EFEK ANTIMIKROBA EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica) TERHADAP Escherichia coli SECARA IN VITRO

Gratis

0
4
22
3 years ago
Preview
Full text

  BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Penyakit infeksi masih merupakan penyebab utama kematian dan bertanggung jawab atas penurunan status kesehatan jutaan manusia di seluruh dunia. Demikian juga di Indonesia, penyakit infeksi yang sebagian disebabkan oleh bakteri merupakan masalah besar di bidang kesehatan yang memerlukan penanganan yang serius karena berpotensi menginfeksi berbagai organ dalam tubuh dan menyebabkan komplikasi cukup serius (WHO, 2002).

  Escherichia coli merupakan penyebab dari banyak infeksi. Salah satu

  diantaranya adalah infeksi enterik. Diare merupakan salah satu contoh kasus infeksi enterik akibat Escherichia coli yang sangat sering terjadi (Madappa, 2010). Hasil SKRT (Survei Kesehatan Rumah Tangga) pada tahun 2004 menyebutkan bahwa angka kematian akibat diare diperkirakan sekitar 23 per 100 ribu penduduk dan pada balita 75 per 100 ribu balita. Bahkan selama tahun 2006 sebanyak 41 kabupaten di 16 provinsi melaporkan KLB (Kejadian Luar Biasa) diare di wilayahnya. Dari hasil analisis Departemen Kesehatan pada tahun 1995- 2001 menyatakan bahwa penyebab kasus diare di Indonesia didominasi oleh

  

Vibrio cholerae, Shigella sp., Salmonella typhi, dan Escherichia coli (Depkes,

  2006). Selain diare, Escherichia coli juga dapat menyebabkan pneumoni, meningitis, infeksi intra-abdominal, infeksi traktus urinarius, dan infeksi lainya (Madappa, 2010).

  2 Saat ini Escherichia coli dilaporkan telah resisten terhadap obat-obatan konvensional. Hal tersebut dapat terjadi terutama pada orang yang memiliki riwayat penggunaan antibiotik jangka panjang (WHO, 2002). Beberapa contoh golongan antibiotik yang dikabarkan telah resisten terhadap Escherichia coli adalah antibiotik golongan aminoglycosides dan third generation cephalosporins (Nicolle, 2001). Insiden bakteri resisten yang meningkat merupakan tanda bahaya dan diperkirakan berlanjut meningkat seiring dengan banyaknya pemakaian antibiotik yang tidak rasional (WHO, 2002).

  Untuk itu perlu dipikirkan pengobatan alternatif ataupun pengobatan pendamping yang efektif dan efisien serta aman akan tetapi tetap berorientasi pada standar pelayanan kesehatan yang telah ada. Pengobatan pendamping yang dimaksud antara lain dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti tanaman obat.

  Penggunaan tanaman sebagai obat-obatan saat ini sudah cukup populer. Hasil survey di Amerika terhadap 1.204 orang, menunjukkan 34% menggunakan tanaman sebagai obat alternatif (Devitt, 2002). Survey lain yang dilakukan di Harvard tahun 1990-1997, penggunaan tanaman sebagai obat alternatif meningkat dari 2.5% menjadi 12.1% (Browne, 2002). Alasan dari pemakaian tanaman sebagai obat karena mereka merasa terapi dengan cara tersebut cukup aman, dan efektif (Devitt, 2002).

  Curcuma domestica atau kunyit, merupakan salah satu tanaman yang dikenal

  mempunyai khasiat obat. Tanaman ini merupakan tanaman tropis yang banyak terdapat di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Kunyit banyak dikonsumsi di berbagai negara untuk berbagai tujuan, antara lain untuk bumbu masakan, bahan

  3 pewarna, dan obat tradisional. Penelitian tentang kunyit akhir-akhir ini cukup meningkat karena diduga kunyit memiliki berbagai efek yang menguntungkan seperti, anti inflamasi, anti kanker, dan anti infeksi. Efek antibiotik kunyit disebabkan bahan aktif yang terkandung di dalamnya yaitu diferuloylmethane atau

  

curcumin (Rukmana, 2003). Selain curcumin, dilaporkan bahwa minyak atsiri

  (volatile oil) yang diisolasi dari rimpang kunyit (Curcuma domestica) mempunyai efek antimikroba (Maryland, 2004).

  Dari hasil penelitian terdahulu diketahui ekstrak rimpang kunyit menghasilkan daya antimikroba terhadap MRSA (Methilcillin Resistant

  

Staphylococcus aureus) dan Salmonella typhi (Kim et al, 2001). Hal ini

  menimbulkan pertanyaan apakah ekstrak rimpang kunyit dapat digunakan sebagai antimikroba terhadap Escherichia coli. Selain itu, belum ada bukti ilmiah mengenai penggunaan rimpang kunyit sebagai ramuan obat khususnya dalam pengobatan penyakit diare dan penyakit lain yang disebabkan oleh Escherichia

  

coli. Untuk itu perlu dilakukan suatu penelitian untuk mendapatkan dasar teoritis

  dan bukti-bukti ilmiah tentang penggunaan rimpang kunyit dalam pengobatan penyakit diare serta penyakit lain yang disebabkan oleh Escherichia coli.

  1.2 Rumusan Masalah Apakah pemberian ekstrak rimpang kunyit mempunyai efek antimikroba terhadap bakteri Escherichia coli secara in vitro?

  1.3 Tujuan

  1.3.1 Tujuan Umum Untuk mengetahui efek antimikroba ekstrak rimpang kunyit terhadap bakteri Escherichia coli secara in vitro.

  4

  1.3.2 Tujuan Khusus 1.

  Mengetahui nilai KBM (Kadar Bunuh Minimal) ekstrak rimpang kunyit terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.

  2. Mengetahui hubungan antara peningkatan konsentrasi ekstrak rimpang kunyit terhadap hambatan pertumbuhan bakteri Escherichia

  coli.

  1.4 Manfaat Penelitian

  1.4.1 Manfaat Ilmiah 1.

  Dapat mengetahui aktifitas antimikroba ekstrak rimpang kunyit terhadap bakteri Escherichia coli sehubungan dengan usaha pengobatan penyakit yang disebabkan oleh Escherichia coli.

  2. Dapat digunakan untuk dasar penelitian lebih lanjut untuk menguji efek antimikroba ekstrak rimpang kunyit terhadap bakteri lain selain

  Escherichia coli.

  3. Mendorong penelitian selanjutnya untuk membandingkan efek antimikroba ekstrak rimpang kunyit dengan antibiotika yang digunakan untuk Escherichia coli.

  1.4.2 Manfaat Praktis Penggunaan ekstrak rimpang kunyit sebagai terapi alternatif untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh Escherichia coli.

1.5 Batasan Penelitian

  Dalam penelitian ini yang diteliti hanya KBM. Hal tersebut disebabkan oleh karena ekstrak rimpang kunyit yang keruh sehingga mengakibatkan KHM (Kadar Hambat Minimal) tidak dapat dinilai.

  

KARYA TULIS AKHIR

EFEK ANTIMIKROBA EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma

domestica) TERHADAP Escherichia coli SECARA IN VITRO

  

Oleh:

RESA PUTRA ADIPURNA

08020004

  

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

  

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN HASIL PENELITIAN

  Telah disetujui sebagai hasil penelitian untuk memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran

  Universitas Muhammadiyah Malang

  15 November 2011 Pembimbing I dr. Irma Suswati, M.Kes

  Pembimbing II dr. Moch. Aleqsander, M.Kes., Sp,B., FINACS Mengetahui,

  Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang dr. Irma Suswati, M.Kes

LEMBAR PENGUJIAN

  Karya Tulis Akhir oleh Resa Putra Adipurna ini telah diuji dan dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal 15 November 2011.

  Tim Penguji dr. Irma Suswati, M.Kes Ketua dr. Moch. Aleqsander, M.Kes., Sp,B., FINACS Anggota dr. Pertiwi Febriana Candrawati M.Sc., Sp. A. Anggota

KATA PENGANTAR

  Assalamualaikum Wr.Wb

  Syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis

  Efek Antimikroba Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma

  Akhir dengan judul “

  domestica) Terhadap Escherichia coli Secara Invitro ”.

  Karya tulis ini disusun sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan Program Sarjana Kedokteran S1 (Strata 1). Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang setulusnya kepada pihak yang telah mendukung penyelesaian Karya Tulis Akhir ini, terutama kepada:

  1. dr. Irma Suswati, M.Kes selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas

  Muhammadiyah Malang dan selaku dosen pembimbing I dalam penulisan Karya Tulis Akhir ini.

  2. dr. Fathiyah Safithri, M.Kes, selaku Pembantu Dekan II Fakultas Kedokteran.

  3. dr. Iwan Sys, Sp.J, selaku Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran.

  4. dr. Mochamad Aleq Sander, M.Kes., Sp.B., FINACS selaku dosen pembimbing II dalam penulisan Karya Tulis Akhir ini.

  5. dr. Pertiwi Febriana Candrawati, M.Sc., Sp.A selaku dosen penguji dalam penulisan Karya Tulis Akhir ini.

6. Seluruh Dosen yang telah memberikan ilmunya dan Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

7. Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan karya tulis akhir ini,penulis ucapkan terima kasih.

  Penulis menyadari bahwa penyusunan Karya Tulis Akhir ini masih jauh dari sempurna, sehingga penulis membuka diri untuk segala kritik dan saran yang bersifat membangun. Akhirnya penulis berharap semoga Karya Tulis Akhir ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

  Wassalamualaikum Wr.Wb

  Malang, Januari 2012 Penulis

  

ABSTRAK

  Adipurna, Resa Putra. 2011. Efek Antimikroba Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) Terhadap Escherichia coli Secara In Vitro. Karya Tulis Akhir, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  Pembimbing : (1) Irma Suswati (2) Mochamad Aleq Sander

Latar Belakang : Escherichia coli merupakan penyebab dari infeksi enterik.

Diare merupakan salah satu contoh kasus infeksi enterik akibat Escherichia coli yang sangat sering terjadi. Namun saat ini Escherichia coli dilaporkan telah resisten terhadap obat-obatan konvensional. Kunyit (Curcuma domestica) dapat digunakan karena memiliki komponen antimikroba seperti Curcuma dan minyak atsiri.

  

Tujuan : Mengetahui efek antimikroba ekstrak rimpang kunyit (Curcuma

domestica) terhadap Escherichia coli.

Metode : True experimental post test only control group design. Pemilihan

  sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling dan dianalisis dengan menggunakan uji one way ANOVA, uji korelasi, dan uji regresi linier.

  

Hasil : Pemberian ekstrak rimpang kunyit secara signifikan menurunkan jumlah

  koloni Escherichia coli dengan nilai p=0,000 dan α=0,05 (p< α). Kadar Bunuh Minimal (KBM) pada konsentrasi ekstrak 50%.

  

Kesimpulann : Ekstrak rimpang kunyit memiliki aktivitas antimikroba terhadap

Escherichia coli. Kata Kunci : Ekstrak rimpang kunyit, Escherichia coli

  

ABSTRACT

  Adipurna, Resa Putra. 2011. Antimicrobial Effect of Turmeric (Curcuma

  domestica) Rhizome Extract to Escherichia coli In Vitro. Final Scientific Writing, Faculty of Medicine University of Muhammadiyah Malang.

  Adviser: (1) Irma Suswati (2) Mochamad Aleq Sander

  

Background: Escherichia coli is the causes of enteric infection. Diarrhea is the

  most frequent enteric infection that caused by Escherichia coli. But, Escherichia

coli has been currently reported become resistant against conventional medication.

Turmeric (Curcuma domestica) can be administered because it has anti-microbial components such as Curcuma and volatile oils.

  

Objective: Verifying antimicrobial effect of the rhizome extract of turmeric

(Curcuma domestica) againts Escherichia coli.

  True experimental employing post test only control group design. The

  Methods:

  sample selection used simple random sampling method and analyzed using one- way ANOVA test, correlation test, and linear regression test.

  

Results: Turmeric rhizome extract significantly decreased the number of colonies

  of Escherichia coli with p-value = 0.000 and α = 0.05 (p <α). Minimal Bactericidal concentration (MBC) of the extract is 50%.

  

Conclusion: Extracts of turmeric rhizome has antimicrobial activity against

Escherichia coli. Keywords: Turmeric Rhizome Extract, Escherichia coli

  DAFTAR ISI Halaman

  HALAMAN JUDUL ....................................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................. ii LEMBAR PENGUJI ........................................................................................ iii KATA PENGANTAR ..................................................................................... iv ABSTRAK ....................................................................................................... vi ABSTRACT ..................................................................................................... vii DAFTAR ISI .................................................................................................... viii DAFTAR TABEL ............................................................................................ xii DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... xiii DAFTAR SINGKATAN ................................................................................. xiv DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... xvi

  BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................... 1

  1.1 Latar Belakang ............................................................................... 1

  1.2 Rumusan Masalah .......................................................................... 3

  1.3 Tujuan Penelitian ........................................................................... 3

  1.3.1 Tujuan Umum ........................................................................ 3

  1.3.2 Tujuan Khusus ....................................................................... 4

  1.4 Manfaat Penelitian ......................................................................... 4

  1.4.1 Manfaat Ilmiah ...................................................................... 4

  1.4.2 Manfaat Praktis ...................................................................... 4

  1.5 Batasan Penelitian .......................................................................... 4

  BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ...................................................................... 5

  2.1 Kunyit (Curcuma domestica) ......................................................... 5

  2.1.1 Tinjauan Umum .................................................................... 5

  2.1.2 Taksonomi ............................................................................. 6

  2.1.3 Nama Lain Tanaman Kunyit (Curcuma domestica) ............. 6

  2.1.4 Morfologi Tanaman .............................................................. 7

  2.1.5 Kandungan Kimia Kunyit ..................................................... 7

  2.1.6 Manfaat ................................................................................. 8

  2.1.8 Komponen Antimikroba Rimpang Kunyit ............................ 9

  2.2 Escherichia coli .............................................................................. 11

  2.2.1 Taksonomi ............................................................................. 11

  2.2.2 Morfologi dan Sifat ............................................................... 11

  2.2.2.1 Membran Sel ............................................................. 12

  2.2.2.2 Dinding Sel ................................................................ 12

  2.2.2.3 Pili ............................................................................. 13

  2.2.2.4 Flagella ..................................................................... 13

  2.2.2.5 Ribosom .................................................................... 13

  2.2.2.6 Inti Sel ....................................................................... 13

  2.2.3 Struktur Antigen .................................................................... 14

  2.2.3.1 Antigen O .................................................................. 14

  2.2.3.2 Antigen K .................................................................. 14

  2.2.3.3 Antigen H .................................................................. 15

  2.2.4 Faktor Virulensi .................................................................... 15

  2.2.5 Jenis Strain Escherichia coli ................................................. 15

  2.2.5.1 EPEC ......................................................................... 15

  2.2.5.2 ETEC ......................................................................... 16

  2.2.5.3 EHEC ........................................................................ 16

  2.2.5.4 EIEC .......................................................................... 17

  2.2.5.5 Enteroagregatif Escherichia coli ............................... 17

  2.2.6 Reaksi Biokimia .................................................................... 17

  2.2.7 Toksin .................................................................................... 18

  2.3 Cara Kerja Antimikroba Secara Umum ........................................ 19

  2.3.1 Menghambat Sintesa Dinding Sel ........................................ 19

  2.3.2 Mengganggu Keutuhan Membrane Sel ................................ 19

  2.3.3 Menghambat Sintesis Protein ............................................... 19

  2.3.4 Menghambat Sintesis Asam Nukleat ................................... 20

  2.3.5 Menghambat Metabolism Sel Bakteri .................................. 20

  2.4 Uji Kepekaan Bakteri Terhadap Antimikroba .............................. 20

  2.4.2 Metode Dilusi Agar .............................................................. 22

  2.4.3 Metode Difusi ....................................................................... 22

  BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS ........................................ 24

  3.1 Kerangka Konsep .......................................................................... 24

  3.2 Hipotesis Penelitian ....................................................................... 26

  BAB 4 METODOLO GI PENELITIAN…………………………………….. 27

  4.1 Jenis Penelitian .............................................................................. 27

  4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ........................................................ 27

  4.3 Populasi dan Sampel ..................................................................... 27

  4.3.1 Populasi ................................................................................ 27

  4.3.2 Sampel .................................................................................. 27

  4.3.3 Estimasi Jumlah Pengulangan .............................................. 27

  4.4 Variabel Penelitian ........................................................................ 28

  4.4.1 Variabel Bebas ..................................................................... 28

  4.4.2 Variabel Tergantung ............................................................. 28

  4.5 Definisi Operasional ...................................................................... 28

  4.6 Alat dan Bahan .............................................................................. 29

  4.6.1 Alat ....................................................................................... 29

  4.6.2 Bahan .................................................................................... 29

  4.7 Prosedur Penelitian ....................................................................... 29

  4.7.1 Pembuatan Bahan Uji ........................................................... 29

  4.7.1.1 Persiapan Sampel Rimpang Kunyit Kering ............. 29

  4.7.1.2 Pembuatan Sediaan Ekstrak Rimpang Kunyit ......... 30

  4.7.2 Persiapan Bakteri Uji ........................................................... 32

  4.7.2.1 Pewarnaan Gram ...................................................... 32

  4.7.2.2 Uji TSI ...................................................................... 33

  4.7.2.3 Penanaman Bakteri Pada Media EMB ..................... 33

  4.7.2.4 Pembuatan Suspensi Bakteri Uji .............................. 33

  4.7.3 Uji Antimikroba Ekstrak Kunyit .......................................... 34

  4.8 Analisis Data ................................................................................. 38

  BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA ................................ 39

  5.1.1 Uji Daya Antimikroba .......................................................... 39

  5.1.1.1 KHM ........................................................................ 39

  5.1.1.2 KBM ......................................................................... 39

  5.2 Analisis Data ................................................................................. 43

  5.2.1 One Way ANOVA ............................................................... 43

  5.2.2 Uji Korelasi .......................................................................... 44

  5.2.3 Uji Regresi ........................................................................... 44

  BAB 6 PEMBAHASAN .................................................................................. 45 BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................... 48

  7.1 Kesimpulan ................................................................................... 48

  7.2 Saran .............................................................................................. 48 DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 49

  DAFTAR TABEL Halaman

Tabel 2.1 Reaksi Biokimia Escherichia coli ......................................................... 17Tabel 4.1 Kadar Awal Tabung ............................................................................. 34Tabel 4.2 Kadar Akhir Tabung ........................................................................... 35Tabel 5.1 Hasil Perhitungan Jumlah Koloni Escherichia coli ............................ 40

  DAFTAR GAMBAR Halaman

Gambar 2.1 Rumus Bangun Kimia Curcumin ...................................................... 11Gambar 3.1 Kerangka konsep ............................................................................... 24Gambar 4.1 Skema Alur Penelitian ...................................................................... 36Gambar 4.2 Prosedur Penelitian ........................................................................... 37Gambar 5.1 Grafik Pertumbuhan Escherichia coli Terhadap Perlakuan .............. 40Gambar 5.2 Hasil Streaking Pada EMB................................................................ 42

  DAFTAR SINGKATAN ANOVA : Analysis of Variance ASI : Air Susu Ibu BSA : Bismuth Sulfite Agar CFU : Colony Forming Unit DNA : Deoxyribonucleic Acid EAEC : Enteroagregative Escherichia coli EHEC : Enterohemmoragic Escherichia coli EIEC : Enteroinvasive Escherichia coli EMB : Eosin Methylen Blue EPEC : Enteropathogenic Escherichia coli ETEC : Enterotoxigenic Escherichia coli HDL : High Density Lipoprotein

  ISK : Infeksi Saluran Kemih KB : Kontrol Bahan KBM : Kadar Bunuh Minimal KHM : Kadar Hambat Minimal KK : Kontrol Kuman LDL : Low Density Lipoprotein LT : Labile Toxin mRNA : Messengger Ribonucleic Acid MRSA : Methilcillin Resistant Staphylococcus aureus NAP : Nutrient Agar Plate

  NCCLS : National Committee for Clinical Laboratory Standard PABA : Para-Aminobenzoic Acid RNA : Ribonucleic Acid SKRT : Survei Kesehatan Rumah Tangga SPSS : Statistical Product and Service Solution ST : Stable Toxin tRNA : Transfer Ribonucleic Acid TSI : Triple Sugar Iron WHO : World Health Organization

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Efek Antiinflamasi Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinalle roscoe) pada Gigi Kelinci (Oryctolagus cuniculus) (Penelitian In Vivo)
4
99
95
Efek Analgesik Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinalle roscoe) Terhadap Inflamasi Pulpa pada Gigi Kelinci (Oryctolagus cuniculus) (Penelitian in vivo)
7
100
91
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) Terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Shigella dysentriae, dan Lactobacillus acidophilus
25
148
90
Efek Antibakteri Ekstrak Etanol Siwak (Salvadora persica) sebagai Alternatif Bahan Irigasi Saluran Akar terhadap Enterococcus faecalis (Secara In Vitro)
3
56
77
Efek Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Porphyromonas gingivalis secara in Vitro
14
170
58
Efek Imunomodulator Ekstrak Rimpang Temu Giring (Curcuma Heyneana Val. Et Van Zijp.) Terhadap Respon Hipersensitivitas Tipe Lambat Dan Titer Antibodi Sel Imun Mencit Jantan
4
58
85
Efek Anti Bakteri Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Staphylococcus aureus Yang Diisolasi Dari Denture Stomatitis (Penelitian In Vitro)
12
107
68
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Manggis terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa secara In vitro
0
52
68
Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol dan Air Rimpang Pacing (Costus spiralis) terhadap Bakteri Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Salmonella typhimurium, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus serta Fungi Candida albicans
3
17
79
Uji aktivitas antioksidan pada ekstrak daun kunyit (curcuma domestica val) dengan menggunakan metode dpph ( 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl)
1
18
42
PENGARUH EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 6538 DAN Escherichia coli ATCC 11229 SECARA IN VITRO.
0
1
4
Efek Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) Terhadap Escherichia coli dan Bacillus subtilis Secara In Vitro.
0
1
24
Uji Antibakteri Ekstrak Air Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli secara in vitro - Ubaya Repository
0
2
1
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) Terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Shigella dysentriae, dan Lactobacillus acidophilus
0
0
15
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) Terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Shigella dysentriae, dan Lactobacillus acidophilus
0
0
14
Show more