Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Pembelian Sepeda Motor Merk Honda Di Kota Medan

Gratis

2
38
125
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  Untuk mengetahui apakah variabel harga, cara pembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi, dan nilai jual kembali memiliki pengaruh terhadpkeputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor merk Honda di kota Medan, digunakan analisis Regresi Linier Berganda yang dibantu dengan alat uji SPSS versi11,0. Hasil Uji F bahwa F hitung sebesar 260,570 lebih besar dari F tabel sebesar2,64 hal ini menunjukkan bahwa faktor harga, cara pembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jual kembali secara bersama-sama memilikipengaruh yang signifikan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor merk Honda di kota Medan.

RIWAYAT HIDUP

  78 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Lampiran 1 : Uji Validitas dan Reliabilitas InstrumenLampiran 2 : Daftar Pertanyaan (Kuisioner)Lampiran 3 : Hasil Print Out RegressionLampiran 4 : Print Out Descriftif Variabel Y dan X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7 DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1.1. Jumlah Sampel yang digunakan dalam penelitian ..................................

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Akan tetapi persaingan juga nampaknya akan berlangsung ketat, apalagi dengan masuknya sepeda motordari Cina yang harganya jauh dibawah harga sepeda motor yang lebih dulu berada di pasaran. Tingkat penjualan sepeda motor di Sumatera Utara, dan khususnya di kota Medan dapatdilihat pada Tabel 1.1 dan Tabel 1.2 berikut ini : Tabel 1.1.

TAHUN MEREK

  Dalam penelitian ini penulis tertarik untuk meneliti alat transportasi yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari, dimana pemakai akan memilihalat transportasi dengan biaya operasional ringan, hemat bahan bakar, layanan purna jual dan spare part yang mudah didapat, serta nilai jual kembali yangkompetitif. 1.2 Perumusan MasalahBerdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, dapat dirumuskan permasalahan penelitian adalah “ Bagaimana pengaruh faktor harga, cara pembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi, layanan purna jual,jual kembali terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan ?” 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.

1.5 Kerangka Pemikiran

  Penelitian ini perludifokuskan pada analisis faktor - faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen terhadap pembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan”. Para pemasar bekerja sama dengan ilmuan perilaku untuk menemukan kecenderungan perilaku konsumen dalam setiap segmen pasar, sertamenghasilkan suatu generalisasi tentang hal-hal apa saja yang dapat mempengaruhi perilaku pembelian.

1.6. Hipotesis

  Berdasarkan rumusan masalah dan kerangka pemikiran, maka hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Faktor harga, cara pembayaran, motivasi, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jual kembali secara bersama-sama berpengaruhterhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Penelitian Terdahulu

  Penelitian ini digolongkan penelitian asosiatif (hubungan) yakni penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas yaitu faktor proses, biaya, latarbelakang sosial ekonomi, motivasi, fasilitas referensi, lokasi, promosi, reputasi dan alumni dengan variabel terikat yaitu keputusan mahasiswa dalammenempuh pendidikan. Penelitian ini digolongkan penelitian asosiatif ( hubungan) yakni penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas yaitu faktor harga, tingkatpendapatan, cara pembayaran, motivasi, promosi, fasilitas, lokasi, lingkungan, desain, luas lahan dan bangunan dengan variabel terikat yaitu keputusanperilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian rumah perumnas di kota Medan.

2.2. Teori Perilaku Konsumen

  Untuk mengetahui dan memahami perilaku konsumen dalam melakukan pembelian, akan diuraikan secara singkat teori- teori perilaku konsumen yangakan ditunjukkan sebagai berikut : (Basu, 1996 : 78-80). Teori Ekonomi Mikro Teori ini menganut konsep teori kepuasan marginal (marginal utility) yang menyatakan bahwa konsumen akan berperilaku dan meneruskanpembeliannya terhadap produk atau jasa untuk jangka waktu yang lama apabila konsumen telah memperoleh kepuasan dari produk atau jasa yangtelah dikonsumsikan.

a. Teori Belajar

  Perubahan perilaku seseorang terjadi melalui keadaan saling mempengaruhi antara dorongan (drive), rangsangan (stimuli), petunjuk-petunjuk penting jawaban (cue), dan faktor penguat (reinforcement). Teori Psikoanalistis Teori ini mengemukakan bahwa perilaku pada manusia dipengaruhi oleh adanya keinginan yang terpaksa dan adanya motif yang tersembunyi.

3. Teori Sosiologi

  Perilaku konsumen merupakan studi tentang konsumen pada waktu mereka menukarkan sesuatu yang bernilai (uang) yang dimilikinya dengan barangatau jasa yang biasa memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Konsumen sebagai key element dalam perilaku konsumen yang merasakan atau menyadari adanya kebutuhan dan keinginana dan mencari informasitentang produk yang dapat memenuhi kebutuhan / keinginannya serta menggunakan produk tersebut.

2.3. Pengertian Perilaku Konsumen

  Perilaku konsumen adalah :” Kegiatan- kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang- barang dan jasa- jasa,termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan- kegiatan tersebut ( Basu dan Hani, 1997: 10). Kemudianoleh Setiadi (2003: 3) dinyatakan bahwa “ Perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskanproduk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.”Selanjutnya American Marketing Association dalam Paul Peter et.

2.4. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

  Keputusan pembelian dari pembeli merupakan hasil suatu hubungan yang saling mempengaruhi dan yang rumit antara factor- factor kebudayaan, sosial, pribadi, danpsikologi dari pembeli ( Kotler, 2000) 1. Kelas sosial adalah kelompok- kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hierarki, dan keanggotaannya yang mempunyai nilai, minat, dan perilaku yang serupa.

4. Faktor- Faktor Psikologis

  Kepercayaan yang dimaksud adalah kepercayaan seseorang akan kekuatan persepsinya terhadap sesuatu produk atas pengalaman pemakaian produkmasa lalu oleh dirinya ataupun lingkungannya. Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen Sumber : Philip Kotler (2000:223) Perilaku konsumen adalah suatu proses dinamis yang berlangsung secara terus menerus.

2.5. Model Perilaku Pembelian Konsumen

  Informasi yang disimpan didalam ingatan Informasi yang disimpan didalam ingatan konsumen tentang berbagai produk dan jasa, apakah melalui proses pencarian informasi, maupun efek iklan akanmemberikan dampak yang mempengaruhi seseorang dalam pengnalan sebuah kebutuhan. Perbedaan individu Perbedaan individu seseorang akan mempengaruhi tingkat kebutuhan, ekspresi, cara pandang dan bersosialisasi dengan lingkungannya.

3. Pengaruh lingkungan

Lingkungan seseorang mempunyai andil dalam membentuk pola pengambilan keputusan seorang individu terhadap perilaku keputusan pembelian lingkungansangat dipengaruhi oleh faktor budaya, kelas sosial, pengaruh pribadi, keluarga dan situasi.

2.6. Keputusan Pembelian Konsumen

  Assael (2001:67)membagi keputusan pembelian konsumen berdasarkan dua dimensi, yaitu : tingkat informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan dan tingkatketerlibatan konsumen dalam pembelian. Sedangkan keterlibatan konsumen yang rendah adalah keputusan pembelian untuk barang yang tidak penting bagi konsumen dan tidak punyaresiko ( resiko finansial, resiko sosial, dan resiko psikologis) yang tinggi.

2.7. Jenis- Jenis Perilaku Keputusan Konsumen

  Banyak produk yang dibeli dengan keterlibatan konsumen yang rendah dan tidak ada keterlibatan merek yang signifikan. Terdapat kebiasaan bahwa para konsumen mempunyaiketerlibatan yang rendah dengan kebenyakan barang yang murah dan sering dibeli.

2.8. Tahap- Tahap Dalam Proses Keputusan Pembelian

  Beberapa pencarian informasi yang dilakukan oleh konsumen tergantungpada kekuatan dorongannya, jumlah informasi yang telah dipunyai, kemudahan dalam memperoleh informesi tambahan, nilai yang dia berikan pada informasitambahan dan kepuasan yang dia peroleh dari pencarian informasi. Sikap dan pendirian orang lain Sampai dimana pendirian orang lain dapat mengurangi alternatif yang disukai seseorang tergantung pada intensitas dari pendirian negatif orang lain terhadapalternatif yang disukai konsumen.

2.9. Implikasi Perilaku Konsumen pada Strategi Pemasaran

  Tujuan perusahaan yang menganut konsep pemasaran adalah memberikan keputusan kepada konsumen dalam pertukarannya untuk mendapatkan laba atauperbandingan antara penghasilan dan biaya yang menguntungkan. Padahal banyak pengalaman dari beberapa perusahaan yang mempergunakan perilaku konsumen dalam mengembangkan program pemasarannya untuk menyadaripentingnya perilaku konsumen didalam menyusun strategi bauran pemasaran yang tepat agar tujuan perusahaan dapat tercapai.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN

  Hal ini berdasarkan masalah yang diselidiki, tempat dan waktu yang dilakukan serta teknik dan alat yang digunakan dalam melakukan penelitian. Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih ( Sugiono, 2002: 11)Jenis penelitian asosiatif/ hubungan bila dilihat hubungan yang terjadi antara variabel- varibel dalam penelitiannya, maka dibedakan menjadi tiga bagian,yaitu : 1.

3.3. Identifikasi Variabel

  Berdasarkan rumusan masalah, uraian teoritis dan hipotesis, maka variabel- variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Variabel Terikat/ Dependen Variabel (Y), yaitu perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian sepeda motor merek Honda di KotaMedan.

3.4. Definisi Operasional Variabel

  Definisi operasional adalah definisi yang dipakai dari hal yang didefinisikan atau diamati yang merupakan petunjuk tentang bagimana suatu variabel diukur(Singarimbun, 1999: 15). Keputusan Membeli (Y)Keputusan membeli terhadap sepeda motor merek Honda di Kota Medan adalah upaya atau tindakan konsumen yang secara langsung dalam usahanya untukmendapatkan sepeda motor yang diinginkan, memutuskan membeli dan menggunakan kendaraan tersebut.

1 Adalah faktor yang memberikan informasi tentang seberapa besar penghasilan

  Faktor promosi (X6) Adalah faktor yang berhubungan dengan informasi yang diberikan oleh pihak dealer kepada pihak konsumen tentang perihal sepeda motor yang sedangdipasarkan. Berdasarkan masalah yang telah diuraikan serta tujuan yang ingindicapai dalam penelitian ini, maka data primer yang diperlukan adalah data tentang faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalampembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan, data ini diperoleh dengan memberi kuisioner pada responden.

3.6.1 Populasi

  Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang berpotensi menggunakan sepeda motor di kota Medan. Jumlah penjualan sepeda motor merekHonda bulan Januari sampai dengan bulan Mei tahun 2005 pada 21 Kecamatan diKota Medan sebanyak 18.989 unit, dan perinciannya sebagai berikut : Tabel 3.1.

3.6.2 Sampel

  Penentuan jumlah sampel yang akan dipergunakan dalam penelitian ini mengingat besarnya jumlah populasi di atas dilakukan dengan menggunakan rumusSlovin ( Umar, 2002 ), sebagai berikut : N n=2 αDimana : n = Jumlah SampelN = Jumlah Populasiα = Level Pengujian Sebesar 5% Dengan demikian, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah :18 . 989n =2 05 )n = 391 orangSelanjutnya jumlah sampel yang akan digunakan akan ditentukan dengan melakukan Proportionate Stratified Random Sampling, yakni teknik pengambilansampling yang dilakukan bila populasi mempunyai anggota atau unsur yang berstrata secara proporsional (Sugiyono,2002).

3.7 Model Analisis

  AnalisisRegresi Linier Berganda dapat digunakan untuk mengukur atau mengetahui apakahfaktor harga, tingkap pendapatan, cara pembayaran, motivasi, promosi, layanan purna jual, model, merek, kualitas, dan nilai jual kembali yang merupakan variabel bebassecara bersama- sama mempunyai pengaruh yang berarti terhadap perilaku konsumen dalam keputusan pembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan. Y = B + B1 X1 + B2 X2 + B3 X3 + B4 X4 + B5 X5 + B6 X6 + B7 X7 + eDimana : Y = Keputusan pembelian X X 5 = Faktor kualitas X 4 = Faktor merk 3= Faktor layanan purna jual X X 2 = Faktor cara pembayaran X 1 = Faktor harga 6= Faktor promosi αConviden Interval atau tingkat kepercayaan yang digunakan adalah Pada = 0.05 (taraf nyata 5%)Ho 2 : Faktor nilai jual kembali tidak berpengaruh dominan terhadap keputusan membeli sepeda motor merk Honda di kota Medan.

3.8 Pengujian Asumsi Klasik

  3.8.1 Uji Normalitas Data Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan statistik non parametriskarena data yang akan diuji berbentuk ordinal. Pengujian normalitas data dengan menggunakan uji Normality Plot dengandasar pengambilan keputusan melihat garafik PP-Plot dengan dasar pengambilan keputusan melihat grafik PP-Plot jika terlihat sebaran data bergerombol disekitargaris uji yang mengarah kekanan atas dan tiadak ada data yang terletak jauh dari sebaran data.

3.8.2 Uji Multikolinearitas

  Dalam permasalahan Regresi Linear Berganda selain dilakukan uji diatas juga perlu diadakan pengujian yang berkaitan Multikolinearitas, dikarenakan hal tersebutdapat mempengaruhi bias tidaknya kesimpulan suatu analisa regresi berganda. Multikolinearitas adalah kejadian yang menginformasikan terjadinya hubungan antara variabel- variabel bebas dan hubungan yang terjadi cukup besar.

2 R = Koefisien Determinasi (kuadrat dari koefisien Korelasi)

i = 1,2,3,….,n VIF = Faktor Varian Inflasi ( Varian Inflation Faktor)

3.8.3 Uji Heterokedastisitas

  Masalah serius lain yang mungkin timbul dalam Analisa Regresi Berganda adalah heterokedastisitas. Ini timbul pada saat asumsi bahwa varian dari faktor alatadalah konstan untuk semua variabel bebas yang tidak terpenuhi.

3.9 Kriteria Pengambilan Keputusan

  Dari hasil pengolahan data dengan Software SPSS akan dilakukan analisis secara deskriptif dan membuktikan hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakanRegresi Linear Berganda, didalammya akan dilihat pengaruh secara simultan maupun secara parsial.

1. Uji secara Simultan ( Uji-F)

  Uji secara simultan (Uji-F) dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah variabel- variabel independent secara bersama- sama memiliki pengaruh yang nyataterhadap variabel dependen yaitu : Keputusan pembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan. Hal ini berarti bahwa variabel- variabel independennya secara bersama - sama mempunyaipengaruh yang nyata terhadap variabel dependennya.

2. Uji Parsial (Uji-t)

  Uji Parsial (Uji-t) digunakan untuk mengetahui apakah pengaruh masing- masing variabel bebas terhadap variabel terikatnya mempunyai pengaruh nyata atautidak. αApabila nilai signifikan t lebih kecil dari = 0,05 maka dapat diketahui variabel- variabel independan memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabeldependen yaitu keputusan pembelian sepeda motor merek Honda di Kota Medan.

3.10 Uji Validitas dan Reliabilitas

3.10.1 Uji Validitas

  Sedangkan instrumen yang reliabel berarti bila digunakan untuk mengukur berkali-kali akan menghasilkan data yang sama Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen selanjutnya akan dihitung dengan menggunakan program SPSS ( Statistical PackedSocial Science ), Yang akan terlihat pada tabel 3.2 sampai dengan tabel 3.17 . validitas instrumen penelitian untuk variabel-variabel yang mempengaruhi keputusan membeli sepeda motor merk Honda, hasilperhitungan dengan menggunakan SPSS, yang dilihat pada kolomCorrected Item – Total Correlation dari variabel kinerja pegawai,kepemimpinan, motivasi, pendidikan dan latihan rata-rata lebih besar dari 0,30.

3.10.2. Uji Reliabilitas

Pengujian Reliabilitas dilakukan dengan internal consistency atau derajat ketepatan jawaban. Untuk pengujian ini digunakan StatisticalPackaged for Social Sciences ( SPSS ) dengan versi 11,0 Tabel 3.11 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merk Honda Reliability Coefficients 6 items R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A)Alpha = ,7880 Standardized item alpha = ,7836 Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.12 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Harga (X 1 )R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 items Alpha = ,8417 Standardized item alpha = ,8409Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.13 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Cara Pembayaran ( X2) R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 itemsAlpha = ,8266 Standardized item alpha = ,8229Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.14 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Layanan Purna Jual (X3) R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 itemsAlpha = ,8016 Standardized item alpha = ,7972 Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.15 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Merk( X4)R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 items Alpha = ,7770 Standardized item alpha = ,7642Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.16 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Kualitas (X5) R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 itemsAlpha = ,7453 Standardized item alpha = ,7429 Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.17 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Promosi (X6) R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 itemsAlpha = ,8631 Standardized item alpha = ,8612 Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Tabel 3.18 Pengujian Reliabilitas Instrumen Variabel Nilai Jual Kembali (X7) R E L I A B I L I T Y A N A L Y S I S - S C A L E (A L P H A) Reliability Coefficients 5 itemsAlpha = ,7597 Standardized item alpha = ,7564 Sumber : Data Primer Diolah Dengan SPSS ( 2006 ) Berdasarkan pengujian reliabilitas dari instrumen, diketahuibahwa hasil pengujian variabel kepuasan kerja dengan alpha sebesar 0,7880, kepemimpinan dengan alpha sebesar 0,7984, kompensasi denganalpha sebesar 0,8952, kesempatan untuk maju dengan alpha sebesar 0,7579 seluruhnya adalah reliabel, hal ini berdasarkan pada pendapat Sekaran( 1992 ) bahwa : “ Reliabilitas yang kurang dari 0,6 adalah kurang baik, dan apabila lebih besar dari 0,6 dan mendekati angka 1 berarti reliabilitasinstrumen adalah baik”.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Penelitian

  Medan Belawan 2.625,01 Tabel 4.1 Jumlah Dan Luas Kecamatan Di Kota Medan No Kecamatan Luas ( Ha ) . Jumlah kecamatan dan luas perkecamatan dapat dilihat pada tabel 4.1, berikut : 2 10.

4.1.2. Karakteristik Responden

Responden yang penulis jadikan sampel memiliki karakteristik, berupa usia, yang terlihat pada tabel 4.2, sebagai berikut : Tabel 4.2 Karakteristik Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Persentasi Laki-laki 250 63,94Perempuan 141 36,06 Jumlah 391 100,00Sumber : Hasil Penelitian ( 2006 ) Karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel 4.3, berikut : Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Usia Jumlah Presentasi 21 - 30 165 42,19 % 31 - 40 169 43,22 % 41 - 50 50 12,80 % 51 - 60 7 1,79 % 61 - > …. - 0 % Jumlah 391 100 %Sumber : Penelitian ( 2006 ) Karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel 4. 4, berikut : Tabel 4.4 Pekerjaan Responden Pekerjaan Jumlah Presentasi Pegawai Negeri 61 15,60 %Pegawai Swasta 78 19,95 %Pelajar/Mahasiswa 62 15,86 %Wiraswasta 155 39,64 %Lain-lain 35 8,95 % Jumlah 391 100,00 %Sumber : Hasil Penelitian ( 2006 )

4.1.3. Deskripsi Variabel

Penelitian ini mengamati satu variabel terikat (dependen variabel) yaitu variabel Y keputusan membeli dan mengamati tujuh variabel bebas (independen variabel) yaitu: variabel harga (X 1 ), variabel cara pembayaran (X 2 ), variabel layanan purna jual (X 3 ), variabel merk (X 4 ), variabel kualitas (X 5 ), Variabel promosi (X 6 ), variabel nilai jual kembali (X ). 7

4.1.3.1. Variabel Keputusan Membeli

  Penghasilankonsumen dapat dijadikan sebagai acuan tentang kemampuan pembayaran sepeda motor merk Honda Hasil penelitian tentang tanggapan responden mengenaivariabel harga dapat dilihat pada Tabel 4.6 berikut: Tabel 4.6 Tanggapan Responden Terhadap Pertanyaan Variabel Harga Kategori Ragu- Tidak Sangat ToNo Item No % Sangat Setuju SetujuRagu Setuju tdk. 26 6,6 216 55,2 149 38,1 100 391 Sumber: Hasil Penelitian ( 2006 ), Pengolahan Statistik Dari Tabel 4.8 dapat dijelaskan bahwa tanggapan responden tentang pertanyaan pada kuisioner item no.1 adalah sebagai berikut : Responden menjawab sangat sangatsetuju dan setuju sebanyak 70,11 %, menjawab ragu-ragu sebanyak 28,4 %, sisanya menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju sebanyak 0,5 %.

4.1.4.5 Variabel Merk

  24 6,1 213 54,5 153 39,1 1 0,3 100 391 Sumber: Hasil Penelitian ( 2006 ), Pengolahan Statistik Dari Tabel 4.9 dapat dijelaskan bahwa tanggapan responden tentang pertanyaan pada kuisioner item no.1 adalah sebagai berikut : Responden menjawab sangat sangatsetuju dan setuju sebanyak 66,10 %, menjawab ragu-ragu sebanyak 32,5 %, sisanya menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju sebanyak 0,5 %. 208 53,2 180 46,0 2 0,5 1 0,3 100 391 Sumber: Hasil Penelitian ( 2006 ), Pengolahan Statistik Dari Tabel 4.10 dapat dijelaskan bahwa tanggapan responden tentang pertanyaan pada kuisioner item no.1 adalah sebagai berikut : Responden menjawabsangat sangat setuju dan setuju sebanyak 68,8 %, menjawab ragu-ragu sebanyak 30,9 %, sisanya menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju sebanyak 0,3 %.

4.1.4.7 Variabel Promosi

  1 adalah sebagai berikut : Responden menjawabsangat sangat setuju dan setuju sebanyak 61,3 %, menjawab ragu-ragu sebanyak 38,4 %, sisanya menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju sebanyak 0,3 %. 4 adalah sebagai berikut : Responden menjawab sangat setuju dan setuju sebanyak 59,8 %,menjawab ragu-ragu sebanyak 39,4 %, sisanya menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju sebanyak 0,8 %.

4.1.4.8 Variabel Nilai Jual Kembali

  Defenisi operasional variabel nilai jual kembali adalah faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pemakai sepeda motor terhadap harga jual kembali Hasilpenelitian tentang tanggapan responden mengenai variabel proses dapat dilihat pada Tabel 4.12, berikut: Tabel 4.12 Tanggapan Responden Terhadap Pertanyaan Variabel Nilai Jual Kembali Kategori Sangat Ragu Tidak Sangat ToNo Item No % SetujuSetuju Ragu Setuju tdk. 1 adalah sebagai berikut : Responden menjawabsangat sangat setuju dan setuju sebanyak 61,4 %, menjawab ragu-ragu sebanyak 38,4 %, sisanya menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju sebanyak 0,3 %.

4.2. Evaluasi Model

Evaluasi model dimaksudkan untuk memastikan bahwa model regresi linear berganda dapat digunakan atau tidak, untuk itu perlu diuji tentang persyaratanmemenuhi asumsi klasik, yaitu ; uji normalitas data, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas.

1. Uji Normalitas

  Untuk pengujian normalitas data, dalam penelitian ini hanya akan dideteksi melalui analisa grafik yang dihasilkan melalui perhitungan regresi dengan SPSS. Pembelian u m P ro b C d e ct e ,50 ,25 E xp 0,00 0,00 ,25 ,50 ,75 1,00 Observed Cum Prob Gambar 4.1 : Hasil Uji Normalitas Sumber : Hasil Pengolahan Dengan SPSS Dari gambar pola grafik dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan menunjukkan indikasi normal.

2. Uji Multikolinieritas

  Hasil pengujian multikolinieritas data, dalam penelitian ini menggunakan alat bantu SPSS, hasilnya dapat dilihat pada Tabel 4.11, berikut: Tabel 4.13 Collinearity Statistics (Tolerance & VIF) Unstandardi zedCoefficients Standardized Coefficients t Sig. Kembali ,206 .021 .494 6,464 .000 .729 2,334 Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan SPSS Dari Tabel 4.13, terlihat untuk ketujuh variabel independent yaitu: variabel harga, cara pembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jualkembali ternyata angka VIF kurang dari 5, sedangkan nilai TOLERANCEnya mendekati 1.

3. Uji Heteroskedastisitas

  Hasil pengujian heteroskedastisitas data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu SPSS dengan mengamati pola yang terdapat pada Scatterplot, hasilnyadapat dilihat pada Gambar 4.2 uji heteroskedastisitas, sebagai berikut : Scatterplote Dependent Variable: Kep. Pembelianlu a1,5 V dte 1,0 icd re,5 Pd eiz 0,0 rda d-,5 n ta S -1,0 n io s s -1,5 re g e -2,0 R -6 -4 -224 Regression Studentized Residual Gambar 4.2 : Uji heteroskedastisitas Keputusan Membeli Terhadap Produk , Sumber : Hasil Penelitian ( 2004 ), Diolah Dengan SPSS Gambar 4.2 uji heteroskedastisitas terlihat titik-titik menyebar secara acak, tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas, serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 pada sumbu Y.

4.3. Pengujian Hipotesis

  Berdasarkan hasil regresi dari data primer yang diolah dengan menggunakan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 4.14 Hasil Regresi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Membeli Sepeda Motor Merk Honda di Kota Medan Unstandardi zedCoefficients Standardized Coefficients t Sig. Jual .164 .160 .395 4,692 .000 .688 2.579 Merk ,264 .048 .001 3,438 .001 .812 2,430Kualitas ,234 .064 .114 1,764 .012 .745 2,900 Promosi ,196 .094 .151 5,898 .000 .819 2,388NJ.

4.3.1 Uji Pengaruh Serempak

  Hal ini memberikan arti bahwa variabel- hitung tabel variabel independen :” harga, cara pembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jual kembali secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikanterhadap keputusan membeli sepeda motor merk Honda di Kota Medan”. Dengan demikian H o1 yang menyatakan bahwa “tidak terdapat pengaruh harga, carapembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jual kembali Koefisien Adjusted R Square hasil regresi dapat dilihat dari Tabel 4.13 sebesar0,524.

4.3.2 Uji Pengaruh Parsial Pengujian hipotesis kedua dilakukan pengujian secara parsial

4.3.2.1 Pengaruh Harga (X ) terhadap variabel Keputusan Membeli (Y)

  Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh harga searah dengan keputusan memilih, yaitu bila harga ditetapkan semakin sesuai dengan kualitas produk yang diberikan maka akan berpengaruh Pengaruh Cara Pembayaran (X ) terhadap variabel Keputusan Membeli (Y). Hal ini menunjukkan bahwapengaruh cara pembayaran searah dengan keputusan konsumen membeli sepeda motor merk honda, yaitu bila cara pembayaran pembelian sepeda motor merkhonda dipermudah seperti dengan cara kredit dan persyaratan yang ringan, maka hal ini akan semakin menambah lebih banyak konsumen yang membeli sepedamotor merk Honda.

4.3.2.2 Pengaruh Layanan Purna Jual (X ) terhadap variabel Keputusan

  Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh layanan purna jual searah dengan keputusan membeli, yaitu bila layananpurna jual yang dilakukan oleh pihak honda ditingkatkan akan berpengaruh terhadap meningkatnya keputusan membeli sepeda motor merk Honda di KotaMedan. Hal ini menunjukkanbahwa pengaruh merk atau brand image searah dengan keputusan konsumen dalam membeli sepeda motor merk Honda.

5 Dari 4.13, diketahui nilai t hitung pengaruh variabel kualitas (X) sebesar 3,764. Ini berarti bahwa t lebih besar dari t sebesar 1,960

  Maka dapat dikatakan bahwa variabel promosi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan membeli sepeda motor merk Honda di kota Medan. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh nilai jual kembali searah dengan keputusan membeli, yaitu bila nilaijual kembali sepeda motor merk Honda tetap tinggi atau stabil maka akan berpengaruh terhadap meningkatnya keputusan membeli sepeda motor merkHonda.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

  Faktor harga, cara pembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jual kembali secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadapkeputusan membeli sepeda motor merk honda di kota Medan. Indako Trading, Co dalam memasarkan sepeda motor merk honda harus menjadi pertimbangan yang strategis bahwa: Faktor harga, carapembayaran, layanan purna jual, merk, kualitas, promosi dan nilai jual kembali secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli sepeda 2.

DAFTAR PUSTAKA

  Harga sepeda motor Honda bila dibandingkan dengan harga sepeda motor merk lain adalah tidak mahal. Tanggapan saya tentang sepeda motor honda yang telah saya beli adalah sesuai dengan kemampuan keuangan saya :a.

2. Indikator Variabel Harga ( X1 )

  Besarnya uang muka yang ditetapkan oleh dealer sepeda motor Honda adalah telah sesuai dengan harga sepeda motor :a. Penetapan harga sepeda motor kekonsumen oleh dealer sepeda motor Honda adalah dengan tidak tawar menawar.

3. Indikator Variabel Cara Pembayaran ( X2) 1. Jangka waktu yang diberikan untuk pelunasan sepeda motor Honda telah sesuai

  Sangat Tidak Setuju 5. Peraturan cara pembayaran sepeda motor Honda yang ditetapkan oleh dealer sepeda motor Honda adalah tidak memberatkan.

4. Indikator Variabel Layanan Purna Jual (X3)

  Garansi yang diberikan untuk setiap pembelian unit Honda, memastikan saya untuk membeli sepeda motor Honda. Bengkel resmi Honda sangat banyak dan mudah dijumpai, sehingga memudahkan saya untuk melakukan perawatan rutin.

4. Indikator Variabel Merk ( X4 )

  Sepeda motor Honda yang saya miliki sangat awet, dan tidak pernah turun mesin. Mesin sepeda motor Honda yang saya miliki suaranya sangat halus dan tidak ada getarannya.

7. Indikator Variabel Promosi ( X6 )

  Penggunaan brosur tentang promosi sepeda motor Honda yang sampai kepada saya, telah mempengaruhi keputusan saya untuk membeli sepeda motor Honda. Even – even pameran tentang sepeda motor, terutama sepeda motor Honda yang pernah saya lihat ditempat umum, mempengaruhi saya dalam pengambilan keputusanuntuk membeli sepeda motor Honda.

8. Indikator Variabel Nilai Jual Kembali ( X7 )

  Biaya perawatan sepeda motor Honda bekas cukup murah, bahkan tidak jauh berbeda dengan yang baru. Saya tidak merasa kesulitan jika hendak menjual sepeda motor Honda yang saya miliki a.

Dokumen baru

Download (125 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Pada PT Aksara Honda Motor Medan
11
198
94
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Ekstensi Universitas Sumatera Utara)
0
37
108
Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Sepeda Motor Merek Honda Vario (Studi kasus di Kota Lhokseumawe)
6
110
116
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Sepeda Motor Honda (Studi Kasus Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Negeri Medan)
1
31
100
Analisis Pengaruh Motivasi Konsumen, Persepsi Kualitas, dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda pada Konsumen Sepeda Motor Honda di Fakultas Isip Universitas Sumatera Utara.
1
70
88
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Sepeda Motor Di Kota Binjai
12
82
86
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Pembelian Sepeda Motor Merk Honda Di Kota Medan
2
38
125
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Sepeda Motor Merek Yamaha Mio (Studi Kasus Di PT. Alfa Scorpii Medan)
8
105
105
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Pada PT Aksara Honda Motor Medan
0
38
88
Analisis Gaya Hidup Dan Sikap Konsumen Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Sepeda Motor Honda Blade Di PD Tridjaya Motor Pagaden-Subang
4
13
129
Pengaruh Iklan Televisi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sepeda Motor Honda Beat Di Bandar Lampung
1
18
64
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merk Honda di PT. Nusantara Surya Sakti Pontianak Abstrak - Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merk Honda di PT. Nusantara Surya Sakti Pontianak
0
0
7
Jurnal Manajemen MOTIVASI - 735 Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merk Honda Di PT. Nusantara Surya Sakti Pontianak Abstrak - Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merk Honda Di PT. Nusantara
0
1
5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Pada PT Aksara Honda Motor Medan
0
0
32
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Pada PT Aksara Honda Motor Medan
1
2
11
Show more