Analisis pengaruh promosi, kualitas produk dan brand image motor matic Honda terhadap keputusan pembelian serta dampaknya pada loyalitas pelanggan; studi kasus pengguna sepeda motor matic Honda di Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan

Gratis

1
27
132
3 years ago
Preview
Full text

ANALISIS PENGARUH PROMOSI, KUALITAS PRODUK DAN BRAND

IMAGE MOTOR MATIC HONDA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN(Studi kasus: Pengguna Sepeda Motor Matic Honda di Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan) Disusun oleh: DIDI ZAINUDDIN106081002399 MANAJEMEN PEMASARAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA 1431/2011M

SERTA DAMPAKNYA KEPADA LOYALITAS PELANGGAN

  4.25 Logo dan tag line motor matic Honda yang menarik dan mudah diingat75 27. 4.34 Motor matic Honda yang ditawarkan sesuai dengan mutu 80 4.35 Adanya jaminan yang diberikan kepada semua produk motor matic Honda81 37.

4.37 Adanya pengorbanan yang besar jika beralih pada motor matic lain

  Dari penelitian ini dapatdiketahui bahwa hanya variable promosi dan brand image yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata kunci : promosi, kualitas produk, brand image, keputusan pembelian dan loyalitas pelanggan Nama : Didi Zainuddin Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 31 Maret 1986Jenis Kelamin : Laki-laki Alamat : Jl.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang………………………………………………

  Tujuan dan Manfaat Penelitian……………………………… 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Validitas dan Reliabilitas…………………………………… 60 C.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman serta tuntutan mobilitas yang

  Sehingga untuk memenuhi permintaan tersebut pihak-pihak ATPM Honda, Yamaha dan Suzuki saling berkompetisi untuk menciptakankendaraan dengan model dan jenis yang beragam seperti sepeda motor matic dan manual dan berinovasi untuk menarik minat beli konsumen. Akan tetapi akhir-akhir ini tren penggunaan jenis scutic memang tidak bisa dilepaskan dari minat masyarakat terhadap sepeda motor jenis bebek yangmemadukan kelincahan dan kenyamanan berkendara sepeda motor bebek dan Terlebih, konsep itu juga digemari kalangan muda khususnya para wanita yang senang dengan bentuk sandaran kaki yang berbeda dari sepeda motorjenis lainnya.

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

1. Tujuan Penelitian

  Menganalisis pengaruh variabel promosi, kualitas produk dan brandimage terhadap variabel keputusan pembelian secara parsial dan variabel mana yang paling besar. Menganalisis pengaruh variabel promosi, kualitas produk dan brand image terhadap variabel keputusan pembelian secara simultan.

2. Manfaat Penelitian

Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat dan kegunaan sebagai berikut.

a. Bagi peneliti

  Sebagai sarana untuk menambah pengetahuan teoritis dan menambah wawasan mengenai Promosi, Brand Image (Ekuitas Merek), KualitasProduk. Bagi Produsen Sebagai sumber Referensi dalam rangka memelihara dan melindungiMerek serta mengembangkan dan meningkatkan kualitas produk.

c. Bagi Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah

Dapat dijadikan acuan atau studi literatur untuk penelitian lebih lanjut dan dapat memberikan masukan informasi mengenai brand image (CitraMerek), produk quality serta Promosi d. Bagi masyarakat Dapat memberikan informasi mengenai pentingnya kualitas produk,Brand Image (Citra Merek) dan Promosi didalam membuat keputusanuntuk membeli suatu produk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Manajemen Pemasaran 1. Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari kata manage dan dalam bahasa latin manus yang berarti memimpin, menagani, mengatur, dan membimbing. George R. Terry mendefinisikan bahwa manajemen adalah sebuah proses yang khas

  yang terdiri dari tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggiatan, pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaranyang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber lainnya.dalam bukunya (the function of the executive, 2005:15) Bernardmenyatakan bahwa manajemen itu adalah seni dan juga sebagai ilmu. Dan manajemen sebagai seni yang berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyatamendatangkan hasil atau manfaat, sedangkan ilmu berfungsi menerangkan fenomena dan gejala, kejadian, keadaan dan dapat menjadi penjelas daridasar seni tersebut.

2. Fungsi Manajemen

  Pengelolaan Staf Aktifitas pengelolaan staf dipusatkan pada manjemen staf atau SDMtermasuk administrasi gaji, dan upah, fasilitas karyawan, perekrutan pelatihan pengembangan manajemen kebijakan disiplin dan hubunganmasyarakat e. Pengendalian Pengendalian mengacu pada semua aktivitas manajerial yangdiarahkan untuk memastikan bahwa hasil aktual konsisten dengan hasil yang direncanakan.

3. Pengertian Pemasaran

  Pemasaran adalah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Pemasaran sebagai kegiatan manusia yang diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran .

4. Definisi Manajemen Pemasaran

Menurut (Assauri 2004) manajemen pemasaran adalah merupakan kegiatan menganaliasis, merencanakan, mengkoordinasikan danmengendalikan semua kegiatan yang terkait dengan perancangan dan peluncuran produk produk pengkomunikasian, promosi dan pendistribusianproduk tersebut, menetapkan harga dan mentransaksikannya dengan tujuan agar dapat memuaskan konsumennya dan sekaligus dapat mencapai tujuanorganisasi perusahaan jangka penjang.

B. Promosi

  Pemasaran langsung merupakan unsur terakhir dalam bauran komunikasi dan promosi dengan cara direct mail, mail order, directresponse, direct selling, telemarketing dan digital marketing Pemasaranlangsung merupakan aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan alat penghubung nonpersonal lainnya untuk berkomunikasi dengan ataumendapatkan respon dari pelanggan dan calon pelanggan tertentu. Merancang Pesan Merancang pesan yang baik merupakan pasar sederhana yang dapatditerima para audiens, komunikasi pemasaran digunakan untuk promosi dan upaya pendekatan dari setiap pesan yang melibatkan sponsor dannama yang pada dasarnya bersifat normatif.

c. Menaruh Saluran Komunikasi

  Produk merupakan salah satu dari empat variabel bauran pemasaran, di samping harga, distribusi, dan promosi yangkeberadaannya sangat penting, karena produk merupakan sesuatu atau obyek yang ditawarkan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginanpelanggan. Adam dan Eberts menyatakan bahwa, “Product quality isthe appropriateness of design specification of function and use as well the degree specification.” Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk merupakanspesifikasi rancangan yang tepat atau yang layak untuk digunakan sebaik mungkin sesuai dengan tingkatan spesifikasinya.

2. Features atau fitur yaitu aspek performansi yang berguna untuk menambah fungsi dasar berkaitan dengan pilihan produk dan pengembangannya

  Service Ability kemudahan perbaikan yaitu karakteristik yang berkaitan dengan kecepatan, kompetensi, kemudahan, dan akurasi dalam memberikanlayanan untuk perbaikan barang. Fit and Finish atau sifat subjektif yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan mengenai keberadaan produk sebagai produk yang berkualitas.

D. Brand Image (Citra Merek)

  Pengukuran Brand Image Pengukuran brand image tersebut di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:1) Favorability Of Brand Associations (Keuntungan dari asosiasi merek) Keuntungan dari asosiasi merek, konsumen percaya bahwa atribut danmanfaat yang diberikan oleh suatu merek dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga menciptakan sikap yang positifterhadap merek. Ketika konsumen secara aktif memikirkan dan menguraikan arti informasi pada suatu produk atau jasa akan tercipta asosiasi yang makinkuat pada ingatan konsumen.3) Uniqueness Of Brand Associations (Keunikan dari Asosiasi Merek) Merek harus unik dan menarik, sehingga dapat menimbulkanasosiasi yang kuat di dalam pikiran pelanggan.

E. KEPUTUSAN PEMBELIAN

  Faktor Yang Mempengaruhi Prilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen terdiri dari seluruh individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkankan barang-barang dan jasa untuk keperluan pribadi,konsumen itu seendiri terdiri dari kelompok” yang berbeda didasarkan atas usia, pendapatan, tingkat pendidikan, pola perpindahan tempat dan seleraatau preferensi. 3) Kelas Sosial Kelas sosial adalah pembagian masalah yang relatif homogen danpermanen, yang tersusun secara hirarki dan yang anggotanya menganut nilai-nilai, minat dan perilaku yang serupa.

b. Faktor Sosial

  Sehingga dapat mempengaruhi sikap dan konsep diri seseorang, serta menciptakan tekanan untuk menyesuaikan diri dan dapatmempengaruhi pemilihan produk serta merek dari orang itu.2) Keluarga Keluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yang palingpenting dalam masyrakat dan para anggota keluarga menjadi kelompok acuan primer yang paling berpengaruh. Faktor Pribadi 1) Usia dan Tahap Siklus HidupOrang membeli barang dan jasa yang berbeda-beda sepanjang hidupnya, selera akan makanan, pakaian, perabot dan rekreasinyasering berhubungan dengan usia.2) Pekerjaan dan Lingkungan Ekonomi Pilihan produk sangat dipengaruhi oleh keadaan ekonomiseseorang.

4) Kepribadian dan Konsep Diri

  Kepribadian mengacu pada karakteristik psikologis unik yang mengarah secara relatif pada tanggapan yang konsisten dan abadi padalingkungan yang dimiliki seseorang. 2) Persepsi Adalah proses yang digunakan oleh individu untuk memilih,mengorganisasi dan menginterpretasi masukan informasi guna menciptakan gambaran dunia yang dimiliki arti 3) Pembelajaran Merupakan suatu proses yang menjelaskan perubahan-perubahandalam prilaku individual yang muncul dari pengalaman.

4) Sumber pengalaman : penanganan, pengkajian, dan pemakaian produk

  Evaluasi alternatif Yaitu proses mengevaluasi pilihan produk dan merek serta memilihsesuai dengan apa yang diinginkan konsumen. 1) konsumen berusaha memenuhi suatu kebutuhan.2) konsumen mencari manfaat tertentu dari solusi produk 3) konsumen memandang masing-masing produk sebagai sekumpulanatribut dengan kemampuan yang berbeda dalam memberikan menafaat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan itue.

F. LOYALITAS PELANGGAN

1. Pengertian loyalitas konsumen

  Sehingga dapat menyebabkan pengulangan pembelian pada merek yang sama walaupun ada pengaruh situasi dan berbagai usahapemasaran yag berpotensi untuk menyebabkan tindakan perpindahan, agar perusahaan mendapatkan loyalitas dan kesetiaan konsumen perlu strategipemasaran yang tepat dan komplek. Sehingga Griffin mengungkapkan bahwa dampak pelanggan yang puas dan loyal terhadap suatu produk dan jasa akan melakukan prilaku sebagaiberikut : 1) Pelanggan yang loyal dapat mereferensikan kepada orang lain.

2) Pelanggan yang loyal dapat menunjukan kekebalan terhadap tarikan dari pesaing perusahaan

  Menurut Zulqanef (dalam harian umum Suara Merdeka) hubungan antara atribut jasa, kepuasan menyeluruh dan loyalitas konsumen sudahmerupakan suatu pola hubungan yang hampir menjadi hukum dalam prilaku konsumen. Pola tersebut jika disederhanakan berupa kondisi konsumen akanmengevaluasi atribut jasa yang diberi dan konsumen pun merasa puas.

a. Suspect

  Prospect Adalah orang-orang yang memiliki kebutuhan akan produk atau jasatertentu dan mempunyai kemampuan untuk membelinya, pada tahap ini, walaupun mereka belum melakukan pembelian tetapi telah mengetahuikeberadaan perusahaan dan barang yang ditawarkan melalui rekomendasi pihak lain. Client Meliputi semua konsumen yang telah membeli barang atau jasa yangdibutuhkan dan ditawarkan perusahaan secara teratur, hubungan ini berlangsung lama dan mereka telah memiliki hubungan kerja sama yangbaik.

f. Partner

  Faktor-faktor lain yang menyebabkanpelanggan loyal terhadap merek yaitu : 1) Nilai Merek : pelanggan menilai merek secara relatif dibandingcompetitor dari tiga hal yaitu : harga, kualitas, dan citra merek 2) Karakteristik Pelanggan : berhubungan dengan perilaku dan kebiasaan pelanggan dalam berhubungan dengan merek. 3) Switching Barrier : hambatan yang muncul ketika konsumen akan pindah dari satu merek ke merek lain seperti biaya transaksi, biaya pencarian,biaya operasional resiko dan psikologis.4) Pengalaman Pelanggan : berhubungan dengan kepuasan pelanggan setelah merasakan kinerja produk.

i) Tangible

  Meliputi bukti secara fisik dalam produk atau jasa yang telah diberikan, dalam hal ini dapat dilihat dari karyawan yang memberikanpelayanan kepada pelanggan.j) Understanding and knowing the customer Perusahaan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pelanggan. Loyalitas tindakan Pada tahap ini merupakan tahap tertinggi pada loyalitas konsumen karenatingkat kesetiaan yang sudah kuat dan ditandai dengan motivasi yang kuat dan tercermin dalam keinginan untuk melakukan tindakan dalammengatasi segala halangan yang mungkin dapat mempersulit konsumen tersebut untuk membeli merek yang diinginkan.

G. HUBUNGAN ANTAR VARIABEL

  Hubungan antara promosi dengan minat beli Pendapat yang disampaikanoleh Kotler (2006) bahwa aktivitas promosi merupakan usaha pemasaran yang memberikan berbagai upaya intensif jangka pendek untuk mendorongkeinginan konsumen untuk mencoba atau membeli suatu produk atau jasa. Hubungan kualitas produk terhadap minat beli kualitas dapat dinyatakan sebagai sebagai harapan dan persepsi para konsumen yang sama baiknya Tri Ari Prabowo (2007:12:13) yang menyatakan bahwa adanya pengaruhbrand image terhadap loyalitas pelanggan yang signifikan dengan tigadimensinya yaitu tingkat manfaat (favorability), kekuatan akan merek (strength), dan keunikan produknya (uniqueness).

H. PENELITIAN TERDAHULU

  Dan didapatkan hasil sebagai berikut : dari hasil analisis didapatkan bahwa variable faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis secara simultan/bersama- sama mempunyai pengaruh signifikan (bermakna) terhadap keputusan pembelian produk mie instant merek sedaap dan variable psikologismempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produk mie instant merek Sedaap. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan secara statistic antara antara kualitas pelayanan (X1) denganloyalitas konsumen (Y) dengan nilai t hitung lebih kecil dari nilai t table (1,023<1,980) dan adanya hubungan positif yang kuat dengan koefesienkorelasi pelayanan ry1= 0,651.

I. Kerangka Pemikiran

  Konsumen sebagai sasaran pemasaran perusahaan memiliki posisi yang semakin kuat dan kritis, seiring dengan banyaknya informasi tentang bisnisritel, maka kepuasan konsumen menjadi prioritas utama dimana tingkat kepentingan dan harapan konsumen serta pelaksanaan atau kinerja yangdilakukan perusahaan harus sesuai dan memadai serta harus memperhatikan hal-hal yang dianggap penting oleh konsumen. Sehingga perusahaan harus berupaya untuk mempertahankanbrand image untuk dapat mempertahankan loyalitas pelanggan, dan juga harusmeningkatkan pelayanan yang diberikan pada pelanggan sehingga mereka puas.

1. Ha : terdapat pengaruh positif dan signifikan antara promosi, brand image, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian secara parsial

  Ha : terdapat pengaruh positif dan signifikan antara promosi, brand image, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian secara Bersama-sama 3. Ha : terdapat pengaruh positif dan signifikan antara promosi, brand image, dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan melalui keputusanpembelian.

BAB II I METODELOGI PENELITIAN A. RUANG LINGKUP PENELITIAN Obyek penelitian ini bersifat studi kasus yang dilakukan pada pengguna motor metic honda di Kecamatan Ciputat Timur. kota Tangerang Selatan. Pengumpulan data untuk memperoleh hasil pembahasan, analisis dan

B. Metode Penetuan Sampel

  Populasi diartikan sebagai wilayah generalisasi terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas karakteristik tertentu yang digunakan peneliti untukdipelajari dan ditarik suatu kesimpulan (Sugiono, 2003:72) Populasi dalam penelitian ini adalah para pengguna Motor Metic Honda diKecamatan Ciputat Timur. Sample ditentukan dengan metodeconvenience sampling yaitu metode untuk memilih anggota populasi yang paling mudah untuk ditemui dan diminta informasinya.

C. Metode Pengumpulan Data

  Data Primer Data primer adalah data yang langsung diperoleh dengan melakukanpenelitian lapangan terhadap responden yang dituju dengan cara : a. Analisis Kualitatif Pada proses pengolahan data untuk menentukan nilai variable eksogen(Dependent) dan variable endogen (Independent), data yang tidak dapat diukurdengan sekala rasio internal akan digolongkan kedalam lima katagori yaitu dengan ketentuan sebagai berikut : a.

D. Metode Analisis Data

  Dalam penelitian ini yang menjadi variabeleksogen yaitu Promosi, kualitas produksi, dan brand image.3) Variabel residu yaitu variabel atau faktor residual yang fungsinya menjelaskan pengaruh variabel lain yang telah teridentifikasi oleh teori 1. Dan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas terhadap variabel terikat (Riduwandan Engkos A.K, 2007:3) dengan demikian dalam model hubungan antar variabel tersebut, terdapat variabel bebas (independent variabel) ataudalam hal ini disebut variabel eksogen, dan variabel terikat (dependentvariabel) atau yang disebut variabel endogen.

4. Uji Hipotesis

  Uji F (Uji Simultan) Uji F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabelindependen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama terhadap variabel dependen atau terikat. Uji Pengaruh Langsung Dan Tidak Langsung Model path analysis digunakan untuk menganalisis pola hubunganantar variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat perangkat variabel bebas (eksogen)terhadap variabel terikat (Riduwan dan Engkos, 2008:4).

2 Pengukuran

  konsumen mencari manfaat dari produk 4 5 Keputusan pembelian7. pemakaian produk pascapembelian 2 Pencarian Informasi No Variabel Sub Variabel Indikator Skala 1 Loyalitas pelangganTjiptono (2005) Nilai merek 1.

3 Switching Barrier

  Dengan prasarana yang disediakan oleh Pemerintahnya berupa Rumah Sakit, Puskesmas, Kantor Polisi, Kantor Pos, Bank dan fasilitaslainnya untuk mendukung perekonomian daerah tersebut. Dengan beragamnya budaya dan agama yang dianutnyaseperti budaya Betawi, Jawa, Sunda, serta agama Islam, Kristen, Hindu, Budhadan aliran budaya dan kepercayaan lainnya.

2. Sejarah Singkat PT Astra Honda Motor (AHM)

  Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra HondaMotor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelannggan sepeda motor Honda, saat PT Astra Honda Motor di dukung oleh 1.600 showroom dealerpenjualan yang diberi kode H1, 3.800 layanan service atau bengkel AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dengan kode H2, serta 6.500gerai suku cadang atau H, yang siap melayani jutaan penggunaan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

VALIDITAS DAN RELIABILITAS

Untuk mendapatkan hasil data, penulis menyebarkan kuesioner kepada pengguna motor matic honda di daerah ciputat sebanyak 60 responden denganmemberikan pernyataan untuk menguji tingkat validitas dan realibilitas dari seluruh pernyataan tersebut.

a) Validitas

  Valid adalah instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang akan diukur. misalkan jika dalam penelitian ini jumlah sampel yang digunakannya n = 30, maka besarnya df =30 – 2 = 28 dengan alpha = 0.05 dan r tabel 0.3.

b) Reliabilitas

  jika nilai Cronbach’s Alpha < 0.60 maka instrumen tersebut dikatakan tidak reliabel. Table 4.3 Reliability Cronbach's Alpha N of Items 0.749 41 Sumber: data primer SPSS 2011 Dari tabel diatas nilai Cronbach Alpha sebesar 0,749 maka dapatdisimpulkan bahwa pada semua peryataan pada penelitian ini mempunyai reabilitas yang tinggi.

C. Hasil Penemuan dan Pembahasan Kuesioner 1. Analisis Kualitatif a. Karakteristik Responden

  1) Jenis Kelamin Table 4.4 Jenis_kelamin Frequency Percent Valid Percent Cumulative PercentValid Laki-Laki 41 68.3 68.3 68.3 perempuan 19 31.7 31.7 100.0Total 60 100.0 100.0 Sumber : Data primer output spss 2011 Dari tabel 4.4 hasil data yang didapat terlihat bahwa 41 responden atau 68.3% adalah berjenis kelamin pria dan 19 responden atau 31.7%adalah berjenis kelamin wanita. 2) Usia Responden Tabel 4.5 Usia Responden Usia Frequency Percent Valid Percent Cumulative PercentValid 17 – 22 4 6.7 6.7 6.7 23 – 27 39 65.0 65.0 71.7 28 – 32 12 20.0 20.0 91.7 33 – 37 3 5.0 5.0 96.7 38 – 42 2 3.3 3.3 100.0Total 60 100.0 100.0 Sumber : Data primer output spss 2011 Dari tabel 4.5 dapat diketahui bahwa responden pengguna motormatic Honda yang ditemui di daerah Ciputat Timur.

3) Pekerjaan Responden

  Hal ini dapatdihubungkan dengan jumlah responden yang banyak mengisi berkisar berusia 23 -27 tahun 28 – 32 tahun. Hal ini dapat dilihat dari banyaktype/jenis motor matic Honda yang ditawarkan sesuai dengan selera dan kebutuhan aktivitasnya.

b. Pembahasan Butir Pertanyaan

1. Promosi (X1)

  12 Adanya karyawan yang memilki kemampuan menarik konsumen Frequency Percent Valid Percent Cumulative PercentValid Sangat Tidak setuju 1 1.7 1.7 1.7 Tidak Setuju 5 8.3 8.3 10.0 Ragu-ragu 13 21.7 21.7 31.7 Setuju 29 48.3 48.3 80.0 Sangat Setuju 12 20.0 20.0 100.0Total 60 100.0 100.0 Sumber : Data primer output spss 2011 Berdasarkan tabel 4.12 dapat dianalisis bahwa keputusan pembelian konsumen dapat dipengaruhi oleh karyawan yang mampumenarik konsumen. Table 4.21 Mesin motor matic Honda tidak cepat panas dan tahan terhadap getaran 38.3 Frequency Percent Valid Percent Cumulative PercentValid Tidak Setuju 3 5.0 5.0 5.0 Ragu-ragu 23 38.3 Sumber : Data primer output spss 2011 43.3 Setuju 29 48.3 48.3 91.7 Sangat Setuju 5 8.3 8.3 100.0Total 60 100.0 100.0 Sumber : Data primer output spss 2011 Berdasarkan tabel 4.22 dapat dianalisis bahwa keputusan pembelian konsumen dapat dipengaruhi oleh kemudahan perawatanmotor matic Honda.

2. Analisis Kuantitatif Pengujian Hipotesis a. Menguji dan memaknai sub-struktur 1

1) Melihat pengaruh Promosi (X, Brand Image (X2), dan Kualitas Produk (X3) secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y. Y1 = 1x1X1 + 1x2X2 + 1x3X3 +

  Pertama, melihat pengaruh secara simultan dan kedua, melihat pengaruh secara parsial. Maka untuk melihat pengaruh promosi, brand image dan kualitas produk secara gabungan terhadap keputusan pembelian.

a. Predictors: (Constant), Brand_image, Promosi, Kualitas_produk

Sumber : Data primer output spss 2011 2 Besarnya angka R square (r ) adalah 0.837. angka tersebutdigunakan untuk melihat besarnya pengaruh promosi, brand image dan kualitas produk terhadap pembelian dengan cara menghitungKoefisien (KD) dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

2 KD = r x 100%

  Dengan kata lain, variabelkeputusan pembelian yang dapat diterangkan dengan menggunakan variabel promosi, brand image, dan kualitas produk sebesar 83.7%,sementara pengaruh sebesar 16,3% disebabkan oleh variabel-variabel lain di luar model ini. Dependent Variable: Keputusan_pembelian Sumber : Data primer output spss 2011 Hipotesisnya sebagai berikut: H0: Tidak ada hubungan linier antara promosi, brand image, dankualitas produk terhadap keputusan pembelian H1: Ada hubungan linier antara promosi, brand image, dan kualitasproduk terhadap keputusan pembelian Pengujian dapat dilakukan dengan dua cara.

a) Menggunakan cara pertama atau membandingkan besarnya angka F penelitian dengan F tabel

  Taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan (DK) dengan ketentuan numerator: jumlah variabel -1 atau 4-1 = 3; dan denumerator:jumlah kasus -4 atau 60-4 = 56. Dengan ketentuan tersebut, diperoleh angka F tabel sebesar 2,56Ketiga: menentukan kriteria uji hipotesis sebagai berikut:Jika F penelitian > F tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima Jika F penelitian < F tabel maka H0 diterima dan H1 ditolakKeempat: mengambil keputusan: Dari hasil perhitungan, didapatkan angka F penelitian sebesar 95.680 > F tabel sebesar 2,76 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.

2) Pengaruh Promosi (X1), Brand Image (X, dan Kualitas Produk (X3) secara parsial terhadap Keputusan Pembelian (Y1)

  Untuk melihat besarnya pengaruh variabel promosi, brand image, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian secara parsial. Digunakan uji t, sedangkan untuk melihat besarnya pengaruh digunakan, angka Beta atau standardized coefficient di bawah ini.

a. Dependent Variable: Keputusan_pembelian

  Artinya ada hubungan linier antara promosi dan keputusan Hal ini tercermin dalam angka signifikan sebesar 0,000 yang lebih besar dari 0,05 Akan tetapi hal ini sesuai dengan penelitianBekti Setiawati (2008:8) yaitu tentang kualitas produk dan promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian karena promosiberfungsi untuk mempengaruhi sikap dan kesukaan konsumen dalam memilih produk. Menghitung t tabel Angka t tabel adalah 2,00 Kriteria uji hipotesis sebagaiberikut: Jika t penelitian > t tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima Jika t penelitian < t tabel maka H0 diterima dan H1 ditolakDidasarkan hasil perhitungan diperoleh t penelitian sebesar 2,198 > 2,00 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.

a. Predictors: (Constant), Brand_image, Promosi

  Besarnya konstribusi brand image terhadap keputusan pembelian secara langsung 0.243 x 100% = 24.3% sehingga dapat disimpulkanbahwa salah satu faktor untuk mencapai keputusan pembelian yaitu melalui brand image (Philip kotler dalam Rofiah R, 2008: 16)konsumen menyukai adanya merek karena membantu mengidentifikasikan perbedaan mutu dan dapat berbelanja denganlebih efisien. Y2 = 2x1X1 + 2x2X2 + 2x3X3 + 2 1Y1 + Untuk melihat pengaruh promosi, brand image, kualitas produk, dan keputusan pembelian secara simultan, dapat dilihat dari hasilperhitungan dalam Model summary, khususnya angka R square di bawah ini.

2 KD = r x 100%

  KD = 0,726 x 100% KD = 72.6%Angka tersebut mempunyai maksud bahwa pengaruh promosi,brand image , kualitas produk, dan keputusan pembelian secarasimultan terhadap loyalitas adalah 72,6 %. Dependent Variable: Loyalitas Sumber: Hasil Output SPSSHipotesisnya berbunyi sebagai berikut: H0: tidak ada hubungan linier antara promosi, brand image, kualitasproduk, dan keputusan pembelian terhadap loyalitas pelanggan H1: ada hubungan linier antara promosi, brand image, kualitas produk,dan keputusan pembelian terhadap loyalitas pelanggan.

a) Membandingkan besarnya angka F penelitian dengan F tabel

  F penelitian 36,491 F tabel dengan ketentuan taraf signifikansi 0,05 dan derajatkebebasan(DK) dengan ketentuan numerator: jumlah variabel -1 atau 5- 1 = 4; dan denumerator: jumlah kasus -4 atau 60-4= 56. b)Membandingkan besarnya angka signifikansi (sig) penelitian dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 Kriterianya sebagai berikut: Jika sig penelitian < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterimaJika sig penelitian > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak Berdasarkan perhitungan angka signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 makaH0 ditolak dan H1 diterima.

2) Melihat pengaruh promosi, brand image, kualitas produk, dan keputusan pembelian terhadap loyalitas pelanggan secara parsial

  Untuk melihat pengaruh promosi, brand image, kualitas produk, dan keputusan pembelian terhadap loyalitas pelanggan secara parsial,digunakan uji t, sedangkan untuk melihat besarnya pengaruh, digunakan angka Beta atau Standardized coefficient di bawah ini. 1 (Constant) .703 1.989 .353 .725Promosi -.058 .101 -.091 -.575 .568Kualitas_produk .092 .095 .098 .972 .335Brand_image -.126 .116 -.128 -1.088 .281Keputusan_pembelian .668 .121 .963 5.517 .000 a.

a) Hubungan promosi dengan loyalitas pelanggan

Untuk melihat apakah ada hubungan linier antara promosi dan loyalitas pelanggan, dapat dilakukan langkah-langkah analisis berikut:Menentukan hipotesis: H0: tidak ada hubungan linier antara promosi dengan loyalitaspelanggan H1: ada hubungan linier antara promosi dengan loyalitas pelangganMenghitung besarnya t penelitian: Hasil penghitungan SPSS diperoleh angka t penelitian -0,575Menghitung besarnya t tabel: Besarnya pengaruh promosi dengan loyalitas pelanggan sebesar - 0,091 atau -9,1% dianggap tidak signifikan. Hal ini tercermin dalamangka signifikansi sebesar 0,568 > 0,05.

b) Hubungan antara kualitas produk dan loyalitas pelanggan

  d) Hubungan antara keputusan pembelian dengan loyalitas pelanggan Hipotesis:H0: tidak ada hubungan linier antara keputusan pembelian dengan loyalitas pelangganH1: ada hubungan linier antara keputusan pembelian dengan loyalitas pelangganAngka t peneltian sebesar 5,517 Angka t tabel dengan ketentuan taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (DK) dengan ketentuan DK= n-2, atau 60-2= 58. Y2 = 0.391 X1 + 0,098 X2 + (-0.128) X3 + 0.121 Y1 + 0.523 2 Angka koefisien residu sebesar 0.466 didapat dari 1- R1- 0.726 = 0.523 Hasil analisis diatas menunjukan bahwa ada koefisien jalur yangtidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan yaitu kualitas produk (X2), brand image (X3) dan keputusan pembelian (Y1) maka harus adamodel sub-struktur yang diperbaiki melalui metode triming untuk menguji tingkat validitas dari setiap koefisien jalur yang telah dihitung Table 4.

a. Predictors: (Constant), Keputusan_pembelian

  Dependent Variable: Loyalitas Sumber: data primer SPSS 2011 Persamaan struktut 2 setelah triming menjadiY2 = 0.847 X1 + 0.531 1 2 Angka koefisien residu sebesar 0.531 didapat dari 1- R1- 0.717 = 0.531 Dapat diketahui bahwa variable keputusan pembelian masuk dalampengujian. Sehingga nilai R square berubah menjadi 0.531, berarti keputusan pembelian memberikan pengaruh langsung terhadap loyalitaspelanggan sebesar 53.1 % sisanya sebesar 46.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model ini seperti citra, harga, bentuk, designdll.

3. Analisis Korelasi

  Untuk mentafsirkan angka tersebut digunakan kriteria sebagai berikut:1) 0 – 0,25 : Korelasi sangat lemah (dianggap tidak ada) 2) >0,25 – 0,5 : Korelasi cukup kuat 3) >0,5 – 0,75 : Korelasi Kuat 4) > 0,75 – 1 : Korelasi Sangat kuatKorelasi sebesar 0,559 mempunyai maksud hubungan antara variabel promosi dan kualitas produk kuat dan searah (karena hasilnya positif). Korelasi antara kualitas produk dan keputusan pembelian Berdasarkan perhitungan diperoleh angka korelasi antara kualitas produkdan keputusan pembelian sebesar 0,621.

4. Penghitungan Pengaruh

a. Pengaruh langsung

Untuk menghitung pengaruh langsung, digunakan formula berikut: 1) Pengaruh variabel promosi terhadap keputusan pembelianX1 ke Y1 = 0,728 2= 0.53 = 53 % 2) Pengaruh variabel brand image terhadap keputusan pembelian X3 ke Y1 = 0,243 2= 0.06 = 6 % 3) Pengaruh variabel keputusan pembelian terhadap loyalitas pelanggan Y1 ke Y2 = 0,847 2= 0.72 = 72 %

b. Pengaruh tidak langsung

Pengaruh variabel promosi terhadap loyalitas melalui keputusan pembelianX1 ke Y1 Ke Y2 = 0.714 x 0.963 = 0.687582 Pengaruh variabel brand image terhadap loyalitas melalui keppembelian X3 ke Y1 Ke Y2 = 0.190 x 0.963 = 0.18927

BAB V KESIMPULAN DAN IMPLIKASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dijelaskan bahwa pada

  Dimana hal ini merupakan jawaban dari perumusan masalah, yaitu : 1. Berdasarkan hasil pengujian dengan analisis jalur, menunjukan terdapat pengaruh secara langsung hanya variable promosi terhadap keputusanpembelian secara parsial yaitu 72.8 % dan brand image sebesar 24.3 %.dapat disimpulkan bahwa variabel yang pengaruhnya paling besar terhadap keputusan pembelian adalah variabel promosi, sehingga dapatdisimpulkan bahwa keputusan pembelian tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk.

2. Besarnya pengaruh variabel promosi, kualitas produk dan brand image terhadap variabel keputusan pembelian secara simultan adalah 83.7 %

  3. Berdasarkan pengujian, ternyata hanya variabel keputusan pembelian yang mempunyai pengaruh langsung terhadap variabel loyalitaspelanggan yaitu sebesar 84.7 %.

B. Implikasi

  Hal ini terlihathitung tabel.dari nilai kualitas produk t <t sedangkan secara simultan (uji F) terdapat pengaruh yang signifikan antara Promosi, kualitas produk brandimage, dan keputusan pembelian terhadap loyalitas pelanggan. Maka implikasi dari penelitian ini, dapat diketahui bahwa promosi menjadi media yang ampuh untuk menarik minat beli konsumen khususnya didaerah Ciputat dan memperkuat ingatan akan produk tersebut kepada pelanggan agar tetap loyal terhadap merek dan produk tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

  “Analisis pengaruh brand image, kualitas dan inovasi produk terhadappengembangan produk (studi kasus sabun deterjen merek Attac)” . Setyawati,Bekti ”pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian kerupuk rambak Dwijoyo Di Penanggulan.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh Bauran Promosi terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Vario Techno 125 pada PT. Adira Dinamika Multifinance Tebing Tinggi
7
110
146
Pengaruh Brand Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Scoopy Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera
2
56
106
Pengaruh Brand Positioning Sepeda Motor Merek Honda Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
12
68
115
Analisis Pengaruh Persepsi Kualitas Produk Sepeda Motor Honda Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU)
0
29
114
PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA
1
7
46
Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam membeli sepeda motor merek Honda (studi kasus konsumen sepeda motor merek Honda di kecamatan Ciputat Timur kota Tangerang Selatan)
0
8
147
PENGARUH PRODUK HARGA DISTRIBUSI DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR HONDA MATIC DI BLORA.
0
3
12
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI, SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR MATIC HONDA DI YOGYAKARTA
0
3
100
PENDAHULUAN ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEPEDA MOTOR MATIC HONDA DI SURAKARTA.
0
3
5
ANALISIS PROMOSI, HARGA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR MATIC HONDA BEAT.
0
0
95
PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN (Pada Pengguna Sepeda Motor Bebek merek Honda Di Surabaya).
0
0
93
PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN (Studi Pada Pengguna Sepeda Motor Bebek Merek Honda Di Surabaya) SKRIPSI
0
0
21
ANALISIS PROMOSI, HARGA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR MATIC HONDA BEAT SKRIPSI
1
0
27
PENGARUH BRAND IMAGE DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR MATIC HONDA BEAT (STUDI KASUS PADA KONSUMEN PENGGUNA MOTOR MATIC HONDA BEAT MAHASISWA UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG). - Bina Darma e-Journal
0
0
8
PENGARUH BRAND AMBASSADOR, BRAND IMAGE, DAN LIFESTYLE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR MEREK HONDA ( Studi Pada Pengguna Sepeda Motor Merek Honda di Kecamatan Purbalingga)
0
3
17
Show more