Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau

Gratis

8
106
57
3 years ago
Preview
Full text

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP KUALITAS SPERMA PADA MENCIT YANG TELAH

  Kontrol 0 adalah kontrol negatif yang hanya diberi akuades, kontrol 1 adalahkontrol positif yang diberi ekstrak daun tembakau dengan dosis0,121mg/0,1ml//hari/ mencit dan kontrol 2 adalah kontrol positif yang diberi jus buah delima dengan dosis 0,1 ml/hari/mencit. Kontrol 0 adalah kontrol negatif yang hanya diberi akuades, kontrol 1 adalahkontrol positif yang diberi ekstrak daun tembakau dengan dosis0,121mg/0,1ml//hari/ mencit dan kontrol 2 adalah kontrol positif yang diberi jus buah delima dengan dosis 0,1 ml/hari/mencit.

DAFTAR ISI

  Kontrol 0 adalah kontrol negatif yang hanya diberi akuades, kontrol 1 adalahkontrol positif yang diberi ekstrak daun tembakau dengan dosis0,121mg/0,1ml//hari/ mencit dan kontrol 2 adalah kontrol positif yang diberi jus buah delima dengan dosis 0,1 ml/hari/mencit. Pada perlakuan 1, 2 dan 3pemberian ekstrak daun tembakau dengan dosis 0,121mg/0.1ml/hari/mencit dan jus buah delima dengan konsentrasi 4%, 5%, 6% sebanyak 0.1ml/mencit selama35 hari melalui oral.

1.1 Latar belakang

  Oleh karena itu peneliti ingin membuktikan apakah jus delima dapat memulihkan spermatozoa mencit (Mus musculus L.) 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi pengaruh pemberian jus buah delima (Punica granatumL.) terhadap kualitas sperma mencityang telah diinduksi ekstrak daun tembakau. 1.4 Hipotesis Hipotesis dari penelitian yang dilaksanakan adalah pemberian jus buah delima pada mencit (Mus musculus L.) dapat meningkatkan jumlah, morfologi,viabilitas dan motilitas spermatozoa setelah pemberian ekstrak daun tembakau.

1.5 Manfaat Penelitian

  Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah delima (Punica granatumL.) terhadap kualitas sperma mencit yang telahdiinduksi ekstrak daun tembakau. Daun delima memiliki bentuk yang lonjong dengan pangkal yanglancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, dan permukaan mengkilap.

2.2 Kandungan Buah Delima (Punica granatum L.) Flavonoid yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan memiliki khasiat antioksidan

  Antosianin yang dapat diidentifikasi pada buah delima merah anatara lain delphinidin 3-glucoside dan 3,5diglucoside, cyanidin 3-glucoside dan 3,5- diglucoside, pelargonidin 3-glucoside dan 3,5 diglucoside. Selain polifenol, jus delima juga mengandung vitamin C yang bersifat sebagai antioksidan (Buhler and Miranda, Menurut Duke (2010) kandungan kulit buah delima merah yang mempunyai efek farmakologis dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2.1.

2.3 Organ Reproduksi Mencit jantan

  Organ reproduksi mencit jantan (Mus musculus L.) terdiri dari: testis, epididimis, Vas deferens, kelenjar aksesoris dan bebarapa organ pendukunglainnya. Antara tubulus adalah stroma interstitial,terdiri atas gumpalan sel leydig ataupun sel sertoli dan kaya akan darah dan cairan limfe (Rugh, 1968).

B. Epididimis

  Vas Deferens Vas deferens merupakan suatu saluran yang menghubungkan epididimis dan uretra. Letak vas deferens dimulai dari ujung kauda epididimis yang adadalam kantung skrotum, lalu naik ke bagian atas lipat paha.

D. Kelenjar Aksesoris

  Kelenjar-kelenjar tambahan menghasilkan plasma semen yang memungkinkan sperma dapat bergerak aktif dan hidup untuk waktu tertentu. Kelenjar tambahan tersebut adalah kelenjar bulbourethra, kelenjar prostad dan vesika seminalis (Rugh, 1968).

2.4 Spermatogenesis

2.5 Spermatozoa mencit (Mus musculus L.)

  Sel germinal primordial mencit jantan muncul sekitar 8 hari kehamilan, dengan jumlah hanya 100, yang merupakan awal dari jutaan sperma yang akandiproduksi dan masih berada di daerah ekstra gonad. Pada hari ke 9 dan 10 kehamilan sebagian mengalami degenerasi dan sebagian lain mengalamiproliferasi dan bahkan bergerak (pada hari ke 11 dan 12) ke daerah genital.

2.5.1 Morfologi Spermatozoa mencit (Mus musculus L.)

  Selubung ini mengandung sejumlah enzim yang serupa denganenzim yang ditemukan pada lisosom pada sel-sel tertentu, termasuk hialuronidase, yang dapat mencerna filamen proteoglikan dari jaringan, dan enzim proteolitikyang sangat kuat. Ekor spermatozoa, yang disebutflagellum, memiliki 3 komponen utama, yaitu: rangka pusat, membran sel, dan sekelompok mitokondria yang terdapat pada proximal (Aryoseto, 2009).

2.6 Klasifikasi Daun Tembakau (Nicotiana tabbacum L.)

  Ukuran dan ketebalan daun tergantung varietasnya dan lingkungan tumbuhnya. Daun tembakau tersusun Nikotin dihasilkan dari akar tanaman dan selanjutnya didistribusikan didaun melalui batang, dalam bentuk murni merupakan cairan yang tidakberwarna, rasa pahit dan pedas, mudah larut dalam air dan pelarut organik.

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

  3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2015 - Juli 2015 diLaboratorium Fisiologi Hewan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara. 3.2Rancangan Percobaan Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu 3 kontrol dan 3 perlakuan yaitu kontrol 0 (K0) adalahkontrol negatif yang diberi akuades, kontrol 1 (K1) adalah kontrol positif yang diberi ekstrak daun tembakau, kontrol 2 (K2) adalah kontrol positif yang diberijus buah delima dan perlakuan 1 (P1), 2 (P2) dan 3 (P3) yang diberi estrak daun tembakau dan jus buh delim dengan konsentrasi yang berbeda 4%, 5%, 6%.

3.3 Prosedur Percobaan

  Kandangyang digunakan selama pemeliharaan berupa bak plastik yang berukuran panjang 39 cm, lebar 31 cm dan tinggi 15 cm yang ditutup dengan penutup kawat, dialasidengan sekam dan diberi pakan setiap hari selama 35 hari. Jus buah delima dibuat dalam konsentrasi yang berbeda yaitu 4%, 5% dan 6% dengan penambahanakuades sebanyak 100 ml, jus buah delima disimpan dilemari es pada suhu 4 C (Aviram et al, 2000).

3.3.4 Pemberian Perlakuan Pada perlakuan kontrol negatif (K0) mencit hanya diberi akuades saja

  Pada perlakuan 1 (P1) diberikan ekstrak daun tembakau dan jus buah delima dengan konsentrasi 4% sebanyak 0,1 ml dan pada perlakuan 2 (P2)diberikan ekstrak daun tembakau dan jus buah delima dengan konsentrai 5% sebanyak 0,1 ml dan perlakuan 3 (P3) diberikan ekstrak daun tembakau dan jusbuah delima dengan konsentrasi 6% sebanyak 0,1 ml. Pemberian ekstrak daun tembakau dan jus buah delima menggunakan jarum gavage yang diberikan setiap hari selama 35 hari dandilakukan pembedahan dan pengamatan spermatozoa pada hari ke 36.

3.4 Variabel yang diamati

3.4.1 Jumlah spermatozoa

  Gambar 3.3.5.1Kamar Hitung Improved Neubauer (Zaneveld et al., 1986) Pengamatan jumlah sperma dilakukan menurut Soehadi dan Arsyad (1983), Hasil perhitungan dimasukkan ke dalam rumus: 5 Jumlah spermatozoa = N/2 x 10 spermatozoa/ml suspensi Dimana, N = Jumlah spermatozoa yang dihitung dalam kotak 5 10 = Bidang permukaan kamar hitung Mencit (Mus musculus L.) dibedah, dipotong bagian kauda epididimis dan distal vas deferens. Spermatozoa yang hidup tidak berwarna dan yang mati berwarna kemudian dilakukan pengamatan dengan mikroskop cahaya pada pembesaran400x dan dihitung terhadap 100-200 spermatozoa.

3.4 Analisis Data

Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis secara statistika dengan Analysis Of Variance (ANOVA) menggunakan Software SPSS ReleaseFor Window versi 20.

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap pengaruh pemberian jus

buah delima (Punica granatum L.) terhadap kualitas sperma pada mencit yang telah diinduksi ekstrak daun tembakau, diperoleh hasil sebagai berikut:

4.1 Jumlah Spermatozoa

  Dari hasil analisis data diperoleh penurunan jumlah spermatozoa secara bermakna pada kontrol positif 1 yang diberikan ekstrak daun tembakau dibandingkandengan kontrol negatif yang hanya diberi akuades, kontrol positif 2 yang diberikan jus buah delima dan perlakuan 1, 2 dan 3. Huruf yang sama adalah tidak beda nyata (p>0.05) pada taraf 5% dan huruf yang berbeda adalah beda nyata (p<0.05) pada taraf 5%., K0= Kontrol negatif, akuades, K1= Kontrol positif 1, ekstrak daun tembakau, K2= Kontrol positif 2, jus buah delima, P1= ekstrak daun tembakau +jus buah delima 4%, P2= ekstrak daun tembakau + jus buah delima 5% dan P3=ekstrak daun tembakau + jus buah delima 6%.

4.4 Motilitas Spermatozoa

  Dari hasil analisis data diperoleh penurunan motilitas spermatozoa secara bermakna pada kontrol positif 1 yang diberikan ekstrak daun tembakaudibandingkan dengan kontrol negatif yang hanya diberi akuades, kontrol positif 2 yang diberikan jus buah delima dan perlakuan 1, 2 dan 3. K0= Kontrol negatif, akuades, K1= Kontrol positif 1, ekstrak daun tembakau, K2= Kontrol positif 2, jus buah delima, P1= ekstrak daun tembakau +jus buah delima 4%, P2= ekstrak daun tembakau + jus buah delima 5% dan P3=ekstrak daun tembakau + jus buah delima 6%.

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

  5.1 Kesimpulan Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa:Pemberian jus buah delima dapat meningkatkan kualitas spermatozoa yang telah diinduksi ekstrak daun tembakau selama 35 hari. Pada konsentrasi 4% jus buahdelima diperoleh jumlah spermatozoa yang lebih meningkat, pada konsentrasi 5% jusbuah delima diperoleh morfologi dan viabilitas spermatozoa yang lebihmeningkat dan pada konsentrasi 6% jus buah delima diperoleh motilitas spermatozoa yang lebih meningkat.

a. Jumlah Spermatozoa Onewa ANOVA

  Jumlah_Spermatozoa Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups 51587,092 5 10317,418 195,469 ,000 Within Groups 950,09318 52,783 Total 52537,185 23 Post Hoc TestsMultiple Comparisons Dependent Variable: Jumlah_Sperm Bonferroni(I) Perlakuan (J) Perlakuan Mean Difference (I-J) Std.

b. Morfologi Spermatozoa Oneway ANOVA

  Morfologi_Spermatozoa Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups 26417,369 4 6604,342 2585,578 ,000 Within Groups 51,08620 2,554 Total 26468,455 24 Post Hoc TestsMultiple Comparisons Dependent Variable: Morfologi_Spermatozoa Bonferroni(I) Kelompok (J) Kelompok Mean Difference (I-J) Std.

c. Viabilitas Spermatozoa Oneway ANOVA

  Viabilitas_Spermatozoa Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups 25352,523 4 6338,131 2372,987 ,000 Within Groups 53,41920 2,671 Total 25405,942 24 Post Hoc TestsMultiple Comparisons Dependent Variable: Viabilitas_Spermatozoa Bonferroni(I) Kelompok (J) Kelompok Mean Difference (I-J) Std.

d. Motilitas Spermatozoa Oneway ANOVA

  Motilitas_Spermatozoa Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups 24614,983 4 6153,746 1569,393 ,000 Within Groups 78,42220 3,921 Total 24693,405 24 Post Hoc TestsMultiple Comparisons Dependent Variable: Motilitas_Spermatozoa Bonferroni(I) Kelompok (J) Kelompok Mean Difference (I-J) Std.

P2 2,01000 1,25237 1,000 -1,9392 5,9592

  P1 K1 77,96000* 1,25237 ,000 74,0108 81,9092 K2 -1,85000 1,25237 1,000 -5,7992 2,0992 P2 ,16000 1,25237 1,000 -3,7892 4,1092 P3 -,17000 1,25237 1,000 -4,1192 3,7792 P2 K1 77,80000 * 1,25237 ,000 73,8508 81,7492 K2 -2,01000 1,25237 1,000 -5,9592 1,9392P1 -,16000 1,25237 1,000 -4,1092 3,7892 P3 -,33000 1,25237 1,000 -4,2792 3,6192 P3 K1 78,13000* 1,25237 ,000 74,1808 82,0792 K2 -1,68000 1,25237 1,000 -5,6292 2,2692 P1 ,17000 1,25237 1,000 -3,7792 4,1192 P2 ,33000 1,25237 1,000 -3,6192 4,2792 *. The mean difference is significant at the 0.05 level.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Bakteri Aggregatibacter Actinomycetemcomitans Secara In Vitro
18
133
67
Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) terhadap Bakteri Porphyromonas gingivalis secara in vitro
15
166
69
Aktivitas Fraksi Polifenol Buah Delima (Punica granatum L.) terhadap Peroksidasi Lipid Darah Tikus yang Diinduksi Parasetamol
0
7
37
Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
1
7
57
EFEK ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH DELIMA PUTIH (Punica granatum Linn.) PADA MENCIT JANTAN Efek Antidiare Ekstrak Etanol Kulit Buah Delima Putih (Punica granatum Linn.) pada Mencit Jantan Galur Swiss Webstar.
0
1
16
Efek Jus Buah Delima (Punica granatum L.) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Dewasa Penderita Hipertensi.
0
0
22
Cover Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
0
0
13
Abstract Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
0
0
2
Chapter I Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
0
0
3
Chapter II Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
0
0
7
Reference Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
0
0
3
Appendix Pengaruh Pemberian Jus Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Kualitas Sperma Pada Mencit Yang Telah Diinduksi Ekstrak Daun Tembakau
0
0
15
Aktivitas Jus Buah Delima ( Punica granatum L.) terhadap Peroksidasi Lipid Darah Tikus yang Diinduksi Parasetamol Pomegranate (Punica granatum L.) Juice Activities against Blood Lipid Peroxide in Rats Induced by Paracetamol
0
0
11
EKSTRAK BUAH DELIMA (Punica granatum L) SEBAGAI FORMULASI LIPSTIK
6
19
10
EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP BAKTERI
0
1
16
Show more