DINAMIKA TRADISI ”GITEK” MASYARAKAT NELAYAN DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 1965 – 2009

Gratis

0
7
35
2 years ago
Preview
Full text

BAB 1 . PENDAHULUAN

  Heterogenitas inilah yang membentukidentitas bangsa Indonsia dan membedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia Secara garis besar Masyarakat Indonesia dikelompokkan menjadi dua yakni masyarakat yang berdomisili dipesisir pantai dan masyarakat yang berdomisili dipedalaman, letak geografis ini yang membedakan tradisi dan adat istiadat. 2 Penegasan Pengertian Judul Judul penelitian ini adalah “Perkembangan Tradisi “Gitek” Masyarakat Nelayan Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo 1965-2009” yang akan membahas tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada tradisi ”Gitek” yang dilaksanakan masyarakat yang bermata pencaharian menangkap ikan, selama kurun waktu sejak tahun 1965 sampai tahun 2009.

1.3.4 Manfaat Penelitian

  Bagi penulis, dapat memberikan informasi dan memperdalam wawasan tentang ritual Gitek pada masyarakat nelayan Desa Kilensari Kecamatan PanarukanKabupaten Situbondo, serta dapat dijadikan media latihan untuk berfikir secara logis dan kritis dalam rangka mengembangkan karier dan profesionalisme sebagaicalon guru sejarah. Bagi masyarakat sekitar, diharapkan dapat dijadikan pedoman untuk melestarikan budaya tradisional yang sejak turun temurun telah dilaksanakan.

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan pustaka ini mengungkapkan tentang berbagai pendapat orang dan

  hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan masalah, kerangka pemikiran yang merupakan sintesis dengan tujuan teori yang berkaitan dengan permasalahan yangdihadapi, serta teori yang berhubungan dengan judul skripsi ini yaitu“Perkembangan Tradisi Gitek Masyarakat Nelayan Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Tahun 1965-2009“, baik yang diterbitkan dalam bentuk buku maupun yang tidak diterbitkan. Diantara ketujuh Religi merupakan suatu sistem kepercayaan dan ritual yang berkaitan dengan sesuatu yang sakral dan mengikat orang secara bersama dan dalam satu kesatuankelompok sosial religi adalah segala tingkah laku manusia untuk mencapai suatu Istilah religi merupakan terjemahan dari bahasa asing yaitu religion dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan kata agama.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 2014
7
63
102
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO BERDASARKAN FASE BULAN TAHUN 2011
0
8
15
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO BERDASARKAN FASE BULAN TAHUN 2011
1
30
15
ANALISIS KEMISKINAN NELAYAN DI KAWASAN PESISIR DESA LANDANGAN KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO
1
13
137
ANALISIS AGRIBISNIS USAHA KERAJINAN KERANG SIMPING (Amusium Spp) DI DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
0
4
2
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SAPEKEN KECAMATAN SAPEKEN KABUPATEN SUMENEP MADURA
3
30
32
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN DI DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
20
102
19
ANALISIS PERAN LEMBAGA EKONOMI TERHADAP KEHIDUPAN DAN TINGKAT PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DI PANTAI KILENSARI KABUPATEN SITUBONDO
0
3
18
ANALISIS PERAN LEMBAGA EKONOMI TERHADAP KEHIDUPAN DAN TINGKAT PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DI PANTAI KILENSARI KABUPATEN SITUBONDO
0
2
18
BUDAYA KEMISKINAN BURUH NELAYAN DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
2
46
6
DINAMIKA BUDAYA LARUNG SESAJI MASYARAKAT PESISIR DESA SUMBEREJO KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER TAHUN 1990-2013
1
4
11
DINAMIKA TRADISI ”GITEK” MASYARAKAT NELAYAN DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 1965 – 2009
0
7
35
FENOMENA AGENSI PROBLEM DALAM IMPLEMENTASI ALOKASI DANA DESA DI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
1
28
16
KAJIAN SOSIAL EKONOMI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT PESISIR DALAM PELESTARIAN HUTAN BAKAU DI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
0
6
22
KERENTANAN KESEHATAN IBU HAMIL PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DESALANDANGAN KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO
0
0
5
Show more