Penentuan Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Telapak Tangan

 4  76  82  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

PENENTUAN TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TELAPAK TANGAN TESIS

  ISMURRIZAL057113001/ IKF PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS I ILMU KEDOKTERAN FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN2011 HALAMAN PERSETUJUANJudul Penelitian PENENTUAN TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TELAPAK TANGAN Oleh ISMURRIZAL057113001/ IKF Telah diperiksa dan disetujui untuk diseminarikan. H.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkanBerkat dan RahmatNYA, sehingga penulis dapat menyelesaikan Penelitian/ Tessis yang berjudul “PENENTUAN TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TELAPAK TANGAN” sebagaimana telah direncanakan sebelumnya dan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan rasa bangga dan penuh hormat, rasa terima kasih ini juga penulis haturkan kepada orang tua tercinta, dan seluruh keluarga, atas ketabahan dandoa restu dalam upaya penulis mencapai akhir dari proses panjang tesis ini.

KATA PENGANTAR

  Atas dasar tersebut maka tercetus suatu pemikiran, apakah hal ini juga dapat dilakukan terhadap panjang tulang telapak tangan, guna menentukan panjang badanseseorang, dan untuk membuktikannya maka dilakukan suatu penelitian terhadap subjek penelitian orang hidup (laki-laki dan perempuan) sebanyak 261 orang. Atas dasar tersebut maka tercetus suatu pemikiran, apakah hal ini juga dapat dilakukan terhadap panjang tulang telapak tangan, guna menentukan panjang badanseseorang, dan untuk membuktikannya maka dilakukan suatu penelitian terhadap subjek penelitian orang hidup (laki-laki dan perempuan) sebanyak 261 orang.

BAB 1 PENDAHULUAN

  Kasus mutilasi yang sering terjadi, selain dijumpai potongan tubuh korban pada bagian kepala dari leher, leher dari badan, atau pada setiap persendian anggota gerak,kemungkinan juga akan dapat kita jumpai anggota tubuh tangan yang terpisah dari lengan, hal ini dilakukan untuk menghilangkan identitas si korban. MANFAAT PENELITIAN 1.5.1 Membantu kinerja dokter dan ahli kedokteran forensik, sebagai salah satu cara dalam memperkirakan tinggi badan baerdasrkan panjang telapak tangan untukidentifikasi pada peristiwa mutilasi atau bombing (korban yang tidak utuh).

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

  Pusat kalsifikasi pada ujung-ujung tulang atau dikenal dengan “Epifise Line” akan berakhirseiring dengan pertambahan usia, dan pada setiap tulang, penutupan dari garis epifise 15 line tersebut rata-rata sampai dengan umur 21 tahun (Tabel 2.1 dan Gambar 2.8). Secara teori disebutkan bahwa umumnya pria dewasa cenderung lebih tinggi dibandingkan wanita dewasa dan juga mempunyai tungkai yang lebih panjang, tulangnya yang lebih besar dan lebih berat serta massa otot yanglebih besar dan padat.

12 Seluruh permukaan tulang, kecuali permukaan yang

  Kasus mutilasi yang pernah tercatat dan paling terkenal di London adalah “Jack The Ripper” yang terjadi pada tahun 1888, dimana pembunuhan dengan cara mutilasi tersebut merupakan kejahatan seksual yang sangat sadis, yaitu isi bagian 18 dalam si korban dikeluarkan dan dipotong-potong oleh si pelaku. Identifikasi tulang belulang atau bagian potongan tulang maupun bagian tulang belulang yang masih dibaluti sebagian atau seluruh jaringan kulit yang diakibatkanoleh kasus mutilasi, gigitan binatang buas, maupun akibat lainnya sebaiknya tidak menggunakan satu prosedur pemeriksaan identifikasi, sangat disarankan agarsemaksimal mungkin menggunakan berbagai metode identifikasi yang ada sehingga kesimpulan yang diperoleh dapat maksimal.

26 Di bawah ini akan ditampilkan beberapa formula yang ada tentang perhitungan perkiraan tinggi badan oleh beberapa ahli

6 Formula ini telah dipakai luas diseluruh dunia sejak lama (tahun 1899). Formula

  6 Tabel 2.3: Formula Karl Pearson untuk laki-laki dan perempuan :No Laki-laki Perempuan 4 Tinggi badan = 85.925 + 3.271 x RI. 10 Tinggi badan = 67.049 Tinggi badan = 67.469 + 0.782 x F1 + 1.12 x T1 + 1.059 x H1 H1 - panjang maksimal tulang lengan atas (humerus).

5 Formula ini memakai subjek penelitian orang-orang Amerika kulit hitam (negro) dan kulit putih yang berusia antara 28-30 tahun baik laki-laki maupun perempuan

  Male Whites Male Negroes Stature = 50.12 + 0.68 humerus Stature = 56.33 + 0.44 humerus Stature = 53.20 + 1.39 Stature = 58.54 + 1.53 femur (femur + tibia) + 0.96 tibia ± 3.23 cm. Stature = 53.07 + 1.48 femur Stature = 59.72 + 1.26 Stature = 59.61 + 2.93 fibula Stature = 59.76 + 2.28 femur ± 3.57 cm.

WHITE MALES BLACK MALESSE SE

3.38 WHITE MALES BLACK MALES 71.78 3.29 2.19 Fib + 85.65 4.081.30 (Fem 2.99 1.15 (Fem 1.42 Fem + 1.24 Tib + 59.88 2.00 0.66 Fem + 1.62 Tib + 76.13 3.49 1.94 Tib + 69.30 3.26 0.93 Hum + 0.90 Hum + 1.78 Tib + 71.29 3.49 0.27 Hum + 1.32 Fem + 1.16Tib + 58.57 2.99 0.89 Hum + 1.01 Rad + 0.38 Fem + 1.92Tib + 74.56 2.68 Fib + 3.37 2.19 Tib + 86.02 3.78 3.42 Rad + 81.56 4.30 Merupakan formula Trotter-Glesser tahun 1952 yang dimodifikasi pada tahun 1977 oleh Krogman dan Iscan (Tabel 2.6).Tabel 2.6: Formula Modifikasi Trotter-Glesser 3.08 Hum + 70.45 4.05 3.26 Hum + 62.10 4.43 3.78 Rad + 79.01 4.32 3.70 Ulna + 78.62 74.05 4.32 3.26 Ulna + 79.29 4.42 2.38 Fem + 61.41 3.27 2.11 Fem + 70.35 3.94 2.52 Tib +

SE SE

  57.97 1.28 Tib + 3.70 2.93 Fib + 59.61 3.57 2.49 Fib + 70.90 3.801.39 (Fem 3.55 1.26 (Fem +Tib) 3.28 1.48 Fem + 53.07 2.45 Tib + 3.55 1.53 Fem + 0.96 Tib + 58.54 3.23 1.35 Hum + 1.95 Tib + 3.67 1.08 Hum + 1.79 Tib 3.58 3.36 Hum + 72.65 3.66 4.45 57.76 3.08 Hum + 4.25 4.74 Rad + 54.93 4.24 3.67 Rad + 71.79 4.59 4.27 Ulna + 4.30 61.53 3.31 Ulna + 75.38 4.83 2.47 Fem + 54.10 3.72 2.28 Fem + 59.76 3.41 2.90 Tib + 64.67 16 Tabel 2.7: Formula Dupertuis dan Hadden. Formula Dupertuis dan Hadden.

16 Merupakan formula yang didasarkan dari pemeriksaan terhadap orang-orang

MEN SE WOMEN SE 169.4 + 2.8 (Humerus – 32.9) 5.0 156.8 + 2.7 (Humerus – 30.7) 3.9169.4 + 3.4 (Radius – 22.7) 5.0 156.8 + 3.1 (Radius – 20.8) 4.5169.4 + 3.2 (Ulna – 23.1) 5.2 156.8 + 3.3 (Ulna – 21.3) 4.4169.4 + 2.1 (Femur – 45.5) 4.9 156.8 + 1.8 (Femur – 41.8) 4.0169.4 + 2.1 (Tibia – 36.6) 4.6 156.8 + 1.9 (Tibia – 33.1) 4.6169.4 + 2.5 (Fibula – 36.1) 4.4 156.8 + 2.3 (Fibula – 32.7) 4.5

26 G. Formula Parikh

  Tabel 2.9: Formula Parikh No Laki-laki Perempuan 1 TB (Cm) = Humerus x 5.31 TB (Cm) = Humerus x 5.31 2 TB (Cm) = Radius x 6.78 TB (Cm) = Radius x 6.70 3 TB (Cm) = Ulna x 6.00 TB (Cm) = Ulna x 6.00 4 TB (Cm) = Femur x 3.82 TB (Cm) = Femur x 3.80 5 TB (Cm) = Tibia x 4.49 TB (Cm) = Tibia x 4.46 6 TB (Cm) = Fibula x 4.46 TB (Cm) = Fibula x 4.43 26 H. Lelaki Melayu Lelaki Cina 2.44 H + 101.6 y = 2.48 H + 101.9 Y = 1.96 R + 117.9 y = 3.05 R + 91.8 Y = 1.86 U + 119.1 y = 1.49 U + 130.0 Y = 1.30 T + 122.5 y = 1.95 T + 97.7 Y = Y = 6.86 U + (-7.4) R = Panjang radius (cm) 25 Merupakan formula perkiraan tinggi badan untuk jenis kelamin pria orang dewasa suku Jawa (Tabel 2.11).

25 J. Formula Djaja Surya Atmadja

Merupakan formula yang dilakukan oleh Jaya terhadap orang dewasa yang hidup, panjang tulang-tulang panjang diukur dari luar tubuh, berikut kulit di luarnya (Tabel 2.12). Tabel 2.12: Formula Djaja Surya AtmadjaPria : TB = 72,9912 + 1,7227 (tib) + 0,7545 (fib) (± 4,2961 cm) TB = 75,9800 + 2,3922 (tib) (± 4,3572 cm)TB = 80,8078 + 2,2788 (fib) (± 4,6186 cm) Wanita : TB = 71,2817 + 1,3346 (tib) + 1,0459 (fib) (± 4,8684 cm)TB = 77,4717 + 2,1889 (tib) (± 4,9526 cm)TB = 76,2772 + 2,2522 (fib) (± 5,0226 cm)

3 K. Formula Amri Amir

  Tabel 2.13: Formula Amri Amir (1)Rumus regresi hubungan tinggi badan dengan tulang panjang pada laki-laki dengan nilai R2 untuk masing-masing tulang : 2 No T u l a n g Rumus Regresi r 1 Humerus 1.34 + X H 123.43 0.22 3.13 X Ra 87.91 0.45 3 Ulna 2.88 + X U 91.27 0.43 1.42 X Fe 109.28 0.30 5 Tibia 3 Ulna 0.14 Keterangan : Panjang lengan bawah diukur jarak antara olecranon sampai ke ujung jari tangan tengah. P Nat (1931) For Punjabi Siddiqui & Shah (1944) Bones 2 78.36 1 Rentang tangan 0.64 X RT + 53.64 0.69 2 Lengan 0.87 X L + 92.65 0.39 3 Lengan bawah 1.83 X LB + 0.44 Faktor perkalian untuk menentukan tinggi badan pada orang di beberapa negara bagian India oleh beberapa peneliti India (Tabel 2.17).

BAB 3 KERANGKA KONSEP PENELITIAN DAN DEFINISI OPERASIONAL

  3.1 Kerangka konsep penelitian PANJANG TINGGI BADAN 3.2 Definisi operasional penelitian Penilaian Definisi Cara Alat Skala Satuan pemeriksaan ukur penelitian ukurTINGGI Tinggi badan badan berdiri Menggun Numerik Satuan BADAN adalah tegak lurus akan alat rasio. centimeter TANGAN adalah atas mejapanjang yang (alas),dengan diukur dari telapak tanganujung jari dalam sikap tangan yang terbukaterjauh (ekstensi) (gelangan serta jariterpanjang) jemari hingga dirapatkan.pergelangan tangan(padapermuka an tonjolandari mata tangan kiri dankanan (malleolusmedialis dan lateralis) JENIS Penilaian Dengan Kartu Jenis KELAMIN manusia atas 2 pengamatan identitas kelamin Priakelompok langsung atau jenis jenis kelamin.

BAB 4 METODE PENELITIAN

  Subjek yang memiliki kuku-kuku pada ujung jari telapak tangan kanan dan/ atau kiri yang panjang, sehingga tidak dapat diukur panjang telapak tangan kanan dan/atau kiri dengan benar. 4.5 Bahan dan alat penelitian Telapak tangan kanan dan kiri dari subjek yang akan diteliti yang memenuhi kriteria inklusi.

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  5.1 HASIL PENELITIANPenelitian penentuan tinggi badan berdasarkan panjang telapak tangan ini dilakukan terhadap 261 orang (91 orang laki-laki dan 170 orang perempuan) dalamperiode bulan Desember 2010 sampai dengan januari 2011, dan di susun dalam tabel. Tabel 5.2 Tabel sebaran responden menurut ukuran tinggi badan, panjang telapak tangan kanan dan kiri Pengukuran n Minimum Maksimum Tinggi badan (cm) 261 150.3 181Telapak tangan kanan (cm) 261 15.2 19.8 Telapak tangan kiri (cm) 261 15.1 19.7 Dari tabel 5.2 didapatkan sebaran responden berdasarkan beberapa ukuran antara lain dengan perincian: b.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

  Kiranya dapat dilakukan penelitian terhadap beberapa panjang ruas tubuh lainnya dengan sampel yang lebih besar pula. Perlu dilakukan ulasan, kajian dan penelitian agar dapat diperkirakan hubungan tinggi badan pada kelompok umur di bawah 21 tahun.

DAFTAR PUSTAKA

  Dimana Panjang Telapak Tangan adalah penyatuan dari masing-masing Tulang-tulang seperti tulang jari-jari (phalangs), tulang telapak atau punggung tangan (carpal) dan tulang pergelangan tangan (metacarpal) oleh karenadapat dipakai untuk menentukan tinggi badan seseorang. Setelah memahami berbagai hal yang menyangkut penelitian ini, diharapkanBapak/Ibu/Sdr/i yang terpilih sebagai sukarelawan dalam penelitian ini, dapat mengisi lembar persetujuan turut serta dalam penelitian yang telah disiapkan.

SURAT PERSETUJUAN IKUT DALAM PENELITIAN

  Panggabean 25 Pr 158,7 16,1 15,8 20 Hebdro T Daniel 25 Lk 163 17,7 17,6 21 Risna Waty 22 Sejahtera Surbakti 15 Gusti andri Yani Sahukril 22 Pr 165 18,9 18,7 23 Diezen 22 Lk 166,4 18,1 17,8 24 Ira Una Muna 23 Pr 160,7 16,9 16,8 25 Elvan Trianda 23 Pr 172,2 19,8 19,7 26 Muhammad Yassir 24 Lk 176,1 18,3 18,1 27 Riama Sari 22 Pr 160,7 17,9 17,8 28 Feri Prawira Gurusinga 23 Pr 160 17,7 17,4 24 Lk 161,5 17,7 17,5 Panjang telapak tanganNo. Nainggolan 28 Lk 164 16,9 16,7 37 Harry Sitorus 38 Riska Helmi 45 Dedy Suryadi 24 Lk 180 17,9 17,7 39 Okto Purba 26 Lk 172,3 17,6 17,4 40 William 23 Lk 163 17,4 17,2 41 Raja Raharja M Purba 24 Lk 170,3 17,6 17,5 42 Marufa agustinba Siagian 24 pr 160,7 16,1 15,9 43 Abraham D Siregar 23 Lk 169,2 17,4 17,2 44 Atika Rimalda 23 pr 158,6 15,7 15,4 64 Yusrina Fauziah 23 pr 158 15,9 15,8 65 Desy arianti G 22 pr 160 16,4 16,2 23 Pr 161,1 15,8 15,6 24 Pr 152 15,7 15,5 86 Ekawaty S.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Penentuan Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Te..

Gratis

Feedback