Feedback

ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI

 16  303  18  2017-02-10 21:24:59 Report infringing document
Informasi dokumen
ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI SKRIPSI Oleh: Arizal Dian Fuqoha NIM 070810101200 JURUSAN ILMU EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JEMBER 2013 ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI SKRIPSI diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Ekonomi Pembangunan (S1) dan mencapai gelar Sarjana Ekonomi Oleh: Arizal Dian Fuqoha NIM 070810101200 JURUSAN ILMU EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JEMBER 2013 i SKRIPSI ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI Oleh Arizal Dian Fuqoha NIM 070810101200 Pembimbing Dosen Pembimbing I : Dr. LilisYuliati, SE, M.Si Dosen Pembimbing II : FajarWahyu P., S.E, M.E ii TANDA PERSETUJUAN SKRIPSI Judul Skripsi Nama NIM Fakultas Jurusan Konsentrasi Disetujui Tanggal : Analisis Elastisitas Transmisi Harga Ikan Lemuru di Daerah Penangkapan Ikan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi : Arizal Dian Fuqoha : 070810101200 : Ekonomi : Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) : Regional : 24 Oktober 2012 Pembimbing I Pembimbing II Dr. Lilis Yuliati, SE, M.Si NIP. 19690718 199512 2 001 Fajar Wahyu P., S.E., M.E NIP. 1983116 200812 2 001 Mengetahui, Ketua jurusan Dr. I Wayan Subagiarta, SE, M.Si NIP. 19600412 198702 1 001 iii PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Arizal Dian Fuqoha NIM : 070810101200 menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul: Analisis Elastisitas Transmisi Harga Ikan Lemuru di Daerah Penangkapan Ikan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi adalah benar-benar hasil karya saya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi mana pun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, tanpa adanya tekanan dan paksaan dari pihak mana pun serta bersedia mendapat sanksi akademik jika ternyata di kemudian hari pernyataan ini tidak benar. Jember, 14 Februari 2013 Yang menyatakan, Arizal Dian Fuqoha NIM. 070810101200 iv PENGESAHAN JUDUL SKRIPSI ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI Yang dipersiapkan dan disusun oleh: Nama : Arizal Dian Fuqoha NIM : 070810101200 Jurusan : Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Telah dipertahankan didepan panitia penguji pada tanggal: 28 Februari 2013 dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima sebagai kelengkapan guna memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Jember. 1. Ketua Susunan Panitia Penguji : Prof. Dr. Sarwedi, SE, MM NIP. 19531015 198303 1 001 (.) 2. Sekretaris : Dra. Aminah, MM NIP. 19480529 197803 2 002 (.) 3. Anggota : Dr. LlisYuliati, SE, M.Si NIP. 19710905 199802 1 001 (.) Mengetahui/Menyetujui, Universitas Jember Fakultas Ekonomi Dekan, Dr. H. Moch Fathorrazi, M.Si NIP. 19630613 199002 1 001 v PERSEMBAHAN Atas nikmat, ridho, hidayah dan inayah Allah SWT, skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. umi dan abahku yang tercinta dengan segala bentuk kasih sayangnya yang tulus serta motivasi dan nasihat-nasihat yang tiada henti sudah diberikan kepada saya; 2. bapak dan ibu dosen Fakultas Ekonomi Universitas Jember. vi MOTTO “Allah Akan Meninggikan Orang-Orang yang Beriman di Antaramu dan OrangOrang yang diberi Ilmu Pengetahuan” (QS. Al-Mujadalah : 11) “Musa Berkata Kepada Khidir, Bolehkah Aku Mengikutimu Supaya Kamu Mengajarkan Kepadaku Ilmu yang Benar di Antara Imu-Ilmu yang Telah diajarkan Kepadamu” (QS. Al-Kahf : 66) “Alasan kenapa seseorang tak pernah meraih cita-citanya adalah karena dia tidak mendefinisikannya, tak mempelajarinya, dan tak pernah serius berkeyakinan bahwa cita-citanya itu dapat dicapai”. “Dr. Denis Waitley” “Stay Hungry and Stay Foolish” “CEO and Founder Apple Inc” - Steve Jobs “Bumi ini cukup untuk tujuh generasi, namun tidak cukup untuk tujuh orang serakah” – Mahatma Gandhi vii Analisis Elastisitas Transmisi Harga Ikan Lemuru di Daerah Penangkapan Ikan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Arizal Dian Fuqoha Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Jember ABSTRAK Penelitian tentang “Analisis Elastisitas Transmisi Harga Ikan Lemuru di Daerah Penangkapan Ikan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi” ini merupakan penelitian empiris dengan menggunakan data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel-variabel yang diduga mempengaruhi harga ikan lemuru pada tahun 2006-2010. Variabel-variabel tersebut antara lain: 1. musim ikan; 2. tangkapan lemuru. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif yang memberikan gambaran atau menguraikan tentang suatu keadaan dari hasil pengamatan secara langsung, yang kedua menggunakan metode analisis elastisitas harga penawaran yang bertujuan untuk mengetahui sifat elastisitas harga penawaran ikan lemuru dalam kurun waktu lima tahun 20062010, yang ketiga menggunakan metode analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk mengetahui signifikansi variabel-variabel yang diduga mempengaruhi harga ikan lemuru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien b0 sebesar 12.567,140, memiliki arti bahwa dengan asumsi semua variabel konstan, harga ikan lemuru sebesar Rp. 12.567/kg. Nilai koefisien regresi b1 variabel musim sebesar -1.867,17, memiliki arti bahwa musim panen ikan cenderung menyebabkan penurunan harga ikan lemuru sebesar Rp. 1.867,17/kg, dengan asumsi bahwa variabel tangkapan lemuru konstan. Nilai koefisien regresi b2 variabel tangkapan lemuru sebesar -0,00259, mempunyai arti bahwa apabila tangkapan lemuru meningkat sebesar 1000 kg, maka terjadi penurunan harga ikan lemuru sebesar Rp. 259, dengan asumsi bahwa variabel musim konstan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel musim, dan tangkapam lemuru secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pembentukan harga ikan lemuru. Hasil uji F menunjukkan nilai probabilitas Fhitung sebesar 0,000, kurang dari level signifikan  = 0,05. Namun demikian, nilai R2 hanya sebesar 0,400, yang berarti kedua variabel secara bersama-sama hanya berkontribusi pada 40% dinamika harga ikan lemuru. Hal ini menunjukkan bahwa 60% variabel lainnya tidak terakomodasi dalam model. Kata Kunci: Elastisitas Harga Penawaran, Harga, Ikan Lemuru, Musim, Produksi Ikan. viii Analysis of Transmission Price Elasticity lemuru in Fishing Area Regional District Banyuwangi Muncar. Arizal Dian Fuqoha Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Jember ABSTRACT Research on "Analysis of Price Transmission Elasticity Fish Lemuru Regional District Fishing Muncar Banyuwangi" This is an empirical study using secondary data. This study aims to determine the influence of variables thought to affect prices lemuru in 2006-2010. These variables include: 1. fishing season; 2. lemuru catches. The method of analysis used in this study is a descriptive analysis method that provides an overview or describes a state of direct observations, the second using the offer price elasticity analysis method that aims to determine the nature of the offer price elasticity lemuru the five-year period 2006 - 2010, the third using multiple linear regression analysis method that aims to determine the significance of variables thought to affect prices lemuru. The results showed that the coefficient b0 of 12567.140, means that assuming all variables constant, the price of 12,567 rupiah. Variable regression coefficient b1 of -1867.17 season, meaning that the harvest of fish tend to cause a decrease in the price of 1867.17 rupiah, assuming that the other variables constant. Variable regression coefficient b2 lemuru catches of -0.00259, means that if the catch lemuru increased by 1 kg, then a decline in the price of 0.00259 rupiah, assuming that the other variables constant. Conclusion the study indicates that the two variables season, and tangkapam lemuru jointly significant effect on price formation lemuru. F test results show the value of F-test probability of 0.000, less than significant level  = 0.05. However, the R2 value of only 0.400, which means the two variables together contribute only 40% lemuru price dynamics. This shows that 60% of other variables are not accommodated in the model. Keywords: Elasticity Price Offer, Price, Lemuru, Season, Fish Production. ix PRAKATA Puji syukur ke hadirat Allah S.W.T karena berkat rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Elastisitas Transmisi Harga Ikan Lemuru di Daerah Penangkapan Ikan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Jember. Dalam penyusunan hingga terselesaikannya skripsi ini, tentunya tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis pada kesempatan ini menyampaikan ungkapan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. ibu Dr. Lilis Yuliati, SE, M.Si selaku Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, pengarahan dan bantuan beliau demi kelancaran penyusunan skripsi sampai pada waktu ujian; 2. bapak Fajar Wahyu P., S.E., M.E selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, pengarahan serta motivasi dalam penyusunan skripsi ini; 3. bapak Dr. Moch. Fathorrazi, SE, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Jember beserta staf edukatif dan administratif; 4. kedua orang tuaku tercinta, Abahku (H.Abdul Fatah) dan Umiku (Hj. AttinUmayah), terima kasih atas kasih sayang, nasihat-nashat dan do`a dalam setiap langkahku; 5. semua teman angkatan IESP 2007 Fakultas Ekonomi Universitas Jember, terimakasih atas waktu dan penglaman yang telah kalian berikan; 6. sahabat-sahabatku Yusman Arif A., SE, Artha P., SE, Pera Wibowo P., SE, M. Subahillah, SE, M. Rifqi H dan Tatto H., SE terima kasih atas pengalaman suka dukanya selama di Kota Jember. x Akhir kata penulis telah berusaha keras dan maksimal untuk membuat skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat dan tambahan ilmu pengetahuan bagi karya tulis selanjutnya. Jember, 14 Februari 2013 Penulis xi DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL. i HALAMAN TANDA PERSETUJUAN SKRIPSI . iii HALAMAN PERNYATAAN . iv HALAMAN PENGESAHAN . v HALAMAN PERSEMBAHAN. vi HALAMAN MOTTO. vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. xii DAFTAR ISI. xiv DAFTAR TABEL. xvii DAFTAR GAMBAR. xviii DAFTAR LAMPIRAN. xix BAB 1. PENDAHULUAN. 1 1.1 Latar Belakang. 1 1.2 Rumusan Masalah. 3 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian. 4 1.3.1 Tujuan Penelitian. 4 1.3.2 Manfaat Penelitian. 4 BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA. 5 2.1 Landasan Teori. 5 2.1.1 Teori Penawaran. 6 2.1.2 Teori Permintaan. 8 2.1.3 Variasi Harga Musiman. 9 2.1.4 Mekanisme Harga Keseimbangan . 12 2.1.5 Efisiensi Pemasaran. 14 2.1.6 Elastisitas Harga Permintaan. 16 xii 2.1.7 Hasil Penelitian Sekarang dan Sebelumnya. 17 2.2 Kerangka Pemikiran. 21 2.3 Hipotesis. 25 BAB 3. METODE PENELITIAN. 25 3.1 Jenis Penelitian. 25 3.2 Penentuan Daerah Penelitian. 25 3.3 Jenis dan Sumber Data . 25 3.4 Metode Analisis Data . 26 3.4.1 Analisis Deskriptif . 26 3.4.2 Analisis Regresi Linear Berganda. 27 3.4.3 Elastisitas Harga Penawaran. 28 3.5 Uji Statistik. 29 3.5.1 Uji Statistik F (F-test) . 29 3.5.2 UjiStatistik t (t-test). 30 3.5.3 Uji Determinasi Berganda (Uji-R2) . 30 3.6 Uji Asumsi Klasik. 31 3.6.1 Uji Multikolinearitas. 31 3.6.2 Uji Autokorelasi. 32 3.6.3 Uji Heteroskedastisitas. 32 3.6.4 Uji Normalitas. 33 3.7 Definisi Variabel Operasional dan Pengukuran. 35 BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN. 36 4.1 Keadaan Umum Perikanan Kabupaten Banyuwangi. 36 4.1.1 Gambaran Umum Perikanan . 36 4.1.2 Kondis Penangkapan Ikan Perairan Umum . 37 4.1.3 Perkembangan Perikanan Budidaya dan Tangkap. 37 4.2 Analisis Hasil Penelitian. 43 4.2.1 Analisi Regresi Linear Berganda. 43 xiii 4.2.2 Analisis Elastisitas Harga Penawaran. 44 4.3 Uji Statistik. 44 4.3.1Uji Determinan Berganda (R2). 44 4.3.2 Uji F (F-test). 45 4.3.3 Uji t (t-test). 46 4.4Uji Ekonometrik (Asumsi Klasik). 47 4.4.1 Uji Multikoliniearitas. 47 4.4.2 Uji Heteroskedastisitas. 48 4.4.3 Uji Autokorelasi. 48 4.5 Pembahasan. 49 BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN. 52 5.1 Kesimpulan. 52 5.2 Saran. 52 DAFTAR PUSTAKA. 54 LAMPIRAN. 55 xiv DAFTAR TABEL Tabel Halaman 2.1 Penelitian Sebelumnya dan Penelitian Sekarang. 20 4.1 Produksi Perikanan Tangkap dan Budidaya Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010-2011. 38 4.2 Produksi Perikanan Tangkap Kabupaten Banyuwangi Tahun 2009-2010 . 4.3 Jumlah Penduduk 39 Petani Ikan dan Nelayan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2011. 40 4.4 Produksi Perikanan Laut Kabupaten Banyuwangi Tahun 20092010 . 42 4.5 Hasil Regresi Linear Berganda . 44 4.6 Hasil Uji t (t-test) . 47 4.7 Perbandingan r2 (adjusted R-squared dengan R Model Empiris) . 49 4.8 Uji Heteroskedastisitas. 49 4.9 Uji Autokorelasi. 50 xv DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 2.1 Kurva Penawaran . 7 2.2 Kurva Permintaan. 9 2.3 Permintaan Musiman dan Perubahan Harga Musiman. 10 2.4 Penawaran Musiman dan Perubahan Harga Musiman . 10 2.5 Prilaku Harga Musiman Teoritis . . 11 2.6 Mekanisme Harga Keseimbangan . 13 2.7 Fungsi Primer dan Fungsi Turunan pada kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi
ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Tags

Penangkapan Ikan

Elastisitas Transmisi Harga
Upload teratas

ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA IKAN LEMURU DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI

Gratis