PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) SEBAGAI ADJUVAN TERAPI CAPTOPRIL TERHADAP KADAR RENIN PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI HIPERTENSI

 33  240  30  2017-02-15 05:26:59 Report infringing document

SKRIPSI MUHAMMAD PRIYADI PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK

  Lilik Yusetyani, Apt., Sp. Diah Hermayanti, Sp.

NIP UMM. 11407040450 NIP UMM. 132316400

  Lembar PengujianPENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) SEBAGAI ADJUVAN TERAPI CAPTOPRIL TERHADAP KADAR RENIN PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANGDIINDUKSI HIPERTENSI SKRIPSI Telah diuji dan dipertahankan di depan tim penguji Pada Senin, 22 Juni 2015Oleh: MUHAMMAD PRIYADI NIM : 201110410311093 Tim Penguji :Penguji I Penguji II Dra. Sovia Aprina B., S.

KATA PENGANTAR

  Produksi renin dapat meningkatkan angiotensin II yang diubah dari angiotensin I oleh Angiotensin Converting Enzyme (ACE) sehingga terjadi vasokonstriksi,resistensi vaskular dan disfungsi vakular serta stimulasi sintesis aldosteron di korteks adrenal yang meningkatkan retensi natrium dan air serta volume darah. Atas dasar ilmiah di atas maka akan dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak temulawak yang mengandung senyawa curcuminterhadap mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi hipertensi dengan mengukur parameter tekanan darah, kadar renin, dan histopatologi jantung, ginjaldan otak.

DAFTAR SINGKATAN

ACE = Angiotensin Converting EnzymeARB = Angiotensin II Resceptor BlockerCCB = Calcium Canal BlockerEDTA = Etylene Diamnine Tetraacetic AcidELISA = Enzyme Linked Immunosorbent AssayHDL = High Density LipoproteinL-NAME = L-NG-Nitroarginine Methyl EsterNOS = Nitric Oxide SynthasesRAAS = Renin-Angiotensin-Aldosteron SystemWHO = World Health Organization 47

DAFTAR PUSTAKA

  Evaluation of the Antinociceptive Activity and Acute Oral Toxicity ofStandardized Ethanolic Extract of the Rhizome of Curcuma xanthorrhiza Roxb. Clinical Practice Guidelines for the Management of Hypertension in the Community A Statement by theAmerican Society of Hypertension and the International Society of Hypertension.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Curcumin dosis100 mg/KgBB mampu menurunkan hipertensi dan memperbaiki fungsi ginjal pada tikus jantan galur Sprague-Dawley yang diinduksi Pb dan Cd (Sangartit et al, 2012), memperbaiki disfungsi vaskular dan mengurangi oxidative stress melalui peningkatan Nitric Oxide (NO) dan efek antioksidan pada mencit 4(Kukongviriyapan et al, 2014). Atas dasar ilmiah di atas maka akan dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak temulawak yang mengandungsenyawa curcumin terhadap mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi hipertensi dengan mengukur parameter tekanan darah, kadar renin, danhistopatologi jantung, ginjal dan otak.

1.4 Hipotesis

Pemberian ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) sebagai adjuvan terapi captopril dapat menurunkan kadar renin pada mencit jantan(Mus musculus) yang diinduksi hipertensi. 5

1.5 Manfaat Penelitian

  1.5.1 Manfaat Ilmiah Penelitian ini diharapkan akan menghasilkan informasi ilmiah tentang potensi senyawa curcumin dari ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrizaRoxb.) sebagai adjuvan terapi captopril dalam mempengaruhi kadar renin pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi hipertensi. 1.5.2 Manfaat Aplikasi Keberhasilan penelitian tentang ekstrak temulawak sebagai adjuvan terapi captopril dalam mempengaruhi kadar renin pada mencit jantan (Mus musculus) hipertensi dapat dijadikan informasi yang penting bagi masyarakat mengenai temulawak sebagai adjuvan dalam pengobatan hipertensi serta pengembangan obat-obatan anti hipertensi.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma..

Gratis

Feedback