Kualitas Pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Tapanuli Utara)

Gratis

45
290
101
3 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang yang telah dikemukakan , maka perumusan masalah dari penelitian ini adalah : “Bagaimana Kualitas Pelayanan Publik Dalam PembuatanKartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara?” 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan jawaban terhadap perumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, yakni untuk: 1. Manfaat secara akademisKegunaan akademik dalam penelitian ini adalah sebagai referensi bagi pihak- pihak yang berkompeten dalam pencarian informasi atau sebagai referensi mengenai Kualitas Pelayanan Publik dalam Pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara.

1.5 Kerangka Teori

  Kerangka Teori adalah bagian dari penelitian , tempat peneliti memberikan penjelasan tentang hal-hal yang berhubungan dengan variabel pokok sub variabel atau masalah yang adadalam penelitian (Arikunto,2000 : 92 ). Kerangka teori ini diharapkan memberikan pemahaman yang jelas dan tepat bagi peneliti dalam memahami masalah yang diteliti.

2. Inseparability (tidak dapat dipisahkan) , dijual, lalu diproduksi dan dikonsumsi secara

  Menurut Undang-Undang No.25 Tahun 2009, Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturanperundang-undangan bagi setiap warga Negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggaraan publik. Konsep pelayanan public diturunkan dari makna public service yang berarti berbagai aktivitas yang bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa ( Pamudjidalam Napitupulu 2007 : 165) .

I. 5.2.2 Bentuk-Bentuk Pelayanan Publik

  Layanan dengan lisanLayanan dengan lisan dilakukan oleh petugas-petugas di bidang hubungan masyarakat (humas), di bidang layanan informasi dan di bidang-bidang lain yang tugasnyamemberikan penjelasan atau keterangan kepada siapapun yang memerlukan. Pelayanan yang berupa petunjuk, informasi dan yang sejenis ditujukan kepada orang- orang yang berkepentingan agar memudahkan mereka dalam berurusan dengan instansiatau lembaga.

I. 5.2.3 Prinsip-Prinsip Pelayanan Publik

  Kelengkapan sarana dan prasaranaTersedianya saranan dan prasarana kerja, peralatan kerja, dan pendukung lainnya yang memadai termasuk penyediaan sarana teknologi telekomunikasi daninformatika. Kemudahan akses Tempat dan lokasi serta sarana pelayanan yang memadai, mudah dijangkau oleh masyarakat, dan dapat memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informatika.

I. 5.2.4 Standar Pelayanan Publik

  Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No 63 Tahun 2003 tentang pedoman umum penyelenggaraan pelayanan public, standar pelayanan sekurang-kurang nya meliputi : 1) Prosedur Pelayanan Prosedur pelayanan yang dibakukan bagi pemberi dan penerima layanan termasuk pengaduan2) Waktu Penyelesaian Waktu penyelesaian yang ditetapkan sejak saat pengajuan permohonan sampai dengan penyelesaian termasuk pengaduan. 5) Sarana dan PrasaranaPenyedia sarana dan prasarana pelayanan yang memadai oleh penyelenggara pelayanan public.

I. 5.2.5 Konsep Kualitas Pelayanan

  Rahayu dalam Napitupulu (2007 : 169) berpendapat bahwa : “ Penilaian kualitas pelayanan atau servqual harus ditinjau dari dua dimensi yakni dimensi customer, atau masyarakat konsumen, rakyat penerima layanan, dan jugadari dimensi provider, atau proviser atau pemberi pelayanan yang dalam hal pelayanan public menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah. Dengan adanya tat cara pelayanan yan jelas dan terbuka, maka masyarakat dalam pengurusan kepentingan dapat dengan mudah mengetahui Pemerintah Indonesia dalam penyelenggaraan pelayanan terhadap publik umumnya telah mempunyai unsur-unsur birokrasi pelayanan yang dilakukan oleh para birokrat denganmelalui ketetapan Menpan nomor : 81 tahun 1993, di dalam ketetapan tersebut ada 8(delapan) unsur kualitas pelayanan, yaitu : 1.

1.5.3 Kartu Keluarga

1.5.3.1 Defenisi Kartu Keluarga

  Penduduk warga NegaraIndonesia dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap wajib melaporkan susunan keluarganya kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui kepaladesa/lurah dancamat dimana domisilinya . Berdasarkan Undang-undang Administrasi Kependudukan No 23 Tahun 2006, pada Pasal 13 ayat 1 sampai 4 menyebutkan bahwa Setiap Penduduk wajib memiliki NIK sebagaimana dimaksud pada yang berlaku seumur hidup dan selamanya, yang Gambar 1 .

1.5.3.2 Dasar Penerbitan Kartu Keluarga

A. Umum

  Nomor KK diterbitkan secara otomatis melalui proses komputerisasiSIAK,merupakan milik dari Kepala Keluarga dan merupakan bukti bahwa data kelurga telah dihimpun di Bank Data Kependudukan Nasional. Nomor Kartu Kelurga (KK) terdiri dari 16 digit dan penetapan Nomor Kartu Kelurga(KK) dilakukan dengan menggunakan kombinasi variable kode wilayah ,tanggal pencatatan dan nomor seri keluarga.

1. Tatacara Permohonan KK Baru

  Penerbitan Kartu Keluarga bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dilaksanakan di desa/kelurahan, kecamatan atau unit kerja yang mengelola pendaftaran pendudukdan pencatatan sipil di kabupaten/kota sesua dengan kewenanagan yang didelegasikan kepada pejabat yang bersangkutan . Permohonan KK Baru bagi penduduk yang sudah punya NIK Jenis permohonan ini dimaksudakan bagi penduduk yang sudah terekam datanya pada bank data kependudukan nasional,namun mengajukan permohonan KKBaru karena, 1) membentuk rumah tangga baru ; 2) pindah tempat tinggal; 3) KK hilang atau rusak , atau 4) adanya peristiwa penting/kependudukan lainnya.

1.6 Defenisi Konse p

  Konsep adalah istilah dan definisi yang digunakan untuk menggambarkan secar abstrak kejadian, keadaan kelompok, atau individu yang menjadi pusat perhatian ilmu sosial. Responsive (daya tanggap), berkenaan dengan kesediaan dan kemampuan para pegawai untuk membantu para pengguna jasa dan merespon permintaan mereka,serta menginformasikan kapan jasa akan diberikan dan kemudian memberikan jasa secara cepat.

I. 7 Sistematika Penulisan

BAB I PENDAHULUAN Bab ini memat latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kerangka teori, defenisi konsep dan sistematika penulisan BAB II METODE PENELITIAN Bab ini memuat bentuk penelitian, lokasi penelitian, informan penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian BAB III DESKRIPSI LOKASI Bab ini menguraikan tentang gambaran atau karakteristik lokasi penelitian BAB IV PENYAJIAN DATA Bab ini memuat hasil penelitian yang diperoleh dari lapangan dan dokumentasi yang diperoleh BAB V ANALISA DATA Bab ini memuat analisa data yang diperoleh dari hasil penelitian dan memberikan interpretasi atas permasalahan yang diteliti BAB VI PENUTUP Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang diperoleh dari penelitian.

BAB II METODE PENELITIAN II.1. Bentuk Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif

  Populasi dalam penelitian kualitatif adalah socialsituation yang terdiri dari tempat, pelaku dan aktivitas yang saling bersinergis. Salah satu bentukwawancara yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam (dept interview) yang merupakan proses tanya jawab secara langsung yang ditujukan terhadap informan di lokasi penelitian dengan panduan wawancara.

II. 5. Teknik Analisa Data

  Menguraikan sertamenginterpretasikan data yang diperoleh dari lapangan yang di dapat dari para informan. Sehingga dari analisis tersebut diharapkanmuncul gambaran yang jelas tentang objek yang diteliti dan dapat mengungkapkan permasalahan penelitian.

BAB II I DESKRIPSI LOKASI

3.1 Sejarah Singkat Terbentuknya Kabupaten Tapanuli Utara

  Afdeling Batak Landen dipimpin seorang Asisten Residen yang ibukotanya Tarutung yang terdiri 5 Onder Afdeling(Wilayah) yaitu : Pada waktu pendudukan tentara Jepang Tahun 1942-1945 struktur pemerintahan diTapanuli Utara hampir tidak berubah, hanya namanya yang berubah seperti: Sesudah kemerdekaan Republik Indonesia diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945, pemerintah mulailah membentuk struktur pemerintahan baik di pusat dan di daerah. Ferdinand Lumbantobing sebagai Residen Tapanuli, disusunlah struktur pemerintahan dalam negeri di Tapanuli khususnya di Tapanuli Utara sebagai berikut : Selanjutnya dalam waktu tidak begitu lama terjadi perubahan, nama Luhak diganti menjadi Kabupaten yang dipimpin Bupati, Urung menjadi Wilayah yang dipimpin Demang,serta Urung Kecil menjadi Kecamatan yang dipimpin oleh Asisten Demang.

3.2 Letak Geografis Kabupaten Tapanuli Utara

  Sedangkan secara geografis letakKabupaten Tapanuli Utara diapit atau berbatasan langsung dengan lima kabupaten yaitu, disebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir di sebelah Timur berbatasandengan Kabupaten Labuhan Batu, disebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan; dandisebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Tengah. Muara 79,75 2,10 Tapanuli Utara 3.793,71 100,00 Sumber : Penelitian pada Kabupaten TAPUT , September 2013Dari Tabel di atas dapat bahwa Luas Wilayah Kabupaten Tapanuli Utara adalah sebesar 3.793,71 Hektar meliputi 15 Kecamatan di dalamnya dengan Kecamatan Garogasebagai Kecamatan yang paling luas wilayahnya.

3.3 Demografi Kabupaten Tapanuli Utara

  Berikut data jumlah pendudukan berdasarakan jenis kelamin : TABEL 2 : Data Kependudukan Kabupaten Tapanuli Utara Kode NamaKepala No. 120215 Muara 7.137 7.368 14.505 3.321 Grand Total 154.690 154.102 308.792 70.394 Sumber : Kantor Dinas dan Catatan Sipil Tapanuli Utara, Oktober 2013Tabel diatas menunjukkan bahwa penduduk Kabupaten Tapanuli Utara berdasarkan jenis kelamin laki-laki lebih banyak dibanding penduduk perempuan, dimana 154.690 jiwadiantaranya laki-laki dan selebihnya 154.102 jiwa perempuan.

3.3 Visi dan Misi Kabupaten Tapanuli Utara

  Visi merupakan cara pandang jauh ke depan yang merefleksikan cita – cita yakni hendak menjadi apa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara dimasa depan dan sekaligus menentukan arah perjalanan institusi ini. Karenanya DinasKependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara secara logis visinya merupakan tuntunan dan mendukung Visi Kabupaten Tapanuli Utara.

VISI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN TAPANULI UTARA

  Untuk mewujudkan Visi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten TapanuliUtara, perlu dirumuskan Misi, yang menggambarkan amanah apa yang harus dituntaskan oleh organisasi, agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil sesuai dengan visi yangditetapkan. Dengan adanya misi diharapkan seluruh pegawai dan pihak – pihak lain yang berkepentingan dapat mengenal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten TapanuliUtara dan mengetahui peran dan program serta hasil yang akan diperoleh dimasa yang akan datang.

2. Menyiapkan data kependudukan yang akurat untuk dipergunakan dalam menetapkan kebijakan pembangunan

  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara di bentuk sesuai PP 41 Tahun 2008 dan berdasarkan Peraturan Daerah No. 04 Tahun2008 bahwa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dibantu oleh Sekretaris dan 3 Orang KepalaBidang dan 9 orang pejabat Struktural Eselon IV a.

3.3.1.1 Sumber Daya Manusia

Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) per 31 Desember 2010 untuk mendukung pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi . Tabel 4 : Sumber Daya Manusia Berdasarkan JabatanNo Jabatan Jumlah 1 Pejabat Eselon II 1 orang 2 Pejabat Eselon III 4 orang 3 Pejabat Eselon IV 8 orang 4 Staf 12 orang 5 Tenaga Honorer 4 orang Tabel 5 : Sumber Daya Manusia berdasarkan Strata Pendidikan No Tingkat pendidikan Jumlah 1 S2 - 2 S1/DIV 13 orang 3 D-III 4 orang 4 SLTA 10 orang 5 SD 1 orang Tabel 6 : Sarana dan PrasaranaNamaBarang/Jenis Barang Merk/Type Ukuran/CC BAHAN TahunPembelian Jlh Barang PRINTER CANON MP 258 - FIBER 2010 5 PRINTER CANON PIXMA 1980 3 MEJA KERJA TOPIX - KAYU 2010 4 KURSI KERJA FRONTLINE - KAYU 2010 5 7 NOTEBOOK TOSHIBA - FIBER 2010 1 PRINTER CANON PIXMA 1980 3 KURSI TAMU LOKAL - BESI 2010 4 TANAH 600 m2 GEDUNG KANTOR 228 m2BRANKAS BOX - - 1996 - 1 LEMARI RAK KAYU LOKAL - 1998 - 1 MODEM ROBOTIC - 2006 - 1 TELEPHONE SAHITEL - 2006 - 1 AIR CONDITIONER AICOOL 2PK 2007 - 1 INSTALATION KIT - - 2007 - 1 JARINGAN (LAN) - - 2007 - 1 KAMERA DIGITAL SONY - 2007 - 1 1 1 MESIN LAMINATING - - 2007 - 1 TRIPORT - - 2007 - 1 SWITCH USB EDIMACK 8 - 2007 - 1 SCANNER CANON - 2007 - 1 PRINTER DOTMATRIX - 2007 - INJET COLOUR - 2007 - 2 PRINTER 8 PRINTER LASERJET - 2007 - 8 MESIN PEMOTONG KTP 1 MESIN FAXIMILE PANASONIC - 2007 - KAMERA DIGITAL SONY - 2007 - 1 MEJA BIRO LOKAL - 2007 - 1 MEJA BIRO LOKAL - 2007 - 1 MEJA BIRO LOKAL - 2007 - 1 MEJA BIRO LOKAL - 2007 - 3 LICENSI AROGINAL - - 2007 - 2 PINTU 2007 - 1 LEMARI BESI MUSTANG 1 KOMPUTER SERVER - - 2007 - 8 UPS SERVER SEAGATE - 2007 - 7 KURSI LIPAT CHITOSE - - - 3 KURSI PUTAR - - - - 2 KURSI PLASTIK REDLEAF - - - 4 KURSI PLASTIK REDLEAF - - - 1 KURSI PLASTIK - - - - 2 KURSI LIPAT CHITOSE - - - 1 KURSI LIPAT CHITOSE - - - 2 KOMPUTER SET - - - - 1 FILLING BESI UNITAL - - - 1 KOMPUTER SET - - - - 1 KOMPUTER SET - - - - 1 KOMPUTER SET ADVANTEC - - - 1 FILLING CABINET - - - - 1 FILLING BESI YUNIKA - - - 1 FILLING BESI YUNIKA - - - 1 FILLING BESI YUNIKA - - - 3 1 KURSI PUTAR EXPO - - - 1 LEMARI BESI MUSTANG 4 MEJA 1/2 BIRO LOKAL - - - 1 MEJA 1/2 BIRO LOKAL - - - 1 MEJA 1/2 BIRO LOKAL - - - 4 MEJA 1/2 BIRO LOKAL - - - 1 MEJA LOKAL - - - 1 MEJA LOKAL - - - 2 PINTU - - 3 PINTU - - 1 KURSI PUTAR - - - - 2 LEMARI BESI MUSTANG 1 LEMARI BESI MUSTANG - - - 1 LEMARI BESI MUSTANG - - - 2 LEMARI BESI MUSTANG - - - 1 LEMARI BESI MUSTANG - - - 1 KURSI TAMU LOKAL - - - 1 KURSI PUTAR BESAR FUTURA - - - 3 KURSI PUTAR BESAR - - - - 2 1 1 MESIN TIK OLIMPIA - - - 1 SEPEDA MOTOR HONDA GL MAX 1 WIHITE BOARD - - - - 1 TELEPHONE SAHITEL - - - 1 PRINTER EPSON LQ 2180 - - 2 PRINTER CANON 1980 - - - 1 PRINTER CANON IP 1200 - - - 1 PRINTER CANON IP 1880 - - - 1 MESIN TIK OLIMPIA - - - MEJA 1/2 BIRO LOKAL - - - 1 MESIN TIK OLIMPIA - - - 2 MESIN TIK PORTABLE - - - 1 MEJA KOMPUTER - - - - 1 MEJA KOMPUTER LOKAL - - - 1 MEJA KOMPUTER LOKAL - - - 1 MEJA BIRO LOKAL - - - 2 MEJA 1/2 BIRO LOKAL - - - 1 TOYOTA/ MOBIL (MINI BUS) - - 1997 1 KIJANG

3.3.2 Tujuan dan Sasaran Kabupaten Tapanuli Utara

3.3.2.1 Tujuan

Tujuan merupakan inflementasi atau penjabaran dari misi dan merupakan sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun waktutertentu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun (kapan harus dicapai) Karakteristik tujuan adalah sebagai berikut :  Idelistik : mengandung nilai – nilai keluhuran dan keinginan kuat untuk menjadi baik dan berhasil  Jangkauan kedepan dicapai dalam waktu 5 (lima) tahun atau lebih sebagaimana yang ditetapkan oleh suatu organisasi Abstrak : belum dapat dilihat secara kwantitas karena pencapaian tujuan dapat berlangsung secara berkesinambungan. Berdasarkan uraian diatas, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil KabupatenTapanuli Utara menetapkan tujuan sebagai berikut : Misi Pertama : Meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya memiliki Akta Catatan Sipil untuk Kepastian Hukum atasBukti Diri sebagai Warga Negara Dengan Tujuan : Semakin banyak warga masyarakat yang memiliki AktaCatatan Sipil sebagai bukti diri yang sah danMeningkatkan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Misi Kedua : Menyiapkan Data Kependudukan yang akurat untuk dipergunakan dalam menetapkan kebijakan pembangunanoleh pemerintah maupun swasta Dengan Tujuan : Tersedianya data kependudukan yang akurat lengkap untuk dapat dipergunakan setiap saat dibutuhkan olehPemerintah maupun Swasta.

3.3.2.2 Sasaran

  Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang dapat dicapai secara nyata dalam waktu tahunan, semesteran dan bulanan. Fokusutama sasaran adalah tindakan alokasi, dan pemanfaatan sumber daya yang mengarah pada hasil nyata.

MISI PERTAMA

Tujuan 1 : Semakin banyak warga masyarakat yang memiliki Akta CatatanSipil sebagai bukti diri yang sah Dengan Sasaran : Meningkatkan pencapaian target (jumlah) penduduk yang mengurus Akta Catatan Sipil68 % setiap tahun dan tercapainya PelayananAkta Catatan Sipil yang cepat dan mudah Tujuan 2 : Meningkatkan Pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD)Dengan Sasaran : Meningkatkan kinerja Pegawai dan Pengawasan

MISI KEDUA

Tujuan : Tersedianya Data Kependudukan yang akurat dapat dipergunakan setiap saat dalam menentukan kebijakanPemerintah maupun Swasta Dengan Sasaran : Menetapkan system pencatatan yang akurat dan pelaporan yang cepat atas kelahiran, kematian danperpindahan penduduk.

3.4 Tugas Pokok dan Fungsi

  Bagian pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara mengemban tugas a. Melakukan Pencatatan perubahan atas mutasi penduduk dan laporan data kependudukan dan melakukan penyuluhand.

3. Bidang Kependudukan terdiri dari:

  Seksi Registrasi Penduduk dan Nomor Induk Kependudukan; b. Seksi Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk; c.

4. Bidang Catatan Sipil terdiri dari:

  Seksi Kelahiran dan Kematian; b. Seksi Perkawinan dan Perceraian; c.

5. Bidang Data Kependudukan terdiri dari:

  Seksi Data Kependudukan; b. Seksi Penyimpanan Dokumen Kependudukan; c.

6. Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Pengendalian Kependudukan

terdiri dari:

a. Seksi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan; b. Seksi Pengendalian Kependudukan

3.4.1 Kelompok Jabatan Fungsional

1. Sekretaris

  Sekretariat terdiri dari : Setiap Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub bagian yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris. c) Sub bagian Penyusunan Program mempunyai tugas mengumpulkan dan menyiapkan bahan perumusan rencana dan program kerja dinas, menganalisa danmenyajikan data serta mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan rencana program kerja dinas.

2. Bidang Kependudukan

  melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnyaSetiap Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. a) Seksi Registrasi Penduduk dan Nomor Induk Kependudukan mempunyai tugas memverifikasi dan memvalidasi formulir bio data penduduk dan merekam data ke dalam database kependudukan untuk mendapatkan NIK.

3. Bidang Catatan Sipil

  Bidang Catatan Sipil dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang Catatan Sipil mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pelayanan pencatatan sipil penduduk Warga Negara Indonesia (WNI) dan OrangAsing Untuk melaksanakan tugas Bidang Catatan Sipil mempunyai fungsi : a.

3) Seksi Perubahan Data

Setiap seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang CatatanSipil.

a) Seksi Kelahiran dan Kematian mempunyai tugas menyiapkan bahan pencatatan

b) Seksi Perkawinan dan Perceraian mempunyai tugas menyiapkan bahan pencatatan

pendaftaran dan memeriksa meneliti berkas pencatatan serta mengelola data dan menerbitkan akta kelahiran dan akta kematian bagi Warga Negara Indonesia (WNI)dan Orang Asing. pendaftaran dan memeriksa dan meneliti berkas pencatatan serta mengelola data

c) Seksi Perubahan Data mempunyai tugas mengumpulkan bahan dan data

memeriksa dan meneliti berkas serta mengelola data dan menerbitkan AktaPengakuan Anak, pendaftaran dan pencatatan pengesahan dan pengangkatan Anak, perubahan nama, perubahan status kewarganegaraan, menerbitkan salinan dan AktaKutipan II dan seterusnya serta mencatat peristiwa penting lainnya bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Orang Asing.

4. Bidang Data Kependudukan

  Bidang Data Kependudukan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada KepalaDinas. Memeriksa, Mengesahkan dokumen yang telah dikeluarkan sebelum diarsipkan serta mengelola dan menyimpan dokumen Kependudukan dan Catatan sipil.

3) Seksi Penyuluhan

Setiap seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Datakependudukan

a) Seksi Data Kependudukan mempunyai tugas, Menyimpan dan memelihara akurasi

b) Seksi Penyimpanan Dokumen Kependudukan mempunyai tugas melaksanakan

  data kependudukan dan catatan sipil dalam data base kependudukan, Menjaga kerahasian data Individu masyarakat, Menyediakan Data Agregat Kependudukandan Catatan Sipil sebagai dasar pengolahan data Statistik dan laporan dataKependudukan, Menyiapkan bahan dan data untuk pelaksanaan penyuluhan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil. pemeriksaan, pengesahan dokumen berkas yang telah dikeluarkan sebelum diarsipkan serta mengelola dan menyimpan dokumen Kependudukan dan CatatanSipil.

c) Seksi Penyuluhan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan data untuk kegiatan

pelaksanaan penyuluhan Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil WNI/OrangAsing

5. Bidang pengelolaan Informasi Administrasi dan Pengendalian Kependudukan

  Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Pengendalian Kependudukan dipinpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya beradadibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang pengelolaan Informasi Administrasi dan Pengendalian Kependudukan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas dibidang pengendalian danpengawasan, serta penyuluhan pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA).

g. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya

Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Pengendalian Kependudukan terdiri dari:

1) Seksi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan; 2) Seksi Pengendalian Kependudukan

  b) Seksi pengendalian Penduduk mempunyai tugas melaksanakan pemeriksaan data dan berkas yang telah dikeluarkan sebelum diarsipkan dan melaksanakan pengendalian , pemantauan, penyelidikan terhadap penyelanggaraan administrasiKependudukan dan Catatan sipil dan mobilitas penduduk serta arus komuter penduduk. Tugas dan Tugas : Melaksanakan Kewenangan Otonomi Daerah Perda Nomor 12 TahunFungsi di Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk, 2010 Pelayanan Pencatatan Sipil, PenyelanggaraanInformasi,Pengawasan dan Pengadilan KependudukanFungsi : 1.

3.4.1 Struktur Organisasi Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara

  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara di bentuk sesuai PP 41 Tahun 2008 dan berdasarkan Peraturan Daerah No. 04 Tahun 2008 bahwaDinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dibantu oleh Sekretaris dan 3 Orang Kepala Bidang dan 9 orangpejabat Struktural Eselon IV a.

3.4.1 Struktur Organisasi Dinas

  Tabel 5 : Daftar Nama Dan Jumlah Sumber Daya Manusia Di Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara No Nama NIP Jabatan Gol 14 Milda Riana Manalu, S. Maria Sihombing 196007021991032001 KADIS III/c IV/b 2 Aron Pane 196007241982011001 Sekretarsis IV/a 3 Maya Santi , SH 197404292006042008 Kassubag Umun Dan Kepegawaian III/c 4 Burma Tampubolom , SE 197208061993032006 Subbag Keuangan 5 Kiris Sinaga 196407301986022001 Subbag Program 9 Marlon P.

BAB IV PENYAJIAN DATA Setelah dilakukan penelitian dan pengumpulan data di lapangan melalui wawancara

  serta pengamatan maka diperoleh data dari informan dan responden yang berkaitan denganKualitas pelayanan dalam pembuatan Kartu Keluarga di Kabupaten Tapanuli Utara . Dari hasil wawancara, penulis menyajikan dalam bentuk tidak langsung dan dijelaskan kembali oleh penulis agar lebih jelas dan dapat dimengerti.

4.1 Identitas Informan

4.1.1 Identitas Informan Kunci

  Informan kunci adalah mereka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian. Kepala Seksi Kartu Keluarga dan KTP yaitu Ibu Susi Radotma Hutauruk, SE.

4.1.2 Identitas Informan Utama

  Informan Utama adalah mereka yang terlibat langsung dalam interaksi di dalam melakukan pengurusan Kartu Keluarga , dalam hal ini masyarakat yang mengurus di DinasKependudukan dan Catatan Sipil. Tapibisa saja aku gak tau informasi itu , mungkin sudah diumumkan Lurah atauKepala Desa untuk ada sosialisasi dan aku mungkin tidak tau , karena yang Untuk mengetahui transparansi dan manejemen dalam pelayanan publik diKantor Dinas Dan Kependudukan Catatan Sipil Kab.

4.3.3 Responsive (Daya Tanggap)

  Jaminan juga berarti pegawai selalu bersikap sopan dan menguasai setiap pertanyaan atau masalah pelanggan, penelitimelakukan wawancara dengan Ibu Susi Radotma Hutauruk SE selaku Kepala SeksiPelayanan KTP dan KK (Oktober 2013) mengenai berapa lama mengerjakan KartuKeluarga sampai dengan terbit atau selesai dan ada atau tidaknya pungutan biaya saat pengurusan Kartu Keluarga , beliau menyatakan : ““masalah jangka waktu itu kita mengerjakannya sesuai dengan berkas yang masuk. Gandanya idenditas di dalam Kartu Keluarga juga tak lepas dari kesilapan pegawai kita yang mendata langsung padahal masyarakat juga sudahmengurus dan mendata dirinya sendiri makanya sering terjadi data ganda di setiap ,pengurusan Kartu Keluarga baru atau penambahan di Kartu Keluargaitu sendiri .

4.3.5 Untuk mengetahui sejauh mana kemudahan pegawai dalam

memahami masalah para pelanggannya dan bertindak demi kepentingan pelanggan, serta memberikan perhatian personal kepada para pelanggan danmemiliki jam operasi yang nyaman,peneliti melakukan wawacara dengan IbuSusi Radotma SE (Oktober 2013) mengenai masalah pelayanan yang baik dan sopan dari pegawai dalam proses pembuatan Kartu Keluarga , beliauberkomentar :“pelayanan yang baik tercipta kalo pegawai dan masyarakat pun berkerjasama dengan kita,pegawai harus bersikap sopan dan mampu memahami masalahyang dihadapi oleh masyarakat diihat dari kecakapannya dalam berkomuniksi langsung dengan masyarakat agar mudah dimengerti oleh semua masyrakatdan juga dengan tingkah laku yang baik , gak boleh cuek atau sombong dengan masyarakat”Bapak Hotben Panggabean SE pun menambahakan,beliau berkomentar :“tadi kan sudah saya bilang , setiap sumber daya manusia disini sudah diberikan pelatihan untuk melayani masyarakat,jika pun terjadi pelayananyang tidak baik mungkin personalanya pegawai itu yang kurang baik,tapi kita selalu upayakan agar bersikap sopan dan santun terhadap masyarakat”Kemudian peneliti bertanya langsung kepada masyarakat mengenai masalah mendapatkan pelayanan yang baik dan sopan yang dilakukan oleh pegawai dalammengurus pembuatan Kartu Keluarga , Bapak H.Hutabarat Kecamatan Siatas Barita, berkomentar : “kalo sikap mereka para pegawai itu ada yang ramah ada yang cuek,tapi itulah yang membuat saya kurang mengerti dengan mereka makanya begitu,padahalitu kan udah pekerjaan mereka dan kita pun pasti membutuhkan pelayanan Kartu Keluarga telah mendapatkan perlakuan yang baik dan sopan santun dalam pelayanannya meskipun masih ada saja pegawai yang cuek , tapi menurut peneliti ituhanya persepsi sebahagian dari masyarakat karena saat obserbasi peneliti melihat respon dan pelayanan dari sopan santun para pegawai sudah baik dan cakap dalammemberikan informasi dan arahan kepada setiap masyarakat. Kemudian peneliti melanjutkan wawancara mengenai letak kantor yang mudah di akses dan bagaiamana yang berada di kecamatan atau desa/kelurahan yangjauh dari kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil , Ibu Radotma Huaturuk memberikan komentar ,beliau menyatakan : ”memang saya akui,jarak antara setiap kecamatan yang ada di Tapanuli Utara ini cukup jauh dengan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil yang berada dikota Tarutung yang merupakan ibokta kabupaten, maka dari itu sebenarnya masyarakat tidak harus ke dinas ini kalo mau ngurus Kartu Keluarga,cukupdengan mengantarkan berkasnya kesetiap kecamatan atau kelurahan dan operator kecamatan atau kelurahanlah yang membawa berkas masyarakat yangsudah lengkap dan begitu juga sebalikanya operator inilah yang membagi lagi kepada masyarakat jika Kartu Keluarga mereka sudah siap.Masalahnayasekarang operator disetiap kecamatan atau kelurahan sudah tidak mau lagi,makanya jadi masyarakat yang langsung mengurus kesini,kasihan merekayang temapt tinggalnya jauh dan transportasi umum yang ajarang ke tempat meraka’ Bapak Hotben Panggabean SE juga memberikan komentar :“letak kantor kita memang jauh dari kecamatan yang lain,yang paling dekat cuman 3 kecamatan yaitu,kecamatan Siatas Barita,Sipaholon sama Tarutungyang lainnya butuh 2-3 jam sampai kesini,maka dari itu saya disini mengupayakan agar setiap kelurahan atau kecamatan mulai lagi mendatamasyarakatnya melalui sosialisasi dan membantu mereka mengurus KartuKeluarga mereka yang diwakili petugas setiap kecamatan atau kelurahan yang melimpahkan berkasnya ke kantor ini”Kemudian peneiliti melakukan wawancara dengan masayarakat mengenai letak kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Kab.Sipil Tapanuli Utara,Bapak R.Manalu kecamatan Parmonangan menyatakan :“cukup jauhlah kesini,diperjalanan saja saya udah hampir 2 jam lebih hanya untuk mengurus Kartu Keluarga ini,saja juga pekerjaan disana yah jadi sayatinggalakan demi ini semua , maunya kita masyarakat janganlah dibuat susah gini , jam 3 nanti saya harus sudah pulang karena jam segitu mobil terakhir kekampung saya”Selanjutnya ditambahkan oleh Hotman Sinambela , Kecamatan Garoga :“jauhlah kantor ini dari tempat saya tinggal,hampir 4 jam juga saya tempuh kesini,saya samapai disini sudah jam istirahat pegawai,saya nunggu lagi lahbiar bisa mengurus itupun kalo berkas saya lengkap,kalo berkas saya kurang jadinya tambah repot saya mesti balik lagi ke kampung saya,maunya adapetugas yang bisa mewakili kita ke kantor ini,saya bayar pun tidak masalah sebenarnya” Berdasarakan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dilapangan,peneliti berpendapat bahwa jarak antara Dinas Kependudukan DanCatatan Sipil Tapanuli Utara ke setiap kecamatan atau kelurahan/desa cukup jauh dan menyusahkan masyarakat untuk mengurus Kartu Keluarga maupun

BAB V ANALISIS DATA Pada bab ini,penulis menganalisis dan menginterpretasikan data yang dikumpulkan

  Adapun maksud dari bukti fisk (tangible) ini adalah agar masyarakat merasakan suatu bentuk pelayanan yangbaik dari segi insfrastruktur, sarana dan prasarana yang diterima masyarakat saat pengurusanKartu Keluarga dan juga saat pengurusan masyarakat mengerti dan menerima pelayanan yang baik dari setiap pegawai yang memberikan arahan yang jelas kepada masyarakat dari mulaisyarat-syarat dan sistem prosedur pengurusan Kartu Keluarga. Sesuai dengan keterangan diatas, maka hasil dari wawancara dengan informan, dan observasi, maka menurut penulis, maka menurut penulis hal diatas dari segi peralatan danprofesional pegawai belum tercapai sepenuhnya dilihat dari pernyataaan masyarakat yang berbeda-beda saat melakukan pengurusan Kartu Keluarga ,dimana masyarakat ada yangmerasakan pelayanan yang kurang baik dan belum puas dari berbagai segi pelayanan dan ada juga sebagian masyarakat yang sudah cukup puas dengan pelayanan lainnya.

V.II Reability (Kehandalan)

  Sesuai dengan keterangan diatas, maka hasil dari wawancara dengan informan, dan observasi, maka menurut penulis,kehandalan dari para pegawai belum sepenuhnya dirasakanoleh masyarakat melihat dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti, bahwasanya masyarakat belum mengetahui sepenuhnya tentang pengenalan Kartu Kelurargayang dipublikasikan oleh Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara. Namun,mengenai transparansi dari pegawai saat pengurusan Kartu Keluarga masyarakat sudah cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh setiap pegawai , dilihatdari kesigapan dan keterbukaan para pegawai saat pengurusan yang tidak cuek dan mau memberikan arahan dan prosedur yang akan dilakukan saat pengurusan Kartu Keluarga.

V.III Responsive(Daya Tanggap)

  Suatu program yang berjalan dikatakan memenuhi pelayanan yang baik apabila pelayanan itu memiliki kesediaan dan kemampuan para pegawai untuk membantu para Daya tanggap ini dimaksudkan agar pegawai mampu menaggapi setiap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat saat pengurusannya dan mampu memberikan arahan dansolusi yang baik agar proses pembuatan sampai dengan terbitnya Kartu Keluarga itu berjalan dengan baik dan memenuhi tingkat kepuasan masyarakat. Pembuatan jaminan pelayanan merupakansuatu komitmen dan bukti suatu keseriusan setiap pegawai dalam memberikan janji – janjinya .yaitu memberikan pelayanan yang maksimal Sesuai dengan keterangan diatas, maka hasil dari wawancara dengan informan, dan observasi, maka menurut penulis,pelayanan dari segi ketetapan waktu dan biaya pelayanansudah jelas diterapkan oleh para pegawai PERDA Kab.

V.IV Emphaty (Kemampuan Dalam Memahami)

  Suatu program yang berjalan dikatakan memenuhi pelayanan yang baik apabila pelayanan dari segi kemudahan pegawai dalam memahami masalah para pelanggannya danbertindak demi kepentingan pelanggan, serta memberikan perhatian personal kepada para masyarakat dan memiliki jam operasi yang nyaman. Sesuai dengan keterangan diatas, maka hasil dari wawancara dengan informan, dan observasi, maka menurut penulis, pelayanan yang diberikan oleh pegawai dari sikap dankesopanan yang diberikan kepada masyarakat sudah cukup baik dilihat dari cara berbahasa, profesionalisme dan cara berpakaian dari setiap pegawai membuat mayarakat cukup puasdengan pelayanannya meskipun tidak semua masyarakat menerima pelayanan yang baik,menurut penulis itu hanya pandangan dari sebagian masyarakat saja.

BAB VI PENUTUP Berdasarkan uraian – uraian yang telah penulis utarakan pada bab-bab sebelumnya

maka tibalah saatnya penulis untuk menarik kesimpulan dari penelitian yang dilaksanakan di lapangan serta memberikan beberapa saran yang berguna bagi peningkatan kualitaspelayanan kepada masyarakat.

VI.I Kesimpulan

  Dilihat dari sisi Assurance (Jaminan Kualitas Pelayanan dari sisi ini ) , masyarakat sudah merasa puas karena jangka waktu penerbitan KartuKeluarga mulai dari melengkapi berkas sampai dengan selesai sudah tepat waktu sesuai jangka waktu yang ditetapkan dan masyarakat merasa sudahdiberikan pelayanan yang baik dari pegawai meskipun masyarakat kurang mengetahui berapa biaya dalam pembuatan Kartu Keluarga. Dilihat dari sisi Emphaty (Kemampuan Dalam Memahami) , KualitasPelayanan dari sisi ini , pelayanan pegawai yang selalu sopan santun kepada masyarakat memudahkan masyarakat untuk mengurus Kartu Keluarga danpara pegwai juga cakap dalam memberikan informasi dan arahan kepada setiap masyarakat.

V.II Saran

  Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil seharusnya memberikan pelayanan yang baik dari mulai perbesaran kantor dan pelatihan kepada setiappegawai agar teciptanya pelayann yang baik guna mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance) 2. Pemberian penghargaan kepada pegawai yang mampu menunjukan prestasi kerja yang baik dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab akanmemacu setiap pegawai untuk selalu tampil prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

  AlumniNapitupulu,Paiman dan Soetopo.2007. Reformasi Pelayanan Publik (Teori, Kebijakan, dan Implementasi).

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Publik Di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan
3
76
194
Kualitas Pelayanan Administrasi Akta Kelahiran Di Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Pemerintah Kabupaten Simalungun
10
128
101
Pengaruh Penerapan Electronic Government terhadap Kualitas Pelayanan Publik (Studi pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan)
15
110
129
Kualitas Pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Tapanuli Utara)
45
290
101
Peranan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan (Studi Tentang Pengurusan Akta Kelahiran dan Akta Kematian di Kota Medan)
21
130
128
Implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan
3
67
122
Impelementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dalam Proses Pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan
14
153
126
PROFESIONALISME KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PELAYANAN PUBLIK ( Studi Tentang Pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, dan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Malang )
3
25
24
Kualitas Pelayanan Aparatur dalam Pembuatan Akta Kelahiran pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung Barat
0
46
117
Aplikasi Pembuatan Laporan Akte Kelahiran Pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Dompu
7
67
53
Sistem Informasi Data Kependudukan Di Dinas Kependudukan Catatan Sipil Dan Keluarga Berencana Pemerintah Kabupaten Cirebon Berbasis Web
1
4
48
Prosedur Pembayaran Gaji Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cianjur
0
5
1
Kualitas Pelayanan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pesawaran
3
45
186
Kualitas Pelayanan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pesawaran
2
28
120
Pengaruh Penerapan Electronic Government terhadap Kualitas Pelayanan Publik (Studi pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan)
1
2
11
Show more