Feedback

PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAY

 8  67  89  2017-04-19 17:59:48 Report infringing document
Informasi dokumen
ABSTRAK PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAY LIMA TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh DWI ASTI ANGGRAINI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan ex post facto dan survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 192 siswa dan sampel 130 siswa. Data yang terkumpul melalui angket dan diolah dengan komputer melalui program SPSS versi 17. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan rumus regresi linier sederhana, sedangkan hipotesis ketiga menggunakan rumus regresi linier multiple. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013/2014. (2) Ada pengaruh yang positif dan signifikan minat baca terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013/2014. (3) Ada pengaruh yang positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci : pemanfaatan perpustakaan sekolah, minat baca dan hasil belajar IPS terpadu. SANWACANA Alhamdulillahirobbil’alamin, dengan mengucap puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi dengan judul “Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Minat Baca Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013/2014” adalah salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Universitas Lampung. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan skripsi ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan, motivasi, saran, dan kritik yang telah diberikan oleh semua pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Dr. Hi. Bujang Rahman, M.Si., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. 2. Bapak Dr. M. Thoha B.S. Jaya, M.S., selaku Pembantu Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. 3. Bapak Drs. Arwin Achmad, M.Si., selaku Pembantu Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. 4. Bapak Drs. Hi. Iskandar Syah, M.H., selaku Pembantu Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. 5. Bapak Drs. Hi. Buchori Asyik, M.Si., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. 6. Bapak Drs. Hi. Nurdin, M.Si., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi sekaligus Dosen Pembimbing II yang telah dengan sabar membimbing dan memberikan banyak ilmunya untuk penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 7. Bapak Drs. Yon Rizal, M.Si., selaku Dosen Pembimbing Akademik sekaligus Dosen Pembimbing I yang telah bersedia dengan sabar membimbing dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 8. Ibu Dr. Pujiati, S.Pd., M.Pd., selaku Dosen Penguji skripsi yang telah membantu dan menyumbangkan ilmu yang sangat berguna demi kesempurnaan skripsi ini. 9. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung khususnya Progran Studi Pendidikan EKonomi terima kasih atas bantuan dan bimbingannya serta tiada hentinya untuk mengingatkan penulis akan pentingnya ilmu. 10. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Way Lima, Bapak Didi Purwanto, S.Pd., Bapak Taupik Rahman, S.Pd. selaku Waka Kurikulum yang telah menerima penulis dengan baik, Ibu Elly Astuti, S.Pd. yang telah banyak meluangkan waktu selama penelitian dan seluruh Dewan Guru SMA Negeri 1 Way Lima yang telah mengizinkan dan membantu dalam proses penelitian. 11. Kedua orang tuaku, Papaku tersayang Umar Said dan Mamaku tercinta Elly Astuti yang selalu menyayangi, mendoakan, memberikan semangat bagiku, yang selalu menjadi penyemangat dalam hidupku. 12. Kakak-kakak dan adikku tercinta, Atika Marliyana Dewi, Azizan, dan Chesar Nurhidayat, yang dengan cinta dan kasih sayangnya selalu mendukung dan mendoakan keberhasilanku. Jagoan kecilku, Jibril Ganendra yang selalu menjadi semangat dan inspirasi baru untukku. 13. Untuk keluarga besar Cipto Wardoyo, tante Ci, tante Ti, tente Wi’, tante Ye’, bude Nani, mbak Epi, mbak Linda, mbak Yaya’, mbak Dian, mbak Lia, mas Rudi, Ita, Dadi, Kiki, Mega, dan Nisa. Terima kasih atas segala dukungan baik materil maupun moril. 14. Untuk seseorang, terima kasih atas dukungan dan motivasinya yang selalu setia menemaniku dalam suka maupun duka dan senantiasa memberikan semangat untuk segera menyelesaikan studi. 15. Teman seperjuanganku Poppy, Teteh Pur, Mak Cin, K’ Yuwanti, Rie Mbul, Wira, Rifqi dan Vivien Datania yang selalu dalam kebersamaan dalam suka duka untuk meraih cita – cita. 16. Teman - Teman tercinta di Pendidikan Ekonomi ’10 Mela, Ana, Pemi, Icha, Eep, Arnold, Sofia, Vivien, Sukma, Leni, Heni, Odon, Gabriela, Djajat, Fitri, Muti, Ika, Aang, Made, Jeni, Vevi, Lianti, Ali, Rendi, Eka, Amel, Riza, Dwi, Dilla, Levi, Eka S, Nuning, Kiki, Ulan, Nuy, Ardi, Hendra, Joko, Kusworo dan semua rekan pendidikan Ekonomi 2010 . 17. Untuk semua kakak tingkat Program Studi Pendidikan Ekonomi, terkhusus untuk Kak Dani, Kak Deni dan Om Herdi, terimakasih banyak untuk ilmu dan waktunya. 18. Keluarga kecil desa Pasar Krui, Kecamatan Krui, Tuan Tengah dan Ncik Tengah. Terimakasih untuk rasa kekeluargaan dan kebersamaannya. 19. Teman-teman KKN PPL Pasar Krui yang tak terlupakan, Ardi, Yuli, Della, Zaki, Tika, Anggi, Okti, Yuyi, dan Evi. I miss you so bad, guys ! 20. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan di atas kertas ini namun penulis berterimakasih atas semuanya. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun akan penulis terima dengan tangan terbuka dan ucapan terima kasih. Namun demikian, penulis berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya. Bandar Lampung, Penulis, Dwi Asti Anggraini April 2014  Denganmenyebutnama Allah yang MahaPengasihlagiMahaPenyayang PERSEMBAHAN Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya. Ku persembahkan sebentuk karya sederhana ini sebagai bakti dan sayangku kepada : Kedua orang tuaku, Ayahanda tersayang Umar Said dan Ibundaku tercinta Elly Astuti yang selama ini telah memberikan cinta terbaik, kasih sayang terindah, dukungan, dan do’a tiada henti yang selalu mengalir menyertaiku. Kakak dan adik kutercinta, Atika Marliyana Dewi dan Chesar Nurhidayat, Terimakasih atas do’a, dukungan serta bantuannya selama ini. Jagoan kecilku tersayang, Jibril Ganendra yang selalu menjadi Semangat dan inspirasi baru untukku. Sahabat-sahabat yang selalu memberiku motivasi. Para pendidik yang selama ini mendidik dan memberikan ilmu yang bermanfaat. Seluruh teman-teman seperjuangan pendidikan Ekonomi 2010. Almamater tercinta Universitas Lampung. MOTO “ Ketika kehidupan memberi kita seribu tekanan untuk menangis tunjukkan kita mempunyai sejuta alasan untuk tetap tersenyum”. (Swester Ginting) “Melihatlah ke atas untuk urusan akhiratmu, dan melihatlah kebawah untuk urusan duniamu, maka hidup akan tentram”. (Amirul Rosid Al-Farizi) “Bertaqwalah pada Allah maka Allah akan mengajarimu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (Al-Baqarah; 282) ”Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan usaha hambanyanya walau itu seberat biji sawi.” (Dwi Asti Anggraini) DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR I. PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. G. Latar Belakang Masalah.................................................................... Identifikasi Masalah .......................................................................... Pembatasan Masalah ......................................................................... Rumusan Masalah ............................................................................. Tujuan Penelitian .............................................................................. Kegunaan Penelitian ......................................................................... Ruang Lingkup Penelitian................................................................. 1 9 10 10 11 11 12 II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS A. Tinjauan Pustaka .............................................................................. 1. Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah ............................................. 2. Minat Baca ................................................................................... 3. Hasil Belajar IPS Terpadu ........................................................... B. Penelitian yang Relevan ................................................................... C. Kerangka Pikir.. ................................................................................ D. Hipotesis........................................................................................... 13 13 17 24 33 34 36 III. METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian ............................................................................ B. Populasi dan Sampel ........................................................................ 1. Populasi ....................................................................................... 2. Sampel............ ............................................................................. C. Teknik Sampling .............................................................................. 37 38 38 39 40 Halaman D. Variabel Penelitian ........................................................................... E. Definisi Konseptual Variabel dan Definisi Operasional Variabel ............................................................................................ F. Teknik Pengumpulan Data ............................................................... 1. Observasi........ ............................................................................. 2. Dokumentasi................................................................................ 3. Studi Kepustakaan ....................................................................... 4. Angket ......................................................................................... G. Uji Persyaratan Instrumen................................................................. 1. Uji Validitas ................................................................................. 2. Uji Reliabilitas ............................................................................. H. Teknik Analisa Data .......................................................................... 1. Uji Normalitas .............................................................................. 2. Uji Homogenitas .......................................................................... 3. Uji Persyaratan Linier ganda ....................................................... a. Uji Kelinieran Regresi ............................................................. b. Uji Multikolinieritas ................................................................ 4. Uji Autokolerasi ........................................................................... 5. Uji Heteroskedastisitas................................................................. I. Pengujian Hipotesis ............................................................................. 1. Regresi Linier Sederhana ............................................................. 2. Regresi Linier Multiple ............................................................... 41 41 47 47 47 47 48 48 48 51 53 53 54 54 54 56 58 60 62 62 63 IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Sekolah Tempat Penelitian ................................. 1. Sejarah Singkat Berdirinya SMP Negeri 1 Way Lima ................ 2. Visi dan Misi SMP Negeri 1 Way Lima ..................................... a. Visi ......................................................................................... b. Misi ......................................................................................... 3. Proses Belajar Mengajar di SMP Negeri 1 Way Lima ................ 4. Keadaan Guru, Staf TU, dan Pegawai di SMP Negeri 1 Way Lima ........................................................................................... 5. Keadaan Siswa SMP Negeri 1 Way Lima ................................... 6. Fasilitas SMP Negeri 1 Way Lima .............................................. B. Deskripsi Data .................................................................................. 1. Data Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1)............................ 2. Data Minat Baca Siswa (X2) ....................................................... 3. Data Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) ............................................ 65 65 66 66 67 68 68 68 69 69 69 71 73 Halaman C. Uji Persyaratan Instrumen dan Analisis Data .................................. 75 1. Uji Normalitas ............................................................................. 75 2. Uji Homogenitas ......................................................................... 77 D. Uji Asumsi Klasik ............................................................................ 78 1. Uji Linieritas Garis Regresi......................................................... 79 2. Uji Multikolinieritas .................................................................... 81 3. Uji Autokorelasi .......................................................................... 82 4. Uji Heteroskedastisitas ................................................................ 83 E. Pengujian Hipotesis ......................................................................... 86 1. Regresi Linier Sederhana ............................................................ 86 a. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu ............................................................... 86 b. Pengaruh Minat Baca Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu .................................................................................. 89 2. Regresi Linier Multipel ................................................................ 91 a. Persamaan Regresi ................................................................. 91 b. Pengujian Hipotesis ............................................................... 92 F. Pembahasan...................................................................................... 94 1. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) .............................................................. 94 2. Pengaruh Minat Baca Siswa (X2) Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) ................................................................................. 97 3. Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) dan Minat Baca Siswa (X2) Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013/2014 ........................................................................ 100 G. Keterbatasan Penelitian .................................................................... 103 V. SIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ...................................................................................... B. Saran ................................................................................................ DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 105 106 DAFTAR TABEL Tabel 1. 2. Halaman Daftar Rekapitulasi Data Pengunjung Perpustakaan SMP Negeri 1 Way Lima Semester Ganjil Tahun Ajaran 2013-2014........ 4 Perolehan Nilai Uji Blok 1 Mata Pelajaran IPS Terpadu Semester Ganjil Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014. .................................................................. 6 Daftar Frekuensi Siswa Meminjam Buku Pelajaran IPS di Perpustakaan SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014 ... 8 4. Penelitian yang Relevan ..................................................................... 33 5. Jumlah siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014 .............................................................................. 38 6. Perhitungan Jumlah Sampel untuk Masing-masing Kelas................. 40 7. Definisi Operasional Variabel............................................................ 44 8. Hasil Uji Coba Validitas Angket Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) ....................................................................................... 49 Hasil Uji Coba Validitas Angket Minat Baca Siswa (X2) ................. 50 10. Hasil Uji Reliabilitas (X1) .................................................................. 52 11. Hasil Uji Reliabilitas (X2) ................................................................. 52 12. Daftar Analisis Varians (ANAVA) untuk Uji Kelinieran Regresi .... 56 13. Data Siswa SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014 ...... 68 14. Tabel Distribusi Frekuensi Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1)..................................................................................................... 70 15. Kategori Variabel Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) ............. 70 3. 9. Tabel Halaman 16. Table Distribusi Frekuensi Minat Baca Siswa (X2) ........................... 72 17. Kategori Variabel Minat Baca Siswa (X2) ......................................... 72 18. Tabel Distribusi Frekuensi Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) .............. 74 19. Kategori Variabel Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) ............................. 74 20. Hasil Perhitungan Normalitas (X1) .................................................... 75 21. Hasil Perhitungan Normalitas (X2) .................................................... 76 22. Hasil Perhitungan Normalitas (Y) ..................................................... 77 23. Uji Homogenitas ................................................................................ 78 24. Hasil Uji Linearitas Garis Regresi Variabel Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) ................................................................ 79 25. Hasil Uji Linearitas Garis Regresi Variabel Minat Baca Siswa (X2) .......................................................................................... 80 26. Rekapitulasi Hasil Uji Linieritas Garis Regresi ................................. 81 27. Hasil Uji Multikolinearitas ................................................................ 81 28. Hasil Uji Autokorelasi ....................................................................... 83 29. Hasil Uji Heteroskedastisitas ............................................................. 85 30. Hasil Analisis dengan Pendekatan Rank Spearman........................... 85 31. Korelasi Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu ....................................................................................... 86 32. Koefisien Regresi Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Minat Baca Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu ........................................ 87 33. Korelasi Minat Baca Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu ..... 89 34. Kooefisien Regresi Minat Baca Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu .............................................................................................. 89 35. Koefisien Regresi Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) dan Minat Baca Siswa (X2) Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) ............... 91 Tabel Halaman 36. ANOVA untuk Uji Hipotesis Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) dan Minat Baca Siswa (X2) Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) ................................................................................. 92 37. Korelasi Regresi Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) dan Minat Baca Siswa (X2) Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) ........................................................................................ 93 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1. Struktur Organisasi Sekolah ....................................................................109 2. Sekolah Data Mengenai Kepemimpinan di SMP Negeri 1 Waylima ..................................................................................................110 3. Data Sarana Dan Prasarana di SMP Negeri 1 Waylima ..........................111 4. Data Situasi Dan Kondisi Sekolah Di SMP Negeri 1 Waylima ..............113 5. Data Guru SMP Negeri 1 Waylima.........................................................114 6. Data Denah Lokasi SMP Negeri 1 Waylima ..........................................116 7. Kisi-Kisi Angket Penelitian ....................................................................117 8. Angket Penelitian ....................................................................................120 9. Data Angket X1 .......................................................................................123 10. Data Angket X2 .......................................................................................124 11. Rekapitulasi Output Hasil Uji Validitas Angket Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah X1 ........................................................................125 12. Rekapitulasi Output Hasil Uji Validitas Angket Minat Baca X2 ............126 13. Uji Validitas X1 .......................................................................................127 14. Uji Reliabilitas X1 ...................................................................................129 15. Uji Validitas X2 .......................................................................................130 16. Uji Reliabilitas X2 ...................................................................................132 17. Uji Normalitas X1 ....................................................................................133 18. Uji Normalitas X2 ....................................................................................134 19. Uji Normalitas Y .....................................................................................135 20. Uji Homogenitas .....................................................................................136 21. Uji Linieritas ...........................................................................................137 22. Uji Multikolinieritas ................................................................................138 23. Uji Autokorelasi ......................................................................................149 24. Uji Hetroskedastisitas ..............................................................................140 25. Uji Regresi X1 Terhadap Y ......................................................................141 26. Uji Regresi X2 Terhadap Y ......................................................................142 27. Uji Regresi X1 Dan X2 Terhadap Y .........................................................143 28. Rekap Data .............................................................................................144 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1. Kerangka Pikir............................................................................... 36 SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Dwi Asti Anggraini NPM : 1013031029 Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan/Program Studi : IPS/Pendidikan Ekonomi Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali disebutkan di dalam daftar pustaka. Bandar Lampung, April 2014 Dwi Asti Anggraini 1013031029 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan upaya untuk membantu perkembangan siswa sebagai makhluk individu dan makhluk sosial sehingga siswa dapat hidup secara layak dalam kehidupannya. Melalui pendidikan siswa dibekali dengan berbagai ilmu pengetahuan, dikembangkan pula nilai-nilai dan moralnya serta ketrampilan untuk mencapai cita-cita yang diharapkan. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 butir 1 menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan demikian, pendidikan adalah setiap usaha yang dilakukan untuk mengubah perilaku sesuai dengan nilai-nilai dan norma.Setiap anak harus dididik dengan cara-cara yang sehat agar dapat mencapai perkembangan intelektual yang maksimal, kepribadiannya terbentuk dengan wajar, mencerminkan sifat-sifat kejujuran, kebenaran, tanggung jawab supaya dapat menjadi anggota masyarakat. 2 Salah satu peran penting di dalam pendidikan adalah menjamin perkembangan dan kelangsungan bangsa yang bersangkutan, selain itu pendidikan juga dapat membantu memajukan, menyiapkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga menjadi SDM yang berkualitas. Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, pemerintah telah banyak mengambil langkah-langkah diantaranya pengembangan metode pembelajaran, membangun dan memperbaiki fasilitas sarana dan prasarana belajar di sekolah, membuat peraturan undang-undang yang mengatur tentang pendidikan, memperbaiki kurikulum, dan meningkatkan kualitas guru dalam proses pembelajaran. Sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam pendidikan. Sekolah memerlukan berbagai fasilitas untuk penunjang proses belajar mengajar, salah satu diantaranya adalah perpustakaan sekolah. Perpustakaan merupakan tempat atau ruangan yang di dalamnya terdapat banyak koleksi bacaan yang dapat memberikan informasi dan ilmu untuk siswa. Hal ini didukung dengan pendapat Sutarno (2006: 11) yang menyatakan perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari bangunan atau gedung tersendiri yang berisi buku-buku koleksi, yang diatur dan disusun sedemikian rupa sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca. Sedangkan Lasa (2007: 12) menyatakan perpustakaan adalah kumpulan atau bangunan fisik sebagai tempat buku dikumpulkan dan disusun menurut sistem tertentu atau keperluan pemakai. 3 Sejalan dengan perkembangan zaman, teknologi yang berkembang pesat mem pengaruhi minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan, sehingga banyak siswa yang belum dapat memanfaatkan perpustakaan secara optimal. Padahal melalui buku-buku yang terdapat di perpustakaan mereka akan mendapatkan banyak ilmu pengetahuan serta wawasan yang luas. Tujuan perpustakaan menurut Sutarno (2006: 34) adalah untuk menyediakan fasilitas dan sumber informasi serta menjadi pusat pembelajaran. Sesuai dengan pernyataan tersebut bahwa perpustakaan dapat digunakan sebagai salah satu sarana yang baik untuk menunjang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sedangkan Sandjaja (2005: 11) mengartikan bahwa membaca adalah proses untuk mengenal kata dan memadukan arti kata dalam kalimat dan struktur bacaan sehingga hasil akhir dari proses pembaca seseorang mampu membuat intisari dari bacaan. Melalui membaca kita mendapatkan bermacam-macam informasi dari berbagai ilmu bahkan informasi dari seluruh negara tanpa harus pergi ke negara tersebut melalui artikel-artikel, novel, majalah, buku pelajaran, komik, cerpen, dan lain lain yang terdapat di perpustakaan. Informasi merupakan salah satu kebutuhan yang cukup mendasar yang harus dipenuhi di era globalisasi dan teknologi yang berkembang saat ini. Informasi dapat kita peroleh dari berbagai macam cara, salah satunya melalui membaca. Saat ini tidak banyak siswa mempunyai minat lebih terhadap membaca di perpustakaan. Hal ini didukung oleh data dari sekolah mengenai kunjungan siswa ke perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Way Lima. 4 Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan di perpustakaan SMP Negeri 1 Way Lima diperoleh rekapitulasi data pengunjung perpustakaan, dapat dilihat di Tabel 1. Tabel 1. Daftar Rekapitulasi Data Pengunjung Perpustakaan SMP Negeri 1 Way Lima Semester Ganjil Tahun Ajaran 2013-2014 Banyaknya Siswa Kelas Jumlah siswa Bulan VII VIII IX f % F % f % f % Juli 71 24,74 83 26,1 78 24 232 24,95 Agustus 63 21,95 74 23,27 82 25,23 219 23,55 September 76 26,48 82 25,79 87 26,77 245 26,34 Oktober 77 26,83 79 24 78 24 234 25,16 November Desember Jumlah 287 100 318 100 325 100 930 100 Sumber: Data pemakaian harian/bulan perpustakaan SMP Negeri 1 Way Lima Data diatas menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mengunjungi perpustakaan sekolah masih tergolong rendah. Dilihat dari kunjungan mereka perbulan pada tahun pelajaran 2013-2014. Kunjungan terbanyak Tahun 20132014 terjadi pada bulan September yaitu sebanyak 245 siswa atau 26,34% dari 930 siswa kelas VII, VIII, dan IX. Sementara itu jumlah kunjungan terkecil terjadi pada bulan agustus yaitu sebanyak 219 siswa atau 23,55% dari 930 siswa. Sehingga dapat dikatakan bahwa siswa-siswi di SMP Negeri 1 Way Lima masih belum memanfaatkan perpustakaan sekolah secara maksimal. Guru memiliki peran yang sangat penting didalam proses belajar dan mengajar di sekolah. Peran guru dalam proses belajar dan mengajar adalah sebagai fasilitator. Guru bertindak sebagai pengajar yang berusaha 5 memberikan ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya kepada peserta didik berupa keterampilan, sikap, moral, nilai dan lain-lainyang nantinya akan dipergunakan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkungan sekolah maupun diluar sekolah. Diluar sekolah guru mengajarkan mengenai moral, dan nilai dalam bermasyarakat sedangkan disekolah dituntut untuk mengajarkan keterampilan, ilmu pengetahuan, yang nantinya dievaluasi melalui hasil belajar. Hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian, sikap-sikap, apresiasi, dan keterampilan, pendapat tersebut dikemukakan oleh Gagne dalam Suprijono (2009:10). Dari pendapat tersebut dapat dikatakan bahwa hasil belajar dapat berupa pola-pola perbuatan, nilai-nilai, dan sikap dari peserta didik baik dalam bidang akademis maupun non akademis. Dari hasil proses belajar dan mengajar ini pula selanjutnya akan dapat dilihat tanda-tanda atau hasil yang telah dicapai peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Apabila didalam proses belajar dan mengajar yang dilakukan oleh guru berjalan dengan lancar dan baik, maka besar kemungkinan hasil belajar yang akan dicapai oleh peserta didik akan baik juga. Tanda-tanda atau hasil belajar yang dicapai ini dapat dilihat dengan adanya prestasi yang baik dalam kegiatan belajar dan mengajar. Namun, pada kenyataannya banyak dari siswa masih mengalami kesulitan belajar, sehingga membuat hasil belajarnya rendah. Selain itu, siswa juga belum mendapatkan nilai yang memuaskan sesuai dengan nilai ketuntasan di sekolah yaitu nilai ketuntasannya 65. 6 Ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik. Faktor tersebut terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Seperti yang dikemukakan oleh Djaali (2007: 99) yang menyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar antara lain sebagai berikut: (1) faktor internal (yang berasal dari dalam diri) meliputi kesehatan, inlegensi, minat dan motivasi, serta cara belajar; dan (2) faktor eksternal (yang berasal dari luar diri) meliputi keluarga, sekolah, masyarakat, dan lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari data nilai ulangan harian kelas VIII di SMP Negeri 1 Way Lima yang disajikan dalam Tabel 2. Tabel 2. Perolehan Nilai Uji Blok 1 Mata Pelajaran IPS Terpadu Siswa Semester Ganjil Kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014 No Prestasi Jumlah Frekuensi Presentase (%) 1 ≥ 65 88 45,83% 2 2,674 yang berarti prestasi belajar IPS Terpadu dipengaruhi oleh pemanfaatan perpustakaan sekolah, minat baca, dan iklim sekolah. Pengaruh Minat Baca Siswa dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X Semester Genap SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2011/2012. Pengaruh Minat Baca, Pemanfaatan Sumber Belajar dan Lingkungan Belajar di Sekolah Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2010/2011 Ada pengaruh yang signifikan minat baca siswa terhadap hasil belajar ekonomi, hal ini ditunjukkan dengan Uji F bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 30,634>3,062 yang berarti hasil belajar ekonomi siswa kelas X dipengaruhi oleh minat baca dan pemanfaatan media pembelajaran. Ada pengaruh minat baca, pemanfaatan sumber belajar, dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPS Terpadu, hal ini ditunjukkan dengan Uji F bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 28,244>2,671 yang berarti hasil belajar IPS Terpadu dipengaruhi oleh minat baca, pemanfaatan sumber belajar dan lingkungan belajar di sekolah. 34 Tabel 4 (Lanjutan) Nama/ Tahun Dian Wenita Sari 2011 Judul Hasil Hubungan Antara Motivasi belajar siswa, Persepsi Tentang Koleksi Pustaka, dan Pemanfaatan Perpustakaan dengan Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII Semester Genap SMPN 7 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2009-2010. Heni Parida 2010 Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII Semester ganjil SMP Negeri 19 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2009/2010. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar siswa, persepsi tentang koleksi pustaka, dan pemanfaatan perpustakaan dengan hasilbelajar IPS Terpadu, hal ini ditunjukkan dengan Uji F bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 26,108>2,671 yang berarti hasil belajar IPS Terpadu dipengaruhi oleh motivasi belajar siswa, persepsi tentang koleksi pustaka, dan pemanfaatan perpustakaan. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS Terpadu, hal ini ditunjukkan dengan Uji F bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 46,716>3,07 yang berarti prestasi belajar IPS Terpadu dipengaruhi oleh pemanfaatan perpustakaan sekolah dan motivasi belajar siswa. C. Kerangka Pikir Mutu pendidikan dapat diukur dengan tinggi rendahnya hasil belajar yang telah dicapai oleh peserta didik. Sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah memerlukan berbagai fasilitas untuk penunjang proses belajar mengajar, salah satunya diantaranya adalah perpustakaan sekolah. Keberadaan perpustakaan diharapkan berfungsi sebagai media pendidikan, tempat belajar, pemanfaatan teknologi, kelas alternatif dan sumber informasi bagi peserta didik melalui buku pelajaran dan bacaan lainnya. Dengan memanfaatkan perpustakaan sekolah hasil belajar 35 peserta didik diharapkan akan meningkat pula. Pemanfaatan perpustakaan sekolah adalah salah satu perbuatan memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sarana penunjang siswa dalam memperoleh buku penuntun belajar. Tujuan didirikanya perpustakaan sekolah tidak terlepas dari tujuan diselenggarakannya pendidikan sekolah secara keseluruhanya, yaitu untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta didik, serta mempersiapkan mereka untuk mengikuti pendidikan dijenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan sekolah harus menunjang proses belajar mengajar yang dapat berupa buku bacaan, artikel, CD Room, dan lain-lain serta diharapkan melalui mediamedia tersebut para siswa dapat mempertinggi daya serap dan penalaran dalam proses pendidikan. Selain pemanfaatan perpustakaan sekolah, faktor lain yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik adalah minat baca. Minat merupakan suatu keinginan akan suatu hal yang timbul dari dalam diri peserta didik tersebut. Minat baca yang dimaksud adalah minat membaca literatur, buku catatan dan buku lainnya yang baik dan sesuai dengan kebutuhan belajar IPS. Minat membaca akan mendorong peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih baik khususnya di dalam mata pelajaran IPS. Sehingga dapat dikatakan bahwa minat merupakan alat motivasi yang utama yang dapat membangkitkan kegairahan baca anak didik dalam rentan waktu tertentu. Berdasarkan dari uraian tersebut, maka dapat diketahui bahwa variabel terikat hasil belajar (Y) berhubungan dengan berbagai variabel bebas, diantaranya pemanfaatan perpustakaan sekolah (X1) dan minat baca siswa (X2). 36 Dengan demikian maka kerangka penelitian dapat digambarkan sebagai berikut: Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) Hasil Belajar IPS Terpadu (Y) Minat Baca Siswa (X2) Gambar 1. Kerangka Pikir D. Hipotesis Berdasarkan kerangka pikir yang diuraikan di atas maka penelitian dirumuskan sebagai berikut. 1. Terdapat pengaruh positif pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014. 2. Terdapat pengaruh positif minat baca siswa terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 20132014. 3. Terdapat pengaruh yang positif pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014. 37 III. METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai yaitu penelitian Deskriptif verifikatif, dengan menggunakan metode pendekatan Ex-Postfacto dan survey. Menurut Sugiyono (2010: 6) penelitian ex post facto yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian meruntut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan penelitian survey adalah pendekatan yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan), tetapi melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mendengarkan kuesioner, test, wawancara terstruktur dan sebagainya. Sedangkan survey digunakan untuk penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari populasi tersebut sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan sumbangansumbangan antar variabel sosiologis maupun psikologis. (Riduwan, 2006:49). 38 B. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2010:117). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima yaitu, seperti yang terlihat dalam Tabel 5. Tabel 5. Jumlah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Ajaran 2013-2014. No Kelas Jumlah Siswa Jumlah Laki-Laki Perempuan 1 VIII A 15 13 28 2 VIII B 14 14 28 3 VIII C 15 13 28 4 VIII D 8 18 26 5 VIII E 11 16 27 6 VIII F 13 14 27 7 VIII G 15 13 28 Jumlah 91 101 192 Sumber: Guru Mata Pelajaran IPS Terpadu kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima Berdasarkan Tabel 5, terlihat bahwa Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Way Lima berjumlah 192 Siswa, yang tersebar di 7 kelas, yaitu kelas VIII A berjumlah 28 Siswa, kelas VIII B berjumlah 28 Siswa, kelas VIII C berjumlah 28 Siswa, kelas VII D berjumlah 26 siswa, kelas VII E berjumlah 27 siswa, kelas VII F berjumlah 27 siswa, dan kelas VII G berjumlah 28 siswa. 39 2. Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2010:118). Dalam penelitian ini teknik penarikan sampel dihitung menggunakan rumus T. Yamane : n N N (d ) 2  1 Keterangan : N = Jumlah sampel N = Jumlah populasi d2 = Tingkat signifikansi (0,05) (Sugiyono, 2004:65). Berdasarkan populasi 192 siswa yang ditetapkan dengan tingkat signifikasi 0,05, maka besarnya sampel pada penelitian ini adalah: n n N N (d ) 2  1 192 192(0,05) 2  1 n  129,73 Dari hasil diatas dibulatkan menjadi 130 orang siswa. Jadi besarnya sampel dalam penelitian ini adalah 130 orang Siswa. 40 C. Teknik Sampling Teknik pengambilan sampel adalah probability sample dengan menggunakan simple random sampling. Teknik ini merupakan teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi yang dipilih untuk menjadi sampel (Sugiyono, 2007: 74). Untuk menentukan besarnya sampel pada setiap kelas dilakukan dengan alokasi proporsional agar sampel yang diambil lebih proporsional (Nazir, 2000: 82). Hal ini dilakukan dengan cara sebagai berikut. Hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. Jumlah sampel tiap kelas = Jumlahsampel  Jumlahsiswatiapkelas Jumlahpopulasi Tabel 6. Perhitungan Jumlah Sampel untuk Masing-masing Kelas No Kelas Perhitungan Pembulatan Presentase (%) 1 VIII A 19 14,62% 2 VIII B 19 14,62% 3 VIII C 19 14,62% 4 VIII D 18 13,85% 5 VIII E 18 13,85% 6 VIII F 18 13,85% 7 VIII G 130  28  18,96 192 130  28  18,96 192 130  28  18,96 192 130  26  17,60 192 130  27  18,28 192 130  27  18,28 192 130  28  18,96 192 Jumlah 19 14,62% 130 100% 41 D. Variabel Penelitian Sugiyono (2010:61) mengemukakan bahwa variabel adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Di dalam penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel independen dan variabel dependen. 1. Variabel Independen atau Variabel Bebas Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel lain. Dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah pemanfaatan perpustakaan sekolah (X1) dan minat baca (X2). 2. Variabel Dependen atau Variabel Terikat Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS Terpadu (Y) yaitu hasil ujian blok 1 Tahun Pelajaran 2013/2014. E. Definisi Konseptual Variabel dan Definisi Operasional Variabel. i. Definisi Konseptual Variabel. 1. Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2000: 626) pemanfaatan dapat diartikan sebagai proses, cara, perbuatan memanfaatkan. Sedangkan menururt Suryosubroto (2009: 229) Tujuan diselenggarakannya pemanfaatan perpustakaan perpustakaan sekolah adalah untuk menunjang kelancaran 42 proses belajar dan pembelajaran sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa juga meningkat yang juga merupakan harapan orang tua. 2. Minat Baca Minat Baca ialah keinginan yang kuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca (Rahim, 2007: 28). 3. Hasil Belajar Hasil belajar adalah hasil yang dicapai seseorang setelah mengalami proses belajar dengan terlebih dahulu mengadakan evaluasi dari proses yang dilakukan yang dinyatakan kedalam ukuran dan data hasil belajar (Sudjana, 2005: 174). ii. Definisi Operasional Variabel Definisi operasional variable dalam penelitian ini meliputi. 1. Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) Suatu upaya memanfaatkan perpustakaan sekolah secara optimal untuk menunjang proses belajar dan mengajar sehingga dapat membantu tercapainya tujuan pendidikan secara maksimal yang telah diselenggarakan oleh sekolah. Pemanfaatan perpustakaan sekolah meliputi. a. Frekuensi kunjungan siswa ke perpustakaan sekolah. 1. Banyaknya kunjungan siswa ke perpustakaan sekolah dalam satu bulan. 43 b. Peminjaman buku 1. Adanya peminjaman buku oleh siswa. c. Jenis dan jumlah buku yangdipinjam. 1. Banyaknya dan jenis buku yang tersedia. d. Fasilitas perpustakaan 1. Adanya fasilitas yang dimanfaatkan. 2. Minat Baca (X2) Suatu rasa ketertarikan atau dorongan seseorang terhadap kegiatan membaca tanpa ada paksaan dan tekanan dari orang lain. Minat baca meliputi. a. Kecenderungan membaca. 1. Kepemilikan buku IPS. b. Dorongan membaca. 1. Suka mata pelajaran IPS. 2. Motif membaca. c. Ketertarikan membaca. 1. Ketertarikan mengerjakan tugas. 2. Ketertarikan akan peningkatan hasil belajar. d. Perbuatan membaca. 1. Hobi membaca. 2. Perbuatan yang berkenaan dengan membaca. 3. Pemanfaatan waktu membaca. 44 e. Memperhatikan. 1. Memperhatikan guru. 2. Membaca buku IPS di rumah. 3. Membaca buku IPS di sekolah. 4. Membaca wacana IPS terpadu. 5. Mendengarkan berita IPS Terpadu di radio dan TV. 6. Tanya jawab materi IPS. 3. Hasil Belajar (Y) Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku seseorang yang merupakan produk dari suatu proses pembelajaran yang dinyatakan dalam ukuran nilai dan data hasil belajar. Sedangkan hasil belajar IPS Terpadu merupakan perubahan perilaku peserta didik akibat dari proses pembelajaran terpadu dari berbagai ilmu-ilmu sosial yang meliputi sosiologi, sejarah, ekonomi, geografi, antropologi serta ilmu-ilmu lain yang mempelajari tentang hubungan antar manusia dalam berinteraksi di lingkungan masyarakat. Berikut adalah indikator-indikator beserta sub indikator dari masing-masing definisi operasional variabel yang dituangkan dalam sebuah tabel. Tabel 7. Definisi Operasional Variabel No 1 Konsep variabel Pemanfaat Tujuan an diselenggarakan Perpustaka nya an Sekolah pemanfaatan perpustakaan Variabel Indikator Sub Indikator Frekuensi - Banyaknya kunjungan kunjungan siswa ke siswa ke perpustaka perpustakaan an dalam satu Skala Interval 45 Tabel 7 (Lanjutan) No 2 Variabel Minat Baca Konsep variabel sekolah adalah untuk menunjang kelancaran proses belajar dan pembelajaran maka hasil belajar siswa juga meningkat yang juga merupakan harapan orang tua (Suryosubro to, 2002: 229). Minat baca ialah keinginan yang kuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca, Farida Rahim (2007: 28) Indikator sekolah. Sub Indikator Skala - bulan. Peminjam - Adanya an buku peminjaman buku oleh siswa Jenis dan - Banyaknya dan jumlah jenis buku yang buku yang tersedia. dipinjam. Fasilitas - Adanya fasilitas Perpustaka yang an. dimanfaatkan Kecende rungan membaca. - Kepemilikan buku IPS. Dorongan membaca. - Suka mata pelajaran IPS. - Motif membaca. Keterkait an membaca. - Ketertarikan mengerjakan tugas. - Ketertarikan peningkatan hasil belajar. Perbuatan membaca - Hobi membaca. - Perbuatan yang berkenaan dengan membaca. - Pemanfaatan waktu membaca. Interval 46 Tabel 7 (Lanjutan) No 3 Variabel Hasil belajar Konsep variabel Hasil belajar adalah hasil yang telah dicapai seseorang setelah mengalami proses belajar dengan terlebih dahulu mengadakan evaluasi dari proses belajar yang dilakukan yang dinyatakan kedalam ukuran dan data hasil belajar. (Sudjana,2005: 65). Indikator Sub Indikator Memperh atikan. - Memperhatikan guru. - Membaca buku IPS di rumah. - Membaca buku IPS di sekolah. - Membaca buku IPS Terpadu. - Mendengark an berita IPS Terpadu di radio dan TV. - Tanya jawab materi IPS. - Nilai ulangan harian yang telah dicapai oleh siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu. Hasil tes atau ulagan harian pada mata pelajaran IPS terpadu Skala Interval 47 F. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengmpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Observasi Observasi ialah metode atau cara-cara menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung (Purwanto, 2006: 144). Observasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan langsung terhadap obyek penelitian yaitu mengenai lingkungan sekolah, kegiatan guru, karyawan, dan siswa di SMP Negeri 1 Way Lima. 2. Dokumentasi Menurut Arikunto (2006: 154) dokumentasi adalah mencari dan mengumpulkan data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, majalah, agenda, notulen, rapat, dan sebagainya. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar IPS, pemanfaatan perpustakaan sekolah, jumlah siswa dan sejarah atau gambaran mengenai SMP Negeri 1 Way Lima. 3. Studi kepustakaan Metode ini digunakan untuk mendapatkan keterangan-keterangan serta landasan teori yang menyangkut pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca yang didapat dari buku-buku literatur dan jurnal pendidikan. 48 4. Angket Teknik angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya (Sugiyono, 2004:135). Teknik ini digunakan untuk memperoleh data tentang pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca di SMP negeri 1 Way Lima. G. Uji Persyaratan Instrumen 1. Uji Validitas Menurut Arikunto (2006:168) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Untuk mengukur tingkat validitas angket, digunakan rumus Korelasi Product Moment yaitu: r xy = N  XY  ( X )( Y ) {N  X 2  ( X ) 2 }{N  Y 2  ( Y ) 2 } Keterangan: r xy = koefisien korelasi antara variabel x dan y X = skor total X Y = skor total Y N = jumlah sampel yang diteliti 49 Kriteria pengujian, apabila rhitung > rtabel dengan taraf signifikansi 0,05 maka angket dinyatakan valid, dan sebaliknya apabila rhitung < rtabel maka angket dinyatakan tidak valid. Data yang diperoleh dari hasil uji coba angket pada variable X1, X2 dan Y kepada 20 orang responden, kemudian dihitung menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil perhitungan kemudian dicocokan dengan table r Product Moment dengan α = 0,05 adalah 0,444 maka diketahui hasil perhitungan sebagai berikut. Tabel 8. Hasil Uji Coba Validitas Angket Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah (X1) No 1 rhitung 0.621 rtabel 0,444 Kesimpulan rhitung > rtabel Keterangan Valid 2 0.727 0,444 rhitung > rtabel Valid 3 0.449 0,444 rhitung > rtabel Valid 4 0.194 0,444 rhitung < rtabel Tidak Valid 5 0.510 0,444 rhitung > rtabel Valid 6 0.567 0,444 rhitung > rtabel Valid 7 0.476 0,444 rhitung > rtabel Valid 8 0.446 0,444 rhitung > rtabel Valid 9 0.766 0,444 rhitung > rtabel Valid 10 0.496 0,444 rhitung > rtabel Valid 11 0.512 0,444 rhitung > rtabel Valid 12 0.399 0,444 rhitung < rtabel Tidak Valid 13 0.447 0,444 rhitung > rtabel Valid 14 0.555 0,444 rhitung > rtabel Valid 15 0.630 0,444 rhitung > rtabel Valid 16 0.541 0,444 rhitung > rtabel Valid 50 Berdasarkan data pada tabel di atas, dapat diketahui bahwa dari 16 item angket pemanfaatan perpustakaan sekolah terdapat 2 item angket yang tidak valid, yaitu item 3 dan item 12. Dimana item tersebut bernilai 0,194 dan 0,399 < 0,444 yang berarti rhitung < rtabel dan item tersebut dinyatakan tidak valid. Setelah persetujuan pembimbing maka soal tersebut dieliminasi. Dengan demikian angket yang digunakan dalam penelitian ini menjadi berjumlah 14 item. Tabel 9. Hasil Uji Coba Validitas Angket Minat Baca Siswa (X2) No 1 rhitung 0.446 rtabel 0,444 Kesimpulan rhitung > rtabel Keterangan Valid 2 0.575 0,444 rhitung > rtabel Valid 3 0.513 0,444 rhitung > rtabel Valid 4 0.563 0,444 rhitung > rtabel Valid 5 0.413 0,444 rhitung < rtabel Tidak Valid 6 0.647 0,444 rhitung > rtabel Valid 7 0.597 0,444 rhitung > rtabel Valid 8 0.531 0,444 rhitung > rtabel Valid 9 0.541 0,444 rhitung > rtabel Valid 10 0.620 0,444 rhitung > rtabel Valid 11 0.656 0,444 rhitung > rtabel Valid 12 0.461 0,444 rhitung > rtabel Valid 13 0.553 0,444 rhitung > rtabel Valid 14 0.725 0,444 rhitung > rtabel Valid 15 0.625 0,444 rhitung > rtabel Valid 16 0.650 0,444 rhitung > rtabel Valid 51 Berdasarkan data pada table di atas,diketahui bahwa dari 16 item angket minat baca terdapat 1 angket yang tidak valid, yaitu item 5. Dimana item tersebut r bernilai 0,413 < 0,444 yang berarti rhitung < tabel dan item tersebut dinyatakan tidak valid. Setelah persetujuan pembimbing maka soal tersebut dieliminasi. Dengan demikian angket yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 15 item. 2. Uji Reliabilitas Realiabilitas adalah ukuran yang menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat kepercayaan dan dapat dihandalkan, yang diukur dengan menggunakan rumus Alpha sebagai berikut:  k   Si  r 11 =  1   St   k  1  Keterangan: r11 = reliabilitas instrument k = banyak butir soal St = varians total  Si = jumlah baris butir (Arikunto, 2006:109) Selanjutnya menginterpretasikan besarnya koefisien korelasi adalah: 0,80 - 1,00 = sangat tinggi 0,60 - 0,79 = tinggi 52 0,40 - 0,59 = cukup 0,20 - 0,39 = rendah 0,00 - 0,19 = sangat rendah Kriteria pengujian, apabila rhitung > rtabel dengan taraf signifikansi 0,05 maka angket dinyatakan reliabel dan sebaliknya. Table 10.Hasil Analisis Uji Reliabilitas Angket Untuk Variabel X1 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .827 14 Sumber: Hasil Pengolahan Data Tahun 2013. Berdasarkan perhitungan dengan SPSS 16, diperoleh hasil r hitung rhitung > rtabel , yaitu 0,827> 0,444. Hal ini berarti, alat instrument yang digunakan reliabel. Jika dilihat pada kriteria penafsiran mengenai indeks korelasinya r = 0,827 maka memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Table 11.Hasil Analisis Uji Reliabilitas Angket Untuk Variabel X2 Reliability Statistics Cronbach's Alpha .850 Sumber: Hasil Pengolahan Data Tahun 2013. N of Items 15 Berdasarkan perhitungan dengan SPSS 16, diperoleh hasil r hitung rhitung > rtabel , yaitu 0,850 > 0,444. Hal ini berarti, alat instrument yang digunakan reliabel. 53 Jika dilihat pada kriteria penafsiran mengenai indeks korelasinya r = 0,850 maka memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. H. Teknik Analisis Data 1. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpulan data berdistribusi normal atau tidak. Pengujian normalitas data menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov. Adapun rumus nya sebagai berikut. Zi = Keterangan : X = Rata-rata S = Simpangan Baku X1 = Nilai Siswa Hipotesis untuk uji normalitas adalah sebagai berikut. H0 = data penilitian berdistribusi normal. H1 = data penelitian berdistribusi tidak normal. Berdasarkan sampel yang akan diuji hipotesisnya, apakah sampel berdistribusi normal atau tidak, kriteria pengujiannya sebagai berikut. a. Tolak H0 apabila nilai Signifikansi (Sig) < 0. 05 berarti distribusi sampel tidak normal. b. Terima H0 apabila nilai signifikansi (Sig) > 0. 05 berarti distribusi sampel normal. 54 2. Uji Homogenitas Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah data berasal dari populasi yang homogen atau tidak. Uji homogenitas yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji Levene Statistic dengan model Anova. Hipotesis untuk uji homogenitas adalah sebagai berikut. H0 = Varians sampel berasal dari populasi homogen. H1 = Varians sampel berasal dari populasi yang tidak homogen. Kriteria pengujian sebagai berikut. a. Tolak H0 apabila nilai Signifikansi (Sig) < 0.05 berarti distribusi sampel tidak homogen. b. Terima H0 apabila nilai Signifikansi (Sig) > 0.05 berarti distribusi sampel homogen. 3. Uji Persyaratan Regresi Linier Ganda (Uji Asumsi Klasik) a. Uji Kelinieran Regresi Uji kelinieran regresi dilakukan terlebih dahulu sebelum melakukan pengujian hipotesis. Untuk regresi linier yang di dapat dari data X dan Y, apakah sudah mempunyai pola regresi yang berbentuk linier atau tidak serta koofisien arahnya berarti atau tidak dilakukan linieritas regresi. Pengujian terhadap regresi ini menggunakan Analisis Varians ( ANAVA). Pertama dilakukan menghitung jumlah kuadrat-kuadrat (JK) dari bebagai sumber varians. Untuk 55 menguji apakah model linier yang diambil benar cocok dengan keadaan atau tidak, pengujian ini dilakukan dengan rumus : JKT =� JK (a) = JK (b/a) ={ } { } JK (E) = JK (S) = JK (T) – JK (a) – JK (b/a) JK (TC) = JK(S) – JK(E) Tiap sumber varians mempunyai derajat kebebasan (dk) yaitu 1 untuk koefisien a, 1 untuk regresi b/a, n untuk total, n-2 untuk sisa, k-2 untuk tuna cocok dan nk untuk galat. Dengan adanya dk, maka besarnya kuadrat tengah (KT) dapat dihitung dengan jalan membagi dk dengan dknya masing-masing, seperti di bawah ini: KT untuk koofesien a = ⁄ KT untuk regresi b/a = ⁄ KT untuk total = KT untuk sisa = KT untuk tuna cocok = KT untuk Galat = 56 Setelah diperoleh perhitungan dari rumus di atas, kemudian disusun dalam tabel ANAVA berikut ini : Tabel 12. Daftar analisis varians (ANAVA) untuk Uji kelinieran regresi Sumber Total Koofisien (a) Regresi (b/a) Sisa Tuna cocok Galat/Kekel iruan Dk 1 1 1 n-2 JK N JK (a) JK (b/a) JK (S) KT JK (a) S² reg = JK (a/b) S² sis = Untuk menguji keberartian hipotesis k-2 n-k JK(TC) JK(G) S² TC = Untuk menguji kelinieran regresi S² G = F Keterangan Kriteria pengujian. 1. Jika Fhitung ≥ F(1-α)(n-2) maka tolak H0 berarti koofisien arah berarti dan sebaliknya. Jika Fhitung ≤ F(1-α)(n-2) maka H0 diterima berarti koofisien arah tidak berarti. 2. Jika Fhitung ≤ F(1-α)(k-2,n-1) maka tolak H0 berarti regresi linier dan sebaliknya. Jika Fhitung ≥ F(1-α)(n-2) maka H0 diterima berarti regresi tidak berarti. Untuk distribusi F yang digunakan diambil dk pembilang = (k-2) dan dk penyebut = (n-k) (Sudjana,2002: 332). b. Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas merupakan bentuk pengujian untuk asumsi untuk membuktikan ada tidak nya hubungan yang linear antara variabel bebas satu 57 dengan variabel bebas yang lain nya. Dalam analisis regresi linear berganda, maka akan terdapat dua atau lebih variabel bebas yang diduga akan mempengaruhi variabel terikat nya. Pendugaan tersebut akan dapat dipertanggungjawabkan apabila tidak terjadi ada nya hubungan yang linear (multikolinearitas) diantara varaibel-variabel independen. Ada nya hubungan yang linear antar variabel bebas nya akan menimbulkan kesulitan dalam memisahkan pengaruh masing-masing variabel bebas nya terhadap variabel terikat nya. Uji multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Jika terjadi hubungan yang linier (multikolinieritas), maka akan mengakibatkan hal berikut ini. 1. Tingkat ketelitian koefisien regresi sebagai penduga sangat rendah sehingga menjadi kurang akurat. 2. Koefisien regresi serta ragam nya akan bersifat tidak stabil sehingga adanya sedikit perubahan pada data akan mengakibatkan ragamnya berubah sangat berarti. 3. Tidak dapat memisahkan pengaruh tiap-tiap variabel independen secara individu terhadap variabel dependen (Sudarmanto, 2005:137). Metode uji multikolinearitas yang digunakan dalam penelitian ini ada dua sebagai berikut. 1. Menggunakan koefisien signifikansi dan kemudian membandingkan dengan tingkat Alpha. 58 2. Menggunakan harga koefisien Pearson Correlation dengan penentuan harga koefisien sebagai berikut. r xy n.  XY  ( X )( Y ) = {n  X 2  ( X ) 2 }{n  Y 2 ( Y ) 2 } Keterangan r xy = Koefisien korelasi antara variabel X dan variabel Y X = Skor butir soal Y = Skor total n = Jumlah sampel (Arikunto, 2006: 72). Rumusan hipotesis adalah sebagai berikut. H0 : tidak terdapat hubungan antarvariabel independen. Hi : terdapat hubungan antar variabel independen. Kriteria pengujian sebagai berikut. 1. Apabila koefisien signifikansi< α, maka terjadi multikolinearitas diantara variabel independennya. 2. Apabila rhitung< rtabel dengan dk = n dan α = 0.05, maka H0 ditolak. Sebaliknya, jika rhitung> rtabel, maka H0 diterima (Sudarmanto, 2005: 139). 4. Uji Autokorelasi Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah terjadi korelasi diantara data pengamatan atau tidak. Adanya autokorelasi dapat mengakibatkan penaksir mempunyai varians minimum (Sudarmanto, 2005: 142-143). Metode uji 59 autokorelasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik d DurbinWaston. Tahap-tahap pengujian dengan uji Durbin-Waston sebagai berikut. 1. Carilah nilai-nilai residu dengan OLS (Ordinary Least Square) dari persamaan yang akan diuji dan hitung statistik d dengan menggunakan persamaan d  2 ut  ut 1  / 1 ut2 t 2. 2 t Menentukan ukuran sampel dan jumlah variabel independen kemudian lihat Tabel Statistik Durbin-Waston untuk mendapatkan nilai-nilai kritis d yaitu nilai Durbin-Waston Upper, du dan nilai Durbin-Waston, dl 3. Dengan menggunakan terlebih dahulu hipotesis nol bahwa tidak ada autokorelasi positif dan hipotesis alternatif. Ho : ρ< 0 (tidak ada autokorelasi positif). Ha : ρ< 0 (ada autokorelasi positif). Dalam keadaan tertentu, terutama untuk menguji persamaan beda pertama, uji d dua sisi akan lebih tepat. Langkah-langkah 1 dan 2 persis sama di atas sedangkan langkah 3 adalah menyusun hipotesis nol bahwa tidak ada autokorelasi. Ho : ρ = 0 Ho : ρ = 0 Rumus hipotesis sebagai berikut. Ho: tidak terjadi adanya autokorelasi diantara data pengamatan. H1 : terjadi adanya autokorelasi diantara data pengamatan. 60 Kriteria pengujian sebagai berikut. Apabila nilai statistik Durbin-Waston berada diantara angka 2 atau mendekati angka 2 dapat dinyatakan data pengamatan tersebut tidak memiliki autokorelasi (Sudarmanto, 2005:141). 5. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk mengetahui apakah variani residual absolut sama atau tidak sama untuk semua pengamatan. Pendekatan yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas yaitu rank korelasi dari Spearman. Kriteria yang digunakan untuk menyatakan apakah terjadi heteroskedastisitas atau tidak menggunakan harga koefesien signifikansi dengan membandingkan tingkat alpha yang ditetapkan maka dapat dinyatakan tidak terjadi heteroskedastisitas diantara data pengamatan tersebut dan sebaliknya (Sudarmanto,2005: 147 - 158) Pengujian rank korelasi Spearman koefisien korelasi rank dari Spearman didefinisikan sebagai berikut:   d i2  rs  1  6 2 1  N N    Dimana d 1 = perbedaan dalam rank yang diberikan kepada 2 karakteristik yang berbeda dari individu atau fenomena ke i. n = banyaknya individu atau fenomena yang diberi rank. 61 Koefisien korelasi rank tersebut dapat dipergunakan untuk deteksi heteroskedastisitas sebagai berikut. Asumsikan: Yi   0  1 X 1  U i Langkah I : cocokkan regresi terhadap data mengenai Y residual ei Langkah II : dengan mengabaikan tanda ei dan X i sesuai dengan urutan yang meningkat atau menurun dan menghitung koefisien rank korelasi Spearman   d i2  r s  1  6 2 1  N N   Langkah III  : dengan mengasumsikan bahwa koefisien rank korelasi populasi Ps adalah 0 dan N > 8 tingkat signifikan dari rs yang di sampel depan uji dengan pengujian t sebagai berikut. t rs N 2 1  rs2 Dengan derajat kebebasan = N-2 Kriteria pengujian: Jika nilai t yang dihitung melebihi nilai tkritis, kita bisa menerima hipotesis adanya heteroskedastisitas, kalau tidak kita bisa menolaknya. Jika model regresi meliputi lebih dari satu variabel X, rs dapat dihitung antara e1 dan tiap variabel X secara terpisah dan dapat diuji tingkat penting secara statistik, dengan pengujian t (Gujarati,2000: 177). 62 I. PENGUJIAN HIPOTESIS Untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dan juga untuk mengukur keeratan hubungan antara X dan Y digunakan analisis regresi. Uji hipotesis dalam penelitian ini akan dilakukan dengan dua cara, yaitu: 1. Regresi Linier Sederhana Untuk pengujian hipotesis pertama dan kedua penulis menggunakan rumus regresi linier sederhana yaitu: Ŷ  a  b x Untuk mengetahui nilai a dan b dicari dengan rumus: a = Ŷ - b x  Y  X    X  XY n. X   X  n  XY   X  Y  b= n. X   X  2 a= 2 2 2 keterangan: Ỷ = Nilai yang diprediksikan a = Konstanta atau bila harga X = 0 b = Koefisien regresi X = Nilai variabel independen (  1 ,  2 ,  3 ) (Sugiyono,2010:188). Untuk mengetahui taraf signifikansi digunakan uji t dengan rumus sebagai berikut. 63 t0  b sb Keterangan to = Nilai teoritis observasi b = Koefisien arah regresi Sb = Standar deviasi Kriteria pengujian hipotesis. b. Apabila to > tα, maka Ho ditolak yang menyatakan ada pengaruh. Sebaliknya, apabila to < tα, maka Ho diterima yang menyatakan tidak ada pengaruh dengan α=0,05 dan dk (n-2). c. Apabila to < tα, maka Ho ditolak yang menyatakan ada pengaruh. Sebaliknya, apabila to > tα, maka Ho diterima yang menyatakan tidak ada pengaruh dengan α=0,05 dan dk (n-2). d. Jika to < -t , maka Ho ditolak yang menyatakan ada pengaruh. Sebaliknya, jika -t < to < t , maka Ho diterima yang menyatakan tidak ada pengaruh dengan α=0,05 dan dk (n-2) (Sugiyono, 2010: 188). 2. Regresi Linier Multiple Regresi linier multipel adalah suatu model untuk menganalisis pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y), untuk menguji hipotesis ketiga variabel tersebut, digunakan model regresi linier multipel yaitu: Ŷ  a  b1 x 1  b 2 x 2 keterangan: a = Konstanta b 1 - b 4 = Koefisien arah regresi X 1 - X2 = Variabel bebas   = Variabel terikat 64 b1  X  X Y   X X  X Y      X  X      X X 3 2 2 = 1 1 2 1 2 2 2 2 3 2 3 3 1 2  X   X Y    X X  X Y  =  X  X    X X  2 1 b2 2 1 2 1 2 1 2 2 2 1 2 (Sugiyono,2009: 204) Dilanjutkan dengan uji signifikansi koefisien korelasi ganda (uji F), dengan rumus: F  JK reg / k JK res /( n  k  1) JKreg dicari dengan rumus: ∑ JK res   Yi  Yi  2 ∑ ∑ Keterangan: JKreg = Jumlah kuadrat regresi JKres = Jumlah kuadrat residu k = Jumlah variabel bebas n = Jumlah sampel Kriteria pengujian hipotesis adalah tolak Ho jika Fhitung >Ftabel dan jika Ftabel> Fhitung dan terima Ho, dengan dk pembilang = K dan dk penyebut = n – k – 1 dengan α = 0,05. Sebaliknya diterima jika Fhitung < Ftabel. 105 V. KESIMPULAN DAN SARAN Bagian ini akan membahas beberapa hal yang berkaitan dengan kesimpulan dan saran. Pembahasan secara rinci beberapa sub bab tersebut dikemukakan sebagai berikut ini. A. Kesimpulan Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, maka kesimpulan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Ada pengaruh yang positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini berarti bahwa jika pemanfaatan perpustakaan sekolah seorang siswa tinggi, hasil belajar yang dicapai siswa akan tinggi. 2. Ada pengaruh yang positif dan signifikan minat baca siswa siswa terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini berarti bahwa jika minat baca siswa yang dimiliki siswa tinggi, hasil belajar yang dicapai siswa akan tinggi. 3. Ada pengaruh yang positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca siswa terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini berarti bahwa jika minat baca seorang siswa tinggi dan pemanfaatan perpustakaan 106 sekolah yang digunakan oleh siswa tepat, maka hasil belajar yang dicapai oleh siswa juga tinggi. B. Saran Berdasarkan penelitian tentang pengaruh pemahaman guru dalam melaksanakan pemanfaatan perpustakaan sekolah, dan minat baca terhadap hasil belajar IPS pada SMP Negeri 1 Way Lima Tahun Pelajaran 2013/2014, maka peneliti memberi saran: 1. Siswa sebagai peserta didik, hendaknya dapat memanfaatkan perpustakaan sekolah dengan baik dan optimal. Hal itu dikarenakan, dengan memanfaatkan perpustakaan sekolah dengan baik dan optimal, maka siswa akan mendapatkan hasil belajar yang baik dalam proses pembelajaran di sekolah. Sebaliknya, jika siswa tidak memanfaatkan perpustakaan sekolah dengan baik dan optimal, maka siswa akan gagal atau tidak akan mendapatkan hasil belajar yang baik. Karena perpustakaan sekolah tersebut disediakan untuk digunakan sebaik-baiknya oleh seluruh siswa. 2. Hendaknya guru mengarahkan siswa agar lebih memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sarana belajar. Hal itu dikarenakan perpustakaan merupakan suatu media yang dapat memberikan pengetahuan dan wawasan bagi siswa, dengan demikian hasil belajar yang diharapkan akan dapat tercapai dengan baik. 3. Sekolah sebagai penyedia perpustakaan bagi siswa hendaknya lebih sering mengecek kondisi fasilitas yang ada di perpustakaan sekolah, apabila terdapat kerusakan segera memperbaiki atau menggantinya. 107 4. Seluruh warga sekolah, yaitu kepala sekolah, dewan guru, staf sekolah dan seluruh siswa dapat merawat bersama-sama dengan baik seluruh fasilitas yang tersedia di perpustakaan sekolah. 5. Agar siswa mendapatkan hasil belajar yang baik hendaknya siswa dapat meningkatkan minat baca dan lebih memanfaatkan waktu luang untuk membaca buku-buku pelajaran baik di sekolah maupun luar sekolah dibandingkan dengan banyak bermain. Ketika siswa menemukan kesulitan dalam mengerjakan tugas, maka siswa tersebut dapat meminjam bukubuku di perpustakaan sekolah atau mencari bahan referensi di toko buku. DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman, Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rieneka Cipta. Arsyad, Azhar. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Astuti, Sri. 2010. Pengaruh Motivasi Berprestasi, Kepemilikan Literatur Pengantar Akuntansi dan Budaya Membaca terhadap Prestasi Belajar Mata Kuliah Pengantar Akuntansi Mahasiswa Jurusan P.IPS Program Studi Pendidikan Ekonomi Angkatan 2009 FKIP Universitas Lampung Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi. Universitas Lampung. Bahri, Syaiful. 2002. Rahasia Sukses Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Dinasti, Aulia Triyan. 2012. Pengaruh Minat Baca Siswa dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Terhadap Hasul Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2011/2012. Universitas Lampung. Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Djaali. 2007. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Fajar, Arnie. 2009. Portofolio dalam Pelajaran IPS. Bandung: Rosda Hamalik, Oemar. 2003. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara. Lasa. 2007. Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Pinus. Parida, Heni. 2010. Pengaruh PemanfaatanPerpustakaan Sekolah dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII Semester Ganjil SMP Negeri 19 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2009/2010. Universitas Lampung. Purwanto. 2011. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Purwanto, M.Ngalim, MP. 2004. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya. Pusat bahasa Departemen Pendidikan Nasional.2008.Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta:Pusat bahasa. Rahim, Farida. 2007. Pengajaran Membaca di Sekolah. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Ribowo, Yulfa. 2010. Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah, Minat Baca Siswa dan Iklim Sekolah dengan Prestasi Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII Semester Genap di SMP Negeri 4 Pringsewu TAhun AJaran 2009-2010. Skripsi. Universitas Lampung. Riduwan. 2006. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabet. Rusman, Teddy. 2011. Aplikasi Statistik Penelitian dengan SPSS. Pendidikan Ekonomi: Universitas Lampung. Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung: Tarsito. Sudjana, Nana. 1989. Dasar-Hasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algensido Offset. Sudjana, Nana. 2004. Penilaian hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosda. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suprijono, Agus. 2009. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Suryosubroto, B. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Sutarno NS. 2006. Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto. Syah, Muhibibin. 2005. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rajawali Grafindo. Undang-Undang RI No. 20. 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Citra Umbara. Unila. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandar Lampung. Wenita Sari, Dian. 2011. Hubungan antara motivasi belajar siswa, persepsi tentang koleksi pustaka, dan pemanfaatan perpustakaan dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII Semester Genap SMPN 7 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2009-2010. Skripsi. Universitas Lampung.
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAY Hasil Belajar IPS Terpadu Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Metode Penelitian METODE PENELITIAN Minat Baca Tinjauan Pustaka Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Tinjauan Pustaka Penelitian yang Relevan Kerangka Pikir PENGUJIAN HIPOTESIS PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAY Populasi Populasi dan Sampel Ruang Lingkup Penelitian PENDAHULUAN Teknik Sampling Definisi Konseptual Variabel dan Definisi Operasional Variabel. Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Uji Homogenitas Uji Autokorelasi Uji Kelinieran Regresi Uji Persyaratan Regresi Linier Ganda Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinieritas Uji Persyaratan Regresi Linier Ganda Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Teknik Analisis Data Uji Reliabilitas Uji Persyaratan Instrumen Uji Validitas Uji Persyaratan Instrumen
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Tags
Upload teratas

PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAY

Gratis