Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Dan Total Asset Terhadap Harga Saham Dengan Beta Saham Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

 0  43  129  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

KATA PENGANTAR

  Penulis sangat menyadari bahwa penyusunan tesis ini tidak lepas dari pengorbanan dan bantuan dari banyak pihak, untuk itu dalam kesempatan ini penulisdengan tulus menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada: 1. Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari sempurna, sehingga masih diperlukan masukan dan saran yang membangun guna perbaikan dan kesempurnaan,dan akhirnya harapan penulis semoga tesis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

RIWAYAT HIDUP

  109 Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh rasio keuangan yang terdiri dari (ROE, ROA, DER, EPS) dan total asset secara simultandan parsial terhadap harga saham dengan beta saham sebagai variabel moderating pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan secara parsial hanya variabel EPS dan TA yang berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikan 0,000.

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

  Sehubungan hal itu peneliti tertarik melakukan penelitian kinerja keuangan perusahaan perbankan yang sudah go public dengan judul penelitian: Analisis Pengaruh Rasio Keuangan dan Total Asset terhadap Harga Saham dengan Beta Saham Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Perumusan Masalah Dari uraian di atas, peneliti mencoba meneliti “apakah rasio keuangan (yang terdiri dari ROE, ROA, Debt Equity Ratio-DER, Earnings Per Share – EPS) dan Total Asset (TA) pada perusahaan perbankan berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap harga saham dengan beta saham sebagai variabel moderating?”.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Landasan Teori

2.1.1. Rasio Keuangan

  Laporan keuangan yang berupa neraca dan laporan laba rugi dari suatu perusahaan, bila disusun secara baik dan akurat dapat memberikangambaran keadaan yang nyata mengenai hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh satu perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Dibagi dengan Perhitungan tingkat pengembalian ekuitas berdasarkan analisis Du Pont, dapat dilakukan sebagai berikut: Return On Asset Return On Equity = ________________1 - Total Liability ___________Total Asset Di mana ROA sebagai berikut: Net Income Return On Asset = __________Total Asset Dapat dilihat bahwa tingkat pengembalian ekuitas merupakan fungsi dari seluruh profitabilitas perusahaan dan jumlah utang yang digunakan untuk membiayai aktiva.

2.1.2. Total Asset (TA)

  Chandra (2006)mengemukakan asset yang diterjemah oleh peneliti sebagai berikut: “Asset adalah sumber daya yang diharapkan perusahaan dapat memberikan manfaat ekonomi masadepan, dengan cara arus kas yang lebih tinggi atau arus kas keluar lebih rendah. Sumber daya diakui sebagai aktiva dalam akuntansi jika (a) perusahaan memperoleh hak atas mereka sebagai akibat dari transaksi masa lalu dan (b) perusahaan dapatmengkuantifikasi manfaat ekonomi masa depan dengan tingkat akurasi yang adil”.

2.1.3. Beta Saham

  Dengan analisis tersebut, para analis mencoba memperkirakan harga saham di masa yang akan datang dengan mengestimasi nilai dari faktor-faktor fundamentalyang mempengaruhi harga saham di masa yang akan datang dan menerapkan hubungan faktor-faktor tersebut sehingga diperoleh taksiran harga saham. Berapa hasil yang diperoleh dari investasi tidak diketahui dengan pasti,sehingga investor hanya dapat memperkirakan besar keuntungan yang diharapkan dan mungkin hasil yang sebenarnya akan menyimpang dari yang diharapkan.

2 Simpanagan dari it =

  Nilai buku perusahaan didapat dengan mengurangkan total assetperusahaan terhadap hutang dan saham preferen, kemudian dibagi dengan jumlah saham yang beredar. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai intrinsik tersebut adalah asset fisik yang dimiliki perusahaan, perkiraanpendapatan perusahaan di masa yang akan datang dan prospek pertumbuhan perusahaan tersebut.

2.2. Penelitian Terdahulu

  4 Njo Anastasia, (2003) Analisis Faktor Fundamental dan RisikoSistematik terhadap Harga Saham Propertidi Bursa Efek Indonesia (ROA, ROE, EPS, DER, Book Value, dan risiko sistematik(beta) dan harga saham Secara parsil hanya variabel bookvalue yang berpengaruh signifikan pada level 5% terhadap hargasaham, sedangkan secara simultan faktor-faktor fundamental yaituROA, ROE, EPS, DER, Book Value dan beta berpengaruh signifikanterhadap harga saham. 5 Raya Panjaitan (2008) Analisis Pengaruh Rasio Keuangan danTotal Asset terhadap Harga Saham dan BetaSaham Perusahaan Perbankan di BursaEfek Indonesia Return On Equty (ROE), Return On Asset (ROA), Earnings PerShare (EPS), Total Asset (TA),Harga Saham, dan Beta Saham Hasil pengujian menunjukkanbahwa variabel independen (bebas) yang diteliti secara simultanberpengaruh signifikan terhadap harga saham (terikat).

BAB II I KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

  Analisis dan interpretasi dari macam-macam rasio dapat memberikan pandangan yang lebih baik tentang kondisi keuangan dan prestasi perusahaan bagi analis yang ahli dan berpengalaman dibandingkan analisyang hanya didasarkan atas data keuangan sendiri-sendiri yang tidak berbentuk rasio. Menurut Jones (1998), ROE adalah laporan tingkat pengembalian yang diperoleh pemegang saham dari bagian total modal yang digunakan untuk membiayaiperusahaan, dengan kata lain, adalah pendapatan yang diperoleh pemegang saham yang dimilikinya.

3.2. Hipotesis

  Rasio keuangan ROA (Return On Asset), ROE (Return On Equity), DER(Debt Equity Ratio), EPS (Earnings Per Share) dan TA (Total Asset) secara simultan dan parsial memiliki pengaruh terhadap harga saham. Rasio keuangan ROA (Return On Asset), ROE (Return On Equity), DER(Debt Equity Ratio), EPS (Earnings Per Share) dan TA (Total Asset) secara simultan dan parsial memiliki pengaruh terhadap harga saham dengan betasaham sebagai variabel moderating.

BAB IV METODE PENELITIAN

  Variabel yang digunakan dalampenelitian ini adalah rasio keuangan (ROE, ROA, DER, EPS), dan Total Asset sebagai variabel independen (X) dan variabel dependen (Y) adalah harga saham. Tbk 01/05/2002 Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi yang dilakukan dengan cara mengakses situs resmi Bursa Efek Indonesia, data diperolehdengan cara mendownload laporan tahunan perusahaan yang diteliti pada situs resmi http://www.idx.co.id.

4.4. Metode Pengumpulan Data

4.5. Definisi Operasional dan Metode Pengukuran Variabel

  Variabel independenVariabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio keuangan yang terdiri atas ROE (X1), ROA (X2), DER (X3), EPS(X4) dan TA (X5).1) Return On Equity (ROE)/X1 adalah mengukur profitabilitas dari sisi modal atau dengan kata lain untuk mengukur seberapa besarkeuntungan yang mempengaruhi perputaran aktiva. Harga saham adalah harga yang besarnya ditentukan dengan nilai buku perusahaan di dapatdengan mengurangkan total asset perusahaan perbankan terhadap utang dan saham preferen, kemudian dibagi dengan jumlah sahamyang beredar.

4.6. Metode Analisis Data

4.6.1. Analisis Data

  Penelitian ini menggunakan uji statistik untuk menguji apakah rasio keuangan yang terdiri dari ROE (Return On Equity), ROA (Return On Asset), DER (DebtEquity Ratio), EPS (Earnings Per Share) dan TA (Total Asset) secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap harga saham dengan beta saham sebagai variabel moderating. Dengan dipenuhinya asumsi-asumsi tersebut maka estimator OLS (Ordinary Least Square) dapat memenuhi harapan, yaitu sebagai estimator BLUE (Based Linier Unbiased Estimator), artinyasuatu penaksir adalah BLUE kalau linier (yaitu fungsi linier dari variabel random seperti variabel dependen Y dalam model regresi) dan efisien (yaitu tidak biasmaupun mempunyai varians minimum).

a) Uji Normalitas

  Uji normalitas pada penelitian ini dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov, dimana jika angka signifikansi yang ditunjukkan dalam Tabel lebih kecil dari alpha 5%, maka dikatakan tidak memenuhi asumsi normalitas, sedangkan sebaliknya jika angka signifikansi di dalam Tabel lebih besar dari alpha 5% maka data sudahmemenuhi asumsi normalitas (Ghozali, 2005). Jika angka signifikansi t yangdiperoleh dari persamaan regresi yang baru lebih besar dari alpha 5% maka dikatakan tidak terdapat heteroskedastisitas dalam data model, sebaliknya jika angkasignifikansi yang diperoleh lebih kecil dari alpha 5%, maka dapat dikatakan terdapat heteroskedastisitas dalam data model (Ghozali, 2005).

d) Uji Autokorelasi

  Di dalam model regresi, dianggap bahwa kesalahan pengganggu i, i =1,2,....,n merupakan variabel acak yang bebas. Dengan perkataan lain, kesalahan observasi yang berikutnya diperoleh secara bebas terhadap kesalahan sebelumnya.

4.6.2. Pengujian Hipotesis

Setelah dilakukan uji asumsi klasik terhadap data, selanjutnya dilakukan uji hipotesis. Untuk membuktikan hipotesis pertama dan kedua maka digunakan alat ujisebagai berikut :Adapun persamaan yang dipakai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Hipotesis Pertama: Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + b5X5 + å

  Ho : H1 = b1 = b2 = b3 = b4 = b5 = 0Hal ini berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel ROE, ROA, DER, EPS, TA terhadap harga saham. H1 : b1 = b2 = b3 = b4 = b5 ≠ 0Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan variabel ROE, ROA, DER,EPS, TA terhadap harga sahamRumus F hitung adalah sebagai berikut (Gujarati,2008)2 R / ( k 1 )F hitung =2   ( 1 R ) /( n k )Di mana: k = Jumlah variabel bebasn = Jumlah observasiUntuk menentukan nilai F hitung tingkat signifikan yang digunakan sebesar 5 % dengan derajat (df) = (K-1) dan (n-k), kriteria sebagai berikut: Jika Fhitung > FTabel maka Ho ditolak.

2. Hipotesis Kedua

  Sebaliknya jika terjadi ketidak Suatu variabel dikatakan sebagai variabel moderating ditunjukkan dengan nilai koefisien yang signifikan dan negatif (yang berarti adanya lack of fit antaravariabel moderating dan variabel independen mengakibatkan nilai variabel dependen turun atau berpengaruh negatif). Hipotesis Kedua adalah komponen rasio keuangan yang terdiri dari ROE,ROA, DER, EPS) dan total asset berpengaruh terhadap harga Saham dengan beta saham sebagai variabel moderating perusahaan perbankan yang terdaftar di BursaEfek Indonesia.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Deskriptif Data Penelitian

  Data yang diperoleh dari hasil analisis deskriptif, menunjukkan nilai tertinggi(maximum), nilai terendah (minimum), rata-rata (mean) dan standar deviasi dari setiap variabel yang diteliti, baik itu variabel bebas yaitu ROE, ROA, DER, EPS, TA, danvariabel moderating yaitu Beta Saham serta variabel terikat yaitu Harga Saham. Hal ini sesuai dengan tujuan statistikdeskriptif yang hanya memberikan gambaran awal terhadap penelitian yang akan dilakukan.

5.2. Hasil pengujian Normalitas Model Pertama

  Pengujian Normalitas dilakukan untuk melihat apakah nilai residual yang diperoleh dari model mengikuti distribusi normal atau tidak. Hal ini dapat dilihat dari grafik normal PP Plot pada gambar 5.1.

a. Test distribution is Normal

  Dari Tabel 5.2, besarnya nilai Kolmogorov-Smirnov Z adalah 1,017 dan nilai signifikansi sebesar 0,252 > á 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan H diterima,tidak ada perbedaan distribusi residual dengan distribusi normal, atau dapat dikatakan residual berdistribusi normal.

5.3. Hasil Pengujian Multikolinieritas Model Pertama

  Caralain untuk menentukan adanya multikolinieritas juga dapat diketahui dengan melihat VIF dan nilai tolerance yang diperoleh. Dari hasil pengujian diperoleh nilai VIF yang lebih kecil dari 10 dan nilai tolerance yang lebih besar dari 0,10 sehinggadisimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinieritas.

5.4. Hasil Pengujian Heteroskedastisitas Model Pertama

5.5. Hasil Pengujian Autokolerasi Model Pertama

  Scatterplot Uji Heteroskedastisitas Model Pertama Autokolerasi adalah masalah statistik dalam model yang ditunjukkan oleh adanya hubungan antara variasi error antara berbagai periode waktu penelitian. Model yang tidak memiliki autokolerasi jika dl < d < du (4 – dl) atau dalam persamaan ini untuk n sebanyak 100, á = 5 %, dan k = 4 maka dl = 0,734 dan du = 3,266 (4 – 0,734) sehingga 0,734 < 2,319 < 3,266.

5.6. Hasil Pengujian Hipotesis Pertama

  Nilai thitung yang diperoleh lebih kecil dari nilai t(0,05, 94) 1,661 dan nilai signifikansinya lebih besar dari á 0,05 dengan demikian dinyatakan bahwa ROE tidakberpengaruh signifikan terhadap harga saham. Nilai thitung yang diperoleh lebih kecil dari nilai t(0,05, 94) 1,661 dan nilai signifikansinya lebih besar dari á0,05 dengan demikian dinyatakan bahwa ROA tidakberpengaruh signifikan terhadap harga saham.

5.7. Hasil Pengujian Hipotesis Kedua

  Hipotesis kedua berbunyi komponen Return On Equity, Return On Asset, Debt Equity Ratio, Earnings Per Share, Total Asset berpengaruh terhadap harga saham dengan Beta Saham sebagai variabel moderating pada perusahaan perbankan yang terdafar di Bursa Efek Indonesia. Hasil Pengujian model (a) yangmenggambarkan pengaruh ROE, ROA, DER, EPS, TA terhadap Beta Saham, dapat dilihat pada Tabel 5.8.

a. Dependent Variabel: BS

  Model (a) yang dapat dibangun dari hasil penelitian hipotesis kedua adalah: M = - 12,125 + 0,705 ROE – 0,431 ROA + 1,209 DER + 0,30 EPS + 0,068 TA Dari model di atas dapat disimpulkan bahwa ROE, ROA, DER, EPS, TA berpengaruh positif dan negatif terhadap variabel moderating (Beta Saham). DariTabel 5.8, dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen yang diuji pada model (a) tidak berpengaruh signifikan pada á = 0.05.

a. Predictors: (Constant), HS

  ANOVA b Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 2.597 1 2.597 .168 .683 a Residual 1512.70698 15.436 Total 1515.303 99 a.

a. Dependent Variabel: Unstandardized Residual

  Model (b) dapat dibangun dari hasil pengujian adalah: | Ɛ | = - 0,725 + 0,115 Harga Saham Dari hasil pengujian model (b) secara simultan diperoleh nilai signifikan beta saham yang lebih besar dari 0,05 yaitu 0,683. Kemudian secara parsial juga diperolehnilai signifikan beta saham yang lebih besar dari 0,05 yaitu 0,683 dan nilai koefisien0,115.

5.8. Pembahasan Hipotesis

  Nilai thitung yang diperoleh lebih kecil dari nilait(0,05; 94) -1,661 dan nilai signifikansi lebih besar dari á 0,05, dengan demikian hipotesis yang menyatakan Debt Equity Ratio berpengaruhsignifikan terhadap harga saham ditolak. Nilai thitung yang diperoleh lebih kecil dari nilait(0,05; 94) 1,661 dan nilai signifikansi lebih besar dari á 0,05, dengan demikian hipotesis yang menyatakan Earnings Per Share berpengaruhsignifikan terhadap harga saham diterima.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

  Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan olehPanjaitan (2008) yang menyatakan bahwa Earnings Per Share dan Total Asset memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Kepada peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian lanjutan tentang harga saham, disarankan agar menggunakan leg time lebih dari 5 tahun untukmenemukan persamaan regresi yang memberikan gambaran yang lebih baik terhadap permasalahan yang diteliti.

DAFTAR PUSTAKA

  Nainggolan, Susan Grace Veranita, 2008, Pengaruh Variabel Fundamental terhadap harga saham perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,Tesis, Universitas Sumatera Utara. Nurmalasari, Indah, 2009, Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Emiten LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek IndonesiaTahun 2005 – 2008, Jurnal Akuntansi dan keuangan, Universitas Gunadarma.

DAFTAR SINGKATAN

  Tbk -0.23567 0.01528 0.03847 0.00381 0.00934 20 INPC Bank Artha Graha International 0.04210 0.05585 0.02386 0.02379 0.04346 Lampiran 5 Tbk 0.01479 0.01193 0.00734 0.00824 -0.00067 19 BDMN Bank Danamon Indonesia, Tbk 0.02954 0.01615 0.02368 0.01426 0.01587 Tbk 0.00997 0.00906 0.00844 0.00768 0.00755 18 BBNP Bank Nusantara Parahyangan. 18 BBNP Tbk 16.35208 10.97755 11.10554 9.86625 9.54717 19 BDMN Bank Danamon Indonesia, Tbk 6.87432 7.66642 7.22202 9.08956 5.23202 20 INPC Bank Artha Graha International 19.27170 19.04130 16.85941 12.97077 15.02417 Lampiran 7 Data Earnings Per Share (EPS) tahun 2005 s/d 2009 sebelum di Logaritma Natural (LN)NO KD Nama Bank 2005 2006 2007 2008 2009 1 BMRI Bank Mandiri.

1. Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Unstandardized ResidualN 100 Normal Parametersa Mean .0000000 Std. Deviation .70537328Most Extreme Differences Absolute .102 Positive .075 Negative -.102 Kolmogorov-Smirnov Z 1.017Asymp.

2. Uji Multikolinieritas Data Variables Entered/Removed

  bModel Variables Entered VariablesRemoved Method 1 TA, DER, ROE, EPS, ROAa . Dependent Variable: HSCoefficientsa Model UnstandardizedCoefficients Standardized Coefficients t Sig.

3. Uji Heteroskedastisitas Data

4. Uji Autokorelasi Data

  Error Beta Tolerance VIF 1 (Constant) -2.454 1.578 -1.556 .123ROE -.037 .112 -.028 -.334 .739 .394 2.536 ROA .053 .077 .057 .690 .492 .388 2.574DER -.079 .143 -.033 -.554 .581 .735 1.360 EPS .485 .049 .659 9.963 .000 .614 1.629TA .231 .053 .289 4.365 .000 .614 1.628 Lampiran 24 Hasil Pengujian Hipotesis PertamabModel Summary Adjusted R Std. Error Beta Tolerance VIF 1 (Constant) -2.454 1.578 -1.556 .123ROE -.037 .112 -.028 -.334 .739 .394 2.536 ROA .053 .077 .057 .690 .492 .388 2.574DER -.079 .143 -.033 -.554 .581 .735 1.360 EPS .485 .049 .659 9.963 .000 .614 1.629TA .231 .053 .289 4.365 .000 .614 1.628 Lampiran 25 Hasil Pengujian Hipotesis Kedua Model (a)Coefficients a Model Unstandardized CoefficientsStandardized Coefficientst Sig.

a. Dependent Variable: BS

  Lampiran 26 Hasil Pengujian Hipotesis Kedua Model (b)bVariables Entered/RemovedVariables Variables Model Entered Removed Method 1 has . a 1 Regression 2.597 1 2.597 .168 .683 Residual 1512.70698 15.436 Total 1515.303 99 a.

a. Dependent Variable: AbsRes_1

Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Dan Total Asset Terhadap Harga Saham Dengan Beta Saham Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Analisis Data Metode Analisis Data Deskriptif Data Penelitian HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Harga Saham Penilaian Saham Hasil Pengujian Heteroskedastisitas Model Pertama Hasil Pengujian Hipotesis Kedua Hasil Pengujian Hipotesis Pertama Hasil pengujian Normalitas Model Pertama Hasil Pengujian Multikolinieritas Model Pertama Hipotesis Pertama: Y Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Dan Total Asset Terhadap Harga Saham Dengan Beta Saham Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Jenis Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel Kerangka Konsep TINJAUAN PUSTAKA Kesimpulan Kerbatasan Penelitian KESIMPULAN DAN SARAN Metode Pengumpulan Data Definisi Operasional dan Metode Pengukuran Variabel Pembahasan Hipotesis HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian Terdahulu TINJAUAN PUSTAKA Perumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Saran KESIMPULAN DAN SARAN Total Asset TA Beta Saham Uji Multikolinieritas Data Uji Heteroskedastisitas Data
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Dan Total As..

Gratis

Feedback