Perancangan Promosi Tas Rajut Vinaastee Di Kota Bandung

Gratis

16
194
82
2 years ago
Preview
Full text
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Charles dan Christine (2012, para 1) Mode atau gaya dalam berpakaian adalah istilah yang biasa dikenal sebagai fashion. Setiap orang ingin tampil gaya dan terlihat menarik. Mode di sini memiliki banyak kategori diantaranya baju, sepatu, tas sampai perhiasan dengan model terbaru. Dari sekian banyak kategori tersebut, tas telah menjadi salah satu item mode yang wajib dimiliki. Ramdani (2010, para 1) Tas merupakan salah satu aksesoris yang paling sering digunakan oleh beragam kalangan dan beragam usia, baik oleh wanita, pria, muda maupun tua. Tas juga memiliki fungsi tersendiri, tetapi fungsi dari tas tersebut umunya adalah sama, yaitu berfungsi menyimpan berbagai barang bawaan tanpa membuat penggunanya kerepotan. Jenis- jenis tas mulai dari tas yang terbuat dari kulit binatang, kertas, plastik, kain (kain perca/ tambang kain perca) dan tas yang terbuat dari benang yang biasa disebut tas rajut. Tas rajut di Indonesia memiliki berbagai macam merk, salah satu merk yang memproduksi tas rajut di Bandung adalah tas rajut Vinaastee. Produk tas rajut Vinaastee yang tersedia di Matahari IP maupun BIP Bandung tidak terlihat ramai tetapi berdasarkan hasil wawancara dengan Revani (2015) sebagai SPG tas rajut Vinaastee, diperoleh keterangan sebagai berikut “ meskipun terlihat sepi tapi target penjualan selalu tepat dan terpenuhi, kalau sedang diskon 20% lebih banyak mahasiswa/ wanita kantoran yang membelinya. Kalau diskon 50% itu lebih banyak ibu-ibu”. Tas rajut Vinaastee juga tersedia di beberapa toko online. Faktanya produk tas rajut Vinaastee ini lebih banyak diminati di luar negeri, sedangkan untuk di Indonesia sendiri khususnya daerah Bandung tas rajut Vinaastee kurang mempromosikan produknya, sehingga tidak banyak yang tahu produk Vinaastee itu seperti apa baik dikalangan remaja maupun ibu rumah tangga atau kantoran, dengan kata lain promosi yang dilakukan oleh PT. Vinaastee International kurang maksimal di masyarakat khususnya warga kota 1 Bandung. Tas rajut Vinaastee bersaing dengan harga-harga tas kulit yang memang sekelas bahkan lebih mahal yang bertempat di IP dan BIP Bandung. Idealnya masyarakat kota Bandung dapat mengetahui serta membeli produk tas rajutan khususnya tas rajut Vinaastee serta mampu mengetahui ciri khas tas rajut tersebut. Selain itu PT. Vinaastee International idealnya dapat lebih memperkuat pemasaran tas rajut itu sendiri khususnya di kota Bandung. Dengan adanya kondisi faktual saat ini yang berkaitan dengan promosi tas rajut Vinaastee yang kurang maksimal kepada masyarakat khususnya warga kota Bandung, maka perancangan terkait tas rajut Vinaastee penting untuk dilaksanakan. I.2. Identifikasi Masalah. Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka dapat di identifikasikan sebagai berikut: - Tas rajut Vinaastee lebih banyak diminati di luar negeri dibandingkan dengan di dalam negeri. - Promosi yang dilakukan oleh PT. Vinaastee International kurang maksimal di masyarakat khususnya warga kota Bandung. - Produk tas rajut Vinaastee kurang dikenal di daerah Bandung khususnya kaum perempuan, baik remaja maupun ibu rumah tangga atau kantoran. - Tas Vinaastee lebih dikenal sebagai produk untuk dewasa, padahal tas Vinaastee juga mengeluarkan produk untuk remaja. I.3. Rumusan Masalah. Berdasarkan identifikasi masalah di atas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: “ Bagaimana memasarkan produk tas rajut Vinaastee agar lebih dikenal dan diminati di dalam negeri khususnya di kota Bandung, serta memperluas target market untuk kalangan remaja?” 2 I.4. Pembatasan Masalah Pembatasan masalah yang berkaitan dengan tas rajut Vinaastee hanya sampai kepada peningkatan penjualan tas rajut Vinaastee, untuk produk yang dikeluarkan pada tahun 2014- 2015 kepada masyarakat yang berusia 18- 21 tahun di kota Bandung Jawa Barat. Selain itu, pembatasan masalah untuk konteks promosi ini sendiri terbatas pada sales promo. I.5. Tujuan Perancangan. Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dari perancangan informasi tas rajut Vinaastee di Kota Bandung ini adalah sebagai berikut: - Tas rajut Vinaastee dapat lebih diminati di dalam negeri. - Promosi produk tas rajut Vinaastee dapat lebih maksimal di masyarakat khususnya warga kota Bandung. - Produk tas rajut Vinaastee dapat dikenal di daerah Bandung oleh remaja maupun ibu rumah tangga/ kantoran. I.6. Manfaat Perancangan Perancangan promosi tas rajut Vinaastee di kota Bandung ini bermanfaat untuk PT. Vinaastee International khususnya, karena promosi yang dilakukan akan berdampak pada peningkatan penjualan tas rajut di kota Bandung. Selain itu pengemasan bentuk promosi atau sales promo pada produk maupun penunjang produk juga membuat tas rajut Vinaastee semakin dikenal di dalam negeri, khususnya di kota Bandung Jawa Barat. 3 BAB II TAS RAJUT VINAASTEE II.1.Profil PT. Vinaastee International Berdasarkan website resmi ZALORA.co.id (2014) Vinaastee diluncurkan pada tahun 2005, Vinaastee memulai karirnya sebagai label penghasil tas. Dengan semua pengalaman yang sudah didapat, pengakuan dari berbagai negara pun mulai bermunculan. Label asal Singapura ini terus mengembangkan bisnisnya hingga ke Benua Eropa dan Amerika. Produk tasnya yang terkenal unik dibuat dan dihasilkan di negeri China. Hingga sekarang label ini terus berkarya untuk melahirkan koleksi tas yang up to date dengan perkembangan tren yang ada. Pada akhirnya mutu dan produk tahan lama menjadi komitmen serta prioritas kepada setiap pelanggan. Kualitas yang tinggi di setiap produk membuat koleksinya tahan lama. Sementara itu hasil wawancara dengan Eko Gunawan (2014) sebagai kepala marketing PT. Vinaastee International diperoleh gambaran bahwa PT. Vinaastee Internasional yang ada di Indonesia berlokasi di Bandung, Jawa Barat, tepatnya di Jl. Peta No. 208 Bandung. Didirikan pada tahun 2011, di mana pada saat itu sudah memproduksi tas untuk merk The Sak Amerika dan bantal- bantal rajut untuk beberapa perusahaan di Amerika serta Eropa. Awalnya perusahaan ini dibuat untuk memproduksi tas brand The Sak, akan tetapi saat ini mulai dikembangkan untuk market lokal dengan menggunakan brand Vinaastee. Pada awalnya pabrik ini lebih memfokuskan diri untuk memproduksi produkproduk berbahan dasar kulit asli dan imitasi. Sementara Vinaastee Indonesia lebih fokus kepada bahan- bahan rajut dan dalam pengembangan produk Vinaastee juga memproduksi tas dari bahan kulit imitasi. 4 II.1.1. Arti Kata Vinaastee Berdasarkan hasil wawancara dengan Eko Gunawan (2014) diperoleh gambaran bahwa arti kata Vinaastee sendiri berasal dari campuran bahasa Italia dan Perancis, yang berarti perempuan yang cantik.Pada logo Vinaastee sendiri terdapat gambar burung yang tentunya juga memiliki makna yaitu, agar produk tas rajut Vinaastee ini dapat terbang setinggi- tingginya, tidak ada hambatan ruang dan waktu. Warna pink yang diterapkan pada logo Vinaastee juga menyiratkan bahwa produk- produk yang dikeluarkan oleh Vinaastee adalah produk yang dikhususkan untuk wanita, selain itu dimaksudkan agar orang yang memakainya terlihat modis.Sedangkan model yang dipakai sebagai icon dari Vinaastee memberi maksud agar produk Vinaastee dapat lebih diterima diskala Internasional, karena memang produk Vinaastee ini sudah memiliki beberapa pelanggan tetap di luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan China. Gambar II.1. Logo Vinaastee Sumber; https://www.pinkemma.com/uploads/2014/03/28/logo-vinasee.jpg Diakses pada (14 Desember 2014) 5 Gambar II.2. Icon produk Vinaastee skala Internasional Sumber; http://odioli.com/images/products/photos/21455L.jpg http://buy8wood.com/image/data/2014/Vinaastee/EdoBackpackTaupe/Edit2.jpg Diakses pada (14 Desember 2014) II.1.2. Pendiri PT. Vinaastee International Berdasarkan hasil wawancara dengan Eko Gunawan (2014) diperoleh gambaran bahwa PT. Vinaastee International didirikan oleh seorang yang berkebangsaan Singapura di China tahun 2005, lalu saat ini telah diambil alih oleh seorang CEO atau Direktur PT. Vinaastee International yang berasal dari Bali namun sekarang telah menetap di Bandung yaitu Ai Latifah. Ai Latifah bukanlah satu satunya orang yang berpengaruh terhadap PT. Vinaastee International, beberapa rekan bisnis yang berada di luar negeri lainnya juga memberikan pengaruh yang besar terhadap perusahaan yang berpusat di Bandung Jawa Barat ini, karena merekalah yang memberi modal awal untuk membuat usaha tas rajut merk Vinaastee. II.1.3.Omset Penjualan Tas Rajut Vinaastee Berdasarkan hasil wawancara dengan SPG yang bertanggung jawab atas produk Vinaastee di Matahari BIP, diperoleh keterangan sebagai berikut: Revani (2015) “ 6 tas rajutnya emang gak terlalu ramai, tapi omset penjualan selalu mencapai target. Untuk pembelinya lebih banyak anak muda/ wanita kantoran apalagi kalau diskon 20%, kalau diskonnya 50% lebih banyak ibu- ibu yang belinya. Tapi untuk banyak enggaknya pembeli tergantung kita masarinnya aja. Tapi sampe sekarang memang selalu mencapai target dari Vinaastee nya. ” II.2. Ciri Khas Tas Rajut Vinaastee Ciri khas tas rajut Vinaastee terbagi menjadi 3 pembahasan yaitu mulai dari bahan tas rajut Vinaastee, produk tas rajut Vinaastee dan perawatan tas rajut Vinaastee. II.2.1. Bahan Tas Rajut Vinaastee Berdasarkan hasil wawancara dengan Eko Gunawan (2014) diperoleh gambaran bahwa tas rajut Vinaastee menggunakan bahan benang Polypropylene (benang PP) yang biasa digunakan untuk membuat produk yang di ekspor ke luar negeri, karena memang produk Vinaastee ini termasuk barang yang sering diekspor ke negara Singapura, Malaysia, China dan negara- negara lainnya. Gambar II.3. Contoh Benang Polypropylene. Sumber;http://kkcdnstatic.kaskus.co.id/images/2012/05/09/3466131_20120509094126.jpg Diakses pada (5 Januari 2015) II.2.2. Produk Tas Rajut Vinaastee Berdasarkan hasil wawancara dengan Eko Gunawan (2014) diperoleh gambaran mengenai produk tas rajut Vinaastee yang memliki warna tahan lama, tidak luntur dan warnanya tidak terbatas. Bahan yang digunakan untuk tas rajut ini tidak akan mengalami masalah terkelupas, seperti yang dialami tas dari bahan kulit asli 7 maupun imitasi. Benang pada tas rajut Vinaastee mudah dibersihkan dan bisa dicuci lembut, bisa juga dicuci menggunakan sikat gigi dengan sedikit detergen. Berikut merupakan beberapa jenis produk tas rajut Vinaastee: a. Tas Hobo Tas ini sama seperti tas tote, tapi bedanya adalah di desain. Tas hobo memiliki desain yang melengkung seperti bulan sabit, dan biasanya tas ini berukuran besar. Gambar II.4. Hobo Soya Sumber: http://dynstatic01-ec.zalora.com/R99tp1AsDEHC4-3Z2oMGj0K97Gg=/fitin/236x345/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-5816-255738-1.jpg Diakses pada (17 April 2015) Gambar II.5. Laguna Sumber: 8 http://dynstatic02-ec.zalora.com/Pq8dJT83nm-nDGvVrWSooAc0S_o=/fitin/236x345/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-2680-328618-1.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015) b. Backpack Backpack atau yang lebih dikenal dengan tas ransel ini merupakan tas multifungsi. Tas ini menjadi pilihan banyak orang karena sangat ringkas dan mudah untuk dibawa ke mana-mana, seperti menjadi tas sekolah, tas kerja, dan tas kuliah. Gambar II.6. Edo Backpack Grey, Red, Navy Sumber: http://im.berrybenka.biz/assets/cache/286x429/product/zoom/26280_edobackpack_grey_KF8RA.jpg http://im.berrybenka.biz/assets/upload/product/zoom/26280_edobackpack_red_IYAXV.jpg http://im.berrybenka.biz/assets/upload/product/catalogs/26280_edobackpack_navy_ONK0R.jpg diakses pada ( 6 Juni 2015 ) c. Mesengger Bag Sebagian besar bentuk messenger bag adalah kotak atau persegi panjang dengan dilengkapi sabuk lebar untuk diselempangkan di bahu. 9 Gambar II.7. Crossbody Bag Gambar II.8. Crossbody flap deep pink Sumber: https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-als-crossbody-bag_32699873.jpg http://im.berrybenka.biz/assets/cache/281x405/product/zoom/28471_crossbodyflap_deep-pink_0X512.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) Gambar II.9. Med Flap Sumber: http://intl.rakutenstatic.com/t/121/584/d4d3/fa5b/90fb/5b8c/536f/1112e49a99005056b70afc.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) d. Sling Bag Tas ini serupa dengan messenger bag, tapi sling bag dibuat lebih kecil dari messenger bag. Dalam hal pemakaian tas ini dikhususkan untuk kegiatan yang tidak memerlukan barang bawaan banyak. 10 Gambar II.10. Big Meme Gambar II.11. Nona Mix Sumber: http://dynstatic02-ec.zalora.com/Cc6i4kPNr0ZegvfK0hGowpEaEPg=/fitin/346x500/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-0979-638618-1.jpg https://pbs.twimg.com/media/CBlCIqdUsAE5_0w.jpg:large Diakses pada (17 April 2015) e. Rucksack Sekilas rucksack mirip dengan backpack, tapi tas ini tidak memakai sistem resleting melainkan serut (drawstring). Tas ini mulai terkenal pada masa perang dunia kedua, terutama oleh tentara Jerman. Rucksack berasal dari bahasa Jerman yakni Racken' artinya 'the back', dan Sack' yang berarti tas. Gambar II.12. Bazy Bag Sumber: http://dynstatic02-ec.zalora.com/5H4ywbEbr1OYRplOqFkTN4Mgobc=/fitin/346x500/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-0969-048618-1.jpg 11 http://dynstatic02-ec.zalora.com/t2KIJK27t-R7JC2flFk2L0dsttE=/fitin/346x500/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-4617-838618-1.jpg http://dynstatic01-ec.zalora.com/sOZmuveIMksciLscKkFMTqGVIRg=/fitin/236x345/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-4605-938618-1.jpg diakses pada ( 6 Juni 2015 ) f. Tote Bag Tas ini sering dipakai oleh wanita baik dalam acara formal maupun informal, seperti sekolah dan kerja. Dengan kapasitas yang besar membuat tas jenis ini dapat membawa segala jenis aksesoris dan perlengkapan wanita. Gambar II.13. Pixie Coklat dan Orange Sumber : http://dynstatic01-ec.zalora.com/T4Lvp9IOQ-cfk8jzoM9YMlant6w=/fitin/346x500/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-9103-192428-1.jpg Diakses pada (17 April 2015) Gambar II.14. Shoulder Bag Gambar II.15. Simply 2 12 Sumber: http://intl.rakutenstatic.com/t/bd1/6ea/7f57/92c1/70e9/5b64/5315/1118e4898f005056b743bc.JPG http://dynstatic01-ec.zalora.com/kBpuvVbGWTtWHVn6fPLQiMQeAgM=/fitin/236x345/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-5823-670068-1.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) Gambar II.16. Shopper Zigzag Gambar II.17. Big Rose Hand Bag Sumber: https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-shopper-zigzag-hand-bag_29448531.jpg http://intl.rakutenstatic.com/t/cf1/6a2/9f35/4f55/70fd/5b0b/5375/1156e4b41d005056b704f4.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) g. Tas Clutch dan Wrislet Tas clutch ini sekilas sama dengan wrislet, tapi ada sedikit perbedaan. Jika clutch hanya bisa digenggam tapi wrislet dapat juga diselempangkan karena memiliki tali panjang yang dapat dilepas pasang. Gambar II.18. Omi Medcos Gambar II.19. Wallet Bag 13 Sumber: http://dynstatic02-ec.zalora.com/unsafe/fitin/346x500/filters:quality%2890%29:fill%28ffffff%29/http://staticorigin.zalora.co.id/p/vinaastee-4560-845718-1.jpg https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-wallet-bag_25310046.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) Gambar II.20. Winnie Wristiet Gambar II.21. Winnie Wristlet Bag Sumber: https://www.pinkemma.com/uploads/2014/07/24/VS10000013004%20%20winnie%20wristiet%20clutch%20bag-vi-20333_blue%20mix_170rbdepan_190x190.jpg https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-winnie-wristlet-bag_29448559.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) Gambar II.22.Big Cos Brown Sumber: https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-big-cos-brown_46497641.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) h. Tas Satchel Tas ini adalah jenis tas selempang yang didesain untuk wanita. Tas satchel biasanya berukuran tidak terlalu besar dan mempunyai penutup yang 14 dilengkapi sabuk berukuran besar dibagian depannya. Desain penutup sabuknya biasanya mempunyai motif seperti skop dibagian atasnya. Gambar II. 23. Als Crossbody Sumber: https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-als-crossbody-bag_32699873.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) Gambar II.24. Als Crossbody-2 https://cdn.telunjuk.com/ri/180/200/vinaastee-als-crossbody_35183952.jpg Diakses pada ( 6 Juni 2015 ) II.2.3. Perawatan Tas Rajut Vinaastee Eko Gunawan (2014) sebagai kepala marketing PT. Vinaastee International menyatakan bahwa perawatan tas rajut Vinaastee sangat mudah dan tidak memerlukan cara atau perlakuan yang khusus, hal ini merupakan keunggulan dari tas rajut Vinaastee selain dari model yang selalu mengikuti trend. Apabila benang pada tas rajut Vinaastee ini keluar, maka tinggal dibakar saja sedikit menggunakan korek api. 15 II.3. Keunggulan Tas Rajut Vinaastee Berdasarkan hasil wawancara dengan Eko Gunawan (2014) diperoleh gambaran mengenai keunggulan tas rajut Vinaastee yang terdapat pada model, dari segi pemasaran dan tingkat kepuasan yang diberikan oleh produk Vinaastee. Model tas rajut Vinaastee selalu mengikuti perkembangan zaman. Hal ini membuat tas rajut Vinaastee dapat dipakai oleh semua kalangan. Contoh model tas rajut Vinaastee tahun 2011 dan tahun 2014. Tas rajut Vinaastee tahun 2011, modelnya dititik beratkan pada permainan warna dan motif rajutan lebih terlihat rumit dan didominasi banyak warna. Gambar II.25. Cross Body Han Bag Sumber; http://dynstatic01-ec.zalora.com/SNzlGCH4GiOkxL5XEoJ2YAehuCc=/fitin/346x500/filters:quality(90):fill(ffffff)/http://static-origin.zalora.co.id/p/vinaastee-0534202157-1.jpg http://intl.rakutenstatic.com/t/357/dc4/61dc/ca9f/f0a7/9a32/d588/1131e48377005056b75887.jpg Diakses pada (18 April 2015) Tas rajut Vinaastee tahun 2014, modelnya sudah mulai dibuat lebih elegan dengan tambahan kulit untuk bagian pegangan tangannya dan bagian bawah tas rajut Vinaastee, serta aksesoris yang menyerupai bunga berumbai dibawahnya. Adapun motifnya berbentuk rantai dimaksudkan agar tampilan tas tampak lebih kuat, ditambah lagi pada bagian bawah diperkuat dengan bahan kulit. Sehingga tas tersebut dapat digunakan untuk pergi ke kantor, acara pernikahan atau acara lainnya, karena model tas rajut Vinaastee ini berkapasitas besar serta elegan. 16 Gambar II.26. Shaura Soulder Bag Gambar II.27. Simply 2 Sumber; http://dynstatic02-ec.zalora.com/unsafe/fitin/346x500/filters:quality(90):fill(ffffff)/http://static-origin.zalora.co.id/p/vinaastee-0152949657-2.jpg Diakses pada (18 April 2015) II.3.1. Pemasaran Produk Vinaastee Berdasarkan wawancara dengan Eko Gunawan (2014) di samping produk- produk Vinaastee sudah terkenal di mancanegara, produk Vinaastee unggul pula dalam pemasarannya, karena sudah berhasil memanfaatkan media online seperti berikut ini: 1. Zalora.co.id; Gambar II.28.Website Zalora.co.id 17 Sumber: http://www.zalora.co.id/women/tas/vinaastee/?sort=popularity&dir=desc&category_id =264&brand=674 Diakses pada (17 April 2015) PT. Vinaastee International memasarkan produknya melalui beberapa media online, salah satunya yaitu zalora.co.id dengan total tas yang dijual sebanyak 45 dengan harga mulai dari Rp. 125.000 – Rp. 550.000, selain itu zalora.co.id ini pun sedang mengadakan diskon sampai dengan 62% untuk tas merk Vinaastee. Jika membeli tas rajut Vinaastee di website resmi zalora, maka konsumen akan mendapatkan keuntungan seperti gratis ongkos kirim, 7 hari batas penukaran, dan cara pembayaran yang akan memudahkan transaksi pembelian. 2. Berrybenka.com; Gambar II.29.Website Berrybenka.com Sumber: http://berrybenka.com/women/bags/vinaastee Diakses pada (6 Agustus 2015) Berrybenka.com merupakan online-shop yang bekerjasama dengan PT. Vinaastee International, tas yang dijual dalam website ini hanya 4 tas yang harganya mulai dari Rp. 140.000 –Rp. 390.000, selain itu tas Vinaastee sedang ada diskon 20%. 18 3. Odioli.com; Gambar II.30.Website Odioli.com Sumber: http://odioli.com/shop/bags?sort=timeD&category_id=608&maker=Vinaastee Diakses pada (17 April 2015) Pada website odioli.com ada 13 tas yang terdaftar, harga yang ditawarkan pada setiap website yang bekerjasama dengan Vinaastee termasuk odioli.com ini sama rata. Harga tas pada website ini mulai dari Rp. 140.000 – Rp. 400.000. 4. Buy8wood.com. Gambar II.31.Website Buy8wood.com Sumber: buy8wood.com/accessories-bags.html Diakses pada (17 April 2015) Pada website buy8wood.com ini tidak mudah mencari tas dengan brand Vinaastee, website ini lebih kepada menampilkan jenis produk seperti tas, maka seluruh jenis tas dengan berbagai brand akan ditampilkan. 45 jenis tas Vinaastee dijual dalam website ini dengan kisaran harga mulai dari Rp. 130.000 – Rp. 19 450.000. Buy8wood.com ini menawarkan pengiriman yang cepat serta servis pengembalian produk jika tidak sesuai harapan. 5. Instagram utama tas rajut Vinaastee Gambar II.32. Instagram utama Vinaastee Sumber: Screenshot pribadi Diakses pada ( 2 Mei 2015 ) Instagram resmi Vinaastee ini terakhir mengunggah fotonya pada tanggal 14 mei 2015 mengenai tips merapar tas rajut. 6. Instagram kedua tas rajut Vinaastee Gambar II.33. Instagram Vinaastee-2 20 Sumber: Screenshot pribadi Diakses pada ( 8 Juni 2015 ) Untuk instagram reseller Vinaastee terakhir mengunggah foto mengenai tas rajut tanggal 26 februari 2015 dan sampai saat ini kedua instagram Vinaastee tersebut sudah tidak mengunggah foto yang berkaitan dengan produk Vinaastee. 7. Facebook tas rajut Vinaastee Gambar II.34. Facebook Vinaastee Sumber: Screenshot pribadi Diakses pada ( 2 Juni 2015 ) Facebook official Vinaastee mengunggah foto tas model terbaru untuk katalog Vinaastee pada tanggal 5 agustus 2015. 8. LINE Vinaastee dan Banner Vinaastee Gambar II.35. Line Vinaastee 21 Sumber: Screenshot pribadi Diakses pada ( 7 Juni 2015 ) Gambar II.36. Banner Vinaastee Sumber: https://www.facebook.com/vinaastee/photos/a.446100905491704.1073741825.238181 916283605/631863780248748/?type=1 Diakses pada ( 8 Agustus 2015 ) Dan yang akan segera menyusul yaitu di Super shopping dan Rakuten. Produkproduk Vinaastee tidak hanya dapat dijumpai pada media online tetapi bisa juga dijumpai langsung di: - Beberapa Factory outlet di Bandung seperti: Heritage, Cascade dan lain lain; - Showroom di Jl. Peta, Bandung; - Matahari BIP Bandung; - Matahari IP Bandung; - Metro dept. store Bandung dan Jakarta; - Beberapa online shopping yang ber afiliasi dengan Vinaastee; - Hotel- hotel berbintang di Bandung. Pemasaran yang dilakukan oleh PT. Vinaastee International untuk meningkatkan penjualannya yaitu dengan ikut serta dalam suatu acara seperti bazar yang dapat dilihat pada gambar berikut: 22 II.4. Pendapat Masyarakat Tentang Tas Rajut Vinaastee Kepopuleran tas rajut Vinaastee berdasarkan 50 orang yang telah di survei melalui metode wawancara dapat disimpulkan bahwa hampir 41 orang yang diwawancara tidak mengetahui tas rajut merk Vinaastee seperti apa, sedangkan 9 lainnya mengetahui bentuk/ model tas rajut tapi tidak mengetahui merk tas tersebut Vinaastee atau bukan. Dari 50 orang yang telah diwawancara merupakan masyarakat usia 18- 21 tahun, yang berprofesi sebagai mahasiswa dan ibu rumah tangga/ kantoran. Gambar II.37. Wawancara di BIP Sumber: Data Pribadi Didokumentasikan pada (13 April 2015) Adapun beberapa screenshoot wawancara yang dilakukan secara pribadi kepada wanita usia 18- 21 tahun yaitu sebagai berikut: 23 Gambar II.38. Wawancara melalui BBM Sumber: Data Pribadi Dilakukan pada ( 13 April 2015 ) Pengetahuan masyarakat mengenai tas rajut Vinaastee pada kenyataan di masyarakat memang kurang dikenal, bahkan dari beberapa wawancara ada yang 24 mengemukakan pendapat bahwa belum pernah melihat bentuk tas rajut Vinaastee ataupun mengetahui merk tersebut, bahkan ada juga yang tidak menyukai tas rajutan. Selain itu meskipun omset penjualan terbilang stabil, tetapi pengetahuan masyarakat pada produk Vinaastee kurang di masyarakat kota Bandung khususnya padahal pabrik inti PT.Vinaastee International adalah di Jl. Peta no.208 Kota Bandung. Gambar II.39. Showroom Tas rajut Vinaastee Jl. Peta Sumber: Data pribadi Didokumentasikan pada (22 April 2015) Foto di atas merupakan showroom tas rajut Vinaastee sekaligus merupakan pabrik inti yang berada di Jl. Peta no. 208 Kota Bandung yang bersebrangan dengan Festival Citylink (jarak 100m dari Vinaastee). Gambar II.40. Festival Citylink Sumber : Data pribadi Didokumentasikan pada (18 April 2015) 25 II.5. Pendapat Reseller Tas Rajut Vinaastee Pendapat yang dikemukakan oleh beberapa reseller tas rajut Vinaastee, diperlihatkan oleh admin di Facebook Vinaastee seperti berikut ini: Gambar II.41. Grup Reseller Gambar II.42. Reseller - Dinnie Sumber: https://www.facebook.com/vinaastee/photos/a.446100905491704.1073741825.23818191 6283605/644295799005546/?type=1 https://www.facebook.com/vinaastee/photos/a.446100905491704.1073741825.23818191 6283605/639594552809004/?type=1 Diupload pada ( 14 Mei 2015 ) dan pada tangggal ( 29 April 2015 ) Dari hasil screenshoot tersebut dapat disimpulkan bahwa tas rajut Vinaastee bukan hanya memiliki ciri khas dan keunggulan dari segi model ataupun bahan serta perawatan, adapun pendapat dari masyarakat yang terwakilkan oleh para reseller ini seperti yang dikemukakan ibu Winda Siregar (2015) “ unik dan lucu, cuman aga berat kalau full rajutan ”. Adapun bebeapa pendapat lain seperti berikut ini: Ibu Nur (2015) “Keren” Ibu Dian (2015) “Beda dari yang lain” Ibu Destia (2015) “Buatan dlm negeri n gk klh saing dgn produk luar” Ibu Hayfa Ghaisani (2015) “Gak pasaran dan bukan kw kw an” 26 Sementara itu respon yang diberikan oleh reseller dari Garut juga baik, Dinnie (2015) “ Memakai tas rajut adalah kepuasan, dibuat handmade dengan waktu yang cukup lama, dengan kerumitan dan ketelatenan sehingga ada banyak cinta didalamnya,, ”. II.6. Analisis SWOT Analisis SWOT berikut merupakan perbandingan tas rajut Vinaastee dengan tas berbahan dasar kulit. Tabel II.1. Analisis SWOT Analisis S Vinaastee Merupakan benang tas yang Tas Kulit berbahan dirajut dasar Memiliki daya tarik dengan manual. bahan kulit yang digunakan, Memiliki varian warna tas yang memberi berbedapilihan beda, serta bahan kesa kuat dan benang elegan pada setiap produknya perawatan yang mudah. Tas Vinaastee yang unik, berbeda dengan yang lain, bukan tas kualitas tiruan super mampu membuat serta konsumennya merasa puas dengan tas handmade yang berbeda. W Kurangnya promosi yang dilakukan Terlalu banyak model tas oleh Vinaastee kepada masyarakat kulit yang sama menjadikan kota Bandung khususnya, yang tas terseut tidak memiliki membuat tas rajut Vinaastee ini keunikan tersendiri. kurang diminati oleh masyarakat usia 18- 21 tahun di Kota Bandung. O Peluang untuk memasarkan tas rajut Peluang untuk tas kulit lebih Vinaastee ini ada pada media sosial banyak karena tas berbahan seperti Instagram, Line dan dasar kulit lebih dipercaya 27 beberapa media cetak lain. Karena oleh masyarakat khususnya sejauh ini PT. Vinaastee belum warga kota Bandung. Untuk memaksimalkan promosi pada pemasaran tas kulit tidak media- media tersebut khususnya harus berada di dalam Mall. promosi untuk masyarakat Bandung. T Ancaman pasar tas rajut merupakan Ancaman pasar tas kulit tas kulit, karena lebih banyak merupakan tas kulit lain serta masyarakat khususnya di Kota tas rajut karena tas rajut Bandung yang lebih memilih tas memiliki keunikan tersendiri. kulit karna lebih aman jika hujan Dengan adanya berbagai serta dirasa tidak mudah rusak jika ancaman pasar tersebut, tas tergesek. kulit bisa lebih murah dari tas rajut khususnya Vinaastee. II.7.Target Market Tas Rajut Vinaastee Target market tas rajut Vinaastee terdapat pada tabel berikut: Tabel II.2. Target Market Faktor Geografi Masyarakat Kota Bandung Demografi Usia: 18- 21 tahun Jenis kelamin:Wanita Pendidikan: SMA/ SMK – S1> S.Ekonomi:Menengah ke atas Pekerjaan: Pelajar dan pegawai kantoran/ ibu rumah tangga. Psikografi Haryanto (2010) Pada masa ini remaja sudah mantap dan stabil. Remaja sudah mengenal dirinya dan berani tampil beda dengan gaya sendiri. Remaja sudah mempunyai pendirian tertentu berdasarkan satu pola yang jelas yang baru ditemukannya. 28 II.8. Ringkasan dan Solusi Tas rajut Vinaastee merupakan tas dengan bahan dasar benang Polypropylene (benang PP) yang dirajut menggunakan tangan bukan oleh mesin. Tas rajut Vinaastee selalu mengikuti perkembangan zaman, maka dari itu tahun 2014 sudah mulai dipadukan dengan kulit agar terlihat lebih elegan dan menarik. Ciri khas dan keunggulan dari tas rajut Vinaastee ini dapat dilihat dari segi bahan, benang yang digunakan lebih padat, kuat dan juga lembut. Selain itu bahan benang yang digunakan lebih mudah perawatannya dibanding dengan tas rajut lain. Permasalahan yang terdapat pada produk tas rajut Vinaastee ini lebih kepada promosi yang dilakukan oleh PT. Vinaastee International yang kurang maksimal, karena masyarakat belum dapat memahami betul apa itu tas rajut, perbedaan antara tas rajut Vinaastee dengan tas rajut merk lain, bahkan jika menemukan tas rajut Vinaastee pun, kebanyakan masyrakat khususnya warga kota Bandung belum mengetahui bahwa itu merupakan tas rajut Vinaastee. Maka dari itu promosi yang dilakukan harus lebih maksimal dengan cara membuat sebuah sales promo, khususnya untuk meningkatkan penjualan tas rajut Vinaastee di masyarakat kota Bandung. 29 BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1. Target Sasaran/ Audience Menentukan target audience merupakan hal penting agar maksud dan tujuan dari pembuatan karya ini tersampaikan, maka dari itu berikut merupakan uraian lengkapnya.  Demografis remaja akhir hingga dewasa dengan rentang umur 18 tahun hingga 21 tahun, dengan jenis kelamin perempuan serta latar belakang yang memiliki pendapatan menengah ke atas.  Geografis khusus untuk daerah kota Bandung.  Psikografis Memiliki ketertarikan akan sesuatu yang unik serta selalu ingin tampil beda dan gaya. Memiliki rasa cinta yang tinggi akan tas dengan brand original serta asli Indonesia. III.2. Strategi Perancangan Jenis strategi yang diambil merupakan jenis Cross Promotion, yaitu dengan mengadakan diskon besar besaran dan juga program baru dengan menjadi member Vinaastee yang akan mulai diadakan pada tanggal 24 Juni 2015, di mana dalam acara ini semua kalangan dapat membeli tas rajut Vinaastee dengan harga yang jauh lebih murah. Pihak Vinasstee juga menawarkan program untuk menjadi member agar nantinya lebih mudah untuk mendapat informasi mengenai diskon dan tawaran menarik lainnya setiap minggu. Cara untuk menjadi member Vinaastee melalui beberapa tahap yang cukup mudah, yaitu hanya dengan 4 tahapan: 1. Membeli tas rajut Vinaastee. 2. Mengumpulkan bukti pembayaran yang telah diperoleh saat membeli tas rajut. 3. Memperlihatkan struk pembayaran yang sudah mencapai angka total Rp. 700.000 atau lebih sebagai bukti bahwa anda telah membeli tas Vinaastee. 30 4. Setelah mengisi ketentuan dari Vinaastee maka anda akan resmi menjadi member Vinaastee dan akan mendapatkan pemberitahuan ekslusif mengenai diskon serta penawaran pribadi lainnya. III.2.1. Pendekatan Komunikasi a. Pendekatan Visual Pendekatan visual yang digunakan dalam poster digital ini mengadaptasi gaya visual dari poster yang dibuat oleh Yuki Angelia. Hal ini dikarenakan gaya visual milik Yuki Angelia memiliki warna desain yang menarik dan relatif cocok untuk dijadikan referensi desain dalam menyampaikan program diskon maupun program baru Vinaastee. Gambar III.1. Gambar milik Yuki Angelia Sumber : http://www.breadtalk.com.sg/files/2014vday_poster.jpg Diakses pada ( 1 Juli 2015) b. Pendekatan Verbal Pendekatan verbal yang digunakan untuk tulisan diskon di sini memakai bahasa inggris, karena Vinaastee merupakan perusahaan yang sudah cukup terkenal ke luar negeri, lagipula untuk tulisan discount masyarakat Indonesia pasti sudah 31 mengetahui artinya. Sedangkan untuk keterangan yang cukup panjang digunakan bahasa Indonesia. Pengunaan bahasa Indonesia di sini bertujuan untuk memudahkan pembaca memahami maksud dari tahapan- tahapan poster ini. III.2.2. Strategi Kreatif Dalam penyampaian promosi yang dilakukan PT. Vinaastee International selama ini belum cukup maksimal dalam meningkatkan penjualan di kawasan Bandung Jawa Barat, selain itu target marketnya pun melenceng dari target semula. Maka dari itu untuk promosi kali ini, desain akan dikemas dalam bentuk poster digital yang di unggah ke instagram. Agar lebih banyak remaja yang mengetahui produk Vinaastee, maka dibuatlah poster digital, yang maksudnya agar kalangan remaja yang berminat membeli produk rajut semakin bertambah. Poster digital sendiri merupakan sebuah bentuk poster yang muncul karena adanya media sosial yang sangat digemari oleh para remaja saat ini. Dalam media ini, konten poster digital serta visual dibuat menarik dan unik yang berbeda dengan desain Vinaastee sebelumnya. Tentu hal ini tetap disesuaikan dengan tema serta informasi materi yang terdapat dalam poster tersebut. Dalam bentuk fisik juga dibuat media promosi seperti halnya brosur, x banner, stiker dan media lain yang tentunya tetap berkaitan dengan upaya peningkatan penjualan. III.2.3. Strategi Media Strategi media untuk masalah sales promo ini lebih kepada poster digital atau dalam pengaplikasiannya berbentuk foto-foto yang dipecah dan di unggah satu persatu dari bagian kanan bawah agar nantinya 15 foto yang di unggah secara teratur di instagram terlihat dalam satu bentuk yaitu poster (jika dilihat di instagram Vinaastee). Cara ini dilakukan karena sosial media khususnya instagram memang dimiliki oleh Vinaastee tetapi admin yang mengelola akun tersebut kurang maksimal dalam memanfaatkannya. 32 Proses pemotongan poster yang nantinya diunggah dalam bentuk potongan demi potongan foto, secara tidak langsung akan mengganggu audience yang merupakan bagian dari strategi untuk menarik perhatian calon pembeli. Karena adanya gangguan yang muncul di timeline maka dengan otomatis lebih banyak audience yang akan melihat profil Vinaastee dan akan mendapati sebuah bentuk poster digital yang tersusun seperti puzzle. Di samping itu media online lainnya seperti beberapa website yang bekerjasama dengan Vinaastee akan dipasangkan sebagai media promosi juga. Media yang dicetak pun akan dibuat, dengan catatan bahwa media- media tersebut merupakan media pendukung adanya strategi promosi yang dilakukan oleh PT. Vinaastee International, karena media utamanya yaitu tetap instagram. Media- media pendukung tersebut yaitu: a. Line (Vinaastee) b. Website Odioli.com c. Website Zalora.co.id d. Website Berrybenka.com e. Website 8wood.com f. Facebook Vinaastee g. Poster (print out) h. Brosur i. Stiker j. Banner k. Kaos Vinaastee l. Billboard m. Tulisan diskon untuk ditempel didekat tas n. Paper bag Vinaastee 33 III.2.4. Strategi Distribusi Media utama yang digunakan pada perancangan ini berupa poster digital yang nantinya akan disebarluaskan di media sosial seperti halnya facebook, website yang bekerjasama dengan Vinaastee dan juga media instagram khususnya. Adapun target audience dari promosi ini yaitu remaja akhir berkisar umur 18- 21 tahun . Media pendukung yang berbasis cetak tentunya tidak sama dalam hal strategi distribusinya, maka dari itu berikut merupakan uraian lengkap mengenai distribusi yang akan dilakukan: - Line official Vinaastee Shop akan diganti foto serta banner line pada tanggal 20 Juni 2015. - Untuk media online seperti facebook, instagram dan website semua akan serentak dipasang atau diunggah pada tanggal 24 Juni 2015 tepat saat hari diskon dimulai. - Poster yang dicetak akan mulai ditempel pada tanggal 20 Juni 2015, tepatnya dipasang di kaca showroom Vinaastee dan juga di kawasan BIP yaitu di samping tas rajut Vinaastee. - Media brosur akan di bagikan kepada para pengunjung BIP dan IP Bandung, SPG Vinaastee yang bertugas akan standby tepat di pintu masuk BIP dan IP mulai dari tanggal 19 Juni 2015 jam 11.00 WIB. - Stiker Vinaastee bukan untuk dibagikan secara acak kepada setiap pengunjung tetapi, stiker Vinaastee akan didapatkan jika telah berbelanja tas rajut Vinaastee. Hal ini dilakukan agar lebih banyak lagi yang mengetahui informasi adanya diskon di Vinaastee, program ini akan di mulai tanggal 14 Juni 2015 tepatnya di showroom, BIP, IP dan juga cabang Vinaastee lainnya. - Banner akan mulai dipasang pada tanggal 23 Juni 2015 jam 15.00 WIB, agar para pengunjung keesokan harinya dapat langsung melihat dan membeli tas rajut Vinaastee pada hari itu juga. Banner akan diletakkan tepat di pintu masuk Matahari BIP maupun IP yang ada di Bandung. - Kaos Vinaastee ini nantinya merupakan merchandise yang dapat dibeli oleh konsumen dengan harga Rp. 85.000, akan tetapi jika pembelian tas rajut Vinaastee 34 pada hari itu mencapai Rp. 900.000 maka konsumen tersebut akan mendapatkan kaos Vinaastee secara gratis. Program ini mulai dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2015 di BIP, IP maupun showroom Vinaastee. - Billboard Vinaastee akan dipasang di jalur tol pasteur dan juga di jembatan pasupati Bandung mulai tanggal 20 Juni 2015 pada jam 20.00 WIB. - Tulisan diskon untuk ditempel didekat tas merupakan salah satu bagian dari strategi untuk memberitahukan kepada konsumen bahwa tas tersebut sedang di diskon 50%. Pemasangan tulisan diskon mulai pada tanggal 24 Juni 2015 tepat jam 07.00 WIB, agar para pengunjung segera mengetahuinya. - Paper bag juga merupakan media untuk penyebaran informasi adanya program diskon yang diadakan oleh Vinaastee. Paper bag akan mulai dipakai pada tanggal 24 Juni 2015 tentunya di showroom dan juga matahari IP dan BIP Bandung. III.3. Konsep Visual Konsep yang dipakai dalam perancangan poster digital ini adalah dengan mengadaptasi gaya anak muda yang penuh dengan warna serta lebih mengesankan warna yang berjiwa muda yaitu merah muda, yang menjadi salah satu bagian warna dari logo Vinaastee. Warna merah muda itu sendiri merupakan warna yang memiliki filosofi “berjiwa muda dan berani” tentunya identik dengan anak muda yang menjadi target sales promo kali ini. Gaya minimalis yang selalu dibuat oleh Vinaastee membuat pembelinya lebih didominasi para kaum ibu dibanding remaja, maka dari itu gaya visual yang ditampilkan lebih berbeda tetapi tidak menghilangkan warna Vinaastee. Selain gaya visual yang ada di dalamnya, pemilihan bentuk tulisan utuk diskon pun menjadi salah satu poin penting untuk menarik perhatian audience, dengan masih mengusung tema minimalis. 35 Gambar III.2. Referensi bentuk diskon Sumber : https://aws-dist.brta.in/2014-12/b272330e344b9db4838954d7a9212e33.jpg Diakses pada ( 1 juni 2015 ) III.3.1. Format Desain Format desain yang digunakan dalam setiap perancangan yang berkaitan dengan sales promo ini menggunakan format gambar JPG dan berikut ini merupakan uraian lainnya: a. Poster Digital (instagram) Width x Height : 1280 x 1280 pixel Size/ format : 421 KB / square (satu potongan foto) Keterangan berikut merupakan ukuran untuk satu potong foto atau gambar yang akan di unggah ke instagram, untuk keseluruhan foto yang di unggah adalah 15 foto karena tampilan instagram memuat 3 foto dalam satu barisnya, maka tinggi poster sepadan dengan 5 potongan gambar. b. Line (Vinaastee) Untuk foto profil pada akun Line Vinaastee adalah sebagai berikut Width x Height : 1280 x 1280 pixel Size/ format : 304 KB / square 36 Untuk foto banner pada Line Width x Height : 1544 x 986 pixel Size/ format : 969 KB / landscape c. Website Odioli.com Width x Height : 787 x 588 pixel Size/ format : 887 KB / landscape d. Website Zalora.co.id Width x Height : 2090 x 1046 pixel Size/ format : 441 KB / landscape e. Website Berrybenka.com Width x Height : 2100 x 1200 pixel Size/ format : 980 KB / landscape f. Website Buy8wood.com Width x Height : 940 x 535 pixel Size/ format : 1,5 MB/ landscape g. Facebook Vinaastee Ukuran banner atau cover foto pada facebook Vinaastee yaitu Width x Height : 849 x 313 pixel Size/ format : 312 KB / landscape Sedangkan untuk foto profil facebook Width x Height : 168 x 168 pixel Size/ format : 111 KB / square 37 h. Poster (print out) = digital printing i. j. Width x Height : 59,4 x 42 cm Format : A2 Potrait Bahan : Albatros ( laminasi dof) Brosur = digital printing Width x Height : 28 x 22,3 cm Format : A4 Landscape Bahan : Artpaper 210gr Stiker = digital printing Width x Height : 5 x 5 cm Format : A3+ Potrait (saat di print) Bahan : Stiker vinil white k. Banner = digital printing l. Width x Height : 60 x 160 cm Format : Potrait Bahan : Luster Kaos Vinaastee = digital printing Width x Height : L dan XL Format : Potrait Bahan : Katun m. Billboard = digital printing Width x Height : 3 x 4 m (skala 1:20) Format : Potrait Bahan : Plat alumunium, cat Nippon Paint, menie aktive primer, rangka board besi stall/ hollo 38 n. Tulisan diskon untuk ditempel didekat tas = digital printing Width x Height : 8,4 x 15,7 cm Format : Potrait Bahan : Artpaper 260gr o. Paper bag Vinaastee = digital printing Width x Height : 19 x 24 cm dengan dimensi 7,5 x 24 cm 38 x 40 cm dengan dimensi 14 x 40 cm Format : Potrait dan Square Bahan : Photo Paper (laminasi dof) III.3.2. Tata Letak (Layout) Layout yang digunakan dalam poster ini didominasi oleh banyaknya ilustrasi untuk membuat pembaca lebih mudah dalam memahami isi dari poster ini. Untuk teks yang terdapat pada poster digital/ non digital dibuat tidak terlalu banyak karena kapasitas gambar yang dapat ditampilkan oleh layar handphone lebih kecil, maka dari itu lebih banyak menggunakan ilustrasi agar lebih terlihat serta mudah dipahami oleh semua kalangan. Di samping itu untuk tampilan pada handphone berlayar cukup kecil tidak menjadikan masalah yang fatal, karena setiap potongan foto dapat dilihat lebih dekat dan juga ada keterangan tambahan pada bagian bawah foto. 39 Gambar. III.3. Poster digital Sumber : Data pribadi Gambar di atas merupakan layout yang akan diterapkan pada desain poster digital, yang juga merupakan media utama dalam promosi. Gambar III.4. Layout pada akun Line Vinaastee 40 Sumber : Data Pribadi Layout di atas merupakan tampilan yang akan muncul jika konsumen masuk ke bagian kontak lalu memilih Vinaastee Shop. Gambar III.5. Layout pada website Odioli.com Sumber : Data Pribadi Pembuatan desain layout untuk website odioli tidak terlalu banyak unsur ilustrasi maupun teks, karena pengunjung website ini dapat secara langsung melihat jenisjenis dari tas rajut Vinaastee dengan menekan tombol “SHOP NOW” yang akan secara cepat menyambungkan pengunjung kepada list tas Vinaastee. Gambar III.6. Layout pada website Zalora.co.id Sumber : Data Pribadi 41 Website zalora.co.id tidak menyantumkan logo Vinaastee karena pengunjung dapat langsung memilih pilihan “Shop Now” pada bagian bawah diskon. Selain dapat langsung masuk ke dalam list tas rajut Vinaastee, zalora ini juga menyediakan pilihan apabila pengunjung ingin melihat liat produk lain berdasarkan kategori untuk wanita maupun pria. Gambar III.7. Layout pada website Berrybenka.com Sumber : Data Pribadi Pada setiap website akan tercantum tulisan “Shop Now” yang dapat dipilih langsung oleh pengunjung untuk mengetahui produk apa saja yang sedang di diskon. Gambar III.8. Layout pada website Buy8wood.com Sumber : Data Pribadi 42 Akan tetapi terkecuali untuk website buy8wood.com ini karena iklan di dalam website ini tidak dapat di link kan maka terdapat logo pada desainnya, tidak lain untuk memberikan informasi bahwa merk yang sedang mengadakan diskon adalah Vinaastee. Gambar III.9. Layout pada Facebook Vinaastee Sumber : Data Pribadi Facebook Vinaastee merupakan media sosial yang lebih aktif dari media lainnya seperti instagram, Line maupun twitter. Media sosial facebook juga tetap menjadi sarana untuk promosi agar hasilnya semakin maksimal. Gambar III.10. Desain Kaos Vinaastee Sumber : Data Pribadi 43 Kaos yang dibuat merupakan kaos yang nantinya akan menjadi merchandaise untuk pembelian tas rajut Vinaastee yang mencapai Rp. 900.000. Baju berwarna merah muda dengan gambar burung pada kaos tersebut tidak lain merupakan icon dari Vinaastee itu sendiri. Selain itu, gambar sederhana yang terdapat pada kaos memiliki arti bahwa Vinaastee merupakan produk yang akan terus berkembang dan tidak terkait dengan hambatan ruang maupun waktu, warna putih pada burung tersebut pun merupakan warna yang di ambil dari desain Vinaastee sebelumnya yang sangat didominasi dengan warna putih. Gambar III.11. Layout poster Gambar III.12. Layout billboard Sumber : Data Pribadi Bentuk dari layout poster dan billboard hampir mirip, karena poster maupun billboard didominasi oleh ilustrasi. Akan tetapi khusus untuk billboard yang akan dilihat cepat oleh para pengendara maka teks pada desain pun lebih sedikit daripada poster, agar informas tetap dapat tersampaikan dengan baik. 44 Gambar III.13. Layout tempelan di stand Vinaastee Sumber : Data Pribadi Gambar III.14. Layout banner Sumber : Data Pribadi 45 Banner yang dibuat merupakan banner untuk menarik perhatian para konsumen karena pada banner ini hanya terdapat keterangan diskon, hal ini sengaja dibuat dengan harapan para konsumen akan langsung mengetahui promosi apa yang sedang diadakan oleh Vinaastee. Sedangkan untuk tempelan diskon pada gambar sebelumnya, merupakan media penanda bahwa tas yang sedang ditampilkan telah mendapat diskon sebesar 50%. Gambar III.15. Layout untuk brosur bagian luar Sumber : Data Pribadi Gambar III.16. Layout untuk brosur bagian dalam Sumber : Data Pribadi 46 Layout brosur pada gambar sebelumnya lebih didominasi dengan teks, karena brosur merupakan media yang akan dibaca cukup lama dan dapat dibawa ke mana saja oleh calon konsumen. Pada bagian tengah (desain dalam) langsung disajikan dengan gambaran diskon, untuk bagian kiri akan dibuat untuk keterangan dalam hal tahapantahapan menjadi member, dan pada bagian kanan terdapat foto 2 remaja. Gambar III.17. Layout pada stiker Sumber : Data Pribadi Desain pada stiker tidak terlalu banyak, karena stiker ini merupakan salah satu media pendukung yang nantinya akan dibagikan kepada para pembeli tanpa minimum pembelian. Hal tersebut dilakukan agar informasi mengenai adanya diskon dapat lebih tersebar luas. Gambar III.18. Layout pada Paper Bag Sumber : Data Pribadi 47 Desain paper bag dibuat sederhana dengan keterangan yang cukup, seperti halnya alamat showroom maupun media sosial lainnya tercantum pada sisi paper bag. Keterangan diskon dan siluet berada di bagian depan karena di sini lebih kepada media untuk memberitahukan kepada orang banyak bahwa Vinaastee sedang mengadakan diskon 50% untuk semua produknya. III.3.3. Tipografi Tipografi yang digunakan pada desain poster, banner, billboard, brosur, stiker dan lainnya menggunakan banyak font yang tentunya menunjang desain yang telah dibuat. Berikut merupakan jenis- jenis font yang akan digunakan pada desain: Variane Script PROMESH Stitch Regular Myriad pro NewGoth BT 2peas 48 Gambar. III.19. Font yang digunakan Sumber : Data Pribadi Font yang bertuliskan “Take Me Out Girls” merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan perhatian para wanita khususnya warga kota Bandung agar nantinya akan menimbulkan rasa ingin tahu serta keinginan untuk membeli tas rajut tersebut. Gambar. III.20. Font yang digunakan pada judul Sumber : Data Pribadi “Mau gaya? Vinaastee aja” slogan ini bertujuan memberitahu bahwa tas rajut Vinaastee dapat digunakan untuk para kaum wanita yang ingin tampil gaya, unik dan sekaligus berbeda dari yang lainya, karena Vinaastee dibuat secara handmade. Selanjutnya untuk slogan “Siap ngantor. Vinaastee” Siap pake ditujukan untuk para kaum wanita yang sudah memiliki pekerjaan, bahwa tas rajut Vinaastee juga telah disiapkan bagi yang memiliki background sebagai orang kantoran. Gambar. III.21. Slogan Vinaastee Sumber : Data Pribadi Untuk bahasa yang digunakan, desain ini lebih memberikan kesan tidak formal karena Vinaastee bukanlah suatu perusahaan yang memproduksi tas 49 untuk wanita kantoran saja. Dan juga target market bukan hanya untuk wanita kantoran tetapi juga mahasiawa. III.3.4. Ilustrasi Berikut ini merupakan ilustrasi yang terpilih dan cocok untuk digunakan dalam penyampaian tahapan menjadi member Vinaastee, karena Vinaastee bukan hanya tersebar di Indonesia khususnya di kota Bandung maka wajah maupun bentuk badan tidak terlihat seperti karakter Indonesia. Mata yang besar pada ilustrasi menggambarkan bahwa wanita adalah seseorang yang senang berbelanja, sedangkan untuk baju yang digunakan pada tahap 1 menggambarkan gaya para mahasiswi yang ingin selalu terlihat modis dan tentunya menjadi gambar yang penting dalam desain khususnya poster online maupun non- online terkecuali pada website. Gambar III. 22. Tahap satu, dua dan tiga Sumber : Data Pribadi Pada ilustrasi berikut merupakan gambaran seorang wanita yang sudah berbelanja tas di Vinaaste. Ilustrasi selanjutnya berkaitan dengan struk pembayaran saat anda membeli tas rajut Vinaastee, ini dimaksudkan agar konsumen diwajibkan untuk mengumpulkan sampai nominal Rp. 700.000 terkumpul. Ilustrasi tahapan selanjutnya yaitu, mendaftarkan diri ke showroom Vinaastee sambil membawa bukti struk pembayaran sebelumnya, dan proses lainnya akan dilakukan oleh operator Vinaastee. 50 Gambar III. 23. Kartu member Sumber : Data Pribadi Pada tahap akhir, konsumen yang telah terdaftar akan mendapatkan kartu member Vinaastee tersebut. Gambar III. 24. Tas rajut Vinaastee Sumber : Data Pribadi Model yang memegang tas rajut Vinaastee merupakan gambaran dari pemilik perusahaan PT. Vinaastee International yang memakai kerudung yaitu ibu Ai Laifah. Karena ini adalah perusahaan yang juga pegawainya sebagian besar memakai kerudung. Sedangkan untuk posisi tas yang disimpan di dekat hidung model atau dengan kata lain

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (82 Halaman)
Gratis