Hubungan antara komunikasi orang tua dan siswa dengan prestasi belajar siswa : studi penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pamulang

Gratis

0
3
94
2 years ago
Preview
Full text
S7)2J} / Ptf J-J HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK DENGAN PRESTASI BELAJAR (Studi Penelitian Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Pamulang ) OLEH: FITRI YULIANTl niセZ 103011026677 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1429 H12008 M )v2!P/ pl1-i/ / HUBUNGAN ANTARA KOMU1'lIKASI ORANG TUA DAN SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Stlldi Penelitian Pada Siswa Kelas VIIl SMP Negf:ri 3 Pamlliallg) Skripsi Diajukan Kepada Fa1:ultas Ilrnu Tarbiyah danKeguruan Untuk Melellgkapi Salah Satu Syarat Guna Mel1capai Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.i) . DISUSUN OLEH: Fitri YlIlianti 103011026677 imbillgall: -----('-.-....-- Dra. Eni Rosda Syarbaini. M. Si NIP: 150 196 557 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA (SLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1429 HI 200S M LEMBAR PENGESAHAN " Skripsi beljudul: ':Hubungan Antara KOl1lunikasi Orang Tua dan Anak dengan Prestasi Belajar (3tudi Pe-nelitan Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Pal1lulang)". Diajukan kerada Fakultas Ill1lu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) un"! Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan Iulus dalal1l Ujian Munaqasyah pada, 19 Juni 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penniis berhak mempercdeh gehr Sarjana S I (S.Ptl.I) dalam bidang Pendidikan Agal1la. Jakarta, 19 Juni 2008 Panitia Ujian Munnqasyah Kerua Panitia (Ketna JurusailJProdi) Dr. H. A. Farrah Wibisono, Tanggal Tanda Tangan セZa NfP: ISO 236 009 Sekretaris (Sekretaris JurusEdvProdi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag WP: 150299477 Penguj i I Drs. Alisuf Sabri NIP 15003345'1 セQNAl G セ '\I! セBaNャ GZ --"---> Penguji II Abdul Ghofur, MA NIP: 150 282 506 Mengetahui: Dekan, M.A LEMBARPERNYATAAN Saya yang bernanlll: a. Nama Lengkap : Fitri Yulianti b. No. !nduk Mahas:swa : 103011026677 c. Fakultas/Jurusan : FITKJPAl (Pendidikan Agama Islam) d. Judul Skripsi : "Hubungan Antara Komunikasi Orang Tua dan Anak Dengan Prestasi Belajar" (Studi Pe:Jelitian Kelas VIII SMP Negcri 3 Pamulang). Dengan ini rnenyatakan bahwa: I. Skripsi ini merupakan hasiI karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah :'oatu persyaratan memperoleh gelar sarjana Strata (8 I) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua Sumber :rang digunakan dalam penelitian ini, telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan berlaku di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini hukan hasil karya asli sayalmerupakan hasil jiplakan hasil karya orang lain, n1aka saya Oersedia menerima sanksi yang berlaku di UIN Syarif HidayatuUah Jakarta. c::iputat, 12 Juni, ABSTRAK Fitri YIJ Iianti Hubungan Antara Kornunikasi Orang Tua dan Anak Dengan Prestasi Belajar (Studi Penelitian Di SMP Negeri 3 Pamulang) Penetitian ini bertujuan untule mengetahui jawaban bagaimana hubwlgan komunikasi onmg tua dan anak dengan prestasi belajar, dan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara sub-variabel komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Pamula'lg. Metode yang digunakan dalam penditian ini adalah metode penelitian korelasionaJ. Subjek dalam penelitian ini berjumJah 50 orang yang diambil secara random sampling dari selllrull siswa kelas VIII tahun ajaran 2007-2008. Komunikasi orang tua dan anak diukur dengan "skala komunikasi orang tua da1 anak", dengan menggunakan skala model likert, yang di3usun dan dikemballgkan sendiri oleh penetiti. Skala komnnikasi orang tua dan anak meliputi indikator kebersamaan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggung jawab. Data prestasi belajar siswa diambil dari nilai rata-rata mid semester II tahoo ajaran 2007-2008, yang meliputi dua belas bidang studi, yaitu Agama, PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Pengetahuan Alam, Pengetahuan Sosial, Kesenian, Penjas-Kes, Teknik Informasi dan Komunikasi, English Conversation, dan Fashion. Penditiall ini menunjukkan bahwa komunikasi orang tua dan anak berkorelasi positif dan signifikan serta memberikan sumbangan yang bermakna terhadap prestusi belajar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa komunikasi orang tua dan anak pada sub-variabel keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggung jawab berkorelasi ヲゥエセッー dan signifikan serta mcmberilcan sumbangan yang bermakna terhadap prestasi belajar SiSWil. Sedangkan sub-variabel kebersamaan berkorelasi positif tetapi tidak signiflkan terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini disebabkan karena intensitas kebersarnaan orang tua dan anak belum didtlk'Jllg oleh kualitas yang berarti. Dimana kebersamaan itu bukan hanya diukur dari kuantitas saja, tetapi juga kualitas. Karena kualitas kcbersamaan orang rua dan anak sangat berpengaruh terhadap mental, dan moral yang dapat meningkatkan prestasi belajar 8iswa. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang disarankan kepada orang tua agar meningkatkan intensitas kebersamaan dengan ana]( dibarengi dengan kualitas yang tinggi, dan kepada guru disarankan untuk membilla hubungan atau kerjasama dengan orang tua siswa dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa. Kepada siswa SMP Negeri 3 Pamulang disarankan untuk meningkatkan motivasi belajar supaya kbih berprestasi dalam belaiar di sekolah. KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirmhim Segala kesempurnaan pujian hanya bagi Allah s\\1. Tuhan Semesta Alam, yang atas kuasa dan pertolongan-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan baik. Sholawat dan salam terlimpah atas Nabi akhir zaman Muhammad saw. yang karena peIjuangannyalah kita dapat memahami ajaran Islam dengan sempllrne. Pada mulanya penulis hampir berputus asa dikarenakan banyaknya hambatan yang penulis rasakan dalam melaksanakan tugas ini, namun berkat pertolongan Allah swt. yang telab membukakan hati hamba-hamba-Nya yang penyayang, maka semangat penulis bangkit kembali untuk meneruskan perjuarJgan dalam menyelesaikan skripsi ini. Penulis sangat mcnyadari betapa lemah diri ini tanpa bantuan dari orang lain. Oleh karena itu dalam kesempatan yang berbahagia ini penulis banyak bersyukur dan tak lupa menyampaikan w::apan terimakasih yang sebesar-besafnya kepada: 1. Bapak Dekan dan Pembantu Dekan FakuItas Ilmu Tarbiyab dan Keguruan, Ketua Jurusan beserta staf, dan para dosen/asisten dosen yang telab memberikan ilmu pengetabuan yang tak t"rhingga nilainya. 2. Ibu Eni Rosyda Syarbaini, M.Si, sebagai dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membimbing, memberi petunjuk dan nasehat kepada penulis dengan ikhlas demi keberhasilan penulis. 3. Bapak Ahmad Syafi'!, M.Ag., selaku dosen peuasehat akademik yang tdar. memberikan bimbingan selarna perkuliahan. 4. Bapak H. Mardi Yuana Abdillah S.Pd sebagai Kepala SMPN 3 Pamulang, yang telah memeberikan izin kepada penulis untuk mengadakan penelitian di sekolah yang di pimpinnya. 5. Bapak/lbu guru serta staf T.U SMPN 3 Panmlang yang,telah membantu penulis dalam penulisan skripsi.. 6. Ayahanda Ubaidillah lIM dan Ibunda (Aim) NurhHvHli ibn セゥャ Khn;1;;qh dan matedl serta dO'8 kepada penulis dal.:un menyelesaikan pendidikan di jenjang Perguruan Tinggi ini, mudah-mudahan Allah SWT meridhoi perjuangan beliau, Amin ya Allah ya Rabbal Alamin. 7. Saudara-saudaraku yang selalu rnemberikan dorongan kepada penulis, khususnya buat adik-ldikku Khoirul Uman1, Yassir Arafat, 'Ainul Yaqin, dan kakak sepupuku, Nursa'adall, Husni Mubarok da., Aan fauzansyah. Serta savdaraku Dahlia dan Nuroniyah. 8. Teman-t.:man Penulis kelas B di Jurusan Pendidikan Agama Islam khususnya; Mideh, Eny, Syahid, Lili, Mpi, Syarit: Sodikin, abang-abang dan mpok-mpok di "FKMA", K Deden, K Khotib, dan K Amang, yang senantiasa memotivasi penulis menyelesaikan skripsi ini, terinla kasih! 9. Teman-teman seperjuangan, Nana, Nia, Ely, Nida, dan Fezy. Tetap semangat. Akhirnya hanya kepada Allah swt. Penulis berserah diri, semoga semua bent:lk perhatiari. bantuan dan partisipasi yan3 sudah diberikan mendapatkan pahala yang setinlpal dari-Nya. Penulis sadari bahwa skripsi ini bukanlah akhir dari sebuah penelitian tetapi merupakan langkall awnl yang rnasih banyak memerlukan perbaikan-perbaikan. Walaupun demikian adanya, penulis sangat bersyukur karena selesainya skripsi ini merupakan anugerah terindah dari Allah swt. atas kristalisasi do'a, keringat dan air mata. Harapan penulis semoga skripsi ini bermanfaat bagi pengembangan ihnu pengetahuan dan ke-islaman, Amin Ya Rabbal alamin. Jakarta, 12 Juni 2008 Penulis UIN SYIlRlF HIDAYATUI.l1'" JAKARTA DAFTAR lSI LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN . i , ABSTRAK ii h KATA PENGANTAR iii DAFTAR lSI v DAFTAR TABEL vii BAB I 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah BAB II • '" 1 B. Identifikasi Ma"lllah 4 C. Pembatasan MasaIah 5 D. Perumusan Masalah 5 E. Tujuan dan Mar-faat Penelitian 5 KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA RERI)IKIR dan HIPOTESA 7 A. Prestasi Belajllr 7 I. Pengertian Prestasi Belajar 7 2. Faktor-faktor yang Menlpengaruhi Prestasi Belajar 9 3. Pengukurar, Prestasi Belujar 16 B. Komunikasi Orang Tua dan Anak 19 I. Pengertian Komunikasi.. 19 2. Faktor-Faktor Dalanl Membina Komunikasi yang Baik Antara Orang Tua aan Anak 3. Komunikasi Antara Orang Tua dan Anak 22 24 4. Komunikasi Orang Tua dan Anak Hubungannya dengan Prestusi Bebjar 28 C. Kerangka Rerpikir 30 D. Hipotesis Penelitian 31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 32 A. Waktu dan Tempat Pene1itian 32 B. Variabel Pene1itian 32 C. Populasi dan Sampel Penelitian 33 D. Teknik Pengwnpulan Data 34 E. Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian 36 F. Teknik Analisis Data 39 BAR IV HASIL PENELITlAN 43 A. Pelaksanaan Penelitian 43 B. Gambaran Umum Subyek Penelitian 43 C. Basil Analisis Data BAB V .49 PENUTUP A. Kesimpulan 57 " 57 B. Saran-Saran 58 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN 60 ;. DAFTAR TABEL TaOO!. ILl. Perbandingan Nilai Angka, Hurnt; dan Predikatnya 18 TaOOI III.! Kisi-kisi Skala Komunikasi Orang Tua dan Siswa 35 TaOOI III.2 I-jasil Uji Validitas Skala Komunikasi Orang Tua dan Siswa 37 TaOOI III.3 HasifUji Reliabilitas Skala Komunikasi Orang Tua dan Siswa 38 TaOOIIV.I Gambaran Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Berdasarkan Jenis Kelamin TaOOIIV.2 44 Gambaran Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Berdasarkan Asal Sekclah TaOOIIV.3 44 Gambaran Siswa SMP Negeri 3 PamuIang Berdasarkan Urntan Kelalilran TaOOI IVA .45 Garnbaran Siswa SMPN 3 PamuIang Berdasarkan Jumlah Anggota Keluatga TaOO IV.5 AS Gambaran Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Berdasarkan Jcnis Bacaan TaOOIIV.6 46 Gambaran Siswa SMP Negeri 3 Pamulang BerdasaJ'kan Jcnis Pekerjaan Orang Tua TaOOIIV.7 Gambaran Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Bcrdasarkan Jenis TaOOIIV.8 46 PendidikanOrangTua A7 Gambaran Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Berdasarkan Jumlah PengeIuaran Keluarga PCI' Bulan 48 TaOOIIV.9 Proporsi Prestasi Belajar Siswa SMP Negcri 3 Pamulang 049 TaOOIIV.lO Hubungan Antara Komunikasi Orang Tua dan Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 PamuIang TaOOIIV.lI Perhitungan Analisis Regresi Terhadap Prestasi BelajarSiswa SMP Negeri 3 PamuIang TaOOIIV.12 Hubungan sオャZセv。イゥ o i 51 Komunikasi Orang Tua dan Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 PamuIang TaOOI IV. 13 50 Pcrhitungan A'1alisis Regresi Sub-VariaOOI Komunikasi 52 Tabel IV. 14 Perhitungan Analisis Regresi Per Sub-Variabel Komunikasi Orang Tua dan Siswa Terhadap Prestasi イ。セャ・b Siswa o 54 BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam l)ndang-Ulldang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal I menyatakall bahwa: . "Pendidikan adalnh usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan po ゥNュセエ dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagarnaan, pengendalian diri, kepribadian k"cerdasan, akhiak mulia, serta keteranlpilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa clan negara" I Memperhatikan kutipan di atas, jelas bnhwa pendidikan yang diselenggarakan di Indonesia bertujuan menciptakan manusia yang berkualitas mencakup kernajuan lahirial1 dan batinial1. Tujuan pcndidikan akan bisa di capai dcngan baik meialui proses pembelajaran, dengan bekal kelTIan1puan belajar yang dinlilki oleh seseorang. Kem3.lIlpuan belajar yang dirni1iki seseorang merupakan beknl yang sangat pokok. BerdasarkilIl kelTIan1puan itu, seseorang akan berkembang dan mendapat kesempatan [uas untuk meningkatkan kualitas dirinya dan kehidupannya. Kernampuan wltnk meningkatkan kualitas di;i sebllgian besar merupakan hasil dari proses beiajar dari berbagai bidang ilrnu pengetal1uan. Berdasarkan kesadaran tentang peranan pentingnya belajar dalam perkembangan dan pertu:l1buhan anak, maka masyarakat modern berinisiatif mendirikan lembaga-Iembaga yang secara khusus bertugas mengatu; pengalanlan-pcngalaman belajar, sehingga menwliang perkernbangan anak didik. Lembaga tersebut dinarnakan sekolal1. Sekolal1 merupak&n lingkungan pendidikan "fonnal" karena di sekolah terlaksana serangkaian kegiatan terencana dan terorganisasi, wrmasuk kegiatan proses belajar mengajar di dalam kelas. Kegiatan itu bertujuan 2 menghasHkan perubahan-perubahan positif di dalam diri siswa yang sedang menuju kedewasaan. Dengan belajar yang terarah dan terencana, siswa memperoleh pengetahuar., pemahaman, ketenunpilan, sikap dan nilai yang menganrarnya ke kedewasaan.2 Basil dari belajar tersebut tercermin daiarn prestasi belajamya. Deng.an pembelajaran yang baik, siswa akan rnencapai hasH atau prestasi belajar yang optimal.·· Prestasi belajar rlllenurut W.S Winkel (1996: 162) adalah "suatu bukti keberhasilan belajar ata;1 kemampuan seorang siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya sesuai dengan bobot yang dicapainya."J Prestasi Belajar adalah penilaian hasH usaha kegia;arl belajar yang dinyatakan clalam bentuk simbol, angka, huruf, mauplm kalimat yang dapat mencerminkan hasH yang sudah dicapai oleh setiap siswa, yang dinyatakan dalam sebuall raport. Untuk mencapai rrestasi belajar siswa yang ャNセョイゥエーッ dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sebagairnana yang dikatakan oleh Ngalim Purwanto dalam bukunya Psikologi Pendidikan, bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi bclajar siswa dapett dihagi menjadi tiga bagian yaitu; perlama, faktor yang berasal dari dalrun diri siswa (internal), seperti: faktor fisiologis dan faktor psikologis. Termasuk faktor fisiologis ini adalall kesehatan fisik dan panca indera, sedangkan yang temlasuk faktur psikologis yaitu inteligensi, sikap, bakat, motivasi d[jJlmiuaL MセM Kedua, faktor instrumental, seperti guru, L。ァゥャセk belajar, dan lain-lain., 。ョ Nセ オウ kelas, alat-alat faktor yang bcrasal dari luar diri siswa (ekstemal), 3eperti: faktcr lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga dalam hal ini di antaranya yaitu komunikasi orang tua dan siswa. 4 Dalam merupakan 2 J kehidupall bagian dari sehari-hari kehidupan disadari manusJa, atall tidak, MenuIUt komunikasi A.G. W. S. Winkel, Psikologi ?engaJaran, (Jakarla: Grasindo, 1996), eet. 4, h. 25 • • • Ltmandi 3 "Komunikasi adalah suatu kegiatan terus menerus yang dilakukan orang untuk saling berhubungan dengan orang lain, khususnya paJa waktu berhadapan mukaI!, Dalam sebuah keluarga, komunikasi orang tua dan anak mempunyai peranan yang sangat penting karena dengan adanya komunikasi, orang tua dapat mencurahkan kasih sayang dall menumbuhkan sikap saling pengertian kepada anakuya. KomunL"asi yang baik antara orang tua dan anak adalah komunikasi yang menunjukkan adanya penerimaan orang tua kepada anaknya.. Komunikasi yang haik antara orang tua dan anak r,lenurut Alex Sobur adalah komunikasi yang bersifut hubungan, bail: dalam kebersamaan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tallggung jawab. Komunikasi orang tua dan anak merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi keberhasiian atau prestasi belajar siswa di sekolah. Oleh karena itu, jika komunikasi orang tua dan anak terjalin dengan baik maka prestasi belajar yang diperoleh siswa tersebut juga akan baik. Melihat fenomena yang teIjadi sekarang, banyak terjadipenyimpangan perilaku siswa seperti; minum-minUIl1an keras, menggunakan narkoba, tawuran, bahkan mereka sering bolos atau tidak mengikuti pelajaran dan • penyimpangan perilaku seksual. Hasil sebuah penelitiall yang dilakukan oleh Centra Mitra Remaja (CMR) Medan, Surnatera Utara, diperoleh data bahwa hampir 10% remaja sudah pernal; melakukan hubungan seks. Penelitian PKBI di Yogyakarta selama tahun 2001 data PKBI pusal menunjukkan 2,3 juta kasus aborsi setiap tahun din1ana 15% di antaranya dilakukan oleh anak usia sekolah (belum menikah.). Din1ana penyebab terjadinya perilaku menyin1pang yang dilakukan siswa adalah karena kurang terbinanya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, serta minin1uya kebersanlllaIl, keterbukaan, sikap 4 demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggung jawab antara orang tua dan anak. 5 Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, penulis c tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul "Hubungan Antara Komunikasi Or.1lDg Tua dan Anak dengan Prestasi Belajar" B. Identifikasi Masalah Berdasarkan lutar belakang masalah d1 atas, maka permasalahan yang diteliti dapat diidentifJhsikan sebagai berikut : I. Apakah yang dima!<:sud dengan prestasi belajar 2. Prestasi belajar y"ng seperti apa yang dikatakan baik 3. Apa sajakah faktor-faktor yang rnempengaruhi prestasi belajar siswa 4. Adakah faktor lain yang dapat memepengaruhi prestasi belajar siswa 5. Apakah prestasi belajar siswa dapat ditentukan oleh komunikasi orang tua dan anak 6. Apakah. pr0stasi belajar akan meningkat karena kualitas kOO1'lJ1ikasi orang tua dan anak 7. Apakah yang dimaksud dengan komunikasi orang tua dan anak 8. Komunikasi seperti apa yang dikategorikan sebagai komunikasj ケ。ョセ berkualitas 9. Apakah komunikasi yang baik autara orang tua dan anak dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa 10. Sepcrti apakah Komunikasi orang tua dan anak yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. 1I. Bagaimanakah habungan antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi bdajar. , . 5 C. )embatasalll Masalah Sehubungan dengan banyaknya pemlllsalahan yang muneul tetapi waktu dan pengetallUan penulis sangat terbatas maka dalam penelitian ini penulis akall membatasi pada l11llSa1ah Hubungan Alltara Komunikais Orang Tua dan anak dengan Prestasi Belajar D. )erumusan Masalah Untuk mengatasi kesimpangsiuran dalam penguII1pulan data; maka perlu dirwnuskan masalahnya sebagai berikut: 1. Bagaimana komunikasi orang tua dan anak (siswa SMP_Negeri 3 Pamulang?) 2. Bagainlllna prestasi belajal' siswa di SMP Negeri 3 Pamulang? 3. Apakah terdapat hubungan antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi beJajar siswa? E. Tnjnan dan Manfaat P(;nelitian 1. Tnjnan penelitian Tujuan penelitian ini dibagi menjadi dua bagian yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. a. Tnjnan Umnm Adapun yang menjadi tujuan umllm dalam penelitian ini adalah; "untuk mengetahui bagaimana hubungan antara komUnikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar ". b. Tnjnan Khnsns Sedangkan yang menjadi tUjuarl khusus daJam penelitian ini adalah; "ada tidaknya hubungan antara sub-variabel komunikasi orang tua dan anal< (kebersamaan. keterbukaan. sikan clemokrn<i <nlinn 6 2. Manfaat Peneliti:m. Manfaat dari penditian ini terdiri dari manfaat teoritis dan manfaat praktis. a. Manfaat teo litis Hasil penelitian inl diharapkan dapat bermanfaat dalam memperkaya khr.zanah Hmu pel1getahuan tentang prestasi belajar siswa, khususnya yang terkait dengan komunikasi orang tua dan anak. b. Manfaat praktis a) Bagi siswa Mendorong siswa untuk taat dan patuh serta mengikuti arahan kedua orang tuanya dalam meningkatkan prestasi belajar. b) Bagi orang tua Sebagai bahan informasi bagi orang tua tentang pentingnya membina komunikasi yang baik dengan anak terutarna dalam hal bclajar, sehingga anak mellcapai prestasi belajar yang optimal. c) Bagi guru HasH penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber infornJaSi yang berw.anfaat bagi guru SMP Negeri 3 Pamulang dalam meningkatkan mutu pimdidik:m, khususnya dalam membma hubungan kerjasama dengan wali murid. BAB II KAJIAN TEORI A. l'restasi Belajar 1. Pellgertian Prestasi Belajar Sebeluril menjelaskan mengenai pengertian pr:,:stasi belajar terlebih dahulu penulis akan menjelaskan tentang belajar. Belajar adalah suatu aktivitas mental /psikis, yang berlangsung dalan', illteraksi aktif dengan lillgkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan-pemahaman, keterampilal1 dan nilai sikap. Perubahan itl' bersifat secara relatif konstan dan 「・イ ォ。セN Perubahan-perubahan itu dapat berupa suatu hasil yang bam atau pula penyempurnaan terhadap hasil yang telah diperoleh. I Menurut Siameto bahwa; "belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru sccara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dahm interaks. dengan lingkungannya".2 Berdasarkan defmisi-definisi di atas dapatlah diambil suatu pengertian mengenai belajar, yaitu belajar adalah aktivitas yang dilakukan dengan tujuan , untuk mencapai sesuatn baik pengetahuan. keterampilan, sikap, maupun pengalaman yang dapat diketahui melalui perubahan tingkah laku yang baru sebagai hasil dari pengalaman dan interaksi dengan lil1gkungan. Sehubungan dengan masalah belajar, Allah SWT berfmnan dalam alQur'an surat al-'Alaq ayat 1-5: I 2 セQZャュLNエョ W.S. Winkel, Psikologi Pengajaran. (Jakarta: Grasindo, 1999), eet. 5, h. 53.55 Rplninr Ann Pnlrln .._rnlrfro... 'n ....... l,.(.., ............"'....... ャNZセ .... fイセiL ...._. n: __ I __ N Lセ 8 Artinya: "Bacalah dengar. (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal dllrah. Bacalah, dan Nama Tuhanmul.1h Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaman kalam. Dan mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya". (Al-'Alaq: 1-5)" Pada ayat di atas dijelaskan bahwa dalam agama Islam manusia juga diwajibkan untuk selaIu belajar dan menuntut ilmu. Karena tanpa belajar manusia tidak akan dapat mengetahui apa yang diingiukan dan apa yang dibutuhkan aalam hidupnya. Banyak cara yang dapat dilakukan daIam belajar, di antaranya meJihat, mendengarkan, menulis, menghafal, membaca dan lain-lain. Dengan cara-cara tersebut manusia dapat llIemperoleh pengetahuan tentang IJerbagai hal yang dapat bermanfaat bagi dirinya dan juga orang lain dalam menghadapi kehidupan di duna ini. !"?restasi belajar menurut Bloom dalam Slavin (1994) adalah "proses belajar yang diaIami oleh siswa yang menghasilkan perubahan daIam bidang pengetahuan, pemahaman penerapan, daya analisis, sintesis dan evaluasi. Jadi prestasi belajar adalah penilaian guru terhadap anak didik untuk mengetahui seberapa jauh penguasaan siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan. ,,3 Prcsrasi belajar siswa yang dinraksud merupakan hasil dari proses kegiatan pembelajaran di kelas yang terencana dan sistematis. Dengan demikian dari pengertian di atas dapat dipaharni bahwa prestasi belajar merupakan gambaran dari hasil belajar yang diperoleh siswa akibat aari proses atau kegiatan belajar, sehingga menghasilkan perubahan dalam bidang pengetahuan, daya analisis, sintesis dan evaIuasi. Prestasi belajar juga dipandang selJagai kc:mampuan yang terjadi setelah siswa belajar 9 dalam penguasaan pengelahuan dan keterampilan yang diuuktikan melalui tes hasil belajar dan dinyatabn dalan1 nilai atau skor. Prestasi belajar si:,wa di SMP Negeri 3 Pamu]ang dinyatakan dalarn lJentuk angka dan huruf. IJntuk mengetahui prestasi bclajar yang telah dicapai oleh siswa, bisa dilihat dalam sebuah raport. Sehingga prestasi belajar sゥwセ merupakan GOKumentatil: 2. Faktor-Faktor yang '\1empengaruhi Prestasi Belajar Aktivitas belajar セ[ゥウキ。 tidak selamanya berlaugsung w<Uar, terkaclang berjlan c1engan lancar dar. terkaclang ticlak. Terkaclang cepat rnenangkap apa yang dipelajaridan terkadang pula terasa sulit untuk dipahami. Dalam hal sernangat pun kadang-k"dang tinggi dan kadang-kadang sulit untuk bisa 「・イォッョウGセ エ 。 ゥ dalam bel<,jar. Ha; demikian kenyatannya sering dijumpai pacla setiap si<;wa dalam kehidupannya sehari-hari di dalarn aktivitas pembelajaran. Berbicara masalaJ. faktor yang mempengaruhi plestasi belajar, Allah telah rnemberikan manUSia potensi yang ocrsifat jasmuniyah clan rohaniah untuk belajar dan ュ・ョァセュ「。ョァォ。ョ ilmu pengetahuan dan teknologi untllk kemaslallatan rnanusia itu sendiri. Seperti yang dijelaskan olch Allah di c1alam AI-Qur'an sebagai berikut: Artinya: "Dan SesunggLlhnya kami jadikan lint uk (isi ncraka Jahannam) kcbanyakan c1ari jin dan manusia, mercka mempunyai haC, tctapi tida:<' dipergunaKannya untllk mcmahami (ayat-ayat I\llah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) ticlak dipergllnakannya untuk melihat (tancla-tmcla kckuasaal1 Allah), c1211 mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak c1ipergunakannya llntuk mendengar (ayat-ayat Allah). mcreka itu sebagai binal.ang temak, bahkan mcreka lcbih ., 10 Maksud ayat tersebut di atas antara lilin Allah '.nemerintahkrul kepadr. manusia supaya mempfOrgunakan dan memanfalltkan scgala ni'mat dan anugerah yang telah Allah berikan, di antara ni'mat yang lelah Allah berikan kepada maullsia adalah iJali (akal), yakni potensi kejiwa"n manusia bi:rllp,' sistem psikis yang kon,pJeks untuk menyerap, meilgolah, menyimpan, dan 111emproduksi ke111bali it('m-ite111 infonnasi dan pengel.ahuan, mala, yakni aIm lisik yang herguna untul< menerima infClnnasi visual. dan lelinga, yakni alat fisik yang bergllna untuk menerima illformasi verbal. Apabila ni'mat terscbut dipergllnakan dcngan scbaik-baiknya maka akan membantu sekali dalam proses pembelajaran. Tillggi rendahnya preslasi yang dicapai oleh seorang siswa bergantung oleh セ。ョケ ォ hal dan faktor yang mempengaruhi proses belajar. Berhasil atau lJdaknya seseorang dalrun belajar disebabkan ッャセィ beberapa laktor yang men lpengaruhi r'encapaian hasil belajar. Pad a dasarnya, prestasi betajar siswa yang optimal daJam kcgiuan pembel&jarUlI dapat Ji[)cngaruhi oleh beberapa laktor. Menurut Muhibbin Syah dalam bukunya ?sikologi Belajar" laktor-laklor yang berpengaruh tcrhadap tinggi イ・ョ、。ィ ケセ prestasi belajar seseorang itu digoJongkan kc daJam tiga jenis, yaitu faktor yang berasDI dari dalrun diri ,:iswa sendiri (faktor internal) seperti laktor fi3iologis dan faktor psikologi3, faktor instrumental, dan faktor yang berasal d"ri luar diri siswa (h'lktor eks,ernal): Berikut ini akan dijelaskan 111asing-masing aspek dari faktor tersebut. a. Faklol Internal 1. Aspek fisiologis. ya:lg termasuk aspck ヲェセゥッj ァ ウ yang daral mcm;:>cngru'uhi pre stasi belajar siswa a,ialah: Iセ l'anca indcra Berfungsinya panea indera merupakrul sydrat supaya beJajar bcrlangsung dengan baik. Dalrun sistem ].lcndidikan di antara panea 1J adaJah mata 、セョ telinga. Hal ini penting karena sebagian besar hal- hal yang dipe!ajari oleh manusia diperoleh melalui penglihatc:n dar. pendengaran. dengan. demikian, seorang anak yang memliki cacat fisik akan menghambat dirinya didalam menangkap pelajaran. schingga padll akhirnya akan mernpengaruhi prestasi belajarnya dl . sekolah. 5 h) Kcschatan badan Belajar memedukan tenaga, karena itu tmlUk mencapaI preslasi belajar yang lJaik diperlukan badan yang sehat. Sebaliknya anak yang sakit, yang kurang makan, dan kurang tidur atau kurang baik alat inderanya, maka ia tidak dapat mengikuli pembelajaran dengml efektif. Kesel'alan jasmani sangat besar pcngaruhnya terhadap kernampuan !>elajar. Untuk dapat belajar dengan baik, bisa berkonsentrasi dengan optimal, maKa kcsehatan ilu pcrlu diperhalikan dan dipelihara dcngan sebaik-baiknya, karena dcngan k!;schatan yan 6 baik maka SiSW'1 dapat melakukal segala sesuatu dengan bailc Karena itu orang tua haruE sclalu memelihara kcsehalan anaknya, scbab apabila anak baik keschalannya rncrcka "kan semangat dalam bel1\iar, schingga 3iswa akan mempcrolch prestasi bclajar yang optimal. 6 2. Aspl'k psikologis, banyak f.'lktor yang tcrmasuk aspck psikologis yang daral ュ・ ー ョァ。イオセャゥ prestasi belajar siswa diantaranya adalah: a) Intcligcnsi Ir!leligensi adiilah kemaInpuan yang dibawa sejak lahir, yang l1lernungkinkm. seseorang berbuat sesuatu dengan eara yang terlentu. Inteligensi dapat diartikan sebagai kemampuan psiko-tisik J::> untuk mereaJ...si rangsangan atau menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan eara yang tepal. Tingkat keeer..Iasan atau inteligensi siswa tidak dapat diragukan lagi sangal nlenentukan tingkat keberhasilan belajar siswa. lni bermakna 5emakin tinggi kemampuan inteligensi s.;makin besar peluangnya untu:, meraiiJ sukses 。キウゥBセ maka sebaliknya s"makin rendah kemampuan inteligensi sisv,a maka semakin kecil peluang untuk memperoleh sukses. 7 h) Sikap Sikap adalah gejala internal yang berdimensi efektif berupa keeenderungar. untuk mere'lksi atau merespvn 、セョァ。 cara rdatit tdap terhadap objek orang, barang dan sebagainya, baik secara positif maupur. negatif. 8 5ikap merupakan faktor psikolol',is yang mempengaruhi belajnr, dal,m1 hal ini sikap yang akan menunjang bclajar siswa ialah sikap positif tcrhadajJ bal1an atau pelajaran yang akan 、ゥーセャ。ェ イ L terhadap guru yang mengajar, dan terhadap lingkungan atau tempal di mana ia belajar sepf;rti kondisi kelas, teman-teman, sarana pengajaran dan sebagainya. 9 c) Bakat (apitude) Bakat adalal1 keIl1an1puan potensial yang dimiliki untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang. Dengan demikian, sebetulnya setlap orang pasti memiliki babt dalam arti berpotensi untuk mencapai prestasi sampai ke tingkat I.ertentu sesuai dengan kapasitas masi'lg-masing. IO 7 Muhibbin Syah. Psikolo;;i Pendidikan dengan fendekatan Bmu, (Bandung: PT Remaja eet. 5, h. 133 Rosdakarya, セo IL - . 13 Dalam perkembangan selanjutnya bakat diartikrn sebagai kelllampuan \'ang dimiliki setiap orang. Seorang siswa yang berbakat da1am bidang elektro, rnisalnya akan jauh lebih 111l1dah Illenyerap intorlllasi . pengetahuan dan keterampilan berhubungan dengan bidang t"rsebut dibanding dengan lainnya. 01eh knrena itu untuk ョャGセ 」。ー ゥ prcstasi p"r1u adanya kcscsuaian antara t>akat, rnjr,at, 「・Bセ。イ yang 5IS\V<1 yang baik. Lョ。ゥセ ィイ・ー cita-cita dan sikapnya. Kesesuaian ini akan Illembua! orang Illerasa scnang ualam belaja:, dan merasa puas lerhadap prestasi yang dipero lehnya. d) Minat Minat (Interest) berUlii kecenderungan dall kcgairahan yang tinggi オ。エセ keingimm yang Lcsar tcrhadap scsuatu. Minat bcsar pengaruhnya :erhadap vencapaian pres.tasi belajar slswa. tvrnat dalanl he,ajar disebabkan berbagai hal. aotara lain: karcna keingYnan yan;;>; kuat untuk Illcnaikkan martabat atau memperoleh pekerjaan yang baik, serta ingin hidup senang dan bahagia. Minat akan timbu1 bila ada perhatian, maka untuk menimbulkan minat juga ha' us dapat menimbu1kan perhatian. Karena itu minat dapat merupakan pendorong ke arah keberhasi1Ull belajar s::seorang. Minat be1ajar yang tinggi cCI:derung menghasilkan prestasi yang tinggi, seba1iknya minat bel"jar yang rendah akan mcnghasilkan prestasi yang rendah. e) Motivasi 1'Iasution (199):73) mengatakan motivasi adalal: "sega1a daya yang Illendorong seseorang untuk melakukUll sesuatu." Sedangkan Sardiman (I CJ92:77) mengatakUll bahwa "motivasi adalah 14 menggerakkan Slswa ,1. • Inc I'u(lh..:.an se'.;uatu. "II untuk melakukan sesuatu atau ingin lVlotivasi dalam belajar adalah filktor Yimg penting karena hal tersebut meru;')akan daya atau energi yang mendorong siswa untuk melakukan b0lajar. Persoalan n.engenai motivasi dalam beb\jar adalah bagairr,ana cara mengatur agar l110tivasi dapat ditingkatkan DCl11ikian pula dalam kegiatan belajar l11erogajar seorang illlak didik akan berhasil Jika mempunyai l110tivasi yang tinggi ul1luk belajar. b. Fal.tor Instrumental Faktor instrumental ;ni terdiri dari gedung/sarana fisik kelas, sarillla/aldt pengajarilll, media pmgajarilll, guru can kurikulem/materi pelajaran serta strategi belajar mengdjar yang digUllakan akan mempengaruhi proses elan . 12 ' ajar Slswa. haSt'I bel' c. Faktor Ekstcrnal 1. Lingkungan Keillarga Kelmu'ga merupa Kan lingkungilll terkecil e1l'lalll masyarakat tempat seseurang e1ilahir!,an dan dibesarkan. Sebagai'l'illJ1a yang e1ijelaskan oleh Slameto bahwa "keluarga adalah lembaga penelielikan pertama elan utal11a.,,13 Dil:atakan pertallla karena e1al1m keluargalah seorang セiウキ。L pertallla kali menelapatkan pepelidikan. sebelum Siswa menelapatkan penjielikan dari lingkungan luar haik sekolah maupun masyarakat. Seelar,gkan e1ikatakan utanm karena, keluarga merupakan laktor yang paling bertanggung jawab atas pendidikan siswa. Komunikasi antara orilllg tua elan anak merupakan salah satu aspck yang sangat penting dalanl keberhasilan siswa dabm bel,\jar. Komunikasi itu Jr.cmbuat seorarlg anak akan terdorong untuk belajar .,ccara aktif, ォ。イセョ komunikasi merupal<.an salah satu kekuatan セ セ www.ridwan202.wordpress.com 15 pendl)rong dari iVdr yang menambah motivasi dalam belajar. 14 Oleh I-arena itu orang tua hendaknya menyadari bdl''Ia komunikasi onlf1g tur. dan anak han,s terbina clengan baik, seperti yang dikemukakan oleh Alex Sobnr iJahwa komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. yaitu kOl11unikasi yang bcrsHat hubungan, baik dalanl kcbersaniaan, kekrbukaan. sikap dcnhlkrasi. saling mcndengarkan. , rasa tanggung Ja\va . b. 15 (Ian 2. Linglwngan Scko:lIh Sekolah merupakan lembaga pendiclikan formal yang sangat penting clalam mcnentukan keberhasilan belajar siswa, karena itu lingkungan s'=kolah yanJ baik clapat mendor0ng untuk beiajar yang lebih gial. KCEdaan sekolah mcliputi; cara penyajian peiaJaran, hubungan guru dengan siswa, alat-,1Iat pelajaran dan kurikulum. Hubungan antara guru dan siswa yang kurang baik akan mcmpengaruh: il"sil belajar siswa. Menurut Kartono (1995:6) mcngemukakan "guru clituntut untuk menguasai bahan pclajaran yang akan cliajarkan, clan mcmiliki tingkah laku yang tepat clalam mengajar." oleh sebab itn, guru harus clituntut untuk menguasai b:than pelajaran yang disajilcan, dan memiliki metode yang tepat clalam VQNイ。ェァョセュ 3. Lingkungan Mas) a I'll kat Keadaan rnasyarak,lt juga mempengaruhi prest<:si belajar siswa. Bilp. cli sekita: tempat tinggal keadaan masyarakatnya tercliri clari orang yang berpencliclikan, ten..tama anak-anaknya rata-rata bcrsckolah tinggi dan b':rmoral baik, hal ini akan menclorong anak lebih giat belajar. ['alam hill ini Kartono (1995:5) berpcndapat: lingkungan masyarakat clapal menimbulkar. kesukaran belajar anak, terulama anak-anak yang sebayanya. Apabih 。ョ ォセ。ョ ォ ャセ www.ridwan202.wordpr..;ss.com yang sebaya merupakan anak-anak 16 yang rajin beJajar, maka anak akan terangsang untuk mengikuti jejak mereka. SebaIiknya bila anak-anak di sekitarnya merupakan kunlpulan anak-anak nakal yang berkeliaran, tidak menl1tup kemungkinan anakpun dapat terl'engaruh pula. 17 3, Pengukuran !'.'est,\si Belajar Pengukuran prestasi belajar siswa dengan menggunakan suatu alal penilain (evaluasi). Deng:m evallJasi dapat diketahui al'akah tujuan belajar yang telah ditetapkan da/at tereapai atau tidak. Sebagailllana yang telah dijelaskan oleh Muhibbin Syah bahwa "evaluasi adalah penilaian terhadap tingkat keberhasilan siswa llleneapai tujuan yang telail ditetapkan dalam sebuah program". 18 Jadi, evaluasi sangat diperlllkan untuk lllenentukan prestasi bel1ljar siswa dalam kurun waktu proses belajar tertentu, dengan eara tersebut dapat diketahui tinggi rendahnya presta3i belajar siswa atau baik buruknya prestasi belajar ,iswa. Bentl1k evaluasi yang dapat dilakukan untuk lllengetah'Ii prest<Jsi belajar siswa cli antaranya: a. Tes Tertlllis Dimana dilakl.lkan seem'a tester セゥiオエイ・ dalam mengajukan pertanyaall atau soalnya clan testee juga memberikan jawabmmya seeara tertulis. Maeam-maeam tes tertulis antara lain: 1) Tes Essay (SubjekJjl) Tes essay disc but Juga dengan tes uraian. Tes essay aclalall pertallyaall yang menuntut slswa menjawabllya menguraikan, menjelaskan, mencliskusikan, dalam bentuk membandingkan, memberi alasal1, dan bentuk lain yang sejenis sesuai deugan tuntutan petanyaan, clengan menggunakan kata-kata dm. bahasa sendiri. Adapun bentuk uraian 17 dapat dibcdakan mer,iadi liga macam yailu UmiaI1 bebas, lerbatas, dan berstruklur 2) Tes Obyektif Tes obyektif dikeual dengan tes jawaDan pen<:',ek. "tes ya atau tidak," dan lcs hasil belajar yang terdiri dari butir-bulir soal oleh ICSICC セ。ョァ dapal dijawab dengan jalan memiliih salah su,u atau Icbih di anlaru kemllngk inan jawabaIl yang telah dipasangkan pacta masing-masing items. Seniuk teos obyektif dibedakan menjadi emput macum yaitu: Ii) Tcs bcnar sail" h Tes obyektif i'>entuk benar-salah ndalah bentuk tes yang soals0alnya berura pernyataan. Sebagian dari pernyataan merupakan pclllyataan yaIlg benar dan st:bagian lagi ill! ョ。ォ ーセイ・ュ pernyataan yanJ salah. b) Tes pilihan gllnda Tcs o bye ktif bentuk pilihan ganda adalah bent uk tes yang mCl11punyai sab jawaban yang bcnar alau yang paling tepal dari bcberapn altern,ltif pilihan jawabar,. c) Tes mcnjodohkan Tcs obyektif bentuk I11cnjodohkan terdiri alas dua keJol11pok pcrnyataan yan/i; pararcL Kedua kelol11pok pcrnyataan 1111 beradn dalam satu kesatuan. Kelompok sebela.1 kiri merupakan bagian yang berisi soal-soal yang harus dicari jawabannya pada keJompok kanan. d) Tcs obycktif bcntuk jawaban singkat Tcs obycktif :)cntuk jawaban slngkal merupakan soal yang mcnghcndaki jawaban dalam bentuk kat'l, bilanglLl, kalimal atau 18 b. Tes Lisan Dimana tester dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan (soal) dilakukan secara lisall dan testee memberikan jawabannya secara lisan juga. e. Tes Tindakan Dimana tester mcnyampaikan beberapa aral'an dan aturan-aturan ォッセ 」 kcmudian testce mempraktekannya. Tes ini untuk jenis prestasi psikomotorik seperti: dalam pelajaran Agama Islam, praktek tata cara sholat mayyit. l'cnilaian prestasi belajar Slswa yang dilakukan para guru di SMP Negcri 3 Panmlang, dengfJl cara memberikan オャ。ョァLュᄋ イセ berupa ulangan harian, mid semester da.1 ujian semester. Sentuk tes yang digunakan di sckolah ini adalah; perlama, bent uk lcs lcrtulis yang leniiri dari; lcs essay (uraian), dan benluk tcs objektif. Adapun bentuk ケ。ウ セ ・エ berupa bUlir-butir soal, dan diawali dengan kata-kata jcI2.skan. terangkan, uraikan, mengapa. bagain1flJIa, atau dengan kata-kata lain yang serupa bentuk エLセウ 、セョァ。 itu. Sedangkan objektif yang Jigunakan di sekolah ini, tes objektif bentuk pilihan ganda. Kedl. a, bentuk エ・セ lisan, adapun bentuk tes yang senng digunakan adalah bentuk hafahm scperti pada pelajaran Aganm Islam. Anak ditugaskan untuk menghafal ayat AI-Qur'an atau hadits tentang makanan yang halal dan haram. Keliga, bentuk tes tindakan, tes ini biasanya digunakan pada pelajaran Agama islam. dan Pendic;ikan Jasmani. Seperti pada pclajaran Agama Islam dalam pengambilan nilai praktck, siswa diperintahkan untuk mempraktekkan Shalat Dhuha scsuai dcngGn materi pclajaran Agarna Islam. Norma pcngukuran tingkat mengil(u,i proses pcmbekjaran dan ialrdJ skala angka dari 0 sampai 100. ー・ョァセ。イ kcberhasilan belajar Slswa sClclah di 8M? Ncgcri 3 Pan1cdang 19 Selain norma ywg discbulkan di alas ada pula norma lain yaitu: nomm prestasi belajar dengm, menggunakan huruf-huruf A, B, C, D, dan E. seperti yang tertuang dalam tabel sebagai berikut: Tabe!. ILL Perbandingllu Nilai Angkll, Uuruf, dllu Prl:l!ikatnya F Sirnbol-sin'bol Nilai rL Angka Huruf Predikatnya 80 - 100 A Sangat Baik 70-79 13 Baik 60-69 C Cukup D Kurang E Gagal ._L 50- 59 0-49 I J B. Komunikasi Orang Tua dan Anak 1. Pengertian KOIDunikasi Komunikasi dipancang sebaga i proses wltuk mengubah perilaku orang lain, oleh karena setiap hari manusia melakukan komunikasi maka komWlikasi sudah menjadi bagian dl'.!"i kchidupan rutin sehari-hari. Akibatnya banyak orang menghargai efektivitasnya. Komunikasi yang efektif dengan orang lain saIlgat diperlukaIl baik daiam urumn rumah taIlgga, pekerjaan, dengaIl temaIl sampai pada urusan bis:lis. Dalam kOl11unikasi yang efektif kita dapat mempengaruhi oraIlg lain' mllik mclakukan apa ymlg kita mginkan. Pada dasarnya l.oll111nikasi ilu merupakan suatu proses yaIlg mempWlyai karakteristik -:tan fungsi yang khas. Ciri khas atau komunikasi adalah bahwi! komwlikasi merupakan proses ymlg dmnis tidak dapat diulaIlg daIl diubah. 19 20 Secara ctimologi istilah komunikasi berasal dad bahasa Latin, yakni Communicare artinya, babicara, menyampaikan Lョ。セ・ー informasi, pikiran, perasaan, gagasan dan pendapat yang dilakukan oleh seseorang kepada yang lain dengan mengharapkan jawaban, tanggapan atau arus batik (feed back). Kata bendanya dalam b3hasa Latin ialah communicatio (dalam bahasa Inggris, communication): Artiny:.\, pemberitahuan, pemberian bagian dalam pertukaran; pidato yang oleh 'lx:mbicara dimintakan pertimbangan para pendengar. Jadi sernacam dialog. Harus ada arus balik (umpan balik) atau feedback; pergaulan, persatuan,. kesatuan, persaudaraan, hal ikut mengambil bagian, kerjasarna. Pengertian komunikasi yang dipaparkan di atas bersifat dasar, dalam arti kata bahwa komunika:;i itu minimal harus mengaadung kesarnaan makna antara dua pihak yang terlibat. Dikatakan lninimal karelJll kegiatan komunikasi tidak hanya informatif, ynkni agar orang lain mengerti dan tahu, tetapi juga persuasi.f, yaitu agar onll1g lain bersedia mencrima suatu p?ham atau keyakinan, melakukan suatu pcrbuatan atau kegiatan, dan hin-lain. Jadi kalau dua orang terlibat dalam komunikasi, misalnya dalan1 bentuk percakapan, maka komunikasi akan terjadi atau berlangsung selama ada ョ。 ュセウ・ォ makna mengenai apa yang dipercakapkan. Kesamaan bahasa yang dipergunakan dalam p'.:rcakapan itu behml tentu menimbulkan kesamaan makna. Dengan lain perkataan, mengerti balmsanya saja belum tentn mengerti makna yang dibawakan obh balJa,a itu. Jelas bahwa percakapan kedua orang tadi darat dikatakan komunikatif apabila kedua-duanya, selain mengerti bahasa yang diperguna;,an, juga mengerti rnakna dari bahan yang dipercakapkan. I'entingnya komwJikasi bagi kchidupan sosial, budaya, pendidikan, dan politik sudah disadari olch para ccndekiawall sejak Aristoteles hanya berkisar pada retorika dalam lingkungan kecil. Baru pada pertengahan abad ke-20 ketika dunia ョ。ォ セ イゥ、 semakin keeil akibat revolusi industri dan revolusi tekr.ologi ele"t;onik, dan sebagainya maka para cendekiawan pada 21 abad sekarang menyadari pentingnya komunikasi ditingkatkan dari pengetahuan (knowledge) menjadi ilmu (science). 20 Menurut Onong Uchyana Efendi dalam bukunya "Kamus Komunikasi" , komunikasi ialah proses penyampaian suatu pesan dalam bentuk lambang bermakna sebagai paduan pikiran dan penclaan berupa ide, informasi, kepercayaan, harapan, imbauan, dan sebagainya, yang dilakukan seseorang kt:pada orang lain, baik langsung secara tatap rnuka maupun tak langsung mdalui media, dengan tujuan mengubah Lーセgャゥウ pandangan atau perilaku.2 I Jadi komunikasi adalah usaha untuk menyampaikan sesuatu yang dilakukau okh seseorang kepada orang lain, baik secara langsung rnaupun melalui media, dengan hmapan apabila ada komanikasi rnaka seseorang dapat merubah sikap, atau perilaku orang yang diajak bicara. Jalaluddin Rakhl118.t (1994:6). seorang ahli komlmikasi menyatakan bahwa dalam psikologi, komunikasi memiliki ;nakna yang luas. Komunikasi meliputi segala penyampaian energi, gelombang suara, tanda di antara tempat, sistem atau organisme. 。ャNセk komunikasi sendiri dipergunakan sebagai proses, sebagai pesan, sebagai pt:ngaruh, atau secara khusus ;,ebagai pesan pasien dalum psikot<:rapi.22 Dari beberapa defipisi tersebut pada hakikatnya tetap mengarah kepada fenomena komunikasi yang sarna dan searah, di mana seseorang menging i.1kan adanya perubahan sikap dan tingkah laka serta kebersamaan dalanl mcnciptakan saling pengertian dari orang-orang yang ikut serta dalanl suatu proses komunikasi. Jadi komunikasi antara orang tua dengan anak dapat diartikan sebagai penyampaian maksud, kehendak, ataupun keinginan antara orang tua dengan siswa. schingga masing-masing memalllU11i apa yang dimaksud atau yang diliarapkan dari proses komunikasi tersebut. 20 Efendi. Jlmu Knmllnikmd h Q 22 2. Faktor-faktor Dlllam Membina Komunikasi yang Baik Antara Orang Tua dan Anak Agar supaya tercipta situasi pergaulan dan pcndidikan yang baik, orang tua perlu membill3. hublmgan komunikasi yang baik dengan anak, adapun fakl.Or- faktor yang menunjang ialah sebagai berikut: a. Akuilah dan hargailah anak. b. Rumuskan peraturw.l secara jelas tepat dan mudah dimengerti anak. c. Laksanakan peraturan-peraturan secara konsisten dan uniform (tetap dan seragam). d. Hati-hatilah dalam memilih cara untuk menegakkan disiplin. e. Perbaikan secepatnya bila terjadi kesalahan-kesalahan. £ Bina hubungan bail:. dengan semua anggoLa keluarga. 23 Perlama, akuilah dan hargailah anak; Anak-anak bukanlah manusia dalam bentuk keci!. Anak adalah anak; mereka mempunyai pikiran, perasaRn, sikap, minat yang berbeda dengan orang dewasa. P.nak harus dianggap dan diberlakukan sebagai anak. Selain itu setiap anak adalah merupakan satu pribadi yang unik, yang berbeda dengan anak lain. Kita tidak dapat menyamakan dua anak, selcalipun mereka itu anak kembar yang berasal dari satu telur. Jadi jelas tidak dapat dibenarkan, bila orang tua membandingkan kemanlpuan dan sifat-sifut satu anak dengan yang lain, karena setiap anak adalah unik. Dalam berkomunikasi hendalmya bersikap menghormati anak, jangan melukai harga diri anak. lui tidak berarti bahwa kita harus menuruti anal<, tidak balch lTlenegur atau pun memarahinya. Tegur dan marahilah anak bila perlu, dan berilah pengertian mengapa orang tua bersikap demikian. Jangan segan-segan memberikan pujian dan penghargaan bila anak itu memang pantas ュセョ・イゥ 。 ケ N Penghargaan dan pujian pantas diberikan kepada anak yang telah mencapai suatv prestasi discbabkan oleh usallanya (baik itu di 23 sekolah maupun' di rumlili). Tidaklah bcnar kalau orang tua memuji-muji anaknya karena anak tersebt:t lebih cantikJbagus dari anak lain, sebab kecantikan buklanlah sesuatu yang diusahakan anak, melainkan karena pembcrian Tuhan. Memuji penampilan anak karena ia rapih dalam berpakaian maup'Jn dalam mengurus ranlbutnya, tidaklah salah. Kedua, rumllskan peraturan secara jelas tepat dan mudah dimengerti anak; Anak memerlukan gambaran yang jelas tentang tingkah laku yang diperbolchkan dan yang tiilarang. Dr. Baim G;noot dalam Kartini Kartono, membagi tiga daerah disilllin: (I) daerah " I lijau" yang melingkupi tingkah laku yang diperbolehkan, bukan diinginkan. (2) Daerah "Merah" melingkupi tingkah Jaku yang sama sekali tidak dapat diizinkan bMkan barus dicegah. Dan (3) Daerah "Kuning' melingkllpi tingkah lakll yang sebenarnya tidak ideal, terapi !carena alasan-alasan tertentu ditolcrir (diizinkan). Karena situasi tertentll maIm tingkah laku itu dipcrbolehkan. Orang tua perlu menmdingkan, mencobakan dan nlcnilai :(embali peraturan yang akan dilaksanakan, setelah ltu barlliah ditctapkan.24 Ketiga, laksanakcn peraturan-pertaluran secara konsisten dan uniform (tetap dan seragam); Peraturan harus konsisten, artinya tetap (tidak gampang berubah). Dalam proses pendidikan, orang tua dituntut untuk tetap menegakkan disiplin dcng&n sikap yang tenang scrta ramah, tetapi tegas. Keempat, hati-hatilah dalam mencari cam untuk menegakkan disiplin; Orang tua dengan mudah bisa menimbllikan rasa benel, takut dan tidak aman, bila kurang hati-hati pada waktu mcmilih cam dal&"fi rangka menegakkan disiplin. Misalnya saja orillig tua yang selalu mclarang anak-ariak, tetapi tidak cukup mcmberi penjelasan mengapa sesuatll itu dilarang, dan orang tua tidak memberi obyck lain sebag.li penggillltinya. Dalam menegakkan disiplin orang tua harus selalu mementingkan tujUaJ1 disiplin itu dilll tidak sematll-mata disiplin itll sendiri. .. ; i '..' :'\ Kelima, perbaikan secepatnya bila terjadi kesalahan-kesalahan; Bila orang tua melihat anaknya berbuat kesaIahan, perbaikilah secepat mungkin, jangan menunda atau mellgumpulkan beberapa kesalahan terlebih dulu, baru menegurnya. Jika demikian, anak akan mclupakan kesalahannya dan mungkin memungkirinya. Keenam, bina h1>!bungan baik dengan semua anggota keluarga; Membina hubungan baik antara anggota-anggota dalam keluarga sangatlah penting. Interaksi yang pertarna-tarna diaIami seorang anak ada1ah interaksi dengarl orang tuanya, kemudian dengan anggota keluarga yang lain. Kesalahan dan kesulitan dalam interaksi ini akan menimbulkan kesulitan dalam hubungannya dengan orang lain di kemudian hares 3. Komunikasi Antara Orang Tna dan Anak Satu hal yang tak pernah habis dibicarakan dalam kehidupan manusia ialah masalah hubungan atau komunikasi antara orang tua dengan anak. Demikian pentingnya hal tersebut, hingga banyak persoalan-persoalan dalaIll masyara..1<at se1alu dihubungkan dengan komunikasi antafa orang tua dengan anak; mtsalnya masalah kenakalan anak remaja, dan masalah prestasi belajar anak sekolah yang sering dihubungkan dengan sifat hnbungan anak dengan orang tna. 26 Anak sebagai anggota kelnarga mCllliIiki habnugan yang erat dengllil orang tua, hubungan orang tua dan anak yang erat menyebabkan orang tna akan Illengetahui cara berpikir anak dan setiap persoalan yar.g dihadapi oleh anak akan diketahui oleh orang tua. Diketa1Ui bahwa anak-anak seringkali menghadapi berbagai rnacam persoalan, Kesulitan dan kekhawatiran. ゥー。エ・セョ ォa umurnnya masih relatif keciI, tidak seperti yang dihadapi oich orang tua. Orang tna melllang memperhatikan mereka, terutanlll bila mcreka kesusahan. Namun sebenarnya orang tua tidak sungguh-.ungguh mcrasakan kesulitan mcreka sebagaimana 25 mereka rasakan. Orang tna mengira, bahwa orang tua sudah mengetahui jalan keluarnya. Komunikasi yang baik antara orang tu.} dan anak adalab komunikasi yang bersifat hubungan, baik dalam hal: I. Kebersamaan. 2. Keterbukaan. 3. Sikap Jemokrasi. 4. Saling mendengarkan. 2. Rasa tanggung jawr.b. 27 Beriknt di bawab iui akan dijelaskan bagai'11lli1a konunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Pertama kebersamaan; Tidak ada seorang armk-pun akan setuju dengan kebanyakan cara terpikir orang lua sekarang yang berprinsip babwa h.'Uantitas yang tinggi ョ。オセ・エイー orang tua dan anak sudah mencukupi. Karena bagaimar.apun juga selain kualltitas, kualitas kebersamann dengan orang tua bagi seorang anak tetaplF1h penting, karena sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental dan moral diri anak itu sendiri. 28 Me1uangkan wah.iu bersama merupakan syarat utama untuk menciptakan komlmikasi antara. orang tua dan anak. Sehab dengan adanya waklu bersama, barulah keintirnan dan keakraban dapat diciptaka'l di anlara anggota ォ・ャオセァ。N Bagaimanapun juga tak seorang pun dapat menjalin komunikasi dengan anak bila mereka tak peruab bertemu ataupun befcakap-.cakap bersama. lika orang tua membiasakan diri meluarlgkan waktu bersama, maka rasa asing pada anak temu akan hilang. Apalagi bila suasana akrab telab terbina dan orang tua dapnt me1akukan pendekatan prihadi pada anak, maka masalah-masalah yang dirasakan anak tenlu mudab diketabui. Keduo keterbukaan; Keefektifan ketcrbukaall mengacu kepada sedikitnya tiga aspek dari komunikasi antara orang tua dan anaknya. pertama, komunikator yang efektif /Jarus terbuka pada orang yang diajak berinteraksi. 26 Sebaliknya, harus ada !(esediaan untuk membuka did mengungkapkan infonnasi yang biasanya Nョ。ォゥケュセ「 ・ウ 、 Kedua, mengacu pada kesediaan komunikator untuk beredsi secara jujur terhadap stimulus yang datang. Keliga, menyangkut 'kepemilikan' perasaan hati darl pikiran. Keterbukaan dalarn arti ini adalah mengakui bahwa perasaan dan pikiran yang kita lontarkan adalah "milik" kita drn kita bertanggung jawab atasnya (Salirn:1991).29 Seandainya anak atau orang tua menghadapi masalah dar. mengutarakannya, salah satu pihak biasanya mcrasa perlu untuk membantu pihak yang lain, yang lebih sering terjadi adalah orang tua berusaha untuk ikut menangani masalah yang dihadapi anak. Sayangnya i'tikad ini sering kali tidak mencapai hasil yang diinginkan. Anak tetap merasa bahwa masalahnya tidak terselenaikan, atau vahkan lebih dari itu anak merasa bahwa orang tua sebenarnya tidak mengerti apa yang dirasakannya, meremehkan perasaannya, bahkan tidak jarang keluban anak disambut dengan sikap nicnyalahkan dari pihak orang !ua. Bila ini terjadi berarti komunikasi antara kedua belah pihak telah mcngalami hambatan. Dalam hal ini orang tua tchl! bersikap tidak efektif dalam menanggapi masalah yang dialami anak. Ketigl1 sikap demokrasi; Pembangunan bangsa seharusnya bersumber dan cirnulai dari rumah atau di dalam kehidupan keluarga. Karena di rumah pula tumbuh kepedulian, sikap dcmokrasi, kesadaran dan pengertian dasar tentang totalitas lingkunga'1 secara timbal balik. Kita akan tcmukan semua itu di rumah, bila di rumah dijadikan ajang dcrnokrasi dalam membahas segala bentuk permasalahan yang ada dalam keluarga. Dengan kata lain sikap demokrasi harns tercipta sejak dini dalam keluarga. Langkah awal menerapkan pendidikan demokrasi pada anak adalah dengarkan apa yang ingin mcreka kemukakarl. Kalau anak mulLi bercerita jangan mcmulai keputusan. Biar mereka merasa arnan bercerita, bagi anak yang tidak mudah terlmka, beri mereka waktu untuk bisa terbuka kepada orang tua. Semua ini 27 tergantung dari kualitas komunikasi yang terbina dengan baik antara orang tua dengan siswa. 30 Keempat saling mendengarkan; Komunikasi sesunggnbnya tidak hanya terbatas dalam b<::ntuk kata-kata. kッュオョゥォ。ウセ adalab eksprt'si dari sebuah kesatuan yang sar.gat kompleks: bahasa tubuh, senyuman, peluk kasih, ciuman sayang dan kata-I:ata. Mendengarkan membutuhkan totalitas perhatian dan keinginan mendengarkan, hingga sang pendengar dapat meIrulhami sepennbnya kompleksitas emosi dan pikiran yang sedang berbieara. Bagi seorang anak, komunikasi bukan hanya bertujuan untllk membuat orang dewasa atau orang lain mengetahui dan memenuhi kebutuhannyl,l. Dari komunikasi itu lab, anak dapat menarik kesimpulan hagaimana orang dewasa memandang dirinya dan dari kesan inilah seorang anak membangun rasa percaya diri. ADak aIr.an merasa dihargai, mera<;a percaya diri dan mengembangkan penilaiarl positif terhadap dirinya, kctika orang tua menaruh perhatiGln tidak hanya pGlda ceritanya, tapi juga pada pendapat, keyakinan, kesimpulan, ide-ide, perasaan bahkan ketika pendapat tersebut tidak sesuai dengan pendapat orang tua. Sikap orang tua yang "mendengarkan" anak, membuat anak berani mcmbuat perlJedaan dan menjadi berbeda. Hal itulah yang menjadi salah sat!.' landasan keberanian dan keinginan anak, untuk menjadi diri sendiri apa adanya. 31 Kelima rasa tan&,"'Ung jawab; Kalau kita perhatikan, setiap keluarga, termasuk keluarga yang hidupnya bahagia, sesekali pasti menghadapi IrulSa1ah, baik dalam hal pekerjaan maupun dalam kellldupan sosial. Tetap: cara mengbadapinya tid:lk sarna. Keluarga yang merasa dirinya bahagia, memiliki prinsip yang s.una dalam memandang masalah, yang utarna bagi mereka adalah kepentingan keluarga Apa pun yar,g terjadi Ji luar keluarga, kebersarnaan dengan keluarga selalu mendapat prioritas pertarna. Pada 28 UST U'l SYAHi 0 cU-\I\J'lt<: keluarga yang bahagia ini seakan tercermin yang serupa, mereka tidak mudah terpengaruh oleh tekanan-tekanan dari luar. 32 Pada dasarnya pertumbuhan anak itu demikian cl'pat, sehingga mereka dapat berubiill dari bulan ke bulan. Sering sukar sekali menetapkan pada tingkat perkembangan mana mereka suatu ketika berada? Dan bagaimana pula kita dapat ュ」ョオセエ apa yang kita harapkan dari mereka jika kita sendiri tidak begitu mengenalnya? 4. Komunikasi Orang 'fua dan Anak Hubungallll!ya dcngan Prcstasi Bclajar Komunikasi orang tua dan anak merupakan hubungan antar pribadi yang pacta dasarnya merupakan hubungan timbal balik, yang dipengaruhi oleh sikap percaya, dan sikap terbuka. Komunikasi orang tua dan anak menjadi salah satu faktor eksternal di dalanl mengembangkan potensi kreatif dan prestasi belajar yang dimiliKi oleh seti"p anak.. Banyak anak yang mengalami kegagalan dalam mengembangkan potensi kreatif dan prcsatsi belajarnya bukan karena disebabkan oleh tingkat inteligensi yang rendall atau keadaan fisik yang lemall melainkan karena tidak adanya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, di kebebasan, saling r.'1alla kurangnya komunikasi, dorongan, perbatian, rnengbargai, Komunikasi orang tua dan anak ョ。ォ ーオイセュ saling mendukung antara keduanya. JJ faktor ekstcrnal yang berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa, di mana faktor eksternal sangat mempengaruhi faktor internal siswa dalam menerima dan menyerap pelajaran, karena dari berbagai faktor, fuk tor internal lall yang sangat berperan tcrhadap prestasi belajar siswa. Di dalam sebuah keluarga, komunikasi mempullyai peranan yang sangat penting, rasa kasih sayang serta ketentraman ylillg dirasakan bersmm. oleh suami istri akan membuat anak tUl11buh dan berkembang dalam suasana yang ballagia. Hubungan kOl11unikasi yang terjalin セuQエ。イ orang tua dengan 29 anak sangat berperan b:igi perkembangan kepribadian siswa. Selanjutnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak yang didasari dengan sifat hubungan, baik kebersamaan, keterbukaan, silmp demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggung jawab merupakan faktor eksternal yang sangat penting bagi keberhasilan ォ。ョセ dalam mencapai prestasi belajar. Prestasi . belajar merupakan hasil yang telah diperoleh oleh siswa setelah melaksanakan kegiatan belajar tertentu, baL<. berupa pengetahuan, sikap, ataupun keterampilan (ranah kognitif, afektif dan psikomotorik) ketika mereka di sekolah. Prestasi belajar yang dicapai secrang siswa merupakan interaksi antara berbagai fakter yang mempengaruhinya baik dalam diri (internal) maupun dari luar diri individu (ekstemal), kcmunikasi orang too dan anak merupakan salah f'atu faktor ekstemal yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Prestasi belajar akan menjadi optimal kalau siswa didukung oleh orang tua dalam aktivitas belajamya, sehingga kalau sudah terjalin komunikasi yang baik antara orang tua dlin siswa maka dapat dikatakan proses pembelajaran siswa di sekolah dapat nr-ncapai kesuksesan dan akan menca:pai prestasi yang optimal. Jadi semakin baik komunikasi antara orang lua dan anak maka semakin bail; pula prestasi siswa di sekolah. Dari uraian di ata:> sudah jclas bahwa hubungan komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. 5. Pengukul-an Komunikasi Orang Tua dan Anak Dalam pengukuran komunikasi orang tua dan siswa, dilakukan dengan menggunakan skala sikar model likert. Adapun yang dimaksud dengan skala sikap adalah suatu t;k.uran subjektif yang dibuat berskala. Pengetahuan tentang sikap dan pandangan komunikasi orang tua dan siswa, dapat diungkap melalui model skala Iikert. Tujur..n menggunakan mod.:! skala Iikert agar kesimpulan yang diambil sunggulJ-sungguh berdasarkan pOOa data yang dapat 30 yang dinkur dalam penelitian ini adalah kebersamRan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarka n, dan rasa tanggung jawab. Cara penilaiannya ada dua altematifyaitu: 4, 3,2, 1 (untuk pernyataan yang positif) dan 1, 2, 3, 4 (untuk pernyataan yang negatif). Penjelasan lebih lengkap akan dijeJaskan pada セ。「 II l. C. Keranglrn Be1llikir Prestasi belajar エオイ ョセュ Bloom dalam Slavin (1994) adalah proses belajar yang dialami oleh siswa yang menghasilkan perubahan dalam bidang pengetahuan, pemahaman penerapan, daya anal isis, sintesis dan evaluasi. Jadi prestasi belajar adalah penilaian guru terl1adap anak Jidik untuk mengctahui seberapa jauh penguasaan siswa terhadap materi pe!ajaran yang teiah dibel ikan. 34 Prestasi belajar darat dipengaruhi oJeh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor ekstemal. Komunikasi orang tua dan sisw!l merupakan salah satu faktor eksternal yanp, mem\lengaruhi prestasi belajar siswa. Komunikasi orang tua dan 311ak adalah proses penyampaian suatu pesan daJam bentuk Jamb<.ng bermakna sebagai paduan bcrpikir dan perasaan berupa ide, informasi, kepercayaan, harapan, imbauan, dan sebagainya yang dilakukan orang tua kepada anaknya secara langsung untuk mengubah sikap dan tingkah laku mereka. Komunikasi yang diJakuklill orang tua dan anak adaJah komunikasi antar pribadi yang diJakukan secara tatap muka. Komunikasi lni bertujuan tmtuk mengubaJ1 sikap dan perilaku mereka. Komunikasi orang I.ua dan anak yang baik menUlut Alex Sobur adalah komunikasi yang diisi dt'ngan sikap penuh pengcrtian disertai binlbingar dengan tujuanuntuk meningkatkan prestasi beJajar siswa. Karena siswa yang berprestasi tidak terJepas dari peranan orang tua, hal ini secara tidak Jangsung pasti didukung oJeh adanya komunikasi yang baik antara orang tua dan allak dengan komunikasi yang bersifat hubungan, baik kebersamaan, keterhukaan, 31 sikap demokrasi, saling mendengarkan dan rasa tanggung jawab antara orang tua dan anak35 Kebersaamaan orang tua dengan anak sangatlah penting. Karena selain kuantitas, kualitas kebersamaan orang tua dengan anak sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental dan moral anak dalam meningkatkan prestasi belajar. Begitu juga dengan kelerbukaan antara orang tua dan anak dikatakan etektif apabila antara orang tua dan anak dapat saling mengutarakan bila ada masalah, dan saling mc:nbantu untuk menyelesaikannya. Tidak terkecuali masalah belajar anak, sehingga anak mempunyai n.otivasi untuk lebih meningkatkan prestasi belajarllya. Sikap demokrasi bersumber dan dimulai dari rwnah, bila di rumah dijadikan ajang demokrasi dalam membru'las segala bentuk permasalahan yang ada dalam keluarga, maka secara tidak mengungkapkan masalah belajarnya, langslmg siswa pun dapat sehingga akan berpengaruh pula terhadap prestasi belajamya Komunikasi yang didasari dengan saling mendengarlwn alltara orang tua dan anak sangatlah peating, karena bagi anak hal itu bubn han)'a bertujuan untuk membuat orang tua mengetahui dan memenuhi kebutuhannya, tetapi juga anak dapat menarik kesimpulaIl bagaimana orang tua me;nandang dirinya, sehingga anak dapat membangun rasa percaya dirinya. Seluin itu rasa tangggung jawab antara orang tua dan anak perlu ditanamkan dclam keluarga. Dimana setiap anggota keluarga pasti mt>mpunyai peranan dan tugasnya masing-masing, salah satu contohnya yaitu, tugas seorang anak adalah belajar, sedangkan tugas oral1g iua adalah meml:imbing mereka dalc-m belajar di rumah. Apahila masing-masing pihak dapat melaksanakan tugasnya dengan rasa tanggung jawab, maim semua itu akaIl berpengaruh dalam meningkatkan prestasi belajar anak. D. Hipotesis Penelitian Berdasarkan landasan teoritis yang telah dioraikan di atas, maka hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 32 I. Hipotesis altematif (Ha) a. Hipotesis mayor Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa. b. Hipotesis minor : Ada hubungan yang signifikun antara sub- • variabel dari variabel komunikasi orang tua :Ian anak yaitu. sub-variabel kebersarnaan. keterbukaan, silmp demokrasi, saling mendengarkan dan rasa tanggung jawab dengan prestasi belajar siswa. 2. Hipotesis nol (Ho) a. HipC'tesis mayor : Tidak ada hubungan yang signifikan antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa. b. Hipotesis minor Tidak ada hubungan yang signifikan antara subvariabel dad variabel komunikasi orang tua dan anak yaitu, keterbukaan, sub-varia bel sikap kebersamaan, demokrasi, saling mendengarkan dan rasa tanggung jawab dengan prestasi belajar siswa. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalal1l metodologi penelitian ini akan dijelaskan mengenai waktu dan tempat peneIitiaiJ, variabei penelitian, populasi dan sampe! penelitian, teknik pengumpulan data, validitas dan reliabilitas instrument penelitian dan teknik analisis data. A. Waktll dan Tempat PenelitiaJl Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2008, adapun tempat pelaksanaannya, yaitu di SMP Negeri 3 Pamulang yang berlokasi di Jalan Pamulang Perl11ai Barat, Tangerang Banten. B. Varia bel Pellelitian Kala "variabel" berasal dari bahasa inggris "variable" dengan aJ ti "ubahan', "faktor tidak tetan", atau "gejala yang diubah-ubah" J Menurut Amirul Hadi dan Haryono clalam bukunya "Metodologi Penelitian Pendidikan" mengatakan, bahwa variabel adalah kondisi yang oleh peneliti climanipulasi, dikuntrol atau diobservasikan dalam suatu penelitian. 2 Dalam penelitian ini terclapat dua variabel; yaitu: 1. Variabel bebas (Independent Variable). Variabel bebas adalah variabel yang dapat l11el11berikan pengaruh terhadap variabel lain. Variabel bebfls atnu sebagai variabel "X' adalah: komunikasi orang tUtl dan anak. 2. Variabel terikat (Dependent Variable). Variabel terikat yaitu variabel yang dipengaruhi oleh variaoel bebas. Variabel terikat atau sebagai variabel "Y" adaIah: prestasi belajar. I Anns Sudjiono, Penganlar Statistik Pendidikan (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1977), 34 Untuk melihat peranan yariabel bebas dalam meramalkan variabel terikat ,erta antara masing-masing sub-variabel dari variabel bebas dengan variabel terikat, akan dilihat dari uji korelasi. Artinya pembuktian ィゥーッエ・セ[ウ mengacu pada tingkat koe fisien korelasi antara "X" (komunikasi orang tua dan anak) dengan "Y" (prestasi belajar). Apabila :dapat dicuktikan adanya hubungan positif yang signifikan antara variabel bebas dengan variabel terikat, maka dapat dikatakan bahwa komunikasi orang tua dan anak "tau sub-variabel komunikasi orang tua dan anak mempunyai peranan yang bermakna dalam menentukan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamwlang. C. Populasi dan Sam pel Peilelitian 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia benda, hewan, tumbuh-twmbuhan dan peristiwa sebagai sumber data yang menilai karakteristik エ・イャセオ dalam sebuah penelitian. 3 Adapun populasi dalam penelitian ini aclalah seluruh siswa kelas Vlll SMP Negeri 3 Pamulang, talum ajaran 2007-2008 yang beljumlah 185 orang.' 2. Sampcl Sam]Jcl adalah bagian terkecil dari オエ。jセs populasi yang memiliki sifat dan karakteristik yang sama, sehingga betul-betul mewakili populasi. 4 Dalam penelitian diperlukan suatu teknik pengambilan sampel yang sangat baik. sehingga data yang diperoleh merupakan representative data dari populasi yang ada. Teknik pengambihm sampel dalam penelitian ini adalah menggunak: 'n random sampling. Random sampling adalah salah satu teknik pemilihan 3 1 00' \ I, Herman Warsito, Pengonlar Metadalogi Penet;I;On. (Jakm1a: PT Gramedia Pustaka. ;1 () sampel di mana semua individu anggota populasi mempunyai kemungkinan kesempalan yang sama untuk dipilih sebagai anggota sampel. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang, dengan perhitungan 27 % x 185 = 49, 95 (digenapkan). Hal ini berdasarkan pendapat Suharsimi Arikunlo sebagai berikut: "apabila subjeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua· sehingga penelitiamlya merupakan penelitian ーッ オャ。セ i. Selanjutnya jika jumlah snbjeknya besar dapat diambil antara 10-15% atau 2025% ata,1 lebih 5 D. Telmik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data adalah prosedur yang sistematis dan standar unluk l11emperoleh data yang diperlukan. Alat pengumpulan data yang digunabm dalam penelitian ini adalah: a. Laporan Prcstasi Belajar Si,wa Prestasi belajar sislVa dalam penelitian ini dipercleh dad nilai rata-rata hasil ulangan mid semester II keJas VIII tahun peJajaran 2007-2008 dari dua belas bidang studi, yang terdiri dari; Agama, PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Iv.atematika, Pengetahuan Alam, Pengetahuan Sosial, Keseni8n, Penjas-Kes. Teknik Informasi dan Komunikasi, English Conversation, dan Fashion. Alasan menggunakan nilai rata-rata dari dua belos bidang studi di at is adalah bidang studi tersebut sudah ditetapkan oleh Kurikulum Nasional オョエャセォ siswa kelas VIII SMP. Nilai tertinggi dari setiap mata pelajaran adalah 100 dan nilai terendah adalah I). Siswa yang memperoleh nilai 100 tergolong memiliki prestasi belajar yang 3angat tinggi. sedangkan yang tergolong memiliki prestasi belajar yang sangat rendah bila siswa memperoleh skor 0 (nol). 36 b. Skala Komunikasi Orang Tua dan Anak Skala kOl11unikasi orang tua dan anak jibuat sendid oleh peneliti guna l11engel11bangkan penelitian ini yang terdiri dad 60 pernyataan item, yaitu 30 bUlir pernyataan yang bersifat favorable, dan 30 butir pernyataan yang bersifal unfavorable dengan menggunakan skala kOl11unikasi orang tua dan anak yang terdiri dad empat alternatif jawaban, yaitu: Sangat SctUjll (SS), Setuju (S), Tidak Sctuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS), di mana pilihan jawaban di atas diberi skala nilai: 4,3,2, I untuk pernyataan yang bersifat favorable, dan skala nihd: 1,2,3,4 adalah untuk pernyataan yang bersifat unfavorable. Skala komunikasi orang tua dan anak disusun dengan menggunakan Model Skala Likert berdasarkan indikator-indikator yang mel)cakup, yaitu I) kebersamaan, 2) keterbukaan. 3) sikap del11okrasi, 4) saling mendengarkan 5) rasa tanggung jawab. Dengan kisi··kisi sebagai bedkut: m. Tabcl. 1. Kisi-Kisi Simla Komullilmsi Orang Tua dan Anak No Indikator Komunilmi Orang Tua dan Anak -- Nomor Butir Itcm JumJah Favorable Unfavorablc 41,47,39, 27,01,46 : I. 37,52, 21,06,35 12 Anak 2. Keterbllkaan Orang Tlia dan Anak - 51,54,30, 20,56, 13 12,53,22, 38,34,36 12 3. Sikap Demokrasi Orang Tua dan Anak 49,55, IS,. 32,26,16 03,04,24, 58,59,43 12 4. Saling Mendengarkan Tua dan Anak Orang 23,45,60, 10, 50, 18 19,33,17, 08,48,40 12 Rasa Tanggllng Jawab Orang Tua dan Anak 29,05,57, 28,44,07 31, 09, LセT 02,25, 14 12 30 30 I. ---- 5. Kcbersamaan Orang Tua dan Jumlah 60_ 37 E. Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitiall a. Uji Validitas Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesasihan suatu instrument. Sua',u instrument yang valid att'u sahih mempunyai validitas tinggi. Sebaliknya instrument yang kurang valid berarti memiliki 'validitas rendah. Adapun dilakukan tes validitas adalah untuk mengetahui apakah instwment tersebut sudah sungguh-sungguh mengukur apa yang seharusnya diukur. Uji validitas dengan menggunakan ruInUS Product セカAッュ・ョエ dengan l1lenghitung korelasi antar 5kor tiap item dengan skor total pada setiap sub skala. RUInuS yang digunakan adalah sebagai berikut: NLXY -(LxXIY) ,_ -71lNLX2 -(LXy(NLy2 -(Lyr))] 1" Keterangan : r,y : Angka indeks korelasi "I''' (variabel X dan Y) N : Number of cases L:x : Jumlah seluruh skor X L:y : Jumlah seluruh skor Y L:XY: Jumlah dari has!l perkalian antara skor variabel X dan skor variabel Y, L:x 2 : JU1l11ah kuadrat oeluruh skor X Lセ £.., , Y- : Jumlah kuadrat :;eluruh skor Y Hasil Uji Validitas Instmmcn Penclitian Subyek uji coba (tryout) instrument penelitian adalah sebanyak :·5 orang yang memiliki kankteristik sama dengan responden penelitian. Dan hasilnya dari 60 item pernyataan ternyata terdapat 7 item yang tidak valid, 38 orang tua dan anak adalah 53 item. Untuk mengetahui hasil uji validitas dapat dilihat pada tabel III. 2. berikut ini: Tabcllll. 2. Ihsil Uji Validitas 81mhl Komunikasi Orang Tua dan Anak N=30 No In,lilmtor KOlllunikasi OrangTua dan Anak F:lVorable Unfavorable No. Item yang Tidak Valid No. Item yang Valid Rentang Validitas -- l. Kebersal1Jaan Otung Tun dan Anak 41,47,39,27,0 I,46 11,37,52,21,06,35 41,47,39.27,01 11,52,21,06,35 2. Keterbukaan Orang Tua dan Anak 51,54,30,20,56,13 12.53,22,38,34,36 51,54,30.20,56,13 53,2,38,34,36 Sikap 49,55.15,32,26,16 03,04,24,58,59,43 49,55,15,32,26,16 03,04,24,58,59,4 Saling Mendengarkan Orang Tua dan Anak 23,45,60,10,50,18 19,33,! 7,08,48,40 23,45,60, I0,50, 1S 19,33,17,08,40 Rasa 29, OS, 57,28,44,07 31,09.42,02,25,14 29,05,57,28,44,07 09, ,25,14 60 53 3. Demokrasi Orang Tua dan Anak -I. 5. Tanggullg Jawab Orang Tua dan Anak Jumlah 46 37 0.37150.5640 - O. Jr;S5- 12 0.5l0P. - 0.3954 0.6215 - 0.41280.644. - 48 ,- - 31,42,02 - 0.4()8'10.6841 7 - " b. Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah sesuatu yang berhubungan dengan kepcrcayaan. Suatu alat ukur dapat dikatakan mempunyai taraf kepercayaan yaug tinggi jika alat ukur tersebut dapat ll1emberikan hasil yang tetap. Oalam penelitian ini - 39 untuk memperoleh instrumen yang reliabel, penulis menggunakan rumus Croanbach Alpha dengan nlmus sebagai berikut: SD,2 - (fODi 2) -1) SD,2 ' _ 11 RI t - - (11 Keterangan: Rit : Koefisien Reliabilitas 11 : Jumlah Item : Standar Deviasi Total : Standar Deviasi Item Hasil Uji Reliabiltas Instrumen Penelitian Basil uji reliabilitas komunikasi orang tua dan anak diperoleh nilai alpha seperti pada tabellIl. 3. Tabel III. 3. Hasi! Uji Relaibilitas Komunikasi Orrmg Tua dan Anak SMP Negeri 3 I>amuillng N=30 No Indi!<atol' Komunikasi Orang TUll dan Anak T Alpha I I Kebersamaan Orang Tua dan Anak .7683 2 Keterbukaan Orang Tua dan Anak .8171 "J Sikap Demokrasi Orang Tua dan Anak .8444 4 Saling Mendengarkan Orang Tua dan Anak .8092 5 Rasa Tanggung Jawab Orang Tua dan Anak .7807 -- Nilai alpha Jari hasil uji reliabilitas skala komunikasi orang tua dan anak dari rnasing-masing sllb-variabel, yaitll komllnikasi orang tlla dan anak 40 mendengarkan, dan rasa tanggung jawab, menunjukkan nilai yang cukup tinggi. Oi mana nilai masing-masil1g sub-variabel ;::roal1bact alphanya lebih besar dari 0, 70. Oapat dikatakan bahwa seluruh item skala komunikasi orang tua dan anak adalah reliabel. F. Teknik Analisis Data Oalam bagian ini, akan dijelaskan anal isis data yang berasal dari data kontrol dan data yang berasal dari skala (data utama). 1. Analisis Data Kontrol Untuk mengetahui gambaran lImlim dari keseluruhan sllbyek penelitian, maim digunakan perhitungan prosentase, dengan menggunakan rumus sebagai berikut: F P = - - - X 100% N Keterangan: P = Prosentase F = Frekuensi N = Banyaknya Responden 100 = Angka Tetap 2. Analisis Data Utmna Analisis data utama dibagi dua yaitu anal isis data mayor dana analisis data minor. a. Analisis Data Mayor (Hubungan Komunikasi Ol"l\l1g Tua dan Anak dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 Pamulang). a) Untllk mengllji kuefisien korelasi dan hipotesis mayor digunakan 41 _ r" - N:L XY -(:LxX:L y ) セHnZlxG -(:LXf(N:Ly2 -(I,yJ]] (AlIaS Sudjiono, 200 I: 193) Keterangan : ャセケ : N : Number of cases Angka indcks korelasi "r" (variabel X dan Y) LXY Jumlah dari hasH perkalian antara skor variabel X dan skor variabel Y. L:x : Jul11lah sduruh skor X L:y : Jumlah seluruh skor Y 2:X' : Jumlah klladrat seluruh skor X '-V' : £.- Jumlah kuadrat seluruh skor Y b) Setdah uji korelasi dilakukan, kemudian untuk mengetahui seberapa besar hubungan variabel komunika,i orang tua dan anak dengan prestasi belajar yaag dinyatakan dengan persen (%) l11aka digunakan rLlmus Koefisien Determinasi, dengan menggunakan rul11US sebag'li berikut: SS regresi R' =---=-SS total (ZXy' )' Zy'Zy' , (Kerlinger, F. N, 1986) Keterangan: R2 = Koefisien deterl11inasi SS regresi = Jumlah kuadrat regresi SS total = JumIah kuadrat total. 42 b. Analisis Data Minor (Hubungan Antara Sub··Val"iabel Komunilm3i Orang Tlla dan Anak dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 Pamulang) a) Untuk melihat korelasi dari semua sub-variabel komunikasi orang lua dan anak (kebersamaan, keterbl.lkaan; sikap demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggung jawab) dengan prestasi belajar cligunakan rumus ーセイウ。ュ ョ regresi, yailu: Y = a + b l • XI + b2 • X2 + b3• X3 + b4 • X4 + b5• Xs + e (Suharsimi Arikunlo. 2002:270) Keterangan: Y = Estimasi variabel clepenclen prestasi belajar siswa A = Nilai konstan bI = Koefisien beta variabel bebas ke-I b2 = Koefisien beta variabel bebas ke-2 bJ = Koefisien beta variabel bebas ke-3 b4 = Koefisien beta variabel ke-4 b; = Koefisien beta variabel ke-5 XI = Variabel bebas ke-I (kebersamaan) X2 = Varibel bebas ke-2 (keterbukaan) X) = Variabel bebas ke-3 (sikap demokrasi) X4 = Variabel bebafo ke-4 (saling mendeng:lrkan) X; = Variabel bebas ke-5 (rasa tanggung jawab) e = Residual or error b) Unluk menguji hipotesis sub-variabel komunikasi orang tua dan anak dapat dilakukan dcngan menggunakan rumus uji signifikansi dari qji F sebagai berikut : 43 S2' besar F= _ : - - S l' keeil Keterangan: F = Uj i Fisher S2 = Simpanan baku (kuadrat) c) Scteluh uji kore:asi dan hipotesis dilakukan. Kemudian untuk mengdahui seberupa besar hubungan masing-masing sub-variabel komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar yang dinyatakan dengan persen ('Yo) maka digunakan rumus Koefisien Determinasi dengan menggunakan rumus sebagai berikut: R' = SS regresi = (L X/ )' SStotal Ly2L/' (Kerlinger, F. N, 1986) Keterangan: R2 = Koefisien determinasi SS regresi = Jumlah kuadrat regresi SS total = Jumlah kuadrat total Semua perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan program SPSS. BABIV セisah PENELITIAN Dalam bab IV in'. akan dijabarkan tentang pelaksanaan penelitian, gambaran umum subyek penelitian dan deskripsi data. A. Pelaksanaan Pcnclitian Penelitian ini dilaknkan pada siswa kelas V1I1 di SMP Negeri 3 Pamulang pada saat jam p()lajaran. Pelaksanaan penelitian dan pengisian skala kamunikasi orang tna dan anak ini diberikan langsung aleh peneliti kepada siswa yang l11enjadi sampel penelitian, gnna untuk l11emperoleh data yang diperlukan. Pelaksanaan penyebaran skala dilaksanakan pada: Hari : Rabu Tanggal : 02 April 2008 Pukul : 10.00 sid 11.00 WIB J ul11lah sampel : 50 orang siswa SMP Negeri 3 Pal11ular;g Prosedur penyebaran skala sebagai berikut: I. Penulis lY.enel11ui kepala sekolah untuk l11enjelaskan maksud dan tujuan penyebaran skala, dan mel11inta izin untuk l11enyebarkan skala. 2. Penulis l11embagikan skala kepada siswa dan item yang harns diisi air h siswa. 3. Penulis l11engumpnlkall kel11bali skala yang lelah diisi oleh siswa. B. GambanlD Umum Subyck Pcnclitiall Pada bagian ini akan dikcl11ukakan gambaran seem'a Ul11um sampel penelitian atau analisis data kontrol yang terdiri dari jenis kelamin, asal sekolah, urutan kelahirall, jumlah anggota keluarga, jenis bacaan, jenis pekerjaaa orang tua, taral' pendidikan orang tna, dan jnmlah pengelnan;n 45 Gambaran umum subyek berdasarkan jenis kelamin, disajikan dala n tabel IV. I. Tabel IV. 1. Gambar:lIl Siswa SMP Negeri 3 PamuIang Berdasarkan Jenis Kelrumin N: 50 f--- Jenis Kelamin Jumlah Siswa Prosentase (o;(» Perempllan 27 46% Ulki-laki 23 54% "lumlah 50 100% ;j- Tabel IV. I di atas menjelaskan mengen;li jenis kelamin. Seluruhnya bel:jllmlah 50 orang siswa, yang terdiri dari 27 orang perempuan (46%) dan laki-laki 23 orang (54%). Dari Tabel di atas terlihat bahwa perbandingaIJ jumlah siswa perempllan dan laki-laki hampir berimbang. Gambaran umllm sllbyek penelitian berdasarkan asal sekolah, disajihn pada tabd IV. 2. Tabel IV. 2. Gambarall Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Berdasarkan Asal Sekolah N: 50 Asal sekolah Jumlah Siswa Prosentase (%) SDN 43 86% SD 4 8% SDI 3 6% Jumlah. 50 100% Berdasarkan distribllsi mcngenai asal sekolah siswa, yaitu 43 orang siswa (86%) berasal dari SDN, 4 orang siswa (8%) berasal dari SD swasta, dan 3 orang siswa (6%) bcrasal dari SDI. Dari tabel di atas dapat disimpulkan 46 Tabel IV. 3. di bawah ini menyajikan gambaran subyek berdasarkan urutan kelahiran. Tabcl IV. 3. GlImbal"110 Siswa SMI> Ncgcri 3 Pamulallg , Bcr<laslIrlmll Urlltllll Kelahil"llll N: 50 Urutan Kclllhil"llll Jumlah Siswa Proscntasc (%) 1 21 42% 2 21 42% 3 7 14% 4 dst. I 2% Jumlllh 50 100% Berdasarkan distribusi urutan kelahiran siswa, siswa SMP Negeri 3 Pamulang merupakan anak pertama (anak sulung) dan anak kedua yaitu masing-masing 21 orang (+2%), 7 orang anak ketiga (14%), dan I orang (2%) merupakan anak kelima. Dari tabel di atas terlihat bahwa pada umumnya siswa SMP Negeri 3 Pamulang merupakan anak peliama dan kedua. Tabel IV. 4. di bawah ini menyajikan gambaran subyek berdaserkcn jumlah anggota keluarga. TlIbcl IV. 4. Gamblll"llll siswlI SMP Ncgcri 3 PlImulang BC1'dasllr!mll Jumlah Anggota KclUlU'ga N: 50 Jumlah Anggotll Jumlllh Siswll Proscntllsc (%) Kclullrgll I 2% "セ 52% 4 26 5 IS 30% 5 10% 6 7 I 2% I 8 2% 9 0 0 ]() 1 ') 0lr. 47 Tabel IV. 4 menunjukkan, yaitu 26 orang (52%) siswa SMP Negeri 3 Pamulang tinggal dalam keluarga yang jumlah anggotanya cmpat orang, 15 orang (30%) tinggal dalam keluarga yang jumlah anggota keluarganya 5 orang,S orang (10%) tinggal dalam keluarga yang anggotanya 6 orang, dan yang tinggal dalam kelua:-ga yang jumlah anggotanya 3, 7, 8 dan 10 orang '11asing-masiug 1 orang (2%). Dari tabel di atas terlihat bahwa pada umumn: a siswa SMP Negeri 3 Pamulang dikategorikan berada dalam keluarga kecil yang jumlah anggota keluarganya 4 dan 5 orang. Tabel IV. 5. di bawah ini menjelaskan gumbarall subyek berdasarkan jenis bacaan. Tabel IV. 5. Gambarall Siswa SNIP Negeri 3 Pamulallg Berdasarkan J enis Bacaan N: 50 Asal sekolah Jnmlah Siswa Prosentasc (%) Fiksi 36 72% Non Fiksi 14 28% Jnmlah 50 -- 100% - Berdasarkan komposisi jellis bacaall, siswa SMP Negeri 3 Parnulang mellyukai bacaall fiksi yaitu seballyak 36 orang (72%) sedangkan yang menyukai bacaan non fiksi hanya 14 orang (28%). Jadi siswa SMP Negeri 3 Pamulang sebagian besar mellyukai bacaan fiksi. . Tabel IV.6. di bawah ini menjelaskan gambarall subyek berdasarkf:n .i enis pekerj aan orang tua. TabcIIV.6. Gambaran Siswa SMP Ncgcri :3 Pamulang Bcrdasal'kan Jcnis Pckcrjaan Orang Tua N: 50 Ayah I:cl.jaan Orang Tua Jnmlllh SiSWll I Ibu .Tumlllh (%) Pegawai Negeri 16 32% Pegawai swasta 19 38% Wiraswasta 15 30% Tidak Bekelja 0 0 Jumlah 50 (%) Siswa I ! I 100% ,. , 6 12% 2 4% 2 4% 40 80% 50 セ Tabel IV.6. menjelaskan mengenai jenis pekeljaan orang tua yaitu jenis pekerjaan ayah dan jenis pekerjaan ibu. Dari 50 subyek, ayah siswa yarg bekelja sebagai pegawai swasta yailu sebanyak 19 orang (38%) dan 16 orapg (32%) bekelja sebagai pegawai negeri, seMngkan selebihnya sebagai wiraswasta 15 orang (30%). Jenis pekerjaan ibu dad 50 orang siswa SMP Negeri 3 Pamulang yaitu 40 orang (80%) sebagai ibu rumah tangga (IRT), 6 orang (12%) sebagai pegawai negeri, dan masing-masing 2 orang (4 %) sebagai wiraswasla dan pegawai swasta. Dari label di atas lerlihal bahwa tidal" salu pun ayah siswa yar'g pengangguran, mereka bekelja lebih banyak scbagai pegawai swasta, sedangkan mayoritas pekeljaan ibunya yailu scbagai ibu rumah tangga. 49 Tabe! IV.7. di bawah ini menjelaskan gambaran subyek berdasarkan taraf pendidikan orang tua. TabcIIV.7. Gambamn Siswa SMP Ncgcd ;3 Pamulang Bcrdasadmn Jcnis Pcndidikan Orang Tua N: 50 Ayah Tingka t Pendidikar. Jumlah Siswa SD - Ibu Jumlah (%) (%,) Siswa 0 0 3 6% SMP I 2% 2 4% SMA 17 34% 21 42% Dl 1 2% 1 2% D2 0 0 2 4% D3 5 J.O% 3 6% SI 12 24% 13 26% S2 12 24% 5 10% S3 2 4% 0 0 Jumlah 50 100% 50 100% [ TabeJ IV.7. menjelaskan pendidikan orang tua siswa. SMP Negeri 3 Pamulang. 17 orang (34 0/,) pendidikan ayahnya sampai SMA, masing-masing 12 orang (24%) pendidikan ayahnya sampai SI dan S2, 5 orang (10%) pendidikan a)ahnya sampai D3, 2 orang (4%) pendidikan ayahnya sampai S3, dan masing-masing 1 orang (2%) pendidikan ayahnya sampai SMP dan Dl. Tarat' pendidikan ibu dari siswa SMP Negeri 3 Pamulang, yaitu 21 orang (42%) sampai SMA, 13 orang (26%) sampai SI, 5 orang (10%) sampai S2, dan masing-masing 3 orang (6%) pendidikannya sampai SD dan D.l, mesing-masing 2 orang (4%) pendidikam1ya sampai SMP dan D2, dan 1 orang (2%) pendidikannya sampai Dl. 50 Tarafpendidikan ayah siswa adalah mayoritas sarjana (SI dan S2) dan tidak ウ。エセャーオョ ayah siswa yang tidak sekolah. Sedangkan taraf pendidikan ibu siswa pacla ul1lul1lnya adalah sal1lpai SMA dan sUljana. Tabel IV.8. menggambarkan subyek berclasarkUll jumlah pengeluaran keluarga per bulan. TabeIIV.S. Gambaran SiSW3 SMP Negeri 3 Pamulang Berdasarlmn Jumlah Pengeluaran Keluarga Pl\rhulan N: 50 Jumlah pengeluaran ._Frelmensi Prosentase (%) Rp 500.000-750.000 9 18% Rp 750.000-Rp 2000.000 19 38% > Rp 2000.000,- 22 44% Jumlah 50 100% keluarga .- Tabel cli atas menunjukkan jumlah pengeluaran keluarga per bulan, yaitu 22 orang (44%) beracla pacla jumlah > Rp 2000.000, 19 orang (38%) antara Rp 750.000-2000.000, clan 9 orang (18%) antm'a Rp 500.000-750.000. Dari tabel di atas terlihat bahwa pacla umumnya siswa SMP Negeri 3 Pamulang berasal clari keluarga mampu atau menengah ke atas. C. Hasil Analisis Data Pada bagian ini akan dikemukakan analisis clata utama yaitu analisis data mayor (koefisien korelasi dan hipotesis hubungan komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang) clan analisis data minor (koefisien korelasi sub-variabel komunikasi orang tua yaittl kebersamaan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan clan rasa tanggung jawab) dengan pl'estasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang. 51 8ebelum mengemukakan hasil korelasi dan pengujian hipotesis, akr n disajikan terJebih dahulu gambaran tentang prestasi belajar siswa 8MI' Negeri 3 Pamulang yang diambil dari nilai rata-rata semester II kelas II tahun ajaran 2007-2008. Tabel lV.9. menggambarkan proporsi prestasi belajar siswa 8MI' Negeri 3 Pamulang TabeIIV.9. Pl'OPOl'si Prestas1 Belajar 8iswa 8MI' Negeri 3 Pamulang N: 50 N Statistic HasH Belajar Valid N (Iistwise) 50 50 Minimum St8tistic Maximum Statistic 66 83 - Mean Statistic Std. Error 77,52 ,64 Std. Deviation Statistic Variance Statistic 4,491 20,173 Dari Tabel IV.9. di atas menunjukkan bahwa nilai prestasi belajar siswa 8MI' Negeri 3 Panhllang dengan jumlah responden (N) 50 yaitu nilai terenclah sebesar 66, nilai tertinggi adalah 83, dan nilai rata-rata presta;i belajar siswa 8MI' Negeri 3 Pamulang adalah 77,52 dengan standar deviasi sebesar 4,491. Dapat disimpulkan nilai prestasi 「・ャセ。イ siswa 8MI' Negeri 3 Pamulang da!am taraf sedang (berkisar antara 70-80 mengacu kepada norma pengukuran I(eberhasilan bdajar siswa 8MI' Negeri 3 Pamulang). 8elanj utnya apakah variabel komunikasi berkorelasi positif dan bermakna dengan prestasi dari hasil pengl\jian hipotesis sebagai berikut: 「・ャセ。イ orang tua dan anak siswa, dapat dilihat )2 Analisis Data Utama 1. Analisis Data Mayor (Hubungan Komunikasi Orang Tua dan Anal{ Dengan Prestasi Belajal' Siswa SMI> Negel'j 3 Pamulang). Hipotesis Mayor 1. Ha: Ada hubungan xang signifikan antara' komullikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang. 2. Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara komunikasi orang tua dan anilk dengan prestasi belajar siswa SMPNegeri 3 Pamulang. Perhitungan koelisiensi - korelasi digunakan untuk mengetalni hubungan antara antara kOll1unikasi orang tua dan anak dellgan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamuiang. Hasil perhitungan disajikan pada tabellV.1 0 TabelIV.IO. Hubllngan Antara Komllnikasi Orang Tua dan Anak dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 Pamulang N: 50 . Komunil<asi Orang lua dan Anak Komunikasi Orang Pearson Correlation lua dan Anak Sig. (Z-laHed) 1 ,405(") ,004 N HasH Bel3jar 'lasil Belaiar Pearson Correlation Sig. (Z-laHed) 60 50 ,405(") 1 ,004 N 50 50 " Correlallon IS significant at the 0.01 level (Z-lalled). Dari Tabel IV. 10, dapat diketahui bahwa dari perhitungan korelasi antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa SIv\P Negeri 3 Pamulang sebesar .405 (r hit = 0405). Untuk menguji hipotesi r hit dikonsultasibn dengan r tab Product Moment. Dengan memeriksa tabel nilai 53 sedangkan pada taraf 1% diperoleh r tab .354. Karena r hit pada taraf signifikan 5% maupun 1% lebih besar dari r tab (.40:5 > .273/.354) maim Hipotesis 1'101 (Ho) ditolak dan Hipotesis Alternlltif (Ha) 1iterima. Dapat disimpulkan bahwa taraf :;ignifikan 5% ataupun 1% terdapat korelasi positif yang signifikan dalam taraf tinggi antal'a komunikasi orang tua dan anak dengan pre,tusi belajar siswa SMP Negeri 3 Pumulang. Untuk melihat hubungan antal'a komunikasi orang tua dan anak deng"n prestasi bel1ljar, dan be,ar sumbangannya digunakan perhitungan analisis regresi sederhana. Hasil perhitungan disajikan pada tabel. IV. I I. TabeIIV.II. Perhitungan Analisis Regresi KOlllunikasi Orang Tua dan Anal. Terhadap pイ・ウエ。セ[ゥ Belajar 8iswa 8iswa 8MP Negeri 3 Pllmulang Model R 1 -r 8 N: 50 R Square I I Adjusted R Square II ,1641 ,405 a Predictors. (Constant), Komunikasl Orang Tua dan Anak ,146T Std. Error of the Estimate 4,148 Dari tabel di atas, hasil perhitungan analisis persamaan regresi menunjukkan bahwa nilai korelasi sebesar 0405 signifikan pada L.O.S. 0,05 (.273) dan 0,01 (.354) artinya ada hubungan yang positif dan bennakna antara komunikasi orang tua dan anak (variabel X) terhadap prestasi belajar shwa SMP Negeri 3 pamulang (val'iabel Y) Koefisien detenninasi menunjukkan bahwa sumbangan komunikJ·;i orang tua dan anak terhaciap prestasi belajar sebesar R 2 = 16,4% セゥウキ。 3MP Negeri 3 Pamulallg 54 2. Analisis Data MillO.' (Hubungan Antara Sub- Variabel Komunikasi Orang Tua dan Ana.k Dengan Prestasi Belaj3l' Siswa SMP Negeri 3 Pamulang) Hipotesis Minor I. I-Ia : Ada hubungan yang signifikan antara sub-variabel dari variabel kOl11unikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang. 2. 1-10 : Tidak ada hubungan yang signifikan antara sub-variabel dari variabel komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang. Perhitungan koetisien korelasi digunakan unluk melihat hubungan antara sub-variabel kO:llunikasi orang tua dan anak (kebersamaan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan dan rasa ianggung jawab) dengan prestasi belajar f,iswa 8MP Negeri 3 PamuJang. Hasil perhitungan disajikan pada tabellV.12. Tabel IV.12. Hubungan Sub Variabel Komunikasi Orang Tua dan Anak dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 Pamulang Rasa HasH Belaiar Hasil Pearson Selatar Correlation 1 Sig. (2lailed) N •• * 50 エセ・「 イウ。ュ ョ Keterbukaan Sikap Dernokrasi Saling Mendenaarkan Tanggung Jawab ,161 ,265 ,361(**) ,256 ,355(') ,263 ,063 ,009 ,072 ,0 12 50 50 50 50 50 Correlolion IS significant at the 0.01 level (2-talled). Correlation is significant at tre 0.05 level (1-lailed). Hubungan sub-variabel komunikasi orang tua dan anak l11enunjukkan bahwa sel11ua sub-variabei kOl11unikasi orang tua dan anak berkorelasi positif dengan prestasi belajar, yaitu kebersal11aan berkorelasi positif sebesar .161, keterbukaan berkorelasi nositif sebesar .265. sikap demokrasi berkorelasi - rasa tanggung jawab berkorelasi positif sebesar .355. Dari tabel di atas ternyata komunikasi orang tua dan anak pada sub-variabel keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggung jawab, memiliki korelasi positif dan signifikan dengan prestasi belajar pada taraf signifikan 0,05 dan 0,01. Dapat dikatakan menolak Hipotesis Nol dan mcnerima hゥーッエ・セG ウ Alternatif.. Sedangkan pada sub-variabel kebersamaan memiliki korelasi positif tetapi tidak signifikan dengan pres!<lsi belajar. Dapat dikatakan menel'ima Hipotesis Nol dan menolak Hipotesis Alternatif. Untnk melihat hnbnngan antara sub-variabel kOl1lunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belPjar digunakan perhitnngan analisis regresi berganda. Basil perhitungan disajik2.l1 pada tabel IV.l3. TabeIIV.B. Perhitungan Analisis Rcgresi Sub-Variabel Komunilmsi Orang Tua dan Anak Terhadap Prestasi Relajar Siswa SMP Negeri 3 P:llllUlang I ,459" I Model R 1 R Saugre ,210 Adjusted R Sauare ,121 a Predictors: (Conslant), Kebersamaan, Mendengarkan, Rasa Tanggung Jawab Sid. Error of the ⦅セャ。ュゥウe 4,212 Keterbukaan, Sikap Demokrasi, Saling Dari Tabel di atas, hasil perhitungan analisis persamaan regresJ menunjukkan bahwa nilai korelasi sebesar .459 signifikan pada L.O.S. 0,05 (.273) dan 0,01 (.354), arlinya ada hubungan yang positif dan bermakna antara sub-variabel komunikasi orang tua dan anak seeara bersarna-sama terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang, yaitu sub-variabel kebersamaan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan, dan rasa tanggl'ng jawab. Koefisiea determinasi menunjukkan bahwa sumbangan subvariabel komunikasi orang tua dan anak sebesar R 2 =21 %, sedangkan lebihnya (100% - 21 % = 79%) prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang 56 Untuk melihat hubungan antara masing-masing sub-variabel komunikasi orang tua dan anak (kebersamaan, keterbukaan, sikap demokrasi, saling mendengarkan dan rasa tanggung jawab) dengan prestasi belajar. Hasil perhitungan disajikan pada tabel IV.14. TabelIV.14. Perhitungan Analisis rヲセァイ・ウゥ I)er Sub-Vllriabel Komunikasi Orang Tua dan Anak Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 Pamulang N: 50 Unslandardized Coefficients Model 1 B (Constant) Kebersamaan Keterbukaan Sikap Demokrasl Saling Mendengarkan Rasa Tanggung Jawab Slanda'dlzed セ NAヲゥ」 ・ョャᄃ ⦅ Std. Error 31,564 ,038 .021 ,548 ,086 ,626 i Beia 14.721 .338 ,361 ,319 ,293 ,358 ,017 ,010 ,274 045 , ,264 1 2,144 .114 .059 1,716 ,294 1,750 \ Sig. ,038 ,910 ,953 ,093 ,770 ,08·... a Dependent Vanabel: Has,l BeJajar Multiple R = .459 R2 = .210 Beta Kebersamaan = .017 Beta Keterbukaan = .010 Beta Sikap Demokrasi =.274 Beta Saling Mendengarkan =.045 Beta Rasa Tanggung Jawab =.264 Berdasarkan hasH analisis regresi berganda temyata korelasi masingmasll1g sub-variabel kcmunikasi orang lua dan anak, menunjukkan sUl11bangan sikap del110krasi terhadap prestasi bdajar sebesar 27,4%, sumbangan ,asa tanggung jawab terhadap prestasi bclajar sebesar 26,4%, sUl11bangan saling l11endengarkan terhadap prestasi belajar sebesar 4,5%, 57 , sumbangan kebersamaan terhadap prestasi belajar sebesar 1,7%, dan sumbangan keterbukaan terhadap prestasi belajar sebesar 1%. Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa sub-variabel sibp demokrasi dan rasa tanggung jawab mempunyai proporsi sumbangan besar terhadap prestasi belajar dibanding sub-variabellainnya. s・ャ。iセェオエョケ saran. pada bab V akan dipaparkan kesimpulan penelitian dan BABV PENUTUP Dalam bab terakhir ini akan disajikan kesimpulan hasil penelitian berdasarkan analisis data dan saran-saran yang berkaitan dengan penelitian. A. Kcsimpulan HasH Pcnclitian Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Hubungan antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi 「・ャセ。イ siswa SMP Negeri 3 Pamulang. Hubungan antara komunikasi orang tua dan anak dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pamulang, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan, terbukti dengan tingginya nilai hm il analisis data yang dipr.roleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi orang tua dan anak sangat berperan terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dengan besarnya sumbangan yang diberikan terhadap prestasi belajar siswa. Dimana kalau tmjalin komunikasi yang baik antara orang tua dan anak maim proses pembelajaran siswa di sekolah dapat mencapai kesuksesan, sehingga akan mencapai prestasi belajar yang optimal. Jadi semakin baik komunikas i antara orang tua dan anak l11aka sel11akin baik pula prestasi belajar siswa di sekolah. 2. Hubungun antara :iub-variabel kOl11unikasi orang tua dan anak (kebersal11aan, keterbukaan, sikap del11okrasi, saling mendengarkan, dan rasp. tanggung jawab) dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pal11ulang. Hubungan antam sub-variabel komunikasi orang tua dan anak (keterbukaan, sikap clemokrasi, saling l11endengarkan, dan rasa tanggung jawab) clengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Pal11ulang, 59 Sedangkan hubungan sub-variabel kebersal11aan l11enunjukkan hubungr n yang positif tetapi tidak signiEkan terhadap prestas! be/ajar siswa. KOl11unikasi orang tua dan anak (siswa) SMP Negeri 3 Pal11ulang yang lebih berpengaruh terhadap prestasi belajar adalah sub-variabel keterbukaan, sikap demokrasi, saling l11endengarkan, dan rasa tanggung エオセ jawab antani orang dan anak. Sedangkal1 kebel'sal11aan orang tua dan anak di SMP Neger; 3 Pal11ulang tidak l11empunyai pengaruh yang bermakna terhadap prestasi belajar. Hal ini l11enyatakan bahwa intensitas kebersamaan orang tua dan anak belul11 didukung oleh kualitas yar:g berarti. Dimana kebersamaan itu bukan hanya diukur dari kuantitas saja, tetapi juga kualitas. Karena kualitas kebersamaan orang tua dan anak sangat berpengaruh te(hadap mental, dan moral yang dapat meningkatkan prestasi belajar. Dari hasil kesil11pulan ini menunjukkan, bahwa komuilikasi orang tua dan anak (siswa) SMP Negeri 3 pal11ulang yang berpengaruh terhadap prestasi telajar baru didominasi dengan keterbukaan, sikap del110krasi, saling mendengarkan, Jan rasa tanggung jawab antma orang tua dan ana ';. Sedangkan kOl11unikasi dalal11 kebersamaan antara orang tua dan anak bclum teraktualisasi dengan baik. B. Saran-Saran Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan, maka untuk meningkathn prestasi 「・Bセ。イ siswa agar lebih baik, ada beberapa saran yang dapat dikemukakan, yaitu: 1. Bagi Orang Tua Supaya orang tua lehih l11eningkatkan intensitas kebersamaan dengan anak, dibarengi dcngan mempertahankan kualitas kualitas yang keterbukaan, l11enctengarkan, dan rasa tanggung jawab. tinggi. sikap Dengan demokrasi, tetap saling 60 2. Bagi Guru Guru hcndaknya lebih membina hubungan dan kerjasama yang baik dengan orang tua siswa dalam lIpaya meningkatkan proses pembelajaran di sekolah. 3. Bagi Sis\va Kep"da siswa SMPN 1 Pamlllang slIpaya lebih meningkatkan komllnikasi clengan orang tua, terlllama intensitas dan kllalitas kebersamaan, dan lebill raj in lagi dalam belajar sllpaya memperoleh preslasi belajar yang optimal. \ UIN SI'ARIF HlDAYATUI.I.1'" JAKARTA DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakiele, Jakarta: PT Rineka Cjpta, 1992 Dalyono, M, Psikologi Pendidikan, Jakarta: PT Rineka Cipta, 1997 Daradjat, Zakiah, Pendidikan Islam Dalam Keluarga dan Sekolah, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1995 Departemen Agama RI, Proyek Pengadaan Kitab Suei Al-Qur'an dan Terjemahnya, Pelita III, 1989. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, 1988 Efendi, Qnong Uchayana, Kamus Komunikasi, Bandung: Mandar mセオL Jakarta: 1989 -------------------------, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktele, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005 Habley, S. F., Kamus Populer, Jakarta: PT Nurani, 1983 Kartono, Kartin:, Pera;:an Keluarga Memandu Anale, Jakarta: Rajawali Pers, 1985 Muis, A., Komunikasi Islam, B,mdung: PT Remaja Rosdakarya, 1999 Muthmainnah, Nina, dkk, Psikologi Komunikasi, Jakarta: Universitas Terbuka, 1996 Nashih Ulwan, Abdullah, Pendidikan Anak Menurut .lslmn, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1990 Nasution, Didakiika Asas-asas Mengajar, Bandung: Jemmars, 1986 Purwanto, M. Ngalirn, Ilmu Pendidikan Teori dan Prakiis, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000 Rasyad, Aminuddin, Metode Riset pendidikan, Jilid I, Jakarta: PT Rineka Cipta, 1995 Sabri, Alisuf, Ilmu Pendidikan, Jakarta: CV. Pedornan Ihnll Jaya, 1999 ------------, Psikologi pendidikan, Jakarta: Pedornan Ihnu Jaya, 1996 Sardiman, Interaksi dan Moth'asi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Press, 1987 Singarimbun, Masri, & Sofian effendi (edit.), Metod%gi Penelitian Survey, Jakarta: LP3ES, 1995 Slameto, Be/ajar dan Faktor-faktor- yang Mempengaruhillya, Jakarta: Rineka Cipta, 2003 Slavin, R.E, Educationa/ Psychology, 4 th ed. London: Allyn & Bacon, 1994 Sobur, Alex, Komunilwsi Orang Tua dan Anale, Bandoog: Angkasa, 1986 Sudjiono, AP.as, "Pengantar Eva/uasi Pendidilwn", Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003 Sukanli, Dewa Ketut, Bimbingan dan Penyu/uhan Be/ajar di Seko/ah, Surabaya: Usaha Nasional, 1989 Suryabrata, Swnardi, Psik%gi Pendidilwn, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003 Syah, Muhibbin, Psik%gi Be/ajar, Jakarta; Logos Wacana llmu, 1999 Undang-Undang RI. No 20 Tahoo 2003 , Tentang Sistem Pendidilwn Nasional, Jakarta: Media Wacana Press, 2003 Warsito, Herman, Pengantar Melod%gi Pendilian, Jakarta: PT Gramedia Pustaka, 1992 Winkel, W. S., Psik%gi Pendidikon dan Evaluasi Be/ajar, Jakarta: Gramedia, 1996 ---------------, Psik%gi Pengajaran, Jakarta: Grasindo, 1996 Yusuf, Muhannnad, Pendidikan Anak Da/am Is/am, Jakarta: Yayasan Al-SofWa, 1997 LAMPIRAN-LAMPIRAN SKALA 1. Data Rllsponden Nama : LIP Jenis kelamin Kelas Asal sekolah dari Anakke Saudara Jumlah seluruh anggota keluarga Jenis bacaan yang digemari Pekerjaan orang tua I. Ayah 2. Ibu Pendidikan terakhir orang tua I. Ayah 2. Ibu PengeIuuiun keluarga per bulan I. Rp 500.000, - Rp 750.000,2. Rp 750.000, - 2000.000,3. > Rp 2000.000,- 2. Petunjuk Pengisian Bacalah terlebih dahulu dengan teliti sebelum menjawab. Berilah tanda silang (X) pada setiap pemyataan, dengan cara memilih salah satu jawaban yang paling sesuai menurnt anda, dengan altematif jawuban sebagai berikllt: SS : SANGAT SETUJU S : SETUJU TS : TIDAK SETUJU STS : SANGAT TIDAK SETUJU Pengisian angket (skala) ini tidak mempengaruhi !lilai anda, untuk itu No PERNYATAAN 1 Orang'tua saya membimbing saya dalam belajar di rumah. Orang tua saya tidak pcrnah memahami perasaan saya. Orang tua saya yang slilalu melIlutuskan di SMP mana sava harus sekolah Orang tua saya tidak pernah mengabulkan keinginan saya untuk membeli buku-buku pelajaran (buku-buku waiib). Orang tua saya selaln mengontrol agar saya mengcriakan PR atau tugas sekolah. Orang tua saya tidak mau tahu tentang waktu belajar sava di rumah. Orang tua saya sclalu mengontrolkegiatansaya di rumah walaupun mereka sedang berada di luar. Orang tua saya tidak pemah memberikan motivasi untuk belaiar secara ootimal (rajin). ekstra Orang tua mendukung saya エ・イィセNj。ーォ・ァゥエ。ョ kurikuler yang sava ikuti. Orang tua saya adalah tempat curhat saya. Orang tua saya tidak pernah berdiskusidengan saya tentang pelaiaran di sekolah. saya Orang tua memberi dukungandalam mengcmbangkan hobi atau bakat saya. Orang tua saya selalu menghadiri,apabila ada undangan dari sekolah. Orang tua saya tidak melarang saya untuk bergaul atau berteman dengan siapa saja yang mendukung untuk belaiar. Orang tua saya selalu menanyakan apabila saya terlambat pulang sekolah. Orang tea saya tic1ak pernah membantu menvelesaikan masalah yang sava hadapi. Orang tua saya memahami apabila saya menceritakan kesulitan dnlam belaiar. Orang tua saya selalu menanggapi dengan baik jika saya membicarakanmasalah pelaiaran di sekolah. Saya mengerjakan PR apabila ada waktu saja karena orang tua saya tid"k akan mengontrolnva Orang tua saya selalu memberikan motivasi untuk belaiar yanj;( optimal (raiin). Hubungan saya dan orang tua saya tidak dekat atau akrab. Saya tidak pemah bercerita kepada orang tua ter.tang masalah pelajaran di sekolah Orang tua saya selalu memahami perasaan saya. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 SS S TS STS -- - !)r 25 26 27 28 29 I 30 31 32 33 34 .35 36 37 58 39 40 41 42 43 44 45 46 47 Saya sering terIambat membayar SPP, karena orang tua sava tidak mau tahu. Orang tua saya memberikan dukungan, untuk belaiar kelompok di rumah atau di sekolah Pada waktu shubuh atau maghrib kami melaksanakan shalat secara beIjamaah. Apabila orang tua saya beraOO di luaI rumah mereka tidak incin tahu keciatan sava di rumah Orang tua saya selalu mengingatkan saya untuk melaksanakan sholat waiib tepat paOO -.vaktunya. Saya selalu terbuka kp.paOO orang tua tentang masalah pelaiaran di sekolah Orang tua saya tidak membolehkan saya untuk mengikuti kegiatan di luar jam sekolah. Orang tua saya memberi kesempatankepada saya untuk mencikuti keciatan di luar iam sekolah Bila saya menOOpatkan nilai yang baik di sekolah oran!! tua saya tiOOk oeduli. Orang tua saya tidak pemah menganggapi dengan baik jika saya membiearakan masalah pelajaran di sekolah Dalam keluarga, kami tidak pernah makan bersama baik malam atau pagi Orang tua saya tidak mendukung saya dalam men!!embangkan hobi atau bakat saya Orang tua saya tidak memberikan dukungan untuk belaiar kelomook di rumah atau di sekolah Saya tidak pernah eurhat clengan orang tua saya Orang tua. saya selalu membantu menyelesa.ikan masaJah yang saya haOOpj Jika saya mengalami kesulitan OOlam belajar orang tua saya tidak bisa memaJlaminva. Orang tua saya sering berdiskusi dengan saya tentan!! pelaiaran di seko1.lh. Orang tua saya selalu mengabulkan keinginan saya untuk membeli buku-buku pelajaran (buku-buln! waiib) Orang tua saya tidak mendukung terhaOOp kegiatan ekstra kurikuler van!! say:! ikuti Saya tiOOk pernah terlamhat membayar SPP, karena selalu diingatkan orang tua. Bila saya menOOpatkan nilai yang baik di sekolah orang tua sava selalu memberi llUiilUL Ayah dan ibu memberikan kesempatan pada saya untuk memberikan atau mengeluarkan pendapat dalam hal-hal tertentu. Orang tua saya membiasakan mengisi atau memanfaatk:m· walch, 1.11ln(J セエ B l'U'!'t 1,.tl1 l;hn .. 48 49 50 51 52 53 Hubungan saya dan orang tua saya sangat dekat atau akrab. Saya masuk. SMPN ini karena sesuai dengan kemauan saya Orang tua saya selalu membangkitkan semangat saya untuk belajar apabila saya ll1endapat nilai yang rendah Ayah dan ibu selalu mendiskusikan dengan saya dalam memutuskan untuk membeli fasilitas belajar (buku pelaiaran. komputer, dan lain-lain) Dalam keluarga, kami tidak perna melaksanakan shalat secara bedamaah baik shubuh atau maP.hrib. Ayah dan ibu tidak pernah memberikan kesempatan pada saya untuk mengelnarkan .pendapat dalam halhal tertentll. Validity Validitas Sub_Variabel_Kebersamaan r hitung lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 0,05 N = 30 «r label Product momenl <0,361>>> ****** Method 1 (space saver) will be used for this analysis ***J:** R E LIP.S I LIT Y H A) NO_41 NO 47 NO-39 NO 27 NO 01 NO_46 NO 11 NO 37 NO 52 NO 21 NO_06 NO 35 l. 2. 3. 4. 5. 6. 7. .8. 9. 10. 11. 12. ANALYS I S S CAL E Mean Std Dev Cases 3,2000 3,3000 2,9333 3,3333 3,2333 3,1333 3,1333 2,1333 3,1000 3,5667 3,3667 3,2000 ,8052 ,7022 ,6397 ,7581 ,7279 ,5074 ,5713 ,8193 ,8449 ,6789 ,5561 ,7144 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 N of Variables 12 Variance 19,9644 Std Dev 4,4682 Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted CorrectGd ItemTotal Correlation 34,4333 34,3333 34,7000 34,3000 34,4000 34,5000 34,5000 35,5000 34,5333 34,0667 34,2667 34,4333 16,5299 17,0575 16,9069 16;8379 16,5241 18,3966 17,8448 18,2586 15,4989 17,1678 17,5816 16,9437 Statistics for SCALE Mean 37,6333 (A L P Item-total Statistics NO 41 NO-47 NO 39 NO-27 NO-01 NO-46 NO 11 NO-37 NO-52 NO-21 NO-06 NO 35 Reliabili ty Coefficients l,.l ...... i= (">..,,"' ......... セョ n ,4256 ,4161 ,503·j ,4101 ,4919 ,3010 ,3715 ,1477 ,5640 ,4151 ,4447 ,4268 Alpha i f Item Deleted ,7502 ,7510 ,7425 ,7518 ,7422 ,7623 ,7561 ,7847 ,7316 ,7512 ,7499 ,7498 Validitas Sub_Variabel_Keterbukaan ****** Method 1 (space saver) will be used for this analysis ****** H R E L I A B I LIT Y A) 12. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. NO_51 NO_54 NO 30 NO_20 NO 56 NO 13 NO 12 NO 53 NO 22 NO 38 NO 34 NO_36 Statistics for SCALE ANALYSIS 3 CAL E (A L P Mean Std Dev Cases 3,1000 3,3333 3,2000 2,8<000 3,5333 3,4333 2,8333 3,3000 3,1000 2,9000 3,5333 3,1333 ,4807 ,6609 ,8052 ,8052 ,5713 ,6261 ,8339 ,6513 ,7589 ,6618 ,6288 ,6261 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 Mean Variance 38,5000 22,3276 Std Dev セL 7252 N of Variables 12 Item-total Statistics Scale Mean Scale Variance Corrected ItemTotal Correlation Alpha ::'f Item Deleted i f Item 35,4000 35,1667 35,3000 35,7000 34,9667 35,0667 19,8345 19,2471 17,9414 18,3552 19,4126 19,1678 NO_12 35,6667 19,4023 ,3035 ,8217 NO NO NO NO NO 35,2000 35,4000 35,6000 34,960 35,0667 19,6138 18,3172 18,5241 H,2747 19,7885 ,3969 ,5287 ,5908 ,4813 ,3855 ,8095 ,7981 ,7933 ,8028 ,8103 NO 51 NO 54 NO-30 NO 20 NO-56 NO 13 53 22 38 34 36 Deleted i f Item Deleted ,5284 ,4559 ,5488 ,4818 ,5141 ,5049 ,8021 ,8047 ,7962 ,8030 ,8010 ,8009 Reliability Coefficients N of Cases = 30,0 N of Items 12 Validitas Sub_Variabel_Sikap Demokrasi ****** Method 1 (space saver) will be used for this analysis ****** R E L I A H A) I. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. II. 12. B I L I T Y NO 49 NO_55 NO 15 NO 32 NO_26 NO 16 NO 03 NO_04 "10 24 NO 58 NO 59 NO 43 Statistics for SCALE (A L P S CAL E ANALYSIS Mean Std Dev Cases 3,2000 3,5667 3,3667 3,0667 3,4667 3,4333 2,8667 3,4667 3,0333 3,1000 3,4000 3,2333 ,6644 ,5040 ,4901 ,7397 ,5074 ,7739 ,8604 ,7303 ,6149 ,712O ,5632 ,7739 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 Mean Variance 39,2000 23,9586 Std Dev 4,8948 N of Variables 12 Item-total Statistics Scale Mean Deleted Scale Variance i f Item Deleted 36,0000 35,6333 35,8333 36,1333 35,7333 35,7667 36,3333 35,7333 36,1667 36,1000 35,8000 35,9667 21,1034 21,2057 21,3161 20,6713 21,1678 19,1506 19,5402 19,4437 20,9713 20,3690 20,5103 19,5506 i f Item NO 49 NO-55 NO-15 NO-32 NO-26 NO-16 NO 03 NO 04 NO-24 NO 58 NO 59 NO-43 Corrected It em'fotal Correlation Alpha if Item Deleted ,3954 ,5383 ,5308 ,4074 ,5426 ,6215 ,4836 ,6182 ,4633 ,4797 ,6137 ,5566 ,8408 ,8323 ,8330 ,841O ,832O ,8234 ,8369 ,8239 ,8359 ,8350 ,8267 ,8291 Reliability Coefficients N of Cases セ 30,0 N of Items 12 Validitas SlJb_Variabel_SaHng Mendengarkan ****** Method 1 (space saver) will be used for ****** H R E L I A B I L I T Y A) I. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. II. 12. NO NO NO NO NO NO NO NO NO NO NO NO 23 45 60 10 50 18 19 33 17 08 48 40 Statistics for SCALE ANALYSIS analysis エィセウ S CAL (A L P E Mean Std Dev Cases 3,3000 3,3000 3,3000 3,6333 3,4667 3,1333 3,3000 3,5667 3,4667 3,4667 1,7000 2,9000 ,5350 ,5350 ,7497 ,5561 ,5074 ,6288 ,7944 ,8172. ,6288 ,5074 ,7022 ,6074 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 Mear. Variance S·cd Dev ,8,533:; 19,0161 4,3607 N of Variables 12 Item-total Statistics Scale if Item Deleted Scale Variance i f Item Deleted 08 35,2333 35,2333 35,2333 34,9000 35,0667 35,4000 35,2333 34,9667 35,0667 35,0667 16,8747 16,8747 15,9782 16,2310 17,0299 16,4552 14,8057 14,9299 15,7885 16,1333 NO 48 36,8333 17,7989 ,1222 NO 40 35,6333 16,1713 ,5068 l"1ean NO NO NO NO NO NO NO NO NO NO 23 1.5 60 10 50 18 19 33 17 Corrected It em- Alpha if Item Deleted Total Correlation ,4221 ,422.1 ,4131 ,5526 ,4128 ,4245 ,5855 ,5413 ,5668 ,6441 ,7986 ,7986 ,8006 ,7882 , ,7995 ,7982 ,7821 ,7874 ,7854 ,7828 ,8270 ,79J1 Reliability Coefficients N of Cases = 30,0 N of Items 12 Validitas Sub_Variabe'_Rnsa Tanggung Jawab ****** Method 1 (space saver) will be used for this analysis ****** H R E L I A B I L I T Y A) I. 2. 3. 4. 5. 6, 7. 8. 9. 10. II. 12, NO 29 NO-05 NO 57 NO 28 NO 44 NO 07 NO-31 NO 09 NO 42 NO-02 NO-25 NO 14 Statistics for SCALE Mean 40,5333 S CAL E A N A L Y SIS (A L P Me'an Std Dev Cases 3,6000 3,1667 3,6000 3,5000 3,3000 3,2333 3,3333 3,1667 3,0333 3,6333 3,6000 3,3667 ,4983 ,6477 ,4983 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 30,0 Variance 15,8437 ,5724 ,5960 ,5683 ,6065 ,6477 ,8503 ,5561 ,4983 ,7184 Std Dev ',9804 N of Variables 12 Item-total Statistics Scale Mean if Item Deleted NO 29 NO 05 NO 57 NO 28 NO 44 NO 07 NO 31 NO 09 NO-42 NO 02 NO 25 NO 14 36,9333 37,3667 36,9333 37,0333 37,2333 37,3000 37,2000 37,3667 37,5000 36,9000 36,9333 37,1667 Scale Variance if Item Deleted Corrected ItemTotal Alpha if Item Deleted Correlation ,4097 ,4872 ,5282 ,6841 ,5236 ,5124 ,3509 ,4084 ,1789 ,2090 ,4488 ,4846 14,0644 13,1368 13,6506 12,7230 13,2195 13,3897 13,8897 13,4816 13,9828 14,6448 13,9264 12,8333 ,767O ,7578 ,7569 , '1388 ,7546 ,7564 ,7723 ,7666 ,8024 ,7848 ,7637 ,7580 Reliability Coefficients N of Cases = 30,0 N r)f Items 12 Reliability Mengacu pada kaidah Guilford ****** Method 1 (space saver) will be used fcr this analysis S CAL E (A L P ****** H R E L I A B I L I T Y A) Mean Variance Std Dev N of variables 174,6000 364,5931 13,0943 53 Statistics for SCALE ANALYSIS Reliability Coefficients N of Cases Alpha = 30,0 ,9554 N of Items 53 DEPARTEMEN AGAMA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF' HIDAYATULLAH JAKARTA FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN l - - Nomor 95, C;putat 15412,lndones'n NomoI' Lamp. I-l a I : ET/TL.02.11 II 12007 Tel-". ; (62-21) 7443328. 71H) 1925. Fax, 16;'::,) 7443.\2 Emllil : uinjkt@cabi.nct.id Jakarta,S Februari 2007 : Absiraksi/Olllline : BIJVIBINGAN SKRIPSI Kepada Yth'. Dra.Eni Rosyda,M.Pd Pembimbing Skripsi Fakullas Ilmu Tarbiyah dan K<:gul'llan UIN Syarif I-lidayatul!ah Jaknrla. AO'.I'(I/(I/IIlI 'a/aikum WI'. wb. , Dengan ini di:'arapkan kescdiaan Saudara (matcri/tcknis) penulisan skripsi mahasiswa, Nama : Filri Yulianli N!M : 1030 I 1026677 .JUfusan PenLiidikan Agama Islam Semester VII オャセ ォ mcnjadi Pcmbimbing 1/11 Juclul skripsi "Pengal'uh KOlllllnikosi ol'ung 111<1 ""ngun Rell/lljn 'h'I'/""!"!) Perkembangan Keagumaan Remaja" Judul tersebut telah disctujui oleh Jurusan yang bersangkulan pad a lill,ggal 7 Februari 2007 clenggn abstrak/outline sebagaimana tcrlampir. Bimbingan skripsi ini diharapkan selesai dall,m walclu 6 (cnam) bulan. clan c1apat diperpanjang selama 6 bulan berikulnya apaeila bclum scleshi. Alas perhatian dan kelja sama Saudara, kami ucapkan lerima kasih. WOS.I'O!O,1I11 'a/oiklllll Tembusan: I . Dckan FlTK 2, Kclua Jurusan ybs .. \1'1'. wb, No, ·. , , Nama Responden 1 3 3 3 1 leha Suuot! 2 Glb1llndlnl P 3 hセョ。 hャョセ V 4 llham s・エセ Budl S Ifham Nugrana 5 Mo ,, , , , ,, Sul;man<Ji 7 Rosfianll 3 • 4 16 Handaru H 3 • 17 OieldP 18 Sit; Windl H 3 3 K 19 Bin,!) ョ。ュィセ 20 Ahmad Ap!i;t::ny;th 21 Aryo SlIhld Sujiwo 22 Anniu セ「イゥョ。 23 lilis Yunluslh 24 Owl Pr;,VOco U • , 3 3 3 27 Arel!:j wardanll K 3 2S Sltl Wulandarl 29 ケ セ Putrl Dingga 3 30 Artflnln: Dtlmar P ,, Moh.be Fri$Q YusnltlI S fUsn Fleoronosa RJlfl Nurbahrl Eliu Utaminln sm 3 3 • • 36 Alvll'la Adnl 4 37 Andaru GUlta P 38 ャイョヲセゥエGB・o as SeUiVallUN 40 dセmpセエィN Mャ 41 Andita Eka 3 3 • 42 CtrivOli 。ョセャu 43 M. Alief eイキ。ャ|sセィ 44 Dlmu pセエ。ュ 45 BacusTe uhP 41 Elrene f・「セョ p・ョャゥュセd 49 Al'l:!ib Putn R so Putrl aulla R • • • • • • 1 46 Anlnda Aghl'lbl P .48 .. . • ,, • , 26 Ma",-a AIr,", 31 32 33 34 3S ·· · • ,, , , 25 Arleflsn:Ilnto , . 3 4 , , •, , •, , ,, •, • • • , , •, • •, , , , , •, ,••,,, •• , , • • , , ,, ,, ,, ,, ,, , , , • •• , • , , • , , , , • • ,, , ,, , •• , • •• • • •, , , • • • •• •, • •, • • , •, • • • • , , , , ,, • • • , •, , ,• • ,, ,, ,, ,• , !-1t- •r!, • •• , • , ,,• , • ,, , , ,•,• , ••• • •• , • , , • • •, • •, • • •, • , ,, .s • , • •• , ,• • •• • •• • , , , • ,, ,, , •• • , , • , • ,, ,, , , •, •• • , , •, , ,, • ,, , •, ••, , , , •, , ,,, • • , , •, ,• ,, • •• •, • • , ,, , • • ,, , , · , ·, .·. · •, ·, . . •· , . ,, . · , ,. Slnt.. Dilwl OonnlAd:S A1fath セャf AJI KlJmi<1rw;n Sety;lJl U1Gono OianAlvinJ Moh.lllbal aュ。ゥセ Gkasunl 8 9 1Q 11 12 1:1 14 15 , , , Nomor Pem atun , , , , , ", , ,, , ,,,, ,, ,, "'", , , "" "" , , , , , , , , , , , • ,, , • , , • • , , , • , , , • • • • • •, • ,• , • ,• • • , ,, , • , ,, •, , ,, , • , , , , •, • • , ,• ,, , , , , , , , • •, • • •,, ,, ,, , •, ,, ,, ,, • , ,, , •, ,, ,,, , • • •• •• • • • , ,• • • • , , •• • , • • • • • • , • • ,• , , • • •,• •• • • • • セ , , , , , • • • • • , , , , , , • , • •• , , 2 • ,• • • , , , , , , •, , • •, • • • • •• ,, • , • • • • • • • , • ,, , • , , , ,, , • • , • , • , , • , • , •, • • , • • • • • • • • • • • • ,, •, • • , , , • , , •• ••, ,• •• ,•• ,•• •• , , ,, , , , ,, • •, ,, •, • • •, , , , , •, , ,, • ,• , , ,, , ,, , , , , ,, •, • ,, ,• , ,, • •• , , , , • , , • , ,, , • • ,, ,• ,• , ,• , , • • • • ,• • • • , •, , ,• , ,, • ,, ••, , , , , , , • ,, , , , •, , • , , , , , , • • , ,• •• ,, , • ,, , , , , , , ,, , , , , , ,, ,, ,, , • , , • ,, • • • , , , ,,• ,, , , , , •, •, , • •• • , • , •, • , ,• ,,• ,, • • •,, • ,• • , ,• •• , , , , ••• •, ,, , , , • •• , , • , , , , , , , • , • •, • • •, • • , • ,, ,• • • • , , , , • • • •• • • ,, , ,• , , , •, , ,, ,• , • , , , ,, , , ,, , ,, , ,, , , ,, ,, • , , • ,• • , , , , ,• • , , , • , •, •, ,, • • • , • ,, , • • , ,, , • • • ,, • , , •, ,, ,, • ,, , • •, •, • ,, , •, , •, • • •, , , , , , , , , , , , , , •, ,, ,• ,, • , • • • •, •, • , , , , , , ,, ,, , , , , , ,• , • , •, ,• , , •, , • ,• ,•, , ,, •, ,• •• ,•2 •, ,•• , , , , , , •, • • , , •, , , , , •,, • • , • • , , •,,• , ,, , ••, , ,• •• • ,,• •, • • ,, , ,, 3 • , , , , •,, • , , • , , ,•• • •• , •, ,• •• •, , •, , • , , ,•, ••• • • • ,• • ,, •, • , , , • , •• , ,, , , , , •, , , , , • , • , • , •, , , 1 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 21 28 29 30 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 2 4 , 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 , 4 , 4 4 •, 34 4 4 4 3 4 4 4 2 4 1 4 4 4 4 • , 4 3 4 2 2 4 4 4 4 '.1 2 3 3 3 4 • 3 2 3 1 , 3 , 4 4 4 4 4 4 4 , , 4 3 , 3 3 4 2 4 4 4 2 4 • 2 2 4 3 2 2 4 2 4 3 3 • 4 2 4 3 3 2 3 2 2 3 1 3 • 3 • •4 •3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 • 3 • 4 4 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 4 4 4 4 • , 3 , 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 1 4 • 2 3 3 2 2 2 1 1 1 2 4 1 3 3 .] 3 3 2 2 1 4 4 4 4 4 2 2 1 2 3 4 3 , • 432 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 , 2 , 2 2 4 2 1 1 2 4 4 4 4 3 , • 2 3 3 3 3 4 2 , 3 , 4 4 4 4 4 4 3 , 3 2 4 4 4 3 4 2 2 2 3 2 • , 4 • 4 , 3 3 , 4 4 4 31 4 3 3 4 TZセ 4 4 " S⦅セ .2 3 , 4 2:3:3 4 . , 4 4 4 3 4 4 4 2 4 2 4 , 3 4 2 2 , 3 2 3 3 4 4 4 3 3 1 4 4 4 3 2 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 • 3 3 3 3 3 4 3 3 , 3 4 3 2 2 2 2 2 3 2 2 3 , 2 2 2 3 3 2 4 3 3 4 3 2 2 3 3 2 , 3 • , 2 1 4 3 3 4 3 3 4 3 3 4 , , •4 3, 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 2 4 3 1 • 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 • 3 3 2 3 3 4 2 2 2 2 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 3 1 , 3 4 4 4 3 2 4 4 4 2 3 • • 2 :3 2 • 3 2 4 3 2 4 2 3 2 3 3 3 ' '2 , 3 3 3 • , 4 3 3 3 2 3 2 2 3 3 , , • 3 3 3 3 4 3 3 3 3 • , 3 3 , 3 4 3 3 3 2 4 4 3 3 3 3 4 2 4 4 3 4 4 4 4 4 2 3 • 2 4 4 4 2 • 3 , 3 3 3 • 4 4 2 4 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 2 4 3 4 3 • 3 3 4 .3 5 4 .3 .. 3 • 3 3 2 4 2 3 3 3 , 3 3 3 3 3 4 4 4 4 J J 4 3 3 3 4 • 3 3 セ 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 • • 4 4 , 3 3 3 , ,• 33 2 4 3 2 4 4 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3· 3 .3 .3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 , 2 • 4 4 2 3 4 2 4 4 4 2 1 3 2 4 3 3 3 33' 323 2 4 3 4 4 3 4 4 1 1 4 1 4 4 1 4 4 • 3 , 3 • 3 , 3 3 4 3 3 3 3 1 3 4 3 3 2 2 , 3 , 4 3 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 4 " 3 • , •, 32 3 4 4 4 1 3 • 3 3 2 3 4 2 2 3 3 3 , • 3 3 2 3 3 1 , • 4 4 3 3 3 2 3 2 4 2 3 4 • 4 3 • 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 4 セ 2 3 2 •3 34 2 2 4 4 3 3 3 3 1 3 3 2 3 • .. · .· • 31 32 33 34 3S 36 37 38 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 2 3 4 4 4 2 1 3 3 2 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 2 2 4 3 3 3 5. 4 3 3 1 2 1 4 2 3 3 3 4 4 4 4 4 2 4 3 3 3 2 3 3 3 4 3 3 4 4 3 2 3 3 1 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 1 3 4 1 4 4 4 3 3 3 3 1 1 4 3 3 2 3 3 4 4 2 3 · 3 2 3 2 3 4 2 4 4 1 3 3 3 3 3 3 4 3 3 1 4 4 3 4 3 3 2 4 3 4 47 48 49 SO 51 52 3 3 3 1 4 2 2 2 4 3 4 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 4 2 4 4 2 2 1 2 1 2 1 3 " 3 .;, 3 3 3 2 1 3 3 3 2 2 3 1 2 3 2 4 4 3 3 3 3 3 2 2 4 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 1 3 3 1 4 3 2 4 1 3 4 2 2 2 2 2 2 2 3 4 2 3 3 4 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 2 2 4 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 2 1 3 3 3 1 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 2 2 2 3 3 4 4 1 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 3 4 3 2 2 2 3 2 3 2 2 3 3 3 1 3 4 4 2 3 2 3 3 2 3 3 3 4 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 ., 3 3 3 4 2 4 2 3 3 4 3 3 3 3 4 2 2 3 4 4 2 3 2 2 3 3 4 4 3 4 4 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 2 4 3 3 3 4 4 2 4 ::! 4 3 3 3 3 3 3.2 4 4 3 41 42 3 2 2 1 3 2 3 2 3 2 2 4 3 3 4 3 3 4 3 X 162 173 1119 11S 165 173 178 1Sll m 174 172 171 1S' 183 1SS 150 111 172 11, iii! 195 172 183 11' 111 1Sll 1S1 174 161 1SO 172 119 179 175 1S2 1S1 181 l72 11' 1S1 113 16. 117 170 170 185 153 160 1S1 174 Tabel Nilai Variabel X (Komunikasi Orang Tu:! dalll Siswa) dan Variabel Y (Prestasi :Belajar Siswa SMP Negeri3 Pamulang) 141 15 16 17 18 19 20 21 22 23 2 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 Nama Responden Igha Sukanti Gita Andini Putri Hanna Hanifa V Ilham setya Budi Ilham Nugraha Mulya sukmana Rosliana Sinta Dewi Donni Adi S A!fath Firas Aji Kurniawan Setyaji Laksono Dian Alfira Moh. Iqbal Amalia Ghassani Handam Hardiyanto Dicki P Siti Windi H Bimo Rahman K Ahmad Apriansyah Aryo Sahid Sujiwo Anisa Sabrina Lilis Yuniarsih Dwi Prayogo Utomo Arief Isnanto Maya Alfira Areej Wardana Kabri Siti Wulandari Yola Putri Dingga Astrining Damar p Moh. Zacky Prisca Yusnita Sari Risca Fieronosa Rafi Nurbahri Elisa Utaminingsih Alfina Fidra Andam Gusta Pratama Dewi Lestari Selli Yantinansyah Diana Pratiwi Andita Eka Ceriya Liliyana M. AriefErwansyah Dimas Pratama Bagus Teguh P Aninda Aghnia I Eirene Febrian DanangP Andika Putra R 50 Pntri Anl1:J No I 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 - VariabelX Variabel Y 162 173 189 175 166 173 178 188 181 174 177 171 189 183 185 180 171 177 174 179 195 172 183 175 171 188 181 174 167 180 172 179 179 175 182 181 181 172 174 187 173 168 177 170 170 185 163 160 181 78 82 80 83 68 81 81 81 74 72 66 74 79 78 68 77 17,1 70 75 82 76 82 81 73 79 ' 77 79 81 79 79 77 76 82 82 83 83 82 79 82 77 80 81 75 78 80 73 70 76 72 66 78 OUTPUTSPSS I. Proporsi Prestasi Belajar Siswa Descriptive Statistic Minimum Maximum N Statistic: 50 Hasil Belajar Valid N (Iistwise Statistic Statistic 66 83 Mean Statistic 77,52 Std. Deviation Variance Statistic 4,491 Statistic 20,173 Std. Error .64 50 II. Data Mayor Correlations Komunikasi Orang Tua dan Siswa Komunikasi Orang Pearson Correlation Tua dan Siswa Sig. (2-tailed) 1 ,004 N Hasil Belajar 50 ,405(00) Pearso," Correlation Sig. (2-tailed) IS 50 1 ,004 50 N •0 Correlation Hasil Belajar ,405(00) 50 slgmficant at the 0.01 level (2-lalled). Regresi Model 1 R ,405· R SQuare Adjusted R SQuare Std. Error of the Estimate ,164 ,146 4,149 a Predictors. (Constant), Komumkasl Orang rua dan Siswa II. Data Minor Correlations Hasil Pearson Belaiar Correlation Sig. (2tailed) N Keterbukaall Sikap Demokrasi Saling MendenQarkan Rasa Tanggung Jawab ,161 ,265 ,364(00) ,256 ,355(0) ,263 ,063 ,009 ,072 ,012 50 50 50 50 50 Hasil Belaiar Kebersamaan 1 50 Regresi Sub-Variabel Komunikasi Orang Tua dan Siswa dengan Hasii Belajar Adjusted R Std. Error of Souare the Estimate R Souare R ,121 4,212 ,4598 ,210 a Predictors: (Constant), , Kebersamaan, Keterbukaan, S,kap Demol(r3si, Saling Mendengarkan, Rasa Tanggung Jawab Model 1 Regresi Per Sub-Variabel Komunikasi Orang Tua dan Siswa dengan Prestasi Belajar Coefficients" Unstanda;dized Coeffidents Model 1 B (Constant) Kebersamaan Keterbukaan Sikal' Demokrasi Saling Mendengarkan Rasa Tanggung Jawal> a Dependent Venable. Haml BelaJar 31,564 ,038 ,021 548 ,,086 ,626 1 Std Error 14,721 ,338 ,361 ,319 ,293 ,358 Standardized Coefficients Beta ,017 ,010 ,274 .045 ,264 t 2,144 ,114 ,059 1,716 ,294 1,750 Sia. ,038 ,910 ,953 ,093 ,770 ,087 DEl'ARTEMEN AGAMA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF ffiDAYATULLAH JAKARTA . FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN , Tetr. : (62·21) 7443328, 7401925, Pax. (62·21) 7443328 !'lamar 95, Ciputat 15412, Indonesia Email: ullljkt@cabl.nct.ld = Nomor Lamp. HaI : Un.01/FlffL022/ tl9l/ 2003 : Outline/Proposal : Permohonan Izin Penelilian '- Jakarta, 25 Maret 2008 Kepada Yth: Kepala SMPN 3 Pamulang di Tempat Assa/amu'a/aikum wr. Wb. Dengan hormat kaml sarnpaikan bahwa, No:ma Fltri Yulianti NIM 103011026677 Jurusan Pendidikan Agama Islam Semester X Judul Skripsi Hubungan antara Kemunlkasl Orang Tua dan Siswa uengan Prestasi Belajar Siswa adalah benar mahasiswa Fakultas IImu Tarbi'lah dan Keguruan UIN Jakarta yang sedang menyusun skripsi, dan akan mengadakan penelitian di instansilsekolah yang Saudara pimpin. Untuk itu kami mehon Saudara dapat mengizinkan mahasiswa terse but melaksanakan penelitiar. dimaksud. Atas perhatian dan bantuan Saudara, kami ucapkan terima kasih. Wassa/amu'a/aikum wr. \Vb. Tembusan: 1. Dekan FITK 2. Pembantll Dekan Bidang Akademik 3. Mahasiswa yang bersangklltan "'_. PEMERINTAH KABUPATEN TANGERANG DINAS PENDIDII{AN DAN KEBUDAYAAN SMP NEGERI 3 PAMUlANG Komplek Pamulang Permai I i'<t. 03/10 Pamulang - Tangerang 15.417, Telp. (021) 70297362 SURAT KETERANGAN 800/421.3/165IIV/SMPN 3 Yung berlanda ta"gan di bawah ini adalah Kepala Sckolah Stvll' |AャZァ N セイゥ 3 Panwlallg,. dengan ini mcncrangkan bahwa: Nama : Fitri YlIlianti TcmpaIlTanggal Uhir : 05 JlIli 1985 :--J 1tvI : 10301102667 ['rogram SlUdi : Pendidikan Agama Islam .Icnjang Pendidikan :S I Fakultas . IImll Tarbiyah dan Kegllwan !\dalah benar lelah lllcngadakan pcnclitian di StviP NegeriJ Pamulang Uahtlll r<:JIlgka penyeksaian pcnc:itian skripsi yang bcrjudul fttlubungan N|セョエZ イ kサjセャオョゥA\Z Or?ng Tua dar. Siswa dcngar. Prcstasi Bclnjar Siswa" DClllikian sural kClerangan kami buat agar dapat dipergunakan scbagailllana mcslinya, alas pcrhatiannya kami lIcapkan terima kasih.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh komunikasi efektif orang tua remaja dan self-efficacy terhadap motivasi berprestasi siswa SMP Waskito Pamulang
0
6
132
Hubungan antara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa : studi korelasi pada sistem full day school di Madrasah Tsanawiyah Al-Kautsar Depok
0
9
91
Hubungan antara persepsi siswa tentang kineja guru dengan prestasi belajar siswa : survai di SMP Negeri I Bojongpicung-Cianjur
0
8
84
Hubungan antara tingkat kreativitas berfikir siswa dengan prestasi belajar matematika siswa MTsN 12 Jakarta
0
5
138
Hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar biologi siswa kelas II SMA Negeri I Pamulang
0
6
153
Hubungan antara dukungan orang tua dalam belajar membaca dengan kemampuan membaca siswa kelas 2 SDN Bakti Jaya 3 Depok
0
6
99
Peranan orang tua terhadap prestasi belajar siswa
1
9
64
Hubungan antara motifasi belajar dengan prestasi belajar siswa kelas ll SLTPN l Sukaraja
0
4
87
Pengaruh status sosial ekonomi orang tua siswa terhadap prestasi belajar siswa di SMP Islamiyah Ciputat
2
20
91
Hubungan antara komunikasi orang tua dan siswa dengan prestasi belajar siswa : studi penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pamulang
0
3
94
Hubungan ekonomi orang tua dengan prestasi belajar siswa di MTS Ruhul Bayan Cisauk Tangerang
0
9
84
Korelasi antara latar belakang status sosial ekonomi orang tua siswa dengan prestasi hasil belajar kimia
0
4
143
Hubungan antara self-regulated learning dengan prestasi belajar siswa SMP Bina Amal Bekasi
0
4
75
Hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama Islam : studi penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pamulang
0
3
117
Hubungan antara perhatian orang tua dengan prestasi belajar anak : studi kasus di smpi al-khasyi'un ciputat
0
7
0
Show more