ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA BERBAGAI JAJANAN AWETAN SIAP SAJI YANG DIJUAL DI SEKITAR SD MUHAMMADIYAH 8 DAN SMP MUHAMMADIYAH 6 DAU MALANG

Gratis

0
29
25
2 years ago
Preview
Full text

  

ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA BERBAGAI

JAJANAN AWETAN SIAP SAJI YANG DIJUAL DI SEKITAR

SD MUHAMMADIYAH 8 DAN SMP MUHAMMADIYAH 6

DAU MALANG

SKRIPSI

Disusun Oleh:

  

Udin Lukman

07330033

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

  

2014

  

ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA BERBAGAI

JAJANAN AWETAN SIAP SAJI YANG DIJUAL DI SEKITAR

SD MUHAMMADIYAH 8 DAN SMP MUHAMMADIYAH 6

DAU MALANG

SKRIPSI

Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Muhammadiyah Malang Untuk Memenuhi

  

Sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan Biologi

Disusun Oleh:

Udin Lukman

  

07330033

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

  

2014

  DAFTAR ISI

  Halaman

  HALAMAN JUDUL

  …………………………………………………… i

  LEMBAR PERSETUJUAN

  …………………………………………… ii

  SURAT PERNYATAAN

  …………………………………………......... iii

  LEMBAR PENGESAHAN

  ……………………………………………. iv

  MOTTO DAN PERSEMBAHAN

  …………………………………….. v

  KATA PENGANTAR

  ………………………………………………….. vi

  ABSTRAK

  …………………………………………………………........ viii

  DAFTAR ISI

  ………………………………………………………........ x

  DAFTAR TABEL

  …………………………………………………........ xiii

  DAFTAR GAMBAR

  …………………………………………………... xiv

  DAFTAR LAMPIRAN

  ………………………………………………... xv

  BAB I PENDAHULUAN

  ……………………………………………… 1

  1.1 Latar Belakang ……………………………………………….. 1

  1.2 Rumusan Masalah ……………………………………………. 5

  1.3 Tujuan Penelitian ……………………………………………... 6

  1.4 Manfaat Penelitian ……………………………………………. 6

  1.5 Definisi Istilah ……………………………………………….... 7

  BAB II TINJAUAN PUSTAKA

  ……………………………………….. 8

  2.1 Tinjauan Umum Makanan Jajanan …………………………..

  8

  2.1.1

  8 Pembagian Jenis Makanan Jajanan ……………………

  2.1.2 Standart Kelayaka n Mutu Jajanan Makanan …………….. 9

  2.1.3 Cemaran Mikroorganisme dan Kapang pada Makanan dan Bahaya yang di timbulkan

  …………………………...……… 25

  2.1.4 Cemaran Mikroorganisme Patogen …………………………..25

  2.1.5 Kerangka Konsep …………………………………………… 36

  BAB III METODE PENELITIAN

  …………………………………….. 37

  3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ………………….……………... 27

  3.2 Jenis dan Rancangan Penelitian …………………..……………. 27

  3.3 Populasi dan Tehnik Sampling ………………………….…….. 27

  3.3.1 Populasi ………………………………………………………..27

  3.3.2 Sampel ……………………………………………..………… 28

  3.4 Prosedur Penelitian …………………………………...………… 28

  3.4.1 Pengambilan Sampel ……………………………..…………. 28

  3.4.2 Persiapan Penelitian …………………………..…………… 30

  3.4.3 Prosedur Pelaksanaan Penelitian …………...…………….... 31

  3.5 Tahap Pelaksanaan ……………………………...…………….. 33

  3.6 Pengambilan Data ……………………..……………………… 33

  3.7 Tehnik Analisis Data ……………………..…………………… 34

  BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  ….…………. 35

  4.1 Hasil Penelitian…………………………………………….………… 35

  4.1.1 Analisis Data…………………………………….……............ 39

  4.1.2 Uji Total Koloni Bakteri dan Kapan……………….………… 39

  4.2 Pembahasan…………………………………… ………..……............. 41

BAB V PENUTUP

  ……………………………….……………………... 49

5.1 Kesimpulan ………………………………..……………………. 49

  5.2 Saran ………………………………………..…………………... 50

DAFTAR PUSTAKA

  ……………………………..……………………... 51

  LAMPIRAN

  ………………………………………..…………………...... 53

  

DAFTAR TABEL

  Tabel Halaman

  Tabel. Jenis dan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Makanan ………. 12 Tabel. Alat untuk Sterilisasi dan Inokulasi …………………………………… 30 Tabel. Bahan …………………………………………………………………. 31

Tabel 4.1. Data hasil total bakteri dan kapang berbagai jajaan awetan yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan

  SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang..

  ...………………………….. 36

Table 4.2. Diagram hasil total bakteri berbagai jajaan awetan yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6

  . Dau Malang………………………..………………………………. 37

Table 4.3 Diagram hasil total koloni kapang berbagai jajaan awetan yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah

  6 Dau Malang..................................................................................... 38

Tabel 4.2 Standar Mutu SNI ……………………………….………………… 44

  

DAFTAR GAMBAR

  Gambar Halaman

  Gambar. Peta konsep Pen elitian ……………………………………….………. 26 Gambar.2. Denah Pengambilan Sampel Makanan Jajanan Awetan. ………… 29

Gambar 4.2. Diagram hasil total bakteri berbagai jajaan awetan yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau

  Malang………………………………..………………..………… 37

Gambar 4.3 Diagram hasil total koloni kapang berbagai jajaan awetan yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah

  6 Dau Malang ………………………………………...………… 39

KATA PENGANTAR

  Puja dan Puji syukur kehadirat Allah S.W.T atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skipsi sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang dengan judul ” Analisis

  Cemaran Mikroba Pada Berbagai Jajanan Awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang

  ”. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad S.A.W yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang penuh ilmu pengetahuan.

  Penulisan skripsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa adanya bantuan tenaga, informasi, bimbingan, pengarahan serta motivasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan rasa terimakasih yang setulusnya kepada:

  1. DR. Poncojari Wahyono, M.Kes selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.

  2. Dra. Yuni Pantiwati, M.M M.Pd selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan P.MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.

  3. Dra. Sri Wahyuni, M.Kes selaku pembimbing I yang telah memberikan bimbingan dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.

  4. Dra.Lise Chamisijatin,M.Pd selaku pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, petunjuk serta saran yang sangat berharga dalam penyusunan skripsi ini.

  5. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan bekal ilmu dan pengetahuan selama masa perkuliahan.

  6. Ibu Dra. Roimil Latifa, MM, M.Si selaku Kepala Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang.

  7. Papa Lukman Gafur dan Mama Fatima Ali atas segala kasih sayang, pengorbanan yang telah kalian curahkan kepadaku, serta do’a yang tiada batasnya sepanjang masa.

  8. Istriku Nur Afni Ali dan Anandaku Yahra Aqila Alfa Udin, serta seluruh keluarga besar atas segala bantuan, do’a, dukungan, kasih sayang dan motivasinya sehingga skripsi ini bisa terselesaikan.

  9. Semua pihak yang telah membantu penulisan skripsi ini.

  Semoga Allah S.W.T memberikan balasan yang berlipat ganda atas amal baik yang telah dilakukan. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat penulis harapkan untuk perbaikan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi semua pembaca pada umumnya.

  Malang, 21 April 2014 Penulis, Udin Lukman

  LEMBAR PENGESAHAN

  Dipertahankan di depan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  Universitas Muhammadiyah Malang dan diterima untuk Memenuhi Sebagaian Persyaratan

  Memperoleh Gelar Sarjana (S1) Pendidikan Biologi Mengesahkan

  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

  Malang, April 2014 Dekan,

  DR. Poncojari Wahyono, M.Kes Dewan Penguji: 1. Dra. Sri Wahyuni, M.Kes 1. ........................

  2. Dra.Lise Chamisijatin,M.Pd 2. ........................

  3. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.si 3. ........................

  4. Husama, S.Pd 4. ........................

LEMBAR PERSETUJUAN

  Nama : Udin lukman NIM : 07330033 Jurusan : Pendidikan Biologi Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan Judul Skripsi : Analisis Cemaran Mikroba pada Berbagai Jajanan Awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP

  Muhammadiyah 6 Dau Malang Diajukan untuk dipertanggung Jawabkan di hadapan Dewan Penguji

  Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1) Pada Jurusan Pendidikan Biologi

  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang

  Menyetujui, Pembimbing I Pembimbing II

  Dra. Sri Wahyuni, M.Kes Dra.Lise Chamisijatin,M.Pd

  

MOTTO

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai

penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar

  

(QS. Al Baqarah:153)

“Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada

Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak

mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan

orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan

adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat” (HR. Ar-Rabii')

  

PERSEMBAHAN

Dengan hati yang tulus dan penuh rasa syukur ku persembahkan

karya ini Kepada:

   Kedua orang tuaku, Papaku Lukman Gafur dan Ibundaku Fatima Ali permata hatiku yang selalau memberikan motivasi, nasehat, kasih sayang serta do’a tiada henti, tiada hingga dan tiada batasnya.

   Istriku tersayang Nur Afni Ali dan Anandaku tercinta Yahra Aqila Alfa Udin serta kedua orang tua istriku Ayah Ali Songge dan ibunda kamsia Sulaiman yang selalu memberi do’a, dukungan, kasih sayang, nasehat, semangat serta motivasi. Adik-Adikku tercinta Ruslan, Yufita, Amelia dan Syarul ,

   Zainul, yurni, mima, Awaludin, muhammad, afri, dan tak Lupa kakakku Amina, Rusmini, yang selalu memberi do’a, dukungan, kasih sayang, nasehat, semangat serta motivasi. Terima kasih buat temen-temen, kak Zaitun, Opu anjas

   yang banyak membantu saya, selama kulia di Malang ini.

   Keluarga besarku serta sahabat-sahabatku dan teman- temanku Biologi 2007, yang selalu memberiku motivasi serta selalu mendukung dan membantuku.

   Almamaterku Universitas Muhammadiyah Malang

SURAT PERNYATAAN

  Nama : Udin Lukman Tempat/tgl Lahir : Tanah werang, 29 Desember 1984 NIM : 07330033 Fakultas/Jurusan : KIP/Pendidikan Biologi

  Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul

  ” Analisis Cemaran Mikroba

pada Berbagai Jajanan Awetan siap saji yang dijual di sekitar SD

Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang” adalah bukan

  skripsi orang lain, baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya.

  Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, maka kami bersedia mendapatkan sangsi akademis.

  Malang, 21 April 2014 Yang Menyatakan,

  Udin lukman Mengetahui,

  Pembimbing I Pembimbing II Dra. Sri Wahyuni, M.Kes Dra.Lise Chamisijatin,M.Pd

DAFTAR PUSTAKA

  Muthmainnah, Andi, dkk. 2012. Pengaruh Lama Waktu Pajan Terhadap Kadar Timbal (Pb) Dalam Makanan Jajanan Gorengan Di Lingkungan Workshop Universitas Hasanuddin Makassar (Effect Of Long Time Expose On Levels

  Of Lead (Pb) In Food Fried Snack At Workshop Environment). Program

  Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat. Jurnal Online. Diakses : 02 Januari 2014. Pagiu, HayutiWindha, dkk. Pengaruh waktu pajang terhadap total mikroba dan jenis mikroba pathogen dalam makanan jajanan gorengan di workshop kampus Universitas hasanuddin Makassar (Effect Of Exposure Time Toward

  Total Microbial and Type of Microbial Pathogens in Food Snacks Fried in Workshop Campus of the Hasanuddin University Makassar). Program Studi

  Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat . Jurnal Online. Diakses : 02 Januari 2014. Pasalu, Deviyanti, dkk. 2013. analisis total mikroba dan jenis mikroba pathogen pada jajanan anak di sdn kompleks mangkurakota makassar. Program Studi

  Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar. Jurnal Online. Diakses : 02 Januari 2014. SartikaDewi, dkk. 2005. Analisis mikrobiolo giescherichia coli o157:h7 pada hasil olahan hewan sapi dalam proses produksinya. Makalah Kesehatan.

  Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Depok 16424 , Indonesia

  Sutaryo, S.Pt, M.P dan Sri Mulyani, S.Pt, M.P. 2004. Pengetahuan bahan olahan hasil ternak dan standart nasional indonesia (SNI). Makalah Disampaikan Dalam Rangka Pelatihan Penerapan Jaminan Mutu di Balai Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Peternakan. Komplek-Taru Budaya Ungaran, 24 Agustus 2004. Jurnal Online. Diakses : 02 Januari 2014. Aliya, 2007. Bahaya pangan dan hubunganya dengan kesehatan. Artikel Online.

  Diakses : 01 Januari 2014. http://www.smallcrab.com/kesehatan/537- sumber-bahaya-dalam-bahan-pangan-dan-cara-menghindarinya.

   Jurnal Online.

  Diakses : 29 Januari 2014. Amstrong, 2013. BAHAN AJAR. ArtikelOnine. Diakses : 28 Januari 2013 http://remajasampit.blogspot.com/2013/01/pengertian-bahan-ajar-dan- macam-macam.html.

  Djumhana, Nana, Drs., M.Pd, 2012. BUKU AJAR. Ppt. Online. Diakses : 28 Januari 2013

  Uci, 2012. Bahaya mikroba dalam bahan pangan. Artikel Online. http://rucil- bangsal.blogspot.com/2012/06/bahaya-mikroba-dalam-bahan-pangan.html.

  Diakses : 01 Januari 2014. Suliani, 2010. Bahaya cemaran mikroba pada makanan.Senin, 30 Agustus 2010. http://bbalitvet.litbang.deptan.go.id/ind/index.php/component/content/article /37-berita-utama/134-bahaya-cemaran-mikroba-pada-pangan-asal-ternak.

  07:38. Artikel Online.Diakses : 01 Januari 2014.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Seiring dengan bertambahnya perkembangan ilmu dan teknologi, baik dalam bidang industri maupun pangan mengantarkan masyarakat dalam pola hidup yang praktis. Sebagai salah satu contoh, masyarakat saat ini lebih menyukai berbagai makanan siap saji. Pada keluarga dengan tingkat aktifitas padat, mereka menggemari makanan yang tidak memerlukan proses lama, baik jenis makanan pokok maupun jenis makanan ringan. Berdasarkan data Susenas, alokasi pengeluaran rumah tangga untuk makanan jadi meningkat 3-5% pada tahun 1999- 2005. Data Susenas memperlihatkan, selama tahun 1999-2004 sekitar 80% rumah tangga di Indonesia mengaku jajan (Suleeman dan Sulastri, (2006). Muthmainah, (2012).

  Menurut Suliani (2010) peningkatan industri makanan berskala besar yang tersentralisasi pada satu tempat atau di kota-kota besar akan membawa resiko terhadap peningkatan penyebaran infeksi makanan (foodborne diseases). Bila suatu produk terkontaminasi di tempat asal ketika diproduksi, maka dengan mudah akan terjadi penyebaran penyakit atau patogen sampai ke tempat pendistribusian produk tersebut. Bahkan saat ini, penyebaran makanan jajanan olahan juga sangat digemari oleh anak-anak maupun remaja. Berdasarkan survey yang dilakukan di beberapa tempat, menunjukkan bahwa makanan jajanan siap

  2 saji banyak dijual di kantin-kantin sekolah. Jenis makanan jajanan yang banyak dijual adalah nugget, sosis, tempura dan jenis lainya.

  Fenomena di lapang khususnya di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang menunjukkan bahwa kebanyakan pedagang makanan jajanan awetan siap saji berjualan dengan menggunakan gerobak, sepeda motor maupun membuka outlet di sekitar sekolah. Penyajian makanan sangat kurang diperhatikan, seperti penyimpanan jajanan stok terkadang hanya dibungkus dengan menggukana plastik. Selain itu, beberapa pedagang tidak menyimpan jajanan dalam wadah tertutup. Terlebih lagi, makanan jajana awetan yang seharusnya disimpan dalam kondisi beku/dingin tidak dilakukan. Tidak jarang, makanan jajanan awetan hanya disimpan dalam wadah alakadarnya selanjutnya sisa jananan yang tidak habis akan dijual ke esokan harinya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa jajanan awetan yang terlihat kurang segar atau fresh.

  Adanya masalah yang demikian tidak menutut kemungkinan makanan jajanan bisa berakibat fatal terhadap konsumenya.

  Salah satu hal yang sering diabaikan oleh produsen dan konsumen adalah standart keamanan makanan. Padahal, menurut BSNI makanan jajanan harus memenuhi standart kelayakan makan seperti : (1) Melindungi konsumen terutama dari segi kesehatandan keselamatan, (2) Melindungi produsen, (3) Mendukung perkembangan industry agrobase, (4) Menunjang ekspor non migas dan (5) Menunjang instruksi mentri perindustrian No.4/M/ISN/10/1989 (Sutarno, 2004).

  Cemaran yang memungkinkan terjadi adalah jenis cemaran kimia dan biologi (mikroorganisme dan kapang). Padahal, jika nilai cemaran melebihi ambang batas

  3 yang ditentukan BSNI (Badan Standarisasi Nasional Indonesia) akan menyebabkan gangguan kesehatan berat yang bahkan bisa berujung pada kematian.

  Menurut BPOM No.52 Tahun (2005) menyatakan bahwa, cemaran biologis adalah cemaran dalam makanan yang berasal dari bahan hayati, dapat berupa cemaran mikroba atau cemaran lainnya seperti cemaran protozoa dan nematoda. Sedangkan cemaran mikroba adalah cemaran dalam makanan yang berasal dari mikroba yang dapat merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

  Data Laporan Tahunan Badan POM 2011yang melakukan sampling dan pengujian laboratorium terhadap Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang diambil dari 866 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang tersebar di 30 kota di Indonesia menunjukkan sebanyak 4.808 sampel pangan jajanan anak sekolah 1.705 (35,46%) sampel diantaranya tidak memenuhi syarat (TMS) keamanan dan atau mutu pangan. Setelah melakukan pengujian terhadap parameter uji cemaran mikroba, diperoleh hasil 789 (16,41%) sampel mengandung ALT melebihi batas maksimal, 570 (11,86%) sampel mengandung bakteri Coliform melebihi batas maksimal, 253 (5,26%) sampelmengandung Angka Kapang-Khamir melebihi batas maksimal, 149 (3,10%) sampel tercemar Escherichia coli, 18 (0,37%) sampel tercemar Staphylococcus aureus dan 13 (0,27%) sampel tercemarSalmonella (BPOM (2011) dalam Pasalu 2013).

  Data BPOM berdasarkan laporan balai besar/balai POM mengenai frekuensi kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan, pada 25 provinsi yang

  4 melaporkan frekuensi kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan ada 3 kota yang paling banyak melaporkan frekuensi KLB keracunan pangan diantaranya kota Semarang terdapat 14 kejadian (10,94%), Makassar dengan 14 kejadian (10,94%) dan Lampung 12 kejadian (9,38%). Berdasarkan tempat/lokasi kejadian KLB keracunan pangan pada 19 tempat/lokasi, Sekolah Dasar (SD) menempati urutan kedua tempat/lokasi KLB dengan angka kejadian 24 kejadian (18,75%) setelah tempat/lokasi rumah tinggal dengan 59 kejadian (46,09%), disusul pada urutan ketiga yaitu tempat terbuka dengan 8 kejadian (6,25%) (BPOM (2011), Pasalu (2013).

  Bahaya biologi (mikroba) pada pangan perlu mendapat perhatian karena jenis bahaya ini yang sering menjadi agen penyebab kasus keracunan pangan.

  

Escherichia coli merupakan bakteri patogen yang sering menyebabkan keracunan

  pangan dan juga menjadi salah satu mikrobaindikator sanitasi.Sedangkan

  

Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang biasa menghuni hidung, mulut,

  tenggorokan, maupun kulit. Keberadaan Escherichia coli pada pangan dapat menunjukkan praktek sanitasi lingkungan yang buruk sedangkan adanya

  

Staphylococcus aureus mengidentifikasi praktek higiene yang kurang (Wijaya

2009 dalam Pasalu, (2013).

  Salah satu hal yang bisa dijadikan alternative yaitu mengurangi kontaminasi makanan jajanan, sehingga dapat meminimalisir adanya infeksi makanan dengan melakukan analisis makanan jajanan. Selain itu, penanaman informasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan.

  5 Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk melakukan analisa total mikroba pada beberapa makanan jajanan awetan. Jenis makanan jajanan yang akan diteliti adalah berbagai jenis jajanan yang dijual di sekitar sekolah yang kemudian hasil analisa disesuaikan dengan SNI (standar nasional Indonesia).

  Sehingga peneliti mengambil judul

  “Analisis Cemaran Mikroba pada

Berbagai Jajanan Awetan siap saji yang dijual di sekitar SD

Muhammadiyah 8 dan

  SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang”

1.2. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka peneliti menentukan rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut:

  1. Berapa nilai total koloni mikroba yang terkandung pada berbagai jajanan awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang?

  2. Berapa nilai total koloni kapang yang terkandung pada berbagai jajanan awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang?

  3. Apakah nilai total koloni mikroba terkandung pada berbagai jajanan awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang sesuai dengan Standart SNI yang ditentukan?

  6

  1.3.Tujuan Penelitian

  Berdasarkan permasalahan yang dikemukakan di atas tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui nilai total koloni mikroba yang terkandung pada berbagai jajanan awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang.

  2. Untuk mengetahui nilai total koloni kapang yang terkandung berbagai jajanan awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang.

  3. Untuk mengetahui kesesuaian nilai total koloni mikroba dan kapang yang terkandung berbagai jajanan awetan siap saji yang dijual di sekitar SD Muhammadiyah 8 dan SMP Muhammadiyah 6 Dau Malang dan SNI yang telah ditentukan.

  1.4.Manfaat Penelitian

  Setelah menentukan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang telah diuraikan di atas, manfaat yang ingin diperoleh melalui penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1.4.1. Secara Teoritis

  a. Menambah informasi keilmuan dalam bidang biologi dan medis khususnya ilmu Pangan dan Mikrobiologi tentang bahaya cemaran mikroba pathogen terhadap kesehatan tubuh.

  7

  1.4.2. Secara Praktis Dapat dijadikan sebagai informasi khususnya para pedagang jajanan mengenai higienitas makanan jajanan dan bahaya yang ditimbulkan jika dikonsumsi masyarakat, sehingga pedagang lebih memperhatikan kualitas jajanan daganganya.

  1.4.3. Pendidikan Biologi Dapat dijadikan sebagai informasi khususnya para pembaca mengenai hegenitas makanan jajanan awetan dan bahaya yang ditimbulkan, pada pengajaran di bidang pangan.

1.5.Definisi Istilah

  1. Analisis cemaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menguraikan suatu bahan menjadi senyawa-senyawa penyusunnya. Dalam ilmu kimia, analisa di gunakan untuk menentukan komposisi suatu bahan atau zat. Contoh bidang yang paling terkenal dengan kegiatan analisanya adalah bidang Teknologi Makanan (pengamatan, percobaan) (Peter, 2002).

  2. Cemaran adalah bahan yang tidak dikehendaki ada dalam makanan yang mungkin berasal dari lingkungan atau sebagai akibat proses produksi makanan, dapat berupa cemaran biologis, kimia dan benda asing yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia (BPOM No.52, 2005)

  3. Mikroba adalah Mikroorganisme merupakan jasad hidup yang mempunyai ukuran sangat kecil (Kusnadi, dkk, 2003). Setiap sel tunggal mikroorganisme

  8 memiliki kemampuan untuk melangsungkan aktivitas kehidupan antara lain dapat dapat mengalami pertumbuhan, menghasilkan energi dan bereproduksi dengan sendirinya. Mikroorganisme memiliki fleksibilitas metabolisme yang tinggi karena mikroorganisme ini harus mempunyai kemampuan menyesuaikan diri yang besar sehingga apabila ada interaksi yang tinggi dengan lingkungan menyebabkan terjadinya konversi zat yang tinggi pula.

  4. Kapang adalah Kapang merupakan sekumpulan mikroorganisme yang heterogen. Mikroorganisme ini mempunyai ciri-ciri hewan dan tumbuhan.

  Fase vegetatif atau somatik yang aselular dan merayap jelas mempunyai struktur dan fisiologi seperti binatang; struktur reproduktifnya seperti tumbuhan, yaitu menghasilkan spora yang terbungkus dinding yang nyata. Gabungan fase seperti binatang dan tumbuhan dalam satu daur merupakan ciri pembeda kapang lendir (Pelczar dan Chan, 1986).

  5. Jajanan awetan adalah cara yang digunakan untuk membuat jajananmemiliki daya simpan yang lama dan mempertahankan sifat-sifatdan kimia makanan Misalnya energi panas . dan energi dingin pada tingkat tertentu dapat membantu pengawetan bahan jajanan.

  6. adalah makanan yang dipersiapkan dan dijual oleh

  Makanan jajanan

  pedagang di jalanan dan di tempat-tempat keramaian umum lainya yang langsung dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut (Salim,

  9 1991). Makanan jajanan dalam penelitian ini yaitu sossis, tempura, nugget, bakpao goreng dan mie sossis.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (25 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI DENGAN PERILAKU MENYIKAT GIGI PADA ANAK SD MUHAMMADIYAH 08 KECAMATAN DAU MALANG
0
5
28
ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA BERBAGAI JAJANAN AWETAN SIAP SAJI YANG DIJUAL DI SEKITAR SD MUHAMMADIYAH 8 DAN SMP MUHAMMADIYAH 6 DAU MALANG
0
29
25
ANALISIS CEMARAN MIKROBA PADA JAJANAN ANAK SEKOLAH DI KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG (Dimanfaatkan sebagai Sumber Belajar)
3
27
22
ANALISIS KARAKTERISTIK SISWA DAN PERILAKU KONSUMSI JAJANAN PADA SISWA SD MUHAMMADIYAH 08 DAU MALANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
0
8
33
ANALISIS KADAR PEMANIS DAN PEWARNA SINTETIS PADA JAJANAN TRADISIONAL YANG DIJUAL DI PASAR BESAR KOTA MALANG
0
5
1
TUTURAN IMPERATIF GURU DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR DI KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
2
29
23
AUDIO VISUAL MEDIA IN TEACHING LISTENING AT SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
0
8
17
THE TECHNIQUES OF TEACHING READING IMPLEMENTED IN THE SECOND GRADE OF SMP MUHAMMADIYAH 6 DAU MALANG
0
5
14
USING PICTURES TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING SKILL AT SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
0
19
17
USING PICTURE PHOTOS IN WRITING AT SMP MUHAMMADIYAH 6 DAU MALANG IN ACADEMIC YEAR 2012/2013
0
4
14
PENDEKATAN PROBLEM POSSING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SD MUHAMMADIYAH 08 DAU KABUPATEN MALANG
0
7
17
ANALISIS STRATEGI PEER LESSONS PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS III SD MUHAMMADIYAH 08 DAU MALANG
2
7
18
DAMPAK TAYANGAN SINETRON DEWASA TERHADAP KARAKTER DISIPLIN ANAK DI SD MUHAMMADIYAH 08 DAU MALANG
2
12
22
PENGEMBANGAN TARI SEMUT BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SD MUHAMMADIYAH 8 DAU MALANG
54
389
20
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
10
46
25
Show more