Pengadaan bahan pustaka di perpustakaan arsip nasional republik Indonesia (anri)

Gratis

0
26
96
2 years ago
Preview
Full text

LEMBAR PERNYATAAN

  Penelitian mengenai pengadaan bahan pustaka di perpustakaan ANRI bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengadaan bahan pustaka dengan carapembelian dan hadiah yang dilakukan oleh perpustakaan ANRI, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam pengadaan bahan pustaka diperpustakaan ANRI. Sedangkan pengadaan dengan cara hadiah perpustakaan ANRI hanyamenerima hadiah tanpa meminta, dan menerima penerbitan naskah arsip yang dibuat oleh ANRI untuk disimpan di perpustakaan agar dapat dipergunakanoleh pemustaka.

KATA PENGANTAR

  Teman-teman seperjuanganku pada Jurusan Ilmu Perpustakaan angkatan 2007 khususnya Eva maftuhah, Fauzah Novantri, Mahdiah,Nurul Fitria Farha, Diah titik , Amaliah dan Fadhlan Abdul WadudImron yang telah memberikan motivasi dan semangat yang tiada henti kepada penulis. Dan semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satupersatu, hanya do’a dan ucapan terimakasih yang dapat penulis sampaikan, semoga Allah SWT membalas segala amal kebaikan kepadasemua pihak yang telah membantu menyelesaikan skripsi ini, Aamiin.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perpustakaan merupakan sarana pendukung kegiatan belajar

  Sejarah Perpustakaan dan Perkembangannya di Indonesia Perpustakaan khusus adalah salah satu jenis perpustakaan yang dibentuk oleh lembaga (pemerintah swasta) atau asosiasi yangmenangani atau mempunyai misi bidang tertentu dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka informasi dilingkungannya dalam rangka mendukung pengembangan dan 2 peningkatan lembaga maupun kemampuan SDM. Untuk perpustakaan khusus, Anggaran pengadaan bahan pustaka didapatkan dari APBN (Anggaran Penadapatan Belanja Negara)yang diberikan untuk perpustakaan Arsip nasional RepublikIndonesia (ANRI), melalui sub-sub bagian yang telah ditentukan, dan anggaran untuk pengadaan bahan pustaka perpustakaan yangditurunkan tidak sepenuhnya disetujui, malainkan setengah dari yang diajukan.

B. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1) Pembatasan Masalah

Agar penulisan skripsi ini lebih terarah, maka penulis memberi batasan pada “Pengadaan bahan pustaka melalui pembeliandan hadiah serta kendala-kendala yang dihadapi pihak perpustakaan ANRI”.

2) Perumusan Masalah

  Mengetahui kendala-kendala yang ada dalam proses pengadaan bahan pustaka di perpustakaan Arsip Nasional Republik Indonesia. Memberikan pemikiran yang dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang proses pengadaan bahan pustaka terutama padajenis perpustakaan kusus seperti di Perpustakaan ANRI .

E. Metode Penelitian

  Untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini, jenis penelitian yang ingin digunakan dalam penelitian iniadalah penelitian kualitatif. Metode deskriptif ini metode yangbertujuan untuk menggambarkan sifat suatu keadaan yang sementara berjalan pada saat penelitian dilakukan, dan memeriksa sebab-sebab 9 dari suatu gejala tertentu.

1. Jenis dan Sumber Data

  Data Primer yaitu data yang bersumber dari responden seperti kepala perpustakaan, pustakawan, dan staf perpustakaan yang ditemuilangsung di lapangan (lokasi penelitian). Data Sekunder yaitu data yang bersumber dari kepustakaan, yang terdiri dari buku-buku, literature-literatur, dokumen dan artikel yangberkaitan dengan masalah yang diteliti.

9 Consuelo G. Sevilla;at al., Pengantar Metode Penelitian (Jakarta: UI Press

  Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepala perpustakaan danpustakawan di perpustakaan ANRI. Interview (wawancara) yaitu teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk mendapatkan keterangan-keterangan lisanmelalui bercakap-cakap dan berhadapan muka dengan orang yang 11 dapat memberikan keterangan pada si peneliti.

10 Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007), h.132

4. Teknik Analisa Data

  Reduksi Data Data yang diperoleh penulis melalui wawancara, dan kajian pustaka dicatat secara rinci, mengelompokkan ataumemilah-milah dan memfokuskan pada hal penting, maka data yang didapat bisa memberikan gambaran yang jelas. Penyajian DataSetelah data direduksi maka penulis melakukan penyajian dalam bentuk teks yang bersifat naratif.

F. Definisi Istilah

  Pengadaan bahan pustaka adalah proses menghimpun bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi. Koleksi yang diadakan oleh suatuperpustakaan hendaknya relevan dengan minat dan kebutuhan, lengkap, dan terbitan mutakhir, agar tidak mengecewakanmasyarakat yang dilayani.

G. Sistematika Penulisan

BAB I PENDAHULUAN Mencakup latar belakang masalah, pembatasan dan

  perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian dan sistematika penulisan. BAB IV HASIL PENELITIAN Pada bab ini penulis menguraikan hasil penelitiantentang pengadaan bahan pustaka di Perpustakaan Arsip Nasional RI.

BAB II TINJAUAN LITERATUR A. Pengertian Perpustakaan Khusus

1. Pengertian Perpustakaan Khusus

  Perpustakaan khusus adalah salah satu jenis perpustakaan yang dibentuk oleh lembaga (pemerintah swasta) atau asosiasi yangmenangani atau mempunyai misi bidang tertentu dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka informasi dilingkungannya dalam rangka mendukung pengembangan dan 2 peningkatan lembaga maupun kemampuan SDM. Perpustakaan khusus yang baik adalah perpustakaan yang mempunyai koleksisecara khusus dan perlengkapan yang memadai, sehingga dapat memberikan pelayanan yang dapat digunakan untuk kepentinganpemakai.

B. Pengadaan Bahan Pustaka

1. Pengertian Pengadaan Bahan pustaka

  Melalui kegiatan pengadaan bahanpustaka tersebut, perpustakaan berusaha menghimpun bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi perpustakaan baik itu koleksi buku,audio visual, mikrofilm, mikrofis, piringan, video kaset, CD-Rom dan lain-lain.15 Karmidi, Martoatmodjo, Buku Materi Pokok Manajemen Perpustakaan Khusus (Jakarta: Universits terbuka, 1999) hal 17-18 Pengadaan bahan pustaka adalah proses menghimpun bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi. Setiap bahan pustaka yang akan diadakan oleh perpustakaan biasanya dilakukan seleksi terlebih dahulu, penyeleksian merupakanfaktor yang penting, maka diperlukan suatu kemampuan dan keahlian serta pengalaman agar suatu perpustakaan selalu berupayauntuk menyajikan informasi yang dapat memuaskan penggunanya.

2. Tujuan Pengadaan Bahan Pustaka

  3 Fungsi Pengadaan Bahan Pustaka Fungsi pengadaan bahan pustaka adalah menghimpun dan menyediakan bahan pustaka yang akan dijadikan koleksiperpustakaan. Sarana komunikasi untuk memberitahu pada para pemakai, administrator, dewan pembina dan pihak lain, apa cakupandan ciri-ciri koleksi yang telah ada dan rencana untuk pengembangan selnjutnya.

4. Cara pengadaan bahan pustaka

  Pengadaan koleksi adalah proses menghimpun bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi suatu perpustakaan. Koleksiyang diadakan oleh suatu perpustakaan hendaknya relevan denga minat dan kebutuhan, lengkap dan terbitan mutakhir, agar tidakmengecewakan masyarakat yang dilayani.

a. Pembelian

  Pembelian dengan cara ini juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka yang sewaktu-waktu dibutuhkan,biasanya pembelian untuk jumlah judul dan eksemplar yang tidak banyak. Untuk mengenai hal ini perpustakaan dapat memanfaatkan katalog penerbit yangdikeluarkan penerbit sehingga bahan pustaka yang akan diadakan dapat dipesan langsung pada penerbitnya.

b. Tukar Menukar Bahan Pustaka

  Tukar menukar bahan pustaka dapat dilakukan apabila perpustakaan memiliki sejumlah bahan pustaka yang tidakdiperlukan lagi atau jumlah bahan pustaka yang terlalu banyak, atau hadiah yang tidak diinginkan, dan tentunya ada keinginanuntuk ditukarkan dengan bahan pustaka yang lain. Jadi ada dua jenis aktivasi paertukaran, penukaran bahan- bahan pustaka yang tidak diperlukan dan penukaran bahan-bahan 25 pustaka yang baru antara dua perpustakaan.

25 Lina Khoerunnisa. Pengadaan Bahan Pustaka. Diakses

  Melalui pertukaran akan member jalan bagi perpustakaan untuk memanfaatkan bahan pustaka yang duplikasi ataupenerimaan hadiah yang tidak sesuai, dan c. Dengan pertukaran akan memberi peluang untuk mengembangkan kerjasama yang baik antar perpustakaan.

c. Hadiah

  Yuyu Yulia, Pengadaan Bahan Pustaka, (Jakarta: Universitas Terbuka, 1993) hal 59 2) Perpustakaan menyusun daftra bahan pustaka yang akan diajukan kepada pihak lain (lembaga ilmiah,lembaga pemerintah, perorangan dan seterusnya) di dalam maupun diluar negeri. 2) Perpustakaan menulis surat ucapan terima kasih.3) Bahan pustaka yang diterima ditelusuri dulu apakah subyeknya sesuai dengan tujuan perpustakaan, dan 27 4) Jika bahan pustaka tidak sesuai, disidihkan sebagai bahan pertukaran atau dihadiahkan pada orang lain.

d. Titipan

  Peristiwa yang terjadi di Perancis ini ternyata ikut mendorong proses ke arah pembentukan lembaga arsip secara nasionalbernama Archives Nationale di Negara tersebut, berdasarkan dekrit yang dikeluarkan pada tanggal 12 September 1790. Dan perpustakaan merupakan bagian dari struktur organisasi ArsipNasional ini yang bertugas untuk menyimpan berbagai bahan pustaka (karya 1 cetak) dari arsip yang digunakan sebagai bahan penunjang penelitian.

B. Posisi Perpustakaan ANRI Pada Struktur Organisasi ANRI

  Perpustakaan ANRI tidak memiliki struktur organisasi pribadi melainkan menyatu dengan struktur organisasi Arsip. Berdasarkan PeraturanKepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 03 tahun 2006 pada tanggal 22 Desember 2006.

1 Tim penulisan buku Kenangan ANRI. ANRI Dalam Gerak Langkah 50 Tahun Indonesia Merdeka (Jakarta: ANRI, 996), h. 4-27

  Dalam prosedur tetap layanan arsip media baru, yang dimaksud dengan arsip media baru adalah arsip institusi pengelola khasanahkarya cetak dan atau karya rekam secara professional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian,pelestarian, informasi dan rekreasi para pengguna. Seksi Layanan Arsip Media Baru dan Perpustakaan mempunyai tugas memberikan layanan arsip rekaman suara, citra bergerak(mikrofilm,mikrofische), elektronik (film dan video) dan gambar statik (foto), serta layanan perpustakaan.

C. Visi dan Misi ANRI

  Mengenai Visi dan Misi, Perpustakaan memiliki Visi danMisi yang merujuk ke Visi dan Misi organisasi ANRI yaitu sebagai berikut : Visi Arsip sebagai simpul pemersatu bangsa. Melestarikan arsip sebagai memori kolektif dan jati diri bangsa serta bahan bukti pertanggungjawaban nasional.

D. Sumber Daya Manusia Perpustakan ANRI

  Sumber daya manusia di perpustakaan adalah semua tenaga kerja atau perangkat yang terdiri atas pimpinan, pejabat fungsional pustakawan,pelaksana teknis operasional seperti pengadaan, pengolahan, dan layanan, serta pelaksana teknis administrative dan ketatausahaan yang mendukungsemua kegiatan perpustakaan. Sumber daya manusia di Perpustakaan ANRI terdiri dari latar belakang dalam bidang perpustakaan, sehingga staff yang bekerja diperpustakaan dapat menjalankan tugas dengan baik dan dapat memahami3 Sutarno NS.

E. Koleksi Perpustakaan ANRI

  Koleksi yang dimiliki oleh Perpustakaan ANRI hanya terdapat koleksi tercetak saja yang difokuskan pada disiplin ilmu sejarah dan sosial, karenasebagai penunjang penelitian pada koleksi arsip yang dimiliknya. Koleksi Umum yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu terutama bidang sejarah dan ilmu sosial.

F. Anggaran

  Perpustakaan merupakan unit yang mengeluarkan uang bukannya unit yang mampu menghasilkan uang. Pengadaan di perpustakaan ANRI dilakukan oleh kepala perpustakaan, karena perpustakaan tidak memiliki bagian pengadaankhusus.

4 Sulistyo-Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan (Jakarta: Gramedia Pustaka

  Sarana temu kembali yang digunakan oleh PerpustakaanArsip Nasional RI sudah terotomasi dengan menggunakan database yang dibuat dari Perpustakaan Arsip Nasional RI sendiri. Lantai 1 terdapat ruangbaca yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi arsip yang dipesan oleh pemustaka, ruang katalog, ruang kepala perpustakaan,ruang microreader, ruang referensi, ruang film/ video, ruang fotokopi dan ruang perpustakaan yang terdapat koleksi perpustakaan,ruang baca, layanan sirkulasi, dan ruang kerja.

I. Sarana dan Prasarana Perpustakaan

  Perpustakaan sebagai sumber informasi dan tempat kegiatan belajar informal memerlukan sarana dan prasarana yang dapatmenunjang kegiatan baik bagi petugas maupun bagi para pemustaka. Yang dimaksud dengan sarana dan prasrana perpustakaan adalah semua peralatan dan perlengkapan pokok dan penunjang agarkegiatan perpustakaan dapat berjalan baik.

NO. JENIS PERLENGKAPAN JUMLAH KONDISI

  Kursi Baca 12 buah Baik 3. Lemari Referensi 1 buah Baik 5.

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Pengadaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan ANRI Pengadaan bahan pustaka adalah penambahan bahan pustaka untuk dijadikan koleksi perpustakaan yang sudah terencanakan terlebih dahulu. Dalam pengadaan bahan pustaka harus sesuai dengan yang dibutuhkan

  Koleksi bahan pustaka terdiri dari buku, majalah, dan bahan pustaka non buku, namunperpustakaan ANRI tidak memiliki bahan pustaka non buku melainkan bahan pustaka buku. Anggaran pengadaan bahan pustaka Arsip Nasional RepublikIndonesia (ANRI) diperoleh dari anggaran rutin Pengadaan bahan pustaka pada perpustakaan Arsip NasionalRepublik Indonesia (ANRI) diperoleh melalui APBN (AnggaranPendapatan Belanja Negara).

B. Pengadaan Bahan Pustaka Melalui pembelian

  Hanyasaja setiap anggaran yang diminta tidak seutuhnya disetujui tetapi hanya setengahnya yang diminta yang dapat dicairkan, untuk tahunini anggaran pengadaan untuk perpustakaan belum dicairkan hingga perpustakaan belum melakukan pengadaan dengan cara pembelian. Brosur penerbit Menurut hasil wawancara dengan pustakawan di perpustakaan ANRI, Bahan pustaka yang didapat dengan carapembelian yang dilakukan perpustakaan ANRI melalui prosedur sebagai berikut: 1.

1. Pembelian langsung ke penerbit

  Untuk pembelian langsung ke penerbit, biasanya dilakukan oleh pustakawan yang telah mendapatkan persetujuan dari kepalaperpustakaan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan pemesanan bahan pustaka melalui internet. Perpustakaan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam pengadaan dengan cara pembelian ke penerbit, pihakperpustakaan ANRI melakukannya ke Penerbit Gramedia Pustaka Utama Gedung Kompas Gramedia, Blok I, Lantai 4 & 5.

2. Pembelian langsung ke toko buku

  Pengadaan bahan pustaka dengan cara pembelian baik langsung ke penerbit dan ke toko buku dilakukan di perpustakaanjika anggaran pengadaan bahan pustaka disetujui oleh atasan kepala perpustakaan yaitu Sub Layanan Arsip. Pelaksanaan Pengadaan Melalui Hadiah Secara umum pegadaan bahan pustaka melalui hadiah mempunyai dua macam cara yaitu dengan cara hadiah atas Pihak perpustakaan dalam hal penerimaan hadiah tidak memiliki prosedur apapun, meskipun semua hadiah dari pemberiatau penyumbang akan diterima oleh pihak perpustakaan, tetapi pihak perpustakaan memprioritaskan koleksi hadiah bahan pustakayang berkaitan dengan Ilmu Sejarah dan Ilmu Sosial.

E. Kendala-Kendala Dalam Pengadaan Bahan Pustaka

  Biasanyakesulitan yang dihadapi pihak perpustakaan dalam pengadaan bahan pustaka itu mempunyai bermacam-macam kendala baik itu dalamhal pembelian langsung ke penerbit, ke toko buku, maupun pengadaan dari hadiah. Dari hasil wawancara peneliti dengan kepala perpustakaan dan pustakawan perpustakaan Arsip Nasional Republik Indonesia),ada beberapa hal yang menjadi kendala didalam pembelian bahan pustaka.

1. Kendala Pada Cara Pembelian

  Kendala Pada Cara Hadiah Kendala yang terjadi pengadaan bahan pustaka dari hadiah yaitu banyak hadiah bahan pustaka yang datang dari berbagaipenerbit dan lembaga lain, tetapi kebanyakan yang tidak sesuai dengan subjek perpustakaan. Kendala Pada Cara Deposit Kendala yang terjadi dalam pengadaan dengan cara deposit yaitu Naskah Arsip yang dijadikan buku hanya naskah-naskah arsiptertentu saja tidak untuk arsip-arsip penting,dan arsip yang dijadikan dalam bentuk buku, tidak tiap tahun rutin pengadaannya.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

  Dari hasil penelitian tentang pengadaan bahan pustaka pada perpustakaan Arsip nasional Republik Indonesia (ANRI) dapatdisimpulkan bahwa Pengadaan dengan cara pembelian langsung ke penerbit dilakukan melalui internet dengan prosedur sebagai berikut: a. Maksud dari deposit Penerbitan Naskah Sumber Arsip dan Pameran(PNSAP) yaitu dari pihak arsip sendiri membukukan sebuah naskah arsip dalam bentuk buku, diterbitkan dan disimpan sebagai koleksiperpustakaan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), 4.

B. Saran

  Bahan pustaka yang ada dari hasil hadiah, yang tidak sesuai/tidak cocok subjeknya jangan disimpan di kardus, tetapi dapat diberikanke lembaga maupun instansi yang membutuhkan, agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Segera dilaksanakan program penukaran dengan perpustakaan/lembaga didalam maupun diluar negeri, karena denganprogram penukaran ini akan memberi banyak keuntungan, antara lain: menghemat anggaran dan perpustakaan akan memperolehbahan pustaka yang tidak diperjualbelikan ditoko buku atau agen penjualan.

DAFTAR PUSTAKA

  Budiwijaya, Arif, Pembinaan Koleksi Perpustakaan : Dalam Lokakarya Pembinaan Perpustakaan Khusus Kependudukan, Yogyakarta: Universitas Gajah Mada, 1979Dagun, Save, M, “Perpustakaan Khusus”, Kamus Besar Ilmu Pengetahuan, Jakarta: Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara, 1997Darmono, Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Pusat Pendidikan dan Penelitian (Pusdiklat) perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI), “Pengembangan Koleksi: Pengadaan Bahan Pustaka” diakses pada tanggal 28 Maret 2011 dari http://pusdiklat.pnri.go.id/elearning/pengembangan/frameset.html .

Dokumen baru

Tags

Pengadaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan Perguruan Tinggi Pengadaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan Sekolah Pengadaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan Umum Pengadaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan Smk Negeri 8 Medan Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan Perguruan Tinggi