Gunung Rinjani Sebagai Salah Satu Objek Wisata Di Pulau Lombok

Gratis

1
51
55
3 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  atas segala limpahan rahmat dan karunia yang telah diberikan, sehingga Penulis dapat menyelesaikan kertaskarya ini dengan judul : “Gunung Rinjani Sebagai Salah Satu Objek Wisata Di Pulau Lombok”. Pada kesempatan ini Penulis mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya Ayahanda Sabecto Argenso serta Ibunda Ruhhana yang telah memberi yang terbaik untuk Penulis, baik itu bantuan material maupun moril yang tidak terhingga danmenjadi sumber motivasi bagi penulis untuk menyelesaikan Program D-III PariwisataFakultas Sastra USU.

1. Bapak Drs. Syahron Lubis, M.A., selaku Dekan Fakultas Sastra USU 2

  Akhir kata, semoga kertas karya ini berguna bagi penulis sendiri maupun masyarakat untuk menjadi informasi dan saya berharap dapat digunakan untukkemajuan kepariwisataan dan kebudayaan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Dengan adanya pembudidayaan yang tepat dan terfokus di objek wisata TamanNasional Gunung Rinjani, wisatawan akan lebih dapat menikmati kunjungannya keGunung Rinjani.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul

  Dapat dikatakan pariwisata adalah : “suatu proses bepergian seseorang untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain lebih dari 24 jam, yang bertujuanuntuk hiburan”. Makanan dan minuman Kebersihan pembangunan pariwisata oleh beberapa besar kesadaran untuk berpartisipasi dan rasa bertanggung jawab bersama, betapa pentingnya peranmasyarakat untuk mewujudkan pembangunan pariwisata, Untuk itu masyarakat dianjurkan untuk melaksanakan 7 K yaitu : 1.

4. Kesejukan 5

  Dapat kita jabarkan beberapa keindahan pariwisata yang sangat menakjubkan dan menjadi harta yang sangat berharga bagi negara Indonesia, antara lain : DanauToba di Pulau Sumatera, Pantai Kuta di Pulau Bali yang sangat terkenal, dan masih banyak keindahan lain yang terdapat di Indonesia. 1.3 Batasan masalah Sehubungan dengan latar belakang permasalahan tersebut di atas maka kertas karya disusun berdasarkan ilmu teoritis yang diperoleh di bangku perkuliahan sertaulasan – ulasan yang terdapat baik di media cetak, elektronik dan juga informasi – informasi yang terdapat di Internet.

1.5 Sistematika penulisan Penulisan laporan penelitian ini dibagi dalam beberapa bab dan sub bab

  BAB II URAIAN TEORITIS KEPARIWISATAAN objek dan daya tarik wisata juga pengelolaan wisata serta manfaat pengelolaan wisata. BAB III GAMBARAN UMUM GUNUNG RINJANI Dalam bab ini akan dibahas tentang lingkungan Gunung Rinjani, pengelolaan Gunung Rinjani sebagai objek wisata dan juga letak geografisnya.

BAB V PENUTUP Bab ini berisi kesimpulan dan saran. DAFTAR PUSTAKA

BAB II URAIAN TEORITIS KEPARIWISATAAN

2.1 Pengertian Pariwisata dan Wisatawan

2.1.1 Pengertian Pariwisata

  Pertengahan abad ke – 19 jumlah orang yang berwisata masih terbatas karena membutuhkan waktu yang lama dan biaya yangsangat besar, keamanan kurang terjamin, dan sarana transportasi yang masih dapat diakatakan sederhana. Bila dilihat dari segi etimologinya, kata pariwisata berasal dari bahasa Sansekerta yang Kata “pariwisata” sesungguhnya baru populer di Indonesia setelah diselenggarakan Musyawarah Nasional Tourisme ke II di Tretes, Jawa Timur (12 s/d 14 Juni 1958).

1. Pengertian pariwisata secara umum

2. Pengertian pariwisata secara teknis

  Seorang wisatawan atau turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi, merupakandefinisi yang dikemukakan Organisasi Pariwisata Dunia. Industri – industri pariwisata selalu menangani jasa mulai dari transportasi, jasa keramahan, tempat tinggal,makanan – minuman, dan jasa bersangkutan lainnya seperti bank, asuransi, keamanan, dan juga menawarkan tempat istirahat, budaya, pelarian, petualangan, dan pengalamanbaru yang berbeda dari yang lainnya.

2.1.2 Pengertian Wisatawan

  Menurut Dirjen Pariwisata (1980:10) wisatawan adalah, “setiap orang yang melakukan perjalanan dan persinggahan sementara di luar tempat tinggalnya untukkeperluan apapun kecuali mencari nafkah. Kegiatan pariwisata tidak akan terlaksana tanpa adanya perpindahan yang dilakukan oleh wisatawan dari tempat asalnya ke sebuah tujuan wisata.

2.2 Manfaat Pariwisata

  Wisatawan yang sedang menikmati waktu liburannya dapat sejenak terlepas dari rutinitas hidup yang terkadang menjemukan dan dapat menikmatikeindahan – keindahan yang ditawarkan objek wisata yang dipilihnya sebagai tujuan wisata. Bila kita lihat lebih dalam, selain sebagai sarana hiburan pariwisata juga merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar negara yang memiliki daerah objekwisata yang menarik, sebut saja salah satu contoh Pulau Bali di Indonesia yang mampu mencuri perhatian wisatawan baik dalam maupun luar negeri, mampumemberikan kontribusi yang besar bagi peningkatan devisa negara.

2.3 Jenis Objek Wisata dan Daya Tarik Wisata

  Wisata Bangunan Wisata bangunan adalah objek wisata yang memiliki bentuk fisik bangunan dan biasanya memiliki nilai sejarah yang tinggi. AngklungHal – hal yang penting yang harus diperhatikan dalam suatu objek wisata agar selalu menarik di mata wisatawan adalah sebagai berikut : 1.

2.4 Pengelolaan Wisata dan Manfaat Pengelolaan Wisata

2.4.1 Pengelolaan Wisata

  Misalnya adanya perubahan penyajiandalam pelaksanaan promosi, sehingga objek dan daya tarik wisata tersebut dapat dihidupkan lagi dengan produk yang baru. Adapun unsur – unsur yang perlu dikembangkan antara lain adalah hal – hal yang menarik perhatian wisatawan, fasilitas yaitu segala sesuatuyang dibutuhkan wisatawan selama berada di objek wisata, infrastruktur seperti jalan raya dan fasilitas kesehatan, transportasi yaitu jasa – jasa pengangkutan menuju objekwisata, hospitality atau keramahtamahan dan kesediaan untuk menerima pengunjung di objek tersebut.

2.4.2 Manfaat Pengelolaan Wisata

  Manfaat dari pengelolaan secara umum adalah dapat memenuhi keinginan ataupun tujuan dari pihak yang terkait, memberikan kepuasan kepada orang – orang Pengelolaan dalam pariwisata bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung selama berada di daerah objek wisata dan dapat memberikan kepuasankepada para wisatawan serta menimbulkan kesan baik tentang objek yang dikelola. Tetapi di pulau Lombok terdapat beberapa suku pendatang dari berbagai daerah seperti suku Bali, Jawa, dan lainnya.

3.1.1 Sejarah Pulau Lombok

  Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok. Dalam BabadLombok disebutkan, pengislaman ini merupakan upaya dari Raden Paku atau SunanRatu Giri dari Gersik, Surabaya yang memerintahkan raja – raja Jawa Timur dan Palembang untuk menyebarkan Islam ke berbagai wilayah di Nusantara.hingga beberapa tahun kemudian seluruh pulau Lombok memeluk agama Islam, kecuali beberapa tempat yang masih mempertahankan adapt istiadat lama.

3.1.2 Geografis Pulau Lombok

  Tetapi, dari sisi sejarah dan budaya, keduanya memiliki kedekatan khusus yang menjadikan Lombok dan Bali seperti dua saudara kandung. Di sejumlah tempat diPulau Lombok dan Bali terdapat nama – nama desa yang mengadopsi nama tempat diJawa.

3.1.3 Bahasa di Pulau Lombok

  Sebelum ramai didatangi berbagai macam etnis, Pulau Lombok sudah dihuni masyarakat Sasak yang disebut sebagai penduduk asli. Teknik ini dilanjutkan dengan tradisi membaca naskah sastra, pepawosan dalam budaya Sasak dan mabebawos Dalam ritual upacara masyarakat Hindu di Lombok dikenal tradisi melantunkan tembang Turun Taun saat berlangsungnya upacara sakral memohonturunnya hujan.

3.1.4 Akulturasi Kearifan di Pulau Lombok

  Akulturasi budaya antara penduduk local dan Bali serta Jawa terlihat dalam busana dan tradisi masyarakat. Misalnya, ikat kepala, yang dalam tata busana adatSasak disebut sapuk ( dipakai pria ), mirip dngan destar dalam busana Bali.

3.1.5. Objek Wisata yang Ada di Pulau Lombok

Destinasi objek pariwisata andalan Pulau Lombok:

3.2 Gunung Rinjani Sebagai Daya Tarik Wisata di Pulau Lombok

  Sebagai realisasi untuk membuat kunjungan ke suatu daerah wisata menjadi hal yang menarik dan berkesan, maka suatu daerah wisata harus memiliki keunggulantersendiri yang tidak dimiliki oleh daerah wisata yang lain. Gunung Rinjani memiliki keunggulan pada keindahan panorama alamnya yang indah, dan yang sering menjadi tujuan para wisatawan ketika mengunjungi objekwisata Gunung Rinjani adalah jalur pendakiannya yang menantang.

3.3 Perencanaan Melestarikan Gunung Rinjani

  Maka dari itu untuk membuat Gunung Rinjani tetap menjadi objek wisata alam yang diminati oleh wisatawan, baik asing maupun lokal, pembudidayaan objek wisataGunung Rinjani harus difokuskan pada : Kebersihan adalah kunci suatu daerah wisata disukai oleh para wisatawan. Untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan tersebut perlu dipertimbangkan untuk menambah jumlah pos – pos dan jugapersonil keamanaan di sekitar medan pendakian Gunung Rinjani.disamping itu ada baiknya juga pihak pengelola memperhatikan dan menjaga kelestarian tumbuh – tumbuhan dan binatang liar yang terdapat di areal ini, sehinggakeindahan alam Gunung Rinjani terus terjaga.

3.4 Perencanaan Acara Wisata dan Pengemasan Komponen Wisata di Gunung Rinjani

  Paket wisata adalahsuatu rencana kegiatan wisata yang telah disusun secara tetap dengan harga tertentu yang mencakup transportasi, hotel atau akomodasi, obyek dan daya tarik wisata serta Berikut ini adalah contoh paket wisata yang umum di tawarkan biro perjalanan wisata bagi calon wisatawan yang akan mengunjungi Gunung Rinjani :Rincian program : Wisatawan akan dijemput di hotel tempatnya menginap sekitar jam 05.00 pagi dan diteruskan menuju desa Senaru yang menempuh waktu sekitar 1,5 jam. Tenda dan makan malam akan didirikan Setelah menikmati indahnya pemandangan dan menelusuri beberap tempat di kawasan sekitar Danau Segara Anakan, sorenya wisatawan akan kembali menaiki bukit untukmencapai punggung Bukit Sembalun.

4.1 Gunung Rinjani, letak geografis dan Lingkungannya

4.1.1 Letak Geografis Gunung Rinjani

  Lereng – lereng gunung yang berbentuk hutan terlihat langsung dari laut yang dengan sendirinyamembentuk pola cuaca dan nampak seperti air. Puncak gunung yang berbentuk oval dengan ukuran 6 km x 8,5 km sebagian dipenuhi oleh danau yang o o Gunung berapi Rinjani terletak pada lintang 8 25” S dan 116 28” T,Ậ Ậ merupakan gunung favorit bagi pendaki – pendaki di Indonesia karena keindahanpemandangannya.

4.1.2 Lingkungan Sekitar Gunung Rinjani

  Sekitar ketinggian 1000 sampai 2000 meter (atas laut )dapat ditemukan jenis tumbuh – tumbuhan seperti Beringin ( Ficus Superb ), Garu ( Dysoxylum sp ), Bayur, dan areal perkebunan penduduk yang ditanami tumbuh – tumbuhan seperti kentang, cabe, kol, dan juga bawang. Lebih dari 20 desa berada disekeliling gunung Rinjani dan ada banyak rute / jalan menuju gunung Rinjani tetapi jalan / pintumasuk utamanya dri senru di bagian utara dan sembalun lawang di bagian selatan.

1. Tanggal 10 – 12 September 1847 2

5. Tanggal 29 April 1906 - ? 6

  Tanggal 8 – 10 Agustus 1884 (+/- 1 hari ) 3. Tanggal 30 November – 2 Desember 1900 Tanggal 30 November – 2 Desember 1909 7.

4.2 Pengelolaan Gunung Rinjani Sebagai Objek Wisata

  Sebagai objek wisata yang memiliki potensi besar, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah maupun instansi terkait untuk menaruh perhatian lebih terhadap objekwisata Gunung Rinjani yang dapat dikatakan sebagai salah satu kebanggaan Negara Indonesia. Pengelolaan suatu objek wisata harus dirancang dengan bersumber pada Pada sebuah objek wisata ada berbagai unsure yang saling bergantungan, yang mana unsur – unsur ini perlu dikembangkan agar dapat menarik minat wisatawan.

1. Transportasi 2

  Sistem keamanan Masih banyak lagi faktor – faktor penunjang lainnya yang dapat membantu tercapainya kepuasan wisatawan, karena tiap – tiap wisatawan memiliki tujuan danmaksud yang berbeda – beda ketika mengunjungi suatu objek wisata. Gunung Rinjani memiliki kekuatan pada keindahan panorama alamnya yang luar biasa, dan juga Gunung Rinjani menawarkan jalur pendakian yang menantangbagi para pecandu ketegangan atau orang yang memiliki jiwa petualang yang kuat.

BAB V PENUTUP Saat ini kepariwisataan di Indonesia telah mengalami perkembangan yang

  Hal ini dibuktikan dengan berkembang pesatnya jumlah akomodasi, jasa boga / restoran, transportasi atau jasa angkutan, tempat penukaran mata uang asing,atraksi wisata, cinderamata, dan biro perjalanan, semua itu merupakan unsur yang Bayaknya pulau yang ada di Indonesia yang memiliki keindahan – keindahan panorama alam yang begitu menakjubkan merupakan aset negara yang sangatberharga. Indonesia yang memiliki karunia panorama alam yang sangatindah sudah seharusnya melestarikan dan mengembangkan objek pariwisata tersebut agar dapat bermanfaat bagi pembangunan Negara Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

  Bandung : Penerbit AngkasaPendit, nyoman S. Yogyakarta : KanisiusPaul Greenway, James Lyon, Tony Wheeler.

Dokumen baru