Karakteristik sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Penerapan Teknologi Pertanian Semi Organik Pada Komoditi Padi Sawah

Gratis

0
40
104
2 years ago
Preview
Full text

RIWAYAT HIDUP

  Si selaku ketua komisi pembimbing skripsi yang mana telah banyak membimbing, mengarahkan dan memotivasi agarskripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Arif Maulana, Ria Mustika Sari, Yossi yulianggi Soselisa, Rizki Ramadhani dan Mila Zulfa yang telah banyak membantu dan bersedia berbagi ilmu dalampenyelesaian skripsi ini dan teman – teman seperjuangan Departemen Agribisnis ’08 khususnya.

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR TABEL Tabel Judul Hal 1 Luas Panen, Produksi Dan Produktivitas Padi Sawah Per Kabupaten 23 Di Sumatera Utara 2 Luas Panen, Produksi Dan Produktivitas Lahan Per Kecamatan Di 24 Kabupaten Langkat 3 Jumlah Populasi Petani Padi Sawah Berdasarkan Luas Lahan Di Desa 25 Sambirejo 4 Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin 33 5 Distribusi Penduduk Berdasarkan Umur 33 6 Distribusi Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan 35 7 Distribusi Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian Di Desa 36 Sambirejo Kecamatan Binjai Tahun 2012 8 Distribusi Penduduk Berdasarkan Agama 37 9 Distribusi Penduduk Berdasarkan Suku Bangsa 38 10 Distribusi Penduduk Berdasarkan Sarana Dan Prasarana 39 11 Distribusi Penduduk Berdasarkan Tata Guna Lahan 40 12 Karekteristik Sosial Ekonomi Petani Sampel Desa Sambirejo 40 13 Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian Semi Organik Padi Sawah 44 14 Karakteristik Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Penerapan 52 Teknologi Pertanian Semi Organik Padi Sawah DAFTAR GAMBARGambar Judul Hal 1 Karakteristik Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Penerapan 22 Teknologi Pertanian Semi Organik Pada Komoditi Padi sawah.

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Judul 1 Lampiran 1. Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Sampel 2 Sarana Produksi Bibit 3 Sarana Produksi Pupuk 4 Sarana Produksi Obat-Obatan 5 Total Biaya Sarana Produksi Bibit, Pupuk Dan Obat-Obatan 6 Biaya Tenaga Kerja 7 Penyusutan Alat Per Musim Tanam 8 Biaya Produksi Per Petani 9 Penerimaan, Biaya Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi SawahSemi Organik 10 Sumber Pendapatan Petani 11 Pernyataan Untuk Variabel Tingkat Kosmopolitan 12 Jawaban Responden Terhadap Pernyataan Tingkat Kosmopolitan 13 Pernyataan Untuk Variabel Tingkat Partisipasi 14 Jawaban Responden Terhadap Pernyataan Tingkat Partisipasi 15 Pernyataan Tingkat Adopsi 16 Jawaban Responden Terhadap Pernyataan Tingkat Adopsi 17 Outpus SPSS Karakteristik Sosial Ekonomi Yang MempengaruhiTingkat Adopsi Petani Terhadap Teknologi Pertanian Semi OrganikPada Komoditi Padi Sawah

DAFTAR SINGKATAN

  Karakteristik sosial ekonomi yang berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsi adalah pendidikan dan tingkat partisipasi petani, sementara umur, lamaberusahatani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan, luas lahan dan total pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsi teknologi pertaniansemi organik pada komoditi padi sawah di daerah penelitian. Pertanian semi organik merupakan suatu langkah awal untuk kembali ke sistem pertanian organik, hal ini karena perubahan yang ekstrim dari polapertanian moderen yang mengandalkan pupuk kimia menjadi pola pertanian organik yang mengandalkan pupuk biomasa akan berakibat langsung terhadappenurunan hasil produksi yang cukup drastis yang semua itu harus ditanggung langsung oleh pelaku usaha tersebut.

TINJAUAN PUSTAKA

  Pertanian Semi Organik Pertanian semi organik merupakan suatu langkah awal untuk kembali ke sistem pertanian organik, hal ini karena perubahan yang ekstrim dari polapertanian modern yang mengandalkan pupuk kimia menjadi pola pertanian organik yang mengandalkan pupuk biomasa akan berakibat langsung terhadappenurunan hasil produksi yang cukup drastis yang semua itu harus ditanggung langsung oleh pelaku usaha tersebut. Petani dalam memperoleh pendapatan bersih yang tinggi maka petani harus mengupayakan penerimaan yang tinggi dan biayaproduksi yang rendah, menggunakan teknologi yang baik, mengupayakan harga input yang rendah, dan mengatur skala produksi yang efisien.

METODE PENELITIAN

  Utara 23.820 110.054 46,20 Metode Penentuan Daerah Penelitian Metode penentuan lokasi ini dilakukan secara sengaja yaitu di desaSambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat karena desa Sambirejo merupakan salah satu desa yang menerapkan pertanian semi organik padakomoditi padi sawah di Kecamatan Binjai sejak tahun 2010 dan desa ini didukung oleh adanya rumah kompos yang juga telah beroperasi sejak tahun 2010. Luas panen, produksi dan produktivitas padi sawah per Kabupaten Tabel Kabupaten Langkat merupakan salah satu daerah sentra produksi padi terbesar ke 5 di Sumatera Utara dan kecamatan Binjai merupakan salah satu daerah denganproduktivitas lahan sawah tertinggi ke 2 di Kabupaten Langkat.

8 Binjai 3477 2155 62,0

  Untuk penelitian eksperimental sederhana dengan kontrol eskperimen yang ketat, penelitian yang sukses adalah mungkin dengan ukuran sampel kecilantara 10 sampai dengan 20. Luas lahan (Ha) Populasi (KK) Sampel (KK) < 0,5 Ha 129 129/245 × 30 = 160,5– 1 Ha 109 109/245 × 30 = 13>1 7 7/245 ×30 =1 Jumlah 245 30 Sumber: BPP Kecamatn Binjai Metode Pengumpulan DataData yang dikumpulkan dari metode ini terdiri dari data primer dan data Metode Analisis Data Untuk menguji hipotesisi 1 digunakan metode analisis deskriptif yang dibantu dengan skoring.

7 X : Jumlah tanggungan (Orang)

  Output SPSSakan menunjukkan besar nilai Kolmogorov-Smirnov dengan kriteria Jika signifikansi > α : data residual model berdistribusi normal dan Jikasignifikansi ≤ α : data residual model tidak berdistribusi normal Uji Hipotesis Semua data yang telah diperoleh terlebih dahulu ditabulasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan alat uji yang sesuai dengan hipotesis yangdiajukan. Kegiatan penyuluhan pertanian adalah kegiatan pendidikan non formal yang diberikan kepada petani dan keluarganya yang bertujuan untukmembantu para petani dalam penerangan terhadap inovasi baru dalam melakukan usahataninya.

DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN

  Luas dan Topografi Desa Desa Sambirejo merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatanBinjai Kabupaten Langkat, dengan luas daerah 1.081 ha. Desa ini berjarak ± 1,7 Km dari ibu kota Kecamatan dan ± 11,6 Km dariStabat yang merupakan ibu kota Kabupaten Langkat dan 30 Km ke ibukota propinsi.

1. Keadaan Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin

  Jumlah penduduk Desa Samburejo tahun 2012 adalah terdiri dari 6.461 jiwa dengan jumkah kepala keluarga 1.763 kk. Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin No Jenis Kelamin Jumlah ( jiwa) Persentase (%) 1 Laki laki 3.340 51,69% 2 Perempuan 3.121 48,31%Total 6.461 100 Sumber : Monografi Desa Sambirejo 2012 Berdasarkan Tabel 4 dapat diketahui bahwa jumlah penduduk laki-laki relatif dominan 3.340 jiwa atau 51.69 % daripada penduduk perempuan 3.121jiwa atau 48,31%.

2. Keadaan Penduduk Berdasarkan Umur

  Penduduk merupakan salah satu potensi sumber daya manusia dari suatu daerah, terutama berhubungan dengan faktor tenaga kerja. Daerah penelitian ini memiliki penduduk 6.461 jiwa dengan jumlahkepala keluarga sebanyak 1.763 kk.

3. Keadaan Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan

  Distribusi Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan No Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase (%) 1 Sekolah TK 151 3,56 2 Tidak Tamat SD 31 0,73 3 Tamat SD 1.002 23,61 4 Tamat SLTP 1.438 33,74 5 Tamat SMA 1.459 34,38 6 Perguruan Tinggi 163 3,84 Total 4.244 99.86 SumberSumber: Monografi Desa Sambirejo Tahun 2012 Berdasarkan Tabel 6 dapat diketahui bahwa penduduk desa Sambirejo kecamatan Binjai sebagian besar tingkat pendidikannya tamat sekolah (3,79 %). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tingkat pendidikan penduduk desa Sambirejo sebagian besar tergolong sedang, hal ini dapatmeningkatkan pembangunan di desa tersebut, karena orang yang berpendidikan akan mudah menerima inovasi baru dan selalu berhati hatidalam mengambil keputusan.

4. Keadaan Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian

  Sedangkan sisanya yaitu sebanyak 2637 orang yang merupakan penduduk yang mencari kerja dan penduduk bukan angkatankerja seperti masih sekolah, ibu rumah tangga, anak yang berusia produktif 0- 12 bulan hingga umur 3 tahun, anak yang masih duduk di bangku sekolah,kemudian yang tergolong cacat. Berdasarkan hal itu dapat dikatakan bahwa jumlah penduduk di desa Sambirejo tergolong angkatan kerja yang bekerjalebih banyak daripada penduduk yang bukan angkatan kerja.

5. Keadaan Penduduk Berdasarkan Agama

  Selain agama islam ada penduduk yang memeluk agama Kristen dan budha yang hidup berdampingandengan rukun dan damai, hal ini dapat dilihat pada Tabel 8 berikut ini. Sarana dan prasarana inidianggap akan semakin mampu meningkatkan sumber daya yang ada di desaSambirejo, sehingga desa ini dapat berkembang menjadi lebih baik lagi dengan potensi yang dimilikinya.

8. Keadaan Penduduk Berdasarkan Tata Guna Lahan

  Hal ini tidak sesuai dengan teori yang mengatakan bahwa petani yang memiliki pandangan luas dengan dunia luardengan kelompok sosial yang lain umumnya lebih mudah dalam mengadopsi suatu inovasi bila dibandingkan dengan golongan masyarakat yang hanyaberorientasi pada kondisi lokal Pengaruh Tingkat Partisipasi Terhadap Tingkat Adopsi Pertanian Semi Organik Padi Sawah Partisipasi petani Memungkinkan perubahan-perubahan yang lebih besar dalam cara berfikir petani. Saran Kepada petaniPetani hendaknya lebih menggali informasi mengenai sistem pertanian Pemerintah hendaknya lebih memperhatikan dan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung sistem pertanian semi organik agarnantinya pelaksanaan sistem pertanian semi organik dapat dilakukan oleh seluruh petani misalnya bantuan pupuk organik kepada para petani agar petani lebihtermotivasi untuk menerapkan sistem pertanian semi organik.

1 Strata I

21 17 1 0.56 8532556 20 40 6 15 22 15 3 0.5 11205767 12 37 35 20 19 16 2 0.92 16545889 22 64 9 40 18 19 60 6 32 47 9 27 19 19 3 0.2 4139017Total 749 111 346 308 267 47 4.9 109068995 Rataan 46.8 6.93 21.625 19.25 16.68 2.937 0.306 6293122.438 47 20 3 0.5 7629333 19 4 0.5 12329667 18 47 12 20 19 15 3 1 17164000 19 14 57 23 20 27 54 9 37 22 13 5 0.5 9497167 28 39 12 19 16 15 3 1 14072889 29 60 9 40 18 18 4 0.5 7917833Total 671 108 401 251 212 19 8.68 157249874 4 0.6 9262556 19 2 0.4 6386222 21 6 30 17 15 6 0.6 14076550 24 53 9 32 20 3 0.5 8479667 40 25 58 12 40 19 18 5 1 20536000 26 55 6 16 16 Tingkat kosmopolitan(skor) Tingkatpartisipasi (skor) Jumlah tanggungan (orang) Luas lahan (Ha) Total Pendapatan (Rp) 6 3 0.2 4788817 5 38 6 15 20 17 3 0.4 6936222 6 40 30 19 19 18 4 0.4 7306833 7 52 6 30 19 16 4 0.28 2352722 20 7 52 19 58 6 32 20 15 3 0.24 8784889 2 55 6 30 15 9 2 0.32 5821000 3 38 9 15 21 18 3 0.32 3551056 4 32 8 9 20 3 0.3 5933222 30 19 17 4 0.4 8027667 13 37 6 15 19 14 14 53 52 6 30 19 16 2 0.4 6002667 15 50 6 30 6 12 5 10 19 17 3 0.32 14080820 9 49 6 10 17 16 3 0.2 5744083 37 2 0.32 6316333 9 10 20 14 3 0.2 4518389 11 59 6 30 19 19

17 Strata II

Rataan 51.61 8.307 30.846 19.30 16.30 3.538 0.667 12096144.15

30 Strata III

  Menerapkan semua − Menggunakan varietas yangteknologi sesuai dengan sesuai dengan kondisiunggul 3 lingkungan dan berdaya anjuran. Menerapkan dua hasil dan bernilai tinggi.teknologi sesuai dengan − Varietas yang dianjurkan : 2 anjuran.

9 Pengendalian gulma − Secara manual dengan tangan

  Menerapkan semua teknologi sesuai dengananjuran − Penanganan panen saat gabah 95% mulaimenguning dan pangkal mulai hijau tua.− Penanganan panen dengan mesin perontok atau pedalfresher. Deviat ion N tingkat adopsi 3.2262 .08172 30 umur3.8776 .18702 30 pendidikan2.0058 .26437 30 lama berus ahat ani 3.1423 .5437230 tingkat kos mopolitan 2.9568 .05718 30 tingkat partisipasi2.7924 .11892 30 jumlah tanggungan1.1261 .36037 30 luas lahan -.8416 .5039330 tot al pendapatan 15.8962 .49701 30b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method1 total pendapatan, tingkat kosmopolitan, lama berusahatani, tingkat .

a. Predictors: (Constant), total pendapatan, tingkat kosmopolitan, lama berusahatani, tingkat partisipasi, jumlah tanggungan

  b ANOVASum of Model Squares df Mean Square F Sig.a 1 Regres sion .0928 .011 2.373 .054 Residual .102 21 .005 Total .194 29 a. Predictors: (Constant), total pendapatan, tingkat kos mopolitan, lama berus ahatani, tingkat partisipasi, jumlah tanggungan, pendidikan, umur, luas lahanb.

a. Dependent Variable: tingkat adopsi

  b. Dependent Variable: tingkat adopsi Histogram N =30 Mean =-8.74E-15฀ Std.

6 Frequency

42 1.0rob P0.6 um C ed0.4 xpectE0.00.2 0.00.20.40.60.81.0 Observed Cum Prob Dependent Variable: tingkat adopsiScatterplot 2dual1 esi R zed-1 tandardi S on -2 egressi R -3 -3 -2 -11 Regression Standardized Predicted Value

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (104 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Terhadap Sikap Petani Dalam Penerapan Padi Sawah SRI (System of Rice Intensification)
4
100
81
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Dengan Penggunaan Pupuk Anorganik Dan Pupuk Campuran Pada Usahatani Padi Sawah
4
54
124
Karakteristik sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Penerapan Teknologi Pertanian Semi Organik Pada Komoditi Padi Sawah
0
40
104
Beberapa Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Sikap Petani Padi Sawah Terhadap Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Toba Samosir
0
29
113
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Petani Padi Sawah Melakukan Alih Fungsi Lahan Ke Komoditi Perkebunan (Studi Kasus : Daerah Irigasi Namusira-Sira, Kabupaten Langkat)
25
177
69
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi Petani Terhadap Pertanian Semi Organik Pada Komoditi Cabai Merah (Kasus : Kecamatan Berastagi kabupaten Karo).
4
69
117
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian Padi Sawah Terhadap Pendapatan Petani...
1
25
3
Analis Sosial Ekonomi Pelaksanaan Program Supra Insus Pada Petani Padi Sawah
0
15
3
Keanekaragaman Makrofauna Tanah Daerah Pertanian Apel Semi Organik dan Pertanian Apel Non Organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai Bahan Ajar Biologi SMA
24
202
36
View of Tingkat Pengetahuan Petani Padi Sawah (Oryza sativa L.) Terhadap Pertanian Organik di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang
0
0
16
Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Terhadap Sikap Petani Dalam Penerapan Padi Sawah SRI (System of Rice Intensification)
0
0
10
Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Terhadap Sikap Petani Dalam Penerapan Padi Sawah SRI (System of Rice Intensification)
0
0
17
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Dengan Penggunaan Pupuk Anorganik Dan Pupuk Campuran Pada Usahatani Padi Sawah
0
0
48
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Dengan Penggunaan Pupuk Anorganik Dan Pupuk Campuran Pada Usahatani Padi Sawah
0
0
12
Karakteristik sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Penerapan Teknologi Pertanian Semi Organik Pada Komoditi Padi Sawah
0
0
16
Show more