Analisis Kontribusi Ekspor Kopi Terhadap PDRB Sektor Perkebunan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Ekspor Kopi Sumatera Utara

Gratis

3
74
84
3 years ago
Preview
Full text

RIWAYAT HIDUP

  Pendidikan formal yang pernah ditempuh penulis adalah sebagai berikut: 1. Mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di desa Naga KesianganKecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai provinsi Sumatera Utara tahun 2013.

KATA PENGANTAR

  Wb Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis berhasil menyelesaikan skripsi yangberjudul “Analisis Kontribusi Ekspor Kopi Terhadap PDRB SektorPerkebunan dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Kopi Sumatera Utara”. Kepada teman-teman saya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu namanya yang telah banyak membantu penulis dalammenyelesaikan penulisan skripsi ini, dan semoga apa yang kita cita-citakan dapat terwujud dan semoga Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi kitasemua.

DAFTAR ISI

  Penelitian inibertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan ekspor kopi, bagaimana kontribusi ekspor kopi terhadap PDRB sektor perkebunan dan faktor-faktor yangmempengaruhi nilai ekspor kopi Sumatera Utara, dengan menggunakan data sekunder dari tahun 1989-2012 yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS)Sumatera Utara dan berbagai sumber lainnya. Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor kopi digunakan analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS denganvariabel-variabel bebas adalah kurs nominal (nilai tukar Rupiah terhadap Dollar), volume ekspor kopi, dan nilai produksi kopi Sumatera Utara dan variabel terikatadalah nilai ekspor kopi Sumatera Utara.

1. Bagaimana perkembangan ekspor komoditi kopi Sumatera Utara? 2

  TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIANTinjauan Pustaka AAK (1991) menyebutkan bahwa kopi adalah suatu jenis tanaman tropis, yang dapat tumbuh di mana saja, terkecuali pada tempat-tempat yang terlalu tinggidengan temperatur yang sangat dingin atau daerah-daerah tandus yang memang tidak cocok bagi kehidupan tanaman. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Adapun beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dalamSukirno (2002), adalah tanah dan kekayaan alam lainnya, jumlah dan mutu dari penduduk dan tenaga kerja, barang-barang modal dan tingkat teknologi, sistem Ekspor Ekspor dari satu negara merupakan impor untuk negara lain.

2 W

  Q Q Q 0 Q Q 0 QNegara A (Pengekspor) Perdagangan Internasional Negara B (Pengimpor) Gambar 1. Kurva Perdagangan Internasional Sumber: Diadaptasi dari Salvator (1997) dalam Siregar (2008).

4 Q Q : Jumlah komoditi yang diimpor oleh negara B

  Pembangunan ekonomi adalah serangkaian usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, pemerataan pendapatan dan memperluas kesempatan kerja dan jugadiharapkan dapat mencapai target Keberadaan perkebunan di Propinsi Sumatera Utara mempunyai peranan penting secara ekonomi, dengan indikasi sumbangan Produk Domestik Regional Bruto(PDRB) pada tahun 2011 sebesar 41,07% terhadap sektor pertanian atau 9,73% terhadap Popinsi Sumatera Utara. Penelitian ini memfokuskan untuk menganalisis berapa besar kontribusi ekspor kopi terhadap PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara dan faktor-faktor yangmempengaruhi nilai ekspor kopi serta bagaimana perkembangan ekspor kopi Sumatera Utara.

METODE PENELITIAN

  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS)Sumatera Utara, data yang diperoleh yaitu data PDRB sektor perkebunanSumatera Utara, data kurs nominal (nilai tukar nominal rupiah terhadap dollar), data volume dan nilai ekspor kopi Sumatera utara, data volume ekspor kelapasawit, karet, dan kakao dan data luas lahan kopi Sumatera Utara. Dari DinasPerkebunan Sumatera Utara diperoleh data produksi dan nilai produksi kopiSumatera Utara, dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) wilayah SumateraUtara diperoleh data volume dan nilai ekspor kopi Sumatera Utara, dan sumber- sumber lain seperti jurnal dan hasil penelitian.

1 H : Volume ekspor karet tidak berkontribusi positif terhadap PDRB sektor

1 H : Volume ekspor kakao tidak berkontribusi positif terhadap PDRB sektor

  perkebunan Sumatera UtaraH : Volume ekspor kakao berkontribusi positif terhadap PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara perkebunan Sumatera UtaraKriteria pengambilan keputusan:Secara serempak: 1 ; tolak H O pada taraf kepercayaan 95%. Pengujian Hipotesis Menurut Koutsoyiannis (1997) dalam Siregar (2008), terdapat tiga kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi model ekonometrika yaitu : (1) kriteria ekonomi,(2) kriteria statistik, dan (3) kriteria ekonometrika.

3 H : β = β = β = 0, artinya semua variabel independen bukan merupakan

  penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen. Adapun hipotesis alternatifnya adalah H 1 : 1 1 2 : β ≠ β ≠ β ≠ 0, artinya semua variabel independen secara simultan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen.

3 H

Nilai F-hitung dicari dengan rumus sebagai berikut : 2 2 / ( k - 1 ) / 1 - R / ( n

2 R = koefisien determinasi

  n = jumlah variabel independen k = jumlah sampelJika nilai F-hitung lebih besar dari F-tabel pada tingkat kepercayaan 5% atau nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka H ditolak, yang berarti variabelindependen secara simultan/ serempak mempunyai pengaruh nyata terhadap variabel dependen. Pengujian Secara Parsial (Uji t) Uji parsial atau uji t mengasumsikan bahwa pada saat dilakukan pengujian untuk suatu variabel independen maka tidak terjadi perubahan pada variabel independenlainnya.

1 H i ≠

1 Dimana H menunjukkan hipotesis nol, sedangkan H menunjukkan hipotesis 1 alternatif, β menunjukkan koefisien variabel independen ke-I. Di dalam hipotesis nol, besarnya koefisien regresi dinyatakan nol artinya tidak ada hubungan yang �� ��Dimana : 1 = koefisien regresi variabel independen ke-iβ βJika nilai t-hitung berada di selang -t < t < t pada tingkat kepercayaan 5% atau

1 Se = standar error variabel ke-i

  Data yang diambil adalah data dalam kurung waktu tahun 1989-2012 meliputi data PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara, data volume dan nilai eksporkopi, volume ekspor kelapa sawit, volume ekspor karet, volume ekspor kakao, data nilai tukar rupiah terhadap dollar (kurs nominal), dan data nilaiproduksi kopi di Sumatera Utara. Jumlah penduduk Sumatera Utara yang tinggal di Perkembangan Komoditi Kopi Di Sumatera Utara Sumatera Utara merupakan salah satu sentra produksi kopi di Indonesia, dengan luas tanam pada tahun 2001 adalah 61.708 ha dengan produksi sebesar 39.139ton, dan terus mengalami perkembangan yang cukup baik.

HASIL DAN PEMBAHASAN

  Tentunya nilai ekspor ini dipengaruhi oleh kurs (nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Gambar 6. Perkembangan Kontribusi Ekspor Kopi Terhadap PDRB Sektor PerkebunanHasil Asumsi Linear Berganda (a) Uji Linearitas (a) Dari persyaratan untuk melihat apakah persamaan dilakukan uji F dengan kriteria penilaian adalah jika F-Hitung > F-Tabel adalah signifikan, yaitu 54,159 > 2,78sehingga dapat diperoleh persamaan yang digunakan adalah Linear. 7 Hasil Pemetaan DW Perhitungan dan DW Tabel (a) Hasil Estimasi Dengan Menggunakan SPSS (a) Berdasarkan hasil estimasi yang dilakukan pada kontribusi ekspor komoditas sektor perkebunan terhadap PDRB sektor perkebunan, dengan mambandingkanvolume ekspor kopi dengan volume ekspor kelapa sawit, karet, dan kakao, diperoleh hasil regresi dengan menggunakan Model Regresi Linear Berganda(Multiple Linear Regression) adalah sebagai berikut.

2 Berdasarkan nilai R-Squared (R ) sebesar 0,919 berarti variabel-variabel; volume

  Secarabersama-sama/serempak variabel volume ekspor kopi, volume ekspor kelapa sawit, volume ekspor karet, dan volume ekspor kakao memberikan kontribusipada PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara. Demikian jugahal nya dengan ekspor kelapa sawit, karet dan kakao yang juga berkontribusi positif dan berpengaruh terhadap PDRB sektor perkebunan Sumatera Utara.

2 Berdasarkan nilai R-Squared (R ) sebesar 0,95 berarti variabel-variabel; kurs

  Secara serempak pengaruh variabel terikat PDRB sektor perkebunan SumateraUtara dapat dijelaskan oleh variabel bebas kurs, volume ekspor kopi, dan nilai produksi kopi Hal ini dapat ditunjukkan dari Uji F, yaitu F-Hitung = 132,411 > F-Tabel = 3,01 dan nilai Signifikansi 0,000. Artinya, semakinbesar peningkatan nilai produksi kopi Sumatera Utara tentunya nilai ekspor komoditi kopi tersebut akan semakin meningkat pula dan berkontribusi terhadappeningkatan sumbangan/devisa bagi negara.

KESIMPULAN DAN SARAN

  127.845.872/Ton Variabel-variabel volume ekspor kopi, volume ekspor kelapa sawit, volume Volume ekspor kopi dan nilai produksi kopi berpengaruh positif terhadap nilai Saran Kepada Pemerintah dan Stakeholders Terkait (Eksportir, Petani) Peningkatan ekspor kopi Sumatera Utara dari tahun 1989-2012 mengalami peningkatan yang fluktuatif. Selanjutnya diperlukan adanya dukungan dari pemerintah dalam menjaga kestabilan kurs/nilai tukar rupiah terhadap dollar dan kestabilan hargakopi khususnya di tingkat provinsi Sumatera Utara dan kepada seluruh stakeholders terkait untuk memberikan keleluasaan dan bantuan kepada petani kopi rakyat khususnya sehingga dapat meningkatkan volume ekspor kopiSumatera Utara untuk menciptakan komoditi kopi Sumatera Utara yang unggul dan berdaya saing.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Kopi Arabika Di Sumatera Utara
9
65
71
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Karet Sumatera Utara
3
38
96
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Karet Alam Sumatera Utara
1
36
136
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Karet Alam dan Kopi Sumatera Utara
0
21
99
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Ekspor Kopi Sidikalang Kabupaten Dairi
3
72
87
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekspor Karet Sumatera Utara
0
20
115
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ekspor dan aliran perdagangan kopi indonesia
0
6
96
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ekspor kopi indonesia
5
41
105
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PDRB SEKTOR PERTANIAN SUMATERA UTARA.
1
4
29
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR KOPI DI INDONESIA TAHUN 1980-2008 Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor kopi di Indonesia 1980-2008.
1
1
11
BAB 1PENDAHULUAN Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor kopi di Indonesia 1980-2008.
0
0
7
Analisis Kontribusi Ekspor Kopi Terhadap PDRB Sektor Perkebunan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Ekspor Kopi Sumatera Utara
0
0
5
Analisis Kontribusi Ekspor Kopi Terhadap PDRB Sektor Perkebunan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Ekspor Kopi Sumatera Utara
0
0
18
Analisis Kontribusi Ekspor Kopi Terhadap PDRB Sektor Perkebunan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Ekspor Kopi Sumatera Utara
0
0
11
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR KOPI ARABIKA DI SUMATERA UTARA
0
0
11
Show more