Analisis kesalahan huruf kapital dan tanda baca pada paragraf deskriptif siswa kelas V SD Negeri Sampay Rumpin-Bogor

Gratis

1
20
151
3 years ago
Preview
Full text

ANALISIS KESALAHAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA PADA PARAGRAF DESKRIPTIF SISWA KELAS V

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan huruf kapital dan tanda baca yang dibuat oleh siswa dalam menulis paragraf deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan pada penulisan huruf kapital, kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan siswa yaitu pada penulisan huruf pertamakata awal kalimat dengan persentase 48 %.

SD NEGERI SAMPAY RUMPIN-BOGOR

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan huruf kapital dan tanda baca yang dibuat oleh siswa dalam menulis paragraf deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan pada penulisan huruf kapital, kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan siswa yaitu pada penulisan huruf pertamakata awal kalimat dengan persentase 48 %.

KATA PENGANTAR

  Segala puji bagi Allah Swt, yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya penulis mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Kesalahan Huruf Kapital dan Tanda Baca pada Paragraf Deskriptif Siswa Kelas V SD Negeri Sampay”. Banyak hambatan dan rintangan yang penulis hadapi selama penulisan skripsi ini.

3. Asep Ediana Latip, M.Pd., selaku sekretaris jurusan Prodi Pendidikan Guru

  39 Tabel 4.20 Analisis kesalahan penulisan huruf kapital dalam paragraf deskriptif Tabel 4.22 Analisis kesalahan penulisan huruf kapital dalam paragraf deskriptif siswa RAP .................................................................................................. 86 Tabel 4.39 Rekapitulasi frekuensi kesalahan siswa pada huruf kapital dalam paragraf deskriptif ..................................................................................

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penguasaan bahasa tulis mutlak diperlukan dalam kehidupan modern

  Tidak hanya huruf kapitalsaja, penggunaan dan peletakkan tanda baca juga perlu dipahami untuk .menunjang peningkatan keterampilan dalam berbahasa Penerapan penulisan huruf kapital merupakan aturan-aturan yang harus ditaati oleh pemakai bahasa untuk keteraturan dan keseragaman bentuk dalambahasa tulis. Berdasarkan masalah yang telah dipaparkan, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Kesalahan Huruf Kapital dan Tanda Baca pada Paragraf Deskriptif Kelas V SD Negeri Sampay Rumpin-Bogor ”.

B. Identifikasi Masalah

  Metode pembelajaran yang digunakan guru kurang efektif khususnya untuk materi penulisan huruf kapital dan tanda baca sehingga menyebabkan siswabelum mampu memahami penulisan huruf kapital dan tanda baca secara baik dan benar. Siswa tidak tahu tata cara penulisan huruf kapital dan tanda baca dengan baik dan benar.

C. Pembatasan dan Perumusan Masalah

  Berdasarkan identifikasi masalah yang telah dipaparkan, maka dalam penelitian ini penulis membatasi masalah pada kesalahan huruf kapital dan tandabaca pada paragraf deskriptif siswa kelas V SD Negeri Sampay Rumpin-Bogor. Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: “Bagaimanakah kesalahan huruf kapital dan tanda baca pada paragraf deskriptif siswa kelas V SD Negeri Sampay Rumpin-Bogor?

E. Manfaat Penelitian

  Bagi GuruSebagai masukan atau informasi untuk memperoleh gambaran yang lebih konkrit mengenai huruf kapital dan tanda baca dan implikasinya terhadappembelajaran menulis paragraf deskriptif dalam pelajaran bahasa Indonesia. Bagi SiswaDengan adanya penelitian ini, peserta didik dapat dengan mudah belajar huruf kapital dan tanda baca dalam menulis sebuah paragraf, sehingga pada saatmendapatkan tugas menulis paragraf siswa terbiasa memperhatikan huruf kapital dan tanda baca.

BAB II KAJIAN TEORETIS A. Kajian Teori 1. Huruf Kapital a. Definisi Huruf Kapital Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia huruf kapital adalah huruf

  Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa huruf kapital merupakan huruf besar seperti A, B, C, D, danseterusnya yang digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri, huruf pertama nama bulan, huruf pertama namahari, dll. Misalnya: suku Sunda, bangsa Indonesia 6)Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna) di dalam nama buku, majalah, surat kabar, danjudul karangan kecuali kata seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal.

7) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama geografi

Misalnya: Jawa Barat, Cirebon, dll.8) Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakaidalam penyapaan dan pengacuan. Misalnya: “Kapan Bapak berangkat?”

3 Tanya Harto

  Adapun penulisan huruf kapital yangbenar adalah pada awal kata dalam kalimat, huruf pertama unsur-unsur nama geografi, nama gelar, nama jabatan, singkatan nama gelar, nama tempat ataulokasi, nama bulan, nama hari, huruf pertama kata ganti Anda, nama judul karangan kecuali kata seperti: di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, dan katapetunjuk hubugan kekerabatan seperti: Bapak, Ibu, Kakak, Adik, Paman. Jika kita hubungkan kalimat tersebut dengan kaidah bahasa yang benar berdasarkan pedoman baku EYD bahwa huruf kapital dipakai sebagaihuruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai dalam penyapaan dan 13 pengacuan.

2. Tanda Baca

  Sedangkan tanda baca dalam kamus besar bahasa Indonesia yaitu tanda yang 18 dipakai dalam sistem ejaan (seperti titik, koma, titik dua, dll). lambang dari tanda titik yaitu (.)2) Kaidah-kaidah Penggunaan Tanda TitikKaidah penulisan tanda koma, berdasarkan Pedoman Baku EYD (Ejaan yang Disempurnakan) adalah sebagai berikut:a) Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang.

b) Tanda titik dipakai pada singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan

  (doktor) c)Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah umum, yang ditulis dengan huruf kecil. Misalnya:s.d (sampai dengan) dan a.n (atas nama) d)Tanda titik digunakan pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruane) Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukan waktu.

21 Jalan Harapan III /AB 19

  3)Kesalahan Penggunaan Tanda Titik (.) Penggunaan tanda koma yang kita jumpai dalam tulisan-tulisan resmi kadang-kadang menyimpang dari kaidah-kaidah yang berlaku. Perhatikancontoh berikut: a)Pengilangan tanda titik pada akhir singkatan nama orang.

22 Ramlan

Penulisan nama singkatan di atas salah karena karena tidak memakai tanda titik. Menurut

E, Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai mengatakan

  23 bahwa tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Ramlan b)Pengilangan tanda titik pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, 24 dan sapaan.

E, Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai mengatakan bahwa

  Amran Tasai mengatakan bahwa tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah umum, yang ditulis dengan huruf kecil. Singkatan yang terdiri atas dua huruf diberi dua buah tanda titik, sedangkan singkatan yang terdiri atas tiga buah huruf atau lebih hanya 27 diberi satu buah tanda titik.

E. Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai, op. cit., hlm.197

  Amran Tasai mengatakan bahwa tanda titik digunakan pada angka yang menyatakan jumlah untuk memisahkan ribuah, ratusan, jutaan, dan seterusnya. e)Penambahan tanda titik pada singkatan yang terdiri atas huruf-huruf awal kata atau suku kata dan pada singkatan yang dieja seperti kata 30 (akronim).

E, Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai mengatakan bahwa tanda

  titik tidak digunakan pada singkatan yang terdiri atas huruf-huruf awal kata atau suku kata dan pada singkatan yang dieja seperti kata 31 (akronim). Jadi, contoh kata-kata di atas dapat diperbaiki menjadi: SMA Negeri III f)Penambahan tanda titik dibelakang alamat pengirim, tanggal surat, di belakang nama penerima, dan alamat penerima surat.

32 Sudiran III. 45

  Penulisan kalimat di atas salah karena tidak digunakan tanda titik E, Zaenal Arifin dan S. pengirim dan tanda surat serta dibelakang nama dan alamat penerima surat.

33 Jadi, contoh kalimat di atas dapat diperbaiki menjadi: Jalan Sudiran III. 45

  Dari berbagai uraian kesalahan penggunaan tanda titik di atas, bahwa kesalahan penggunaan tanda koma dianggap bagian dari proses belajar yangdilakukan siswa namun kesalahan itu tidak sepenuhnya oleh siswa tetapi peran guru juga sangat menentukan. Tanda Koma1) Definisi Tanda KomaTanda koma merupakan untuk memisahkan satuan-satuan di dalam suatu perincian, untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului indukkalimat, dan sebagainya.

a) Diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pemberian

  b)Untuk memisahkan bagian kalimat setara yang menggunakan tetapi dan melainkan. c)Untuk memisahkan anak kalimat dengan induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya.

f) Untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain pada suatu kalimat

  Misalnya: Dosen kami, Pak Mustofa, sering berceramah di televisi.j) Dan tanda koma tidak digunakan untuk memisahkan petikan langsungdari bagian lain yang mengringinya dalam kalimat jika petikanlangsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru. Sedangkan berdasarkan pedomanumum EYD bahwa tanda koma digunakan untuk memisahkan bagian kalimat setara yang menggunakan tetapi, melainkan, sedangkan, dan lain 40 sebagainya.

E. Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai, op.cit., hlm. 200

  Berdasarkan pedoman umum EYD bahwa tanda koma digunakan dibelakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapatdalam awal kalimat seperti, oleh karena itu, jadi, dengan demikian, 42 sehubungan dengan itu, dan meskipun begitu. Dari berbagai uraian kesalahan pengunaan tanda koma di atas, bahwa siswa yang melakukan kesalahan dalam penulisan tanda koma, kesalahan tersebuttidak dengan sendirinya dengan demikian siswa dikatakan bersikap negatif padahal sikap negatif itu terbentuk jika siswa tahu dan sudah diberi tahu bahwa4142 Nanik Setyawati, op.

3. Menulis a

  Karena menulis bukanlah sekedar menyalin kata-kata dan kalimat, melainkan juga mengembangkan dan menuangkan pikiran- 48 pikiran dalam suatu struktur tulisan yang teratur. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan menulis memiliki banyak ragamnya tujuan menulis tiada lain agar memilikikemampuan dan pengalaman menulis serta dapat memanfaatkan kemampuan itu untuk berbagai keperluan..

8) Membiasakan diri untuk berfikir dan berbahasa secara tertib

  Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa menulis dapat memberikan manfaat bahwa dengan menulis bisa mengenali kemampuan danpotensi yang ada dalam diri individu. Ragam TulisanTelah banyak ahli yang membuat klasifikasi mengenai tulisan.

4. Paragraf a

  Kata penghubung intrakalimat adalah kata yang menghubungkananak kalimat dengan induk kalimat, sedangkan kata penghubung antar kalimat 62 adalah kata yang menghubungkan kalimat satu dengan yang lainnya. Sesuatu yang dideskripsikan tidak hanya terbatas pada apa yang kita lihat dan kita dengar saja, tetapi yang dapat kita rasa dan kita fikir, seperti rasa takut,cemas, tegang, jijik, haru, dan kasih sayang.

B. Hasil Penelitian yang Relevan

  Hasil penelitian menunjukan kesalahan penulisan huruf kapital dalam karangan siswa umumnya terjadi pada: (1) kesalahan penulisan huruf kapital pada huruf pertama kata pada awal kalimat, (2)kesalahan penulisan judul karangan, (3) kesalahan penulisan pada nama, (4) kesalahan penulisan kata yang seharusnya ditulis dengan huruf kecil. Dari beberapa beberapa temuan kesalahan penulisan huruf kapital paling sering terjadi pada kata yang seharunya ditulis dengan huruf kecil (70%).

3. Penelitian Skripsi Wahyu Dwi Anggraeni (2011) yang berjudul

  Diperoleh kseimpulan bahwa: bahwa pembelajaran penggunaan huruf kapital dengan menggunakan media kartuhuruf dapat meningkatkan kemampuan menggunakan huruf kapital dalam menulis kalimat sederhana pada siswa kelas II SDN Mangliawan 02Malang. Hasil pretest siswa mencapai 59,97, padasiklus I mencapai 69,38 dan pada siklus II mencapai 84,22.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat penelitian Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Sampay yang beralamat di Kampung Sampay Rt 04/02 Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor

2. Waktu penelitian

  Dalam penelitian ini berupaya untuk menganalisis isi dari paragraf deskriptif yang telah dibuatsiswa, dimana dilakukan analisis terhadap kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca. Kemudian dipaparkan secara deskriptif, melaluianalisis isi dari paragraf deskriptif ini sehingga ditemukan kesalahan penulisan yang dibuat oleh siswa khususnya kesalahan dalam penulisan huruf kapital dantanda baca.

D. Prosedur Pengumpulan Data

  Wawancara ini dilakukan kepada wali kelas V dan digunakan untuk menggali informasi tentang sistem pembelajaran di kelas, metode yang digunakan padasaat pembelajaran, kondisi kelas saat pembelajaran pada siswa kelas V SDNegeri Sampay. Wawancara juga digunakan untuk mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan pengetahuan siswa membuat paragraf deskriptif.

2. Dokumentasi

  Dokumentasi yaitu mencari sumber-sumber data tertulis dilapangan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, maksud data tertulis dalampenelitian ini yaitu seluruh hasil tulisan siswa dalam bentuk paragraf deskriptif. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan hasil tulisan siswa dalam bentuk paragraf deskriptif sebanyak 30 siswa-siswi yangselanjutnya data tersebut akan diolah dan dianalisis sehingga dapat diketahui adanya kesalahan penulisan siswa.

F. Pengolahan Data

  Setelah data yang diperoleh dari lapangan mencukupi dan memenuhi untuk menjawab pertanyaan penelitian, maka data yang terkumpul dari berbagaisumber kemudian ditelaah dan diolah dan diharapkan dapat memberikan gambaran yang sesungguhnya dari kenyataan yang ditemui dilapangan. Datadiperoleh dan dikumpulkan dari berbagai sumber melalui wawancara dan dokumentasi dilapangan untuk selanjutnya dideskripsikan dalam bentuk laporan.

1. Pengklasifikasian 2

  Pengodean ini dilakukan dengan cara membuat singkatan kata atau simbol yang dipakai untuk mengklasifikasikan kata,simbol, kalimat, dan alinea dari hasil catatan lapangan yang bertujuan untuk menunjukan adanya situasi atau kegiatan yang menjadi fokus yang akan ditelitiuntuk selanjutnya dilakukan analisis. Tujuannya untuk mempermudah peneliti dalam mengelompokan jenis kesalahan yang dibuat siswa diantaranya mengklasifikasikan jenis kesalahan huruf kapitaldan jenis kesalahan pada tanda baca.

1 Kesalahan penulisan huruf pertama nama khas geografi

2 Kesalahan penulisan huruf pertama kata pada awal kalimat 3 Kesalahan penulisan huruf kapital dipertengahan kata dalam kalimat 4 Kesalahan menulis huruf kapital disetiap kata dalam kalimat 5 Kesalahan penulisan huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan (terbatas pada nama diri) kitab suci, dan namatuhan (termasuk kata ganti untuk tuhan) 6 Kesalahan penulisan huruf pertama nama tahun, bulan, hari raya, dan peristiwa sejarah 7 Kesalahan penulisan huruf pertama kata petunjuk hubungan kekerabatan. Sedangkan aspek kesalahan pada penggunaan tanda baca penulis menggunakan kode huruf, berikut akan diuraikan tiap-tiap kode kesalahan:A Penghilangan tanda koma yang dapat dipakai untuk menghindari salah baca/salah pengertianB Penghilangan tanda koma untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu didahului induk kalimatnyaC Penghilangan tanda koma diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangD Penghilangan tanda koma dibelakang kata/ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat seperti oleh karena itu, jadi, meskipun, saat itu, namun, dll E Penghilangan tanda koma untuk memisahkan kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata tetapi, sedangkan, melainkan, dllF Penghilangan tanda titik pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau sapaanG Penghilangan tanda titik untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukan waktu

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Pengumpulan data berangsung kurang lebih satu minggu, terhitung dari

  Kutipan yang terdapat pada kalimat kelima “angin bertiup menyebarkan aroma bunga liar yang tumbuh di sekitar itu.” Penulisan huruf pertama kata angin dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada huruf pertama awal kalimat. Kutipan yang terdapat pada kalimat keempat “dan di bawah air terjun yang jernih terlihat batu-batu hitam yang kecil-kecil.” Penulisan huruf pertama kata dan dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada huruf pertama awal kalimat.

1. Kesalahan penulisan huruf kapital pada kalimat ketiga Kalimat ketiga ditemukan kesalahan penulisan huruf kapital dengan kode 2

  Kutipan yang terdapat pada kalimat ketiga “karang di pantai itu sangat bagus.” Penulisan huruf pertama kata karang dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada hurufpertama awal kalimat. Kutipan yang terdapat pada kalimat keenam “aku suka pemandangan tempat wisata terjun.” Penulisan huruf pertama kata aku dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada huruf pertama awal kalimat.

1. Kesalahan penulisan huruf kapital pada kalimat pertama Kalimat pertama ditemukan kesalahan penulisan huruf kapital dengan kode 2

  Kutipan yang terdapat pada kalimat pertama “Saat pindahan rumah ke bogor aku melihat ruang kamar yang acak-acakan meja dan kursi tidak teraturdan bahkan jungkir balik.” Penulisan huruf pertama pada kata bogor dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada huruf pertamakata pada nama khas geografi. Kalimat kedua ditemukan kesalahan penulisan huruf kapital dengan kode ombak bergulung-gulung datang silih berganti menyambutku serasa ingin mengajak bermain.” Penulisan huruf pertama kata sungguh dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada huruf pertama awal kalimat.

1. Kesalahan penulisan huruf kapital pada kalimat kelima Kalimat kelima ditemukan kesalahan penulisan huruf kapital dengan kode 3

  Pada kata Ruang dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kecil bukan huruf kapitalkarena huruf kapital tidak dipakai pada pertengahan kata dalam kalimat. Sehingga kalimat dapat diperbaiki menjadi “Mejabelajar yang berwarna putih dengan gambar micky mouse ini cocok dengan ruang kamar aku yang berwarna unggu.” Tabel 4.22 Analisis Kesalahan Penulisan Huruf Kapital dalam Paragraf Deskriptif 3 Di sebelah kiri terlihat tebing yang sangat tinggidan di sebelah kanan aku bisa melihat dua batu karangbesar menyerupai piRamida yang seolah-olah siapmenjaga gempuran ombak yang datang setiap saat.

1. Kesalahan penulisan huruf kapital pada kalmia pertama

  Kutipan yang terdapat pada kalimat keempat “Di sebelah kiri terlihat tebing yang sangat tinggi dan di sebelah kanan aku bisa melihat dua batu karangbesar menyerupai piRamida yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat.” Kesalahan pada penulisan huruf kapital dipertengahan kata dalam kalimat, yang seharusnya ditulis dengan huruf kecil. Kesalahan penulisan huruf kapital pada kalimat ketigaKalimat ketiga ditemukan kesalahan penulisan huruf kapital dengan kode ada meja dan laptop.” Penulisan huruf pertama kata ketika dalam penulisannya salah, seharusnya ditulis dengan huruf kapital bukan huruf kecil karena huruf kapital dipakai pada huruf pertama awal kalimat.

2. Kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat ketujuh

  Kutipan yang terdapat pada kalimat pertama “Pemandangan alam di pantai indah sekali disana banyak pohon kelapa ombak yang bagus dan pasirputih yang sangat halus.” Pada kalimat tersebut setelah kata indah sekali seharusnya menggunakan tanda titik, selanjutnya setelah kata pohon kelapa dan sangat halus seharusnya menggunakan tanda koma. Kutipan yang terdapat pada kalimat pertama “Rumahku sangat sederhana tetapi aku dan keluargaku sangat nyaman.” Kesalahan pada penghilangan tanda koma untuk memisahkan kalimat setara yang satu dengan kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata tetapi, melainkan, sedangkan, dll.

2 Pohon yang hijau! begitu √ Pohon yang hijau

  indah pemandangan alam Begitu indah ditempat wisata itu pemandangan alamditempat wisata itu (kalimat ke-5)Jumlah 2 Berdasarkan tabel 4.38 di atas, diketahui bahwa frekuensi kesalahan penggunaan tanda baca oleh siswa SY sebanyak 2 kali. Kesalahan terletak pada kalimat ketiga dan kelima.

1. Kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat ketiga

  Kutipan yang terdapat pada kalimat kelima 1 ASB 7 6 5 4 3 2 1 dalam Paragraf DeskriptifNo Siswa Jenis Aspek Kesalahan Tabel 4.39 Rekapitulasi Frekuensi Kesalahan Siswa pada Penulisan Huruf Kapital Setelah frekuensi data dari tiap-tiap siswa serta analisisnya diuraikan, maka dibuat rekapitulasi data untuk mempermudah pembaca melihat frekuensidari aspek-aspek kesalahan tiap-tiap siswa. Kode 2 yaitu kesalahan penulisan huruf kapital pada huruf pertama awal kalimat x 100 = 48 % Kode 3 yaitu kesalahanpenulisan huruf kapital dipertengahan kata dalam kalimat x 100 = 34,66 %.

1. Kesalahan Terbesar

  Beberapa kesalahan penulisan huruf kapital pada awal kalimat banyak terjadi pada saat siswa menuliskan kalimat baru (pergantian kalimat), kesalahan ini tidak akanterjadi apabila siswa memperhatikan penghentian kalimat yang ditandai dengan intonasi titik (.). Beberapa indikasi kesalahan ini terjadi Pertama, seringkali siswa melakukan kesalahan menulishuruf kapital dipertengahan kata dalam kalimat sebelum di akhiri tanda titik yang seharusnya ditulis dengan huruf kecil, adapun huruf-huruf yang sering munculyaitu /r/, d/, p/, s/, t/, b/, k/, m/, dan /h/.

2. Kesalahan Terkecil

  Berdasarkan tulisan siswa yang telah dianalisis, kesalahan kode 6 dan 7 terkecil karena penulisan huruf kapital ini sangat jarang digunakan dalam tulisan siswadalam paragraf deskriptif. Karena dari tulisan siswa terutama untuk kata yang menunjukan nama tahun, bulan, dan hari raya ditemukan hanya pada satu siswasaja yaitu ND sebanyak 1 kali tetapi untuk kata yang menunjukan kata petunjuk kekerabatan seperti nama ayah, ibu, kakak, dan adik ditemukan dua siswa yaituMJ dan RA, siswa RA dalam penulisannya sudah benar namun siswa MJ penulisannya salah sebanyak 1 kali.

2 AZ

  Berdasarkan tulisan siswa yang telah dianalisis, siswa yang melakukan kesalahan padapenghilangan tanda titik diakhir kalimat, dapat diketahui ada beberapa indikasi kesalahan ini terjadi pertama, ketidaktelitian siswa setelah akhir kalimat tidakmenggunakan tanda titik, padahal sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar setelah akhir kalimat menggunakan tanda titik. Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru, faktor lain yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan pada penulisan huruf kapital tandabaca, yakni disebabkan karena motivasi belajar siswa rendah, respon dan sikap siswa yang kurang baik selama proses belajar, guru yang hanya menghandalkanmetode ceramah dan lebih menekankan aspek teoretikal dari pada keterampilan praktis bahasa tulis, dan materi ajar yang kurang dipahami siswa.

BAB V PENUTUP Berdasarkan kajian teoretis dan hasil penelitian yang telah dilakukan

mengenai“Analisis Kesalahan Huruf Kapital dan Tanda Baca pada Paragraf Deskriptif Siswa Kelas V” maka, penulis dapat mengemukakan beberapa simpulan dan saran.

A. Simpulan

  Berdasarkan 30 tulisan siswa yang telah dianalisis, pada penulisan huruf kapital, kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan siswa yaitu padapenulisan huruf pertama kata awal kalimat dengan persentase 48 %. Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru, faktor lain yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan pada penulisan huruf kapital dan tanda baca, yaknidisebabkan karena motivasi belajar siswa rendah, respon dan sikap siswa yang kurang baik selama proses belajar, guru yang hanya menghandalkan metodeceramah dan lebih menekankan aspek teoretikal dari pada keterampilan praktis bahasa tulis, dan materi ajar yang kurang dipahami siswa.

B. Saran

  Bagi Guru Guru mata pelajaran bahasa Indonesia harus meningkatkan kreativitas dalam kegiatan belajar mengajar khususnya pada materi penulisan huruf kapital danpenggunaan tanda baca dengan mengkombinasikan metode pembelajaran yang ada agar pembelajaran tersebut menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif,inovatif dan menyenangkan. Serta siswa tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan, yaitu kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca.

3. Misi a

  Bagaimana pemahaman siswa tentang menulis huruf kapital yang baik dan benar apakah masih terjadi banyak kesalahan pada penulisan huruf kapitaldalam menulis? Apakah ada kendala-kendala yang di hadapi siswa pada penulisan huruf kapital yang baik dan benar dalam menulis paragraf?g.

HASIL WAWANCARA

  Bagaimana pemahaman siswa tentang menulis huruf kapital yang baik dan benar apakah masih terjadi banyak kesalahan pada penulisan huruf kapital dalam menulis? Namun setelah dikoreksi dari hasil tulisan guru menyadari bahwa kesalahan itu pasti ada karena berbedaankarakter siswa, respon siswa juga ada yang cepat menangkap apa yang disampaikan guru ada juga yang biasa saja ada juga yang tidak sedangkan yang tidak cepat mengakappelajaran mereka suka enggan untuk bertanya, guru seringkali memberikan kesempatan untuk bertanya memang rata-rata mereka memilih untuk diam.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Analisis kesalahan penggunaan huruf kapital pada karangan narasi siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Darul Abror, Jatisampurna, Bekasi
0
7
101
KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA PADA SURAT DINAS YANG DITULIS SISWA KELAS VIII DI SMP Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital Dan Tanda Baca Pada Surat Dinas Yang Ditulis Siswa Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah 4 Surakarta.
1
10
21
KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA PADA SURAT DINAS YANG DITULIS SISWA KELAS VIII DI SMP Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital Dan Tanda Baca Pada Surat Dinas Yang Ditulis Siswa Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah 4 Surakarta.
0
2
17
PENDAHULUAN Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital Dan Tanda Baca Pada Surat Dinas Yang Ditulis Siswa Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah 4 Surakarta.
0
2
4
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN PEMILIHAN KATA PADA KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS Analisis Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital dan Pemilihan Kata pada Karangan Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP NU 1 Wonosegoro.
2
5
17
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN PEMILIHAN KATA PADA KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS Analisis Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital dan Pemilihan Kata pada Karangan Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP NU 1 Wonosegoro.
1
3
13
ANALISIS PENULISAN TANDA BACA, HURUF KAPITAL, DAN KATA TIDAK BAKU PADA KARANGAN SISWA Analisis Penulisan Tanda Baca, Huruf Kapital, Dan Kata Tidak Baku Pada Karangan Siswa Kelas VII F SMP Negeri 2 Banyudono Tahun Ajaran 2013/2014.
0
2
14
PENDAHULUAN Analisis Penulisan Tanda Baca, Huruf Kapital, Dan Kata Tidak Baku Pada Karangan Siswa Kelas VII F SMP Negeri 2 Banyudono Tahun Ajaran 2013/2014.
0
2
6
PENGGUNAAN TANDA BACA DAN HURUF KAPITAL PADA TEKS IKLAN BROSUR PENAWARAN BARANG ATAU JASA.
0
11
6
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA DALAM TEKS SURAT BAHASA JERMAN MAHASISWA SEMESTER III JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JERMAN FPBS UPI.
1
6
19
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA DALAM TEKS SURAT BAHASA JERMAN MAHASISWA SEMESTER III JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JERMAN FPBS UPI.
0
3
28
KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMAHAMI PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA YULINA Guru SD Negeri 002 Muara Lembu Kecamatan Singingi anayuli.teachergmail.com ABSTRAK - KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMAHAMI PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TAND
0
0
6
KEMAMPUAN MENGGUNAKAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA DALAM KARANGAN NARASI DAN DESKRIPSI SISWA KELAS VII MTsN 1 PARIGI
0
0
8
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL, TANDA BACA, DAN PENULISAN KATA PADA KORAN MERCUSUAR
0
5
16
KESALAHAN PEMAKAIAN TANDA BACA PADA KARANGAN NARASI SISWA KELAS V SD NEGERI CUWELO II, SEMANU, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 20062007
0
2
170
Show more