Feedback

Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Tentang Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus)

Informasi dokumen
RADIO USUKOM 107,7 FM SEBAGAI RADIO BERBASIS KAMPUS (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Tentang Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Menyelesaikan Pendidikan Sarjana (S-1) Pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Departemen Ilmu Komunikasi Disusun Oleh: FAKHRIZA 090922034 DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI HALAMAN PERSETUJUAN Skripsi ini disetujui untuk dipertahankan oleh: Nama : Fakhriza NIM : 090922034 Departemen : Ilmu Komunikasi Judul : RADIO USUKOM 107,7 FM SEBAGAI RADIO BERBASIS KAMPUS (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Tentang Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus) Medan, Agustus 2011 Pembimbing Ketua Departemen DR. Nurbani, M.Si NIP. Dra. Fatma Wardy Lubis, M.A NIP. 196208281987012001 Dekan Prof. Dr. Badaruddin, M.Si NIP. 196805251992031002 Universitas Sumatera Utara ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul: Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran opini para Peserta Audisi Penyiar tentang Radio USUKOM 107,7 FM sebagai radio berbasis kampus. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti menggunakan Teori Komunikasi, Komunikasi Massa, Pola Penyiaran Radio, Opini Publik dan Teori Uses and Gratifications. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu metode yang berusaha memaparkan situasi atau peristiwa, tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesa atau membuat prediksi menggambarkan suatu fenomena. Responden dalam penelitian ini adalah Mahasiswa USU yang menjadi peserta Audisi Penyiar Radio USUKOM FM dengan jumlah 9 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui observasi, penelitian lapangan atau interview, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini Peserta Audisi Penyiar terhadap Radio USUKOM FM sangat beragam, namun banyak dititikberatkan kepada kelemahan atau kekurangan Radio USUKOM FM yang menyatakan bahwa sulitnya memperoleh jaringan frekwensi radio, minimnya program acara, dan singkatnya waktu siaran perharinya. Walaupun demikian, harapan untuk pembenahan sarana dan prasarana serta manajemen siaran Radio USUKOM 107,7 FM sangat dinantikan oleh Mahasiswa USU secara umum dan para peserta audisi penyiar secara khusus untuk kemajuan radio kebanggaan kampus USU. Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Dengan segala kerendahan hati, Penulis mengucapkan puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah, dan inayahNYA kepada Penulis, sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Tentang Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus), untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan Sarjana (S-1) pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Departemen Ilmu Komunikasi. Tak lupa shalawat berangkaikan salam penulis haturkan kepada Junjungan Alam Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membawa manusia dari alam kebodohan ke alam yang penuh ilmu pengetahuan. Penulis menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam penulisan skripsi ini mengingat terbatasnya waktu, pengetahuan, dan kemampuan Penulis. Oleh karena itu, dengan hati yang tulus dan ikhlas Penulis menerima kritik dan saran yang membangun dari pembaca yang nantinya berguna di hari yang akan datang. Dalam menyelesaikan skripsi ini Penulis banyak mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Ucapan terimakasih dari dasar hati yang terdalam, Penulis persembahkan kepada Ayahanda Hasbi Harun dan Ibunda Mayta yang selalu memberikan do’a, dukungan moril dan materil, serta kasih sayang yang selalu dicurahkan kepada Penulis. Tidak lupa pula ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Kakanda Fidia, Faisal, serta Adinda Fira Nita dan Yuraida atas do’a, nasehat, dan Universitas Sumatera Utara masukan yang diberikan kepada Penulis. Terimakasih yang setulus-tulusnya juga penulis sampaikan kepada : 1. Bapak Prof. Dr. Badaruddin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 2. Ibu Dra. Fatma Wardi Lubis, M.A selaku Ketua Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 3. Ibu Dra. Dayana, M.Si selaku Sekretaris Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 4. Ibu Dr. Nurbani, M.Si, selaku dosen pembimbing yang banyak memberikan masukan, bimbingan dan dorongan kepada penulis. Terima kasih atas pengetahuan dan wawasan baru yang diberikan kepada penulis, semua itu sangat berarti bagi penulis. 5. Ibu Dra. Mazdalifah, M.Si selaku dosen wali yang telah membantu dan memotivasi Penulis. 6. Kak Icut, Kak Maya, dan kak Ros yang selalu ada di departemen yang setia membantu penulis dalam menyelesaikan urusan administrasi. 7. Seluruh Dosen/Staf Pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, khususnya para dosen Departemen Ilmu Komunikasi. Terimakasih yang tulus penulis sampaikan atas jasa-jasa yang telah diberikan selama masa perkuliahan. 8. Seluruh perangkat yang berada di dalam manajemen Radio USUKOM 107,7 FM, terima kasih banyak atas segala bantuan yang telah diberikan. Universitas Sumatera Utara 9. Sahabat-sahabat penulis: Alm. Arroyyan, Ari One, Rozi, Andika, Furqan, Rizki Wijaya, Sony, Iqbal Tinggi, Iqbal Lebar, Akmal, Khowasi, Depo. 10. Teman-teman kampus: Bang Ridha, Bang Arif, Bang Olo, Bang Wan Mohd, Bang Accun, Bang Raynaldi, Bang Janwardi, Bang Sihar, Mila, Sama, Dwi, Endah Aceh, Endah Jawa, Desnien, Tetty, Si Pal, Topik, Wahyu, dan semua yang tidak mungkin disebutkan satu persatu. 11. Para sahabat KOMPAS-USU: Wanol, Yudha, Tanjung, Roganda, Iyat, Tia, Ana, Ivay, Adel, Arif, Bang Sardi, Bang Remon, Bang Dony, Bang Ipol, Kak Sarah, Kak Ibid. 12. Angkatan Jemari Rimba 16: Deddy, Gibran, Ardi, Wanol, Yudha, Tanjung, Ripa, Depo, Yuraida, Tika, Putri, Oshin, Devi, Sherni, dan Imel. 13. Semua pihak yang secara sadar atau tidak, telah ikut serta membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis mengucapkan rasa terimakasih yang tulus. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh semua pihak, semoga ALLAH SWT akan membalasnya dengan limpahan rahmat kepada kita semua. Harapan penulis semoga skripsi ini kelak dapat berguna dan jika terdapat kesalahan penulis memohon maaf serta menerima kritik dan saran yang bersifat membangun. Medan, Agustus 2011 Penulis, Fakhriza Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI ABSTRAKSI . i KATA PENGANTAR . ii DAFTAR ISI . v DAFTAR TABEL . viii DAFTAR GAMBAR . ix DAFTAR LAMPIRAN . x BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah . I.2 Perumusan Masalah . I.3 Pembatasan Masalah . I.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian . I.4.1 Tujuan Penelitian . I.4.2 Manfaat Penelitian. I.5 Kerangka Teori . I.5.1 Komunikasi . I.5.2 Komunikasi Massa . I.5.3 Radio . I.5.4 Opini Publik . I.5.5 Teori Uses And Gratifications . I.6 Kerangka Konsep . I.7 Model Teoritis . I.8 Konsep Operasional . I.9 Definisi Operasional . 1 5 6 6 6 7 7 8 9 13 14 17 21 22 22 23 BAB II URAIAN TEORITIS II.1 Komunikasi . II.2 Komunikasi Massa . II.3 Perkembangan Radio . II.3.1 Pola Penyiaran Radio . II.3.2 Manajemen Siaran . II.4 Opini Publik . II.4.1 Pengertian Opini . II.4.2 Pengertian Publik . II.4.3 Pengertian Opini Publik . II.4.4 Kekuatan Opini Publik . II.5 Teori Uses and Gratifications . 25 29 34 36 42 47 47 48 49 51 52 BAB III METODOLOGI PENELITIAN III.1 Deskripsi Lokasi Penelitian . III.1.1 Sejarah Singkat Berdirinya Universitas Sumatera Utara . III.1.2 Sejarah Perkembangan Universitas Sumatera Utara . III.2 Sejarah Singkat Radio USUKOM 107,7 FM . III.2.1 Struktur Organisasi . III.2.2 Visi dan Misi Radio USUKOM 107,7 FM . 57 57 58 60 63 63 Universitas Sumatera Utara III.2.3 Maksud dan Tujuan Pendirian Radio USUKOM 107,7 FM . III.2.4 Karakteristik Radio USUKOM 107,7 FM . III.3 Metode Penelitian . III.4 Teknik Pengumpulan Data . III.5 Teknik Analisis Data . 64 64 68 69 73 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1 Pelaksanaan Pengumpulan Data . IV.2 Teknik Pengolahan Data . IV.3 Uraian Karakteristik Responden . IV.3 Uraian Hasil Wawancara Responden . 76 78 78 92 BAB V PENUTUP V.1 Kesimpulan. 103 V.2 Saran . 105 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul: Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran opini para Peserta Audisi Penyiar tentang Radio USUKOM 107,7 FM sebagai radio berbasis kampus. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti menggunakan Teori Komunikasi, Komunikasi Massa, Pola Penyiaran Radio, Opini Publik dan Teori Uses and Gratifications. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu metode yang berusaha memaparkan situasi atau peristiwa, tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesa atau membuat prediksi menggambarkan suatu fenomena. Responden dalam penelitian ini adalah Mahasiswa USU yang menjadi peserta Audisi Penyiar Radio USUKOM FM dengan jumlah 9 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui observasi, penelitian lapangan atau interview, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini Peserta Audisi Penyiar terhadap Radio USUKOM FM sangat beragam, namun banyak dititikberatkan kepada kelemahan atau kekurangan Radio USUKOM FM yang menyatakan bahwa sulitnya memperoleh jaringan frekwensi radio, minimnya program acara, dan singkatnya waktu siaran perharinya. Walaupun demikian, harapan untuk pembenahan sarana dan prasarana serta manajemen siaran Radio USUKOM 107,7 FM sangat dinantikan oleh Mahasiswa USU secara umum dan para peserta audisi penyiar secara khusus untuk kemajuan radio kebanggaan kampus USU. Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Sejalan dengan perubahan dan perkembangan zaman yang bergerak semakin cepat, masyarakat membutuhkan informasi secara cepat akurat tentang perkembangan terakhir situasi segala aspek kehidupan. Salah satu media yang cukup efektif dalam rangka penyebaran informasi yang dapat menyentuh segenap lapisan masyarakat adalah radio. Banyak stasiun radio yang mengudara, mereka muncul dengan segmentasi khusus di bidang tertentu. Ada yang membidik pendengar dari sisi usia, jenis kelamin, jenis musik, dan ragam acara. Dari semua acara yang di hadirkan, lagu menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Radio merupakan salah satu media komunikasi massa. Semua media massa mempunyai fungsi yang sama sebagai alat untuk memberi informasi. Yang artinya, melalui isinya orang dapat mengetahui dan memahami sesuatu. Sebagai alat yang mendidik artinya melalui isinya dapat meningkatkan pengetahuan dan moral seseorang. Sebagai alat penghibur artinya melalui isinya seseorang dapat terhibur, menyenangkan hati, memenuhi hobbi, dan mengisi waktu luang (Munthe, 1996: 11). Radio menjadi media yang abadi. Kehadirannya menjadi pionir alat komunikasi masyarakat. Sempat diragukan dengan kehadiran televisi dan internet, radio justru tidak terusik. Fleksibilitas yang dimilikinya menjadi kunci dan tidak bisa disaingi oleh media dalam bentuk yang berbeda. Televisi harus ditonton dalam suasana tertentu karena ada gambar yang disajikan. Koran hanya bisa dinikmati dengan duduk diam. Internet lebih lagi, butuh konsentrasi yang lebih Universitas Sumatera Utara banyak lagi dari menonton televisi. Radio memiliki kelebihan yang tidak mungkin disaingi. Bisa dinikmati sambil tiduran, menyetir mobil, dan bahkan sambil berlalu. Itu mungkin yang menjadi resep radio dapat bertahan di semua zaman. Radio menjadi sangat fleksibel bagi penikmatnya. Karena itulah media ini menjadi pilihan utama dalam berbagai kesempatan. Sebagai sarana hiburan, lantunan suara penyiar dan kombinasi lagu pilihan adalah pengisi waktu yang tepat. Jika membutuhkan berita, radio berita juga memiliki kecepatan berita yang tidak bisa ditandingi. Radio dapat menyiarkan peristiwa bersamaan dengan kejadiannya, karena mereka hanya memerlukan line telepon. Bandingkan dengan televisi yang membutuhkan peralatan yang lebih banyak termasuk satelit untuk melakukan siaran langsung. Maka dengan berbagai keunggulan itu pula yang menjadikan radio sebagai pilihan utama masyarakat. Seiring dengan itu bisnis radio pun menggeliat, terutama setelah kran frekuensi terbuka lebar. Segmentasi pun kemudian di patok dengan ketat. Kita bisa memilih radio menurut usia, mulai dari radio anak-anak, radio anak SMP, radio anak SMA, radio mahasiswa, radio pekerja muda atau eksekutif muda (walaupun para pengangguran juga termasuk di dalam kelompok usia ini), radio dewasa, dan radio paruh baya. Segmentasi itu masih dipilih lagi dengan spesifikasi seperti anak muda yang suka hura-hura, dan anak muda yang lebih senang diskusi, atau radio perempuan paruh baya yang aktif dan enerjik seperti karyawan kantor, pengusaha perempuan atau aktivis, atau radio paruh baya yang kalem seperti para ibu rumah tangga. Yang dimaksud dengan istilah radio adalah keseluruhan sistem gelombang suara yang dipancarkan dari sebuah stasiun dan kemudian diterima Universitas Sumatera Utara oleh berbagai pesawat penerima (Sunarjo, 1995: 277). Dengan demikian yang dimaksud dengan istilah radio bukan hanya bentuk fisiknya saja, tetapi antara bentuk fisik dengan kegiatan radio adalah saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Karena itu apabila pengertian radio tersebut dipisahkan satu persatu ataupun diperinci secara fisik, maka yang dimaksud dengan radio adalah keseluruhan daripada pemancar, studio, dan pesawat penerima sekaligus. Penyampaian pesan melalui radio siaran dilakukan dengan menggunakan bahasa lisan; kalaupun ada lambang-lambang non verbal, yang dipergunakan jumlahnya sangat minim, umpamanya tanda pada saat akan memulai acara warta berita dalam bentuk bunyi telegrafi atau bunyi salah satu alat musik. Keuntungan radio siaran bagi komunikan ialah sifatnya yang santai dan flexibel (Sendjaja, Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 17 high, pin ini akan berfungsi untuk menjalankan progam yang ada pada memori internal. Pada saat flash progamming, pin ini akan mendapat tegangan 12 Volt. 10.XTAL1 (pin 19) Input untuk clock internal. 11.XTAL2 (pin 18) Output dari osilator. 2.2 PERANGKAT LUNAK 2.2.1 Bahasa Assembly MCS-51 Bahasa yang digunakan untuk memprogram IC mikrokontroler AT89S51 adalah bahasa assembly untuk MCS-51. angka 51 merupakan jumlah instruksi pada bahasa ini hanya ada 51 instruksi. Dari 51 instruksi, yang sering digunakan orang hanya 10 instruksi. Instruksi –instruksi tersebut antara lain : 1. Instruksi MOV Perintah ini merupakan perintah untuk mengisikan nilai ke alamat atau register tertentu. Pengisian nilai dapat secara langsung atau tidak langsung. Contoh pengisian nilai secara langsung MOV R0,#20h Perintah di atas berarti : isikan nilai 20 Heksadesimal ke register 0 (R0). Tanda # sebelum bilangan menunjukkan bahwa bilangan tersebut adalah nilai. Contoh pengisian nilai secara tidak langsung Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 18 MOV 20h,#80h . . MOV R0,20h Perintah di atas berarti : isikan nilai yang terdapat pada alamat 20 Heksadesimal ke register 0 (R0). Tanpa tanda # sebelum bilangan menunjukkan bahwa bilangan tersebut adalah alamat. 2. Instruksi DJNZ Decreament Jump If Not Zero (DJNZ) ini merupakan perintah untuk mengurangi nilai register tertentu dengan 1 dan lompat jika hasil pengurangannya belum nol. Contoh , MOV R0,#80h Loop: . . DJNZ R0,Loop . R0 -1, jika belum 0 lompat ke loop, jika R0 = 0 maka program akan meneruskan ke perintah pada baris berikutnya. 3. Instruksi ACALL Instruksi ini berfungsi untuk memanggil suatu rutin tertentu. Contoh : . ACALL TUNDA . TUNDA: . Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 19 4. Instruksi RET Instruksi RETURN (RET) ini merupakan perintah untuk kembali ke rutin pemanggil setelah instruksi ACALL dilaksanakan. Contoh, ACALL TUNDA . TUNDA: . RET 5. Instruksi JMP (Jump) Instruksi ini merupakan perintah untuk lompat ke alamat tertentu. Contoh, Loop: . . JMP Loop 6. Instruksi JB (Jump if bit) Instruksi ini merupakan perintah untuk lompat ke alamat tertentu, jika pin yang dimaksud berlogika high (1). Contoh, Loop: JB P1.0,Loop . 7. Instruksi JNB (Jump if Not bit) Instruksi ini merupakan perintah untuk lompat ke alamat tertentu, jika pin yang dimaksud berlogika Low (0). Contoh, Loop: Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 20 JNB P1.0,Loop . 8. Instruksi CJNZ (Compare Jump If Not Equal) Instruksi ini berfungsi untuk membandingkan nilai dalam suatu register dengan suatu nilai tertentu. Contoh, Loop: . CJNE R0,#20h,Loop . Jika nilai R0 tidak sama dengan 20h, maka program akan lompat ke rutin Loop. Jika nilai R0 sama dengan 20h,maka program akan melanjutkan instruksi selanjutnya. 9. Instruksi DEC (Decreament) Instruksi ini merupakan perintah untuk mengurangi nilai register yang dimaksud dengan 1. Contoh, MOV R0,#20h R0 = 20h . DEC R0 R0 = R0 – 1 . 10. Instruksi INC (Increament) Instruksi ini merupakan perintah untuk menambahkan nilai register yang dimaksud dengan 1. Contoh, MOV R0,#20h R0 = 20h . INC R0 R0 = R0 + 1 Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 21 . 11. Dan lain sebagainya 12. 2.2.2 Software 8051 Editor, Assembler, Simulator (IDE) Instruksi-instruksi yang merupakan bahasa assembly tersebut dituliskan pada sebuah editor, yaitu 8051 Editor, Assembler, Simulator (IDE). Tampilannya seperti di bawah ini. Gambar 3. 8051 Editor, Assembler, Simulator (IDE) Setelah program selesai ditulis, kemudian di-save dan kemudian di-Assemble (dicompile). Pada saat di-assemble akan tampil pesan peringatan dan kesalahan. Jika masih ada kesalahan atau peringatan, itu berarti ada kesalahan dalam penulisan perintah atau ada nama subrutin yang sama, sehingga harus diperbaiki terlebih dahulu sampai tidak ada pesan kesalahan lagi. Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 22 Software 8051IDE ini berfungsi untuk merubah program yang kita tuliskan ke dalam bilangan heksadesimal, proses perubahan ini terjadi pada saat peng-compile-an. Bilangan heksadesimal inilah yang akan dikirimkan ke mikrokontroller. 2.2.3 Software Downloader Untuk mengirimkan bilangan-bilangan heksadesimal ini ke mikrokontroller digunakan software ISP- Flash Programmer 3.0a yang dapat didownload dari internet. Tampilannya seperti gambar di bawah ini Gambar 4. ISP- Flash Programmer 3.a Cara menggunakannya adalah dengan meng-klik Open File untuk mengambil file heksadesimal dari hasil kompilasi 8051IDE, kemudian klik Write untuk mengisikan hasil kompilasi tersebut ke mikrokontroller. Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 23 BAB 3 PERANCANGAN ALAT DAN PROGRAM 3.1 Diagram Blok Alat Gambar 3.1 Diagram blok komunikasi digital menggunakan gelombang radi FM berbasis mikrokontroler AT89S51 Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 24 Dengan memaanfaatkan Rangkaian pemancar dan penerima gelombang radio FM yang ada pada mobil mainan remot kontrol maka dapat dibuat Modifikasi komunikasi mobil mainan remote control tersebut menjadi suatu komunikasi digital. Rancangan modifikasi Komunikasi digital ini yaitu dengan menambahkan rangakain keyped dan rangkaian mikrokontroler pada Pemancar radio kemudian menambahkan rangakain mikrokontrolerl dan display seven segmen pada penerima. Sehingga apa yang kita tekan pada keyped akan ditampilkan pada display seven segmen. Berikut diagram blok perancangan modifikasi komunikasi mainan menjadi komunikasi digital. 3.2 Perancangan Rangkaia Alat 3.2.1 Perancangan Power Supplay (PSA) Rangkaian ini berfungsi untuk mensupplay tegangan ke seluruh rangkaian yang ada. Rangkaian PSA yang dibuat terdiri dari dua keluaran, yaitu 5 volt dan 12 volt, Tetapi yang digunakan hanya keluaran 5 volt yaitu digunakan untuk mensupplay tegangan ke seluruh rangkaian,. Rangkaian power supplay ditunjukkan pada gambar 3.2. Trafo CT merupakan trafo stepdown yang berfungsi untuk menurunkan tegangan dari 220 volt AC menjadi 12 volt AC. Kemudian 12 volt AC akan disearahkan dengan menggunakan dua buah dioda, selanjutnya 12 volt DC akan diratakan oleh kapasitor 2200 µF. Regulator tegangan 5 volt (LM7805CT) digunakan agar keluaran yang dihasilkan tetap 5 volt walaupun terjadi perubahan pada tegangan masukannya. Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 25 LED hanya sebagai indikator apabila PSA dinyalakan. Transistor PNP TIP 32 disini berfungsi untuk mensupplay arus apabila terjadi kekurangan arus pada rangkaian, sehingga regulator tegangan (LM7805CT) tidak akan panas ketika rangkaian butuh arus yang cukup besar. Tegangan 12 volt DC langsung diambil dari keluaran 2 buah dioda penyearah. TIP32C LM7805CT 12 Volt Vreg IN OUT 100ohm 220V 50Hz 0Deg 5 Volt 330ohm 1N5392GP 2200uF 1N5392GP 1uF 100uF TS_PQ4_12 Gambar 3.2 Rangkaian Power Supplay (PSA) 3.2.2 Perancangan Rangkain µC AT89S51 Ada 2 Rangkaian µC AT89S51 pada perancangan ini yaitu pada rangkaian pemancar (TX) dan rangkaian penerima(RX) yang berfungsi sebagai pusat kendali dari seluruh sistem. Rangkaian mikrokontroler AT89S51 pada pemancar akan menunggu pengiriman data dari keyped. Ketika terjadi penekanan pada salah satu tombol keyped maka data akan diterima oleh mikrokontroler berupa 8 bit bilangan biner dan menerjemahkannnya. Kemudian Rangkaian mikrokontroler ini akan mengirimnya ke rangkaian pemancar gelombang sehinggga data itu akan dipancarkan. Rangkaian mikrokontroler AT89S51 Deddi S. Samosir : Komunikasi Digital Menggunakan Gelombang Radio FM Berbasis Mikrokontroler AT89S51, 2007. USU Repository © 2009 26 pada penerima akan menerima data tersebut melalui rangkaian penerima Gelombang radio dan akan menerjemahkannnya data tersebut hasilnya akan ditampilkan di display seven segmen berupa angka – angka digital. Rangkaian mikrokontroler AT89S51 ditunjukkan oleh gambar 3.3 berikut : VCC 5V AT89S51 1 2 3 4 VCC 5V 5 6 7 8 10uF P1.0 Vcc P1.1 P0.0 (AD0) P1.2 “What’s New?” Iya. j. Apakah informasi yang disampaikan penyiar cukup variatif? Sudah cukup variatif. k. Bagaimana menurut anda mengenai gaya bahasa yang digunakan penyiar dalam memberikan informasi? Apakah sudah layak? Sudah layak dipakai. l. Apakah menurut anda gaya bahasa yang digunakan penyiar mudah dimengerti? Mudah dimengerti. 15. Kebutuhan informasi pendengar g. Apakah variasi informasi yang disampaikan dalam segmen What’s New secara langsung dan cepat dapat memenuhi kebutuhan informasi anda? Iya. h. Apakah segmen “Whats New” meningkatkan kebutuhan informasi anda? Iya. i. Apakah topik yang disajikan dapat menambah wawasan anda? Cukup menambah wawasan. Nama : Ferdinand Mizva Umur : 22 tahun 1. Frekuensi Penyajian Acara Universitas Sumatera Utara a. Bagaimana menurut Anda mengenai durasi atau lamanya penyajian segmen What’s New dalam acara “BukakDasar”? Apakah cukup untuk menyampaikan informasi? Lumayan panjang waktunya dan cukup untuk menyampaikan informasi. b. Apakah menurut anda segmen What’s New selalu dimulai tepat waktu? Apa keuntungan atau kerugian yang anda rasakan dengan ketepatan waktu penyajian program tersebut? Selalu mulai tepat waktu. Jadi enak dengarnya selama dijalan. c. Apakah pemilihan waktu penyajian segmen What’s New sudah tepat dengan informasi yang disampaikan? Sudah tepat. d. Apakah dengan waktu penyajian segmen tersebut anda berminat mendengarkan dari awal sampai akhir? Cukup berminat. 2. Kredibilitas Penyiar a. Apakan menurut Anda penyiar dalam program acara ini memiliki wawasan yang luas mengenai berita terbaru baik dalam negeri maupun luar negeri? Wawasan penyiarnya cukup luas. b. Bagaimana menurut anda mengenai artikulasi penyiar dalam menyampaikan informasi? Apakah sudah legas, tegas dan berwibawa? Apakah sudah dapat merumuskan pandangan-pandangan yang mencuat selama siaran? Sudah cukup baik. Dan bisa merumuskan pandangan-pandangan itu. c. Apakah menurut anda penyiar sudah memandu acara dengan baik? Sudah cukup baik. 3. Menarik Minat Pendengar a. Apakah menurut Anda penyiar menyampaikan informasi yang aktual dan faktual pada segmen “What’s New? Universitas Sumatera Utara Iya, informasi yang disampaikan aktual dan faktual. b. Apakah menurut anda informasi yang disampaikan segmen “Whats New” merupakan hal yang penting untuk didengar? Mengapa? Cukup penting. Karena info-infonya seru. c. Apakah isi informasi pada segmen “What’s New?” bermanfaat bagi anda? Lumayan bermanfaat. 4. Penyajian informasi a. Apakah informasi yang aktual menjadi pertimbangan anda untuk mendengarkan segmen “What’s New?” Iya, benar. b. Apakah informasi yang disampaikan penyiar cukup variatif? Cukup variatif. c. Bagaimana menurut anda mengenai gaya bahasa yang digunakan penyiar dalam memberikan informasi? Apakah sudah layak? Bahasanya layak dipakai. d. Apakah menurut anda gaya bahasa yang digunakan penyiar mudah dimengerti? Mudah untuk dimengerti. 5. Kebutuhan informasi pendengar a. Apakah variasi informasi yang disampaikan dalam segmen What’s New secara langsung dan cepat dapat memenuhi kebutuhan informasi anda? Iya, benar. b. Apakah segmen “Whats New” meningkatkan kebutuhan informasi anda? Ya. c. Apakah topik yang disajikan dapat menambah wawasan anda? Lumayan menambah wawasan. Universitas Sumatera Utara Nama : Hadi Mahardika Lubis Umur : 22 tahun 6. Frekuensi Penyajian Acara e. Bagaimana menurut Anda mengenai durasi atau lamanya penyajian segmen What’s New dalam acara “BukakDasar”? Apakah cukup untuk menyampaikan informasi? Lumayan panjang waktunya dan cukup untuk menyampaikan informasi. f. Apakah menurut anda segmen What’s New selalu dimulai tepat waktu? Apa keuntungan atau kerugian yang anda rasakan dengan ketepatan waktu penyajian program tersebut? Selalu mulai tepat waktu. Jadi enak dengarnya selama dijalan. g. Apakah pemilihan waktu penyajian segmen What’s New sudah tepat dengan informasi yang disampaikan? Sudah tepat. h. Apakah dengan waktu penyajian segmen tersebut anda berminat mendengarkan dari awal sampai akhir? Cukup berminat. 7. Kredibilitas Penyiar d. Apakan menurut Anda penyiar dalam program acara ini memiliki wawasan yang luas mengenai berita terbaru baik dalam negeri maupun luar negeri? Wawasan penyiarnya cukup luas. e. Bagaimana menurut anda mengenai artikulasi penyiar dalam menyampaikan informasi? Apakah sudah legas, tegas dan berwibawa? Apakah sudah dapat merumuskan pandangan-pandangan yang mencuat selama siaran? Sudah cukup baik. Dan bisa merumuskan pandangan-pandangan itu. f. Apakah menurut anda penyiar sudah memandu acara dengan baik? Universitas Sumatera Utara Sudah cukup baik. 8. Menarik Minat Pendengar d. Apakah menurut Anda penyiar menyampaikan informasi yang aktual dan faktual pada segmen “What’s New? Iya, informasi yang disampaikan aktual dan faktual. e. Apakah menurut anda informasi yang disampaikan segmen “Whats New” merupakan hal yang penting untuk didengar? Mengapa? Cukup penting. Karena info-infonya seru. f. Apakah isi informasi pada segmen “What’s New?” bermanfaat bagi anda? Lumayan bermanfaat. 9. Penyajian informasi e. Apakah informasi yang aktual menjadi pertimbangan anda untuk mendengarkan segmen “What’s New?” Iya, benar. f. Apakah informasi yang disampaikan penyiar cukup variatif? Cukup variatif. g. Bagaimana menurut anda mengenai gaya bahasa yang digunakan penyiar dalam memberikan informasi? Apakah sudah layak? Bahasanya layak dipakai. h. Apakah menurut anda gaya bahasa yang digunakan penyiar mudah dimengerti? Mudah untuk dimengerti. 10. Kebutuhan informasi pendengar d. Apakah variasi informasi yang disampaikan dalam segmen What’s New secara langsung dan cepat dapat memenuhi kebutuhan informasi anda? Iya, benar. Universitas Sumatera Utara e. Apakah segmen “Whats New” meningkatkan kebutuhan informasi anda? Ya. f. Apakah topik yang disajikan dapat menambah wawasan anda? Lumayan menambah wawasan. Nama : Manna Doloksaribu Umur : 23 tahun 1. Frekuensi Penyajian Acara e. Bagaimana menurut Anda mengenai durasi atau lamanya penyajian segmen What’s New dalam acara “BukakDasar”? Apakah cukup untuk menyampaikan informasi? Iya, lumayan. f. Apakah menurut anda segmen What’s New selalu dimulai tepat waktu? Apa keuntungan atau kerugian yang anda rasakan dengan ketepatan waktu penyajian program tersebut? Tepat waktu dan menurut saya menguntungkan karena sesuai dengan jadwal saya. g. Apakah pemilihan waktu penyajian segmen What’s New sudah tepat dengan informasi yang disampaikan? Sudah tepat. h. Apakah dengan waktu penyajian segmen tersebut anda berminat mendengarkan dari awal sampai akhir? Iya, saya berminat. 2. Kredibilitas Penyiar d. Apakan menurut Anda penyiar dalam program acara ini memiliki wawasan yang luas mengenai berita terbaru baik dalam negeri maupun luar negeri? Iya, lumayan. Universitas Sumatera Utara e. Bagaimana menurut anda mengenai artikulasi penyiar dalam menyampaikan informasi? Apakah sudah legas, tegas dan berwibawa? Apakah sudah dapat merumuskan pandangan-pandangan yang mencuat selama siaran? Iya sudah tegas dan berwibawa dan sepertinya sudah dapat merumuskan pandangan-pandangan selama siaran. f. Apakah menurut anda penyiar sudah memandu acara dengan baik? Sudah. 3. Menarik Minat Pendengar d. Apakah menurut Anda penyiar menyampaikan informasi yang aktual dan faktual pada segmen “What’s New? Iya. e. Apakah menurut anda informasi yang disampaikan segmen “Whats New” merupakan hal yang penting untuk didengar? Mengapa? Lumayan penting karena ada beberapa info yang saya baru tau dari segmen itu. f. Apakah isi informasi pada segmen “What’s New?” bermanfaat bagi anda? Bermanfaat. 4. Penyajian informasi e. Apakah informasi yang aktual menjadi pertimbangan anda untuk mendengarkan segmen “What’s New?” Iya. f. Apakah informasi yang disampaikan penyiar cukup variatif? Lumayan cukup variatif. g. Bagaimana menurut anda mengenai gaya bahasa yang digunakan penyiar dalam memberikan informasi? Apakah sudah layak? Sudah layak Universitas Sumatera Utara h. Apakah menurut anda gaya bahasa yang digunakan penyiar mudah dimengerti? Mudah dimengerti 5. Kebutuhan informasi pendengar d. Apakah variasi informasi yang disampaikan dalam segmen What’s New secara langsung dan cepat dapat memenuhi kebutuhan informasi anda? Tidak secara langsung dan cepat tapi masih dapat memenuhi kebutuhan informasi saya. e. Apakah segmen “Whats New” meningkatkan kebutuhan informasi anda? Iya. f. Apakah topik yang disajikan dapat menambah wawasan anda? Iya. Universitas Sumatera Utara BIODATA PENELITI Nama Tempat/Tanggal Lahir Alamat Jenis Kelamin Agama Nama Orangtua Nama Saudara Pendidikan : Putri Nazria : Lhokseumawe, 21 Juni 1991 : Jl. Ekarasmi No. 55 Gedung Johor, Medan : Perempuan : Islam : Alm. Syarifuddin M Syarief Almh. Rosdah ISma : Lia Syafrianty : Dedek Firmansyah : SD Negeri II Lhokseumawe SDI Al-Azhar II Medan SLTP Harapan III Medan SMA Negeri II Medan Universitas Sumatera Utara
Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Tentang Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus)
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus (Studi Kualitatif Opini Peserta Audisi Penyiar Tentang Radio USUKOM 107,7 FM Sebagai Radio Berbasis Kampus)

Gratis