Pengaruh laba per lembar saham dan rasio pengembalian modal terhadap harga saham : (studi kasus pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di bei Tahun 2010-2011)

Gratis

0
3
73
2 years ago
Preview
Full text

4.1.3 Analisis Verifikatif…………………………………………………………79

4.1.3.1 Pengaruh EPS Terhadap Harga Saham…………………………………..87

4.1.3.2 Pengaruh ROE Terhadap Harga Saham………………………….....……92

4.2 Pembahasan…………………………………………………………….…….97

4.2.1 Pengaruh EPS Terhadap Harga Saham…………………...………………..97 4.2.2 Pengaruh ROE Terhadap Harga Saham……………………………....……98

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan…………………………………………………………………101 5.2 Saran…………………………………………………………………….…..102 ………………………………………………………….104

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  Analisis Pengaruh EPS, PER, ROE, FL, DER, CR, ROA Pada Harga Saham dan Dampaknya Terhadap Kinerja Perusahaan LQ45 Yang Terdaftar di BEI Periode 2005-2009. Pengaruh ROA, ROE, ROI, DER, dan BV Per Share Terhadap Harga Saham Properti di BEJ.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Keuntungan di masa depan pada perusahaan adalah faktor mendasar yang paling penting dalam meningkatkan harga saham dan informasi pendapatan yangbertujuan untuk menyajikan informasi keuangan yang sangat baik berisi informasi akuntansi, karena ini berisi pembahasan penting menyangkut hubunganpendapatan dan harga saham. Faktor yang berpengaruh terhadap aktivitas yang terdapat di pasar saham yang selanjutnya menyebabkan kenaikan dan penurunan jumlah permintaan dan Secara umum, metode penilaian harga saham dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal.

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah

1.2.1 Identifikasi Masalah

  Dilihat dari uraian latar belakang penelitian di atas, dapat di buat identifikasi masalah yang terjadi di perusahaan sector pertambangan yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia, ialah sebagai berikut: 1. Banyak investor yang cemas akan anjloknya harga saham sektor pertambangan, dikarenakan situasi politik yang memanasdi negara-negara penghasil minyak dunia, terutama di kawasan TimurTengah.

1.2.2 Rumusan Masalah

  Sesuai dengan latar belakang dan identifikasi masalah yang telah disebutkan di atas, maka penulis menganggap masalah yang dapat dirumuskandalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana pengaruh Laba per Lembar Saham secara parsial terhadap harga saham di perusahan sektor pertambangan tahun 2010-2011?

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

1.3.1 Maksud Penelitian

1.3.2 Tujuan Penelitian

  Penelitian yang dilakukan oleh penulis dimaksudkan ialah untuk mengumpulkan data informasi mengenai Laba Per Lembar Saham, RasioPengembalian Modal, dan harga saham, serta mendapat bukti empiris bahwa LabaPer Lembar Saham dan Rasio Pengembalian Modal memiliki pengaruh terhadap harga saham di perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI pada tahun Adapun tujuan penelitian ini yang didasarkan pada rumusan masalah ialah: 1. Untuk menganalisis pengaruh Laba per Lembar Saham secara parsial terhadap harga saham di perusahaan sektor pertambangan yangterdaftar di BEI pada tahun 2010-2011.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian yang penulis lakukan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang empiris/praktis maupun teoritis, antara lain:

1.4.1 Manfaat Praktis

1.4.2 Manfaat Teoritis

  Manfaat praktis yang dapat diambil dari penelitian ini antara lain, sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan investasi yang akan dilakukan olehinvestor, dengan melihat hasil penelitian ini investor dapat mempertimbangkan faktor-faktor di dalam penelitian ini untuk mengambilkeputusan investasi pada sebuah perusahaan sektor pertambangan. Begitupun bagi perusahaan-perusahaan yang diteliti dlam penelitian ini, agar dapat mempertimbangkan faktor-faktor yang diteliti disini untukmeningkatkan performa perusahaan terkait dengan peningkatan Manfaat teoritis yang diharapkan dari penelitian ini adalah mampu memberikan sumbangan konsep teoritis dalam pengembangan aspekprofitabilitas yang dihasilkan perusahaan dalam mengelola aktifitasnya.

1.5 Lokasi dan Waktu Penelitian

  Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data sekunder berupa LaporanKeuangan Tahunan pada perusahaan sector pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang diambil berasal dari situs internet perusahaan terkait.

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

2.1 Kajian Pustaka

2.1.1 Laba Per Lembar Saham (Earning Per Share/EPS)

  Earning per share menurut Abdul Halim (2005: 16) adalah keuntungan bersih setelah pajak yang diperoleh emiten dengan jumlah saham yang beredar. Laba Per Lembar Saham merupakan bagian dari rasio profitabilitas yang mreupakan ikhtisar dari data informasi akuntansi yang berisi informasi yangbermanfaat.

2.1.1.1 Penilaian Laba Per lembar Saham (Earning Per Share/EPS)

  Angka Earning Per Share (EPS) diperoleh dari laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan dalam Laporan Laba Rugi dan dalam Neraca. Laporan Laba Rugi menunjukkan berapa penjualanyang diperoleh, berapa biaya yang ditanggung dan berapa laba yang diperoleh perusahaan pada periode waktu tertentu, yang biasanya selama 1 tahun.

2.1.2 Rasio Profitabilitas

  Menurut Brigham & Houston (2006:107) menjelaskan bahwa profitabilitas adalah sebagai berikut: “Profitabilitas adalah hasil akhir dari sejumlah kebijakandan keputusan yang dilakukan oleh perusahaan.” Adapun menurut Bambang Riyanto (2001:35) yang mengatakan bahwa:“profitabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandinngan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut. Dengan kata lainprofitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.” Dari beberapa pengertian yang diungkapkan ahli di atas, profitabilitas dapat diartikan sebagai rasio yang menghubungkan laba perusahaan dengan aktivaatau modal perusahaan untuk membantu perusahaan membuat suatu kebijakan dan mengambil keputusan yang akan dilakukan oleh perusahaan.

2.1.2.1 Jenis-jenis Rasio Profitabilitas

  Daya Dasar Laba (Basic Earning Power)Daya Dasar Laba mencoba mengukur efektifitas perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber dayanya, yang menunjukkan rentabilitasekonomi perusahaan. Return On AssetsReturn os assets didasarkan pada pendapat bahwa karena aktivitas didanai oleh pemegang saham dan kreditor, maka rasio harus dapat memeberikanukuran produktivitas aktiva dalam memberikan pengembalian kepada kedua penanam modal itu.

5. Return On Equity

  Rasio ini memperlihatkan sejauh manakah perusahaan mengelola modal sendiri secara efektif, mengukur tingkat keuntungan dari investasi yangtelah dilakukan pemilik modal sendiri atau pemegang saham perusahaan. ROE menunjukkan rentabilitas modal sendiri atau yang sering disebut rentabilitas usaha.

2.1.2.2 Rasio Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE)

  Menurut Brigham & Houston (2010: 133), menyatakan:“Rasio yang paling penting adalah pengembalian atas ekuitas (Return on Equity), yangmerupakan laba bersih bagi pemegang saham dibagi dengan total ekuitas pemegang saham. Semakin besaratau tinggi nilai rasio ini maka kemampuan perusahaan dalam mengembalikan modal yang telah ditanamkan pun akan semakin tinggi pula, dlam kondisi sepertiini para pemegang saham tentu akan sangat menyukainya, karena ini akan memberikan informasi yang baik.

2.1.3 Saham

  Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa saham adalah surat berharga jangka panjang yang mencerminkan kepemilikan seseorang atassuatu perusahaan. Saham Preferen (prefered stock)Menurut Jogiyanto Hartono (2007:107) saham preferen merupakan saham yang mempunyai sifat gabungan antara obligasi dan saham biasa.

2.1.3.1 Harga Saham

  ”Menurut Agus Sartono (2005:41) mendefinsikan harga saham sebagai berikut: “harga saham adalah sebesar nilai sekarang atau present value dari alirankas yang diharapkan akan diterima.” Sedangkan Jogiyanto (2000: 8) mengatakan:“Pengertian harga saham adalah harga yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan olehpelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang besangkutan di pasar modal. Harga saham yang cukup tinggi akan memeberikankeuntungan, yaitu berupa capital gain dan citra yang lebih baik bagi perusahaan sehingga memudahkan bagi manajemen untuk mendapatkan dana dari luarperusahaan.

2.1.3.2 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham

Menurut Weston dan Brigham (2001:26) dalam Caray, faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham adalah:

1. Laba per lembar saham

  Jumlah laba yang didapat perusahaanPada umumya, investor melakukan investasi pada perusahaan yang mempunyai profit yang cukup baik karena menunjukan prospek yang cerahsehingga tertarik untuk berinvestasi, yang nantinya akan mempengaruhi harga saham perusahaan. Tingkat risiko dan pengembalianTingkat risiko dan proyeksi laba yang diharapkan perusahaan meningkat maka akan mempengaruhi harga saham perusahaan.

2.1.4 Keterkaitan Antar Variabel Penelitian

  Hal ini senada dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Suryani(2007), yang berkesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variable Earning Per Share terhadap harga saham. Begitu pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Kusumawardani 2.1.4.2 Pengaruh Rasio Pengembalian Modal ( Return on Equity/ROE) Terhadap Harga Saham Rasio Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE) menggambarkan tingkat pengembalian yang akan diterima investor atas investasi yang merekatanamkan, sehingga para penanam modal dapat melihat besar return yang akan mereka dapatkan dari perusahaan.

2.2 Kerangka Pemikiran

  Seperti yang telah banyak diketahui bahwa tujuan perusahaan dalam segi Pasar modal bisa disebut sebagai tempat yang paling tepat untuk mempublikasikan kinerja suatu perusahaan dalam upaya meningkatkanpopularitas terhadap penilaian saham yang digunakan oleh banyak macam pihak, seperti pemerintah, para penanam modal, bahkan digunakan untuk penelitianilmiah. Keuntungan yang dapat diperoleh pada masa yang akan datang di suatu perusahaan adalah faktor mendasar yang paling penting dan yang paling populardalam upaya meningkatkan harga saham dan informasi pendapatan yang bertujuan untuk menyajikan informasi keuangan yang sangat baik berisi informasiakuntansi, karena ini berisi pembahasan penting menyangkut hubungan pendapatan dan harga saham.

5. Chang, Hsu-Ling, Yahn-Shir

Earning Per Share (EPS) Aliminsyah & Padji,2005: 62 Widoatmodjo, 1996: 96 Brigham & Houston, Return On Equity (ROE) 2010: 133Brigham & Houston, 2010: 133 Gambar 2.2 Paradigma Penelitian

2.3 Hipotesis

  Hipotesis menurut Sugiyono (2012:63) adalah sebagai berikut:“ Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimatpertanyaan .”Berdasarkan kerangka pemikiran di atas, hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut: Ha 1 : Ada pengaruh yang signifikan Laba Per Lembar secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan sektor pertambangan. Ha : Ada pengaruh yang signifikan Rasio Pengembalian Modal secara parsial 2 terhadap harga saham pada perusahaan sektor pertambangan.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN

  Bisa jugaditambah hal- hal lain jika dianggap perlu.”Objek penelitian dalam penelitian ini adalah Laba Per Lembar Saham (Earning Per Share/EPS), Rasio Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE) dan harga saham di perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa EfekIndonesia pada tahun 2010-2011. Dalam penelitian ini objek yang akan diuji dan diambil hipotesis apakah diterima atau ditolak dengan menggunakan motede deskriptif verifikatif yaituLaba Per Lembar Saham (Earning Per Share/EPS) dan Rasio Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE) serta dampaknya terhadap Harga saham.

3.2.1 Desain Penelitian

  Desain penelitian yang telah lebih lengkap lagi akan dijelaskan dalam bentuk tabel dibawah ini : Table 3.1 Desain Penelitian Desain PenelitianTujuan Jenis Metode yang Unit TimePenelitian Penelitian digunakan Analisis HorizonCross T-1 Descriptive Descriptive Survey TahunSectional CrossT-2 Verifikatif Explanatory Survey Tahun SectionalSumber : Umi Narimawati dkk. Tujuan penelitian pertama adalah untuk menganalisis pengaruh Laba Per Lembar Saham terhadap Harga saham secara parsial dengan cara melakukan uji statistik dan mendeskripsikan data yang telah terkumpul,pada unit analisis yaitu perusahaan.

2. Tujuan penelitian kedua adalah untuk menganalisis pengaruh Rasio

Pengembalian Modal terhadap Harga saham secara parsial dengan cara melakukan uji statistik dan mendeskripsikan data yang telah terkumpul,pada unit analisis yaitu perusahaan.

2.2.2 Operasionalisasi Variabel

  Angka Laba Per ini dihtung sebagai Lembar Rasio laba bersih dibagi Saham dengan jumlah (X 1 ) lembar saham yang beredar.”(Aliminsyah &Padji, 2005: 62) “Rasio yang paling penting adlahpengembalian atas ekuitas (Return OnEquity), yang merupakan lababersih bagi pemegang sahamdibagi dengan total Rasio ekuitas pemegang Pengembalian saham. PemegangRasio Modal saham pastinya (X 2 ) ingin mendapatkan tingkatpengembalian yang tinggi atas modalyang mereka investasikan, danROE menunjukkan (Brigham &Houston, 2010:133) Harga Saham (Y) “Pengertian harga saham adalah hargayang terjadi di pasar bursa pada saattertentu yang ditentukan olehpelaku pasar dan ditentukan olehpermintaan dan penawaran sahamyang besangkutan di pasar modal.” Jogiyanto (2000: 8)Harga penutupan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia.

2.2.3 Sumber dan Teknik Penentuan Data

2.2.3.1 Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu dalam bentuk angka-angka yang menunjukkan nilai dari besaran atau variabelyang mewakilinya. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian dibagi dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Data Primer

  Data Sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung untuk mendapatkan informasi (keterangan) dari objek yang diteliti, biasanya datatersebut diperoleh dari tangan kedua baik dari objek secara individual(responden) maupun dari suatu badan (instansi) yang dengan sengaja melakukan pengumpulan data dari instansi-instansi atau badan lainnyauntuk keperluan penelitian baru para pengguna (Andi Supangat, 2007:2). Berdasarkan penjelasan diatas, maka sumber data yang diambil dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder, di mana data yang diperoleh penulismerupakan data yang diperoleh secara tidak langsung, artinya data-data tersebut berupa data kedua yang telah diolah lebih lanjut dan data yang disajikan olehpihak lain.

2.2.3.2 Teknik Penentuan Data

  Pengertian dari populasi dan sampel itu sendiri adalah sebagaiberikut: 1. Populasi PenelitianPopulasi menurut Sugiyono (2009:61) : “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untukdipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan.”Populasi yang diambil oleh penulis adalah laporan keuangan 30 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesiadalam kurun waktu tahun 2010-2011, sehingga terdapat 60 populasi perusahaan.

2. Sampel

  Untuk mengambil sampel penelitian penulis berpedoman pada pendapat yang dikemukakan sebagai berikut :Menurut Sugiyono (2007:62) mengemukakan bahwa:“Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasitersebut”. Menurut Sugiyono (2009:66) pengertian non probability sampling yaitu :“Nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggotapopulasi untuk dipilih menjadi sampel.” Jenis nonprobability sampling yang akan digunakan oleh penulis adalah sampling purposive.

2. Data yang diambil adalah data yang telah diaudit

  Data yang diambil adalah 2 (dua) tahun dari tahun 2010-2011 yang dijadikan sampel karena pada rentang periode ini terdapat fenomenayang menyebabkan harus adanya penelitian yang dilakukan. Sample yang diambil sebanyak 2 (dua) tahun dari periode 2010-2011 karena sudah dianggap respresentatif (mewakili) untuk dilakukan ujipenelitian.

21 INCO International Nickel Indonesia Tbk

  22 23 KKGI Resources Alam Indonesia Tbk. MEDC Medco Energi Internasional Tbk.

30 Sampel yang diambil adalah sebanyak perusahaan sektor pertambangan

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan dua tahun laporan keuangan dari tahun 2010-2011, sehingga sampel yang diteliti berjumlah 60 sampel.

3.2.4 Teknik Pengumpulan Data

  Dokumen-dokumenPengumpulan data dengan cara mencatat data yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti dari dokumen-dokumen yangberhubungan dengan perusahaan. Berdasarkan penelitian ini diharapkan akan memperoleh data mengenai besarnya laba per lembarsaham, rasio pengembalian modal dan harga saham perusahaan, serta informasi-informasi lain yang diperlukan.

2. Penelitian Kepustakaan (Library Research)

Penelitian yang dilakukan dengan cara membaca buku-buku di perpustakaan dan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan masalah-masalahyang akan diteliti oleh penulis.

3.2.5 Rancangan Analisis dan Uji Hipotesis

3.2.5.1 Rancangan Analisis

  Rancangan analisis adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang telah diperoleh dari hasil observasi lapangan, dan dokumentasi dengancara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang lebih pentingdan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda digunakan untuk membuktikan sejauh mana hubungan pengaruh laba per lembar saham dan rasiopengembalian modal terhadap harga saham pada beberapa perusahaan sektor pertambangan.

1. Uji Asumsi Klasik

  Terdapat beberapa asumsi yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum menggunakan Multiple Linear Regression sebagai alat untuk menganalisispengaruh variabel-variabel yang diteliti. Selain itu uji normalitas digunakan untuk mengetahui bahwa data yang diambil berasal dari populasi berdistribusi normal.

2. Nilai standar error setiap koefisien regresi menjadi tidak terhingga

   Uji Autokorelasi Autokorelasi didefinisikan sebagai korelasi antar observasi yang diukur berdasarkan deret waktu dalam model regresi atau dengan kata lain error dari observasi yang satu dipengaruhi oleh error dari observasi yang sebelumnya. Sedangkan untuk mencari koefisien korelasi antara variabel X 1 dan Y, Variabel X 2 dan Y, X 1 dan X 2 sebagai berikut: 1 X ) 2 (∑X 1 ∑X2 n(∑X (∑X ][n∑X – (∑Y) - (Sumber: Nazir 2003: 464)Langkah-langkah perhitungan uji statistik dengan menggunakan analisis korelasi dapat diuraikan sebagai berikut:a.

3.2.5.2 Pengujian Hipotesis

  Hipotesis PenelitianBerdasarkan identifikasi masalah yang dikemukakan sebelumnya, maka dalam penelitian ini penulis mengajukan hipotesis sebagai berikut: a) Hipotesis parsial antara variabel bebas laba per lembar saham terhadap variabel terikat profitabilitas yang diberikan. Menentukan tingkat signifikanDitentukan dengan 5% dari derajat bebas (dk) = n  Menghitung nilai t hitung dengan mengetahui apakah variabel koefisien korelasi signifikan atau tidak dengan rumus : danDimana : r = Korelasi parsial yang ditentukan hitung sebagai berikut : Sumber: Sugiyono 2009Dimana: R = koefisien kolerasi gandaK = jumlah variabel independen n = jumlah anggota sampel 3.

c) Tolak Ho jika nilai F-sign <ɑ ),05

  Jika t hitung dan F hitung jatuh di daerah penolakan (penerimaan), maka Ho ditolak(diterima) dan Ha diterima (ditolak). Kesimpulannya, Laba per lembar saham dan Rasio pengembalianmodal berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap Harga saham yang diberikan.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis pengaruh rasio profitabilitas dan financial leverage terhadap harga saham pada perusahaan real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek jakarta
1
30
80
Pengaruh kenerja keuangan perusahaan terhadap return saham Syariah (studi pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index)
0
4
109
Analisis pengaruh rasio modal saham terhadap return yang diterima oleh pemegang saham (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2008)
0
4
96
Pengaruh dividen dan erning per share terhadap harga saham pada perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
0
5
1
Pengaruh tingkat pengembalian aktiva dan laba per lembar saham terhadap nilai perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013
0
11
1
pengaruh pengembalian modal sendiri dan laba per lembar saham terhadap harga saham pada PT.Telekomunikasi, Tbk Periode 2004-2010
0
12
114
Pengaruh laba per lembar saham dan rasio pengembalian modal terhadap harga saham : (studi kasus pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di bei Tahun 2010-2011)
0
3
73
Pengaruh rentabilitas modal sendiri (ROW) dan laba per lembar saham (EPS) terhadap harga saham pada perushaan sektor proerti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
2
31
107
Pengaruh rasio harga per nilai buku dan nilai tukar Rupiah/US Dollar terhadap return saham pada sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
1
8
123
Pengaruh rasio hutang (DER) dan l aba per lembar saham (LPS) terhadap perubahan harga saham pada perusahaan agriculture yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
0
4
1
Pengaruh rasio profitabilitas (ROA) dan rasio solvabilitas (DER) terhadap harga saham pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
1
9
1
Pengaruh tingkat suku bunga dan rasio harga laba terhadap return saham : (studi kasus pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
0
8
1
Pengaruh tingkat pengembalian aset dan laba per lembar saham terhadap tingkat pengemalian saham pada perusahaan rokok y ang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
1
9
106
Pengaruh rugi laba rasio likuiditas dan rasio hutang terhadap harga saham pada perusahaan sektor transportasi di Bursa Efek Indonesia
3
35
120
Pengaruh pengembalian aktiva (RA) dan harga per nilai buku (PBV) terhadap pengembalian saham : (studi kasus pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 208-2012)
0
9
82
Show more