Pengembangan sistem informasi pembelian barang (studi kasus PT.Tiara Royale pada Departemen Purchasing and Store Order)

Gratis

1
8
275
2 years ago
Preview
Full text

ABSTRAK

  Oleh karena itu, Guna mendukung kelancaran pada sistem pembelian barang perlu dibuat sistem informasi yang dapat memberi solusi bagi proses kegiatantransaksi pembelian, hal ini penting mengingat setiap kegiatan transaksi yang dilakukan perusahaan nantinya harus dilaporkan per periode tertentu. Maka berdasarkan uraian permasalahan diatas, sangat menarik untuk melakukan penelitian terhadap sistem pembelian barang untuk mengatasipermasalahan, sehingga informasi yang dihasilkan akurat dalam waktu yang tepat, 3 4 dengan mengambil tema “Pengembangan Sistem Informasi Pembelian Barang (Studi Kasus PT. Tiara Royale pada Departemen Purchasing and Store Order ) “.

1.1 Latar Belakang

  Oleh karena itu, Guna mendukung kelancaran pada sistem pembelian barang perlu dibuat sistem informasi yang dapat memberi solusi bagi proses kegiatantransaksi pembelian, hal ini penting mengingat setiap kegiatan transaksi yang dilakukan perusahaan nantinya harus dilaporkan per periode tertentu. Maka berdasarkan uraian permasalahan diatas, sangat menarik untuk melakukan penelitian terhadap sistem pembelian barang untuk mengatasipermasalahan, sehingga informasi yang dihasilkan akurat dalam waktu yang tepat, 3 4 dengan mengambil tema “Pengembangan Sistem Informasi Pembelian Barang (Studi Kasus PT. Tiara Royale pada Departemen Purchasing and Store Order ) “.

1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.4.1 Tujuan

1.4.1.1 Tujuan penulisan skripsi bagi peneliti adalah :

  Mengembangkan sistem informasi pembelian barang pada Departemen Purchasing and Store Order untukdapat mengolah kegiatan transaksi pembelian barang dari proses input, transaksi, sampai pada proses cekstock barang. Membuat laporan data barang, supplier, pembelian(PO),dan proses transaksi secara cepat dan akurat dalam bentuk Digital Document (PDF) dengan periodeharian, bulanan sampai tahunan.

1.4.1.2 Tujuan bagi Perusahaan adalah :

  Mengadakan sistem baru yang dapat memudahkan pengolahan data transaksi pembelian barang. Proses penyajian informasi laporan yang cepat, sesuai dan akurat untuk kebutuhan manajemen perusaahansebagai dasar masukan bagi pengambilan keputusan bagi aktifitas perusahaan kedepannya.

1.4.2 Manfaat

  Membandingkan teori yang didapat di perkuliahan dengan masalah yang sebenarnya. Menyediakan transfer dan sharing informasi yang cepat, tepat dan akurat mengenai data maupun laporanyang dibutuhkan baik tingkat karyawan maupun tingkat manajemen.

1.5. Metodologi Penelitian

  Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini meliputi: Di dalam menyusun skripsi ini, penulis berusaha mendapatkan serta mengumpulkan data yang lengkap guna menyusun karya ilmiah ini. Pengumpulan data dengan cara mengambil dari sumber 4) Studi Literatur Sejenis Kegiatan pengumpulan data dengan mempelajari dan mambaca buku atau literate lainnya yang memilikipokok tujuan yang sama dan dapat dijadikan acuan berkenaan dengan penelitian dan pengembangan sistem usulan.

1.6 Sistematika Penulisan

  Skripsi ini terdiri dari lima bab yang disusun sedemikian rupa dengan materi pembahasan yang saling berhubungan dengan sistematika sebagai berikut : Bab ini akan diuraikan latar belakang, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini akan diuraikan metodologi penelitian yang digunakan diantaranya metode pengumpulan data dan metode pengembangan sistem.

BAB V SIMPULAN DAN SARAN Bab ini akan disajikan simpulan dan saran-saran yang penulis angkat berdasarkan pembahasan pada bab-bab sebelumnya

BAB II LANDASAN TEORI

9

2.1 Konsep Dasar Sistem

  Sistem adalah kumpulan dari komponen atau elemen yang saling berhubungan satu dengan lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapaitujuan tertentu (Jogiyanto, 2005). Untuk lebih mendalami suatu konsep dasar dari sistem terdapat beberapa ahli yang berpendapat mengenai apa itu sistem,karakteristik sistem dan klasifikasi sistem.

2.1.1 Pengertian Sistem

Sistem sebagai sekelompok elemen Sedangkan, pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem adalah kumpulan darielemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

2.1.2 Karakteristik Sistem

  Batas sistem (Boundary)Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau denganlingkungan luarnya. Keluaran sistem (Output)Keluaran yaitu hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisapembuangan.

2.1.3 Klasifikasi Sistem

  Sistem Abstrak (Abstract System) dan Sistem Fisik (Physical System) Sistem abstrak adalah suatu sistem yang berupa ide- ide pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik,misalnya teologi yaitu sistem yang berupa pemikiran- pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sedangkan sistem fisik adalah suatu sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang nyata atau yang adasecara fisik.

2.2 Konsep Dasar Informasi

  Untuk lebih mengenal apa itu data dan apa itu informasi, terlebih dahulu harus mengenal definisi dari data dan informasi itu sendiri. Definisi data yang lain adalah data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.

2.2.1 Pengertian Informasi

2.2.2 Siklus Informasi

  Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengelolaan data dalam bentuk lebihberguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilankeputusan. Ini dapat dilihat dari gambar dibawah yang dikemukakan oleh Ladjamudin, berpendapat bahwa Untukmemperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalammenghasilkan informasi (Ladjamudin,2005).

2.2.3 Kualitas Informasi

  Informasi yang baik adalah informasi yang berkualitas, informasi yang berkualitas ditentukan oleh hal-hal sebagai berikut (Kadir, 2003): 1. Tepat waktu (timelines)Informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan tidak boleh terlambat, karena nantinya tidak mempunyai nilai yangbaik, sehingga apabila dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan akan berakibat fatal atau kesalahan pengambilankeputusan dan tindakan.

2.2.4 Nilai Informasi

  Sehingga tidak memungkinkan dan sulit untukmenghubungkan suatu bagian informasi pada suatu masalah tertentu dengan biaya untuk memperolehnya, karena sebagian besar informasidinikmati tidak hanya oleh satu pihak didalam perusahaan (Jogiyanto,2005). Tidak jauh beda dengan pendapat (Ladjamudin, 2005), yang berpendapat bahwa suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnyalebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya dan sebagian informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuannilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.

2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi

Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen dalam menunjang suatu pengambilan keputusan, maka sistem informasi sangatdiperlukan dalam hal mendapatkan informasi.

2.3.1 Pengertian Sistem Informasi

  Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukungoperasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan( Al Fatta, 2007). Sedangkan Ladjamudin menjelaskan suatu sistem informasi dapat didefinisikan sebagai berikut (Ladjamudin, 2005): 1 Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untukmencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

2.3.2 Komponen Sistem Informasi

  ProsedurSekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitankeluaran yang dikehendaki. Jaringan komputer dan komunikasi dataSistem penghubung yang memungkinkan sumber(resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.keenam komponen diatas diklasifikasikan menjadi tiga bagian yaitu sebagai berikut (Ladjamudin, 2005): 1.

2.4 Konsep Pembelian

Untuk lebih mengetahui tentang pembelian terlebih dahulu mengenal akuntansi, dan transaksi akuntansi termasuk didalamnya mengenai pembelian,

2.4.1 Pengertian Akuntansi

  Oleh karena itu,kejadian yang mempengaruhi elemen apa saja dari persamaan akuntansi( aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemilik ) mestilah dicatat. Dokumen sumber adalah setiap bukti tertulis atau tercetak dari transaksi bisnis yang merekam fakta 2.4.3 Aplikasi Akuntansi Terkait Pembelian Mendefinisikan aplikasi akuntansi sebagai suatu paket peranti lunak yang digunakan oleh organisasi untuk mencatat dan menyimpan 3.

2.4.4 Pengertian Pembelian

  Kegiatan pembelian merupakan suatu usaha yang dilakukan manusia untuk menyampaikan barang kebutuhan yang dihasilkan olehprodusen kepada konsumen yang memerlukan dengan memperoleh jasa berupa uang menurut harga (Marom:2000). Fungsi GudangDalam sistem akuntansi pembelian, fungsi gudang bertanggung jawab untuk mengajukan permintaanpembelian sesuai dengan posisi persediaan yang ada di gudang dan untuk menyimpan barang yang telah diterimaoleh fungsi penerimaan.

2.4.5 Jaringan Prosedur Sistem Pembelian

  Jaringan prosedur dalam sistem pembelian adalah : a. Prosedur permintaan penawaran harga dan pemilihan pemasok atau supplier.

2.4.6 Unsur Pengendalian Intern

  Unsur pengendalian intern yang seharusnya ada dalam sistem pembelian dirancang untuk mencapai tujuan pokok pengendalian internakuntansi berikut ini (Bodnar, 2000) : 1. Dengan demikian karenasetiap transaksi terjadi dengan otorisasi dari yang berwenang dan dicatat melalui prosedur terrtentu, makakekayaan perusahaan akan terjamin keamanannya dan keandalannya,Contoh : Surat order pembelian diotorisasi oleh fungsi pembelian atau pejabat yang lebih tinggi.

2.4.7 Pengertian Barang

  Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untukmenghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan contoh barang yang akan digunakan untuk menghasilkan baranglain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat adalah mesin-mesin, peralatan, bangunan pabrik.

2.5 Pengembangan Sistem

  Pengembangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau perbaikan padasistem yang telah ada, dengan harapan bahwa sistem yang baru tersebut dapat mengatasi permasalahan yang timbul pada sistem yang lama. Permulaan Sistem (System initiation), yaitu mengidentifikasi masalah yang dihadapi dan membuat system initiation, kita membuat lingkup proyek, tujuan, jadwal dan anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah atau sebagai gambaran keuntungan dari proyek.

2.6 Analisis dan desain Berorientasi Objek ( Object Oriented Analysis and

  Design)menggunakan UML (Unified Modeling Language) teknik analisis berorientasi objek merupakan alat terbaik yang dapat digunakan untuk sebuah proyek yang akan mengimplementasikan sistem yang Engineering (OOSE) dari Ivar Jacobson. UML adalah standar dunia yang dibuat oleh Object Management Group(OMG), sebuah badan yang bertugas mengeluarkan standar-standar teknologi object oriented dan software component.

2.6.1 Diagram Unified Modelling Language (UML)

  Use-Case Diagram (Bersifat Statis) Use case diagram adalah diagram yang menggambarkan interaksi antara sistem dengan sistem eksternal dan pengguna. Dengan kata lain, secara grafis menggambarkansiapa yang akan menggunakan sistem dan dengan cara apa pengguna mengharapkan untuk berinteraksi dengan system.

2.6.2 Notasi Unified Modelling Language (UML)

  Use case menjelaskan suatu urutan kegiatan yang dilakukan oleh aktor dan sistem untuk mencapai suatutujuan tertentu walaupun menjelaskan kegiatan namun use case hanya menjelaskan apa yang dilakukan oleh aktor dan sistem, bukan bagaimana aktor dan sistem melakukan kegiatan tersebut. PackagePackage adalah container atau wadah konseptual yang digunakan untuk mengelompokkan elemen-elemen dari suatu sistem yang sedang dibangun, sehingga bisa dibuatmodel yang lebih sederhana.

i. Association

  Association menggambarkan navigasi antar class (navigation), berapa banyak objek lain yang bisa berhubungan dengan satu objek (multiplicity antar class), dan apakan suatu class menjadi bagian dari class lainnya(aggregation). Realization Realization menunjukkan hubungan bahwa elemen yang ada di bagian tanpa panah akan merealisasikan apa yang dinyatakan oleh elemen yang ada di bagian depan panah.

2.7 Konsep Basis Data dan DBMS (D ataBase Management System)

  Ada dua pendekatan untuk menyimpan data dalam sistem yang berdasarkan komputer (Kendall & kendall, 2003). Metode yang pertama adalah menyimpandata dengan file individu, masing-masing khusus untuk aplikasi tertentu.

2.7.1 Basis Data ( DataBase)

  CharactersCharacters Merupakan bagian data yang terkecil, dapat berupa karakter numerik, huruf ataupun karakter-karakter khusus (special characters) yang membentuk suatu item data atau field. Memastikan bahwa semua data yang diperlukan untuk aplikasi sekarang dan yang akan datang akan disediakansecara cepat.

2.8 Jaringan Komputer

  Definisi dari jaringan komputer adalah kumpulan beberapa komputer (dan perangkat lain seperti printer, hub, dan sebagainya ) yang saling terhubung satusama lain melalui media perantara (Sofana,2008). Daerah cakupan MA bisa satu RW, beberapa kantor yang berada dalam komplek yang sama, satu kota, bahakan satuprovinsi.

2.8.1 Topologi Jaringan Komputer

  RingSesuai dengan namanya , jaringan yang menggunakan topologi ini dapat dikenali dari kabel backbone yang membentukcincin. Topologi star tampaknya yang paling populer diantara semuatopologi yang ada.

2.9 Personal Home Page Tools (PHP)

  Fleksibilitas ini amat bermanfaat bagi pemilik situs-situs web yang besar dan sibuk, karena pemilik masih bisa mempergunakanaplikasi-aplikasi yang sudah terlanjur dibuat di masa lalu dengan CGI, ISAP, atau dengan script seperti Perl, Awk atau Python selama proses migrasi ke aplikasi PHP adalah teknologi yang diperkenalkan tahun 1994 oleh RasmusLerdorf. Terkandung di dalamnya sebuah parser engine (mesin pengurai) yang sangat disederhanakan, yang hanya mampu mengolah macro khusus dan beberapa utilitas yang sering digunakan pada pembuatan home page, seperti buku tamu, pencacah dan hal semacamnya.

2.10 MySQL

  Ukuran maksimum 5 Kecepatan dan MySQL kira-kira tiga sampai empat kali lebih cepat kemudahan dibanding basisdata komersial, juga mudah dikelola.pemakaian 6 MySQL MySQL adalah open-source relational DBMS Metode pengumpulan data merupakan prosedur yang sistematis dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan (Nazir, 2005). Teknikpengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut: Pengumpulan data dengan observasi langsung atau pengamatan langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpaada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut (Nazir, 2005).

2.12 Pengujian Black-Box

  Pengujian black-box merupakan pengujian yang memungkinkan perekayasa perangkat lunak mendapatkan serangkaian kondisi input yangsepenuhnya menggunakan semua persyaratan fungsional untuk suatu program(Pressman, 2002). Fungsi-fungsi yang tidak benar atau hilang.

2.13 Macromedia Dreamweaver

  Macromedia Dreamweaver 8 adalah sebuah program web editor yang digunakan untuk membuat dan mendesain web. Dreamveaver 8 mempunyaikeandalan dalam membuat dan mendesain web tanpa harus menuliskan tag Sumber : (Hadi : 2006) Gambar 2.8 Tampilan area kerja Dreamweaver 8 Dari gambar diatas bagian-bagian dari tampilan area kerja Dreamweaver 8dapat dijelaskan sebagai berikut: 1.

3. Panel Group, Panel Group berfungsi untuk mengatur halaman web

  Contoh : Panel File, berfungsi untuk mencari dan mengetahui letak halaman file 4. Contoh : untuk penulisan sebuah teks,anda dapat mengubah font, color, dan size dari teks tersebut dengan menggunakan Property inspector.

2.14 Studi Literatur Penelitian Sejenis

  Dalam perbandingan dan sebagai acuan dalam pembuatan suatu SistemInformasi pembelian barang , maka perlu dilakukan pengamatan terhadap aplikasi yang telah dibuat. Dari hasil pengamatan di lapangan, dari beberapa SistemInformasi pembelian (seperti pada Perancangan Sistem Informasi pembelian padaTriass Optik dengan Metodologi Berorientasi Objek oleh Dwi Retmawanto, NIM 0322500033 Universitas Budi Luhur, Fakultas Teknologi Informasi), didapathasil studi literatur dari Sistem Informasi tersebut, seperti pada tabel berikut ini: Tabel.

2. Pengembangan aplikasi dengan Microsoft Access

menggunakan Microsoft Visual Basic

6.0. Secara garis ada beberapa

kekurangan yang dimiliki VB diantaranya: Sifatnya komersial, File VB sering menjadi target serangan virus.

3. Pengembangan basis data masih menggunakan Microsoft Access

  Karena Microsoft Access kurang begitu bagus jika diakses melaluijaringan sehingga aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh banyakpengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis datayang bersifat klien/server. Tidak terdapat grafik dalam penyajian laporan yang tentunyadapat berpengaruh bagi manajemen ataupun bagian pembelian dalamproses pengambilan keputusan bagi perencanaan aktfitas perusahaankedepannya.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Teknik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut: Pengumpulan data dengan observasi langsung atau pengamatan langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpaada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut . Pada metode ini, penulis mengumpulkan data dan informasi yaitu dengan cara meninjaudan melakukan pengamatan secara langsung ke lapangan terhadap suatu kegiatan yang sedang dilakukan atau berjalan, untuk memperoleh semuadata yang dibutuhkan.

3.1.2 Wawancara

  Analisa dari sistem pembelian barang yang sedang berjalan di departemen purchasing and store order yang kemudian dibuatsebuah analisa kebutuhan sistem dan mengidentifikasi solusi untuk mengembangkan sistem yang berjalan. Desain Sistem (System Design)Dalam tahap ini akan merancang sistem pembelian barang yang diusulkan sebagai solusi yang diajukan untuk pengembangan darisistem yang sedang berjalan berdasarkan analisa yang telah dilakukan sebelumnya, dengan tools Unified Modelling Language(UML) menggunakan diagram-diagram sebagai berikut : 1.

3.3 Kerangka Berpikir

  Pada perancangan sistem ini dibutuhkan beberapa tahapan yang harus dilalui untuk dapat menghasilkan sistem informasi pembelian barang yangberguna bagi PT. Beberapa tahapan tersebut antara lain seperti awalnya memilih tempat penelitian dan membuat tugas akhir, lalu melakukanpengumpulan data dengan observasi, studi pustaka dan wawancara.

BAB IV PEMBAHASAN

4.1 System Initiation

4.1.1 Identifikasi Masalah

  Adapun purchasing and store order, dimana bila sistem mengalami error pada saat menginput (PO) maka pembelian barang dilakukan secara manual dengan menggunakan form purchase order sehingga membuat proses pembelian barang mengalami keterlambatan. Pihak manajemen masih melihat laporan- laporan secara manual karena proses cetak laporan pada sistem pembelianyang berjalan sering tidak bisa diakses hal itu membuat efektivitas kerja terganggu dan menyita waktu bila laporanakan diminta sewaktu – waktu oleh manajemen.

4.1.2 Lingkup Sistem

4.1.3 Tujuan Sistem

Berdasarkan dari identifikasi masalah yang telah dilakukan, maka penulis akan membuat pengembangan sistem informasi pembelian barangdi PT Tiara Royale pada departemen purchasing and store order mulai dari, input data barang, input data supplier, input data pembelian (PO),Transaksi Tanda Terima Barang (TTB), Nota Pembayaran, Retur barang,pengecekan sampai pada tahap cetak laporan yang nantinya akandiberikan kepada manajemen perusahaan. Sistem informasi pembelian barang ini akan dikembangkan dengan menggunakan server Apache, Pengembangan sistem informasi pembelian barang bertujuan memberikan solusi atau jalan keluar dari beberapa permasalahan yangtelah diidentifikasikan sebelumnya dan meminimalisasi kemungkinan terjadinya kesalahan atau error seperti pada sistem pembelian barang yangberjalan, serta memperlancar kegiatan pembelian barang mulai dari proses pembelian barang hingga tahap laporan, dan diharapkan dapatmemaksimalkan waktu dan tenaga dari karyawan terkait agar lebih efisien.

4.2 System Analysis

4.2.1 Gambaran Umum

4.2.1.1 Profil

  Tiara Royale Catering Service Jakarta bertekad memberikan produk yang bermutu tinggi dengan pelayanan yang profesional,terpercaya dan paripurna untuk tercapainya harapan pelanggan, karyawan dan pemilik melalui: 1. Purchasing SupervisorBertanggung Jawab pada pengadaan barang yang diperlukan oleh perusahaan untuk memenuhipermintaan dari semua departemen.

4.2.2 Proses Pembelian pada Departemen Purchasing and Store Order

  Selanjutnya purchasing supervisor memilih supplier yang ada dalam daftar rekanan dan kemudianmengklasifikasikan barang-barang yang akan diorder berdasarkan jenis barang yang ditawarkan supplier. Supplier yang telah dipilih kemudian dihubungi untuk memastikan barang order tersedia dan kemudian dibuatkan Form Purchase Order (PO) dengan menjelaskan informasi barang yang akan dibeli ( Jenis barang, spesifikasi, jumlah, harga dan lain f.

4.2.2.1 Sistem yang Sedang Berjalan

  Oleh purchasing administration data purchase requisition di printout menjadi form purchase requisition selanjutnya diminta persetujuannya oleh Manajemen Setelah purchase requisition disetujui, purchasing supervisor melakukan pemesanan kepada supplier atau vendor dengan dasar pembelian bersaing dan diplih yang terbaik daribeberapa yang sesuai berdasarkan : Kualitas, Harga,Pengiriman tepat waktu ( good service ) 4. Bagian penerimaan meminta form pembelian (PO) dari departemen purchasing and store order untukmengecek apakah barang yang diterima sesuai dengan form pembelian (PO) untuk suppliertersebut, apabila tidak sesuai dengan persyaratan yang tertera pada form pembelian (PO), makabagian penerimaan berhak menolak dan membicarakan dengan yang bersangkutan.

4.2.2.2 Analisis Sistem Berjalan

  Setelah melihat data maupun informasi yang dibutuhkan dan melihat sistem berjalan pada PT. Tiara Royale sepintas tidakmemiliki kendala yang berarti, namun bila melihat langsung pada prakteknya di lapangan sistem berjalan pada PT.

4.2.2.3 Analisis Kebutuhan Sistem

  Pada Proses Input dibutuhkan input data barang, input data supplier input data pembelian (PO), input returbarang, input agenda acara, dan input user. Pada Proses Keluaran dibutuhkan laporan data barang, laporan data supplier, laporan pembelian (PO), laporanbarang masuk, laporan barang keluar, laporan penerimaan barang laporan retur barang.selain itudibutuhkan juga fitur grafik pada beberapa proses yang tujuannya melihat informasi laporan dalam kurun waktutertentu tentunya untuk bahan masukan perencanaan aktifitas perusahaan kedepan.

4.2.3 Use Case Diagram

  Gudang 9 Nota Use case ini menggambarkan kegiatan Penerimaan Pembayaran penerimaan barang atau bag.gudang Barang dan membuat form Memo Pembayaran Gudang,Keuangan 10 Transaksi Retur Use case ini menggambarkan kegiatan PenerimaanBarang penerimaan barang atau bag.gudang Barang dan membuat form Retur Barang Gudang 11 Transaksi Use case ini menggambarkan kegiatan PenerimaanBarang Keluar penerimaan barang atau bag.gudang Barang dan memasukkan data barang keluar. 15 Laporan Data Use case ini menggambarkan kegiatan ManajemenPenerimaan manajemen melihat data data laporanBarang data penerimaan barang 16 Laporan Data Use case ini menggambarkan kegiatan ManajemenRetur manajemen melihat data data laporan data retur barang.

4.2.4 Analisis Sistem Usulan

  Karyawan ataupun pihak manajemen dapat memperoleh informasi data stok barang denganproses yang cepat dan akurat. Membuat fitur grafik pada beberapa proses yang tujuannya melihat informasi laporan dalam kurun Tabel 4.2 Perbandingan sistem berjalan dengan sistem usulan No Sistem Berjalan Sistem Usulan 1 Terlalu banyak menu yang terdapat pada aplikasi pembelianyang nyatanya tidak diperlukan dalam pengolahan data Menu pada aplikasi pembelian disesuaikan dengan kebutuhan pengolahan data terkaitpembelian barang.

4.2.5 Daftar Pengguna Sistem

  cek Setuju Mencatat data PO,TTB, Nota Pembayaran,R etur barang PO Laporan data barang, data supplier, data pembelian, data penerimaan barang, data retur barang, data agenda acara, data barang masuk, data barang keluar selesaiRekanan terdaftar dan sesuai Purchase order 32 Purchase order 1Barang dikirim ke gudang, departmen yang membutuhkan112Periksa 2 Barang supplier Agenda Acara Agenda Acara ? 4 Daftar Use Case Sistem yang diusulkanNo Use Case Name Description Actor Use case ini menggambarkan kegiatan 9 Cek ReturBarang Use case ini menggambarkan kegiatan mencari data Cek Retur Barang yang ingin dilihat yang dilakukan oleh bagianpembelian.

4.3 System Design

4.3.1 Perancangan Sistem

  Pada bagian ini, akan dibahas secara detail dan terperinci mengenai aplikasi sistem baru yang nantinya akan penulis implementasikan kedalambahasa pemrograman dan hasil tampilan yang dibuat dengan harapan dapat memberikan hasil yang maksimal didalam menunjang kelancaranoperasional perusahaan. Sehingga dapat menyediakan data dan informasi yang cukup bagi pihak perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusanstrategis dan operasional dalam rangka meningkatkan omset pendapatan perusahaan tersebut.

4.3.1.1 Activity Diagram

  Gambar diatas menggambarkan proses administration purchasing bagian pembelian dalam memasukkan data barang ke dalam sistem.memulai dari proses login dengan memasukkan username, password dan level pengguna.pada menu input dapat dipilih input data barang, lalu masukkandata barang baru pada form data barang lalu add, maka data barang sudah masuk kedalam database sistem. Memulai dari proses login yang dilakukan oleh bagian penerimaan barang dengan memasukkan username, password dan levelpengguna.pada menu transaksi dapat dipilih transaksi tanda terima barang, lalu masukkan data barang sesuai dengan jumlah barang yang dikirim oleh supplierpada form transaksi tanda terima barang lalu add, maka data Transaksi TandaTerima Barang (TTB) sudah masuk kedalam database sistem.

4.3.1.2 Use Case Naratif Desain Sistem

  Bidang khas Kegiatan Pelaku Respons Sistemsuatu event : Langkah 1 : input Langkah 3 : Cek Usernameusername, password Password, dan Level dan level Sistem Langkah 4: Langkah 2 : klik Sign Form Input Data agenda dan menampilkan Form Form Input Agenda Acara merespon dengan menutup Langkah 11 : Sistem merespon dengan menyimpan data yang telahdiinputkan tersebut ke dalam database sistem danmenampilkan kembali informasi yang telahterupdate ke dalam Display informasi data. Aturan Bisnis :  bagian personalia dan bagian gudang harus memiliki password yang valid  bagian personalia dan bagian gudang sudah memiliki data agenda yang ingin dicari Tabel 4.17 Narasi dari Use Case Cek Data barang Nama Use Case : Cek Data Barang Bagian Pembelian Actor (s) Use case ini mendeskripsikan event dari bagian Deskripsi : pembelian yaitu mengecek data barang.

4.3.1.3 Class Diagram

  Class diagram menggambarkan struktur objek sistem, diagram ini menunjukkan kelas objek yang menyusun sistem danjuga hubungan antara kelas objek tersebut transisi (Whitten,2004 ). Class diagram mendeskripsikan jenis-jenis objek dalam sistem dan berbagai macam hubungan dan interaksi diantaramereka.

4.3.1.4 Sequence Diagram

  Lalu bagian pembelian juga dapat melakukan pengeditan data pembelianpada menu input pembelian, data pembelian yang diedit kemudian disimpan kedalam sistem, sistem akan mengupdate data pembelian yang ada padadatabase dan data pembelian yang disimpan dapat dilihat pada tabel di menu input data pembelian.lalu bagian pembelian dapat mencetak menjadi formpembelian barang (PO). Lalu bagian pembelian juga dapat melakukanpengeditan data retur barang pada menu input retur barang, data retur barang yang diedit kemudian disimpan kedalam sistem, sistem akan mengupdate dataretur barang yang ada pada database dan data retur barang yang disimpan dapat dilihat pada tabel di menu input retur barang.

4.3.1.5 Statechart Diagram

  Bagiangudang dapat melihat stock barang ataupun data barang pada menu cek data barang, bila data yang ditampilkan tidak ada maka proses cek data barangberakhir, bila data barang ada maka data barang akan ditampilkan, bila tidak ada barang yang dicari maka proses cek data barang berakhir. Bagian pembelian dapat melihat data retur barang pada menu cek retur barang, bila data yang ditampilkan tidak ada maka proses cek data retur barangberakhir, bila data retur barang ada maka data retur barang akan ditampilkan, bila tidak ada retur barang yang dicarilagi maka proses cek data retur barangberakhir.

4.3.2 Spesifikasi Database

  Tabel Agenda Acara 11 NoKeterangan 6 Ket Text 5 jumlah_kembali Int NoJumlah barang kembali yang dikirim 20 NoNomor Tanda terima barang 4 no_ttb Varchar Date NoTanggal barang akan dikirim kembali 3 tgl_barang_datang serFile Name : tbluser Type of File : master filesPrimary Key : nip Foreign Key : username Tabel 4.35 Tabel User No : tbltransaksibm 8. Tabel Divisi 50 NoStatus barang 7 Status varchar 6 Ket Text NoKeterangan 11 NoJumlah barang yang dikembalikan 4 jumlah_kembali Int 50 NoNomor pembelian (PO) 3 kode_barang varchar 2 no_ttb varchar NoTanggal nota pembayaran 20 NoNota Pembayaran Null Keterangan 1 nota_pemb varchar No Field TypeSize retur Tabel 4 .40 Tabel File Name : tbldetailretur Type of File : Transaction filesPrimary Key : no_retur Foreign Key : no_ttb 11.

4.3.3 Design rancangan antar muka

Gambar Dan Logo PerusahaanSign In User User ID PasswordBagian Submit Reset Footer Gambar 4.81 Menu Sign In Input Transaksi Cek Cetak Laporan Grafik Laporan HEADER Tanggal : dd-mm-yyyy Tanggal : dd-mm-yyyy Log out Footer Gambar 4.82 Menu Utama FooterInput Data Supplier Pembelian Agenda Acara Retur barang Data Barang User Back Gambar 4.83 Form Input I n p ut HEADERFooter Transaksi Barang Keluar Nota Pembayaran TTB Retur barang Barang MasukBack Gambar 4.84 Form Transaksi HEADER FooterCetak laporan Laporan data supplier Laporan Pembelian (PO) Laporan barang masuk Laporan data barang Laporan barang keluar Laporan penerimaan barang Laporan retur barang Laporan agenda acara BackGambar 4.85 Form Cetak LaporanI n p u tHEADER FooterGrafik Laporan Laporan Pembelian (PO) Laporan barang masuk Laporan agenda acara Laporan penerimaan barang Laporan retur barang Back Gambar 4.86 Form grafik Laporan SaveDisplay X-20-X X-20-X Kode BarangNama Barang Merk Type Barang Rp 9,999,999 Harga SatuanX-10-X Satuan Barang Input Data Barang AddBack Stock Minim 99 Kode Nama Barang Merk Type Barang Satuan Barang Harga Satuan Stock minim Jumlah BarangFooter Aksi Edit || Delete NAMA PERUSAHAAN DAN LOGO Gambar 4.87 Input Data Barang SaveKode Supplier Nama Supplier Alamat FaxTelepon SupplierAdd BackKode Supplier Nama Supplier Alamat Telepon Fax FooterNAMA PERUSAHAAN DAN LOGO Aksi Edit || Delete Gambar 4.88 Input Data Supplier Save Nomor PO Kode Supplier Alamat Fax TeleponPembelian AddBack No PO Kode Supplier Nama Supplier Alamat Telepon Nama Supplier Kode Barang Stock Satuan Barang Harga Pesan Jumlah Harga Jumlah Pesan Nama Barang Fax Aksi DD/MM/YYYYTgl Pembelian Kode Barang Nama barang Harga Pesan ‘jumlah pesan Aksi ‘jumlah Harga Barang || Print ||Delete BARANG Nama Perusahaan dan Logo Gambar 4.89 Input Data Pembelian (PO) addNomor PO Kode Barang Nama Barang No Referensi SJNo TTB AddBack No TTB Tgl TTB No Referensi No PO Nama SupplierFooter Nama Supplier Tgl TTB KeteranganAksi BarangTanda Terima Barang Nama Perusahaan dan Logo Satuan Barang Merk/Type BarangJumlah Kirim Jumlah TerimaNoTTB Kode barang Nama Barang ‘jumlah Kirim ‘jumlah Terima

DD/MM/YYYY

Print || Edit ||Delete Gambar 4.90 Transaksi Tanda Terima Barang DD/MM/YYYY kembaliKeterangan No TTB Add SaveAddNo Retur Kode Barang Jumlah kembali No Retur Tgl Pengembalian Tgl Rencana Kembali No TTB Print / DeleteBack Footer . Transaksi Retur Gambar 4.91 Kode Supplier No NotaNama Supplier Tgl Nota DD/MM/YYYY Total Bayar Nomor PembelianSave Add No Nota Tgl Nota No Pembelian Kode Supplier Nama Supplier Total Bayar Print /Edit/ Delete Print || Edit ||DeleteBack Footer Gambar 4.92 Nota Pembayaran User Nomor Induk Karyawan Nama LengkapDivisi Username PasswordSave Add NIK Nama Divisi Delete DeleteBack Footer Gambar 4.93 Input Data User TampilFooter Gambar 4.94 Cetak Laporan Pembelian Gambar dan Logo PerusahaanLaporan Barang Keluar Cetak Laporan Berdasarkan Tahun Cetak Laporan Berdasarkan Bulan Tanggal PO Cetak Laporan Berdasarkan Tanggal bulan TampilFooter Gambar 4.95 Cetak laporan barang keluar Display AlamatData BarangLogo Perusahaan KodeBarang Nama Barang Merk Type Barang Harga Satuan Satuan Barang Stock Minim Stock Gambar 4.96 Rancangan Cetak data barang Display AlamatData SupplierLogo Perusahaan KodeSupplier Nama Supplier Alamat Fax Telp Keterangan Gambar 4.97 Rancangan Cetak data supplier Display AlamatPurchase OrderLogo Perusahaan KodeBarang Nama Barang Merk Type Barang Harga Satuan Satuan Barang Stock Minim Stock Tanggal : No PO : Kode Supplier : Nama Supplier : Telp Supplier : Alamat Supplier :PenerimaHormat Kami Gambar 4.98 Rancangan Cetak Pembelian (PO) Display Alamatbarang masukLogo Perusahaan KodeBarang Nama Barang Merk Type Barang Jumlah barang Satuan Barang Stock Harga satuan Kode supplier NoTransaksi : Tgl Transaksi : No TTB : Tgl TTB : Alamat Supplier : Gambar 4.99 Rancangan Cetak barang masuk Logo Perusahaan Display Alamat Tgl Transaksi : NoTransaksi : Penanggung jawab : barang keluarDivisi : Barang Kode Nama Barang Jumlah barang keluar Sisa Stock Gambar 4.100 Rancangan Cetak barang keluar Logo Perusahaan Display Alamat No pembelian(PO) : Tgl TTB : No Referensi SJ : NoTTB : Kode Supplier : Penerimaan BarangNama Supplier : Barang Kode Nama Barang Merk Type Barang Jumlah Jumlah Satuan Kirim Terima Barang Keterangan Gambar 4.101 Rancangan Cetak Penerimaan Barang Logo Perusahaan Display Alamat Tgl Rencana Kembali : Tgl Pengembalian : No Retur : Tgl TTB : No Referensi SJ : Retur BarangNo TTB : Barang Kode Nama Barang Kode Supplier Supplier Kembali Nama Jumlah Keterangan Bagian PenerimanSupplierGambar 4.102 Rancangan Cetak retur barang Logo Perusahaan Display Alamat Kode Supplier : No Pembelian : No Nota : Nota Pembayaran Tgl Nota Pembayaran : Nama Supplier Barang Kode Nama Barang Jumlah Terima Harga Pesan Jumlah Kirim Jumlah Harga Bagian Penerimaan ______________ ______________ Supplier TotalGambar 4.103 Rancangan Nota Pembayaran

4.4 System Implementation

  Pada tahapan implemtasi ini, Unified Modelling Language (UML) juga menyediakan diagram yang menggambarkan infrastruktur yang harus dibangunoleh sistem ini yaitu Deployment Diagram. Diagram ini menggambar konfigurasi komponen-komponen software run-time, processor, dan peralatan yang membentuk arsitektur sistem (Whitten, 2004 ).

4.4.1 Pemograman

  Pemrograman adalah aktivitas pembuatan program atau sederetan intruksi yang digunakan untuk mengatur komputer agar bekerja sesuaidengan maksud masing-masing intruksi ( Kadir, 2003). Dalam tahap pembuatan aplikasi ini ada beberapa software pendukung yang digunakan seperti XAMPP versi 1.6.2 yang mencakup:Apache versi 2.2.4 untuk web server, PHP versi 5.2.2 untuk bahasa pemrograman dan MySQL versi 5.0.41 untuk database-nya.

4.4.2 Pengujian

  Setiap program menjalani pengujian secara pribadi untuk memastikan bahwa program yang telah kita buat bisa bebas darikesalahan (bug), walaupun tidak menutup kemungkinan masih terjadi sedikit kesalahan atau tidak 100% bebas dari kesalahan, namun pengujianini setidaknya bisa meminimalisasi kesalahan yang akan terjadi. (Kadir, 2002) Black-box testing adalah pengujian yang dilakukan untuk antar muka perangkat lunak, pengujian ini dilakukan untuk memperlihatkan bahwa fungsi-fungsi bekerja dengan baik dalam arti masukan yangditerima dengan benar dan keluaran yang dihasilkan benar-benar tepat, pengintegrasian dari eksternal data berjalan dengan baik.

c) Kesalahan dalam strukturdata atau akses database

  Keyboard dan Mouse f. XAMPP version 1.6.2 yang mengintegrasikan: Apache version 2.2.4, PHP version 5.2.2, dan MySQL version 5.0.41 c.

DAFTAR PUSTAKA

  Analisa Design dan Pemrograman Berorientasi Objek dengan UML dan Visual Basic. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur, Andi, Yogyakarta.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengembangan sistem informasi akademik berbasis web (studi kasus pada SLTP Islam Al-Syukro Ciputat)
0
8
262
Pengembangan sistem informasi penjualan barang pada perusahaan distributor PT. jump distributors indonesia
1
30
652
Pengembangan sistem informasi geospasial berbasis mobile pada perlindungan tenaga kerja Indonesia: studi kasus BNP2TKI
0
11
236
Pengembangan sistem informasi persedian barang terdistribusi : Studi Kksus PT. Master Centranusa Cemerlang
0
33
223
Pengembangan sistem informasi pembelian barang (studi kasus PT.Tiara Royale pada Departemen Purchasing and Store Order)
1
8
275
Pengembangan sistem informasi dana bantuan sekolah direktorat pembinaan sekolah menengah kejuruan (studi kasus pada kementerian pendidikan nasional)
0
12
153
Pengembangan sistem informasi persedian barang :studi kasus PT. Tridaya Sentra Elektrindo
0
4
153
Pengembangan sistem informasi penggajian (studi kasus: SMK al-Firdaus Jakarta)
0
15
196
Sistem informasi penjualan pembelian dan persediaan barang pada Toko Sinar Saluyu
1
9
1
Sistem informasi penjualan dan pembelian barang pada Cv.tiga sehati jember
0
7
1
Sistem informasi penjualan pembelian dan persediaan barang pada CV Jaya Abadi
0
8
1
Perancangan aplikasi sistem informasi persediaan barang kain pada PT.Dwijaya Intertraco Bandung
4
6
116
Perancangan sistem informasi penjuala ndan pembelian pada Sinar Kencana Meubel
0
12
130
Perancangan sistem informasi jasa perbaikan barang pada CV.Multisari berbasis web
0
9
113
Sistem informasi penjualan, pembelian dan persediaan barang pada Toko Wakiran berbasis desktop
0
7
28
Show more