Perancangan sistem informasi jasa perbaikan barang pada CV.Multisari berbasis web

113 

Full text

(1)

I. IDENTITAS PRIBADI

Nama : Reyza Mulyawan

TempatTanggalLahir : Bandung, 23 September 1991 JenisKelamin : Laki – Laki

Agama : Islam

Alamat : Komp.Bukit Cibogo blok 8 no 14 Cimahi Selatan No. Hp : 081910623333

Email : Reyzamulyawan23@gmail.com II. PENDIDIKAN

Tahun1994-1996 :TK. Setiabudi Cihampelas (Bandung) Tahun1996-2002 :SD N Sudirman 2 (Cimahi)

Tahun 2002-2005 :SMP N 9 (Cimahi)

Tahun 2005-2008 : SMA Pasundan 3 (Cimahi)

Tahun 2008-2013 : FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER JURUSAN SISTEM INFORMASI PROGRAM STRATA I

(2)

SKRIPSI

Diajukan sebagai salah satu syarat kelulusan pada Program Studi Sistem Informasi Jenjang S1 (Strata 1) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

REYZA MULYAWAN 1.05.08.576

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

(3)

iii

KATA PENGAN TAR

Puji dan syukur bagi Tuhan, atas berkat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang diberi judul “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI JASA PERBAIKAN BARANG PADA CV.MULTISARI BERBASIS WEB” ini.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis telah mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak, baik dari segi materi, spirit maupun masukan- masukan yang sangat membangun. Pada kesempatan ini secara khusus penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. Rektor Universitas Komputer Indonesia, Dr. Ir. Eddy Suryanto Soegoto, M.Sc.

2. Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Prof. Dr. Ir. H. Denny Kurniadie., Ir., M.Sc.

3. Ketua Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer,Syahrul Mauluddin,S.Kom., M.Kom.

4. Sintya Sukarta S, ST. MT selaku dosen wali di jurusan Sisem Informasi. 5. R.Fenny S.,S.si,M.Stat. selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan

waktunya guna membimbing, memberi pengarahan dan masukan kepada penulis.

(4)

iv

7. Kedua Orangtua tercinta, yang selalu mendo akan penulis serta memberikan dukungan moril dan materil, dan seluruh keluarga terkasih yang selalu mendukung penulis dalam penyusunan skripsi ini.

8. Seluruh dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer yang telah memberikan Ilmu dan pengetahuan kepada penulis. 9. Seluruh karyawan CV.Multisari yang sudah memberikan informasi

mengenai pembuatan skripsi ini.

10. Untuk teman-teman SI-12 angkatan 2008, kepada semua teman yang tidak dapat disebutkan disini, yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada penulis.

Dengan penuh rasa terima kasih penulis berharap semoga segala kebaikan-kebaikannya akan mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca atau penulis yang lain di masa yang akan datang.

Bandung, Januari 2013

(5)

vi LEMBAR PENGESAHAN

PERN YATAAN KEASLIAN

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGAN TAR ... iii

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL ... xiv

DAFTAR SIMBOL ... xv

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah ………... 3

1.2.1. Identifikasi Masalah ……….... 3

1.2.2. Rumusan Masalah ………... 3

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian ……….. 4

1.3.1. Maksud Penelitian ………... 4

1.3.2. Tujuan Penelitian ………. 4

1.4. Kegunaan Penelitian ... 5

1.4.1. Kegunaan Praktis ... 5

(6)

vii BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi ... 8

2.1.1. Definisi Sistem ... 8

2.1.2. Karakteristik Sistem... ... 11

2.1.3. Klasifikasi Sistem... 15

2.1.4. Model Umum Suatu Sistem ... 17

2.2. Definisi Informasi ... 17

2.2.1. Pengolahan data... 18

2.2.2. Siklus Informasi ... 19

2.2.3. Kualitas Informasi ... 20

2.2.4. Nilai Informasi ... 20

2.3. Definisi Sistem Informasi... 21

2.3.1. Komponen Sistem Informasi... 22

2.3.2. Sumber Daya Sistem Informasi... 24

2.3.3. Jenis-Jenis Sistem Informasi ... 26

2.4. Konsep Dasar Basis Data ... 27

2.4.1. Pengertian Basis Data... 27

2.4.2. Tujuan Pengolahan Basis Data ... 27

2.5. Pengertian Jaringan Komputer ... 28

2.5.1. Jenis – jenis Jaringan Komputer ... 29

(7)

viii

2.6.2. Macromedia Dreamweaver 8 ... 36

2.6.3. XAMP ... 36

2.6.4. MySQL ... 38

2.7. Pengertian Service ... 39

2.8. Pengertian WEB ... 40

BAB III OBJEK DAN METOD E PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian ... 41

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan ... 41

3.1.2. Visi Dan Misi CV.Multisari ... 41

3.1.2.1. Visi CV.Multisari ... 41

3.1.2.2. Misi CV.Multisari ... 41

3.1.3. Struktur Organisasi ... 42

3.1.4. Deskripsi Tugas ... 43

3.2. Metode Penelitian ... 44

3.2.1. Desain Penelitian ... 44

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data ... 45

3.2.2.1. Sumber Data Primer ... 45

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder ... 47

(8)

ix

3.2.4. Pengujian Software ... 55

BAB IV ANALISIS DAN PER ANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis yang Sedang Berjalan ... 56

4.1.1. Analisis Dokumen ... 56

4.1.2. Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan ... 57

4.1.2.1. Flowmap Proses Perbaikan Barang ... 58

4.1.2.2. Diagram Konteks ... 59

4.1.2.3. Data Flow Diagram ... 60

4.1.3. Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan ... 61

4.2. Perancangan Sistem... 61

4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem yang diusulkan ... 62

4.2.2. Perancangan Prosedur yang Diusulkan ... 62

4.2.3. Diagram Konteks ... 63

4.2.4. Data Flow Diagram ... 64

4.2.4.1. DFD Level 1 ... 64

4.2.4.2. DFD Level 2 Proses 2 Login ... 65

4.2.4.3. DFD Level 2 Proses 3 ... 65

4.2.4.4. DFD Level 2 Proses 5 ... 66

4.2.4.5. DFD Level 2 Proses 6 ... 66

(9)

x

4.2.6.2 Relasi Tabel (Skema Relasi) ………... 71

4.2.6.3. Entity Relationship Diagram (ERD)………. 71

4.2.6.4. Struktur File……….. 72

4.2.6.5. Kodifikasi... 75

4.2.7. Perancangan Antar Muka………...……… ... 76

4.2.7.1. Struktur Menu ……… ... 76

4.2.7.2. Perancangan Input ……… 76

4.2.8. Perancangan Arsitektur Jaringan……… 83

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 5.1. Implementasi ... 84

5.1.1. Batasan Implementasi ... 84

5.1.2. Implementasi Perangkat Lunak ... 84

5.1.3. Implementasi Perangkat Keras ... 85

5.1.4. Implementasi Basis Data (Sintak SQL) ... 85

5.1.5. Implementasi Antar Muka... 87

5.1.6. Implementasi Instalasi Program ... 95

5.1.7. Pengunaan Program ... 97

5.2. Pengujian ... 97

5.2.1. Rencana Pengujian ... 98

(10)

xi

6.2. Saran ... 101

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(11)

dan MYSQL. Gava Media. Yogyakarta.

Dede Sopandi, 2005. Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Komputer. PT Elex Media Komputindo.

Graifhan, 2003. Pengenalan Intranet. Erlangga: Jakarta. Jakarta. Hartono, Jogiyanto. 2004. Pengenalan Komputer. Andi . Yogyakarta.

Indriantoro dan Supomo, 1999, Metode Pengumpulan Data. Bandung, Bandung.

Jogianto HM. 2005. Analisis & Desain Sistem Informasi: pendekatan terstruktur teori dan praktik aplikasi bisnis, Andi, Yogyakarta.

Kristanto, Andri, 2007. Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya. Gava Media: Yogyakarta. Yogyakarta.

(12)

1

Di era global ini perkembangan sistem informasi sangatlah pesat digunakan di berbagai aspek kehidupan manusia.perkembangan tersebut sangat didukung oleh tersedianya perangkat keras dan perangkat lunak yang semakin hari makin hebat kemampuannya. Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses, mendapatkan ,menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.Salah satu kebutuhan dari satu kebutuhan dari teknologi informasi adalah adanya sistem informasi.

(13)

CV.Multisari adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang engineering yang salah satunya memberikan jasa layanan perbaikan / service barang seperti reeds (sisir), heald frame (kamran),dan mesin tekstil juga menjual berbagai sparepart mesin tekstil. Dalam pengolahan data harus terkontrol, sehingga aktivitas perusahaan dapat berjalan dengan lancar. Pengontrolan dan pengolahan data pelanggan yang ingin melakukan perbaikan barang masih dilakukan secara manual, seperti yang dipergunakan perusahaan CV.MULTISARI sering menimbulkan masalah dalam memperoleh informasi pelanggan yang ingin melakukan perbaikan barang.

Berdasarkan analisa dilakukan pada sistem yang berjalan ditemukan permasalahan-permasalahan pada CV.MULTISARI seperti Informasi data pelanggan dan jenis barang yang akan di perbaiki kurang terkontrol dengan baik, maka sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data serta sistem digunakan masih manual dalam mengolah data dan konsumen sering mengalami kesulitan untuk mengetahui sampai di mana progess barang yang sedang di perbaiki.di mana informasi ini mungkin saja dibutuhkan oleh konsumen itu sendiri, kemudian dengan adanya website, area pelanggan yang bisa di jangkau akan lebih luas.

Dilatar belakangi uraian di atas, penulis berkeinginan untuk mencoba menerapkan pengetahuan yang masih sed ikit penulis kuasai dengan membuat suatu aplikasi untuk mengontrol suatu sistem informasi jasa perbaikan barang.Berdasarkan latar belakang di atas penulis menetapkan judul penelitian,

(14)

untuk menyelesaikan barbagai permasalahan di atas guna mencapai efektifitas maupun efisiensi perusahaan.

1.2. Identifikasi dan R umusan Masalah

Berdasakan latar belakang diatas, maka penulis mengidentifikasikan dan merumuskan masalah sebagai berikut:

1.2.1. Identifikasi Masalah Identifikasi masalahnya yaitu:

1. Informasi data pelanggan dan jenis barang yang akan di perbaiki kurang terkontrol dengan baik,maka sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data.

2. Konsumen sering mengalami kesulitan untuk mengetahui sampai di mana progess barang yang sedang di perbaiki di mana informasi ini dibutuhkan oleh konsumen itu sendiri.

3. Cakupan calon pelanggan lebih sempit tanpa adanya website, sehingga belum bisa mencakup seluruh wilayah Indonesia khususnya yang ada di luar pulau jawa .

4. Belum ada data base untuk simpanan data sehingga dalam pencarian data kurang cepat, akurat, dan up to date.

1.2.2. Rumusan Masalah

Untuk lebih memfokuskan pembahasan tentang masalah-masalah diatas, maka dirumuskan masalah tersebut sebagai berikut:

(15)

2. Bagaimana perancangan sistem informasi jasa perbaikan barang pada CV.MULTISARI?

3. Bagaimana pengujian sistem informasi jasa perbaikan barang pada CV.MULTISARI?

4. Bagaimana implementasi sistem informasi jasa perbaikan barang pada CV.MULTISARI?

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang diatas adapun maksud dan tujuan dari perancangan sistem informasi jasa perbaikan barang antara lain:

1.3.1. Maksud Penelitian

Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi jasa perbaikan barang pada CV.multisari berbasis web, guna mempermudah dan mempercepat dalam penyampaian informasi data calon pelanggan juga data barang yang akan di perbaiki dan membantu pihak intern yang terkait dalam pelaksanaan fungsi kegunaan pengendalian manajemen.

1.3.2. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin di capai penulis dari penelitian yang dilakuka n tentang sistem yang ada adalah sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui sistem informasi jasa perbaikan barang yang sedang berjalan yang terdapat pada CV.MULTISARI

(16)

3. Untuk mengetahui analisis dan pengujian progam pada CV.MULTISARI 4. Untuk mengetahui implementasi sistem informasi jasa perbaikan barang

pada CV.MULTISARI 1.4. Kegunaan Penelitian

Kegunaan penelitian menunjukan manfaat dari hasil penelitian baik bagi pihak perusahaan maupun bagi penulis.

1.4.1. Kegunaan Praktis

Bagi karyawan CV.MULTISARI,dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kinerja di perusahaan itu sendiri.

1.4.2. Kegunaan Akademis

Bagi pengembangan ilmu sistem informasi yaitu dengan cara membuat aplikasi-aplikasi baru yang berbasis sistem informasi untuk mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada objek penelitian.

Bagi penulis,penelitian ini merupakan suatu studi kasus tentang bagaimana membuat sebuah Sistem Informasi pada sebuah peruasahaan. Melalui penelitian ini penulis akan mendapatkan pengetahuan yang baru dan akan lebih mengerti cara membangun Sistem informasi dan menyiapkan bagi mahasiswa sehingga lebih memahami kondisi pekerjaan sesungguhnya.

1.5. Batasan Masalah

(17)

sesuai dengan apa yang di harapkan serta terorganisir dengan baik, adapun batasan masalahnya adalah sebagai berikut:

1. Sistem Informasi hanya digunakan untuk pengolahan data calon pelanggan,pengontrolan data pelanggan dan informasi tentang jenis barang yang sedang di perbaiki beserta progres barang yang sedang di perbaiki. 2. Aplikasi ini tidak membahas tentang cara pembayaran perbaikan barang

dan hanya menampilkan biaya perbaikan.

3. Tidak membahas pengadaan barang dari supplier.

4. Alat bantu pembuatan perangkat lunak menggunakan bahasa pemograman dan antarmuka berbasis PHP.

5. Dalam perancangan penulis menggunakan pemodelan terstruktur.

1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi penulis melakukan penelitian pada CV.MULTISARI Di Jalan Griya Asri,Perum Griya Asri 1 blok C No.78 Bandung,No Telp : (022)7500671 / (022) 6675208.

1.6.1. Waktu Penelitian

(18)

Tabel 1.1. Kegiatan Penelitian

No Waktu Kegiatan Septe mber 2012 Oktober 2012 Nove mber2012 dese mber2012

3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1. Pengumpulan kebutuhan

2. Perancangan sistem

3. Evaluasi perancangan

sistem

4. Pengkodean sistem

5. Pengujian sistem

(19)

8 BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi

Definisi Sistem Informasi dibangun oleh dua unsur utama yaitu sistem dan informasi. Untuk lebih memudahkan pemahaman mengenai Sistem Informasi, maka definisi mengenai sistem, informasi, dan sistem informasi akan diuraikan sebagai berikut :

2.1.1. Definisi Sistem

Dalam mengidentifikasikan sistem terdapat dua pendekatan yaitu pendekatan yang menekankan pada prosedurnya dan pendekatan yang menekankan pada elemen atau komponennya. Al- Bahra mendefinisikan sistem adalah sebagai berikut :

Sistem menurut Al- Bahra (2005:3) adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan.

Sistem menurut Al- Bahra (2005:3) sebagai perangkat elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan bersama.

Sistem menurut Al- Bahra (2005:3) yaitu suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk

suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.”

(20)

berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Sistem menurut Andri Kristanto (2008:1) adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Sistem menurut Jogiyanto (2005 : 1) adalah suatu jaringan kerja dari procedure-procedure yang saling berhubungan, berkumpul bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Dengan demikian definisi ini akan mempunyai peranan yang sangat penting dalam melakukan pendekatan terhadap sistem yang akan dianalisis. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan dari komponen atau elemen-elemen atau subsistem-subsistem merupakan definisi yang lebih luas dibandingkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedurnya.

Pendekatan sistem yang menekankan pada elemen dan komponen yang merupakan definisi yang lebih banyak diterima karena dapat memudahkan dalam menganalisa dan mengembangkan suatu sistem sehingga tujuan atau sasaran yang telah ditentukan dapat tercapai dengan baik.

Berdasarkan definisi diatas maka sistem adalah kumpulan suatu jaringan yang saling berinteraksi atau saling berhubungan untuk melakukan suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan.

(21)

komputer dapat mempermudah dalam pengelolaan data atau informasi yang dibutuhkan, sehingga informasi yang dihasilkan lebih cepat dan lebih baik daripada informasi yang dihasilkan sistem informasi yang dikelola secara manual. Melalui permasalahan-permasalahan yang telah dikemukan di atas, penulis dapat memperkirakan permasalahan-permasalahan tersebut timbul karena sistem yang ada masih manual atau telah usang serta sudah tidak layak pakai. Namun, untuk memastikan permasalahan-permasalahan tersebut perlu diadakan penelitian yang lebih lanjut serta analisa sistem yang sedang berjalan.

Pengembangan sistem (system development) dapat berarti menyusun sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal, yaitu sebagai berikut :

1. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang lama. Permasalahan-permasalahan yang timbul dapat berupa :

a. Ketidakberesan

Ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Ketidakberesan ini dapat berupa :

1. Kecurangan-kecurangan disengaja yang menyebabkan tidak amannya harta kekayaan organisasi dan kebenaran data menjadi kurang terjamin.

(22)

3. Tidak efisiennya operasi

4. Tidak ditaatinya kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan. b. Pertumbuhan organisasi

Pertumbuahan organisasi yang menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru. Pertumbuhan organisasi diantaranya adalah kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data yang semakin meningkat, perubahan prinsip akutansi yang baru. Karena adanya perubahan ini, maka menyebabkan sistem yang lama tidak efektif lagi, sehingga sistem yang lama sudah tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen.

2. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (oportunities).

Teknologi informasi telah berkembang dengan cepatnya. Perangkat keras komputer, perangkat lunak komputer dan teknologi komunikasi telah berkembang dengan cepat. Organisasi mulai merasakan bahwa teknologi informasi ini perlu digunakan untuk penyediaan informasi sehingga dapat mendukung dalam proses pengambilan keputusan. Dalam keadaan pasar yang bersaing, kecepatan informasi serta efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi atau rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada.

2.1.2. Karakteristik Sistem

(23)

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu. Mempunyai komponen-komponen (components), batas sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environments), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (proses) dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal).

Penjelasan dari karakteristik sistem tersebut adalah : 1. Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem.

(24)

2. Batas Sistem

Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan situasi sistem yang dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope)dari sistem tersebut. 3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar (environment)dari suatu sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

4. Penghubung Sistem

(25)

5. Masukan Sistem

Masukan (input) adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukkan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh di dalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

6. Keluaran Sistem

Keluaran (output)adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem. Misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil dari sisa pembuangan, sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.

7. Pengolah Sistem

(26)

8. Sasaran Sistem

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

2.1.3. Klasifikasi Sistem

Menurut Andri Kristanto (2008:5) Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang diantaranya adalah sebagai berikut ini :

1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical system). Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide- ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sistem merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.

(27)

informasi merupakan man-machine system, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.

3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) sistem tak tentu (probabilistic system). Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer dari sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

(28)

baik. Sistem yang baik harus dirancang sedemikian rupa sehingga secara relatif tertutup karena sistem tertutup akan bekerja secara otomatis dan terbuka hanya untuk pengaruh yang baik saja.

2.1.4. Model Umum Suatu Sistem

Menurut Al-Bahra (2005:11) model umum dari suatu sistem adalah terdiri dari masukan, pengolahan, dan keluaran.

Dapat digambarkan sebagai berikut:

Masukan Keluaran

Gambar 2.1 Model Umum Suatu Sistem

(sumber : Buku Analisis dan Desain Sistem Informasi oleh : Al-Bahra Ladjamuddin)

2.2. Definisi Informasi

Menurut Jogiyanto (2005:7). Informasi ibarat darat yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi, sehingga informasi ini sangat penting di dalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi luruh, kerdil dan akhihrnya berakhir.

Informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu atau hasil dari pengolahan data yang secara prinsip memiliki nilai atau value yang yang lebih dibandingkan mentah.

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang

(29)

menerima sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Tanpa suatu informasi, suatu sistem tidak akan berjalan dengan lancar dan akhirnya bisa mati.

2.2.1 Pengolahan Data

Pengolahan data adalah waktu yang digunakan untuk menggambarkan perubahan bentuk data menjadi informasi. Semakin banyak data dan kompleksnya aktivitas pengolahan data dalam suatu organisasi, maka metode pengolahan data yang tepat sangat dibutuhkan.

Salah satu metode pengolahan data adalah dengan media pengolahan data yang menggunakan komputer.

Menurut Andri Kristanto (2008:9) Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data antara lain :

1. Input data

2. Tranformasi data

a. Calculating, adalah operasi aritmatika terhadap data field yang dimasukkan.

b. Summarizing, adalah proses akumulisi beberapa data. c. Classifying data group-group tertentu :

1) Categorizing atau mengkategorikan data kedalam suatu group berdasar karakteristik tertentu.

2) Sorting data kedalam bentuk yang berurutan.

(30)

4) Matching data berdasarkan keinginan pengguna terhadap grup data.

3. Output data

1) Displaying result, yaitu menampilkan informasi yang dibutuhkan pemakai melalui monitor atau cetakan.

2) Reproducing, penyimpanan data yang digunakan untuk pemakai lain yang membutuhkan.

3) Telecommunicating, penyimpanan data secara elektronik melalui saluran komunikasi.

2.2.2 Siklus Informasi

Siklus informasi untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam menghasilkan informasi.

(31)

2.2.3 Kualitas Informasi

Menurut Andri Kristanto (2008:10) Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan sebagai berikut :

a. Akurat berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus menjelaskan dan mencerminkan maksud dari informasi tersebut. b. Tepat waktu berarti informasi yang datang kepada penerima tidak

boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan.

c. Relevan berarti informasi mempunyai mafaat bagi penerima. Relevansi informasi untuk satu orang dengan orang lain berbeda. Hal ini sangat tergantung kepada penerima dan yang membutuhkan informasi.

d. Ekonomis, efisien dan dapat dipercaya

Kualitas informasi tidak tergantung dari berapa biaya untuk mendapatkannya tetapi tergantung dari nilai informasi tersebut dan manfaatnya.

2.2.4 Nilai Informasi

(32)

informasi adalah untuk mengurangi hal ketidakpastian di dalam proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan.

2.3. Definisi Sistem Informasi

Sistem informasi menurut Al- Bahra (2005:13) Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.”

Adapun definisi yang kedua menurut Al-Bahra (2005:13) yaitu :

”Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan

informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi.

Adapun definisi yang ketiga yaitu :

Sistem Informasi menurut Al- Bahra (2005:13) yaitu Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan- laporan yang diperlukan.

Sistem informasi harus didesain terpadu diantara unit-unit di dalam organisasi. Suatu sistem informasi yang ada diantara unit-unit organisasi atau departemen-departemen harus dapat berhubungan dan dapat berkomunikasi dengan baik. Teknologi komunikasi data dapat diterapkan untuk maksud integrasi ini. Integrasi akan meningkatkan kebutuhan dari koordinasi dan sinkronisasi dari operasi di dalam organisasi.

(33)

informasi multilevel, cross-functional, tepat waktu, akurat, relevan, kepada semua komponen organisasi. O leh karena itu sistem informasi perlu dirancang di dalam organisasi, karena organisasi merupakan sistem yang saling mempengaruhi dan saling bekerja sama antara orang yang satu dengan orang lain dalam suatu kelompok untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama.

2.3.1 Komponen Sistem Informasi

Menurut Andri Kristanto (2008:13) Komponen sistem informasi tersebut adalah sebagai berikut : input, proses, output, teknologi, basis data dan kendali.

Secara rinci komponen-komponen sistem informasi dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Input

Input disini adalah semua data yang dimasukkan kedalam sistem informasi. Dalam hal ini yang termasuk dalam input adalah dokumen-dokumen tersebut dikumpulkan dan dikonfirmasikan ke suatu bentuk sehingga dapat diterima oleh pengolah yang meliputi:

(34)

Proses merupakan kumpulan prosedur yang akan memanipulasi input yang kemudian akan disimpan dalam bagian basis data dan seterusnya akan diolah menjadi suatu output yang akan digunakan oleh si penerima.

Komponen ini terdari dari :

1. Manusia

2. Metode dan prosedur 3. Peralatan komputer 4. Penyimpanan data c. Output

Output merupakan semua keluaran atau hasil dari model yang sudah diolah menjadi suatu informasi yang berguna dan dapat dipakai penerima.

d. Teknologi

Teknologi disini merupakan bagian yang berfungsi untuk memasukkan input, mengolah input dan menghasilkan keluaran.

Ada 3 bagian dalam teknologi ini yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak dan perangkat manusia. Setiap organisasi membutuhkan teknologi dalam pengolahan data menjadi informasi.

e. Basis data

(35)

Basis data sendiri merupakan kumpulan file- file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data.

f. Kendali

Kendali dalam hal ini merupakan semua tindakan yang diambil untuk menjaga sistem informasi tersebut agar bisa berjalan dengan lancar dan tidak mengalami gangguan. Komponen ini sangat penting agar sistem secara keseluruhan memiliki validasi dan integritas yang tinggi. Komponen kendali diperlukan terhadap : backup file, reindexing, pengujian kebenaran data tiap entry yang dilakukan.

Sebagian besar sistem informasi berlandaskan komputer terdapat di dalam suatu organisasi dalam berbagai jenis. Anggota organisasi adalah pemakai informasi yang dihasilkan sistem termasuk manajer yang bertanggung jawab atas pengalokasian sumber daya untuk pengembangan dan pengoperasian perusahaan.

2.3.2 Sumber Daya Sistem Informasi

(36)

Dalam hal ini, teknologi informasi hanya merupakan salah satu komponen kecil saja. Komponen lainnya secara umum adalah proses dan prosedur, struktur organisasi, SDM, model- model untuk analisis, perencanaan, penge ndalian, dan pembuatan keputusan serta database. Suatu sistem informasi yang baik, belum tentu memiliki komponen teknologi informasi. Sementara itu, komputer memegang peranan penting dalam penciptaan suatu produk. Makanya sistem informasi yang berguna dapat dihasilkan dan dialirkan.

Secara umum Sistem informasi merupakan kombinasi dari orang (people), perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), jaringan komputer (communications network) dan sumber daya yang dihimpun, ditranformasi, dan mengalami proses pengendalian dalam suatu organisasi.

Perhatikan gambar berikut :

Gambar 2.3.Sumber daya sistem informasi

(37)

2.3.3 Jenis - Jenis Sistem Informasi

Menurut Andri Kristanto (2008:18). Ditinjau dari aplikasinya dan penggunaan dalam berbagai bidang, sistem informasi dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :

1. Routine Processing System (RPS)

Routine Processing System digunakan untuk melayani berbagai kebutuhan yang telah terdefinisi dan terjadwal secara rutin.

2. Decision Support System (DSS)

Decision Support System digunakan untuk melayani kebutuhan yang tidak dapat didefinisikan dengan baik dan biasanya terjadi pada saat perancangan. 3. Classical Management Informasi System (CMIS)

Classical Management Informasi System digunakan untuk melayani kebutuhan pembuatan pelaporan kegiatan yang telah terjadwal dan terdefinisi dengan baik.

4. Real Time Informasi System (RTIS)

Real Time Informasi System digunakan untuk melayani kegiatan yang mempunyai sipat harus direspon dengan cepat.

5. Distributed Data Processing System (DDPS)

Distributed Data Processing System digunakan untuk melayani kebutuhan yang tersebar secara geografis dengan sumber daya yang tersebar.

(38)

Transaction Processing System digunakan untuk melayani kegiatan yang bersifat transaksional yaitu membawa perubahan terhadap kondisi sistem yang ada.

2.4. Konsep Dasar Basis Data

Basis data menunjukkan suatu kumpulan data yang dipakai dalam suatu lingkungan perusahaan atau instansi- instansi. Penerapan basis data dalam sistem informasi disebut sistem basis data (database system).

2.4.1 Pengertian Basis Data

Menurut Fathansyah (2002:21) Basis data merupakan kumpulan data (arsip) yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Menurut Kadir Abdul (2004:9) Basis data adalah sistem berkas terpadu yang dirancang terutama untuk meminimalkan pengulangan data.”.

Berdasarkan definisi diatas, basis data adalah himpunan berkas yang disusun untuk menghindari redudansi data dan dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.

2.4.2 Tujuan Pengelolaan Basis Data

Tujuan utama dalam pengelolaan basis data adalah pengaturan data agar terdapat kemudahan dalam pengambilan kembali data tersebut. Berikut ini terdapat beberapa tujuan dari basis data diantaranya yaitu :

(39)

2. Efisiensi ruang penyimpanan (Space)

3. Keakuratan (Accuracy)

4. Ketersediaan (Avaibility)

5. Kelengkapan (Completeness)

6. Keamanan (Security)

7. Kebersamaan (Sharability)

2.5. Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer autonomous yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat sa ling berbagi informasi, program-program, penggunaan bersama sumber daya. Komponen dari suatu jaringan komputer yang terhubung dengan jaringan adalah Node dan Link. Node adalah titik yang dapat menerima input data ke dalam jaringan atau menghasilkan output berupa informasi. Sedangkan link adalah kanal atau jalur transmisi untuk arus informasi.

Jaringan komputer adalah ”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous

(40)

Menurut Dede Sopandi (2006:5). Jaringan komputer merupakan gabungan antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi. Gabungan teknologi ini melahirkan pengolahan data yang didistribusikan, mencakup pemakaian database, software aplikasi dan peralatan hardware secara bersamaan, untuk membantu proses otomatisasi dan peningkatan kearah efisiensi kerja.

Dari kedua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa:

Pengertian dari Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan.

2.5.1 Jenis-jenis Jaringan Kompute r

Secara umum jaringan komputer dibagi menjadi lima jenis yaitu :

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau suatu daerah dalam ukuran sampai beberapa kilome ter. (LAN) seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan.

2. Metropolitan Area Network (MAN)

(41)

3. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas karena radiusnya mencakup sebuah Negara dan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang menjalankan program (aplikasi) pemakai.

4. Jaringan Tanpa Kabel

Merupakan solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel karena menggunakan jasa satelit sehingga jangkauan dan kecepatan akses lebih cepat.

Klasifikasi Berdasarkan skala : Personal Area Network (PAN), Campus Area Network (CAN), Local Area Network (LAN), Metropolitant Area Network (MAN), Wide Area Network (WAN), dan Global Area Network (GAN).

berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

1. Client-server Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih.

(42)

2. Peer-to-peer Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

2.5.2 Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan dapat didefiniskan sebagai berikut : Pola hubungan antar terminal dalam suatu jaringan komputer.

Ada tiga macam topologi jaringan yaitu : 1. Topologi Bus

(43)

Gambar 2.4 Topologi Bus

(sumber : Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Komputer oleh : Dede Sopandi) 2. Topologi Ring

Sistem ini menggunakan metode token – passing dimana data yang terkirim akan berputar melaui node ke node sampai node tujuan.

Gambar 2.5 Topologi Ring

(44)

3. Topologi Star

Sistem ini menggunakan konsentrator untuk koneksi semua node. Konsentrator ini bisa berupa hub ataupun switch.

Gambar 2.6 Topologi Star

(sumber : Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Komputer oleh : Dede Sopandi)

Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

2.5.3 Manfaat Jaringan Komputer

Beberapa manfaat jaringan komputer adalah sebagai berikut : 1. Resource Sharing.

2. Reliabilitas tinggi.

3. Lebih ekonomis dalam segi biaya.

(45)

2.6. Perangkat Lunak Pendukung

Salah satu editor dalam java adalah NetBeans. Editor ini luar biasa untuk membuat aplikasi java, karena didukung dengan fasilitas drag and drop komponen, yaitu dukungan Rapid Aplication Development (pemrograman berbasis visual dan template). Satu hal lagi yang paling penting adalah produk ini free, yang dibuat oleh Sun Microsystem.

2.6.1 PHP

PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994 dan bersifat open source. Sampai bulan januari 2007, PHP sudah digunakan oleh kurang lebih 20 juta domain dan terus berkembang sampai saat ini.

PHP merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor, adalah sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik. Tujuan utama bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamis dengan cepat.

(46)

Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :

1. Oracle 2. MySQL 3. Sybase 4. PostgreSQL

PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT, UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh. PHP merupakan software yang open source yang dapat anda download secara gratis dari situs resminya yaitu http://www.php.net, ataupun dari situs-situs yang menyediakan software tersebut seperti di ftp://gerbang.che.itb.ac.id.

(47)

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika menggunakan PHP sebagai modul dari apache di antaranya adala h :

1. Tingkat keamanan yang cukup tinggi

2. waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa pemograman web lainnya yang berorientasi pada server-side scripting.

3. Akses ke sistem database yang lebih fleksibel seperti MySQL. 2.6.2. Macromedia D reamweaver 8

Macromedia Dreamweaver 8.0 adalah sebuah software web design yang menawarkan cara mendesain website dengan dua langkah sekaligus dalam satu waktu, yaitu mendesain dan memprogram.

Macromedia Dreamweaver merupakan editor visual yang proposal untuk menambah dan mengelola situs web dan halaman-halaman HTML. Dengan Dreamweaver sangat mudah membuat dan mengedit platform termasuk lintas platform browser. Dreamweaver menyediakan desain tingkat tinggi dan tool-tool untuk layout, kemudian juga sangat mudah menggunakan kemampuan Dynamic HTML seperti animasi layer dan behaviours tanpa menulis kode programnya.

2.6.3. XAMPP

(48)

ingin digunakan juga sangat mudah dilakukan dengan mengunakan bantuan PHP Switch yang telah disertakan oleh XAMPP dan yang terpenting XAMPP bersifat free atau gratis untuk digunakan.

Sejarah singkat XAMPP, XAMPP merupakan pengembangan dari LAMP (Linux Apache, MySQL, PHP and PERL), XAMPP ini merupakan project nonprofit yang di kembangkan oleh Apache Friends yang didirikan Kai 'Oswalad' Seidler dan Kay Vogelgesang pada tahun 2002, project mereka ini bertujuan mempromosikan pengunaan Apache web server.

Detail paket pada XAMPP Berikut detail paket installasi yang disertakan pada XAMPP 1.6.4 yang digunakan pada artikel ini:

a. Apache 2.2.6 b. MySQL 5.0.45

c. PHP 5.2.4 + PHP 4.4.7 + PEAR d. PHP Switch win32 1.0

e. XAMPP Control Version 2.5 from www.nat32.com f. XAMPP Security 1.0

g. SQLite 2.8.15 h. OpenSSL 0.9.8e i. phpMyAdmin 2.11.1 j. ADOdb 4.95

k. Mercury Mail Transport System v4.01b l. FileZilla FTP Server 0.9.23

(49)

2.6.4. MySQL (Database Server)

MySQL adalah sebuah program pembuat database yang bersifat open source, yang artinya siapa saja boleh menggunakannya dan tidak dicekal. MySQL sebenarnya produk yang berjalan pada platform Linux. Karena sifatnya yang open source, dia dapat dijalankan pada semua platform baik Windows maupun Linux.

MySQL juga merupakan program pengakses database yang bersifat jaringan sehingga dapat digunakan untuk aplikasi Multi User (banyak pengguna). MySQL menggunakan bahasa Query standar yang dimiliki SQL (Struktur Query Languange). MySQL tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sebuah aplikasi lain (interface). MySQL dapat didukung hampir semua oleh program aplikasi baik yang open source seperti PHP maupun yang tidak.

Secara umum akses ke database harus melalui tiga tahap, yaitu : 1. Koneksi ke database.

2. Query ke database.

3. Pemutusan koneksi dari database.

Sedangkan fungsi- fungsi PHP yang digunakan untuk koneksi dengan database adalah :

(50)

2.7. Pengertian Service

Service merupakan satu hal yang sangat penting dalam dunia bisnis karena service merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada pelanggan. Service juga menjadi salah satu pertimbangan seseorang untuk memutuskan membeli produk atau menggunakan jasa dari sebua perusahaan. Service yang buruk bisa membuat pelanggan lari dan beralih ke perusahaan pesaing. Mengingat begitu pentingnya service bagi kelangsungan usaha kita, sudah selayaknya bila kita selalu menjaga service kita kepada pelanggan.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi service: 1. AHMAN SUTARDI & ENDANG BUDIASIH

Service adalah setiap kegiatan yang diperuntukkan atau ditujukan untuk memberikan kepuasan melalui pelayanan yang diberikan seseorang secara memuaskan

2. HERMAWAN KERTAJAYA

Service merupakan sebuah paradigma dari orang - orang dalam sebuah perusahaan, tidak peduli apakah sebuah perusahaan yang menhasilkan product atau service untuk selalu memberikan best value pada pelanggannya 3. LAURENSIUS MANURUNG

Service merupakan aktivitas perusahaan dalam memberikan layanan pelanggan meliputi penanganan pelanggan dan keluhan pelanggan

4. HOLY ICUN Y & MARTINUS GETTY

(51)

2.8. Pengertian WEB

(52)

41 3.1. Objek Penelitian

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan

CV.Multisari didirikan pada tahun 2009, CV.Multisari bergerak di bidang engineering yang dimana perusahaan tersebut menjual sparepart mesin tekstil dan melayani jasa perbaikan barang/sparepart tekstil.Dengan persaingan yang sangat ketat maka perusahaan tetap mempertahankan dan meningkatkan sistem yang lebih kreatif lagi.

Adapun tujuan dari berdirinya perusahaan tersebut adalah untuk memperoleh laba dari hasil penjualan dan jasa perbaikan barang untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan karyawan dengan mempertimbangkan semua persoalan yang ada, menciptakan lapangan pekerjaan, juga turut dalam membangun perekonomian daerah dan negara.

3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan 3.1.2.1. Visi Pe rusahaan

(53)

3.1.2.2. Misi Perusahaan

1. Menjalankan kegiatan usaha yang mengutamakan suatu hubungan

2. Ikatan yang baik dan menciptakan suatu kenyamanan dalam usaha

3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan

Dalam analisis struktur organisasi ini akan dijelaskan mengenai rangkaian aktifitas yang terdapat didalam perusahaan tersebut. Struktur organisasi merupakan susunan dari setiap jabatan yang sudah stabil dan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi orang yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Dengan adanya struktur organisasi, maka setiap pimpinan atau bawahan mengetahui dengan jelas sampai dimana tugas dan fungsi yang harus dilaksanakan atau batas wewenang dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan.

(54)

Gambar 3.1 Struktur Organisasi (Sumber : CV.Multisari, Bandung)

3.1.4. Deskripsi Tugas

Dapat dijelaskan mengenai Tugas pokok dan fungsi setiap bagian organisasi. Penjabaran dari tugas pokok dan fungsi setiap bagian adalah sebagai berikut :

1. Manager

Tugas dan tanggung jawab dari Manager adalah sebagai berikut : a. Memiliki wewenang sebagai pengambil keputusan.

b. Menerima dan mengevaluasi laporan dari bawahan.

c. Bertanggung Jawab atas ssemua kegiatan yang berada di bawah pimpinannya.

2. Admin

manager

Furchasing Admin

Koordinator Workshoft

Delivery KA.REED

(55)

Adapun tugas dan tanggung jawab dari Admin yaitu :

a. Memberikan informasi Layanan yang di perlukan pelanggan. b. Memberikan layanan kepada pelanggan yang ingin melakukan

jasa perbaikan barang /sparepart c. Melakukan input biaya

d. Membuat laporan bulanan 3. purchasing

Adapun tugas dan tanggung jawab dari purchasing yaitu : a. membuat dan mencetak Purchase order.

b. Melakukan proses pembelian barang agar tersedianya barang sesuai dengan permintaan kebutuhan.

4. Koordinator

Adapun tugas dan tanggung jawab Koordinator yaitu :

a. Mengkoordinasi kegiatan produksi sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar

b. Mengambil segala keputusan yang berhubungan dengan apa yang akan diproduksi atau di service

c. Bertanggung jawab terhadap seluruh teknisi

d. Melakukan quality control terhadap produk yang akan diperbaiki.

(56)

a. Bertugas sebagai teknisi yang memperbaiki barang dan sparepart

6. Bagian Delivery

Adapun tugas dan tanggung jawab bagian delivery yaitu:

a. Mengantarkan barang dan sparepart yang sudah di service ke konsumen

3.2 Metode Penelitian

Metode penelitian merupakan rangkaian aktivitas yang akan memberikan gambaran mengenai langkah- langkah dalam melaksanakan penelitian ini, mulai dari dilakukannya penelitian sampai dengan pengolahan data untuk disajikan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan oleh penulis diantaranya adalah sebagai berikut.

3.2.1. Desain Penelitian

(57)

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data

Jenis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data sub yek (self report data), yaitu jenis data penelitian yang berupa sikap, opini, pengalaman, atau karakteristik seseorang atau sekelompok orang yang menjadi subyek penelitian/responden (Indriantoro dan Supomo, 1999). Sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan data sekunder.

3.2.2.1. Sumber Data Primer

Menurut Indriantoro dan Supomo 1999 data primer adalah data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber data yang dikumpulkan secara khusus dan berhubungan langsung dengan masalah yang diteliti. Data primer dapat berupa opini subyek (orang) secara individual atau kelompok, hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian atau kegiatan,dan hasil pengujian. Data primer ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dalam hal ini adalah CV.Multisari. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan:

a. Intervew (Wawancara)

(58)

1. Wawancara Terstruktur

Wawancara terstruktur digunakan sebagai teknik pengumpulan data, bila peneliti atau pengumpul data telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh.

2. Wawancara Tidak Terstruktur

Wawancara tidak terstruktur, adalah wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan data.

b. Observasi

Langkah ini dilakukan penulis dengan mengadakan langsung pada saat penelitian mengenai proses pelaporan kerusakan. Ada dua jenis observasi yaitu :

1) Observasi Berperan Serta

Dalam observasi ini, peneliti terlibat dengan kegiatan sehari hari orang yang sedang di amati atau yang digunakan sebagai sumber data penelitian. 2) Observasi Nonpartisipan

Kalu dalam observasi nonpartisipan peneliti tidak terlibat dan hanya sebagai pengamat independen.

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder

(59)

dipublikasikan dan yang tidak dipublikasikan. Dalam penelitian ini data sekunder didapat dari lembaga / organisasi atau pihak-pihak yang berhubungan dengan penelitian ini, yaitu data dari CV.Multisari yang berupa data-data tentang industri skala menengah yang menjadi obyek penelitian ini.

3.2.3. Metode Pendekatan dan Penge mbangan Sistem 3.2.3.1. Metode Pendekatan Sistem

Metode pendekatan sistem yang akan digunakan adalah analisis karena penyusunan laporan skripsi akan didasarkan pada data-data yang diperoleh dari objek penelitian yaitu CV.Multisari. Metode ini menggunakan alat pemodelan untuk menganalisa sistem di CV.Multisari. Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang professor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya 1910 diidentifikasi ada 3 seri penilaian dalam memecahkan suatu kontroversi yang memadai :

1) Mengenali kontroversi. 2) Menimbang klaim alternatif. 3) Membentuk penilaian.

3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem

(60)

secara detail output apa saja yang dibutuhkan, pe mrosesa n da n data- data apa saja ya ng d ib ut uhka n. Seba lik nya d is is i pengembang kurang memperhatikan efesiensi algorit ma, kemampuan sistem operasi dan interface yang menghubungkan manus ia dan komputer. Untuk mengatasi ketidakserasian antara pelanggan dan penge mbang , maka harus dibutuhakan kerjasama yanga baik diantara keduanya sehingga pengembang akan mengetahui dengan benar apa yang diinginkan pelanggan dengan tidak mengesampingkan segi-segi teknis dan pelanggan akan mengetahui proses-proses da la m me nye las a ika n s is te m ya ng d iing inka n.

De nga n de mik ia n aka n menghasilkan siste m sesuai dengan jadwal waktu penyelesaian yang telah ditentukan. Kunci agar model prototype ini berhasil dengan baik adalah dengan me ndefinis ika n aturan- atura n ma in pada saat awa l, ya it u pe langgan dan pengembang harus setuju bahwa prototype dibangun untuk mendefinis ikan kebutuhan. Prototype akan dihilangkan sebagian atau seluruhnya dan perangkat lunak aktual aktual direkayasa dengan kualitas dan implementasi yang sudah ditentukan.

Tahap-tahap dan langkah-langkah pendekatan sistem : Tahap I : Usaha Persiapan

Langkah 1 : Memandang perusahaan sebagai suatu sistem. 2 : Mengenali sistem lingkungan.

(61)

Tahap II : Usaha Definisi

Langkah 4 : Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.

5 : Menganalisa bagian sistem dalam urutan tertentu. Tahap III : Usaha Solusi

Langkah 6 : Mengidentifikasi solusi alternatif. 7 : Mengevaluasi solusi alternatif. 8 : Memilih solusi terbaik.

9 : Menerapkan solusi terbaik.

10 : Membuat tindak lanjut bahwa solusi itu efektif.

3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan 1. Flow Map

Flow map merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada

alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk

penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah

dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun

pembuat program.

2. Diagram Konteks

(62)

keluaran sistem. Diagram ini merupakan gambaran umum sistem yang nantinya akan kita buat. secara uraian dapat dikatakan bahwa diagram konteks itu berisi siapa saja yang memberikan data (inputan) kesistem serta kepada siapa data informasi yang harus dihasilkan sistem.

3. Data Flow Diagram

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi- notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis. Dalam DFD hanya menggunakan empat macam symbol, yaitu :

a. Elemen lingkungan

Elemen ini terdapat di luar sistem. Elemen-Elemen ini menyediakan input data dan menerima output informasi.

b. Pemrosesan

Pemrosesan adalah sesuatu yang mengubah input menjadi output. Proses dapat digambarkan dalam bentuk sebuah lingkaran, sebuah b ujursangkar atau sebuah bujursangkar dengan sudut yang dibulatkan. Setiap symbol proses diberi nama sesuai proses kerja yang dilakukan.

c. Aliran data

(63)

d. Penyimpanan data

Penyimpanan data adalah tempat penyimpanan data. Data tersimpan adalah data yang tidak bergerak atau file. Untuk menggambar data, digunakan symbol-simbol yang berbentuk satu set garis pararel.

4. Kamus Data

Kamus data (data dictionary) atau disebut juga dengan istilah systems data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan menggunakan kamus data, analis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir di sistem dengan lengkap. Kamus data harus memuat hal- hal berikut ini: a. Nama arus data

b. Alias atau nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya.

c. Bentuk data, dapat berupa dokumen dasar atau formluir, dokumen hasil cetakan komputer, laporan tercetak, tampilan di layar monitor, variabel, parameter, dan field.

d. Arus data, menunjukkan dari mana data mengalir dan ke mana data akan menuju.

e. Penjelasan, dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut.

(64)

g. Volume, digunakan untuk mengidentifikasikan besarnya simpanan luar yang akan digunakan, kapasitas dan jumlah dari alat input, alat pemroses dan alat output.

h. Struktur data, menunjukkan arus data yang dicatat di kamus data terdiri dari item- item data apa saja.

5. Perancangan Basis Data a. Normalisasi

Normalisasi adalah suatu teknik dalam menstruktur data dalam cara-cara tertentu untuk mengurangai atau mencegah timbulnya masalah yang berhubungan dengan pengolahan data dalam database. Normalisasi juga diartikan sebagai proses pengelompokan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukan entitas dan relasinya.

Konsep-konsep pada normalisasi, antara lain :

1. Kunci atribut (Key field atau Key attribut) yaitu suatu kunci field yang mewakili record atau tupple

2. Kunci kandidat (Candidate key) yaitu suatu atribut atau satu set atribut yang mengidentifikasi secara unik suatu entity.

3. Kunci primer (Primary key) yaitu satu atribut atau satu set atribut yang yang mengidentifikasi secara unik dan mewakili setiap kejadian pada satu entity.

(65)

5. Kunci tamu (Foreign key) yaitu suatu atribut atau satu set atribut dan melengkapi hubungan yang menunjukan ke induknya.

Bentuk-bentuk normalisasi yaitu :

1. Normal satu (1NF atau First Normal Form ). Relasi berada pada normal kesatu jika semua atribut mempunyai nilai yang bersifat atomic.

2. Normal kedua (2NF atau Second Normal Form). Relasi berada pada normal kedua jika relasi tersebut merupakan normal satu dan atribut bukan merupakan kunci tergantung penuh pada kunci primer.

3. Normal ketiga (3NF atau Three Normal Form). Relasi berada pada normal ketiga jika relasi tersebut merupakan normal kedua dan atribut bukan kunci tidak tergantung secara transitif pada kunci primer.

4. BCNF (Boyce Cood Normal Form). Relasi berada pada BCNF jika dan hanya jika faktor penentunya adalah kunci kandidat dan relasi tersebut merupakan normal ketiga.

b. Tabel Relasi

(66)

3.2.4. Pengujian Software

Pengujian perangkat lunak (software) menggunakan metode pengujian Black Box. Pengujian Black Box berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak (software) yang dibuat.

Dengan demikian, pengujian Black Box memungkinkan perekayasa perangkat lunak mendapatkan serangkaian kondisi input yang sepenuhnya menggunakan semua persyaratan fungsional untuk suatu program.

Pengujian Black Box berusaha menemukan kesalahan dalam kategori sebagai berikut:

1. Fungsi- fungsi yang tidak benar atau hilang 2. Kesalahan interface

3. Kesalahan dalam struktur data atau akses databse eksternal 4. Kesalahan kinerja

(67)

56 BAB IV

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan

Analisis sistem merupakan kegiatan penguraian suatu sistem informasi yang utuh dan nyata ke dalam bagian-bagian atau komponen komputer yang bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi masalah-masalah yang muncul, hambatan-hambatan yang mungkin terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga mengarah kepada solusi dengan kebutuhan serta perkembangan teknologi.

4.1.1. Analisis Dokumen

Dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses Perancangan Sistem Informasi jasa perbaikan barang yang sedang berjalan pada CV.Mutisari, yaitu : 1. Nama dokumen : Surat Pengajuan Service (SPS)

Fungsi : untuk permintaan jasa service barang Sumber : Konsumen

2. Nama dokumen : Surat Perintah Perbaikan (SPP) Fungsi : daftar barang yang harus di service Sumber : Admin

3. Nama dokumen : Nota

(68)

4.1.2 Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

Analisis terhadap sistem yang sedang berjalan bertujuan untuk mengetahui lebih jelas bagaimana kerja suatu sistem dan mengetahui masalah yang dihadapi sistem untuk dapat dijadikan usulan perancangan sistem. Tahap analisis sistem perlu dilakukan dahulu sebelum dilakukan perancangan sistem. Tahap analisis ini merupakan tahapan yang penting didalam merancang suatu sistem. Analisis sistem yang dilakukan untuk mengetahui masalah apa yang sedang dihadapi oleh perusahaan. Sistem yang sedang berjalan diartikan sebagai sistem yang sedang dipakai, sedangkan analisa sistem yang sedang berjalan diartikan sebagai cara memahami terlebih dahulu masalah yang dihadapi oleh sistem, seperti mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan fungsional dari sistem sehingga dapat diketahui apa saja kebutuhan-kebutuhan pemakai yang belum terpenuhi oleh sistem yang sedang berjalan tersebut.

Tujuan analisis sistem untuk menentukan bentuk dari rancangan sistem yang akan diterapkan. Analisis tersebut juga dapat menentukan langkah- langkah perancangan yang akan dibuat sehingga rancangan sistem sesuai dengan kebutuhan pemakai dan sistem mempunyai unjuk kerja yang efisien dan efektif, dapat menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Analisis sistem yang sedang berjalan untuk prosedur proses penanganan permintaan perbaikan barang yang sedang berjalan pada CV.Multisari saat ini adalah sebagai berikut :

(69)

2. Admin memeriksa surat pengajuan service, jika kerusakan dapat diperbaiki maka admin akan menyetujui surat pengajuan servis, jika tidak bisa diperbaiki maka surat pengajuan service akan dikembalikan ke konsumen 3. Admin membuat Surat Perintah Perbaikan (SPP) sebanyak dua rangkap

yang diberikan ke bagian Workshop dan disimpan sebagai arsip.

4. Bagian workshop melakukan perbaikan sesuai dengan surat perintah perbaikan dan memvalidasi surat perintah perbaikan untuk kemudian di teruskan ke admin.

5. Admin membuat nota perbaikan sebagai alat pembayaran sebanyak dua rangkap yang kemudian diberikan ke konsumen dan disimpan ke arsip

4.1.2.1. Flowmap proses perbaikan barang

(70)

Flowmap Jasa perbaikan barang yang berjalan

Gambar 4.1 Flowmap jasa perbaikan barang yang sedang berjalan. Keterangan :

A : arsip surat perintah perbaikan B : arsip nota

4.1.2.2. Diagram Konteks

(71)

Konsumen

Gambar 4.2 Diagram Konteks yang berjaan. 4.1.2.3. Data Flow Diagram

DFD merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. Data flow diagram proses jasa perbaikan barang pada CV.Multisari yang sedang berjalan sebagai berikut:

Konsumen

(72)

4.1.3. Evaluasi Sistem yang sedang berjalan

Melihat dari sistem yang berjalan saat ini, penanggulangan permasalahan permintaan service alurnya masih melakukan sistem surat menyurat dan proses persetujuannya sangat cukup lama. Sistem yang tidak terstruktur ini selain menyebabkan masalah menimbulkan kerugian dalam pekerjaan. Bahkan terjadi beberapa kasus misal, ada data konsumen dan barang yang sedang di perbaiki hilang, tertukar dan tidak tertata dengan rapih. Jika melihat proses seperti ini maka akan sangat merugikan perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkanlah sistem yang sangat dipercaya untuk menangani masalah tersebut untuk membantu secara cepat dan data perusahaan terjaga dengan baik.

4.2. Perancangan Sistem

Berdasarkan uraian- uraian yang sudah dijelaskan diatas tentang sistem yang sedang berjalan, maka penulis mengusulkan Perancangan Sistem Informasi Jasa Perbaikan Barang pada CV.Multisari berbasis web. Dengan demikian proses pengajuan perbaikan dan data konsumen juga data barang yang di perbaiki akan lebih tertata rapih, serta sistem yang diusulkan ini juga berfungsi untuk bahan pendukung keputusan kelancaran kinerja dalam perusahaan dan akan mempermudah kinerja bagian admin sebagai pendukung dalam melaksanakan tugasnya

Gambar

Gambar 2.2 Transformasi Data Menjadi Informasi
Gambar 2 2 Transformasi Data Menjadi Informasi . View in document p.30
Gambar 4.1 Flowmap jasa perbaikan barang yang sedang berjalan.
Gambar 4 1 Flowmap jasa perbaikan barang yang sedang berjalan . View in document p.70
Gambar 4.2 Diagram Konteks yang berjaan.
Gambar 4 2 Diagram Konteks yang berjaan . View in document p.71
Gambar 4.5 Data Flow Diagram Level 1 Sistem Informasi perbaikan barang yang
Gambar 4 5 Data Flow Diagram Level 1 Sistem Informasi perbaikan barang yang . View in document p.75
Gambar 4.7 DFD Level 2 Proses 3 Mengisi Form Pengajuan  Perbaikan
Gambar 4 7 DFD Level 2 Proses 3 Mengisi Form Pengajuan Perbaikan . View in document p.76
Gambar 4.8 DFD Level 3 Proses 5 status perbaikan.
Gambar 4 8 DFD Level 3 Proses 5 status perbaikan . View in document p.77
Gambar 4.9 DFD Level 2 Proses 6 Perbaikan barang.
Gambar 4 9 DFD Level 2 Proses 6 Perbaikan barang . View in document p.77
Tabel 4.1 kamus data.
Tabel 4 1 kamus data . View in document p.79
Tabel 4.3 Struktur Tabel Temp_service.
Tabel 4 3 Struktur Tabel Temp service . View in document p.84
Gambar 4.24 tampilan Menu Member.
Gambar 4 24 tampilan Menu Member . View in document p.92
Gambar 4.26 tampilan Menu Member.
Gambar 4 26 tampilan Menu Member . View in document p.93
Gambar 4.37 Perancangan Arsitektur Jaringan
Gambar 4 37 Perancangan Arsitektur Jaringan . View in document p.94
Tabel 5.3 Tabel Implementasi Database Service
Tabel 5 3 Tabel Implementasi Database Service . View in document p.97
Tabel 5.4 Tabel Implementasi Database user_detail
Tabel 5 4 Tabel Implementasi Database user detail . View in document p.98
Gambar 5.2 Menu utama web jasa perbaikan barang untuk
Gambar 5 2 Menu utama web jasa perbaikan barang untuk . View in document p.99
Gambar 5.1 Menu utama web jasa perbaikan barang.
Gambar 5 1 Menu utama web jasa perbaikan barang . View in document p.99
Gambar 5.3 Menu pengajuan perbaikan.
Gambar 5 3 Menu pengajuan perbaikan . View in document p.100
Gambar 5.4 tampilan lihat detail pada menu pengajuan
Gambar 5 4 tampilan lihat detail pada menu pengajuan . View in document p.100
Gambar 5.6 tampilan menu member
Gambar 5 6 tampilan menu member . View in document p.101
Gambar 5.5 tampilan print priview pengajuan perbaikan
Gambar 5 5 tampilan print priview pengajuan perbaikan . View in document p.101
Gambar 5.8 tampilan menu laporan
Gambar 5 8 tampilan menu laporan . View in document p.102
Gambar 5.7 tampilan detail member.
Gambar 5 7 tampilan detail member . View in document p.102
Gambar 5.11 tampilan menu utama pada halaman konsumen.
Gambar 5 11 tampilan menu utama pada halaman konsumen . View in document p.104
Gambar 5.12 tampilan menu pengajuan.
Gambar 5 12 tampilan menu pengajuan . View in document p.104
Gambar 5.14 tampilan menu histori
Gambar 5 14 tampilan menu histori . View in document p.105
Gambar 5.13 tampilan tambah pengajuan.
Gambar 5 13 tampilan tambah pengajuan . View in document p.105
Gambar 5.15 tampilan lihat detail pada menu history
Gambar 5 15 tampilan lihat detail pada menu history . View in document p.106
Gambar 5.16  Mengaktifkan XAMPP Control Panel Application
Gambar 5 16 Mengaktifkan XAMPP Control Panel Application . View in document p.107
Gambar 5.17 XAMPP Control Panel Application
Gambar 5 17 XAMPP Control Panel Application . View in document p.107
Gambar 5.18 Tampilan UR
Gambar 5 18 Tampilan UR . View in document p.107

Referensi

Memperbarui...

Download now (113 pages)