Feedback

ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU

 21  250  27  2017-02-15 05:19:59 Report infringing document
Informasi dokumen
ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (S1) pada Jurusan Agribisnis Oleh : ENDANG RATNASARI NIM : 201110210311041 JURUSAN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2015 i HALAMAN PERSETUJUAN Nama : Endang Ratnasari Nim : 201110210311041 Jurusan : Agribisnis Fakultas : Pertanian – Peternakan Judul : ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Strata Satu (S1) Pada Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang Menyetujui, Dekan Ketua Jurusan Dr. Ir. Damat, MP NIP. 19640228 199003 1 003 Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM NIP. 105. 9010. 0200 i HALAMAN PENGESAHAN Nama : Endang Ratnasari Nim : 201110210311041 Jurusan : Agribisnis Fakultas : Pertanian – Peternakan Judul : ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Strata Satu (S1) Pada Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang Mengesahkan, Dekan Ketua Jurusan Dr. Ir. Damat, MP NIP. 19640228 199003 1 003 Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM NIP. 105. 9010. 0200 ii HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING Nama : Endang Ratnasari Nim : 201110210311041 Jurusan : Agribisnis Fakultas : Pertanian – Peternakan Judul : ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Strata Satu (S1) Pada Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang Menyetujui, Dosen Pembimbing I, Dosen Pembimbing II, Dr. Ir. Anas Tain, MM Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM iii HALAMAN PENGESAHAN DEWAN PENGUJI Nama : Endang Ratnasari Nim : 201110210311041 Jurusan : Agribisnis Fakultas : Pertanian – Peternakan Judul : ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU Telah Dipertahankan di depan Dewan Penguji Pada Tanggal 29 April 2015 Dewan Penguji : Penguji I, Penguji II, Ir. Harpowo, MP Livia Windiana, SP, M.Agr Penguji III, Penguji IV, Dr. Ir. Anas Tain, MM Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM Malang, 29 April 2015 Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang Dekan, (Dr. Ir. Damat, MP) NIP. 19640228 199003 1 003 iv HALAMAN REVISI Nama : Endang Ratnasari Nim : 201110210311041 Jurusan : Agribisnis Fakultas : Pertanian – Peternakan Judul : ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU Telah Direvisi dan Disetujui oleh Dewan Penguji Pada Tanggal 29 April 2015 Dewan Penguji : Penguji I, Penguji II, Ir. Harpowo, MP Livia Windiana, SP, M.Agr Penguji III, Penguji IV, Dr. Ir. Anas Tain, MM Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM v SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : NAMA : Endang Ratnasari NIM : 201110210311041 JURUSAN : AGRIBISNIS FAKULTAS : PERTANIAN - PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU” adalah bukan karya orang lain baik sebagian maupun keseluruhan kecuali dalam bentuk kutipan yang diacu dalam naskah ini dan telah dituliskan sumbernya. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia mendapatkan sanksi akademik. Malang, 25 April 2015 Yang membuat penyataan, (Endang Ratnasari) 201110210311041 vi RIWAYAT HIDUP Penulis dilahirkan di bumi Angling Dharma Bojonegoro, 18 Oktober 1993 sebagai putri pertama dari tiga bersaudara. Ayahanda bernama Sukardi dan Ibunda Siti Rusmiati. Penulis menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyyah Islamiyah Jombang Bumirejo pada tahun 2000, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Baureno-Bojonegoro pada tahun 2005, dan Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Babat- Lamongan pada tahun 2008. Tahun 2011 penulis melanjutkan pendidikan di Jurusan Agribisnis Fakultas PertanianPeternakan Universitas Muhammadiyah Malang hingga selesai. Semasa perkuliahan penulis aktif di bidang kemahasiswaan baik dilembaga intra, LSO maupun ortom serta di tataran Fakultas dan Universitas. Tahun 2012/2013 penulis di amanahi sebagai Bendahara Umum Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian-Peternakan serta Sekretaris Bidang Organisasi di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FPP-UMM dan tahun 2013/2014 sebagai sekretaris umum di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FPP-UMM. Kecintaannya terhadap seni menjadikan penulis untuk menyalurkan bakatnya di LSO Sanggar Seni JALU dan pernah diamanahi sebagai sekretaris umum. Tahun 2014/2015 penulis mendapatkan amanah sebagai anggota komisi Monitoring dan Evaluasi di Senat Mahasiswa Universitas (SEM-U). Selain berkecimpung didunia kemahasiswaan penulis juga pernah menjadi asisten di Laboratorium Agribisnis dan Laboratorium Infokom dibeberapa mata kuliah, serta pernah menjadi Instruktur PATI (Pelatihan Aplikasi Teknologi dan Informasi) pada tahun 2014/2015 dan sebagai co. Trainer P2KK UMM ditahun yang sama. vii KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “Analisis Sistem Tebang Angkut dan Rendemen Pada Pemanenan Tebu di PT Perkebunan Nusantara X (Persero) Pabrik Gula Djombang Baru” ini dengan baik. Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan proposal skripsi ini tidak sedikit kendala yang dialami, namun berkah dari Allah SWT dan berkat bantuan, bimbingan, kerjasama dari berbagai pihak, kendala-kendala tersebut dapat diatasi. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Kedua orang tua tercinta, Ayahanda Sukardi dan Ibunda Siti Rusmiati yang sangat banyak memberikan bantuan moril, materil, arahan, dan selalu mendoakan keberhasilan selama penulis menempuh pendidikan, serta adik-adik tersayang (Bayu Suseno dan Ari Dwi Erlangga) yang menjadi penyemangat tersendiri bagi penulis. 2. Bapak Prof. Dr. Muhajir Effendi. M.AP, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. 3. Bapak Dr. Ir. Damat, MP, selaku Dekan FPP Universitas Muhammadiyah Malang. 4. Bapak Dr. Ir. Anas Tain, MM, selaku dosen pembimbing I yang telah dengan sabar, teliti, tulus, serta ikhlas meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam memberikan bimbingan, motivasi, arahan, serta saran-saran yang sangat berharga kepada penulis selama menyusun skripsi. viii 5. Ibu Ir. Dyah Erni Widyastuti, MM, selaku ketua Jurusan Agribisnis FPP Universitas Muhammadiyah Malang yang juga merupakan Dosen Pembimbing II penulis dalam menyusun skripsi yang telah memberikan dorongan dan semangat untuk segera menyelesaikan penyusunan skripsi ini. 6. Bapak Ir. Harpowo, MP dan Ibu Livia Windiana SP, M.Agr selaku Dosen Penguji I dan Penguji II, yang telah menyempatkan waktunya untuk mengasah pengetahuan peneliti. 7. PT Perkebunan Nusantara X (Persero) yang telah memberikan izin melaksanakan penelitian di PG Djombang Baru, Desa Pulo, Kecamatan Pulo, Kabupaten Jombang. 8. Bapak Ir. Sumardi dan Bapak Sunaryadi, SP selaku asmen tebang angkut serta karyawan bagian tebang angkut tanaman yang telah memberikan arahan selama penelitian, 9. Petani kemitraan PG Djombang Baru yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk diwawancarai dan berkenan menjadi responden. 10. Kepala Laboratorium Agribisnis Ibu Ir. Gumoyo Mumpuni N, MP, yang selalu memberikan nasehat-nasehat dan memberi motivasi sehingga penulis selalu semangat. 11. Rekan-rekan asisten di Laboratorium Agribisnis dan Laboratorium Infokom serta rekan-rekan co-trainer P2KK tahun 2014-2015 yang memberikan masukan serta semangat dalam menulis skripsi ini. 12. Rekan-rekan Mahasiswa Agribisnis angkatan 2011 dan rekan-rekan seperjuangan Immawan dan Immawati ix di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) khususnya Komisariat Adolesensi Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang yang telah banyak memberikan motivasi dan masukan kepada penulis, baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam penulisan skripsi ini sehingga penulis selalu termotivasi dengan slogan “Anggun dalam moral, Unggul dalam Intelektual” serta selalu berupaya untuk ber fastabiqul khairat dalam setiap langkah untuk menggeleparkan panji-panji ikatan dan persyarikatan. 13. Kawan-kawan di sanggar seni JALU “C.U.K” (Cerdas, Unik, Kreatif) yang selalu memberikan inspirasi tersendiri bagi penulis dan menyadarkan bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. 14. D’ BELGY (Bestiani MustikaNingsih, Endang Ratnasari, Lavin Dwi Saputra, Galang Styachi, dan Yessica Kurniawati) yang telah memberi warna tersendiri selama dibangku perkuliahan dan menjadi patner sekaligus sahabat terbaik dari semester 1 hingga selamanya. 15. DPW dan DPP Partai Aspirasi Sejati (PASTI) yang telah memberikan kepercayaan kepada penulis untuk naik ke Senat Mahasiswa Universitas (SEM-U), sehingga penulis dapat menyadari akan pentingnya kewajiban dan tanggung jawab serta menyadari pentingnya menyatukan visi, mengeratkan hati, dan melangkah pasti. 16. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini. x Akhirnya, dengan segala kerendahan hati penulis menyadari masih banyak terdapat kekurangan dalam skripsi ini sehingga penulis mengharapkan adanya saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Malang, April 2015 Penulis xi DAFTAR ISI HALAMAN PERSETUJUAN . . i HALAMAN PENGESAHAN . . ii iii HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING . . . HALAMAN PENGESAHAN DEWAN PENGUJI iv v HALAMAN REVISI . SURAT PERNYATAAN vi RIWAYAT HIDUP . vii KATA PENGANTAR . viii ABSTRACT xii ABSTRAK . xiii DAFTAR ISI . xiv DAFTAR TABEL . xvi DAFTAR BAGAN . xvii DAFTAR GAMBAR . xviii DAFTAR LAMPIRAN . xix BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang . . . 1.2 Rumusan Masalah . . 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian. . 1.4 Batasan Istilah dan Pengukuran Variabel . 1 4 5 6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Penelitian Terdahulu . . . 2.2 Tanaman Tebu dan Terbentuknya Rendemen. . . 2.3 Penebangan atau pemanenan tebu . . . 2.4 Kerangka Pemikiran . . . . 2.5 Hipotesis . . . . . 9 12 14 18 20 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penentuan Lokasi Penelitian . . . . . 3.2 Metode Pengambilan Sampel dan Pengumpulan Data . 3.2.1 Metode Pengambilan Sampel . 3.2.2 Metode Pengumpulan Data . 3.3 Metode Analisis Data . . 3.3.1 Analisis Deskriptif Kualitatif . 3.3.2 Analisis Deskriptif Kuantitatif . 3.3.2.1 Analilis Finansial . 3.3.2.2 Analilis Komparasi (Perbandingan) . 22 22 22 23 23 24 24 25 27 xii BAB IV GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Letak Geografis Kabupaten Jombang . . . 4.2 Keadaan Ekonomi . 4.3 Sejarah PG Djombang Baru . . . 4.4 Struktur Organisasi PG Djombang Baru . . 29 32 36 38 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Karakteristik Responden . . . 5.1.1 Distribusi Responden Berdasarkan Usia . . 5.1.2 Distribusi Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan . 5.1.3 Distribusi Responden BerdasarkanTanggungan Keluarga . 5.1.4 Distribusi Responden Berdasarkan Luas Lahan . . 5.1.5 Distribusi Responden Berdasarkan Pendapatan Non Usahatani Tebu. 5.2 Pembahasan Analisa Finansial . . 5.2.1 Biaya Variabel . . . 5.2.2 Biaya Tetap . . 5.2.3 Biaya Total . . 5.2.4 Penerimaan Usahatani Tebu . . 5.2.5 Pendapatan Usahatani Tebu . . 5.3 Pembahasan Analisis Komparasi . . . 5.4 Dampak Introduksi Nilai Teknologi . . 5.4.1. R/C Ratio . . 42 43 43 44 44 45 46 47 48 50 50 52 53 54 57 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan . . . 6.2 Saran . . . 60 60 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR WEBSITE . 62 63 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia . Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan . . Tabel 3. Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Tanggungan Keluarga. Tabel 4. Karakteristik Responden Berdasarkan Luas Lahan . . Tabel 5. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendapatan Non Usahatani Tebu . Tabel 6. Biaya Variabel Usahatani Tebu Tabel 7. Biaya Tetap Usahatani Tebu . Tabel 8. Biaya Total Usahatani Tebu . Tabel 9. Penerimaan Usahatani Tebu . Tabel 10. Pendapatan Usahatani Tebu . Tabel 11. Dampak Introduksi Nilai Teknologi . . Tabel 12. Perhitungan R/C Ratio Usahatani Tebu . Tabel 13. Perhitungan R/C Ratio dengan Simulasi Subsidi Tebang Mekanis Dihilangkan xiv 42 43 44 44 45 47 48 50 51 52 56 57 58 DAFTAR BAGAN Bagan 1. Kerangka Penelitian . Bagan 2. Struktur Organisasi PG. Djombang Baru . xv 20 40 DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Peta Kabupaten Jombang. Gambar 2. Proses Pemanenan Tebu Menggunakan Sugar Cane Harvester. . Gambar 3. Antrian Truk Hasil Panen Tebu . Gambar 4. Timbangan Barkle. Gambar 5. Petani Kemitraan (Responden) . Gambar 6. Lori Pengangkut Tebu . Gambar 7. Tanaman Tebu . Gambar 8. Pemanenan Tebu Secara Manual . Gambar 9. Hasil Pemanenan Tebu Secara Manual Gambar 10. Pemuatan Tebu Secara Manual . xvi 30 63 63 63 63 63 63 64 64 64 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Dokumentasi Penelitian . Lampiran 2. Identitas Responden . Lampiran 3. Biaya Tenaga Kerja Sistem Tebang Manual. . Lampiran 4. Biaya Tenaga Kerja Sistem Tebang Mekanis. . Lampiran 5. Kebutuhan Saprodi Sistem Tebang Manual . Lampiran 6. Kebutuhan Saprodi Sistem Tebang Mekanis . Lampiran 7. Penggunaan Biaya Tetap Manual . . Lampiran 8. Penggunaan Biaya Tetap Mekanis . . Lampiran 9. Biaya Total Sistem Tebang Manual . . . Lampiran 10. Biaya Total Sistem Tebang Mekanis . Lampiran 11. Penerimaan Sistem Tebang Manual Lampiran 12. Penerimaan Sistem Tebang Mekanis . Lampiran 13. Pendapatan Sistem Tebang Manual Lampiran 14. Pendapatan Sistem TebangMekanis Lampiran 16. Hasil Analisis Riil Sistem Tebang Manual. . Lampiran 17. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Manual. . Lampiran 18. Hasil Analisis Rill Sistem Tebang Mekanis. . Lampiran 19. Hasil Analisis Konversi Sistem Tebang Mekanis. . Lampiran 20. Pendapatan Usahatani Tebu dengan Asumsi Harga Gula sama. Lampiran 21. R/C Ratio Lampiran 22. Hasil Input SPSS Paired Sample t-test Lampiran 23. Hasil Output SPSS Paired Sample t-test . Lampiran 24. SO Bagian Tebang Angkut PG Djombang Baru Lampiran 25. Surat Balasan Pemberian Ijin Survei dan Penelitian PTPN X Lampiran 26. Kuesioner xvii 64 65 66 72 78 82 86 89 90 91 92 95 97 98 99 101 103 105 107 108 109 110 111 112 113 DAFTAR PUSTAKA Fitri, Y. (2008). Pengaruh penambahan susu kapur (CaOH)2 dan gas SO2 terhadap pH nira mentah dalam pemurnian nira di PG Madu PTP Nusantara II Langkat. Karya Ilmiah yang tidak dipublikasi, Universitas Sumatera Utara. Haryanto, A. (2001). Analisis Biaya Sistem Tebang Angkut pada Pemanenan Tebu Bakar di PT Gula Putih Mataram, Lampung Utara. Keteknikan Pertanian, Vol 15, No 2. Indrawanto, d. C. (2010). Budidaya dan Pasca Panen Tebu. Jakarta: ESKA Media. Isma'il. (2001). Peningkatan Daya Saing Industri Gula Nasional Sebagai Langkah Menuju Persaingan Bebas. Institute for Science and Technology Studies, Journal Vol II hal 3-14. Kuspraptomo, A. D. (2012). Pengaruh varietas tebu, potongan dan penundaan giling terhadap kualitas nira tebu. AGROINTEK, kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi
ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU Pengukuran Variabel Pembatasan Istilah dan Pengukuran Variabel 1. Pembatasan Istilah
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

ANALISIS SISTEM TEBANG ANGKUT DAN RENDEMEN PADA PEMANENAN TEBU DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PABRIK GULA DJOMBANG BARU

Gratis