7 juga menunjukkan bahwa berat polong per plot tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan varietas terdapat pada perlakuan V1(151.57 g) dan yang terendah pada perlakuan V2 (115.89 g).

Berat 100 biji (g)

  Hasil pengamatan berat 100 biji (g) dan daftar sidik ragam dapat dilihat pada Lampiran 29 dan 30 yang menunjukkan perlakuan aplikasi rhizobium tidakberpengaruh nyata sedangkan perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap berat 100 biji. Data berat 100 biji (g) pada aplikasi rhizobium dan beberapa varietas dapat dilihat pada Tabel 8.

Tabel 8. Berat 100 biji (g) tanaman kacang tanah pada aplikasi rhizobium dan beberapa varietas

  Tabel 8 menunjukkan bahwa berat 100 biji (g) tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan aplikasi rhizobium terdapat pada perlakuan R1 (56.34 g)dan yang terendah terdapat pada perlakuan R2 (54.94 g). Pada Tabel 8 juga menunjukkan bahwa berat 100 biji (g) tanaman kacang tanah yang tertinggi pada perlakuan varietas terdapat pada perlakuan V3 (64.03g) dan yang terendah pada perlakuan V1 (46.85 g).

Pengaruh aplikasi rhizobium terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogeal L.)

  Aplikasi rhizobium berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 1-3 MST, 7-9 MST, jumlah bintil akar padafase R1 (fase pembungaan), umur berbunga, jumlah polong per sampel, berat polong per sampel, berat polong per plot dan berat 100 biji. Aplikasi rhizobium menunjukkan pengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman 1-3 MST dan 7-9 MST, jumlah bintil akar pada fase R1(Pembungaan),jumlah polong per sampel, berat polong per sampel, berat polong per plot, dan berat 100 biji.

Pengaruh beberapa varietas terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogeae L.)

  Dari hasil analisis dan dan pengamatan secara statistik menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata pada tinggi tanaman 4-9 MST, umur berbunga,berat polong per plot,dan berat 100 biji. Program genetik yang akan diekspresikan pada suatu fase pertumbuhan yang berbeda dapat diekspresikan pada suatu sifat tanaman yang mencakup berbagaibentuk dan fungsi tanaman yang menghasilkan keanekaragaman pertumbuhan tanaman.

Pengaruh interaksi aplikasi rhizobium terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas kacang tanah (Arachis hypogeae L.)

  Dari hasil analisis data pengamatan secara statistik menunjukkan bahwa interaksi antara aplikasi rhizobium dan varietas berpengaruh tidak nyata terhadapseluruh parameter yang di amati, seperti tinggi tanaman, 1-9 MST, umur berbunga, jumlah bintil akar, jumlah polong per sampel, berat polong per sampel,nerat polong per plot dan berat 100 biji. Hal ini berarti bahwa antara rhizobium dan varietas tidak saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya, kemungkinan yang terjadi adalah masing-masing pelakuan bekerja secara bebas satu denganyang lain ataupun salah satu faktor bekerja lebih dominan dari pada faktor lainnya.

Kesimpulan

  Aplikasi rhizobium pada satu bulan setelah tanam menunjukkan jumlah bintil akar tertinggi yaitu 142.39 di ikuti dengan aplikasi pada saat tanamyaitu 122.61 dan tanpa rhizobium sebesar 101.61, jumlah bintil akar tertinggi pada perlakuan R2 yaitu pada V3 (164.17), sedangkan padaperlakuan R1 tertinggi pada V2 (159.33), dan pada perlakuan R0 tertinggi terdapat pada V2(117.00). Varietas Kelinci (V1) menunjukkan potensi hasil tertinggi yaitu 151.57 g, di ikuti kultivar Sihobuk (V3) yaitu 133.88 g dan varietas Gajah (V2)sebesar 115.89 g.

DAFTAR PUSTAKA

  Permasalahan kacang tanah di lahan kering.http://www. Kerjasama Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Pusat Penelitian danPengembangan Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bogor.

Lampiran 1. Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 1 MST

  Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 1 MSTDb Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 3 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 2 MST

  BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 5.20 5.43 6.05 16.68 5.56 R0V2 7.60 5.00 4.18 16.78 5.59 R0V3 5.90 6.83 4.45 17.18 5.73 R1V1 6.10 3.35 5.60 15.05 5.02 R1V2 6.77 6.73 7.10 20.60 6.87 R1V3 7.80 7.56 9.05 24.41 8.14 R2V1 7.60 5.55 4.50 17.65 5.88 R2V2 5.85 6.53 5.88 18.26 6.09 R2V3 6.53 5.56 8.48 20.57 6.86 Total 59.35 52.54 55.29 167.18Rataan 6.59 5.84 6.14 6.19 Lampiran 4 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 2 MST db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 5 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 3 MST

  BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 7.03 6.88 13.75 27.66 9.22 R0V2 8.78 6.88 8.90 24.56 8.19 R0V3 10.40 10.18 6.98 27.56 9.19 R1V1 7.45 6.15 10.05 23.65 7.88 R1V2 11.05 8.95 10.55 30.55 10.18 R1V3 14.38 14.53 7.30 36.21 12.07 R2V1 10.15 7.23 14.50 31.88 10.63 R2V2 7.95 9.15 7.25 24.35 8.12 R2V3 13.78 13.78 6.28 33.84 11.28 Total 90.97 83.73 85.56 260.26Rataan 10.11 9.30 9.51 9.64 Lampiran 6 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 3 MST db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 7 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 4 MST

  BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 9.98 8.68 13.45 32.11 10.70 R0V2 13.25 11.85 10.93 36.03 12.01 R0V3 17.15 15.50 9.10 41.75 13.92 R1V1 12.00 8.95 9.38 30.33 10.11 R1V2 16.33 13.18 16.83 46.34 15.45 R1V3 22.80 19.88 18.20 60.88 20.29 R2V1 15.78 9.93 15.35 41.06 13.69 R2V2 13.28 14.70 12.28 40.26 13.42 R2V3 20.85 21.60 17.88 60.33 20.11 Total 141.42 124.27 123.40 389.09Rataan 15.71 13.81 13.71 14.41 Lampiran 8 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 4 MST db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 9 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 5 MST

  BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 17.10 12.00 20.38 49.48 16.49 R0V2 19.85 19.28 16.60 55.73 18.58 R0V3 26.53 21.80 16.53 64.86 21.62 R1V1 21.08 14.30 15.33 50.71 16.90 R1V2 25.13 20.53 23.35 69.01 23.00 R1V3 32.18 24.48 26.03 82.69 27.56 R2V1 24.00 16.65 19.55 60.20 20.07 R2V2 21.40 22.05 18.45 61.90 20.63 R2V3 29.20 27.78 26.63 83.61 27.87 Total 216.47 178.87 182.85 578.19Rataan 24.05 19.87 20.32 21.41 Lampiran 10 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 5 MST db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 11 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 6 MST

  BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 24.50 21.85 24.83 71.18 23.73 R0V2 25.35 25.88 18.75 69.98 23.33 R0V3 32.15 27.70 22.10 81.95 27.32 R1V1 27.23 19.90 24.00 71.13 23.71 R1V2 29.85 25.93 29.73 85.51 28.50 R1V3 40.05 31.75 34.75 106.55 35.52 R2V1 31.35 23.83 24.05 79.23 26.41 R2V2 26.88 27.53 21.50 75.91 25.30 R2V3 33.65 29.08 32.50 95.23 31.74 Total 271.01 233.45 232.21 736.67Rataan 30.11 25.94 25.80 27.28 Lampiran 12 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 6 MST db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 13 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 7 MST

  32.28 Lampiran 14 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 7 MST db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 15 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 8 MST

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 37.85 36.48 31.45 105.78 35.26 R0V2 40.43 40.30 28.93 109.66 36.55 R0V3 46.78 46.23 35.95 128.96 42.99 R1V1 35.43 33.55 35.93 104.91 34.97 R1V2 41.95 37.03 43.38 122.36 40.79 R1V3 51.95 45.50 49.03 146.48 48.83 R2V1 38.43 33.53 40.83 112.79 37.60 R2V2 32.78 37.70 30.95 101.43 33.81 R2V3 45.10 33.95 55.08 134.13 44.71 Total 370.70 344.27 351.53 1066.50

Lampiran 16 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 8 MST

  db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 17 : Tabel tinggi tanaman kacang tanah (cm) umur 9 MST

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 47.70 42.65 37.38 127.73 42.58 R0V2 47.85 49.68 37.68 135.21 45.07 R0V3 54.38 56.53 44.18 155.09 51.70 R1V1 44.18 41.43 44.13 129.74 43.25 R1V2 48.93 43.50 49.73 142.16 47.39 R1V3 60.05 52.20 59.70 171.95 57.32 R2V1 45.30 41.98 44.23 131.51 43.84 R2V2 41.65 45.88 37.65 125.18 41.73 R2V3 56.50 38.88 61.13 156.51 52.17 Total 446.54 412.73 415.81 1275.08Rataan 89.31 82.55 83.16 47.23 Lampiran 18 : Daftar sidik ragam tinggi tanaman kacang tanah umur 9 MST db Jk Kt F.Hit ket. F0.5Blok 2 77.66 38.83 1.17 tn 3.63 Perlakuan 8 690.32 86.29 2.61 * 2.59 R 2 60.35 30.17 0.91 tn 3.63 V 2 581.06 290.53 8.79 * 3.63 Interaksi R X V 4 48.91 12.23 0.37 tn 3.01 Error 16 528.78 33.05 Total 26 1296.77 FK = 60215.89 KK = 12.17%

Lampiran 19 : Tabel umur berbunga (hari) tanaman kacang tanah

  BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 26.00 26.00 29.00 81.00 27.00 R0V2 30.00 31.00 30.00 91.00 30.33 R0V3 32.00 32.00 33.00 97.00 32.33 R1V1 27.00 27.00 29.00 83.00 27.67 R1V2 32.00 30.00 30.00 92.00 30.67 R1V3 33.00 32.00 33.00 98.00 32.67 R2V1 26.00 28.00 28.00 82.00 27.33 R2V2 31.00 31.00 30.00 92.00 30.67 R2V3 33.00 31.00 33.00 97.00 32.33 Total 270.00 268.00 275.00 813.00Rataan 30.00 29.78 30.56 30.11 Lampiran 20 : Daftar sidik ragam umur berbunga tanaman kacang tanah db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 19 : Tabel jumlah bintil akar pada fase pembungaan tanaman kacang tanah

PerlakuanBlok Total Rataan I II III R0V1 52.50 31.50 41.00 125.00 41.67 R0V2 78.50 63.50 70.50 212.50 70.83 R0V3 178.50 76.50 82.50 337.50 112.50R1V1 54.50 77.50 39.00 171.00 57.00 R1V2 71.00 165.00 55.50 291.50 97.17 R1V3 74.50 101.00 107.50 283.00 94.33 R2V1 58.50 75.00 90.50 224.00 74.67 R2V2 133.00 85.50 87.50 306.00 102.00R2V3 74.50 67.00 48.00 189.50 63.17 Total 775.50 742.50 622.00 2140.00Rataan 86.17 82.50 69.11 79.26 Lampiran 20 : Daftar sidik ragam jumlah bintil akar pada fase pembungaan tanaman kacang tanah db Jk Kt F.Hit ket. F0.5Blok 2 1450.80 725.40 0.72 tn 3.63 Perlakuan 8 13289.19 1661.15 1.65 tn 2.59 R 2 282.46 141.23 0.14 tn 3.63 V 2 6229.63 3114.81 3.09 tn 3.63 Interaksi R X V 4 6777.09 1694.27 1.68 tn 3.01 Error 16 16147.70 1009.23Total 26 30887.69 FK = 169614.8 KK = 356.83%

Lampiran 21 : Tabel jumlah bintil akar pada 1 Bulan setelah R1 tanaman kacang tanah

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 143.00 97.00 70.00 310.00 103.33R0V2 136.50 134.00 80.50 351.00 117.00 R0V3 59.50 116.50 77.50 253.50 84.50 R1V1 112.00 57.00 65.50 234.50 78.17 R1V2 114.00 200.00 164.00 478.00 159.33R1V3 89.50 162.00 139.50 391.00 130.33 R2V1 97.00 179.00 129.50 405.50 135.17R2V2 108.00 118.50 157.00 383.50 127.83 R2V3 148.00 190.50 154.00 492.50 164.17Total 1007.50 1254.50 1037.50 3299.50Rataan 111.94 139.39 115.28 122.20

Lampiran 22 : Daftar sidik ragam jumlah bintil akar pada1 Bulan setelah R1 tanaman kacang tanah

  db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 23 : Tabel jumlah polong per sampel tanaman kacang tanah

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 30.00 24.80 11.25 66.05 22.02 R0V2 25.60 22.40 13.50 61.50 20.50 R0V3 18.80 13.60 18.75 51.15 17.05 R1V1 32.00 24.00 16.00 72.00 24.00 R1V2 24.40 20.00 14.50 58.90 19.63 R1V3 20.00 24.00 15.50 59.50 19.83 R2V1 26.80 19.60 19.25 65.65 21.88 R2V2 26.80 29.60 14.25 70.65 23.55 R2V3 20.80 19.20 14.25 54.25 18.08 Total 225.20 197.20 137.25 559.65Rataan 25.02 21.91 15.25 20.73 Lampiran 24 : Daftar sidik ragam jumlah polong per sampel tanaman kacang tanah db Jk Kt F.Hit ket. F0.5Blok 2 448.64 224.32 14.84 * 3.63 Perlakuan 8 132.71 16.59 1.10 tn 2.59 R 2 10.27 5.14 0.34 tn 3.63 V 2 87.01 43.51 2.88 tn 3.63 Interaksi R X V 4 35.43 8.86 0.59 tn 3.01 Error 16 241.91 15.12 Total 26 823.26 FK = 11600.30 KK = 18.75%

Lampiran 25 : Tabel berat polong per sampel (g) tanaman kacang tanah

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 23.28 14.78 13.15 51.20 17.07 R0V2 18.73 17.83 15.58 52.13 17.38 R0V3 17.55 13.50 24.95 56.00 18.67 R1V1 24.43 17.23 17.93 59.58 19.86 R1V2 20.40 18.20 17.73 56.33 18.78 R1V3 17.33 17.15 19.23 53.70 17.90 R2V1 20.70 15.60 21.95 58.25 19.42 R2V2 19.23 25.55 19.78 64.55 21.52 R2V3 16.30 14.85 21.65 52.80 17.60 Total 177.93 154.68 171.93 504.53Rataan 19.77 17.19 19.10 18.69 Lampiran 26 : Daftar sidik ragam berat polong per sampel tanaman kacang tanah db Jk Kt F.Hit ket. F0.5Blok 2 77.66 38.83 1.17 tn 3.63 Perlakuan 8 690.32 86.29 2.61 * 2.59 R 2 60.35 30.17 0.91 tn 3.63 V 2 581.06 290.53 8.79 * 3.63 Interaksi R X V 4 48.91 12.23 0.37 tn 3.01 Error 16 528.78 33.05 Total 26 1296.77 FK = 9427.61 KK = 19.41%

Lampiran 27 : Tabel berat polong per plot (g) tanaman kacang tanah

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 174.28 144.6895.45 414.40 138.13 R0V2 111.23 121.73 89.28 322.23 107.41 R0V3 130.65 125.30 194.95 450.90 150.30 R1V1 161.13 169.23 144.63 474.98 158.33 R1V292.30 128.00 135.43 355.73 118.58 R1V3 130.53 162.55 150.93 444.00 148.00 R2V1 182.70 144.00 148.05 474.75 158.25 R2V2 119.53 116.15 129.38 365.05 121.68 R2V3 124.40 96.95 87.95 309.30 103.10Total 1226.73 1208.58 1176.03 3611.33Rataan 136.30 134.29 130.67 133.75

Lampiran 28 : Daftar sidik ragam berat polong per plot tanaman kacang tanah

  db Jk Kt F. Hit ket.

Lampiran 29 : Tabel berat 100 biji (g) tanaman kacang tanah

BlokPerlakuan Total Rataan I II III R0V1 46.60 45.50 47.60 139.70 46.57 R0V2 57.40 58.30 54.90 170.60 56.87 R0V3 63.50 60.20 65.40 189.10 63.03 R1V1 47.40 45.20 49.60 142.20 47.40 R1V2 59.90 59.70 54.50 174.10 58.03 R1V3 63.50 60.80 66.50 190.80 63.60 R2V1 46.50 49.80 43.40 139.70 46.57 R2V2 52.50 55.70 50.10 158.30 52.77 R2V3 65.90 62.90 67.60 196.40 65.47 Total 503.20 498.10 499.60 1500.90Rataan 55.91 55.34 55.51 55.59 Lampiran 30 : Daftar sidik ragam berat 100 biji (g) tanaman kacang tanahDb Jk Kt F.Hit ket. F0.5 Blok 2 1.53 0.76 0.11 tn 3.63 Perlakuan 8 1387.80 173.48 24.56 * 2.59 R 2 9.10 4.55 0.64 tn 3.63 V 2 1330.78 665.39 94.20 * 3.63 Interaksi R X V 4 47.93 11.98 1.70 tn 3.01 Error 16 113.02 7.06 Total 26 1502.35 FK = 83433.36 KK = 4.78%
Pengaruh Aplikasi Rhizobium terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogea L.)
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Aplikasi Rhizobium terhadap Pertumb..

Gratis

Feedback