Feedback

Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh

Informasi dokumen
PENGARUH PROGRAM LIFE SKILL YAYASAN AL JAM’IYATUL WASHLIYAH BINJAI TERHADAP KEBERFUNGSIAN SOSIAL ANAK ASUH SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan untuk Menyelesaikan Pendidikan Strata 1 (S1) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Disusun oleh : DEWI MARIANA 060902015 DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 1 Universitas Sumatera Utara UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL HALAMAN PENGESAHAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan penguji skripsi Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara pada : Nama : Dewi Mariana NIM : 060902015 Judul : Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al - Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh. Yang dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Pukul : Tempat : TIM PENGUJI Tanda Tangan Ketua Penguji : ( .) Penguji I : ( .) Penguji II : ( .) UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK 2 Universitas Sumatera Utara HALAMAN PERSETUJUAN Skripsi ini disetujui untuk dipertahankan oleh : Nama : Dewi Mariana NIM : 060902015 Departemen : Ilmu Kesejahteraan Sosial Judul : Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Medan, Maret 2011 PEMBIMBING (Drs. Matias Siagian, M.Si) NIP : 1963 0313 199303 1 001 KETUA DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL (Hairani Siregar, S.Sos, M.SP) NIP : 1971 0927 199801 2 001 DEKAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (Prof. Dr. Badaruddin, M.Si) NIP : 1968 0525 199203 1 002 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL 3 Universitas Sumatera Utara DEWI MARIANA 060902015 ABSTRAK PENGARUH PROGRAM LIFE SKILL YAYASAN AL JAM’IYATUL WASHLIYAH KOTA BINJAI TERHADAP KEBERFUNGSIAN SOSIAL ANAK ASUH (Skripsi terdiri dari 6 bab 79 halaman, 31 tabel, 2 bagan, 24 kepustakaan serta lampiran) Masalah pengangguran di Indonesia kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Indonesia menempati urutan ke-133 dalam hal tingkat pengangguran di dunia. Program kecakapan hidup merupakan suatu upaya yang baik dalam membantu pemerintah mengurangi pengangguran. Salah satunya adalah Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai yang melaksanakan program tersebut kepada anak asuhnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan sikap warga belajar di bidang pekerjaan tertentu sesuai dengan bakat, bermanfaat agar mereka memiliki bekal kemampuan untuk bekerja/berusaha mandiri yang dapat dijadikan bekal untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Dilatarbelakangi hal tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yan berjudul ”Pengaruh Program Life Skill Terhadap Keberfungsian Anak Asuh”. Penelitian ini berbentuk Eksplanasi yaitu untuk menguji apakah suatu variabel berasosiasi ataukah tidak dengan variabel lainnya. Untuk menguji pengaruh tersebut, penulis menggunakan analisis data product moment dan koefisien determinasi. Penelitian dilaksanakan di Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Jalan Jenderal. Ahmad Yani No. 35 Binjai dengan jumlah populasi sebanyak 20 orang anak asuh. Dari hasil perhitungan diperoleh rxy = 0,518 dengan kata lain kofisien korelasi bernilai positif yang artinya kenaikan variabel yang satu akan diikuti oleh kenaikan variabel yang lainnya. Hasil perhitungan melalui uji hipotesis pada tabel kofisien korelasi product moment taraf signifikan 5% (0,444) untuk n = 20 diperoleh bahwa ternyata r-hitung lebih besar dari r-tabel atau 0,518 > 0,444 sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak yang berarti terdapat pengaruh program life skill yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai terhadap Keberfungsian Sosial Anak asuh. Maka berdasarkan ketentuan Bungin, koefisien korelasi r sebesar 0,518 mempunyai arti bahwa pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jami’iyatul Binjai terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh menunjukkan hubungan positif yang mantap. Hasil perhitungan koefisien determinasi yang digunakan untuk mengetahui sekaligus membuktikan hipotesis, diperoleh tingkat pengaruh sebesar 26,8%. Kata Kunci : Program Life Skill, Keberfungsian Sosial. UNIVERSITY OF NORTH SUMATERA FACULTY OF SOCIAL AND POLITICAL SCIENCE 4 Universitas Sumatera Utara DEPARTMENT OF SOCIAL WELFARE DEWI MARIANA 06092015 ABSTRACT THE INFLUENCE OF LIFE SKILL AT YAYASAN AL JAM’IYATUL WASHLIYAH BINJAI TO THE SOCIAL FUNCTIONING OF THE CARED CHILD (Thesis consist of 6 chapters, 79 pages, 31 tables, 2 charts, 24 bibliographies and annexes) The problem of unemployment in Indonesia is currently very poor condition. Indonesia ranks 133 in terms of unemployment rates in the world. Life skills program is a good effort in helping the government to reduce unemployment. One is the foundation of Al Jam'iyatul Washliyah Binjai that implement these programs to foster children. The aim is to improve the skills, knowledge and attitudes of citizens to study in certain occupations according to their talents, they would get the benefit for the ability to work / seek independent that can be equipped to improve the quality of life. Background of these two authors are interested to conduct research yan entitled "Influence Life Skill Program on Functionality of Foster Children. " This research is an explanation study, namely by test whether one of variable has or not association to the other ones. In order to test the influence, the writer applies the data product moment analysis and coefficient determination. This research was conducted at Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 35 Binjai with the number of population is 20 persons. Based on the calculation, it obtain rxy = 0.518 or in another word the correlation coefficient is positive means the increasing of one variable will followed by the increasing of another variable. The results of calculation through hypothesis test on product moment correlation coefficient in significant level of 5% (0.444) for n = 20 indicates that r-calculated is bigger than r-table or 0.518 > 0.444. Therefore, the alternative hypothesis is accepted and the null hypothesis is rejected means there is an influence of the life skill program at Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai to the social Functioning of the cared child. Based on the Bungin term, the correlation coefficient r for 0.518 means that the influence of Life Skill Program at Yayasan Al Jam’iyatul Binjai to the social functioning of the cared child has a robust positive relationship. The calculation of coefficient determination to prove the hypothesis is 26.8%. Keywords: Life Skill Program, Social Functioning 5 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Bismillaahirrohmaanirrohiim Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah ‘Azzawajalla, hanya kepada-Nya kita memuji, memohon pertolongan, dan pengampunan. Kepada-Nya pula kita berlindung dari segala kejahatan diri dan buruknya amal perbuatan. Barangsiapa yang diberikan Allah ‘Azzawajalla hidayah, maka tiada seorang pun yang mampu memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada Illah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah ‘Azzawajalla dan aku bersaksi bahwa Muhammad Sholallohu ‘Alaihi wa Sallam adalah hamba dan utusan-Nya. Alhamdulillah, atas segala limpahan Rahmad dan Karunia-Nya, segala kemudahan yang diberikan Allah ‘ Azzawajalla kepada penulis baik berupa dukungan dari orang tua, keluarga, serta teman-teman maupun bantuan yang tidak terhingga dari berbagai pihak akhirnya karya ilmiah sederhana inidapat diselesaikan. Penulis menyadari, bahwa karya ilmiah sederhana ini masih jauh dari sempurna. Kesalahan dan kekurangan dalam tulisan maupun dalam penggunaan kaidah ilmiah sebuah penelitian menjadikan skripsi ini layak untuk dikoreksi dan ditinjau kembali kearah yang lebih baik. Oleh karena itu penulis memohon maaf atas segala kekhilafan dan mengharapkan masukan yang membangun bagi kesempurnaan skripsi ini. 6 Universitas Sumatera Utara Sepatutnya penulis menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak yang turut membantu dan telah memberikan dukungan yang luar biasa, diantaranya : 1. Bapak Rektor Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan di Universitas Sumatera Utara. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas bapak dan keluarga dengan segala kebaikan. 2. Bapak Prof. Dr. Badaruddin, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas bapak dan keluarga dengan segala kebaikan. 3. Kepada Ibu Hairani Siregar, S.Sos, M.SP selaku Ketua Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Medan. 4. Kepada Bapak Drs. Matias Siagian, M.Si selaku dosen pembimbing. Pembimbingan yang beliau sampaikan dengan bijak dan sabar dalam mengarahkan dan mendorong dalam penyelesaian skripsi ini, sangat menambah referensi keilmuan penulis. 5. Kepada H. Nizamuddin, SH, Amiruddin Batubara dan staf-staf lainnya yang telah memberikan izin untuk penelitian di Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai. 7 Universitas Sumatera Utara 6. Kepada adik-adikku di Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai yang telah merelakan waktu dan pikirannya untuk membantu penulis dalam mengisi kuesioner. Tanpa bantuan kalian maka skripsi ini tidak akan pernah selesai. 7. Kepada Bapak dan Ibu seluruh staff pengajar, terkhusus Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU, peranan bapak dan ibu sekalian selama proses perkuliahan yang penulis ikuti sangat menambah keilmuan penulis dalam bidang sosial dan bidang keilmuan lainnya. Semoga ilmu yang bapak dan ibu berikan kepada kami menjadi amal baik di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. 8. Kepada Ibu Zuraida dan seluruh staff administrasi FISIP USU yang telah menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, penulis mengucapkan terima kasih atas segala pelayanan yang telah bapak dan ibu berikan serta permohonan maaf penulis atas segala kesalahan selama berurusan berkaitan dengan administrasi. 9. Kepada ayahanda Bripka. Sunarto dan Ibunda tercinta Tina Melinda Hutagalung, S.Sos, yang telah membesarkan penulis dan selalu memberikan dukungan moril maupun materil dari masa kecil hingga sekarang, bersusah payah dan tanpa pamrih berbuat yang terbaik demi kemajuan anak-anaknya yang tidak akan mungkin penulis lupakan sampai akhir hayat. 10. Terkhusus buat sahabat ku de’Qhueba yaitu bhe, tante (moniq), opunk (diah), banyak pelajaran yang bisa penulis ambil selama satu geng bersama kalian. Terima kasih dan permohonan maaf penulis kepada kalian semua, terlalu banyak guyonan kita yang menorehkan luka, betapa banyak 8 Universitas Sumatera Utara canda tawa kita yang meruntuhkan wibawa yang semoga bisa kita ambil hikmah dan pelajaran. 11. Buat seluruh teman-teman di Ilmu Kesejahteraan Sosial terkhusus stambuk 2006 mulai dari nomor awal hingga akhir, seperti Ade, Gugus, Anang, Edo, Rahmad, Demol, Amad, Immanuel, Ananta, Hermanto. Dan juga teman yang sudah saya anggap saudara Alm. mas Agung, mas Dwinanda dan rekan lainnya yang tidak tersebutkan yang menjadi bagian yang tidak akan terpisahkan dalam hidup penulis. 12. Buat adikku, Reny Sasmitha dan Budhi Handoko, dan juga kakak sepupu ku kak Devi Panggabean yang senantiasa memberikan semangat kepada penulis selama penyelesaian skripsi ini. Dan buat kedelapan kucing ku yang telah memberikan kesenangan kepada penulis selama penyelesaian skripsi ini. 13. Terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya guna membantu penyelesaian skripsi ini. Kepada orang-orang yang dahulu sempat mengisi hari-hari penulis dan sempat memberikan warna abstrak pada kehidupan penulis, penulis memohon maaf atas segala kekhilafan yang pernah dilakukan. 9 Universitas Sumatera Utara Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis dengan segala kerendahan hati mengharapkan saran-saran maupun kritikan yang sifatnya membangun, akhirnya penulis sekali lagi mengucapkan terima kasih yang sebesarnya atas semua bantuannya. Penulis berharap, karya sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Amin. Medan, Maret 2011 Penulis, Dewi Mariana 10 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman HALAMAN PERSETUJUAN ABSTRAK .i KATA PENGANTAR . .vii DAFTAR ISI . . .viii DAFTAR TABEL . .ix DAFTAR GAMBAR .xii DAFTAR LAMPIRAN .xiii BAB I. PENDAHULUAN . 1 1.1. Latar Belakang . .1 1.2. Perumusan Masalah .6 1.3. Tujuan Dan Manfaat Penelitian . .6 1.3.1 Tujuan Penelitian . .6 1.3.2 Manfaat Penelitian .6 1.4. Sistematika Penulisan . .6 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA .8 2.1. Life Skill . . .8 2.1.1. Pengertian Life Skill . . .8 2.1.2. Ciri Pendidikan Life Skill. .11 2.1.3. Tujuan Life Skill .12 2.1.4. Kriteria dan Sasaran Life Skill. .13 2.1.5. Manfaat Life Skill. .14 2.2. Panti Asuhan Sebagai Lembaga Sosial . .15 2.3. Keberfungsian Sosial.19 11 Universitas Sumatera Utara 2.4. Keterampilan dan Keberfungsian Sosial.22 2.5. Kesejahteraan Sosial.25 2.6. Kerangka Pemikiran.27 2.7. Hipotesis.29 2.8. Defenisi Konsep.30 2.9. Defenisi Operasional.31 BAB III. METODE PENELITIAN . .33 3.1. Tipe Penelitian .33 3.2. Lokasi Penelitian . .33 3.3. Populasi Penelitian. .33 3.4. Teknik Pengumpulan Data .34 3.5. Teknik Analisa Data . .35 BAB IV. DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN .36 4.1. Sejarah Singkat Berdirinya Yayasan . .36 4.2. Letak dan Kedudukan Lembaga . .37 4.3. Struktur Organisasi Lembaga . .37 4.4. Sumber Daya dan Sumber Dana Pengelolaan Yayasan . .39 4.4.1.Jumlah Pengurus/Personil Panti.39 4.4.2.Sumber Dana /Keuangan Lembaga.40 4.5. Fasilitas Yayasan. . .41 4.6. Keadaan Umum Anak Asuh di Yayasan . .42 4.6.1. Jumlah Anak Asuh.42 4.6.2. Identifikasi/Kategori Penerimaan Anak Asuh.43 4.7. Tujuan dan Kegiatan Pelayanan Yayasan.44 4.7.1. Tujuan Pelayanan Yayasan.44 12 Universitas Sumatera Utara 4.7.2. Kegiatan dalam Yayasan.44 4.8. Peran dan Fungsi Yayasan.46 4.9. Fungsi Panti Asuhan.47 4.10.Hubungan panti Asuhan dengan Lingkungan Sekitar.48 BAB V. ANALISA DATA. .49 5.1. Karakteristik Umum Responden . . .49 5.2. Pelaksanaan Program Kecakapan Hidup bagi Warga Binaan. . .55 5.3. Keberfungsian Sosial Setelah Mengikuti Program Kecakapan Hidup.64 5.4. Hipotesis.74 BAB VI. PENUTUP .77 6.1.Kesimpulan . .77 6.1.1. Saran .78 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 13 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Halaman Tabel 4.1. Jumlah Pengurus dan Personil Yayasan. .38 Tabel 4.2. Fasilitas Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai.40 Tabel 4.3. Klasifikasi Anak asuh Berdasarkan Tingkat Usia dan Pendidikan.41 Tabel 4.4. Identifikasi/Kategori Anak Asuh Berdasarkan Latar Belakang Menjadi Anak Asuh.42 Tabel 5.1. Distribusi Responden Berdasarkan Usia.48 Tabel 5.2. Distribusi Responden Berdasarkan Jenis kelamin.49 Tabel 5.3. Distribusi Responden Berdasarkan Suku Bangsa.50 Tabel 5.4. Distribusi Responden Berdasarkan Latar Belakang.51 Tabel 5.5. Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan Orang Tua.52 Tabel 5.6. Distribusi Responden Berdasarkan Penghasilan Orang Tua.53 Tabel 5.7. Distribusi Responden Mengikuti Program Keterampilan.54 Tabel 5.8. Distribusi Responden mengenai Kecukupan Lama Waktu yang dijalankan di Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai. Bagan I Bagan Kerangka Pemikiran Dinas Sosial Binjai Program Kecakapan Hidup Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Anak Asuh Al Jam’iyatul Washliyah Bi j i Respon Positif: 1. Memahami dan mengerti proses dan tujuan dari program 2. Menyenangi, menyukai dan mengharapkan adanya program 3. Berpartisipasi aktif dan mendukung pelaksanaan program Respon Negatif: 1. Tidak memahami dan mengerti proses dan tujuan program 2. Tidak menyenangi, menyukai dan mengharapkan adanya program 3. Tidak berpartisipasi aktif dalam mendukung program 2.5. Defenisi Konsep dan Definisi Operasional 2.5.1. Denfenisi Konsep Konsep merupakan abstraksi mengenai fenomena yang dirumuskan atas dasar generalisasi dari sejumlah karakteristik, kejadian, keadaan kelompok atau individu tertentu (Singarimbun, 1981: 32). Definisi konsep bertujuan untuk merumuskan dan mendefenisikan istilah-istilah yang digunakan secara mendasar agar tercipta suatu Universitas Sumatera Utara persamaan presepsi dan menghindari salah pengertian yang dapat mengaburkan tujuan penelitian ini. Untuk mengetahui pengertian mengenai konsep-konsep yang digunakan dalam penelitian ini, maka peneliti membatasi konsep yang digunakan adalah sebagai berikut: a. Respon adalah suatu proses kognitif yang dialami oleh setiap orang didalam memahami informasi tentang lingkungan baik lewat penglihatan, pendengaran, perasaan dan penerimaan. Dalam hal ini konsep dari respon yang diteliti adalah bagaimana respon anak asuh terhadap Program life skill oleh Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai. b. Anak Asuh adalah anak yang berasal dari keluarga pra sejahtera ataupun yang sudah tidak memiliki orangtua dan mendapatkan pengasuhan di luar lingkungan yang sah. c. Life skill adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk mau dan berani menghadapi problema hidup dan penghidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. d. Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai adalah suatu yayasan yang berada di Jalan Jend. Ahmad Yani No. 35 Binjai dimana yayasan ini berfungsi sebagai wadah partisipasi sosial yang menampung, mengasuh, mendidik dan membina warga masyarakat yang mengalami masalah Kesejahteraan Sosial, antara lain: Fakir miskin, anak terlantar, anak yatim, anak piatu, dan anak yatim piatu yang berasal dari wilayah Propinsi Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam. Universitas Sumatera Utara 2.5.2. Defenisi Operasional Defenisi operasional merupakan seperangkat petunjuk atau kriteria atau operasi yang lengkap tentang apa yang harus diamati dan bagaimana mengamatinya dengan memiliki rujukan-rujukan empiris. Bertujuan untuk memudahkan peneliti dalam melaksanakan penelitian dilapangan. Oleh karena itu diperlukan operasionalisasinya dari konsep-konsep yang menggambarkan tentang apa yang harus diamati (Nawawi, 1998: 120). Dengan adanya program kecakapan hidup atau life skill yang diterapkan di Yayasan Al Jam’iyatul Wasliah Binjai maka hal ini akan memberikan pengaruh dan respon yang akan timbul terhadap program ini. Dimana variabel dalam mengukur respon ada tiga yaitu pemahaman, sikap dan pemanfaatan. Oleh sebab itu defenisi operasional dalam penelitian ini adalah a. Respon Positif 1. Memahami dan mengerti proses dan tujuan dari program. 2. Menyenangi, menyukai dan mengharapkan adanya program. 3. Berpartisipasi aktif dan mendukung pelaksanaan program. b. Respon Negatif 1. Tidak memahami dan mengerti proses dan tujuan program. 2. Tidak menyenangi, menyukai dan mengharapkan adanya program. 3. Tidak berpartisipasi aktif dalam mendukung program Universitas Sumatera Utara BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki (Nazir, 1999:63). Melalui penelitian deskriptif, penulis ingin membuat gambaran kondisi secara menyeluruh tentang respon anak asuh terhadap program life skill oleh Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai. 3.2. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai yang beralamat di Jalan Jend. Ahmad Yani No. 35 Binjai. Adapun alasan peneliti melakukan penelitian di lokasi ini adalah karena ini merupakan salah satu yayasan yang melakukan program life skill atau kecakapan hidup. 3.3. Populasi dan Sampel 3.3.1. Populasi Populasi adalah keseluruhan objek penulisan yang dapat terdiri dari manusia, benda-benda, hewan, tumbuh-tumbuhan, gejala-gejala, nilai atau peristiwa sebagai Universitas Sumatera Utara sumber daya yang memiliki karakter tertentu dalam suatu penelitian (Nawawi, 1998: 78). Populasi dalam penelitian ini adalah anak asuh dari Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai yang mendapatkan program life skill yaitu berjumlah 30 orang anak asuh. 3.3.2. Sampel Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil datanya dengan menggunakan cara-cara tertentu (Nawawi, 1998:144). Jika jumah populasi lebih dari 100 maka diambil sampelnya sejumlah 10-15% atau 20-25% dari populasi. Dari keterangan di atas, karena populasi tidak lebih dari 100, maka sampel dalam penelitian ini adalah merupakan seluruh populasi yang ada yakni berjumlah 30 orang anak asuh. 3.4. Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian digunakan teknik sebagai berikut: 1. Teknik pengumpulan data sekunder Dengan cara studi pustaka yaitu dengan mengumpulkan informasi yang menyangkut masalah yang diteliti dengan mempelajari dan menelaah buku, jurnal, blog, website ataupun tulisan yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti. 2. Teknik pengumpulan data primer Dengan cara studi lapangan yaitu merupakan pengumpulan data yang diperoleh melalui penelitian dengan turun langsung ke lokasi penelitian untuk mencari fakta yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, yaitu: Universitas Sumatera Utara 2.a. Observasi, yaitu pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti untuk mendapatkan gambaran yang tepat mengenai objek penelitian. 2.b. Kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data yang dilaksanakan dengan menyebarkan angket kepada sampel. 2.c. Wawancara, yaitu dimaksudkan untuk mengajukan pertanyaan secara tatap muka dengan responden yang bertujuan untuk melengkapi data yang diperlukan. 3.5. Teknik Analisis Data Teknik analisa data yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan pengukuran skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Subjek penelitian dihadapkan pada pernyataan positif dan negatif dalam jumlah yang berimbang dan mereka diminta untuk menyatakan apakah sangat setuju, setuju, kurang setuju atau tidak setuju (Faisal, 2005:143). Pemberian skor data dilakukan mulai respon yang negatif menuju respon positif, yakni: a. Skor tidak setuju (negatif) adalah -1 b. Skor kurang setuju (netral) adalah 0 c. Skor setuju (positif) adalah 1 Adapun langkah-langkah analisa data yang dilakukan adalah: a. Pengkodingan, yaitu mengklasifikasikan jawaban-jawaban menurut macamnya Universitas Sumatera Utara b. Membuat kategori untuk mengklasifikasikan jawaban sehingga mudah dianalisa serta disimpulkan untuk menjawab masalah yang dikemukakan dalam penelitian c. Tabulasi, yaitu dengan menggunakan tabel tunggal untuk mengetahui jawaban dan skor dari masalah yang diteliti. Sebelum menentukan klasifikasi persepsi, sikap dan partisipasi, maka ditentukan interval kelas sebagai berikut: i =H-L K = 1 – ( -1) 3 =2 3 = 0,66 i = interval kelas H = nilai tertinggi L = nilai terendah K = banyak kelas negatif netral positif -1 -0,66 -0,33 0 0,33 0,66 1 Maka dapat ditentukan kategori respon positif atau negatif dengan adanya batasan nilai yang telah diperoleh sebagai berikut: Respon dengan nilai -1 sampai dengan -0,33 = respon negatif Respon dengan nilai -0,33 sampai dengan 0,33 = respon netral Respon dengan nilai 0,33 sampai dengan 1 = respon positif Universitas Sumatera Utara BAB IV DESKRIPTIF LOKASI PENELITIAN 4.1. Sejarah Singkat Berdirinya Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Al Jam’iyatul Washliyah merupakan organisasi Islam yang lahir pada 30 November 1930 dan bertepatan 9 Rajab 1349 H di kota Medan, Sumatera Utara. Al Jam’iyatul Washliyah yang lebih dikenal dengan sebutan Al Washliyah lahir ketika bangsa Indonesia masih dalam penjajahan Hindia Belanda (Nederlandsh Indie). Sehingga, para pendiri Al Jam’iyatul Washliyah ketika itu turut berperang melawan penjajah Belanda. Tidak sedikit para tokoh Al Jam’iyatul 8 20.0 20.0 100.0 94 variabel Pengetahuan 4 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 22 55.0 55.0 55.0 b 10 25.0 25.0 80.0 a 8 20.0 20.0 100.0 40 100.0 100.0 Total variabel Pengetahuan 5 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 2 5.0 5.0 5.0 b 2 5.0 5.0 10.0 a 36 90.0 90.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 6 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 2 5.0 5.0 5.0 b 8 20.0 20.0 25.0 a 30 75.0 75.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 7 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 24 60.0 60.0 60.0 a 16 40.0 40.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 95 variabel Pengetahuan 8 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 18 45.0 45.0 45.0 b 4 10.0 10.0 55.0 a 18 45.0 45.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 9 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 6 15.0 15.0 15.0 b 20 50.0 50.0 65.0 a 14 35.0 35.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 10 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent b 10 25.0 25.0 25.0 a 30 75.0 75.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 11 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 2 5.0 5.0 5.0 b 2 5.0 5.0 10.0 a 36 90.0 90.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 96 variabel Pengetahuan 12 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 10 25.0 25.0 25.0 b 12 30.0 30.0 55.0 a 18 45.0 45.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 13 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 10 25.0 25.0 25.0 b 6 15.0 15.0 40.0 a 24 60.0 60.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 14 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 4 10.0 10.0 10.0 b 6 15.0 15.0 25.0 a 30 75.0 75.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel Pengetahuan 15 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent c 8 20.0 20.0 20.0 b 6 15.0 15.0 35.0 a 26 65.0 65.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 97 Statistics N Valid Missing variabel sikap 1 40 0 variabel sikap 2 40 0 variabel sikap 3 40 0 variabel sikap 4 40 0 variabel sikap 5 40 0 variabel sikap 6 40 0 variabel sikap 7 40 0 variabel sikap 8 40 0 variabel sikap 9 40 0 variabel sikap 10 40 0 98 Frequency Table Sikap variabel sikap 1 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent setuju 16 40.0 40.0 40.0 sangat setuju 24 60.0 60.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel sikap 2 Cumulative Frequency Valid sangat tidak setuju Percent Valid Percent Percent 4 10.0 10.0 10.0 setuju 26 65.0 65.0 75.0 sangat setuju 10 25.0 25.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel sikap 3 Cumulative Frequency Valid sangat tidak setuju Percent Valid Percent Percent 2 5.0 5.0 5.0 tidak setuju 12 30.0 30.0 35.0 setuju 12 30.0 30.0 65.0 sangat setuju 14 35.0 35.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel sikap 4 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sangat tidak setuju 6 15.0 15.0 15.0 tidak setuju 6 15.0 15.0 30.0 setuju 16 40.0 40.0 70.0 sangat setuju 12 30.0 30.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 99 variabel sikap 5 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sangat tidak setuju 6 15.0 15.0 15.0 tidak setuju 4 10.0 10.0 25.0 24 60.0 60.0 85.0 6 15.0 15.0 100.0 40 100.0 100.0 setuju sangat setuju Total variabel sikap 6 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sangat tidak setuju 8 20.0 20.0 20.0 tidak setuju 4 10.0 10.0 30.0 setuju 12 30.0 30.0 60.0 sangat setuju 16 40.0 40.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel sikap 7 Cumulative Frequency Valid sangat tidak setuju Percent Valid Percent Percent 2 5.0 5.0 5.0 tidak setuju 18 45.0 45.0 50.0 setuju 14 35.0 35.0 85.0 6 15.0 15.0 100.0 40 100.0 100.0 sangat setuju Total 100 variabel sikap 8 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sangat tidak setuju 6 15.0 15.0 15.0 tidak setuju 6 15.0 15.0 30.0 setuju 12 30.0 30.0 60.0 sangat setuju 16 40.0 40.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel sikap 9 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sangat tidak setuju 6 15.0 15.0 15.0 tidak setuju 6 15.0 15.0 30.0 setuju 12 30.0 30.0 60.0 sangat setuju 16 40.0 40.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 variabel sikap 10 Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sangat tidak setuju 6 15.0 15.0 15.0 tidak setuju 4 10.0 10.0 25.0 setuju 8 20.0 20.0 45.0 sangat setuju 22 55.0 55.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 101 Frequency Table Tindakan Statistics N Valid jumlah ganti pakaian dalam Missing 40 0 jumlah mandi dalam sehari 40 0 lama selang waktu mencuci 40 0 40 0 40 0 40 0 40 0 40 0 40 0 tidur di tempat tidur teman 40 0 teman tidur di tempat tidur 40 0 40 0 sehari handuk lama selang waktu ganti seprei lama selang waktu ganti sarung bantal lama selang waktu jemur kasur lama selang waktu jemur bantal meminjamkan handuk pada teman meminjamkan pakaian pada teman anda menjemur handuk setelah mandi jumlah ganti pakaian dalam sehari Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent 2 kali sehari 18 45.0 45.0 45.0 < 2 kali sehari 22 55.0 55.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 102 jumlah mandi dalam sehari Cumulative Frequency Valid > 2 kali sehari Percent Valid Percent Percent 8 20.0 20.0 20.0 2 kali sehari 12 30.0 30.0 50.0 < 2 kali sehari 20 50.0 50.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 lama selang waktu mencuci handuk Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent 2 minggu sekali 10 25.0 25.0 25.0 < 1 Minggu 30 75.0 75.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 lama selang waktu ganti seprei Cumulative Frequency Valid > 2 minggu Percent Valid Percent Percent 6 15.0 15.0 15.0 2 minggu sekali 10 25.0 25.0 40.0 < 1 Minggu 24 60.0 60.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 lama selang waktu ganti sarung bantal Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent > 2 minggu 2 5.0 5.0 5.0 2 minggu sekali 6 15.0 15.0 20.0 < 1 Minggu 32 80.0 80.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 103 lama selang waktu jemur kasur Cumulative Frequency Valid >2 Minggu Percent Valid Percent Percent 2 5.0 5.0 5.0 2 minggu sekali 10 25.0 25.0 30.0 setiap minggu 28 70.0 70.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 lama selang waktu jemur bantal Cumulative Frequency Valid 2 minggu sekali Percent Valid Percent Percent 8 20.0 20.0 20.0 setiap minggu 32 80.0 80.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 meminjamkan handuk pada teman Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sering 10 25.0 25.0 25.0 jarang 14 35.0 35.0 60.0 tidak 16 40.0 40.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 meminjamkan pakaian pada teman Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sering 6 15.0 15.0 15.0 jarang 12 30.0 30.0 45.0 tidak 20 50.0 50.0 95.0 2 5.0 5.0 100.0 40 100.0 100.0 3 Total 104 tidur di tempat tidur teman Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sering 10 25.0 25.0 25.0 jarang 20 50.0 50.0 75.0 tidak 10 25.0 25.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 teman tidur di tempat tidur anda Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sering 10 25.0 25.0 25.0 jarang 24 60.0 60.0 85.0 tidak 4 10.0 10.0 95.0 3 2 5.0 5.0 100.0 40 100.0 100.0 Total menjemur handuk setelah mandi Cumulative Frequency Valid Percent Valid Percent Percent sering 20 50.0 50.0 50.0 jarang 14 35.0 35.0 85.0 tidak 6 15.0 15.0 100.0 Total 40 100.0 100.0 105 Frequency Table sumber air Cumulative Frequency Valid Air PDAM Percent 2 Valid Percent 100.0 Percent 100.0 100.0 jenis tempat tidur Cumulative Frequency Valid kasur/tilam/matras Percent 2 Valid Percent 100.0 Percent 100.0 100.0 berapa orang dalam satu tempat tidur Cumulative Frequency Valid 1 orang saja Percent 2 Valid Percent 100.0 Percent 100.0 100.0 tikar rutin dicucikah Cumulative Frequency Valid ya. 2 minggu sekali 2 Percent Valid Percent 100.0 Percent 100.0 100.0 fasilitas mandi Cumulative Frequency Valid hanya sebagian 2 Percent Valid Percent 100.0 Percent 100.0 100.0 Total Sarana dan Prasarana Kategorik Cumulative Frequency Valid Baik 2 Percent 100.0 Valid Percent 100.0 Percent 100.0 106 Dokumentasi Gambar 1. Saat pengasuh memberi pengarahan di aula Gambar 2. Saat penulis membagikan kuesioner 107 Gambar 3. Salah satu kaki anak panti asuhan yang memiliki gejala scabies Gambar 4. Salah satu tempat tidur anak panti asuhan Al Jam’iyatul Washliyah
Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Bidang Pengasuhan Bidang Pendidikan Bidang Keterampilan Peran dan Fungsi Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah DESKRIPSI Teknik Analisis Data Fungsi Panti Asuhan Kharakteristik Umum Responden Hipotesis . Defenisi Konsep Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Keberfungsian Sosial Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Keberfungsian Sosial Setelah Mengikuti Program Kecakapan Hidup Kerangka Pemikiran Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Kesejahteraan Sosial Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Kesimpulan Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Keterampilan dan Keberfungsian Sosial Panti Asuhan Sebagai Lembaga Sosial PENDAHULUAN Keywords: Life Skill Program, Social Functioning Perumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Penelitian .1 Tujuan Penelitian Life skill 1. Pengertian Life Skill Sumber Daya dan Sumber Dana Pengelolaan Yayasan Al Jam’iyatul Pemerintah Donatur Tetap Pihak lain Masyarakat Tipe Penelitian Lokasi Penelitian Populasi Penelitian Teknik Pengumpulan Data
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Program Life Skill Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh

Gratis