Feedback

Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri

Informasi dokumen
HUBUNGAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS LULUSAN SMK BISNIS DAN MANAJEMEN DI KABUPATEN DELI SERDANG TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI TESIS Oleh MEILDA PUSPITA UMRA 077003044/PWD E K O L A S H S N A PA C ASARJA SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2010 Universitas Sumatera Utara HUBUNGAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS LULUSAN SMK BISNIS DAN MANAJEMEN DI KABUPATEN DELI SERDANG TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI TESIS Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magíster Sains dalam Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Oleh MEILDA PUSPITA UMRA 077003045/PWD SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2010 i Universitas Sumatera Utara Judul Tesis Nama Mahasiswa Nomor Pokok Program Studi : HUBUNGAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS LULUSAN SMK BISNIS DAN MANAJEMEN DI KABUPATEN DELI SERDANG TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI : Meilda Puspita Umra : 077003044 : Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan Menyetujui Komisi Pembimbing (Prof. Dr. lic.rer.reg. Sirojuzilam, SE) Ketua (Kasyful Mahalli,SE, M.Si) Anggota (Drs. Rujiman, MA) Anggota Ketua Program Studi, Direktur, (Prof. Bachtiar Hassan Miraza) (Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B, M.Sc) Tanggal lulus : 08 Maret 2009 ii Universitas Sumatera Utara Telah diuji pada Tanggal : 08 Maret 2010 PANITIA PENGUJI TESIS Ketua : Prof. Dr. lic. rer. reg. Sirojuzilam, SE Anggota : 1. Kasyful Mahalli, SE. M.Si 2. Drs. Rujiman, MA 3. Prof.Aldwin Surya, SE, M.Pd, PhD 4. Amil Dilham, SE, M.Si iii Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN HUBUNGAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS LULUSAN SMK BISNIS DAN MANAJEMEN DI KABUPATEN DELI SERDANG TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI TESIS Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebut dalam daftar pustaka. Medan, Maret 2010 Meilda Puspita Umra iv Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Meilda NIM. 077003044 “Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Industri” di dibawah bimbingan Prof.Dr.lic.rer.reg.Sirojuzilam, SE, Kasyful Mahalli,SE, M.Si dan Drs. Rujiman, MA Globalisasi menjadi sebuah tantangan dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Globalisasi membuat persaingan kerja dan bisnis akan lebih hebat dari sebelumnya dan Indonesia sebagai sebuah Negara berkembang yang tidak bisa lepas dari pengaruh globalisasi, harus memiliki kesiapan sumber daya manusia yang handal dan kompetitif serta mampu menguasai bahasa Internasional yaitu Bahasa Inggris Kabupaten Deli Serdang yang memiliki letak geografis yang strategis dekat dengan kota Medan dan merupakan daerah pengembang kota Medan. Kota Medan sebagai pusat pemerintah Propinsi Sumatera Utara adalah merupakan kota terbesar di luar pulau Jawa sehingga letak geografis wilayah Kabupaten Deli Serdang yang mengelilingi kota Medan strategis untuk berbagai kegiatan seperti industri, pariwisata, pertanian, perdagangan dan kegiatan lain. Pada penelitian ini terdapat 96 sampel dari Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Tahun Pelajaran 2005 – 2006 dari dua kecamatan yaitu kecamatan Labuhan Deli dan Sunggal. Hasilnya terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berbahasa Inggris lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang terhadap Kesempatan Kerja, dengan indeks korelasi Spearman rs = 0,576 pada taraf signifikansi 0,01. Dan selanjutnya berdasarkan hasil jawaban responden sebanyak 65,62 % menyatakan bahwasannya Kemampuan Berbahasa Inggris menjadi persyaratan di dunia kerja. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwasannya bahasa Inggris berkontribusi terhadap pengembangan wilayah. Banyaknya perusahaan dalam Penanaman Modal Asing di Kabupaten Deli Serdang yang membutuhkan tenaga kerja yang mampu berbahasa Inggris serta banyaknya perusahaan yang menjadikan bahasa Inggris sebagai salah satu kualifikasinya. Dengan memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas dan mampu berbahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, tentunya akan mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Deli Serdang. Dan diharapkan keterserapan ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan wilayah di Kabupaten Deli Serdang. Kata kunci : Kemampuan Berbahasa Inggris,SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang, Kesempatan Kerja v Universitas Sumatera Utara ABSTRACT Meilda NIM. 077003044 “The English Ability of Business and Management Vocational Graduate in Deli Serdang Regency associated with Job Opportunity in Business and Industry World, under the guidance, Prof.Dr.lic.rer.reg.Sirojuzilam, SE, Kasyful Mahalli,SE, M.Si dan Drs. Rujiman, MA Globalization becomes a challenge in improving the quality of human resources in facing competitive work world. Globalization makes labor and business competition will be more powerful than before and Indonesia as a developing country that can not be separated from the influence of globalization must have the readiness of human resources that are reliable, competitive and able to master the international language of English. Deli Serdang Regency has a strategic geographical location close to the city of Medan and is the developer of Medan. As the center of Medan, North Sumatra Province government is the largest city outside Java, so the geographical position of Deli Serdang Regency area surrounding the city of Medan to strategic activities such as industry, tourism, agriculture, trade and other activities. In this study there were 96 samples of Business and Management Vacational Graduate Batch 2005 – 2006 from two districts, they are Labuhan Deli and Sunggal. The result is positive and significant relationship between English Ability of Business and Management Vacational Graduate to Job Opportunity, with a Spearman correlation index rs = 0.576 at 0.01 significance level. And then based on the results of the respondent's answer as many as 65.62% stated that English ability is required in the work world. In this study also found that English contribute to regional development. The number of firms in Foreign Investm`ent in Deli Serdang district that requires workers who can speak English and the number of companies that make the English language as one of the qualification. By having qualified human resources who are able to speak English and are in accordance with the needs of the working world, of course, would reduce the number of unemployed in Deli Serdang regency. And this absorption is expected to contribute to the development of areas in Deli Serdang regency. Keywords: English Ability, Business and Management Vacational in Deli Serdang Regency, Job Oppurtunity. vi Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji syukur disampaikan kepada Allah SWT, karena atas izin-Nyalah penulis telah selesai melaksanakan penelitian yang berjudul “Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri”. Penelitian ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Sains (M.Si) pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut memberikan bantuan dan dukungan, baik sewaktu penulis mengikuti proses perkuliahan maupun pada saat penulis melakukan penelitian. Ucapan terima kasih dan penghargaan penulis sampaikan kepada yang terhormat: 1 Ibu Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B. MSc., selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 2 Bapak Prof. Bachtiar Hassan Miraza, selaku Ketua Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan (PWD). 3 Prof. Dr. lic.rer.reg. Sirozujilam, SE selaku Ketua Komisi Pembimbing yang telah banyak memberi bimbingan serta arahan dalam penelitian ini. 4 Bapak Kasyful Mahalli, SE. M.Si selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah banyak memberi bimbingan serta arahan dalam penulisan penelitian ini 5 Bapak Drs. Rujiman, MA. selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah banyak memberi bimbingan serta arahan dalam penulisan tesis ini. 6 Bapak Prof. Aldwin Surya, SE,MPd, PhD., Ami Dilham, SE, M.Si yang bersedia menjadi dosen penguji serta telah memberikan masukan dan arahan yang bermanfaat dalam penulisan tesis ini. 7 Seluruh sivitas akademika Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, yang telah banyak membantu penulis dalam proses administrasi maupun vii Universitas Sumatera Utara kelancaran kegiatan akademik, termasuk juga seluruh teman-teman di jurusan PWD USU Medan. 8 Menteri Pendidikan Nasional yang telah memberikan dukungan pembiayaan melalui Program Beasiswa Unggulan berdasarkan DIPA Sekretariat Jenderal DEPDIKNAS Tahun Anggaran 2007 sampai dengan 2009. 9 Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang yang telah menjadi responden dan telah meluangkan waktu untuk membantu penulis dalam menyelesaikan tesis. 10 Segenap pimpinan, staf dan guru SMA PAB 6 Helvetia yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan tesis. 11 Teristimewa buat suami dan anakku ‘Yeyen Tristianto,SE dan Athaya Arrumi Trista’ dimana selama penulis mengerjakan tesis ini berkurang perhatian yang harus mereka terima, namun tetap setia mendampingi dan mendukung dalam penyelesaian tesis ini. 12 Orangtua penulis M. Rasyid Muchtar/ Umi Kalsum Asmur, Adik M.Apreza Umra, Bunda Hj. Raihanum Asmur, SH dan Mertua penulis Anwar Marsiman/ Zaleha beserta seluruh keluarga yang terus mendukung selama penulis menyelesaikan pendidikan. Penulis menyadari bahwa hasil penelitian ini masih kurang sempurna oleh karena itu penulis berkenan menerima kritik dan saran demi perbaikan. Akhirnya penulis mengucapkan terimakasih. Medan, Penulis Maret 2010 Meilda Puspita Umra NIM. 077003044 viii Universitas Sumatera Utara RIWAYAT HIDUP Meilda Puspita Umra lahir di Medan, 08 Mei 1981. Putri Pertama dari pasangan M. Rasyid Muchtar dan Umi Kalsum Asmur. Pendidikan yang ditempuh : Tahun 1988 Sekolah Dasar Swasta Pertiwi Medan tamat tahun 1994, melanjut ke SMP Negeri 10 Medan tamat tahun 1996, melanjut ke SMU Negeri 6 Medan tamat tahun 1999. Tahun 1999 diterima di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan dan menyelesaikan studi pada tahun 2005 jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Kemudian pada tahun 2007 penulis masuk ke Sekolah Pascasarjana pada Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan Konsentrasi Perencanaan Pendidikan melalui program beasiswa unggulan Depdiknas. Penulis pernah bekerja selepas menyelesaikan sekolah dari SMU Negeri 6 Medan pada tahun 1999 sekarang di SMA Swawta PAB 6 Helvetia Deli Serdang sebagai staf administrasi sekaligus staf pengajar. Pada tahun 2006 – sekarang Penulis juga bekerja sebagai broadcaster atau penyiar di City Radio Medan. ix Universitas Sumatera Utara 1 DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK . i ABSTRACT . ii KATA PENGANTAR . iii RIWAYAT HIDUP . v DAFTAR ISI . vi DAFTAR TABEL . ix DAFTAR GAMBAR . x DAFTAR LAMPIRAN . xi BAB I PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Rumusan Masalah . 8 1.3 Tujuan Penelitian . 8 1.4 Manfaat Penelitian . 8 TINJAUAN PUSTAKA . 10 2.1.Sekolah Menengah Kejuruan . 10 BAB II 2.1.1. Arti Pendidikan Kejuruan . 10 2.1.2. Fungsi Pendidikan Kejuruan . 11 2.1.3. Tujuan Pendidikan Kejuruan . 12 2.1.4. Karakteristik Pendidikan Kejuruan . 13 2.2.Konsep Link and Match . 14 2.2.1 Link and Match dalam Wawasan Sumberdaya Manusia. 14 2.2.2 Link and Match dalam Wawasan Masa Depan . 15 2.2.3 Link and Match dalam Wawasan Mutu . 16 2.2.4 Link and Match dalam Wawasan Keunggulan. 18 2.2.5 Link and Match dalam Wawasan Profesionalisme . 20 1 Universitas Sumatera Utara 2 BAB III BAB IV 2.2.6 Link and Match dalam Wawasan Nilai Tambah . 21 2.2.7 Link and Match dalam Wawasan Efisiensi . 22 2.3. Aspek – aspek Ketenagakerjaan. 25 2.3.1. Sumber Daya Manusia . 25 2.3.2. Lapangan kerja dan Kesempatan Kerja. 28 2.4. Keterkaitan antara Pendidikan, Ketenagakerjaan dengan Pengembangan Wilayah. 30 2.4.1. Pengembangan Wilayah. 30 2.4.2. Pendidikan dan Ketenagakerjaan dalam Konteks Pengembangan Wilayah. 33 2.5. Bahasa Inggris. 37 2.5.1. Aspek – aspek dalam Kemampuan Bahasa Inggris . 37 2.6. Penelitian Terdahulu . 53 2.7. Kerangka Berfikir . 55 METODE PENELITIAN . 58 3.1. Lokasi Penelitian . 58 3.2. Jenis dan Sumber Data . 58 3.2.1 Data Primer . 58 3.2.2. Data Sekunder . 59 3.3. Populasi dan Sampel . 59 3.4. Teknik Pengumpulan Data. 62 3.5. Metode Analisis Data. 62 3.5.1 Validitas dan Reliabilitas Instrumen . 62 3.5.2 Teknik Analisis Data. 63 3.6 Definisi Operasional. 65 HASIL DAN PEMBAHASAN . 67 4.1 Gambaran Umum Kabupaten Deli Serdang. 67 4.2 Gambaran Pendidikan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang . 68 2 Universitas Sumatera Utara 3 4.3 Kondisi Pendidikan dan Ketenagakerjaan di Kabupaten Deli Serdang . 71 4.4 Profil Responden. 75 4.5 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen. 79 4.6 Hubungan Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Dengan Kesempatan Kerja di Dunia Usaha/ dunia Industri . 80 4.7 Kontribusi Kemampuan Berbahasa Inggris ONTRIBUSI Terhadap Pengembangan Wilayah. 85 KESIMPULAN DAN SARAN . 93 5.1 Kesimpulan . 93 5.2 Saran. 94 DAFTAR PUSTAKA . 95 BAB V 3 Universitas Sumatera Utara 4 DAFTAR TABEL Nomor 1.1 Judul Halaman Jumlah Unit Usaha Industri di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2008 . 3 1.2 Kemampuan Bahasa Inggris Siswa SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupten Deli Serdang . 7 3.1 Jumlah Alumni SMK Swasta Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Tahun Pelajaran 2005-2006 61 3.2 Variabel, Sub variabel, Indikator dan Model Instrumen Penelitian. 66 4.1 Nama Sekolah dan Kecamatan di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2008 69 4.2 Nama Sekolah dan Program Keahlian SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang 70 4.3 Indikator Angkatan Kerja di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2008 . 72 4.4 Jumlah Angkatan Kerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan di Kabupaten Deli Serdang . 72 4.5 Lowongan Pekerjaan yang Terdaftar dan Telah Dipenuhi Menurut Lapangan Usaha Tahun 2008 . 74 4.6 Distribusi Responden dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: thitung = r n − k −1 1− r2 Keterangan: r = Koefisien korelasi parsial n : Jumlah sampel k : Jumlah parameter (termasuk intercept) dalam model Sebelum melakukan pengujian hipotesis dari penelitian ini, terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik untuk memastikan bahwa alat uji regresi berganda dapat digunakan atau tidak. Alat uji yang digunakan adalah uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas. Apabila uji asumsi klasik telah terpenuhi maka alat uji statistik regresi berganda dapat dipergunakan. Irma Gusti Simamora : Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan, 2009. Pengujian multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan linear antar variabel dalam model regresi. Jika terjadi korelasi maka terdapat persoalan multikolinieritas, karena seharusnya tidak boleh terjadi korelasi antar variabel independennya. Menurut Santoso dalam Priyatno (2008) bahwa untuk mendeteksi gejalagejala terjadinya multikolinieritas dapat dilakukan dengan melihat toleransi variabel dan Variance Inflation Factor (VIF), dengan pedoman sebagai berikut: VIF > 5 maka diduga mempunyai persoalan multikolinieritas VIF < 5 maka tidak terjadi multikolinieritas Untuk mendapatkan hasil pengujian multikolinieritas data dalam penelitian ini maka digunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) dengan versi 17.0. Pengujian heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah di dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual antara satu pengamatan ke pengamatan lain. Jika varians dari residual antara satu pengamatan ke pengamatan lain tetap maka disebut terjadi homoskedastisitas, tetapi jika varians berbeda maka disebut heteroskedastisitas. Untuk model regresi yang baik, seharusnya tidak terjadi heteroskedastisitas. Menurut Priyatno (2008) ada beberapa metode pengujian yang dapat digunakan dalam melihat gejala heteroskedastisitas dan salah satu di antaranya adalah menggunakan Uji Park yaitu meregresikan nilai residual (Lnei2) dengan masing- Irma Gusti Simamora : Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan, 2009. masing variabel independen (LnX1, LnX2 dan LnX3). Kriteria pengujian adalah sebagai berikut: Jika -ttabel < thitung < ttabel maka tidak terdapat heteroskedastisitas. Jika thitung > ttabel atau – thitung < - ttabel berarti terdapat heteroskedastisitas. Untuk mendapatkan hasil pengujian heteroskedastisitas data dalam penelitian ini maka digunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) dengan versi 17.0 Untuk menjawab permasalahan kedua dianalisis secara deskriptif yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subyek/obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak. 3.6 Definisi Operasional Variabel 1. Kompetensi siswa SMKN PK TMO adalah kemampuan siswa SMKN PK TMO yang diperoleh melalui pembelajaran di sekolah mencakup atas pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas tertentu.(nilai rapor rata-rata) 2. Kinerja mengajar guru adalah unjuk kerja guru produktif dalam menjalankan tugasnya secara rutin sebagai upaya mencapai tujuan pengajaran yang meliputi: membuka/memulai pelajaran, mengelola kegiatan inti (penyajian), mengorganisasi waktu, siswa dan fasilitas belajar (pelaksanaan pembelajaran), melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar (evaluasi pembelajaran) dan menutup /mengakhiri proses pembelajaran. (skala Likert) Irma Gusti Simamora : Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan, 2009. 3. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah, yang ada di ruang pembelajaran khusus SMKN PK TMO seperti perabot (meja kerja, kursi kerja/stool, lemari simpan alat dan bahan), peralatan untuk pekerjaan mesin otomotif, papan tulis, kotak kontak dan tempat sampah; perabot (meja kerja, kursi kerja/stool, lemari simpan alat dan bahan), peralatan untuk pekerjaan kelistrikan otomotif, papan tulis, kotak kontak dan tempat sampah; perabot (meja kerja, kursi kerja/stool, lemari simpan alat dan bahan), peralatan untuk pekerjaan chasis dan pemindah tenaga, papan tulis, kotak kontak dan tempat sampah dan perabot (meja kerja, kursi kerja/stool, rak alat dan bahan, lemari simpan alat dan bahan), papan data, kotak kontak dan tempat sampah. Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi SMK berupa ruang pembelajaran umum dan ruang pembelajaran khusus SMKN antara kinerja mengajar guru, sarana prasarana atau prakerin dengan kompetensi siswa SMKN PK TMO PK TMO seperti area kerja mesin otomotif, area kerja kelistrikan, area kerja chasis dan pemindah tenaga dan ruang penyimpanan dan instruktur. (skala Likert) 4. Praktik Kerja Industri (prakerin) adalah praktik kerja di DU/DI otomotif yang diikuti siswa pada tingkat II (Kelas XI) selama 3-12 bulan.(nilai sertifikat) Irma Gusti Simamora : Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan, 2009. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Kota Medan Secara geografis, wilayah Kota Medan berada antara 3”30’ – 3”43’ Lintang Utara dan 98”35’ – 98”44’ Bujur Timur. Kota Medan berada di Pantai Timur Sumatera Utara berbatasan dengan Selat Malaka dengan topografi cenderung miring ke Utara dan berada pada ketinggian 2,5 – 37,5 meter di atas permukaan laut. Kota Medan berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang dan Selat Malaka pada bagian Utara, sedangkan pada bagian Selatan, Timur dan Barat berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang. Luas areal Kota Medan adalah 265,10 km2 (26.510 hektar) dengan sebagian besar wilayahnya merupakan dataran rendah yang merupakan tempat pertemuan dua sungai penting, yaitu Sungai Babura dan Sungai Deli. Kota Medan mempunyai iklim tropis dengan suhu minimum menurut Stasiun Polonia pada tahun 2007 berkisar antara 23,2ºC - 24,2ºC dan suhu maksimum berkisar antara 30,4ºC - 33,6ºC serta menurut Stasiun Sampali suhu minimumnya berkisar antara 20,2ºC – 23,6ºC dan suhu maksimum berkisar antara 31,6,1,0ºC – 35,8ºC. Letak Kota Medan yang strategis menjadikan Kota Medan sebagai pusat perdagangan regional maupun internasional dengan berbagai kegiatan bisnis disamping sebagai pusat pemerintahan Daerah Tingkat I Sumatera Utara. Tuntutan Irma Gusti Simamora : Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan, 2009. Kota Medan sebagai pusat perdagangan untuk kawasan Sumatera Utara akan semakin tinggi khususnya menghadapi pasar bebas. 4.2 Penduduk dan Tenaga Kerja Penduduk Kota Medan pada tahun 2007 diproyeksikan mencapai 2.083.156 jiwa. Dibanding hasil Sensus Penduduk 2000, terjadi pertumbuhan penduduk selama tahun 2000 – 2007 sebesar 1,28 % per tahun. Jumlah rumah tangga sebanyak 470.481 kepala keluarga dan tingkat kepadatan penduduk sebesar 7.858 jiwa per km2. Jumlah penduduk yang paling banyak ada di Kecamatan Medan Deli, disusul Medan Helvetia dan Medan Tembung. Sedangkan jumlah penduduk yang paling sedikit adalah di Kecamatan Medan Baru, disusul Medan Polonia dan Medan Maimun. Pertumbuhan penduduk di masing-masing kecamatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), migrasi dan juga dengan adanya perluasan Kota Medan. Ciri penting lainnya dari penduduk Kota Medan adalah kemajemukan agama, adat istiadat, seni budaya dan suku yang sangat heterogen. Oleh karenanya, salah satu ciri utama masyarakat Kota Medan adalah “terbuka”. Pluralisme kependudukan ini juga yang menjadikan sebahagian mereka yang berkunjung ke Kota Medan mendapat kesan ”Miniatur Indonesia di Kota Medan.” Pada tahun 2006 terdapat 815.710 jiwa angkatan kerja di Kota Medan (berusia di atas 15 tahun). Tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 55,80 Irma Gusti Simamora : Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan, 2009. menunjukkan angka dalam kategori rendah yang juga menggambarkan kurangnya lapangan kerja. Didasarkan pada Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), ditahun 2006, jumlah penduduk miskin di Kota Medan mencapai 7,77 %. Jumlah meningkat dibanding pada tahun 2005 yang mencapai 8,62 %. Tabel 4.1. Distribusi Angkatan Kerja Berdasarkan Pendidikan di Kota Medan (Persen) No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Tingkat Pendidikan Tidak/belum pernah sekolah Tidak/belum tamat SD SD SLTP SLTA Umum SLTA Kejuruan DI/DII DIII S1/DIV Jumlah Sumber : BPS Kota Medan, 2007 2004 0,58 5,16 16,72 20,90 36,45 9,93 0,72 2,22 7,32 100,00 Tahun 2005 0,22 3,44 17,95 20,65 38,06 8,64 0,79 1,80 Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara
Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri Arti Pendidikan Kejuruan Fungsi Pendidikan Kejuruan Aspek – aspek dalam Kemampuan Bahasa Inggris Gambaran Umum Kabupaten Deli Serdang Gambaran Pendidikan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Hubungan Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Kesimpulan Saran KESIMPULAN DAN SARAN Kondisi Pendidikan dan Ketenagakerjaan di Kabupaten Deli Serdang Kontribusi Kemampuan Berbahasa Inggris ONTRIBUSI Terhadap Lapangan kerja dan Kesempatan Kerja Link and Match dalam Wawasan Efisiensi Link and Match dalam Wawasan Keunggulan Link and Match dalam Wawasan Masa Depan Link and Match dalam Wawasan Mutu Link and Match dalam Wawasan Profesionalisme Link and Match dalam Wawasan Nilai Tambah Lokasi Penelitian Populasi dan Sampel Pendidikan dan Ketenagakerjaan dalam Konteks Pengembangan Profil Responden HASIL DAN PEMBAHASAN Speaking Berbicara Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri Sumber Daya Manusia Aspek-aspek Ketenagakerjaan Teknik Pengumpulan Data Definisi Operasional Tujuan Pendidikan Kejuruan Karakteristik Pendidikan Kejuruan Validitas dan Reliabilitas Instrumen Teknik Analisis Data Writing Menulis Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri

Gratis