Pesan dakwah di media elektronik : analisis isi (QCA) terhadap acara Rahasia Sunnah di Trans 7

Gratis

1
5
100
3 years ago
Preview
Full text

PESAN DAKWAH DI MEDIA ELEKTRONIK (ANALISIS ISI (QCA) TERHADAP ACARA RAHASIASUNNAH DI TRANS 7)

  SkripsiDiajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S. Kom.

SUNNAH DI TRANS 7)

  A NIP : 19700903 199603 1 001 JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA1431 H/ 2010 M PENGESAHAN PANITIA UJIAN Skripsi ini berjudul “PESAN DAKWAH DI MEDIA ELEKTRONIK (ANALISIS ISI (QCA) TERHADAP ACARA RAHASIA SUNNAH DI TRANS 7)” telah diujikan dalam sidang Munaqosah di Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, pada tanggal 23 Juni 2010. I) pada Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

LEMBAR PERNYATAAN

  Untuk mendapatkan data dan hasil yang sempurna dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif yakni berupapengamatan yang mendalam terhadap isi pesan yang disampaikan dengna menjabarkan isi pesan tersebut secara mendalam dan apa adanya. Setelah peneliti, maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa isi pesan pada program Rahasia Sunnah di Trans 7 episode Desember 2009 yang terbagi dalambeberapa kategorisasi, maka peneliti melihat bahwa pada dasarnya pesan dakwah yang disampaikan lebih cenderung mendalami mengenai ketentuan hukum Islamsesuaia dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

KATA PENGANTAR

  Tiada kata yang patut kita lantunkan selain puji syukur kehadirat Allah SWTTuhan yang Maha Agung yang dengan limpahan anugerah dan nikmat yang tak terukur kepada kami selaku peneliti, sehingga dapat memulai dan menyelesaikanpenelitian ini. Hal ini tidak terwujud sendirinya melainkan karena dukungan dan bantuan dari banyak pihak baik moril maupun materi, sehingga banyak ucapan terimakasih penelitiucapkan kepada: 1.

2. Dr. H. Arief Subhan, MA selaku Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu

  Bapak, Ibu Dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, khususnya jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam yang telahmemberikan wawasan ke-ilmuan, mendidik dan mengarahkan peneliti selama peneliti berada pada masa kuliah; 7. Serta pihak-pihak yang telah membantu peneliti dalam menyelesaikan skripsi ini yang tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu namun tidakmengurangi rasa hormat dan ucapan terimakasih kepada mereka semua.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Keberadaan media massa membawa pengaruh luas dibanding dengan

  Sejak memiliki karakteristik yang sempurna yaitu gabungan antara audiovisual yang kemudian menjadi kesatuan yang menjadi daya tariktersendiri, baik itu dilihat dari segi warna, suara, pencahayaan, program acara yang beragam, acara yang terus berkesinambungan baik itu yang bersifatlangsung maupun interaktif dengan para pemirsa. Dakwah sebagai salah satu kegiatan komunikasi keagamaan diharapkan pada perkembangan dan kemajuan teknologi yang makin canggihini dapat beradaptasi terhadap kemajuan tersebut, artinya pesan-pesan dakwah di tuntut dikemas dan disampaikan dengan terpaan media komunikasi dansesuai dengan mad’u yang dihadapi.

B. Pembatasan dan Perumusan Masalah

  Untuk lebih memfokuskan penelitian ini, maka masalah yang dibahas akan peneliti batasi pada pesan dakwah rahasia sunnah di Trans 7 yang dibatasiepisodenya yaitu episode bulan Desember 2009. Manfaat PraktisPenelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi para teoritis, praktisi, dan aktivis dakwah, serta bagi pengelola stasiun televisi 8 agar dapat dijadikan sebagai sarana alternatif untuk mempertahankan dan menyebarkan nilai-nilai agama secara efektif dan efisien, supaya semakinbanyak program-program keagamaan yang menarik dan diminati masyarakat.

D. Metodologi Penelitian

1. Pendekatan

  Metode ini merupakan metode yang sering digunakan dalam mengkaji pesan-pesan dalam suatu media. Analisis Isi Kualitatif (Qualitatif Content Analysis (QCA)), mencoba untuk menggunakan kekuatan metodologi analisis isi dan penelitiankomunikasi untuk menganalisa secara sisitematis sejumlah materi tekstual tapi dengan elaborasi langkah-langkah analisis kualitatif.

2 Dr. Bambang Setiawan dan Drs. Ahmad Muntaha, M.Si. Metode Penelitian Komunikasi, (Jakarta:Universitas Terbuka, 004), Cet. Ke-1. hal.79

2. Tahapan Penelitian a. Prosedur Penelitian

  b)Observasi Peneliti melakukan observasi langsung yakni dengan melakukan pengamatan secara mendalam dengan mendatangi langsung ke kantorTrans 7 guna memperoleh data mengenai hal-hal yang menjadi objek penelitian yang berhubungan dengan pengawasan, peninjauan,penyelidikan dan riset. Dengan mempelajari dan menganalisa bahan-bahan berupa tulisan atau gambar yang diambil dari buku, arsip-arsip, foto-foto, rekaman-rekaman siaran dan lain sebagainya untuk menguatkanpenelitian atas kebenaran data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara.

b. Pengolahan Data

  a)Analisis Data Data yang diperoleh secara deskriptif, yaitu menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan dianggap akurat serta menuangkannyakedalam konteks penulisan karya ilmiah atau skripsi dengan cara menjabarkan, menerangkan, memberikan gambaran serta klasifikasi danmenginterpretasikan data-data yang terkumpul secara apa adanya terlebih dahulu, kemudian menarik kesimpulan atas permasalahan yang berkaitandengan hal tersebut. berdasarkan tema yang disampaikan terlebih dahulu selama satu bulan yang berjumlah 7 tema berdasarkan kategori Akidah, Syari’ah, dan Akhlakyang kemudian isi pesan tersebut dipaparkan, sehingga muncul isi pesan berdasarkan kategorisasi yang dominan.

E. Tinjauan Pustaka

  Peneliti meninjau padaskripsi-skripsi yang sudah ada yang berkaitan dengan judul yang dianalisis peneliti, seperti: “Analisis Program Kajian Silaturahim di Trans 7”, 2007, FDK, JurusanKPI. Dari apa yang peneliti paparkan dalamskripsi ini, merupakan kesempurnaan pesan yang harus ada pada sebuah program televisi khususnya pada program Rahasia Sunnah di Trans 7.

F. Peta Konsep

  Pesan Dakwah D. Sistematika Penulisan Dalam sistematika yang digunakan oleh peneliti yakni terdiri dari lima bab mengikuti pokok masalah yang akan dibahas peneliti.

BAB I : PENDAHULUAN Yang di dalamnya terkandung latar belakang masalah

  14 BAB II : LANDASAN TEORITIS Yang di dalamnya terkandung pesan dakwah; yang terdiri dari dakwah dzatiyah, dakwah fardiyah, dakwah halaqoh, dan dakwah profesional, media dakwah; yang berisi dakwah melalui televisi,dan analisis isi kualitatif (QCA). BAB IV : PESAN DAKWAH ACARA RAHASIA SUNNAH Yang berisi: pesan dakwah apa yang terdapat dalam acara rahasia sunnah yang digolongkan menjadi dakwah dzatiyah, dakwah fardiyah, dakwah halaqoh, dan dakwah profesional.

BAB II LANDASAN TEORITIS A. Pesan Dakwah Pesan merupakan inti atau perumusan tujuan dan maksud dari

  Dengan demikian pesan dakwah adalah sesuatu yang disampaikan oleh da’i kepada mad’u dengan muatan materi yang berisikan tentang aqidah, syari’ah, dan akhlaq, sehingga dakwah yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh mustami’i (pendengar). Hal yang perlu disadari adalah bahwaajaran yang diajarkan itu bukanlah semata-mata berkaitan dengan eksistensi dan wujud Allah SWT, namun bagaimana menumbuhkan kesadaranmendalam agar mampu memanifestasikan akidah, syari’at, dan akhlak dalam ucapan, pikiran, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

h. 33

  18 Dengan demikian, pesan dakwah yang disampaikan oleh da’i kepada mad’u haruslah dikemas dengan cara menarik dan menggunakan metode yang sesuai di mana dakwah harus tampil secara aktual, faktual dan kontekstual. Karena dakwah bukanlah sebuah perjalanan yang mudah,banyak rintangan yang perlu dihadapi dari berbagai macam kalangan termasuk kalangan Islam sendiri.

1. Dakwah Dzatiyah

  Memiliki panca indera yang sempurna, manusia yang bersyukur dari karuniaNya maka mereka akan menggunakan panca indera,akal dan hati sesuai dengan pedoman Khaliknya (Pencipta dari makhluk) yang paling tahu kelemahan-kelemahan ciptaanNya dan bagaimana caramerawatnya. a)Jangan mendekati zina b)Berkhalwat dengan wanita bukan mahram adalah haram c)Jangan memandang lawan jenis dengan bersyahwat d)Larangan melihat aurat e)Membatasi perhiasan yang boleh ditampakkan dan yang tidak f)Tabarruj adalah haram g)Diperbolehkannya wanita melayani tamu suaminya h)Penyimpangan seksual termasuk dosa besar 9 b.

9 Dr. Yusuf Qardhawi, Halal dan Haram, (2002, Jakarta: Robbani Press) h. 165-12

  Membedakan manusia dengan hewan, adalah akal, mampu bertanya kritis (what, when, how, who) tanpa akalmanusia dalam kegelapan kemampuan menangkap hakekat dari sesuatu yang diamati atau dipahaminya. Banyak ayat Al-Qur’an yang memerintahkan untuk selaluingat kepada Allah dan tanda-tanda kekuasaanNya yang terdapat dalam semua ciptaanNya.

10 Dra. Armawati Arbi, Dakwah dan Komunikasi, (2003, Jakarta: UIN Press)h. 87

  Menurut terminologi pemikiran atau berfikir adalah kata benda dari aktifitas akal yang ada dalam diri manusia, baik kekuatan akal berupa kalbu,roh atau dzhin, dengan pengamatan dan pendalaman untuk menemukan makna yang tersembunyi dari persoalan yang dapat diketahui maupun untuk sampaipada hukum atau hubungan antara sesuatu. Berfikir sesungguhnya suatu kebutuhan insani yang tak terelakkan untuk tumbuh dan berkembang, yang sekaligus merupakan kebutuhan akanaktualisasi fitrahnya.

11 Dra. Armawati Arbi, Dakwah dan Komunikasi, h.89

2. Dakwah Fardiyah

  22 Muh. Nuh mendefinisikan dakwah fardiyah adalah “ konsentrasi dengan dakwah atau berbicara dengan mad’u secara tatap muka atau dengansekelompok kecil dari manusia yang mempunyai ciri-ciri dan sifat-sifat khusus.

12 Dakwah fardiyah memiliki tiga pengertian yaitu: a

  Dakwah fardiyah yang muncul dari individu yang sudah berintima’(bergabung) dengan jama’ah dalam kapasitasnya sebagai da’i, melaksanakan kewajiban berupa tendensi tertentu dengan orang-orangbaru, dalam upaya menarik mereka kepada fikrah Islamiyah dan selanjutnya menarik mereka untuk bergerak bersama jama’ah dalamaktivitas amal Islami. Seorang muslim dengan kapasitasnya sebagaibagian dari ummah, melaksanakan kewajiban dakwah ilallah dengan jalan khotbah, ceramah, tulisan-tulisan dan makalah yang aktivitas ini 12 Dr.

3. Dakwah Halaqoh

  Ada tiga hal yang mesti tertanam dalam hati para aktivis dakwah agar kondisi ruhiyah terjagaa) Al Aqidatul Imanniyah (Akidah Keimanan) yang mantap. b)Al A’daqotul Al Qolbiyah (Ikatan Hati), untuk menuju ruhiyah yang mantap, maka kita harus mengikatkan hati ini dengan Allah SWT, sebab Dialah yang sesungguhnya memiliki hati kita dan dengan hati ini pula kita akan menemukan ketentraman batin dan ketengan jiwa.

2. Al Fikriyah (Ilmu)

  Seorang yang profesional adalah seorang yang tekun, sabar dan tahan godaan, senantiasa dinamis dan mencari kreatifitas baru dalam berdakwah,karena memang ia tidak akan pernah setuju dan rela jika dakwah ini vakum, berjalan di tempat dan tidak mendapat tempat di hati umat. Disinilah profesionalitas kita akan terus diuji dengan beragam ujian sehingga akan lahir kaliber manusia yang diabadikan oleh Allah sebagaikelompok yang tetap tegar dan jujur dalam dakwah mereka, “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur.

B. Media Dakwah

  Masyarakat masa kini adalah masyarakat plural yang berkembang dengan berbagai kebutuhan yang praktis, sehingga kecanggihan teknologi mautidak mau akan menghadapi dan menjadi idaman dalam kehidupan masyarakat. Fungsi dakwah di televisi bisa membantu individu dan masyarakat untuk menemukan kembali dan memperkokoh nilai-nilai yang selama inimenjadi bagian dari identitas mereka.

C. Analisis Isi Kualitatif 1. Pengertian analisis isi

  Menurut Budd (1967), analisis isi adalah suatu teknik sitematis untuk menganalisis isi pesan dan mengolah pesan atau suatu alat untukmengobservasi dan menganalisis isi perilaku komunikasi yang terbuka dari komunikator yang dipilih. Menurut Wazer dan Wiener, analisis isi adalah suatu prosedur sistematika yang disusun untuk menguji isi informasi yang terekam.

2. Analisis isi kualitatif

  Dalam analisis isi kualitatif yang digunakan merujuk pada data reduksi kualitatif yang akan mendapatkan suatu volume material kualitatif, disampingberusaha melakukan identifikasi inti konsistensi (core consistencies) dan makna yang terkandung dalam kata-kata teks yang utama. Di bawah naungan PT Trans Corpora yang merupakan bagian dari manajemenPara Group, TRANS7 diharapkan dapat menjadi televisi yang maju, dengan program- program in-house productions yang bersifat informatif, kreatif, dan 1 inovatif.

DEWAN KOMISARIS

  Komisaris Utama Chairul TanjungKomisaris 1. Agung Adiprasetyo 2.

DEWAN DIREKTUR

  Suswati Handayani Program-Program TRANS7 TRANS7 berkomitmen untuk menyajikan yang terbaik bagi pemirsanya, dengan menyajikan program informasi seperti Redaksi yang hadir 42 setiap pagi, siang, sore, dan malam yang dikemas secara apik dan dinamis, update dan informatif. TRANS7 juga menghadirkan program berita dandokumenter lainnya seperti Selamat Pagi, TKP, Asal Usul, dan Jejak Petualang yang memberikan wawasan unik dan berbeda bagi pemirsa.

B. Deskripsi Acara Rahasia Sunnah

  Acara ini dikemas dengan sedemikian rupa sehingga memiliki nuansa yang berbeda dari yang ada, selain itu banyak mengandung pesan-pesandakwah yang bermanfaat bagi seluruh pemirsa yang menyaksikannya. Raker itu membahas tentang usulan-usulan program, dan usulan programRasun satu-satunya program yang diraker, dari sekian beberapa ratusan program yang diajukan pada saat itu, yang disetujui untuk dibikin paylet dibulan Ramadhan, pada 2007.

2. Tujuan Rahasia Sunnah

  Rahasia Sunnah sebagai sumber informasi dan kebutuhan untuk semua orang dengan kesan tidak menggurui, memberikan kabar baik atausolusi kususnya kepada umat Islam, untuk setiap masalah-masalah keseharian secara Islami yang dibawakan secara ringan danmemperkenalkan serta menyampaikan kekayaan Dakwah Islam bukan hanya dilihat dari sudut ceramahnya saja, tetapi dengan sentuhannya yangberbeda dan menarik. Intinya tujuannya satu ngin membuatpenonton yang beragama Islam bangga dengan agamanya dan dapat 3 memahaminya dengan lebih rasional dan ilmiah.

3 Wawancara pribadi dengan Roni Suyanto (Produser 1 Rahasia Sunnah), Jakarta :

  TRANS, 1 April 2010 48 jadi meyakini Islam dari sisi yang rasional. Islam jadi tidak taqliq , kita memahami Islam itu menurut rasional.

3. Sasaran Rahasia Sunnah

  Acara ini tidak memfokuskan penontonnya, karena tema-tema yang dibahasmengenai masalah umum yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari 4 dengan berpedoman kepada Al-Qur’an dan sunnah. Format pengemasan acaranya juga berbeda dari acara keagamaan yang lain.

4 Wawancara pribadi dengan Roni Suyanto (Produser 1 Rahasia Sunnah), Jakarta : TRANS, 1 April 2010

BAB IV PESAN DAKWAH ACARA RAHASIA SUNNAH A. Analisis Isi Pesan Dakwah Acara Rahasia Sunnah Pada bab ini, peneliti akan menganalisis isi pesan dakwah yang terkandung dalam 7 pesan dakwah pada program Rahasia Sunnah episode desember 2009. Dalam menganalisis isi pesan tersebut, peneliti menggunakan metode analisis

  Pesan dakwah yang disampaikan melalui acara Rahasia Sunnah diTrans 7 tujuannya adalah agar umat muslim dapat memahami Islam dari aspek ilmiah. Alhamdulillah dalam perjalanan kali ini, saya menjadi tahu boleh saja mengkonsumsi ikan lauttanpa dimasak atau mentah karena halal dan sehat, tapi untuk yang seger saja ya, kalau sudahdimasak silahkan itu sama-sama rezeki dari Allah SWT.

2. Penjelasan narator mengenai sashimi 3

  Anak-anak berebut menghabiskan ikan yang telah diiris tipis Anak-anak mengagetkan wahyu dari belakang dengan menjejali ikan 6. Penjelasan peneliti dan ulama mengenai ikan mentah dan kehalalannya Penjelasan pa aan dan narator mengenai cara membuat sushi Bener-bener bisa dimakan mentah kayak sushi dan sashimi 5.

1. Disana..oh kira-kira om boleh ikut ga? 2

  Salah satunya adalah sumber makanan, dalam Al-qur’an surat Al-Maidah, ayat 96, “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatangburuan darat, selama kamu dalam ihram. Ringkasnya menurut mereka, yang dimaksud dengan tha’amuhu ialah apa yang untuk memperoleh dan memburunya, manusia tidak perlubekerja keras atau bersusah payah, seperti yang terapung di atas permukaannya, yang didamparkan ke pantai, dan yang terlihat ketika pasangsurut, baik yang hidup maupun yang mati.

2. Belut Laut Halal Dimakan

  Kategorisasi Sub Kategorisasi Betapa Islam telah memberikan tuntutan hidup yang sangat luar biasa, semoga dengan apa yangsaya pelajari hari ini akan selalu menambah derajat keimanan saya dihadapan Allah SWT 1. Subhanallah indah sekali pantai disini, liat hamparan pasir putih dengan air laut yang jernih,bener-bener tidak akan bosan mata memandang 6.

3. Wahyu ikut membantu membakar belut laut

  Belut laut bernafas dengan insang, dan termasuk jenis ikan, belut laut ini salah satu disekitar 200 jenis moraikhil, atau belut morai di duniapanjangnya sekitar 20 sampai 30cm, sedangkan ada yang jenis belut morai 58 lain yang panjangnya bisa mencapai 4 meter belut murai biasanya hidup diterumbu karang, didalam pasir, atau diantara tanaman-tanaman pantai. Belut laut menjadi komoditas yang mahal diluar negeri karena kandungan protein yang tinggi dan zat aprodisatum yang dapat meningkatkanvitalitas pria, tapi hati-hati kalau menangkap belut laut ini, apalagi dari jenis yang besar, karena belut laut ini memiliki gigi yang tajam, selain itu gigitersebut hidup bakteri yang berbahaya.

5 Drs. Sudaryanto, MS, Tema Belut Laut Halal Dimakan, Universitas Udayana, Bali

  Allah berfirman dalam Al-Maidah ayat 96“Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatangburuan darat, selama kamu dalam ihram. Orang-orang yang dalam perjalanan maksudnya sekelompokmusafir yang membekali diri dengan apa yang mereka peroleh dari laut itu.

3. Bulu Babi?? Halal Ga Ya!

  Banyaknya bulu babi bisa menjadi indikasi rusaknya ekosistem karang dan koraldisekitar pantai Penjelasan mengenai bulu babi, cara menangkapnya, memakannya dan caramemberikan pertolongan pertama jika terkena bulu babi 4. Bulu babi, meski ada nama babi dan bentuknya buruk dan beracun, tapi bisa dimanfaatkansebagai sumber gizi yang baik 3.

2. Cara memakan bulu babi 3

  Al-A’Raaf: 157) Maksudnya: dalam syari'at yang dibawa oleh Muhammad itu tidak ada lagi beban-beban yang berat yang dipikulkan kepada Bani Israil. Umpamanya:mensyari'atkan membunuh diri untuk sahnya taubat, mewajibkan kisas pada pembunuhan baik yang disengaja atau tidak tanpa membolehkan membayardiat, memotong anggota badan yang melakukan kesalahan, membuang atau menggunting kain yang kena najis.

8 Drs. Deny Suherman Yusup M.SC

  65 bisa dimanfaatkan sebagai sumber gizi yang baik. semoga hikmah dari tema ini dapat mengokohkan iman islam.

4. Musyrik Percaya Mitos Tokek

  Seperti yang terkandung dalam An-Nissa :48 ⌧☺ ☺ ☺ Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang 69dikehendaki-Nya. “ Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah,jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah: 172) ☺ ⌧☺ “ Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal Sesungguhnya AllahTelah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya.

5. Binatang Besar Yang Pintar

  Memori menurut Islam gajah juga punya daya ingat yang tinggi 4. Meskipun besar dan menakutkan, gajah bisa menjadi teman yang baik asik(bersyukur dan 2. Subhanallah ternyata gajah adalah hewan bersatu)yang pintar, nah lihat mereka bisa menampilkan atraksi yang luar biasa.

2. Masa hamil gajah dan anak gajah

  Pendekatan individu secara psikologisWahyu menceritakan masalahnya dengan pak dedi 3.wajib untuk kita melestarikannya dan memberikan lahan yang cukup. Gajah Asia tubuh dan telinganya lebih kecil dari gajah Afrika dan hanya gajah jantan saja yang memiliki gading.

3. Dan dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, 4

  “Dan pada penciptakan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untukkaum yang meyakini.” (QS Al-Jaatsiyah:4)9 Ali Mustafa Ya’kub, Tema Binatang Besar Yang Pintar, ulama MUI. 75 Meskipun besar dan menakutkan, gajah bisa menjadi teman yang baik.gajah adalah hewan yang pintar, mereka bisa menampilkan atraksi yang luar biasa.

6. Anggur dan Alkohol

  Jangan sampai buah anggur dijadikan minuman yang memabukkankarena itu berubah dari sesuatu yang halal menjadi sesuatu yang haram 6. ☺ ⌧Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik.

10 Ali Mustafa Ya’kub, Anggur dan alkohol, ulama MUI

  Betapa buah yang banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dan buah yang banyak manfaatnya ini, bisa menjadi sesuatu yang buruk bagi manusia. Jangansampai buah anggur dijadikan minuman yang memabukkan karena itu berubah dari sesuatu yang halal menjadi sesuatu yang haram.

7. Jangkrik Halal dan Bergizi

  Memori menurut Islam Setahu mas wahyu yang disebutkan dalam hadist, jenis serangga yang halal dimakan hanyabelalang. ☺ ⌧“Dan dia Telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya.

11 Prof. Dr. Bambang Wirjatmadi-ahli Gizi UNAIR

  Sementara belalang halal, maka jangkrik itu termasuk yang dihalalkan. Adapun 2 bangkai yaitu ikan dan belalang, sedang 2 darah yaitu hati dan limpa.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Mengacu pada beberapa pertanyaan dalam rumusan masalah di atas

  akhirnya diproleh serangkaian kesimpulan sebagai berikut:Isi pesan dakwah pada program Rahasia Sunnah di Trans 7 episode Desember 2009 yang terbagi dalam beberapa kategorisasi, maka peneliti melihat bahwa pada dasarnya pesan dakwah yang disampaikan lebihcenderung mendalami mengenai ketentuan hukum Islam sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul. Dakwah ProfesionalProfesionalisme dakwah yang ternyata diawali dengan persoalan ilmu: Memiliki landasan ilmu atas apa yang ia sampaikan (Al-Ilmu Bima Yuballigh) yang diteruskan secara implementatif dengan sikap jujur dan benar terhadapapa yang ia sampaikan (Ash-Shidqu Fima Yuballigh).

DAFTAR PUSTAKA

  Dakwah dan Komunikasi. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek.

Dokumen baru

Tags