HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN PENURUNAN FAAL PARU PADA MAHASISWA ANGKATAN 2008 - 2010 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

30 

Full text

(1)

KARYA TULIS AKHIR

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN PENURUNAN FAAL PARU PADA

MAHASISWA ANGKATAN 2008 – 2010 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Oleh:

YULIANDI ZAINI MUSTOFA

(2)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

2011 HASIL PENELITIAN

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN PENURUNAN FAAL PARU PADA

MAHASISWA ANGKATAN 2008-2010 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

MUHAMMADIYAH MALANG

KARYA TULIS AKHIR Diajukan kepada

Universitas Muhammadiyah Malang untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

(3)

Oleh:

YULIANDI ZAINI MUSTOFA 06020036

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

2011

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN HASIL PENELITIAN

Telah disetujui sebagai hasil penelitian untuk memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang

(4)

Pembimbing I

dr. Isbandiyah, Sp.PD.

Pembimbing II

dr. Fathiyah Safithri, M.Kes.

(5)

Dekan,

(6)

LEMBAR PENGUJIAN

Karya Tulis Akhir oleh Yuliandi Zaini Mustofa ini

telah diuji dan dipertahankan di depan Tim Penguji

Pada tanggal : 26 Februari 2011

Tim Penguji

(7)

dr. Fathiyah Safithri, M.Kes. , Anggota

(8)

KATA PENGANTAR

Assalamu’allaikum Wr. Wb

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat,

dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir dengan

judul “Hubungan Antara Obesitas Sentral Dengan Penurunan Faal Paru Pada

Mahasiswa Angkatan 2008-2010 Fakultas Kedokteran Universitas

Muhammadiyah Malang”.

Dengan terwujudnya karya tulis akhir ini, penulis ingin menyampaikan

ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada:

1. dr. Irma Suswati, M.Kes, selaku dekan Fakultas Kedokteran Universitas

Muhammadiyah Malang.

2. dr. Isbandiyah, Sp.PD selaku dosen pembimbing I yang selalu memberi

dorongan motivasi, bantuan dan kesediaan waktunya untuk selalu

membimbing penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir

ini dengan sebaik mungkin.

3. dr. Fathiyah Safithri, M.Kes selaku dosen pembimbing II yang telah

memberi bimbingan dengan baik dan penuh kesabaran dalam membantu

penulis menyelesaikan karya tulis akhir ini.

4. dr. Rahayu, Sp.S selaku dosen penguji yang telah memberikan petunjuk,

saran dan kritik yang membangun saat ujian maupun di luar ujian demi

kesempurnaan karya tulis akhir ini. Penulis sadar betul tugas akhir ini

(9)

5. Ayahanda Sugi Kastair dan Ibunda Yakrifah yang tercinta yang telah

bekerja sangat keras demi ananda, terima kasih atas segala doa, kasih

sayang, kesabaran dan segalanya yang telah diberikan kepada ananda,

semoga ananda bisa menjadi anak yang berbakti nantinya. Terima kasih

untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk setiap kerut dahimu yang tak

sempat kuhitung, untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan

ketika kau merindukanku, untuk kepercayaan yang telah diberikan pada

ananda. Semua itu tak akan pernah bisa terbalas dengan kata-kata.Semoga

Allah mengganti semuanya dengan syurga.

6. Yang terkasih ME (Ulfi Hidayah), terima kasih atas dorongan semangat,

dukungan, bantuan serta doa selama ini, saling mengingatkan dikala

bahagia, saling menghibur dikala duka, saling menyempurnakan dalam

beribadah kepadaMu.

7. Sahabatku Dana dan Zanu, terima kasih atas segala kebaikan dan rasa

persaudaraan selama ini, sudah tidak bisa kutuliskan kata-kata. Semoga

persahabatan ini terjalin sampai maut memisahkan dan Allah merahmati

persahabatan kita.

8. Sahabatku Mas Agus, Didik, Cak Sing, Mas Bayu, Syarif, Diqman,

Edwin, Sastia, Mbak Pem, Reni dan Nova serta teman-teman angkatan

2006 yang tidak bisa aku sebutkan satu-satu, terima kasih atas semua

bantuan, perjuangan, dan rasa persaudaraan kita selama ini. .

9. Mas Miftah, Staf Lab Biomedik FK UMM yang telah berkenan untuk

membantu saya dengan penuh kesabaran dalam menyelesaikan proses

(10)

10.Staf TU FK UMM (Pak Yono, Bu Rom, Mas Jamil) dan Staf Lab FK

UMM (Mbak Emi, Mbak Tya, Mbak Fat) terima kasih atas bantuannya

selama ini pada penulis.

11.Pak Arif Bafadal yang telah menuntun saya dalam memahami masalah

data statistik, terima kasih atas segala bimbingan dan bantuannya selama

ini.

12.Semua pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan TA ini dan juga

mendoakan demi suksesnya TA ini yang tidak bisa penulis sebutkan

satu-persatu.

Penulis sadar bahwa karya tulis akhir ini pasti masih jauh dari sempurna,

oleh karena itu penulis membuka diri untuk segala saran dan kritik yang bersifat

membangun guna kesempurnaan dari karya tulis akhir ini.

Akhir kata semoga karya tulis akhir ini dapat memberikan manfaat bagi

penulis, pembaca, dan menjadi sumbangan yang berarti bagi perkembangan ilmu

pengetahuan kedepan.

Wassalamu’allaikum Wr. Wb.

Malang, Februari 2011

(11)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI Halaman

JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

LEMBAR PENGUJIAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

ABSTRAK ... viii

ABSTRACT ... ix

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR SINGKATAN ... xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xviii

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 4

1.3.1 Tujuan Umum ... 4

1.3.2 Tujuan Khusus ... 4

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

1.4.1 Manfaat Klinis ... 4

1.4.2 Manfaat Akademis ... 4

(12)

2.1 Tinjauan Tentang Obesitas ... 5

2.1.1 Definisi Obesitas ... 5

2.1.2 Pengukuran Antopometri Sebagai Skrining Obesitas ... 7

2.2 Tinjauan Tentang Pernafasan ... 10

2.2.1 Fisiologi Pernafasan. ... 10

2.2.2 Parameter Faal Paru ... 15

2.2.3 Uji Fungsi Paru ... 17

2.2.4 Uji Ventilasi Paru ... 19

2.2.5 Interpretasi Uji Faal Paru ... 21

2.3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Faal Paru ... 23

2.4 Faal Paru Pada Orang Yang Mengalami Kegemukan (Obesitas) ... 25

2.4.1 Komplikasi Obesitas Pada Sistem Respirasi ... 26

2.4.2 Gejala Gangguan Pernafasan ... 32

2.4.3 Perubahan Volume Paru dan Laju Aliran Ekspirasi ... 33

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL PENELITIAN DAN HIPOTESIS 3.1 Kerangka Konseptual ... 35

3.2 Hipotesis ... 37

BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan Penelitian ... 38

4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 38

4.3 Populasi dan Sampel Penelitian ... 38

4.3.1 Populasi ... 38

4.3.2 Sampel Penelitian ... 38

(13)

4.3.4 Cara Pengambilan Sampel ... 39

4.4 Karakteristik Sampel Penelitian ... 39

4.4.1 Kriteria Inklusi ... 39

4.4.2 Kriteria Eksklusi... 39

4.5 Variabel Penelitian ... 40

4.5.1 Varibel Bebas ... 40

4.5.2 Variabel Tergantung... 40

4.6 Definisi Operasional... 40

4.7 Instrumen Penelitian... 41

4.7.1 Alat ... 41

4.7.2 Cara Kerja ... 41

4.7.2.1 Pengukuran Lingkar Pinggang ... 41

4.7.2.2 Pengukuran Faal Paru ... 42

4.8 Kerangka Operasional ... 43

4.9 Analisa Data ... 44

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA 5.1 Deskripsi Karakteristik Responden ... 45

5.1.1 Distribusi Jenis Kelamin Responden ... 45

5.1.2 Distribusi Lingkar Pinggang Terhadap Jenis Kelamin ... 46

5.1.3 Distribusi Gangguan Faal Paru Restriktif dan Obstruktif ... 47

5.1.4 Distribusi Gangguan Faal Paru ... 48

5.2 Analisa Data ... 49

(14)

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

7.1 Kesimpulan ... 55

7.2 Saran ... 55

DAFTAR PUSTAKA ... 57

(15)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1 Hubungan Risiko Kesehatan dengan Lingkar Pinggang ... 9

2.2 Hubungan Antar Kapasitas Paru ... 16

2.3 Spirometer ... 18

2.4 Spirogram ... 18

2.5 Interpretasi Hasil Uji faal Paru ... 22

2.6 Ketidaknormalan pernafasan saat tidur pada penderita obesitas... 27

2.7 Lemak Intraabdominal ... 32

2.8 Efek Obesitas Terhadap volume Paru ... 33

5.1 Distribusi Jenis Kelamin Responden ... 46

5.2 Distribusi Lingkar Pinggang Terhadap Jenis Kelamin ... 46

5.3 Distribusi Frekuensi Gangguan Faal Paru Restriktif dan Obstruktif pada Mahasiswa FK UMM Angkatan 2008-2010 ... 48

(16)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1 Klasifikasi IMT menurut WHO ... 8

2.2 Nilai Lingkar Pinggang Berdasarkan Etnis ... 10

4.1 Hasil Pengujian Faal Paru Pada Subjek Penelitian ... 44

5.1 Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 45

5.2 Distribusi Lingkar Pinggang Terhadap Jenis Kelamin ... 46

5.3 Distribusi gangguan faal paru restriktif, obstruktif dan normal pada mahasiswa FK UMM angkatan 2008-2010 ... 47

(17)

DAFTAR SINGKATAN

BGA : Blood Gas Analysis

BTS : British Thoracic Society

cm : sentimeter

CO2 : Karbondioksida

COPD : Cronic Obstructive Pulmonary Disease

CT scan : Computed Tomography scan

Depkes : Depatemen Kesehatan

ERV : Expiration Reserve Volume

FBC : Full Blood Count

FEV1 : Force Expiration Volume 1 second

FK : Fakultas Kedokteran

FRC : Functional Residual Capacity

FVC : Force Vital Capacity

Hg : Hidrogemum

IC : Inspiration Capacity

IDF : International Diabetes Federation

IMT : Indeks Massa Tubuh

IRV : Inpiration Reserve Volume

Kg : Kilogram

m : meter

ml : milliliter

mm : milimeter

MRI : Magnetic Resonance Imaging

(18)

O2 : Oksigen

OHS : Obesity Hypoventilation Syndrome

OSAS : Obstructive Sleep Apnea Syndrome

PaCO2 : Tekanan Karbondioksida

Riskesdas : Riset Kesehatan Dasar

RV : Residual Volume

SPSS : Statistical Program For Social Sciences

TLC : Total Lung Capacity

UMM : Universitas Muhammadiyah Malang

USG : Ultrasonography

VC : Vital Capacity

VT : Tidal Volume

WHO : World Health Organization

(19)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

Lampiran 1 ... 63

Lampiran 2 ... 65

Lampiran 3 ... 69

Lampiran 4 ... 70

(20)

DAFTAR PUSTAKA

Aisyah Bunga. 2009. Hubungan Asupan Gizi Mikro Dengan Kejadian Dementia

Pada Lansia. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Indonesia. Viewed 26 December 2010.

(http://www.digilib.ui.ac.id/file?file=digital/126399-S-5765-Hubungan%20asupan-Literatur.pdf.)

Al-Hajjaj Mohamed Saleh. 2002. Predictive Factors of Poor Lung Function in

Cured Tuberculosis Patients. Riyadh: Sahary Chest Hospital. Viewed 18

November 2010.

( http://www.bahrainmedicalbulletin.com/march_2002/predictive.pdf)

Alberti K. G. M. M., Zimmet P., Shaw J. 2007. International Diabetes Federation: a consensus on Type 2 diabetes prevention. London: Department of

Endocrinology and Metabolic Medicine, St Mary’s Hospital. Viewed 16

November 2010.

(http://www.image-project.eu/pdf/IDF%20Consensus%20Diab%20Prev%202007.pdf)

Ardyanto Tonang Dwi. 2005. Rokok, Kemiskinan dan Nurani?. Fakultas Kedokteran UNS. Viewed 14 December 2010.

(http://tonang.staff.uns.ac.id/wpcontent/blogs.dir/157/files//2008/11/rokok -kemiskinan-dan-nurani.doc)

Ayres J. Maynard R., Richards R. 2006, Air Pollution and Health. London: Imperial College Press.

Bell A. Colin, Adair Linda S., Popkin Barry M. 2002. Ethnic Differences in the

Association between Body Mass Index and Hypertension. USA: American

Journal of Epidemiology. Viewed 16 November 2010.

(http://aje.oxfordjournals.org/content/155/4/346.full.pdf#page=1&view=Fi tH)

Bellamy David, Booker Rachel, Connellan Stephen, Halpin David. 2005. SPIROMETRY IN PRACTICE: A PRACTICAL GUIDE TO USING

SPIROMETRY IN PRIMARY CARE. London: BTS COPD Consortium.

Viewed 12 December 2010.

(http://www.brit-thoracic.org.uk/Portals/0/Clinical%20Information/COPD/COPD%20Cons ortium/spirometry_in_practice051.pdf)

Bergman, Van C., Mittelman S.D. 2001. Central role of adipocytes in metabolic

(21)

(http://journals.lww.com/jinvestigativemed/Abstract/2001/01010/Central Role_of_the_Adipocyte_in_the_Metabolic.21.aspx)

Caballero Benjamin. 2005. A Nutrition Paradox – Underweight and Obesity in

Developing Countries. Baltimore: The New England Journal of Medicine.

Viewed 19 January 2011.

(http://www.nejm.org/doi/pdf/10.1056/NEJMp048310)

Canoy D., Luben R., Weich A., Bingham S., Wareham N., Day N., Khaw K. T. 2004. Abdominal Obesity and Respiratory Function in Men and Women in

the EPIC-Norfolk Study, United Kingdom. Cambridge: Johns Hopkins

Bloomberg School of Public Health. Viewed 13 December 2010. (http://aje.oxfordjournals.org/content/159/12/1140.full.pdf)

Deane S, Thomson A. 2006. Obesity and The Pulmonologist. Oxford: Department of pediatrics, John Radcliffe Hospital. Viewed 16 November 2010. (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2082679/pdf/188.pdf)

Departemen Kesehatan (DEPKES). 2008. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar

(Riskesdas) Indonesia Tahun 2007. Jakarta: Balitbangkes-Depkes RI.

Erbes Reinhard, Schaberg Tom, Loddenkemper Robert. 1997. Lung Function Tests in Patients With Idiopathic Pulmonary Fibrosis : Are They Helpful

for Predicting Outcome?. Northbrook: American College of Chest

Physicians. Viewed 14 December 2010.

(http://chestjournal.chestpubs.org/content/111/1/51.full.pdf)

Fogelholm M., Malmberg J., Suni J., Santtila M., Kyorlainen H., Mantysaari M. 2006. Waist circumference and BMI are independently associated with the variation of cardio-respiratory and neuromuscular fitness in young adult men. Finland: International Journal of Obesity (2006) 30, 962–969. Viewed 12 December 2010.

(http://www.prevencionlaboral.org/Web_PLA/PDF/Bibliografia/2006%20 ORIGINAL%20ARTICLE.pdf)

Gilliam G. L., McNicol K. N., Williams H. E. 1970. Chest Deformity, Residual Airways Obstruction and Hyperinflation, and Growth in Children with Asthma. Victoria: Clinical Research Unit, Research Foundation, Royal Children's Hospital Australia. Viewed 14 December 2010. (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1647410/pdf/archdisch00 882-0069.pdf)

Gotera Wira, Aryana Suka, Suastika Ketut, Santoso Anwar, Kuswardhani Tuty. 2006. HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN ADIPONEKTIN PADA PASIEN GERITARI DENGAN PENYAKIT

(22)

Bagian Kardiologi, Divisi Geriatri, FK Unud/RSUP Sanglah, Denpasar. Viewed 15 December 2010.

(http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/hubungan%20antara%20obesitas%20se ntral%20dengan%20adiponektin%20pada%20pasien%20geritari%20(dr% 20wira%20gotera).pdf)

Guyton Arthur C, Hall Jhon E. 2007. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran edisi 11. Jakarta: EGC.

Hakala Katri. 2000. PULMONARY MECHANICS AND GAS EXCHANGE IN

OBESITY. Helsinki: Medical Faculty of the University of Helsinki.

Viewed 30 November 2010.

(https://www.doria.fi/bitstream/handle/10024/2131/pulmonar.pdf?sequenc e=1)

Han Thang S., David, Sattar Naveed, Lean Mike. 2006. ABC of obesity. Glasglow: Blackwell Publishing. Viewed 25 November 2010. (http://www.BMJ.com)

International Chair on Cardiometabolic Risk. 2007. Abdominal obesity. Viewed 30 November 2010.

(http://www.cardiometabolic-risk.org/fileadmin/pdf/3%20Abdominal%20Obesity.pdf)

Kopelman Peter G. 2000. Obesity as a medical problem. London: St

Bartholomew’s & The Royal London School of Medicine, Queen Mary &

Westfield College. Viewed 30 November 2010.

(http://cmgm.stanford.edu/biochem/biochem230/papers2004/Week8/Natur e_Obesity_Review.pdf)

Kopelman P. 2006. Health risks associated with overweight and obesity. Norwich: Medical Unit, University of East Anglia Institute of Health.

Viewed 30 November 2010.

(http://www.bis.gov.uk/assets/bispartners/foresight/docs/obesity/013-017.pdf)

Koutsoukou Antonia. 2007. Respiratory function abnormalities in morbidly obese

subject and the risk of low lung volume injury. Athens: Critical Care

Department. Evangelismos General Hospital. Viewed 16 November 2010. (http://www.mednet.gr/pneumon/pdf/20-3-4e.pdf)

Lee Yung Seng, So Jimmy By, Deurenberg-Yap Mabel. 2009. Confronting the

Obesity Epidemic: Call to Arms. Lower Kent Ridge Road: Department of

Paediatrics, National University Hospital Singapore. Viewed 16 November 2010.

(http://www.annals.edu.sg/pdf/38VolNo1Jan2009/V38N1p1.pdf)

(23)

Universitas Diponegoro Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi. Viewed 12 November 2010. (http://eprints.undip.ac.id/12599/1/img-428091229.pdf)

Madina Deasy Silviasari. 2007. NILAI KAPASITAS VITAL PARU DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK FISIK PADA ATLET

BERBAGAI CABANG OLAHRAGA. FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN. Viewed 17 December 2010.

(http://resources.unpad.ac.id/unpad-content/uploads/publikasi_dosen/NILAI%20KAPASITAS%20VITAL%2 0PARU.PDF)

Mukhopadhyay Ashish, Bhadra Mithu, Bose Kaushik. 2005. Human Obesity: A

Background. Bengal: Department of Anthropology, Vidyasagar

University, Midnapur India. Viewed 30 November 2010. (http://www.krepublishers.com/06-Special%20Volume-Journal/JHE-00- Special%20Volumes/JHE-13-Hum-Obesity-Web/JHE-SI-13-01-001-009-Mukhopadhyay-A/JHE-SI-13-01-001-009-Mukhopadhyay-A-Text.pdf)

NATIONAL INSTITUTES OF HEALTH, NATIONAL HEART, LUNG, AND BLOOD INSTITUTE. 2001. ATP III Guidelines At-A-Glance Quick Desk

Reference. U.S. DEPARTMENT OF HEALTH AND HUMAN

SERVICES. Viewed 12 December 2010.

(http://www.nhlbi.nih.gov/guidelines/cholesterol/atglance.pdf)

Olson Amy L., Zwillich Clifford. 2005. The Obesity Hipoventilation Syndrome. Colorado: The American Journal of Medicine (2005) 118, 948-956. Viewed 25 November 2010.

(http://www.temple.edu/imreports/Reading/Pulm%20-%20OHS.pdf)

Osganian Stavroula K., Ferranti Sarah de. 2008. Complications of Obesity:

Metabolic Syndrome. Ontario: Abbott Nutrition Health Institute.org.

Viewed 30 November 2010.

(http://anhi.org/learning/pdfs/bcdecker/Complications_of_Obesity_Metab olic_Syndrome.pdf)

P. Saraiva Paulo A., DE Assis Jose Lamartine, Marchiori Paulo E. 1996. EVALUATION OF THE RESPIRATORY FUNCTION IN MYASTHENIA

GRAVIS. São Paulo: Laboratory of Respiratory Function of the Orthopedic

Department and Department of Neurology, Hospital das Clínicas, São Paulo University Medical Scool (FMUSP). Viewed 15 December 2010. (http://www.scielo.br/pdf/anp/v54n4/09.pdf)

Palermo Pietro, Cattadori Gaia, Bussotti Maurizio, Apostolo Anna, Contini Mauro, Agostoni Piergiuseppe. 2005. Lateral Decubitus Position Generates Discomfort and Worsens Lung Function in Chronic Heart

Failure. Northbrook: American College of Chest Physicians. Viewed 14

(24)

(http://chestjournal.chestpubs.org/content/128/3/1511.full.pdf)

Parkes Gary, Greenhald Trisha, Griffin Mark, Dent Richard. 2008. Effect on smoking quit rate of telling patients their lung age: the Step2quit

randomized controlled trial. London: Departement of Primary Care and

Population sciences. Viewed 18 December 2010. (www.bmj.com/content/336/7644/598.full)

Peters Jay I., Levine Stephanie M. 2005. Respiratory Disorders (Introduction to

Pulmonary Function Testing). Viewed 20 Februari 2011

(http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=9&ved=0CF8QFjAI &url=http%3A%2F%2Fwww.mhprofessional.com%2Fdownloads%2Fpro ducts%2F007147899X%2F007147899X_chap027.pdf&ei=kXpmTfHXKc G8rAf5lvTaCg&usg=AFQjCNGtQ4pjBqJZBNa2qGogSk4HVMK7Tw)

Price S., Wilson L. 2006. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, edisi 6, Jakarta: EGC.

Raharjo Kunto. 1988. Perubahan Fungsi Paru Pada Usia Lanjut. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma. Viewed 16 December 2010. (http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_048_usia_lanjut.pdf)

Ramali Med. Ahmad, Pamoentjak St.1997. Kamus Kedokteran. Jakarta: Djambatan.

Reilly J.J. 2006. Obesity in childhood and adolescence: evidence based

clinicaland public health perspectives. Med J, 82:429-437. Viewed: 20

november 2010. (http://pmj.bmj.com/content/82/969/429.full.pdf)

Sahebjami Hamid. 1998. Dyspnea in Obese Healthy Men. Northbrook: American College of Chest Physicians. Viewed 30 November 2010. (http://chestjournal.chestpubs.org/content/114/5/1373.full.pdf)

Sekulić Srboljub, Vukčević Miodrag, Rebić Predrag, Mitić-Milikić Marija,

Nagorni-Obradović Ljudmila. 1999. LUNG FUNCTION TESTS IN

CLINICAL DIAGNOSIS OF PULMONARY EMPHYSEMA. Univerzitetski:

UNIVERSITY OF NIŠ. Viewed 16 Decenber 2010.

(http://facta.junis.ni.ac.rs/mab/mab99/mab99-11.pdf)

Setiadji V. Sutarmo, Nur Busjra M, Gunawan B. 1981. Uji Faal Paru. Jakarta: Bagian Ilmu Faal Fakultas Kedokteran UI. Viewed 16 November 2010. (http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_024_pernafasan_kedokteran_p enerbangan.pdf)

Soegito. 2004. Manfaat Pemeriksaan Faal Paru Pada Jamaah Haji Kotamadya

Medan Tahun 1998. Bagian Ilmu Penyakit Paru Fakultas Kedokteran

(25)

Sudoyo dkk.. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi IV Jilid III. Jakarta: Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Supariasa I.D.M, dkk. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

The American Association for the Advancement of Science (AAAS). 2006.

Obesity: The Science Inside. Washington: AAAS. Viewed 25 November

2010.

(http://www.healthlit.org/scienceInside/documents/Obesitybook.pdf)

Trisma Ida, Hamid Sudihati. 2009. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Sentral Pada Wanita Dewasa (30-50 Tahun) di Kecamatan

Lubuk Sikaping Tahun 2008. Pasaman: DINKES Kab. Pasaman Politeknik

Kesehatan Padang. Viewed 20 November 2010. (http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/32096871.pdf)

Vague J, Marie-Christine Alessi. 2006. PAI-1 and the Metabolic Syndrome: Links,

Causes, and Consequences, Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular

Biology, 26:2200-2207. Viewed: 19 November 2010

(http://atvb.ahajournals.org/cgi/content/full/atvbaha;26/10/2200)

WHO. 2006. BMI classification. World Health Organization. Viewed 27 December 2010.

(http://apps.who.int/bmi/index.jsp?introPage=intro_3.html)

Wulandari Laksmi, Edo Manasye Lulu Udju. 2007. Dampak Obesitas Terhadap

Faal Paru. Surabaya: Bagian Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR. Viewed 18

November 2010.

(http://www.majalah-farmacia.com/rubrik/one_news.asp?IDNews=457)

Yunus, Faisal. 1998. Dampak Gas Buang Kendaraan Bermotor terhadap Faal

Paru. Jakarta: Bagian Pulmonologi Fakultas Kedokteran Universitas

Indonesia, Unit Paru Rumah Sakit Umum Persahabatan. Viewed 20 Februari 2011.

(http://www.ebooklibs.com/red.php?web=http://www.kalbe.co.id/files/cdk /files/07DampakGasBuang121.pdf/07DampakGasBuang121.pdf)

Zhang. 2004. Trends in the association between obesity sosioeconomic status in

US adults. Obesity Research, 12:1622-1632. Viewed: 19 November 2010

(26)
(27)

1

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Obesitas menurut Ramali dan Pamoentjak (1999) merupakan keadaan

badan yang amat gemuk akibat timbunan lemak berlebihan. Lee, So dan

Deurenberg-Yap (2009) menyatakan bahwa obesitas telah menjadi masalah

kesehatan dan gizi masyarakat dunia, baik di negara maju maupun di negara

berkembang, angka prevalensinya dari tahun ke tahun juga semakin tinggi

(WHO, 2003).

World Health Organization (WHO) memperkirakan, di dunia ada sekitar

1.6 milyar orang dewasa berumur ≥15 tahun kelebihan berat dan

setidak-tidaknya sebanyak 400 juta orang dewasa gemuk (obesitas) pada tahun

2005, dan diperkirakan >700 juta orang dewasa akan mengalami kegemukan

(obesitas) pada tahun 2015 (Lee, So dan Deurenberg-Yap 2009). Di Indonesia,

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan bahwa 8.8% orang

dewasa berumur ≥15 tahun kelebihan berat badan dan 10.3% obesitas (Depkes,

2008).

Meningkatnya prevalensi obesitas pada orang dewasa muda akibat gaya

hidup masyarakat perkotaan berupa perubahan pola diet (makan makanan yang

berlebihan, kurang konsumsi serat, dan meningkatnya konsumsi gula dan lemak)

serta menurunnya aktivitas fisik (Lolo, 1999).

Jenis obesitas menurut French Physician Jean Vague terbagi atas dua tipe

(28)

2

Obesity/Android Obesity/Visceral Obesity) dan Obesitas Tubuh Bagian Bawah

(Lower Body/Gynoid Obesity) (Mukhopadhyay, Bhadra dan Bose, 2005).

Fogelholm et al. (2006) mengatakan bahwa lemak abdominal pada obesitas

sentral merupakan suatu prediktor kuat untuk gangguan kesehatan. Gangguan

kesehatan yang terjadi pada seseorang yang mempunyai lingkar pinggang besar

biasanya berupa penyakit metabolic syndrome, gangguan pernafasan dan kualitas

hidup yang buruk (Haslam, Sattar dan Lean, 2006).

Dampak obesitas yang sedikit dibahas tetapi penting untuk diketahui adalah

dampaknya terhadap sistem pernafasan (Wulandari dan Edo, 2007). Canoy et al.

(2004) menyatakan bahwa peningkatan rasio lingkar pinggang dengan lingkar

leher berhubungan dengan penurunan nilai rata-rata Kapasitas Vital Paksa (FVC)

dan Volume Ekspirasi Paksa detik pertama (FEV1). Kemudian penelitian yang

dilakukan Lean et al. terhadap 12.905 warga Negara Belanda usia 29-59 tahun

menyatakan bahwa angka kejadian sesak nafas meningkat seiring dengan

meningkatnya IMT (Hakala, 2000). Dan apabila gangguan pernafasan ini terjadi

secara kronik disertai dengan hipoksia maka bisa mengakibatkan gangguan

kesehatan yang disebut Obesity Hypoventilation Syndrome (OHS)(Kopelman,

2006).

Penelitian terdahulu yang dilakukan Deane dan Thomson (2006) diduga

bahwa terjadinya gangguan pernafasan pada obesitas diduga akibat akumulasi

jaringan lemak pada diafragma dan abdomen sehingga menurunkan daya

kembang (Compliance) paru. Sebenarnya secara normal penurunan compliance

paru baru mulai terjadi pada saat seseorang telah berumur 30 tahun (Aisyah,

(29)

3

cadangan ekspirasi yang pada akhirnya menurunkan kapasitas residu fungsional

yang tersisa di paru (Deane dan Thomson, 2006).

Kopelman (2006) di dalam penelitiannya juga menyatakan bahwa pada

penderita obesitas kerja otot-otot pernafasan juga meningkat, hal ini bertujuan

untuk mengatasi daya lenting (elastic recoil) paru yang meningkat (akibat

akumulasi jaringan lemak pada diafragma dan dinding dada) pada waktu

bernafas. Peningkatan kerja yang berlebihan menyebabkan otot-otot pernafasan

mengalami penurunan efesiensi dalam penggunaannya karena kelelahan

(Kopelman, 2006). Terjadinya gangguan pernafasan dapat diketahui dengan uji

faal paru menggunakan spirometer (Lolo, 1999).

Dari data di atas terlihat bahwa tidak tertutup kemungkinan ada korelasi

yang nyata antara obesitas sentral dengan penurunan faal paru seseorang. Serta

meningkatnya angka prevalensi kelebihan berat badan pada orang dewasa usia

muda (usia rata-rata mahasiwa), sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui

apakah ada hubungan obesitas sentral dengan penurunan faal paru pada

mahasiswa. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel mahasiswa angkatan

2008 – 2010 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

1.2 Rumusan Masalah

Dari latar belakang masalah tersebut di atas, maka rumusan masalah pada

penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara obesitas sentral dengan

penurunan faal paru mahasiswa angkatan 2008 – 2010 Fakultas Kedokteran

(30)

4

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara

obesitas sentral dengan penurunan faal paru mahasiswa angkatan 2008 – 2010

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

1.3.2 Tujuan Khusus

1. Untuk mengetahui nilai faal paru pada mahasiswa yang mengalami

obesitas sentral.

2. Untuk mengetahui nilai faal paru pada mahasiswa yang tidak mengalami

obesitas sentral.

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat Klinis

1. Memberikan informasi bahwa lingkar pinggang dapat digunakan sebagai

prediktor terjadinya gangguan kesehatan (terutama fungsi paru) pada

orang dengan obesitas sentral.

2. Sebagai sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari,

terutama di bidang kedokteran.

1.4.2 Manfaat Akademis

1. Dapat digunakan sebagai salah satu dasar penelitian lebih lanjut terutama

tentang obesitas sentral sebagai faktor risiko gangguan faal paru..

2. Hasil penulisan tugas akhir ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan

dan pengetahuan bagi penulis dan pembaca mengenai hubungan obesitas

Gambar

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Download now (30 pages)
Related subjects : Obesitas Sentral