Pengaruh Mengunyah Permen Karet Rendah Gula terhadap Peningkatan Sekresi Saliva pada Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisa di RSUD Langsa

 25  171  62  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET RENDAH GULA TERHADAP PENINGKATAN SEKRESI SALIVA PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RSU LANGSA

  19741002 200112 1 001 Penguji II ........................................................ 19740826 200212 1 002 Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara telah menyetujui skripsi ini sebagai bagian dari persyaratan kelulusan Sarjana Keperawatan (S.Kep)Medan, Desember 2009Pembantu Dekan I .......................................................

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATRA UTARA MEDAN, 2009

  Judul : Pengaruh Mengunyah Permen Karet Rendah Gula terhadapPeningkatan Sekresi Saliva pada Pasien yang MenjalaniTerapi Hemodialisa di RSUD Langsa Peneliti : YahriniFakultas : KeperawatanTahun Akademik : 2009/2010__________________________________________________________________ Pembimbing Penguji I ..................................................... 19740826 200212 1 002 Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara telah menyetujui skripsi ini sebagai bagian dari persyaratan kelulusan Sarjana Keperawatan (S.Kep)Medan, Desember 2009Pembantu Dekan I .......................................................

KATA PENGANTAR

  Bismillahirrahmannirrahim,Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memberikan hidayah-Nya kepada penulis sehingga penulis telah dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Mengunyah Permen Karet Rendah Gula Terhadap Peningkatan SekresiSaliva pada Pasien Yang Menjalani Terapi Hemodialisa di RSUD Langsa” sebagai salah satu syarat penyelesaian pendidikan Fakultas Keperawatan UniversitasSumatera Utara. Suami tercinta Taufiq Ridla Muzaputra, SE yang selalu berdoa dan memberiku dorongan baik moril maupun materil, anak-anakku Imamul Masakin Taufiq danBunga Aya Lalangsa yang selalu memberi motivasi dan menanti setiap 4.

DAFTAR ISI

  22 C Lokasi Penelitian …………………………………………… 22 B Populasi dan Sampel ……………………………………….. 6 A Sekresi Saliva Pasien Hemodialisa ………………………… 4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ………………………………………… 4 D Manfaat Penelitian ………………………………………….

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN …………………

  28 A Hasil Penelitian …………………………………………….. 28 B Pembahasan ………………………………………………… 33 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ………………………………..

DAFTAR LAMPIRAN

  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat pengaruh mengunyah permen karet rendah gula terhadap peningkatan sekresi saliva pada pasien yang menjalanihemodialisa di RSUD Kota Langsa tahun 2009 dengan quasy experimen dengan menggunakan rancangan kasus kontrol. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat pengaruh mengunyah permen karet rendah gula terhadap peningkatan sekresi saliva pada pasien yang menjalanihemodialisa di RSUD Kota Langsa tahun 2009 dengan quasy experimen dengan menggunakan rancangan kasus kontrol.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Gagal Ginjal Kronik (GGK)

  Salah satu cara untuk merawat mulut kering (dry mouth) adalah mengunyah dengan baik sehingga merangsang kelenjar saliva untuk bekerja lebih baik, konsumsimakanan yang membutuhkan pengunyahan yang banyak, permen karet yang tidak manis bisa merangsang kelenjar saliva (Jensen dan Lanberg 1997 dalam wikipedia,2008). Efektifitas mengunyah permen karet sebagai cara mengatasi xerostomia telah dibuktikan pada penelitian yang melibatkan 65 pasien yang melakukan terapi Estimasi yang sama dikemukakan oleh Veerman dan kolega (2005) bahwa mengunyah permen karet merupakan terapi alternatif yang dapat diberikan sebagaiuntuk merangsang kelenjar ludah atau terapi paliatif pada pasien yang menjalami hemodialisa.

D. Manfaat Penelitian

  Bagi Praktek Keperawatan Hasil penelitian ini bermanfaat bagi perawat agar dapat lebih memperhatikan dampak yang dirasakan pasien hemodialisa karena penyakit dan prosedur terapiyang diberikan sehingga dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan, khususnya keperawatan Medikal Bedah. Bagi Penelitian Keperawatan Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi data tambahan mengenai hal-hal yang telah diteliti pada pasien hemodialisa yang mengalami gangguan sekresisaliva dan menjadi dasar penelitian selanjutnya, mengenai hal yang belum terakomodasi dalam penelitian ini.

3. Bagi Pendidikan Keperawatan

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi informasi yang berguna bagi peserta didik agar memahami kondisi yang umum terjadi pada pasien hemodialisasehingga dapat menjadi wawasan untuk meringankan kondisi pasien ketika bertugas dan menjumpai kasus ini nantinya.

BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN E. Sekresi Saliva Pasien Hemodialisa

  Kemampuan ginjal yang menurun dalam mengeksresikan urine Hal yang sama dikemukakan Guggenheimer dan Moore (2003) bahwa pasien yang menjalani terapi hemodialisa karena gagal ginjal terminal dapatmengalami penurunan fungsi kelenjar ludah yang berakibat pada timbulnya sensasi mulut kering. 4.1 Teknik pengumpulan yang biasa digunakan untuk menilai saliva secara keseluruhan dalam keadaan tidak distimulasi adalah sebagai berikut : 4.1.1 Draining MethodPenilaian saliva dengan metode ini dilakukan dengan cara pasien dianjurkan untuk menelan dan kemudian mengeluarkan saliva melaluibibir yang terbuka ke dalam tabung ukur melalui corong.

F. Mengunyah Permen Karet Rendah Gula

  Saliva yang dikeluarkan dalam keadaan tidak terangsang sekitar 0,4ml/menit pada individu dewasa yang sehat dan dapat meningkat 10 sampai 12 kali lipat bila mengunyah permen karet. Peningkatan produksi saliva terjadi setelah 5 Seluruh permen karet dapat digunakan untuk meningkatkan produksi saliva, namun permen karet jenis xylitol lebih sesuai karena mengandung kadar gula lebihrendah, bahkan menurut penelitian Corsello dkk (1994), permen karet yang mengandung xylitol mampu meningkatkan kuantitas saliva lebih tinggidibandingkan permen karet yang non xylitol.

BAB II I KERANGKA PENELITIAN G. Kerangka Penelitian Berdasarkan tinjauan pustaka yang telah diuraikan pada bab dua, maka

  Hal lain yang yaitu biasanya berhubungan dengan pemberian pengobatan yang diberikan untuk mengobati penyakit yang menyertai(Guggenheimer dan Moore, 2003). Penelitian ini menggunakan mediapermen karet untuk melihat kuantitas saliva yang dihasilkan antara kelompok yang mendapat perlakukan dan tidak mendapat perlakukan dan kemudian membandingkanhasil kedua kelompok serta keterkaitannya dengan stimulasi yang diberikan.

H. Definisi Operasional

  Mengunyah permen Mengunyah permen Diukur Meningkat Ordinal karet rendah gula karet rendah gula menggunakan spuit ( Produksi saliva sebanyak 2 butir> 1,7 m L/menit) selama 15 menit. Sekresi saliva Melakukan Diukur Meningkat Ordinal pemeriksaan menggunakan spuit ( Produksi saliva akumulasi sekresi> 1,7 m L/menit)saliva pada pasien yang akan mendapattindakan dialisa dan tidak mendapat Tidak meningkat tindakan mengunyah ( Produksi saliva permen karet rendah≤ 1,7 m L/menit)gula, sebanyak dua kali dengan waktuyang bersamaan dengan kelompokintervensi.

I. Hipotesa penelitian

  Ho : Tidak ada perbedaan bermakna jumlah sekresi saliva setelah pemberian permen karet rendah gula pada pasien yang menjalani terapihemodialisa. Ha : Ada perbedaan bermakna jumlah sekresi saliva setelah pemberian permen karet rendah gula pada pasien yang menjalani terapihemodialisa.

BAB IV DESAIN DAN METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat quasy experimen

B. Populasi dan Sampel

  Penelitian ini bertujuan untukmengetahui sejauhmana mengunyah permen karet rendah gula dapat meningkatkan sekresi saliva pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa danmembandingkannya dengan pasien yang tidak diberikan terapi tersebut. Instrumen penelitian Instrumen penelitian terdiri atas format data demografi yang berisi (umur, jenis kelamin, pekerjaan, lama menjalani hemodialisa, jumlah hemodialisa perminggu, dan obat-obatan yang dikonsumsi), dan tempat pencatatan hasil pengukuran sekresi saliva pasien hemodialisa yang tergolong kelompok intervensi sebelum dansesudah mengunyah permen karet dan kelompok kontrol yang tidak mendapat permen karet.

H. Analisa data

  Analisa data dalam penelitian ini terkumpul, maka untuk mempresentasikan data demografi digunakan statistik deskriptif yang terdiri dari frekuensi, persen,mean dan standar deviasi. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran sekresi saliva sebelum dan sesudah pemberian permen karet dibandingkan untuk menguji hipotesapenelitian sehingga dapat diketahui pengaruh mengunyah permen karet dengan Uji signikan terhadap hasil perhitungan adalah dengan membandingkan hasil perhitungan signifikan (p) untuk “level of significance ” (α) = 5% (0,05) dengan jumlah responden 40 (df=1).

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian mengenai pengaruh mengunyah permen karet rendah gula

  terhadap peningkatan sekresi saliva pada pasien yang menjalani hemodialisa diRSUD Kota Langsa, melalui pengumpulan data terhadap 40 responden dari tanggal 10 Oktober sampai 10 November 2009, akan diuraikan dalam bab ini. Penyajian hasil penelitian meliputi karakteristik demografi, jumlah saliva pada kelompokintervensi dan kelompok kontrol sebelum dilakukan tindakan, jumlah sekresi saliva pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah dilakukan tindakan sertaperbandingan sekresi saliva pada pasien hemodialisa yang mengunyah permen karet rendah gula dan tidak mengunyah permen karet.

1. Data Demografi Responden

  Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hemodialisa yang berusia < 70 tahun, yang berjumlah 40 orang yang terdiri atas 20 orang pasien kelompok kontrol dan 20 orang kelompok intervensi. Saliva Kelompok KontrolSebelum Intervensi Sesudah Intervensi Mean SD Mean SD0.615 0.0671 0.605 0.0501 0.7 0.6 0.5 0.3 0.2 0.1 Mean SD Mean SD Sebelum Intervensi Sesudah Intervensisaliva kelompok kontrol Beradasarkan tabel pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah tidak diberikan permen karet rendah gula menunjukkan hasil yang sama, dimana diperolehnilai rata-rata ( mean ) sebelum sebesar 0,615 dengan standar deviasi sebelum sebesar 0.0671.

1 Sekresi Saliva Kelompok Kontrol 0.605 0.05

2 Kelompok Intervensi 2.53 0.3496 3 2.5 21 sekresi saliva kelompok kontrol 1.52 kelompok intervensi 1 0.5 mean SD Berdasarkan tabel terlihat bahwa hasil uji yang dilakukan dengan metode Man- whitney, didapat bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara sekresi salivayang dihasilkan kelompok intervensi yang mendapat terapi mengunyah permen karet diperoleh nilai rata-rata ( mean ) sebesar 0.53 dengan standar deviasi sebesar0.3496 sedangakan pada kelompok kontrol yang tidak mendapat terapi diperoleh nilai mean sebesar 0.605 dengan standar deviasi sebesar 0.051. Ranks Kelompok intervensi 20 30.50 610.00Total 40 Test Statistics(b)Sekresi_Saliva Mann-Whitney U.000 Wilcoxon W210.000 Z .000Exact Sig. [2*(1-tailed Sig.)] .000(a)

B. Pembahasan 1. Jumlah sekresi saliva pada kelompok intervensi sebelum dilakukan tindakan

  Gerakan mengunyah permen karet bebasgula selama 10-12 menit dapat membantu merangsang pengeluaran saliva Pasien hemodialisa yang turut berpartisipasi dalam penelitian untuk melihat peningkatan sekresi saliva setelah mendapat stimulasi mengunyahmembuktikan besarnya dampak mengunyah dan efek xylitol terhadap kuantitas saliva yang mengalir di mulut. Berdasarkan hasil penelitian sekresi saliva pada kelompok kontrol, yang diukur bersamaan setelah kelompok responden mendapatkan terapi mengunyahpermen karet, didapatkan sekresi saliva tidak mengalami peningkatan dengan Tidak adanya peningkatan sekresi saliva pada pasien hemodialisa yang tidak mendapat terapi mengunyah telah dinyatakan oleh Boots dan kolega,(2005).

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Penelitian yang dilakukan terhadap 40 responden pasien yang menjalani

  Jumlah sekresi saliva pada kelompok intervensi setelah dilakukan tindakan, seluruhnya mengalami peningkatan dengan jumlah sekresi mayoritas 2,7 mL/menitdan 2,8 mL/menit, masing-masing 20%. Hasil analisa data yang dilakukan didapatkan adanya perbedaan yang bermakna antara jumlah sekresi saliva pada kelompok intervensi dan kelompokkontrol, sebelum dan setelah pemberian tindakan mengunyah permen karet rendah gula dengan nilai p = 0,000 (nilai p < 0,05).

B. Saran

1. Pendidikan Keperawatan

  Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi yang baru mengenai perbandingan jumlah sekresi saliva pasien hemodialisa yang mendapatterapi mengunyah permen karet dan yang tidak mendapatkan terapi tersebut, dalam upaya membantu pasien hemodialisa mengatasi sensasi yang dirasakan 2. Penelitian selanjutnyadiharapkan agar melihat penyebab pasti dari terjadinya penurunan sekresi saliva, seperti usia, obat-obatan yang dikonsumsi, pembatasan cairan atau penyakit yangmendasari sehingga dapat dilihat sejauhmana sekresi saliva dapat ditingkatkan dengan stimulasi mengunyah permen karet dan pada pasien dengan faktor penyebabyang berbeda, dapat diketahui lama, frekuensi serta kuantitas permen karet yang sebaiknya diberikan.

DAFTAR PUSTAKA

  Besar Sampel dan cara pengambilan sampel dalam penelitian kedokteran dan kesehatan. Dibuka pada website http://pmj.sagepub.com/ pada tanggal 12 November 2009.

PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

  Peneliti : YahriniNama tersebut di atas adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan Universtas Sumetera Utara Medan yang melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah permen karet rendah gula terhadap peningkatan sekresi salivapada pasien yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Langsa. Medan, Oktober 2009Responden KUESIONER PENELITIAN PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET RENDAH GULA TERHADAP PENINGKATAN SEKRESI SALIVA PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA LANGSA TAHUN 2009Petunjuk Pengisian : Isilah pertanyaan di bawah inidengan cara menuliskan jawaban pada pertanyaan yang bertanda titik-titik atau memberikan tanda ( √) pada kolom jawaban yang disediakan.

JADWAL TENTATIF PENELITIAN

No Kegiatan Tahun 2009 April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Mengajukan Judul Proposal 2 Menyusun Proposal 3 Sidang proposal 4 Revisi proposal 5 Penelitian 6 Pembuatan laporan penelitian 7 Sidang Skripsi Universitas Sumatera Utara
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Rendah Gula t..

Gratis

Feedback