Feedback

Peranan Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Birokrasi (Studi Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang)

Informasi dokumen
PERANAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA BIROKRASI (Studi Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang) Disusun Guna Memenuhi Syarat Untuk Menyelesaikan Pendidikan Strata I (S-1) di Departemen Ilmu Administrasi Negara Oleh : ACHMAD FAUZY ICHSAN 070903008 DEPARTEMEN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan sebaik mungkin. Shalawat beriring salam penulis persembahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para ahlul bait, yang senantiasa menjadi tauladan bagi setiap ummat manusia. Semoga kita mendapat syafa’atnya di yaumil akhir kelak. Amin Adapun skripsi ini berjudul “Peranan Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Birokrasi (Studi Kasus Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang). Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja birokrasi pemerintahan dan faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam peningkatan kinerja serta bagaimana peranan kepemimpinan dalam peningkatan kinerja birokrasi. Skripsi ini disusun sebagai syarat untuk menyelesaikan program pendidikan Strata 1 (S-1) di Departemen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Dalam penyusunan skripsi ini penulis menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan baik itu dari permasalahan penulisan redaksi maupun dari substansi penulisan skripsi itu sendiri. Oleh karena itu penulis mengharapakan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan skripsi ini selanjutnya. Selama proses penyusunan skripsi penulis banyak dibantu oleh berbagai pihak. Dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan untaian kata terima kasih yang tidak terhingga dari hati yang paling dalam kepada kedua orang tua penulis yakni Ayahanda Drs.Wakil Karo-Karo, SE dan Ibunda Ermawaty Sembiring yang senantiasa memberikan doa di setiap langkah perjalanan hidup penulis serta motivasi yang sungguh berarti bagi penulis. Terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak yang udah luar biasa pengorbanannya untuk keluarga. Bapak yang udah ngajarin Ozie banyak hal, inspirator paling hebat dan menjadi Universitas Sumatera Utara panutan dalam setiap gerak-geriknya. Semoga Allah melimpahkan kesehatan dan karuniaNya kepada Beliau. Amin. Buat Mama yang selalu nyiapin segala keperluan Ozie mulai dari seminar proposal sampai dengan skripsi ini selesai dikerjakan, terima kasih banyak yaa Ma. Skripsi ini Ozie persembahkan buat kalian berdua, Orang Tua paling hebat di dunia. Love you so much. Terima kasih juga penulis ucapkan kepada Adik penulis (Karina Latersia, Atika Fitria dan Rehulina) yang selalu setia memberi semangat kepada penulis agar bisa dan yakin dalam menyelesaikan skripsi ini. Buat Adik Karina Latersia semangat yaa dek belajarnya dah kelas 12 sekarang biar nanti dapat nilai tinggi dan bisa masuk di Perguruan Tinggi Favorit, Tika dan Lina jangan nakal-nakal, sekolah yang pinter biar bisa dapet rangking terus. Kita berempat harus bisa membahagiakan dan dibanggakan orang tua kita. Amin ya Allah Buat seseorang yang senantiasa meluangkan waktunya untuk Fauzy, nemenin saat senang dan sedih, jatuh dan bangkit, selalu memberi pendapat, solusi dan jalan keluar ketika ada masalah, memberi semangat, motivasi, dukungan, arahan, dan doanya, makasih banyak buat Melati Damairia Pane. Smoga harapan dan cita-cita kita berdua dimudahkan jalannya oleh Allah SWT yaa mumu . Aminn Selain itu penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, membimbing, dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, yaitu kepada: 1. Bapak Prof. Dr. Badaruddin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Drs. Zakaria, MSP. selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Drs. Husni Thamrin Nasution, M.Si selaku ketua Departemen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara 4. Ibu Dra. Elita Dewi, M.Si. selaku Sekretaris Departemen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. 5. Bapak Prof.Dr.Marlon Sihombing, MA selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membimbing dan mengarahkan penulis sehingga dapat menyelesikan skripsi ini. 6. Ibu Dra.Beti Nasution, M.Si selaku Dosen Wali yang juga telah banyak memberikan bimbingannya kepada penulis selama proses perkuliahan hingga saat ini. 7. Bapak/Ibu Staf Pengajar FISIP USU yang telah berjasa dalam memberikan banyak bekal ilmu, nasihat, bimbingan serta arahan kepada penulis, selama penulis menimba Ilmu di Departemen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 8. Terima kasih juga penulis haturkan kepada seluruh Staf Pegawai Administrasi, yang ada di Departemen Ilmu Administrasi Negara khususnya Kak Mega dan Kak Dian yang telah banyak membantu segala urusan administratif sejak awal penulis memulai studi hingga saat ini. 9. Bapak Drs. Suryadi Aritonang, M.Si selaku Camat Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang yang membantu dan memudahkan penulis dalam melaksanakan penelitian di Kecamatan Pancur Batu 10. Seluruh Staf Pegawai Kantor Camat Pancur Batu yang telah membantu penulis dalam melaksanakan penelitian dan pengumpulan data. 11. Terima kasih buat seluruh Teman-teman AN 07 yang sudah menemani penulis selama 4 tahun mengikuti bangku perkuliahan, Tim Sebelas, Lintank Simorangkir, Tiqha Kerokeroppi (Kitenk), Christin Silalahi (Titin), Selvia Manalu (Vya), Bobby Pratama (Bobby Khan), Ilham Maulana (Ustad Gaul,hehehe), Afaf (kebab), Dewi Syafitri, Dewi TriAstuti (Bulek) dan Lek Dodi Syahdianto. Wee tamat juga aku y wee.hehehehe. Untuk lek Dodoy (Djaroboy SyahFreak) cepat susul aku, kita pasti Universitas Sumatera Utara bisa sukses dan jadi orang lek. Jangan kebanyakan x lek. Dah ketuaan ente di kampus tu lek.hehehehe. Untuk Kebab (Afaf) dan Bulek (Tuti) yang ngasih semangat, motivasi juga bantuan waktu mengerjakan skripsi ini, makasih y kawan awak.Untuk Ustad kami (M.Ilham Maulana) jangan download aja ustad cepat selesain skripsi ente ustad!! Jangan becewek aja y ustad, hhehehhee. Kemudian buat Lek Bembenk, Bung Zikri dan Lek Tinok yang kerjaannya gilak perang twiiter aja. ayo siapa lagi jadi korban kita ne,hhehhehe. Kasian juga Bung Zikri trus trusan kita siksa wee. Terima kasih buat semua persahabatan yang telah kalian berikan. Takkan pernah kulupa manis pahitnya dalam menjalani masa-masa di bangku perkuliahan, aku harap kita semua pasti bisa sukses kawan, bisa jadi orang yang berguna dan di banggakan orang tua kita masingmasing. Amiiinn. 12. Buat temen-temen Kelompok Magang Pantai Cermin Afaf, Dewi Tri Astuti, Dewi Syafitri, Yuni Karina, Ernita Debora, Magdalena dan Ridho Hamdani makasih banyak atas semua kenangan magang kita di Pantai Cermin tuh, gak akan ku lupakan indahnya magang. Makasih juga udah dibolehin masuk kelompok kalian, walaupun cuman jadi beban di kelompok ini, tapi tanggung jawab kan wee aku sebagai ketua kelompok nya. Hehehee 13. Terima kasih buat seluruh Teman-teman AN 07 (maaf gak disebutin satu persatu). Makasi buat kenangan perkuliahan selama 4 tahun ini. Smoga kita jadi orang yang berguna dan dapat mengamalkan ilmu yang kita dapat selama kuliah. Aminn 14. Terima kasih kepada seluruh Keluarga Besar Pemerintahan Mahasiswa FISIP USU Periode 2009/2010 Ananta Purba, Lintang Simorangkir, Ari Junico Siallagan , Rani Harahap (Nanibo), Bobby Pratama Saragih, Dody Syahdianto (D’Jaroboy Syahfreak), Kartika ANH (Kitenk), Christin Silalahi, Selvia Manalu, Aldino Agusta Wallad, Kumari Dewi Puri Siregar (kumkum), Tino Saragih (Tresnok) dan Universitas Sumatera Utara teman-teman lainnya yang sudah memberikan warna baru di kehidupan penulis dan memberikan kekeluargaan yang cukup berarti buat penulis. Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Medan, Agustus 2011 Penulis ACHMAD FAUZY ICHSAN 070903008 Universitas Sumatera Utara ABSTRAKSI Peranan Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Birokrasi (Studi Kasus Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang) Skripsi ini disusun oleh: Nama : Achmad Fauzy Ichsan NIM : 070903008 Departemen : Ilmu Administrasi Negara Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dosen Pembimbing : Prof.Dr.Marlon Sihombing, MA Suatu organisasi akan berhasil atau gagal sebagian besar ditentukan oleh pemimpin. Hal ini dapat dilihat bagaimana seorang pemimpin dalam bersikap dan bertindak. Cara bersikap dan bertindak dapat terlihat dari cara melakukan suatu pekerjaan. Suatu ungkapan mulia mengatakan bahwa pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan. Hal ini merupakan ungkapan yang mendudukkan posisi pimpinan dalam suatu instansi pemerintahan khususnya, pada posisi yang terpenting. Dimana dalam hal ini pemimpin tersebut adalah seorang Camat, yang bertugas membawahi para pegawainya yang ada pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa peran dan tugas seorang Camat pada pemerintahan Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang adalah berusaha untuk mempengaruhi para pegawainya dengan cara memotivasi dan komunikasi untuk terus bekerja secara efektif sesuai dengan waktu dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan kata lain, efektif tidaknya pekerjaan yang dilakukan para pegawai, tergantung bagaimana cara atau sikap seorang Camat dalam memimpin. Atau apa-apa saja kegiatan yang perlu dilakukan agar semua pegawai mau dan rela mengikuti semua keinginan Camat tersebut demi mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui sejauhmana kinerja para birokrasi dan bagaimana peran seorang pemimpin dalam hal peningkatan kinerja para pegawai yang ada pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah informan kunci berjumlah 1 orang dan informan biasa berjumlah 22 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang saat ini sudah terlaksana dengan baik. Artinya hal-hal yang berhubungan dengan antara atasan dengan bawahan, baik dari segi komunikasi, motivasi, penentuan kerja dan pemberian tanggung jawab, penilaian kinerja dan pengawasan yang dilakukan sudah terlaksana dengan sangat baik. Kinerja dan Efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang juga sudah cukup baik. Terlihat jelas dengan penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu, hasil kerja yang memuaskan, pemberian pelayanan kepada masyarakat juga cepat tanggap. Fasilitas-fasilitas yang diberikan benarbenar sangat membantu dan memudahkan para pegawai dalam menyelesaikan pekerjaannya serta adanya motivasi dari atasan yang semakin membuat para pegawai semakin bersemangat dalam bekerja dengan didorong suasana kerja yang kondusif dan nyaman. Keyword : Peranan Kepemimpinan, Kinerja Birokrasi Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI KATA PENGANTAR . i DAFTAR ISI . . vii DAFTAR TABEL . x DAFTAR LAMPIRAN xii ABSTRAKSI . xiii BAB I PENDAHULUAN . 1 I.1 Latar Belakang . 1 I.2 Perumusan Masalah . 5 I.3 Tujuan Penelitian . 5 I.4 Manfaat Penelitian . 6 I.5 Kerangka Teori . 6 I.5.1. Pengertian Kinerja .6 I.5.2. Kepemimpinan . . 7 I.5.2.1 Definisi Kepemimpinan . . 7 I.5.2.2 Gaya dan Tipe Kepemimpinan . 8 I.5.3 Efisiensi,Efektivitas dan Kesehatan Organisasi Birokrasi . 11 I.5.4 Pengaruh Kepemimpinan Camat Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai.13 I.6 Definisi Konsep 14 I.7 Sistematika Penulisan. 15 BAB II METODE PENELITIAN . 17 II.1 Bentuk Penelitian . 17 Universitas Sumatera Utara II.2 Lokasi Penelitian . 17 II.3 Informan Penelitian . 17 II.4 Teknik Pengumpulan Data . 18 II.5 Teknik Analisa Data . 19 BAB III DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN . 20 III.1 Sejarah Terbentuknya Kecamatan Pancur Batu .20 III.2 Kependudukan . 21 III.2.1. Suku .21 III.2.2. Pekerjaan . 22 III.2.3. Agama . 23 III.3 Struktur Organisasi Kecamatan Pancur Batu . 23 BAB IV PENYAJIAN DATA HASIL PENELITIAN . 31 BAB V ANALISA DATA . 39 BAB VI PENUTUP . 44 VI.1 Kesimpulan 44 VI.2 Saran . 45 DAFTAR PUSTAKA . . 47 LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel 1 Komposisi Penduduk Berdasarkan Suku . 21 Tabel 2 Komposisi Penduduk Berdasarkan Pekerjaan . 22 Tabel 3 Komposisi Penduduk Berdasarkan Agama 23 Tabel 4 Daftar Nama Camat dan Masa Jabatannya . 24 Universitas Sumatera Utara ABSTRAKSI Peranan Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Birokrasi (Studi Kasus Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang) Skripsi ini disusun oleh: Nama : Achmad Fauzy Ichsan NIM : 070903008 Departemen : Ilmu Administrasi Negara Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dosen Pembimbing : Prof.Dr.Marlon Sihombing, MA Suatu organisasi akan berhasil atau gagal sebagian besar ditentukan oleh pemimpin. Hal ini dapat dilihat bagaimana seorang pemimpin dalam bersikap dan bertindak. Cara bersikap dan bertindak dapat terlihat dari cara melakukan suatu pekerjaan. Suatu ungkapan mulia mengatakan bahwa pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan. Hal ini merupakan ungkapan yang mendudukkan posisi pimpinan dalam suatu instansi pemerintahan khususnya, pada posisi yang terpenting. Dimana dalam hal ini pemimpin tersebut adalah seorang Camat, yang bertugas membawahi para pegawainya yang ada pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa peran dan tugas seorang Camat pada pemerintahan Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang adalah berusaha untuk mempengaruhi para pegawainya dengan cara memotivasi dan komunikasi untuk terus bekerja secara efektif sesuai dengan waktu dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan kata lain, efektif tidaknya pekerjaan yang dilakukan para pegawai, tergantung bagaimana cara atau sikap seorang Camat dalam memimpin. Atau apa-apa saja kegiatan yang perlu dilakukan agar semua pegawai mau dan rela mengikuti semua keinginan Camat tersebut demi mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui sejauhmana kinerja para birokrasi dan bagaimana peran seorang pemimpin dalam hal peningkatan kinerja para pegawai yang ada pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah informan kunci berjumlah 1 orang dan informan biasa berjumlah 22 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang saat ini sudah terlaksana dengan baik. Artinya hal-hal yang berhubungan dengan antara atasan dengan bawahan, baik dari segi komunikasi, motivasi, penentuan kerja dan pemberian tanggung jawab, penilaian kinerja dan pengawasan yang dilakukan sudah terlaksana dengan sangat baik. Kinerja dan Efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang juga sudah cukup baik. Terlihat jelas dengan penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu, hasil kerja yang memuaskan, pemberian pelayanan kepada masyarakat juga cepat tanggap. Fasilitas-fasilitas yang diberikan benarbenar sangat membantu dan memudahkan para pegawai dalam menyelesaikan pekerjaannya serta adanya motivasi dari atasan yang semakin membuat para pegawai semakin bersemangat dalam bekerja dengan didorong suasana kerja yang kondusif dan nyaman. Keyword : Peranan Kepemimpinan, Kinerja Birokrasi Universitas Sumatera Utara BAB 1 PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pemimpin dapat mempengaruhi moral, kepuasan kerja, keamanan, kualitas kehidupan kerja dan terutama tingkat prestasi suatu organisasi. Kemampuan dan ketrampilan kepemimpinan dalam pengarahan adalah faktor penting efektivitas suatu organisasi. Bila organisasi dapat mengidentifikasikan kualitas-kualitas yang berhubungan dengan kepemimpinan, kemampuan untuk menyeleksi pemimpin-pemimpin yang efektif akan meningkat. Dan bila organisasi dapat mengidentifikasikan prilaku dan teknik-teknik kepemimpinan efektif dalam mencapai tujuan organisasi (Mohamad Mahsun, 2006). 2. Efektivitas dapat dinyatakan sebagai tingkat keberhasilan organisasi dalam usaha untuk mencapai tujuan atau sasaran. Dengan perkataan lain efektivitas adalah hasil guna yang dicapai oleh organisasi untuk mencapai sasaran atau tujuannya. Jadi, makna efektivitas memiliki konsep yang lebih luas dari pada konsep efisiensi. Universitas Sumatera Utara Efektivitas dapat berkaitan dengan variabel internal dan juga berkaitan dengan variabel eksternal organisasi. Sedangkan efisiensi hanya berkaitan dengan proses internal organisasi, yaitu perbandingan yang rasional atau terbaik antara Input dengan Output. Efisiensi berkaitan dengan pencapaian Output. Sedangkan Output diakibatkan dari Input. Dengan demikian efisiensi adalah perbandingan terbaik antara hasil Output yang diperoleh dan kegiatan yang dilakukan serta sumber-sumber atau input yang dipergunakan dalam sumber-sumber tersebut tercakup tenaga kerja, biaya, material, alat-alat kerja, waktu dan sebagain I.7. Sistematika Penulisan Sistematika penulisan yang disusun dalam rangka memaparkan keseluruhan hasil penelitian ini secara singkatdapat diketahui sebagai berikut: BAB I : PENDAHULUAN Bab ini memuat latar belakng masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kerangka teori, hipotesa, defenisi konsep, defenisi operasional dan sistematika penulisan. BAB II : METODE PENELITIAN Bab ini memuat bentuk penelitian, lokasi penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik penentuan skor, dan teknik analisa data. BAB III : DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Bab ini memuat gambaran umum tentang gambaran atau karakteristiklokasi penelitian berupa sejarah singkat, visi dan misi, kedudukan, tugas dan fungsi. Universitas Sumatera Utara BAB IV : PENYAJIAN DATA Bab ini memuat penyajian data yang diperoleh selama penelitian dilapangan atau berupa dokumen-dokumen yang akan diteliti. BAB V : ANALISA DATA Bab ini memuat pembahasan dari data-data yang telah diperoleh kemudian diinterpretasikan dengan menggunakan korelasi hubungan antar variabel. BAB VI : PENUTUP Bab ini memuat kesimpulan dan saran atas hasil penelitian yang dilakukan. Universitas Sumatera Utara BAB II METODE PENELITIAN II.1 Bentuk Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Menurut Zuriah (2006:47) penelitian dengan menggunakan metode deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadiankejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Dalam penelitian deskriptif cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan saling berhubungan dan menguji hipotesis. Berdasarkan pengertian di atas, maka penelitian ini adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat mengenai sifat-sifat populasi serta menganalisa kebenarannya berdasarkan data yang diperoleh. II.2 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Kantor Camat Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara II.3 Informan Penelitian Sesuai dengan penjelasan di atas, bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hendrarso (dalam Usman 2009:56) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif tidak dimaksudkan untuk membuat generalisasi dari hasil penelitian yang dilakukan sehingga subjek penelitian yang telah tercermin dalam fokus penelitian ditentukan secara sengaja. Universitas Sumatera Utara Subjek penelitian inilah yang akan menjadi informan yang akan memberikan berbagai informasi yang diperlukan selama proses penelitian. Informan penelitian ini meliputi informan kunci dan informan biasa. Informan kunci adalah mereka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian atau informan yang mengetahui secara mendalam permasalahan yang sedang diteliti. Sedangkan informan biasa adalah informan yang ditentukan dengan dasar pertimbangan mengetahui dan berhubungan dengan permasalahan. Berdasarkan penjelasan di atas, maka yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah: Informan kunci yaitu terdiri dari 1 orang Camat di Kec Pancur Batu dan 22 orang pegawai yang bekerja di Kantor Camat Kec Pancur Batu Kab Deli Serdang sebagai informan biasa. Menurut Usman (2009:82) dalam penelitian kualitatif tidak dikenal istilah populasi, tetapi sampling yang merupakan pilihan peneliti sendiri dan yang ditentukan peneliti sendiri secara pusposif yang disesuaikan dengan tujuan penelitiannya, sampling tersebut dijadikan responden yang relevan untuk mendapatkan data, dan penulis menganggap 23 responden tersebut sudah dapat memberikan jawaban, dan informasi mengenai hal-hal yang penulis teliti. II.4 Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, untuk memperoleh data atau informasi, keterangan-keterangan yang diperlukan penulis menggunakan metode sebagai berikut : a. Pengumpulan Data Primer Yaitu pengumpulan data yang dilakukan secara langsung ke lokasi penelitian untuk mendapatkan data yang lengkap dan berkaitan dengan masalah yang diteliti. Data primer tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut : Universitas Sumatera Utara a. Metode Observasi Pelaksanaan pengamatan secara langsung terhadap fenomena-fenomena yang berkaitan dengan focus penelitian. b. Metode Wawancara (interview) Yaitu teknik pengumpulan data dengan mengajukana pertanyaan-pertanyaan langsung kepada pihak yang berhubungan dengan penelitian. b. Pengumpulan Data Sekunder Yaitu cara pengumpulan data yang dilakukan melalui : a. Penelitian Kepustakaan Yaitu pengumpulan data yang diperoleh dengan menggunakan berbagai literature seperti buku, majalah dan berbagai bahan yang berhubungan dengan objek penelitian. b. Studi Dokumentasi Yaitu pengumpulan data yang diperoleh melalui pengkajian dan penelaahan terhadap catatan tertulis maupun dokumen-dokumen yang berkaitan dengan masalah yang diteliti II.5. Teknik Analisa Data Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data kualitatif yaitu menguraikan serta menginterpretasikan data yang diperoleh di lapangan dari para key informan. Penganalisisan ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data, dan informasi, kemudian data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan muncul gambaran yang dapat mengungkapkan permasalahan penelitian. Universitas Sumatera Utara BAB III DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN 3.1 Sejarah Terbentuknya Kecamatan Pancur Batu Sebelum tahun 1945 atau pada zaman Pemerintahan Belanda Kecamatan Pancur Batu disebut dengan Sinuan Bungan dengan Ibu Kota Arhnemia. Pada tahun 1952 Gubernur Kepala Daerah Tk.I Sumatera Utara yakni Abdul Hakim mengadakan perubahan Pamong Sipil Kabupaten Daerah Tk.II Deli Serdang secara Administratif yang dibagi atas 6 (enam) kewedanan yang terdiri dari 30 kecamatan , salah satunya adalah Kecamatan Pancur Batu dengan kewedanaan Deli Hulu. Pada tahun 1974 sejalan dengan perluasan Kotamadya Medan bahwa Desa Lau Cih , Desa Namo Gajah , Desa Simalingkar-B , Desa Kemenangan Tani dan sebahagian Desa Baru telah menjadi Kodya Medan hingga sekarang. Pada masa sebelum tahun 1990 Kecamatan Pancur Batu terdiri atas 59 Desa dan atas ketentuan yang membentuk beberapa Desa digabung menjadi satu , sehingga sampai saat ini Kecamatan Pancur Batu menjadi 25 Desa dengan luas areal 11.147,35 Ha. Secara Geografis batas-batas wilayah Kecamatan Pancur Batu adalah sebagai berikut : - Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Medan Tuntungan dan Medan Sunggal - Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Sibolangit - Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Namo Rambe - Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Kutalimbaru Universitas Sumatera Utara Jarak Ibu Kecamatan Pancur Batu dengan : - Ibu Kota Propinsi Sumatera Utara sepanjang 17 Km - Ibu Kota Kabupaten Deli Serdang sepanjang 35 Km Dan keadaan alam Kecamatan Pancur Batu adalah datar , landai dan berbukit (dataran tinggi) dengan ketinggian rata-rata 60m diatas permukaan laut , beriklim sedang serta dipengaruhi musim panas dan musim penghujan. 3.2. Kependudukan Penduduk Kecamatan Pancur Batu pada saat ini berjumlah 77.267 jiwa, yang terhimpun dalam 18.425 Kepala Keluarga (KK). 3.2.1. Suku Adapun penduduk yang mendiami Kecamatan Pancur Batu terdiri dari berbagai suku antara lain : Tabel 1 Komposisi Penduduk Berdasarkan Suku No Suku Jumlah (KK) 1 Suku Karo 6.588 KK 2 Suku Jawa 5.188 KK 3 Suku Minang 808 KK 4 Suku Cina 127 KK 5 Suku Tapanuli Utara 2.331 KK 6 Suku Tapanuli Selatan 1.225 KK 7 Suku Nias 93 KK 8 Suku Tamil 65 KK Sumber Penelitian : Profil Kecamatan Pancur Batu , tahun 2009 : 2011 Universitas Sumatera Utara Dari Tabel 1 diatas dapat disimpulkan bahwa di Kecamatan Pancur Batu mayoritas penduduk nya dihuni oleh masyarakat yang bersuku Karo dengan jumlah 6.588 KK dan yang paling sedikit bersuku Tamil dengan jumlah 65 KK 3.2.2. Pekerjaan untuk menyelesaikan tugas/pekerjaan bagi para bawahan. Dan ada sebanyak 10 orang atau 58,82% 49 Universitas Sumatera Utara pada tabel 19 yang menyatakan ketersediaan peralatan kantor dalam membantu para pegawai menyelesaikan tugas/pekerjaan masih kurang memadai. Lalu pada tabel 20 ada sebanyak 17 orang atau 100% yang menyatakan bahwa bawahan jarang menunda-nunda pekerjaan. Kemudian ada sebanyak 17 orang atau 100% pada tabel 21 yang menyatakan tingkat kehadiran bawahan yang cukup tinggi. b. Kualitas kerja Tuntutan kualitas kerja pada setiap oraganisasi adalah sesuatu hal yang mutlak dan keharusan. Para pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang pada saat ini mampu menghasilkan kualitas kerja yang sesuai dengan mutu yang diharapkan, dan para pegawai tidak merasa terbebani atas tuntutan mutu kerja yang dikehendaki oleh Camat Galang. Ini terbukti dengan jarangnya bawahan mendapat teguran, karena para bawahan mampu menghasil mutu yang sesuai dengan yang diharapkan oleh Camat. Hal ini dapat dilihat dari distribusi jawaban yang diperoleh dari 17 responden, yakni 13 orang atau 76,47% pada tabel 22 menyatakan para bawahan mampu mengerjakan tugas/pekerjaan sesuai dengan mutu yang diinginkan. Dan ada sebanyak 17 orang atau 100% pada tabel 23 yang menyatakan bahwa hasil kerja bawahan selama ini sesuai dengan mutu yang diharapkan. Kemudian pada tabel 24 ada sebanyak 17 orang atau 100% yang menyatakan bawahan jarang menerima teguran akibat hasil kerja yang tidak sesuai dengan mutu yang diharapkan. c. Ketepatan waktu Menyelesaikan tugas/pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan menjadi tuntutan yang penting dalam mencapai efektivitas kerja pegawai. Menyelesaikan tugas/pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan harus tetap memperhatikan pula mutu dari hasil kerja pekerjaan para bawahan. Dan para pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang pada saat ini mampu menyelesaikan tugas/pekerjaan sesuai dengan waktu yang diberikan. Dan bawahan merasa cukup sesuai atas waktu yang diberikan dalam menyelesaikan tugas/pekerjaan tersebut. Bawahan juga jarang menemui kendala 50 Universitas Sumatera Utara akibat ketetapan waktu yang diberikan bagi para bawahan dalam menyelesaikan tugas/pekerjaan tersebut pula. Hal ini dapat dilihat dari distribusi jawaban responden, diperoleh yakni sebanyak 15 orang atau 88,24% pada tabel 25 menyatakan bawahan mampu menyelesaikan tugas/pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Dan ada sebanyak 13 orang atau 76,47% pada tabel 26 yang menyatakan bahwa waktu yang diberikan dalam menyelesaikan tugas/pekerjaan sudah cukup sesuai bagi para bawahan. Kemudian ada sebnayak 10 orang atau 58,82% pada tabel 27 yang menyatakan bawahan jarang mengalami kendala dalam menyelesaikan tugas/pekerjaan dengan waktu yang telah ditentukan. Dari penjelasan analisa data atas indikator-indikator efektivitas kerja pegawai diatas, maka penulis menyimpulkan bahwa efektivitas kerja pegawai pada saat ini sudah cukup baik. Atas semua penjelasan yang terurai di atas, dengan merujuk pada aspek-aspek indikator kepemimpinan maupun efektivitas kerja pegawai, maka penulis menyimpulkan bahwa pengaruh kepemimpinan Camat terhadap efektivitas kerja pegawai sangat besar, dan pada saat ini sudah cukup baik dan bisa dikatakan efektif. Hal ini diperkuat dengan uji korelasi Rank Spearman pada sub bab berikut di bawah ini. 5.2 Uji Korelasi dengan Rumus Rank Spearman Untuk dapat mengetahui dan mengukur seberapa besar pengaruh kepimpinan Camat terhadap efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang, maka penulis menggunakan bantuan program SPSS dengan mengolah pointpont yang telah diperoleh oleh masing-masing jawaban responden atas kuesioner yang telah diberikan. Dan akhirnya diperoleh tabel korelasi Rank Spearman antara Variabel X (kepemimpinan Camat) dengan Variabel Y (Efektivitas Kerja Pegawai) sebagai berikut: 51 Universitas Sumatera Utara Statistik nonparametik ini digunakan pada kondisi-kondisi penelitian tertentu, seperti jumlah sampel yang kecil (kurang dari 30). Untuk Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Rank Spearman dan Uji Signifikansi menggunakan Independent-Sample t-test. Berdasarkan analisis di atas diketahui bahwa hubungan antara pengaruh kepemimpinan Camat terhadap efektivitas kerja pegawai diperoleh angka sebesar 0,845. Setelah dikonsultasikan dengan label batas nilai korelasi angka tersebut berada pada kategori Sangat Kuat, yaitu berada pada skala antara 0,80 - 1,000. (Sugiyono, 2005: 214) Kemudian dengan menggunakan bantuan program SPSS pula, maka diperoleh t-test signifikan sebagai berikut: 52 Universitas Sumatera Utara Melalui pengujian t-tes signifikan diatas, diperoleh P-value = 0,002 dimana lebih kecil dari α = 0,010, maka H 0 : ρ = 0 ditolak. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi "Terdapat Hubungan yang Signifikan antara pengaruh kepemimpinan Camat terhadap efektivitas kerja pegawai pada kantor Camat Kabupaten Deli Serdang", dapat diterima dan terbukti kebenarannya. 53 Universitas Sumatera Utara BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. Kepemimpinan Camat Galang Kabupaten Deli Serdang saat ini sudah cukup berjalan atau terlaksana dengan baik. Artinya hal-hal yang berhubungan antara atasan dengan bawahan, baik itu komunikasi, motivasi, penentuan kerja, penilaian kerja dan pendelegasian wewenang sudah terlaksana dengan cukup baik. Meskipun dalam aspek indikator motivasi masih dirasa kurang cukup. Hal tersebut dapat dilihat dari jawaban responden selama melakukan penelitian melalui penyebaran angket kuesioner. 2. Efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang sudah cukup baik. Hal ini dapat terlihat dari jawaban responden mengenai indikator efektivitas kerja yang terdiri dari kuantitas kerja, kualitas kerja dan ketepatan waktu melalui penyebaran angket kuesioner. Meskipun dalam aspek indikator kuantitas kerja masih dirasa kurang sesuai. 3. Pengaruh Camat terhadap efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang sangat besar. Ini terbukti dari distribusi jawaban responden yang telah diperoleh. Camat merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap segala pekerjaan dan keputusan yang telah diambil oleh Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang. Berhasil atau tidaknya suatu pekerjaan di Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang bergantung pada efektivitas kerja pegawai dan hal ini tidak jauh dari pengaruh kepemimpinan Camat. 54 Universitas Sumatera Utara 6.2 Saran Adapun saran-saran yang dapat penulis kemukakan sebagai bahan masukan untuk lebih meningkatkan mutu dan manfaat penelitian ini, khususnya bagi Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang sebagai objek penelitian adalah sebagai berikut: 1. Kepemimpinan Camat Galang Kabupaten Deli Serdang saat ini sudah cukup berjalan atau terlaksana dengan baik dan sebaiknya pula dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi. 2. Efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang saat ini sudah cukup baik, dan sebaiknya pula dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. 3. Aspek motivasi kerja pada kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang masih dirasa kurang maksimal, dan Camat patut memperhatikan hal ini guna membangun efektivitas kerja yang baik. 4. Aspek penilaian dan perhatian kerja pada kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang masih dirasa kurang dan perlu ditingkatkann, dan Camat patut memperhatikan hal ini guna membangun efektivitas kerja yang baik. 5. Perlunya memperhatikan aspek kuantitas kerja dalam membangun efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Galang Kabupaten Deli Serdang, dimana fasilitas-fasilatas pendukung yang kurang memadai, baik itu pengadaan peralatan kantor dan biaya patut dibenahi. 55 Universitas Sumatera Utara DAFTAR PUSTAKA Danim, Sudarwan. 2004. Motivasi, Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. PT Rineka Cipta: Jakarta. Darmadi, Z. Bambang. 2005. Kepemimpinan, Manajemen dan Bisnis. Amara Books: Yogyakarta. Gibson. 1995. Organisasi: Perilaku, Struktur, dan Protes. Erlangga: Jakarta. Siagian, S. P. 1994. Teori dan Praktek Kepemimpinan. PT Rineka Cipta: Jakarta. Sigit, Suhardi. 2003. Perilaku Organisasional. BPFE UST: Yogyakarta. Singarimbun, Masri. 1995. Metode Penelitian Survey. LP3ES: Jakarta Sudjana. 2002. Metode Statistika. Tarsito: Bandung. Sugiyono. 2002. Metode Penelitian Administrasi. Alfabeta: Bandung. Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Administrasi. Alfabeta: Bandung. Sutarto. 2001. Dasar-Dasar Kepemimpinan Administrasi. Gajah Mada University Press: Yogyakarta. Thoha, Miftha. 1995. Kepemimpinan dalam Manajemen. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta. Uyanto, Stanislaus S. Pedoman Analisis Data dengan SPSS. PT Graha Ilmu: Yogyakarta Winardi. 2000. Kepemimpinan dalam Manajemen. PT Rineka Cipta: Jakarta. 56 Universitas Sumatera Utara
Peranan Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Birokrasi (Studi Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang)
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Peranan Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Birokrasi (Studi Pada Kantor Camat Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang)

Gratis