Analissi Faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan margin Murabahah untuk produk pembiayaan kepemilikan rumah : studi kasus btn syariah

Gratis

0
3
82
3 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan perbankan syariah di Indonesia hingga saat ini

  Perbankan syariah menunjukan ketangguhan pada awal krisis moneter yang menimpa Indonesia pada 1997 hingga 1998 yang merupakan masaketangguhan perbankan syariah tidak lepas dari tingginya tingkat kepercayaan para nasabah perbankan syariah terhadap bank mereka, yaitu PTBank Muamalat Indonesia yang pada masa tersebut merupakan satu-satunya bank syariah di tanah air. Kemudian memudahkan mark upyang ada di dalam pembiayaan murabahah dapat ditetapkan sedemikian rupa sehingga dapat memastikan bahwa bank syariah memperoleh keuntunganyang sebanding dengan bank yang berbasis bunga yang menjadi pesaing dari untuk mencampuri manajemen bisnis, karena pihak bank bukan merupakanmitra nasabah, akan tetapi hubungan yang terjadi adalah hubungan antara kreditur dan debitur.

B. Perumusan Masalah

  Berdasarkan dari uraian identifikasi dan batasan masalah dimuka, maka masalah-masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Apakah Terdapat berpengaruh biaya overhead, DPK, tingkat Bunga dan profit target terhadap margin murabahah?

C. Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

  Tujuan penelitian ini disusun berdasarkan perumusan masalah yang telah disampaikan sebelumnya, tujuan yang ingin dicapai dari penelitian iniadalah teridentifikasinya sejumlah fektor yang berhubungan dan mempengaruhi penetapan tingkat margin pembiayaan murabahah. Dengandiketahui faktor apa saja yang berhubungan dan signifikan berpengaruh, selanjutnya dapat dijadikan acuan dalam menyusun sebagai strategipembiayaan non bagi hasil seperti murabahah yang digunakan untuk kepentingan kepemilikan tumah atau yang berbasis bagi hasil seperti mudharabab dan musyarakah.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Bank Bank Syariah atau selanjutnya di sebut dengan bank islam adalah bank

  Atau dengan kata lain bank syariah adalah lembaga keuangan yang usahapokoknya memberikan pembiayaan dan jasa-jasa lainnya dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang pengoperasiannya di sesuaikandengan prinsip syariah islam. Jasa-jasa keuangan lainnya yang dapat ditawarkan oleh bank syariah antara lain, untuk mentransfer antarbank dalam kota atau luar negri, kliring, inkaso, bank card, safe deposit box, bank notes, travelers cheque, letter of credit, bank bergaransi, jasa- jasa dipasar modal dan menerima setoran-setoran lain.

B. Murabahah

  Pada umumnya nasabah yang memerlukan fasilitas salam adalah nasabah yang menerima pesanan dari pelangganya dengan syarat bahwa harga atasbarang itu tidak memiliki dana yang cukup untuk melakukan pengadaan barang yang di pesan tersebut. Biaya overhead yang di hitung oleh bank syariah untuk menentukan besarnya keuntungan murabahah yang seharusnya di hitung dari bebanoverhead yang nyata-nyata di keluarkan (riil cost) seperti beban operasional dan beban lainnya.

D. Bagi hasil (profit sharing)

  Sistem ekonomi berdasarkan bagi hasil akan menjamin alokasisumber ekonomi yang lebih baik dan terjadinya distribusi pendapatan yang lebih sesuai” (muhamad, 2001:22) Secara umum, prinsip bagi hasil dalam perbankan syariah dapat dilakukan al-musaqah . Al-musaqah Musaqah adalah bentuk yang lebih sederhana dari muzara’ah di mana si penggarap hanya bertanggung jawab atas penyiraman dan pemeliharaansebagai imbalan, si penggarap berhak atas nisbah tertentu dari hasil panen.

E. Tingkat bunga pinjaman bank konvensional

  Pembiayaan produktif adalah pembiayaan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produksi dalam arti luas, yaitu untuk meningkatkan Menurut keperluannya, pembiayaan produktif dapat dibagi menjadi dua hal yang perama ialah sebagai pembiayaan modal kerja dan pembiayaaninvestasi. Bank konvensional memberikan kredit modal kerja tersebut, dengan cara memberikan pinjaman sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendanaiseluruh kebutuhan yang merupakan kombinasi dari komponen-komponen modal kerja tersebut, baik untuk keperluan produksi maupun perdaganganuntuk jangka waktu tertentu, dengan imbalan berupa bunga.

G. Perumahan dan Pemukiman

  Perumahan mempunyai arti yang lebih luas lagi, yaitu kelompok tumah atau yang berfungsi sebagailingkungan tempat tinggal atau lingkungan hinian yang di lengkapi dengan sarana dan prasarana lingkungan. Hal itulah yang dicoba disiasati oleh perbankan syariah untuk memberikan halyang sama dengan KPR yang diberikan oleh bank konvensional dengan nama pembiayaan pemilikan rumah.

2. Pembiayaan KPR (Kepemilikan Rumah)

  Misalnyakita membangun rumah diatas tanah yang dimiliki, setelah perhitungan pada akhir pembangunan, misalnya dana kurang mencukupi, kita bisa mencobamengambil KPR untuk meneruskan pembangunan rumah kita sampai selesai dan menurut persyaratan yang diajukan bankPemenuhan kebutuhan rumah yang layak huni, sehat, nyaman dan mandiri sudah sejak lama menarik perhatian bagi industri perbankan nasional. Karena di industri perbankan syariah juga telah menawarkan produk KPRDalam industri perbankan syariah, produk KPR Syariah dapat ditawarkan dengan menggunakan dua model pembiayaan, yakni dengan modelpembiayaan murabahah dan model pembiayaan musyarakah mutanaqishah.

H. Penelitian Terdahulu

  Dikatakan oleh Karnaen bahwa permasalahannya terletak pada penentuan tingkat mark-up yang dilakukan oleh bank syariah yang kemudian menjadibeban dari nasabah untuk dilunasi pada saat jatuh tempo, baik pasti Penelitian yang di lakukan oleh budi Asmita, terdapat lagi penelitian yang dilakukan oleh Adi Nugroho (2005) yang berjudul Analisa Faktor-Faktoryang mempengaruhi margin murabahah dengan stady kasus pada PT bankMuamalat Indonesia, Tbk. Variabelitulah yang penulis tambahkan sebagai variabel bebas dalam penelitian Sedangkan untuk ledih membedakan penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan penelitian yang ada sebelumnya adalah fokus objek penelitian itusendiri.

I. Hipotesis

  Ha : hasil DPK yang di bayarkan oleh bank berpengaruh secara signifikan terhadap margin murabahah pembiayaan kepemilikan rumah. Kerangka Pemikiran Penelitian ini dimulai dengan pemilihan sampel pada pembiayaan kepemilikan rumah yang di berikan oleh PT.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini adalah melihat analisis faktor-faktor yang

B. Metode Penentuan Sampel 1

  Penelitian ini di lakukan di Bank TabunganNegara (BTN) syariah yang beralamat di jalan Gajah Mada No.1 jakarta10130 PopulasiPopulasi penelitian ini adalah pembiayaan kepemilikan rumah merupakan produk pembiayaan yang diberikan untuk pembelian rumah berdasarkankedua belah pihak dengan metode pembayaran tunai atau cicilan dengan prinsip sesuai syariah. Penelitian Kepustakaan (Library Research) yaitu metode pengumpulan data yang diperoleh dengan cara membacabuku-buku referensi, jurnal-jurnal dan surat kabar, mengadakan penelitian kepustakaan baik melalui buku-buku maupun bahan-bahan sertaliterature-literatur yang berhubungan erat kaitannya dengan pokok permasalahan yang akan diteliti.

1. Uji Stationeritas

  Dalam ekonometri dikenal dengan beberapa pengujian unit root, data variabel eksternal adalah data ekonomi makro yang umumnya adalah datatime series yang rentan dengan ketidakstasioneran untuk itu sebelumnya dilakuan uji stasioner. Data dikatakan Dalam uji unit root ini yang digunakan adalah Uji Augmented DickeyFuller (ADF) pengujian ini dapat dilakukan untuk mengetahui kestasioneran data, dengan asumsi pada errornya tidak terdapatautokorelasi.

2. Model Regresi Linier Berganda

  Pengujian statistikt dapat dilihat ada atau tidak pengaruhnya dengan cara melihat t hitung kemudian membandingkannya dengan t tabel yang telah dicari sebelumnya.dengan cara menetukan kordinat nilai antara nilai kritis yang digunakan pada penelitian ini yaitu sebesar 5% dengan nilai derajat bebas yang didapatdengan rumus n (jumlah sampel) – 1. Pengujian statistik F dapat dilihat ada atau tidak pengaruhnya dengan cara melihat probabilitas yang ada pada F statistikkemudian membandingkannya dengan nilai kritis dari standar deviasi yang ditentukan peneliti, pada penelitian ini penulis menggunakan nilai kritissebesar 5%,maka apabila nilai probabilitas dari F statistik lebih besar dari5%, hal itu menggambarkan bahwa tidak adanya pengaruh dari seluruh variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen.

2 Koefisien determinasi adalah sebuah pengujian untuk mengetahui

  seberapa besar kemampuan variabel-variabel independen yang diteliti dalam menjelaskan keadaan dari variabel dependen. Besaran dari nilai koefisien 2 determinasi adalah antara nol dan satu.

E. Operasional Variabel Penelitian

  Adapun Variabel Margin Murabahah Majemuk pada saat sekarang (t), sedang untuk variable biaya overhead, jumlah porsi bagi hasil DPK, tingkatkeuntungan yang diharapkan dan tingkat bunga pinjaman bank konvensional merujuk pada data satu bulan sebelumnya. Tingkat bunga pinjaman bnk konvensional adalah imbalan yang nasabah berikan kepada suatu bank atas dana yang bank tersebutpinjamkan untuk kepentingan nasabah.

2. Variabel Dependen

Tingkat suku bunga murabahah adalah selisih antara harga jual dan harga beli yang telah disepakati bersama antara bank dengan debiturpada pembiayan murabahah.

BAB IV PEMBAHASAN A. Bank Tabungan Negara Syariah

  Sejarah Bank Tabungan Negara Syariah BTN syariah merupakan strategic Business Unit (SBU) dari bank BTN yang menjalankan bisnis dengan prinsip syariah, mulai beroperasi padatanggal 14 februari 2005 mulai pembukaan kantor cabang syariah pertama di jakarta. Pembukaan SBU ini guna melayani tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan jasa keuangan syariah dan memperhatikan keunggulanperbankan syariah, adanya Fatwa MUI tentang bunga bank, serta melaksanakan hasil RUPS tahun 2004.

3. Visi dan Misi

  Visi dan Misi Bank BTN Syariah sejalan dengan Visi Bank BTN yang merupakan Strategic Business Unit dengan peran untuk meningkatkanpelayanan dan pangsa pasar sehingga Bank BTN tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang. 2)Memberikan pelayanan jasa keuangan Syariah yang unggul dalam pembiayaan perumahan dan produk serta jasa keuangan Syariah terkaitsehingga dapat memberikan kepuasan bagi nasabah dan memperoleh pangsa pasar yang diharapkan.

4. Produk pembiayaan KPR BTN Syariah

  Di perunttukan bagi calon nasabah yang telah memenuhi persyaratan dengan tujuan penggunaan untuk membeli rumah, ruko, dan jenis rumah lainnya atautanah guna di miliki dan di pergunakan sendiri. a)Maksimal pembiayaan Maksimal sebesar 80% untuk nasabah Non-Kolektif dan sebesar 90% untuk nasabah kolektif, besaran tersebut dari harga beli setelah discountatau nilai taksasi pasar wajar yang dilakukan oleh penilai (apprasial).

a. Dependent Variable: marginMurabahah

  Sumber: BTN Syariah, data diolahMelihat hasil besaran korelasi antara variabel independen tampak bahwa hanya variabel biaya overhead yang mempunyai korelasi yang cukup tinggidengan tingkat korelasi sebesar -0,108 atau sekitar 10,8% oleh karena korelasi ini masih dibawah 95%, maka dapat dikatakan tidak terjadi multikolonearitasyang serius. Dependent Variable: marginMurabahah Sumber: BTN syariah, data diolahDalam tabel di atas bisa kita lihat bahwa asumsi dalam regresi dimana margin murabahah tidak berkorelasi bahwa nilai dari variabel dependentidak berhubungan dengan nilai variabel itu sendiri, baik nilai variabel sebelumnya atau nilai periode sesudahnya.

2. Uji Statistik

  Dependent Variable: marginMurabahah Sumber: BTN Syariah, hasil data diolahDari uji ANOVA atau F test didapati nilai probabilitas 0,000 karena probabilitas lebih kecil dari 0,05, maka model regresi dapat digunakanuntuk memprediksi pembiayaan bank, atau dapat dikatakan bahwa variabel biaya overhead, DPK, profit target dan tingkat bunga secarabersama-sama berpengaruh terhadap Margin Murabahah. Dari sini dapat disimpulkanbahwa variabel dependen yaitu margin murabahah dipengaruhi oleh tiga variabel independen Biaya overhead, profit target dan tingkat bunga Jika BTN syariah dapat menggunakan biaya overhead, profit target dan tingkat bunga dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi aktivamargin murabahah, maka tingkat pendapatan yang diperoleh BTN syariah akan meningkat.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil pembahasan penelitian ini, dapat di ambil beberapa kesimpulan

  Hasil uji F menunjukan bahwa model regresi dapat di gunakan untuk memprediksi margin murabahah atau dapat dikatakan bahwa biaya overhead,DPK, profit target, dan tingkat bunga secara bersama-sama berpengaruh terhadap margin murabahah. DPK, profit bunga dan tingkat bungamenunjukan tingkat signifikan yang cukup berpengaruh terhadap margin murabahah untuk produk kepemilikan rumah.

B. Implikasi

1. Perusahaan PerbankanPihak perbankan disararankan untuk dapat lebih objektif karena BTN syariah merupakan unit perbankan syariah yang terbilang masih baru sehinggabanyak pertimbangan bagi nasabah untuk memilih BTN syariah sebagai

2. Investor

  AkademisiDalam penelitian ini menggunakan variable Eksternal untuk menjelaskan pengaruhnya terhadap margin murabahah, disarankan untuk telitiselanjutnya menggunkan variabel eksternal lain dan diluar penelitian ini seperti tingkat suku bunga pinjaman bank konvensional dan syariah. Penilitian ini hanya menggunakan satu sampel bank dan 4 tahun waktu penelitian inihanya mulai dari tahun 2005-2008 di harapkan penelitian lain dapat meneliti lebih banyak sempel, dan memperpanjang waktu penelitian.

1 Total 3500,776

  Regression 1592,127 4 398,032 8,967 ,000 a Residual 1908,64943 44,387 47 a. Predictors: (Constant), profitTarget, overhead, DPK, TingkatBunga b.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh Penetapan Margin Murabahah terhadap Produk Pembiayaan kepemilikan Rumah di Bank Bukopin Syariah Medan
1
81
86
Analisis faktor eksternal dan faktor internal yang mempengaruhi margin pembiayaan Murabahah : studi kasus pada PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk
3
17
136
Analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengarui penetapan margin murbahah untuk produk pembiayaan pemilikan rumah (ppr) sy ariah (studi kasus pt. Bank syariah mandiri)
2
4
137
Faktor yang mempengaruhi penetapan margin murabahah pada BMT Khairu Ummah Leuwiliang Bogor
2
16
177
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA
0
4
89
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah pada Bank Syariah di Indonesia Periode 2012.05-2015.04.
0
3
12
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah pada Bank Syariah di Indonesia Periode 2012.05-2015.04.
0
3
19
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN PEMBIAYAAN MURABAHAH : Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri Cabang Rawamangun.
8
16
34
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Margin Murabahah Untuk Pembiayaan Pemilikan Rumah (Studi Kasus : Bank Syariah Mandiri).
0
0
6
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Berbasis Margin pada Bank Umum Syariah di Indonesia IMG 20151104 0001
0
0
1
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah - Repository UIN Sumatera Utara
0
0
2
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah - Repository UIN Sumatera Utara
0
1
3
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah - Repository UIN Sumatera Utara
0
0
3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA  - Pengaruh Penetapan Margin Murabahah terhadap Produk Pembiayaan kepemilikan Rumah di Bank Bukopin Syariah Medan
0
0
30
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENETAPAN MARGIN MURABAHAH PADA PEMBIAYAAN KEPEMILIKAN RUMAH (STUDI PADA BANK SYARIAH MANDIRI) - Raden Intan Repository
0
0
100
Show more