Analisis Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Baju Bekas Impor (Studi kasus Pada Toko Baju New Look)

 9  117  99  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

KATA PENGANTAR

  Tesis ini berisi penelitian mengenai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian pada baju bekas impor di toko New Look. Sebagai manusia penulis menyadari bahwa mungkin terdapat beberapa hal yang kurang berkenan dalam pengerjaan tesis ini harap dimaafkan dan semoga ini bermanfaat dandapat digunakan bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

DAFTAR LAMPIRAN

  Baju Bekas Import atau sering orang khususnya di Sumatra Utara menyebutnya ‘Roger’ atau ‘Monja’ sekarang ini bisa dikatakan fenomenal karena deganberbagai isu negatif yang melekat seperti sarang penyakit, bau, bekas pakai orang lain, pasar baju bekas yang rawan kriminalitas dan jorok dll tetapi justru banyak diminati orang saat ini. Faktor yang dianalisis adalah faktor pribadiyang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan), gaya hidup, kepribadian dan konsep diri.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Dari definisi ini terdapat dua kata kunci yang menjadi Pakaian bermerek, bagus dan mempunyai daya jual tinggi mungkin tidak menjadi masalah untuk orang yang berkecukupan ataupun kaya, tetapi untuk orang yang mempunyaidaya beli yang rendah hal ini bukan lah hal yang diutamakan untuk dibeli karena jika dibeli kebutuhan lainnya tidak akan terpenuhi atau tidak terbeli karena uangnya tidak cukup. Adapun faktor-faktor yang diteliti dalam penelitian ini adalah faktor pribadi yang terdiri dari gayahidup, situasi ekonomi (pendapatan), dan karakteristiik konsep diri serta faktor harga 1.4 Tujuan Penelitian Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor perilaku konsumen dalam membeli produk baju bekas impor pada toko baju New Look.

1.5 Manfaat Penelitian

  Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk melatih meningkatkan dan menambah wawasan dan ilmu pengetahuan serta lebih mengerti dan memahami teori-teoridari selama proses perkuliahan yang dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Serta dapat memberikan sumbangan kepustakaan yang berupa informasi tambahan yang berguna dan memberikansumbangan pemikiran bagi pihak-pihak yang mempunyai permasalahan yang sama atau ingin mengadakan penelitian lebih lanjut.

BAB II KERANGKA TEORI

2.1 Landasan Teori

2.1.1 Pengertian Perilaku Konsumen

  Menurut Schiffman dan Kanuk (1997), Ilmu perilaku konsumen merupakan ilmu tentang bagaimana individu mengambil suatukeputusan dalam menggunakan sumberdaya yang dimilikinya yaitu waktu, tenaga, dan uang untuk mengkonsumsi sesuatu, termasuk mempelajari apa, mengapa, kapan, dandimana seseorang membeli, serta seberapa sering seseorang membeli dan menggunakan suatu produk dan jasa. Swastha dan Handoko (2000:10) mengatakan perilaku konsumen (consumer behavior) dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsungterlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa-jasa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan menentukan kegiatan-kegiatantertentu.

2.1.2. Alasan Berbusana

  Beberapa hal mengapa orang memilih busana antara lain adalah: 2.1.2.1 Faktor Umur dan Tahap Siklus Hidup Usia dan tahap siklus hidup, daur hidup seseorang berubah seiring dengan selera konsumen, sehingga dalam memilih busana selalu memperhatikan usia karena mode untukanak-anak berbeda dengan mode untuk remaja. Stanton (1994) dalam Dinawan (2010:33), harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan konsumen dengan manfaat dari memiliki atau menggunakanproduk atau jasa yang lainnya ditetapkan oleh pembeli atau penjual untuk satu harga yang sama terhadap semua pembeli Tjiptono (2005) mengatakan bahwa, harga memiliki dua peranan utama dalam mempengaruhi ketertarikan beli, yaitu : 1.

2.1.2.3 Gaya Hidup

  Sedangkan menurut Minor dan Mowen (2002: 282), gaya hidup adalah menunjukkan bagaimana orang hidup, bagaimana membelanjakan uangnya, dan bagaimanamengalokasikan waktu. Selain itu, gaya hidup menurut Suratno dan Rismiati (2001: 174) Dari berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa gaya hidup adalah pola hidup seseorang yang dinyatakan dalam kegiatan, minat dan pendapatnya dalammembelanjakan uangnya dan bagaimana mengalokasikan waktu.

2.1.2.4 Kepribadian dan Konsep Diri

  Menurut Kotler (2006:140) Personality adalah karakteristik unik dari psikologi yang memimpin kepada kestabilan dan respon terus menerus terhadap lingkunganorang itu sendiri, contohnya orang yang percaya diri, dominan, suka bersosialisasi, otonomi, defensif, mudah beradaptasi, agresif. Yang dimaksudkepribadian adalah ciri bawaan psikologis manusia (human psychological traits) yang khas yang menghasilkan tanggapan yang relatif konsisten dan bertahan lama terhadap rangsanganlingkungannya.

2.2 Penelitian Terdahulu

  Hasildari penelitian ini menunjukan bahwa remaja lebih menyukai model baju batik yang mempunyai kesan casual tetapi sangat girly dan dapat digunakan untuk berbagai gayapenampilan, sehingga sangat menghemat dana belanja busana. Bintang Toedjoe Cabang Semarang)” tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perilaku konsumen yang terdiri dari faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologisterhadap keputusan untuk membeli extra joss.

2.3 Kerangka Pikir

  Berdasarkan telaah pustaka di atas dapat dibuat kerangka pemikiran dalam penilitian ini sebagai berikut :Variabel yang mempengaruhi X1 X2 Y X3 X4 Gambar 2.1 Kerangka Pikir Atau Konsep Keterangan : 1. H4: Diduga ada pengaruh positif antara variabel kepribadian dan konsep diri dengan keputusan konsumen dalam pembelian baju bekas impor .

BAB II I METODE PENELITIAN

  Sifat penelitian ini adalah untuh mengetahui dan menjelaskan pengaruh variabel yang terdiri dari: umur dan tahap siklushidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan), gaya hidup, kepribadian dan konsep diri terhadap keputusan pembelian produk. desain dan tampilan produk Selera dan kebutuhan yang berbeda karenaperbedaan umur dan siklus hidup Variabel Definisi Indikator Variabel Skala PengukuranUmur dan tahap siklus hidup (X1) Tabel 2.2 Definisi Operasional B.

3.4. Populasi dan Sampel

  Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli baju bekas impor di toko baju New Look, yaitu sebanyak100 orang. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, yaitu tehnik penentuan sampel berdasarkan kebetulan bagi siapa yang bertemu dengan peneliti dandianggap sesuai untuk dijadikan sumber data dan dijadikan sebagai sampel (Sugiono 2003:77 dalam Marpaung 2006:9).

3.5. Jenis dan Sumber Data

  Data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak yang berkompeten untuk memberikan informasi dan keterangan, melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yangberkunjung ke toko baju New Look. Data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen dan laporan-laporan tertulis perusahaan, literatur-literatur yang ada di perusahaan dan bagian bahan-bahan atautulisan lain yang ada hubungannya dengan masalah yang akan diteliti.

3.6. Tehnik Pengumpulan Data

  ObservasiMenurut Imron (1996:10) Metode observasi yaitu “cara pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dan sengaja, diawali dengan mengadakan pengamatan danpencatatan atas gejala yang sudah diteliti dengan melibatkan diri dalam latar yang sedang diteliti” Peneliti mengobservasi kegiatan yang terjadi di toko New Look untuk mengetahuisecara langsung apa yang terdapat di lapangan tentang Faktor-Faktor Keputusan Dalam Menggunakan Baju Bekas Impor Pada Toko Baju New Look. Produk yang dijual toko New Look terbuat dari bahan yang tidak berbahaya atau aman dan nyaman dikulit anak-anak dan dewasa 2.

3.9 Pengujian Instrumen Penelitian

  Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan antara nilai korelasi atau r hitung dari variabel penelitian dengan r tabel yang dapat dilihat pada kolom Corrected Item- Total Correlation dari variabel keputusan pembelian, produk, harga, lokasi, dan pelayanan. Reliabilitas digunakan untuk mengukurakurasi dan konsistensi dari pengukurannya yaitu instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk menggunakan obyek yang sama menghasilkan data yang sama (Situmorang2008:30).

3.10. Uji Asumsi Klasik

  Cara yang digunakan untuk menilainya adalah dengan melihat nilai faktor inflasi varian (Variance Inflasi Factor / VIF), yang tidak melebihi 5. Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik yang menyebar di atas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heterokedastisitas.

3.11. Teknik Analisis Data

1. Metode Analisis Deskriptif

  MenurutSugiyono (2008:270) analisis regresi linier berganda ditujukan untuk dapat mengetahui besarnya kontribusi antara beberapa variabel bebas yang biasa disebut X , X , X dengan 1 2 3 variabel terikat yang disebut Y. Persamaan RegresiModel persamaan regresi berganda yang digunakan adalah: 1 X 1 + b 2 X 2 + b 3 X 3 + b 4 X 4 e 4 = Koefisien regresi X 1 = Umur dan Tahap Siklus Hidup X = Pekerjaan dan Situasi Ekonomi (Pendapatan) 2 X 3 = Gaya Hidup X 4 = Kepribadian dan Konsep Diri e = Standar Error 2 2.

2 Koefisien determinasi (R ) digunakan untuk mengukur seberapa jauh

  kemampuan variabel bebas yaitu umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan), gaya hidup, kepribadian dan konsep diri dalammenerangkan variabel terikat yakni keputusan pembelian. Jika R berkisar antara nol sampai dengan satu (0 ≤ R ≤ 1 ) , maka variabel bebas (X) memberikan secara keseluruhan semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variabel terikat (Y) 2 b.

3. Uji Hipotesis

  H : b 1 = b 2 = b 3 = b 4 = 0, artinya secara serentak tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Signifikan pengaruh dari variabel umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan), gaya hidup, kepribadian dan konsep diri yang mempengaruhi = 0,05.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

  Usaha baju bekasimport menjadi salah satu solusi bagi semua orang yang ingin tetap fashionable dengan barang bekas import yang rata-rata dijual dengan harga yang relatif murah. Selain itu banyakkonsumen dari kalangan menengah ke bawah yang mencari busana yang lebih murah dari harga yang ada di toko baju baru.

4.1.1. Sejarah Singkat Usaha

  Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, dengan penjual yaitu Ibu Tia, diketahui bahwa sebenarnyabaju bekas impor bukanlah baju bekas orang lain, kalaupun ada baju bekas orang lain jumlahnya sangat sedikit. Pada awalnya toko baju New Look berdiri pada 10 maret2011, yang dirintis oleh Ibu Tia, yang didasari oleh keinginan untuk berwirausaha dan memenuhi kebutuhan hidup.

4.2 Uji Validitas dan Reliabilitas

  Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk menguji apakah kuesioner layak untuk digunakan sebagai instrumen penelitian. Validitas adalah ketepatan instrumen dalampengukuran, sedangkan reliabilitas adalah konsistensi alat ukur yang digunakan dan dapat diandalkan jika pengukuran tersebut diulang.

4.2.1. Uji Validitas

  Uji validitas dilakukan sebagai instrumen penelitian untuk variabel-variabel yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada Toko New Look menggunakan SPSSversi 16.0, yang dapat dilihat pada kolom Corrected Item-Total Correlation dari variabel keputusan pembelian, umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi(pendapatan), gaya hidup, kepribadian dan konsep diri. Uji Validitas Variabel Gaya Hidup (X3) Corrected Item- Total Correlation .846 Toko New Look menjual produk yang bervariasi dan berbagai gaya/modeLokasi strategis dan situasi toko New Look nyaman dan aman .929 Cara pembayaran yang memudahkan konsumen .954Produk yang dijual Toko New Look sesuai dengan norma dan .920 nilai budaya yang berlaku Sumber: Hasil penelitian, 2014 (Pengolahan dengan SPSS) Tabel 4.5.

4.2.2. Uji Reliabilitas

  Setelah semua butir pertanyaan dinyatakan valid, maka dilanjutkan dengan menguji reliabilitas kuesioner, dengan melihat nilai Cronbach’s Alpha. Apabila Cronbach’s Alphamenunjukan nilai 0,6 maka reliabilitas kuesioner adalah kurang baik, sedangkan 0,7 dapat diterima dan reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha 0,8 atau diatasnya adalah baik.

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure

Tabel 4.8. Hasil Uji Reliabilitas Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items .953

17 Sumber: Hasil penelitian, 2014 (pengolahan dengan SPSS)

Dari hasil pengujian reliabilitas 17 instrumen dapat diketahui, bahwa reliabilitas dari seluruh variabel memiliki reliabilitas yang baik karena Cronbach’s Alpha diatas 0,953 ataudiatas 0,8.

4.3 Analisis Deskriptif Variabel

  Analisis deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan hasil pengolahan data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh responden yang terpilih. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui dan mendeskripsikan variabel bebas(independen) dan variabel terikat (dependen).

1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

  9 Krakteristik Responden Berdasarkan Usia Usia Frekuensi Persen 15- 19 10 20 20-25 33 66 4 8 26-30 31-36 3 6 Total 50 100 Dari tabel 4.9 menunjukan bahwa responden berdasarkan usia yang paling banyak berbelanja di toko New Look adalah responden yang berusia antara 20-25 tahun yaitusebanyak 66% kemudian diikuti responden yang berusia 15-19 tahun sebanyak 20% , responden berusia 26-30 tahun sebanyak 8%, dan yang terakhir responden berusia 31-36tahun sebanyak 6%. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Pekerjaan Frekuensi Persen Mahasiswa 32 64 14 28 Karyawan Pelajar 2 4 Ibu Rumah Tangga 1 2 Wiraswasta 1 2 Total 50 100 Pada Tabel 4.11 menunjukan bahwa responden berdasarkan pekerjaan, yang paling banyak berbelanja di toko New Look adalah mahasiswa sebesar 64%, kemudian karyawansebesar 28%, pelajar 4%, ibu rumah tangga 2% dan wiraswasta 2%.

4. Karakteristik Responden Berdasarkan Frekuensi Kunjungan

  Berikut adalah tabel yang menggambarkan karakteristik responden dalam penelitian ini berdasarkan frekuensi kunjungan konsumen toko baju New Look. Karateristik Responden Berdasarkan Frekuensi Kunjungan Frekuensi Kunjungan Frekuensi Persen 1-2 29 58 3-4 16 32 5-7 5 10 Total 50 100 Dari tabel di atas menunjukan bahwa responden berdasarkan frekuensi berkunjung perbulan, yang paling banyak berbelanja di toko New Look adalah jumlah kunjungan 1-2perbulan sebanyak 58%, kemudian dengan kunjungan 3-4 sebanyak 32% dan denga kunjungan 5-7 sebanyak 10%.

4.3.2. Distribusi Jawaban Responden

  Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala likert untuk menanyakan tanggapan reponden mengenai faktor-faktor yang mempengaruhikeputusan pembelian yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup (X ), pekerjaan dan 1 situasi ekonomi (pendapatan) (X 2 ), gaya hidup (X 3 ), kepribadian dan konsep diri (X 4 ) terhadap keputusan pembelian baju bekas impor di toko New Look (Y). Pada setiap pernyataan terdapat 4 pilihan jawaban, yang mana responden akan memilih salah satu jawaban yang menurut mereka paling tepat.

1. Distribusi Jawaban Variabel Umur dan Tahap Siklus Hidup

  Sumber : Data primer, diolah 2014 Gambar 4.1 : Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Umur dan Tahap Siklus Hidup Dari gambar 4.1dapat dilihat bahwa frekuensi jawaban dari pertanyaan pertama (X ,1) 1 yakni “Produk yang dijual di toko New Look terbuat dari bahan yang tidak berbahaya” adalah 25 orang (50%) menjawab sangat setuju dan sebanyak 25 orang (50%) menjawabsetuju. Frekuensi jawaban dari pertanyaan ke-3 (X ,3) yakni “Desain dan tampilan produk 1 yang dijual di toko New Look tersedia untuk segala usia” adalah sebanyak 27 orang (54%) Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan baku produk yang dijual aman untuk digunakan, memiliki ukuran pakaian untuk konsumen, dan memiliki beragam pilihanproduk dari anak-anak hingga dewasa.

2. Distribusi Jawaban Variabel Pekerjaan dan Situasi Ekonomi (Pendapatan)

  Frekuensi jawaban dari pertanyaan ketiga (X 2 ,3) yakni “Desain dan tampilan produk yang dijual di toko New Look sesuai dan tersedia untuk profesi konsumen” adalah sebanyak 22 orang (44%) menjawab sangat setuju, sebanyak 27 orang (54%) menjawab setuju, dan 1orang (2%) menjawab tidak setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa harga produk yang dijual terjangkau oleh konsumen, harga yang dipasang sesuai dengan kualitas dan kondisi produk, dan produk-produk yang dijual sesuai dengan kebutuhan profesi konsumen.

3. Distribusi Jawaban Variabel Gaya Hidup

  Sumber : Data primer, diolah 2014 Gambar 4.3 : Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Gaya Hidup Dari gambar 4.3 dapat dilihat bahwa frekuensi jawaban dari variabel gaya hidup (X 3 ) mengenai pertanyaan pertama (X 3 ,1) yakni “Toko New Look menjual produk yang bervariasi dengan berbagai mode/gaya” adalah 18 orang (36%) menjawab sangat setuju, sebanyak 27 orang (34%) menjawab setuju dan 5 orang (10%) menjawab tidak setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mode/gaya produk yang dijual cukup bervariasi, lokasi dan situasi toko aman dan nyaman, cara pembayaran yang mudah, danproduk yang dijual tidak melanggar nilai dan norma yang berlaku di lingkungan masyarakat.

4. Distribusi Jawaban Variabel Kepribadian dan Konsep diri

  Sumber : Data primer, diolah 2014 Gambar 4.4 : Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Kepribadian dan Konsep Diri Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa frekuensi jawaban dari variabel kepribadian dan konsep diri (X 4 ) mengenai pertanyaan pertama (X 4 ,1) yakni “Toko New Look menjual produk yang memiliki berbagai merk terkenal” adalah 19 orang (38%) menjawab sangat setuju dan sebanyak 31 orang (62%) menjawab setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat produk dengan merk-merk terkenal yang di jual di toko New Look, produk yang dijual cukup menimbulkan presepsi yang baikpada diri konsumen, berbelanja di toko New look menciptakan pengalaman berbelanja yang baik.

5. Distribusi Jawaban Variabel Keputusan Pembelian

  Sumber : Data primer, diolah 2014 Gambar 4.9 : Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Keputusan Pembelian Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa frekuensi jawaban dari variabel keputusan pembelian (Y) mengenai pertanyaan pertama (Y,1) yakni “Toko New Look menyediakanproduk yang sesuai dengan kebutuhan anda” adalah 19 orang (38%) menjawab sangat setuju dan sebanyak 31 orang (62%) menjawab setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk yang disediakan telah sesuai dengan kebutuhan konsumen, produk yang disediakan telah sesuai dengan selera konsumen,keputusan membeli produk di toko New Look merupakan keputusan yang tepat bagi konsumen, dan keputusan mereferensikan New Look kepada orang lain merupakankeputusan yang tepat.

4.4. Uji Asumsi Klasik Regresi Berganda

4.4.1. Uji Normalitas

  Gambar 4.6 : Hasil Uji Normalitas Sumber: Hasil penelitian, 2014 (pengolahan dengan SPSS)Dari gambar di atas menunjukan pola titik-titik yang terbentuk menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal. Dengan demikian data dalam model regresipenelitian ini berdistribusi normal dan layak untuk digunakan memprediksi keputusan membeli berdasarkan masukan variabel independen.

4.4.2. Uji Multikolinearitas

  Tabel 4.13 Hasil uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Tolerance VIF.698 1.432 Umur dan Tahap Siklus Hidup Pekerjaan dan Situasi EkonomiGaya Hidup .523 1.914 Kepribadian dan konsep diri .115 6.467.170 5.889 Sumber: Hasil penelitian, 2014 (Pengolahan dengan SPSS)Deteksi multikolinearitas pada suatu model dapat dilihat dari nilai Variance Inflation Factor (VIF) tidak lebih dari 5 dan nilai Tolerance tidak kurang dari 0.1. Umur dan tahap siklus hidup (X 1 ) dan pekerjaan dan situasi ekonomi (X 2 ) masing- masing memiliki nilai (1.432) (1.914).

4.4.3 Uji Heterokedastisitas

  Gambar 4.11 Uji Heterokedastisitas Sumber: Hasil penelitian, 2014 (pengolahan dengan SPSS)Dari gambar diatas dapat dilihat titik-titik menyebar secara acak, tidak membentuk pola yang jelas atau tidak teratur, serta tersebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan tidak terjadi heterokedastisitas atau tidak terjadi ketidaksamaan varians.

4.5. Analisis Regresi Linier Berganda

  Analisis regresi linier berganda dilakukan dengan maksud untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi(pendapatan), gaya hidup, kepribadian dan konsep diri) terhadap variabel terikat (keputusan pembelian) pada toko baju bekas impor New Look. Koefisien regresi umur dan tahap siklus hidup (b 1 ) sebesar 0,169, menunjukan bahwa variabel umur dan tahap siklus hidup (X 1 ) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian baju bekas impor di toko New Look.

4.5.1. Uji Signifikan Simultan (Uji- f)

  Uji- f dilakukan untuk melihat apakah variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup (X 1 ), pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) (X 2 ), gaya hidup (X 3 ), serta kepribadian dan konsep diri (X 4 ) secara serentak memiiki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat, yakni keputusan pembelian (Y) baju bekas impor pada toko baju New Look. Krtiteria pengujiannya adalah: H : b , b , b , b = 0 artinya variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahapo 1 2 3 4 siklus hidup , pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) , gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri secaraserentak tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat, yakni keputusan pembelian pada toko NewLook.

b. Dependent Variable: keputusan pembelian

Sumber: Hasil penelitian, 2014 (pengolahan dengan SPSS)Dari tabel 4.16. diperoleh f sebesar 42.992, sehingga f > f pada a=0.05 hitung hitung tabel Dengan demikian H o yang menyatakan bahwa “variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) , gaya hidup, sertakepribadian dan konsep diri secara serentak tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat, yakni keputusan pembelian pada toko New Look.” Ditolak Berarti H yang menyatakan "variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus a hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) , gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri secara serentak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat, yaknikeputusan pembelian pada toko New Look” diterima.

4.5.2 Uji Signifikan Parsial (Uji- t)

  Uji – t dilakukan untuk melihat apakah variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup (X 1 ), pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) (X 2 ), gaya hidup(X 3 ), serta kepribadian dan konsep diri (X 4 ) memliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat, yakni keputusan pembelian (Y) baju bekas impor pada toko New Look. H : ba 1 ≠ 0 artinya variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup , pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) , gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri secara serentak berpengaruhsignifikan secara parsial terhadap variabel terikat, yakni keputusan pembelian pada toko New Look.

4.6. Uji Signifikan Koefisien Determinan (R )

Koefisien determinan (Adjusted R-Square) digunakan untuk mengukur seberapa besar kontribusi atau kemampuan variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup (X 1 ), pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) (X 2 ), gaya hidup (X 3 ), serta kepribadian dan konsep diri (X ) dalam menjelaskan variabel terikat, yakni keputusan pembelian (Y) baju 4 bekas impor pada toko baju New Look, dimana koefisien determinan berkisar antara nol 2 sampai dengan satu (0 ≤ R ≤ 1) Tabel 4.17

2 Uji Koefisien Determinan (R )

Model R R Square Adjusted R Std. Error of Square the Estimatea .890 .793 .774 .86008

1 Sumber: Hasil Penelitian, 204 (Pengolahan dengan SPSS)

  Berdasarkan tabel 4.17 diketahui bahwa koefisien korelasi (R) yang menunjukan keeratan hubungan keputusan pembelian dengan variabel bebas yang terdiri dari umur dantahap siklus hidup (X 1 ), pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) (X 2 ), gaya hidup (X 3 ), serta kepribadian dan konsep diri (X ) yang sangat erat, dengan nilai R sebesar 0,890 4 sehingga dapat dikatakan bahwa keempat variabel tersebut mempunyai pengaruh yang kuat terhadap terciptanya keputusan pembelian. Kategori nilai tersebut dapat dilihat pada tabelberikut ini : Tabel 4.18 Tabel Hubungan Antar Variabel Nilai Interpretasi0,0 – 0,19 Sangat Tidak Erat0,2 – 0,39 Tidak Erat0,4 – 0,59 Cukup Erat0,6 – 0,79 Erat0,8 – 0,99 Sangat Erat Sumber : Situmorang, Dalimunthe, dkk (2007:113) Kemampuan model tersebut untuk menjelaskan setiap perubahan pada variabel terikat(Y) dapat dilihat pada kolom R-Square yaitu sebesar 0,793.

4.7. Perbandingan Hasil Penelitian Dengan Peneliti Terdahulu

  Beberapa tahap analisis telah dilakukan, melihat hasil pengujian hipotesis diatas, maka terbukti bahwa hasil penelitian ini sangat mendukung penelitian sebelumnya yangdilakukan oleh Ari Luhur Sasangka (2010) yang menyebutkan bahwa keanekaragaman konsumen dalam membeli suatu produk dipengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasaldari diri konsumen maupun luar konsumen. Sebagian faktor-faktor tersebut tidak Penelitian yang diteliti oleh Ari Luhur Sasangka yang dilaksanakan di kawasan industri di wilayah Ngaliyan, Semarang dengan mewawancarai dan memberikan kuesionerpada responden yang mengonsumsi Extra Joss.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

  Berarti H a yang menyatakan "variabel bebas yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan) , gaya hidup, serta kepribadian dan konsep dirisecara serentak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat, yakni keputusan pembelian pada toko New Look” diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi (pendapatan), serta kepribadian dan konsep diri tidak berpengaruh secarasignifikan terhadap keputusan pembelian baju bekas impor pada toko New Look.

Informasi dokumen
Analisis Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Baju Bekas Impor (Studi kasus Pada Toko Baju New Look) Analisis Regresi Linier Berganda Distribusi Jawaban Variabel Kepribadian dan Konsep diri Distribusi Jawaban Variabel Keputusan Pembelian Distribusi Jawaban Variabel Pekerjaan dan Situasi Ekonomi Pendapatan Distribusi Jawaban Variabel Gaya Hidup Gambaran Umum Usaha Analisis Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Baju Bekas Impor (Studi kasus Pada Toko Baju New Look) Identifikasi dan Definisi Operasional Jenis dan Sumber Data Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Distribusi Jawaban Variabel Umur dan Tahap Siklus Hidup Kerangka Pikir Jenis Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Latar Belakang Analisis Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Baju Bekas Impor (Studi kasus Pada Toko Baju New Look) Penelitian Terdahulu Analisis Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Baju Bekas Impor (Studi kasus Pada Toko Baju New Look) Pengaruh Kepribadian dan Konsep Diri X Uji Signifikan Koefisien Determinan R Pengaruh Umur dan Tahap Siklus Hidup X Pengaruh Gaya Hidup X Pengujian Instrumen Penelitian Uji Asumsi Klasik Perbandingan Hasil Penelitian Dengan Peneliti Terdahulu Kesimpulan Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Landasan Teori .1 Pengertian Perilaku Konsumen Skala Pengukuran Kerangka Kuesioner Uji Asumsi Klasik Regresi Berganda 1. Uji Normalitas Uji Hipotesis Teknik Analisis Data 1. Metode Analisis Deskriptif Uji Validitas dan Reliabilitas
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Analisis Faktor-Faktor Perilaku Konsumen Yang..

Gratis

Feedback