Perbandingan Gerakan Mahasiswa Tahun 1966 Dengan Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 Dalam Meruntuhkan Rezim Penguasa.

Gratis

22
440
89
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Pada penelitian yang berjudul “Perbandingan Gerakan Mahasiswa Tahun 1966 Dengan Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 Dalam Meruntuhkan Rezim Penguasa”, penulis berangkat dari ketertarikan penulis terhadap kedua gerakan mahasiswa tersebut karena di Indonesia hanya kedua gerakan mahasiswa tersebut yang mampu meruntuhkan seorang penguasa. Kori Kuntji, SH dan ibunda Tenty Kumala Sari yang dengan gigihberjuang membanting tulang demi anakmu ini, tidak ada yang bisa penulis lakukan kecuali berdoa dan mencoba menjadi anak yang berbakti.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4

  Gerakan mahasiswa tahun 1966 dan gerakan mahasiswa tahun 1998 ternyata memiliki persamaan dalam hal sekutu gerakan yang bersifat salingmemanfaatkan dan saling menguntungkan serta dalam hal menggunakan aksi-aksi massa serta aksi simbolik. Gerakan mahasiswa tahun 1966 dan gerakan mahasiswa tahun 1998 ternyata memiliki persamaan dalam hal sekutu gerakan yang bersifat salingmemanfaatkan dan saling menguntungkan serta dalam hal menggunakan aksi-aksi massa serta aksi simbolik.

BAB I PENDAHULUAN 1. 1. Latar Belakang Memahami Indonesia tidak bisa dipisahkan dari peran serta sebuah sosok

  Peran mahasiswa secara politis sebagai kelompok sosial yang berbicara atas namanya sendiri barulah muncul pada generasi tahun 1966.prestasi gemilang dari angkatan ini adalah terjadinya peralihan kekuasaan Orde Lama ke Orde Baru. Dengan terbunuhnya para Jenderal ADmenjadikan alasan yang kuat untuk menggoyang posisi Soekarno disamping alasan-alasan kemiskinan serta instabilitas politik dan pertentangan paham yangtiada henti, atau dalam pandangan Anderson dan Mcvey, bahwa pristiwa G30S adalah mewakili kulminasi logis dari kekerasan dan kebencian yang sangatmendalam diantara kelompok-kelompok dan ideologi-ideologi yang jauh lebih 2 luas .

3 Mahasiswa Pancasila (Mapancas) . KAMI didukung penuh oleh militer

4 Soekarno

  dikarenakan bukan hanya memiliki tujuan yang sama serta aktivis-aktivis KAMI ternyata mempunyai hubungan yang erat dengan tokoh-tokoh militer anti Sebelum KAMI muncul, aksi-aksi mahasiswa masih bersifat sporadis, tidak menyatu serta tidak tersistematis. Pasca pembubaran KAMI oleh Soekarno, mahasiswa membentuk wadah baru yang diambil dari nama mahasiswa yang gugur dalam3 Suharsi dan Ign Mahendra K, Bergerak Bersama Rakyat, Sejarah Gerakan Mahasiswa Dan4 Perubahan Sosial Di Indonesia, (Yogyakarta : Resist Book, 2007) hal.

8 Slamet Sukirnanto

  Dari uraian diatas, ketertarikan saya meneliti perbandingan gerakan mahasiswa 1966 dan gerakan mahasiswa 1998 ini ialah bahwa dibandingkandengan gerakan mahasiswa di Indonesia yang lainnya hanya gerakan mahasiswa14 1966 dan gerakan mahasiswa 1998 lah yang berhasil meruntuhkan rezim Ibid. Defenisi yang hampir sama juga di ungkapkan oleh Tarrow yang menempatkan gerakan sosial sebagai politik perlawanan yang terjadi ketika rakyat15 biasa bergabung dengan para kelompok masyarakat yang lebih berpengaruh Masri Singarimbun dan Sofian Effendi, Metode Penelitian Survei, (Jakarta : LP3ES, 1989)16 hal.

23 Fadhillah Putra dkk, Op. Cit. hal. 69-70

  Akan tetapi pandangan lama tersebut dibantah oleh teori ini yang menyatakan bahwa gerakan sosial muncul karena tersedianya sumber-sumberpendukung gerakan, tersedianya kelompok-kelompok koalisi, adanya dukngan dana, adanya tekanan dan upaya pengorganisasian yang efektif serta sumberdaya 24 yang penting berupa ideologi . Para penganut teori mobilisasi sumber daya ini memandangbahwa kepemimpinan, organisasi dan teknik sebagai faktor yang menentukan 25 sukses tidaknya sebuah gerakan sosial .

1.7. Metodologi Penelitian

  Teknik Analisis Data Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif, dimana teknik ini melakukan analisa atas masalahyang ada sehingga diperoleh gambaran yang jelas tentang objek yang akan diteliti dan kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Agar proses perbandingan dalam penelitian ini bersifat sistematis, maka penulis merujuk pada konsepsi dari Samuel Beer, Adam Ulam serta Roy Macridisyang merumuskan tahapan-tahapan telaah komparatif atau tahapan-tahapan perbandingan, tahapan-tahapan deskriptif, klasifikasi, penjelasan serta konfirmasinya meliputi, pertama, tahapan pengumpulan dan pemaparan deskripsi fakta yang dilakukan berdasarkan skema atau tata cara penggolongan (klasifikasi) tertentu.

28 Soekanto, Perbandingan Hukum, (Bandung : Alumni, 1979) hal. 10

1.8. Sistematika Penulisan

  BAB II : DESKRIPSI GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1966 DAN GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1998 DALAM MENGGULINGKAN REZIM PENGUASA Bab ini berisi gambaran sejarah mahasiswa tahun 1996 dan gerakan mahasiswa tahun 1998 dalam meruntuhkan rezim penguasa. BAB III : PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA Bab ini berisi analisis data hasil penelitian tentang perbandingan Gerakan Mahasiswa Tahun 1966 dan Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 dalam meruntuhkan rezim penguasa.

BAB II DESKRIPSI GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1966 DAN GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1998 DALAM MENGGULINGKAN REZIM PENGUASA

  Akhirnya setelah melihat realitas yang ada di dalam tubuh Konstituante, maka presiden Soekarno dengan didukung angkatan perang khususnya angkatandarat, PNI, PKI dan kekuatan nasionalis dan kiri lainnya mengeluarkan Dekrit1 presiden pada upacara 5 Juli 1959. XIi Untuk menyokong kekuasaan Soekarno dan demokrasi terpimpin diciptakanlah seperangkat konsep yang kemudian di sampaikan pada pidatokenegaraan presiden pada tanggal 17 Agustus 1959 yang berjudul penemuan kembali revolusi kita, dirumuskan oleh DPA sebagai GBHN dengan namamanipol yang kemudian dikaitkan dengan akronim USDEK, U(UUD 1945),S(sosialis Indonesia), D(demokrasi terpimpin), E(ekonomi terpimpin),K(keperibadian Indonesia).

2 Kom(komunis)

  178 Pasca kemerdekaan berdirilah berbagai organisasi kemahasiswaan antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dekat dengan partai Masyumi, 4 Gerakan Mahasiswa Sosialis (Gemsos) yang berafiliasi dengan PSI , Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang berafiliasi dengan PNI, ConsentrasiGerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI) berafiliasi dengan PKI, Resimen 5 Mahasiswa (Menwa) berafiliasi dengan TNI AD dan lain sebagainya . Konflik yang terjadi di pada saat itu 7 misalnya ketika kongres nasional ke empat Majelis Mahasiswa Indonesia (MMI) pada bulan April 1964 di Malino, dalam kongres itu GMNI memenangkan 18kursi dari 24 kursi eksekutif yang ada sedangkan mahasiswa non GMNI yang45 Francoil Raillon, Politik dan Ideologi Mahasiswa Indonesia, (Jakarta : LP3ES,1985) hal.

9 September 165

  Dalam pandangan Anderson dan Mcvey, menyatakan bahwa peristiwaG30S adalah mewakili kulminasi logis dari kekerasan dan kebencian yang sangat mendalam diantara kelompok-kelompok dan ideologi-ideologi yang jauh lebihluas, kanan dan kiri, islam dan komunis, tuan tanah dan rakyat, santri, priyayi dan 12 petani . Lahirnya Gerakan Mahasiswa Tahun 1966 Peristiwa tragis yang merenggut nyawa para perwira TNI AD, langsung di respon oleh mahasiswa dengan membentuk kesatuan aksi pengganyang Gestapu(KAP-Gestapu) pada tanggal 2 oktober 1965 yang di pimpin oleh politikus NUSubchan dan aktivis Katolik Harry Tjan.

13 Michael Van Langenberg, Gestapu dan Kekerasan Negar, dalam Robert Cribb, The Indonesian

  51 Setelah mahasiswa mendatangi istana negara pada tanggal 10 Januari1966, pada tanggal 15 Januari 1966 ribuan mahasiswa dengan menggunakan truk- truk yang disediakan oleh kepala staf Kodam Jaya, Witono dan kepala stafKostrad Kemal Idris mendatangi istana Bogor untuk berunjuk rasa pada saatSoekarno mengadakan sidang kabinet. Menyikapi pembubaran KAMI, pada tanggal 4 Maret 1966, ribuan mahasiswa berkumpul di kampus UI untuk memproklamirkan organisasi barupengganti KAMI yang telah di bubarkan oleh Soekarno dengan nama Resimen Arif Rahman Hakim yang terdiri dari 42 universitas dan perguruan tinggi.

2.2. Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 2. 2. 1. Krisis Ekonomi Tahun 1997

  Hampir seperti yang dikemukakan Kwik Kian Gie, pengamat ekonomi dan juga dosen di fakultas ekonomi UI, Anwar Nasution mengatakan bahwa penyebabkrisis ekonomi di Indonesia adalah karena terlalu lama menjalankan kebijakan lebih besar pasak dari pada tiang. Lahirnya Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 Krisis ekonomi yang membawa pada keresahan dan kerusuhan ditengah- tengah masyarakat, ternyata direspon oleh mahasiswa serta civitas academicasecara umum sebagai momentum perlawanan terhadap Orde Baru yang telah berkuasa 32 tahun.

34 Muridan S. Widjojo, Turunkan Harga Atau Kami Turunkan Kamu, Gerakan Mahasiswa

  Kerja sama gerakan mahasiswa dan civitas academica di tandai dengan aksi mimbar bebas di kampus UI Salemba, Jakarta pada tanggal 25 Februari 1998.mahasiswa bergabung dengan Ikatan Alumni UI (ILUNI UI) yang dipimpin olehIrjen Kehutanan Mayjen (Purn) Hariadi Darmawan serta didukung oleh mantan rektor UI Prof. Sebelum diadakan SU MPR, jauh-jauh hari Abdul Gafar mengancam akan merecall anggota Fraksi Karya Pembangunan (FKP) yang berani intrupsi danmewajibkan anggotanya itu untuk menandatangani dukungan untuk Soeharto dan BJ Habibie sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

39 Alkatiri, M. Yusuf, Sonny, Yani Avri

  Tuntutan-tuntutan mahasiswa pun mulai menemukan bentuk yang konkrit pada bulan April, yaitu menuntut Soeharto mundur seperti yang dilakukanKAMMI DIY pada 24 April 1998. Aksi-aksi mahasiswa berupa demonstrasi menunjukan tanda tidak akan berhenti bahkan semakin meluas dan bentrok antaramahasiswa dengan aparat keamanan terjadi hampir setiap hari, seperti diUniversitas Sebelas Maret Surakarta dan Lampung, pada tanggal 17 Maret 1998 terjadi bentrok dengan aparat antara mahasiswa yang ingin melanjutkan aksikeluar kampus dengan aparat keamanan.

47 Presiden mengapa sekarang tidak

  Kejadian yang kemudian menjadi sorotan public ialah aksi mimbar bebas mahasiswa Universitas Trisakti pada 12 Mei 1998 denga tema “PemberdayaanMPR/DPR dan koreksi terhadap eksekutif” yang berakhir dengan jatuhnya korban 48 korban tewas . Pada aksi 12 Mei tersebut mahasiswa di kejar dan ditembaki sampai kedalam kampus oleh aparat dibawah pimpinan Kol.

49 Damanik . Akibat penembakan tersebut, 4 orang mahasiswa tewas yaitu Elang

  Peristiwa penembakan mahasiswa Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998 menyulut solidaritas dan perlawanan dari masyarakat dan mahasiswa. Akhirnya setelah merasa dikhianati oleh sejumlah menteri yangmenundurkan diri serta atas desakan tokoh-tokoh nasional dan tidak mampu lagi mengatasi keadaan yang ada, akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 pukul 09.00WIB di Istana Merdeka H.

BAB II I STRATEGI YANG DIGUNAKAN GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1966 DAN GERAKAN MAHASISWA TAHUN 1998

3.1. Strategi Yang Digunakan Gerakan Mahasiswa Tahun 1966

  Untuk membandingkan pola strategi yang digunakan pada kedua gerakan mahasiswa tersebut dalam menggulingkan penguasa, yaitu Soekarno danSoeharto, penulis akan menggunakan metode deskriptif yaitu penggambaran dari kedua pola strategi gerakan mahasiswa tersebut dengan menggunakan unit-unitanalisis yang dijelaskan dalam gerakan sosial baru dan teori mobilisasi sumberdaya serta kemudian ditarik kesimpulan dari perbandingan tersebut. Setelah penolakan pimpinan PPMI tersebut terjadilah perselisihandiantara mahasiswa yang mendesak kongres tersebut yaitu sebagian mahasiswa yang menginginkan pembubaran PPMI dan dibentuknya wadah baru, organisasimahasiswa yang mendukung alternatif ini adalah HMI dan SOMAL, sedangkan sebagian mahasiswa yang lain menganggap bahwa PPMI harus tetap 2 dipertahankan, organisasi yang mendukung opsi ini ialah GMNI dan GMKI .

4 Rum Aly, Titik Silang Jalan Kekuasaan Tahun 1966, Mitos Dan Dilema : Mahasiswa Dalam

  Mereka yang melanggar atau pun membantu 8 memungkinkan adanya pelanggaran akan diambil tindakan setimpal…..”Pada malam itu juga KAMI Bandung menolak keputusan presiden tersebut dan tetap menganggap KAMI tetap ada dengan mengeluarkan pernyataan yangdisebut dengan nama “Ikrar keadilan dan kebenaran, Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia Bandung”. Apel tersebut dihadirioleh massa mahasiswa dan pelajar se Jakarta dan dijaga aparat keamanan dari7 Kostrad dan pasukan elit Kodam Siliwangi, Kujang dengan mengerahkan panser8 Ibid.

9 Wangge

  Karena bersifat semi militer maka laskar ini pun mampu bergerak dengan cepat, efektif dan efisien., akan tetapi karena laskar ini hanya terbatas di wilayahJakarta sehingga perannya sangat kecil jika dibandingkan dengan KAMI yang merupakan organisasi nasional dan mengakar sampai kekampus-kampus sehinggamasyarakat pun lebih mengenal KAMI dari pada laskar ini. hal 10 Jika sikap konfrontasi ini di nyatakan terang-terangan oleh angkatan darat maka kemungkinan terjadinya perang saudara dan angkatan darat akan kalah, olehsebab itulah angkatan darat beranggapan bahwa lebih baik menggunakan pihak ketiga dalam hai ini mahasiswa yang menjalankan kampanye anti Soekarno dan 15 menyiapkan opini masyarakat tentang perlunya perubahan politik .

19 Sastrosatomo , akhirnya radio Ampera juga dapat berdiri di berbagai daerah

  Untuk menyindirSoekarno dan menteri-menterinya yang memiliki banyak istri, mahasiswa menyanyikan lagu yang dibuat sendiri mengikuti irama lagu-lagu lama, seperti inisalah satunya : “Win, kawin, kawin, kawin, menteri-menteri tukang kawin” (irama 22 tek, kotek, kotek) . Dengan ilmu yang dimiliki merekamembuat patung Soebandrio dengan kepala yang besar, bulat, dahi lebar,22 memakai kaca mata hitam besar, dengan badan yang kecil di lengkapi dengan jas23 Soe hok Gie, Zaman peralihan, Op.

24 Hasyrul Moechtar, Op. Cit. hal 329

  Strategi Yang Digunakan Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 Untuk mengupas strategi yang digunakan oleh gerakan mahasiswa tahun1998, penulis tetap beracuan pada unit analisis yang telah digunakan pada penjelasan sebelumnya yang mengupas tentang strategi gerakan mahasiswa tahun1966. Disinai dapat kita lihat seperti tidak adanya koordinasi dan konsolidasi yang kuat antara organisasi mahasiswa,walaupun seperti itu ternyata tidak melahirkan pertikaian dan perselisihan dalam dunia kemahasiswaan, mahasiswa tetap dapat mengekspresikan perjuangannyalewat jalur yang ditempuh masing-masing.

31 Prof. Emil Salim

  Keuntungan yang diperolehhanyalah bahwa dengan dukungan dari akademisi dan birokrat kampus dapat menaikkan semangat perjuangan mahasiswaa dan meluasnya keikutsertaanmahasiswa yang lain dalam aksi mahasiswa karena melihat gerakan itu didukung29 oleh gurunya. Kasus penembakkan mahasiswa Trisakti menurut press realeas senat mahasiswa universitas Trisakti mengatakan bahwa aparat melakukanprovokasi kepada massa dengan mengeluarkan kata-kata kotor ke massa mahasiswa sehingga mahasiswa marah dan dengan kemarahan mahasiswatersebut dijadikan alasan aparat untuk melakukan pemukulan, pelecehan dan penembakan terhadap mahasiswa sehingga mengakibatkan banyak mahasiswayang terluka dan bahkan sampai tewas.

32 Bongbong, Op. Cit. hal. 110

  Maksud terkoordinasi disini ialah bahwa gerakan mahasiswa tahun 1966 tidak bersifat sporadic,memiliki jaringan sampai pada tingkat nasional, hal ini dikarenakan pada gerakan mahasiswa tahun 1966 memiliki wadah penghimpun dari semua organisasimahasiswa yang ada yaitu KAMI sehingga aksi-aksi yang dilakukan dapat tersistematis dan terkoordinir karena telah disepakati oleh semua pihak lewatmediasi KAMI. No Unit Analisis Gerakan Mahasiswa 1966 Gerakan Mahasiswa 1998 1 Model organisasi - Memiliki organisasi yang - Tidak memiliki yang digunakan dapat menyatukan organisasi yang dapatmahasiswa yaitu KAMI menyatukan mehasiswa presidium dengan sistem Pemimpin organisasi periodik yang diakui semua adalah pemimpin bagimahasiswa massanya sendiri sehingga tidak diakuisemua mahasiswa 2.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

  Kemunculan gerakan mahasiswa disebabkan karena adanya kemacetan dan mandulnya sarana-sarana politik yang ada sehingga mahasiswa sebagai kaumintelektual, rasional dan kritis mencoba mendobrak kemacetan dan kemandulan Tahun 1966 dan tahun 1998 membuktikan sapak terjang mahasiswa menuntut sang penguasa. Saran Melihat gerakan mahasiswa tahun 1966 dan gerakan mahasiswa tahun1998, semestinyalah kita memberikan penghargaan yang besar karena mahasiswa sebagai martir rela mengorbankan nyawanya dan berhasil melakukan perlawananterhadap penguasa yakni Soekarno dan Soeharto.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Forum Solidaritas Mahasiswa Medan (Forsolima) Dan Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka (KSMM) 1990-1998: Studi Gerakan Mahasiswa Di Medan
2
49
124
Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (Studi Terhadap Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU)
2
72
129
Perbedaan VO2max dan Gambaran Gerakan Pernapasan Antara Mahasiswa Perokok Dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
0
48
54
Perbandingan Gerakan Mahasiswa Tahun 1966 Dengan Gerakan Mahasiswa Tahun 1998 Dalam Meruntuhkan Rezim Penguasa.
22
440
89
Perbandingan Gerakan Mahasiswa Indonesia Tahun 1998 Dengan Gerakan Mahasiswa Perancis Tahun 1968 (Studi Kasus Ideologi Dan Dampak Gerakan Mahasiswa Indonesia tahun 1998 dan Gerakan Mahasiswa Perancis tahun 1968)
5
75
135
Gerakan Mahasiswa Di Jakarta (1981-1990)
0
39
108
Mahasiswa Dan Politik: Suatu Analisa Gerakan Sosial Mahasiswa Melawan Politik Hegemoni Negara Orde Baru 1998
1
50
153
Tanggapan Mahasiswa Terhadap Pesan-Pesan Gerakan Green and Clean (Studi pada 67 Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang)
0
18
15
Ketika Mahasiswa Asing itu Menikmati Gerakan Shalat
0
10
1
Bab I Sejarah Gerakan Mahasiswa Indonesia dari Masa ke Masa - Gerakan Mahasiswa Antara Idealitas dan Realitas (Evie)
1
4
34
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - Forum Solidaritas Mahasiswa Medan (Forsolima) Dan Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka (KSMM) 1990-1998: Studi Gerakan Mahasiswa Di Medan
0
0
25
Forum Solidaritas Mahasiswa Medan (Forsolima) Dan Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka (KSMM) 1990-1998: Studi Gerakan Mahasiswa Di Medan
0
0
14
BAB II DESKRIPSI ORGANISASI MAHASISWA DI FISIP USU 2.1. Universitas Sumatera Utara - Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (Studi Terhadap Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU)
0
0
19
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (Studi Terhadap Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU)
0
0
21
Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (Studi Terhadap Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU)
0
0
12
Show more