Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu

 3  36  75  2017-01-18 05:19:22 Laporkan dokumen yang dilanggar

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

  Lembar Observasi Pemeriksaan Kadar Gula Darah Pre dan Post Intervensi 5. Leaflet Diabetes dan Lidah Buaya (Aloe vera) 9.

DAFTAR SKEMA

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan lidah buaya terhadap penurunan kadar gula darah dan untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah predan post pemanfaatan lidah buaya dengan menggunakan desain Deskriptif observasional. Sig:0.017, artinya terdapat 24,5 kali lebih besar responden mengalami penurunan kadar guladarah dibandingkan dengan responden yang tidak memanfaatkan lidah buaya yang menunjukkan bahwa lidah buaya mampu menurunkan kadar gula darah.

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

  Teknik pengobatan tradisional yang mengarah kembali kealam atau back to nature membuktikan bahwa hal-hal yang alami bukan hal yang ketinggalan zaman sebab tanaman yang berkhasiat sebagai obat telah banyak ditelaahdan dipelajari secara ilmiah dalam dunia kedokteran modern dan hasilnya menunjukkan bahwa tanaman obat memang memiliki kandungan zat-zat atausenyawa yang secara klinis terbukti bermanfaat bagi kesehatan (Furnawanthi, 2002). 5.2 Praktek KeperawatanHasil penelitian ini dapat dijadikan bekal bagi perawat yang bekerja di lingkungan komunitas maupun klinik dalam memberikan penyuluhan atau pendidikankesehatan tentang pemanfaatan lidah buaya (Aloe Vera) untuk membantu menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus tipe II.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

1. Diabetes Mellitus

  Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang 1.2.2 Diabetes Mellitus yang tidak tergantung insulin (NIDDM atau DiabetesTipe II) Menurut D’Adamo dan Catherine (2006), penderita diabetes tipe 2 masih dapat menghasilkan insulin akan tetapi, insulin yang dihasilkan tidak cukup atautidak bekerja sebagaimana mestinya di dalam tubuh sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh . Sebab keadaan ini dapat menimbulkan kelainan dari yang ringan 1.2.4 Diabetes Mellitus Tipe LainAda beberapa tipe diabetes yang lain, seperti defek genetik fungsi sel beta, defek genetik kerja insulin, penyakit eksokrin pankreas, endokrinopati, karena obatatau zat kimia, infeksi, sebab imunologi yang jarang dan sindroma genetik lain yang berkaitan dengan DM (Suyono et al., 2007, dalam Utama, 2007).

2. Lidah Buaya (Aloe Vera)

  Jenis lidah buaya ini adalah salah satu lidah buaya yang baik untuk menurunkan kadar gula darah sebab mengandung kromium yang saat dikonsumsioleh penderita diabetes mellitus akan menuju ke jaringan adipose dan otot lurik yang akan mengaktifkan fosforilasi Akt yang ada di jaringan adipose dan otot lurik. Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya bukan cuma bergunamenjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit, misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan kadar gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulindalam waktu 10 hari gula darah bisa normal (Freddy 2006, dalam Purwakarta, 2006).

BAB II I KERANGKA PENELITIAN

1. Kerangka Konseptual

  Kerangka konseptual dalam penelitian ini menggunakan model pendekatan sistem yang terdiri dari unsur input, proses dan output. Dalam penelitian inimenjelaskan bagaimana pemanfaatan lidah buaya untuk menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes tipe 2.

2. Definisi Operasional

  2.1 Diabetes MellitusDiabetes mellitus pada penelitian ini didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana kadar gula darah dalam keadaan puasa ≥ 126 mg/dl, atau 2 jam sesudah makan (post prandial) kadarnya ≥ 200 mg/dl dengan kategori diabetes mellitus tipe 2 atau tidak tergantung insulin, yang diukur dengan alat cek gula darah yaitu ACCU cek sebelum dan sesudah pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) (Dalimartha, 2007). Alat ukur yang digunakan yaitu lembar observasi daftarkegiatan selama 10 hari, dimana minum 1 kali = 1, minum 2 kali = 2, dan minum 3 kali = 3.

BAB IV METODE PENELITIAN

  Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional yang bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan lidah buaya terhadap penurunan kadar guladarah oleh penderita Diabetes Mellitus tipe II. Sesuai dengan Arikunto (2002)menyatakan bahwa jika populasinya kurang dari 100 orang, maka peneliti dapat mengambil semua populasi diabetes yang ada sebagai sampel penelitian dan populasibersedia menjadi responden.

4. Pertimbangan Etik

  Dalam pengumpulan data ini terdapat beberapa hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan etik, yaitu peneliti memperkenalkan dirikemudian, peneliti memberikan penjelasan kepada calon responden tentang maksud, tujuan dan prosedur penelitian. Untuk menjaga kerahasiaan responden, peneliti tidak akan mencantumkan nama lengkap tetapi hanya mencantumkan inisial nama responden atau memberi kode Selama proses penelitian data tidak menimbulkan sakit secara fisik dan tekanan psikologis pada responden yang diteliti, sehingga tidak menimbulkan efekyang merugikan terhadap responden.

5. Instrumen Penelitian

  Tingkat Adapun nilai observasi yang diberikan peneliti kepada responden adalah jika responden tidak meminum ramuan lidah buaya maka diberi nilai 0 dan respondenyang meminum ramuan lidah buaya sebanyak 1 kali diberi nilai 1, responden yang meminum ramuan lidah buaya sebanyak 2 kali diberi nilai 2, dan responden yangmeminum ramuan lidah buaya sebanyak 3 kali diberi nilai 3. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebuah alat cek gula darah NESCO MultiCek lengkap dengan strip dan jarum penusuk, lembar caramengukur kadar gula darah, lembar observasi pemeriksaan kadar gula darah pre dan post, lembar observasi pemanfaatan lidah buaya terhadap penurunan kadar gula darah, dan lembar cara meramu lidah buaya.

8. Analisa Data

  Data yang diperoleh dari setiap responden berupa data demografi yang merupakan hasilwawancara peneliti kepada penderita diabetes tipe 2, hasil observasi pelaksanaan pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera), dan hasil pengukuran kadar gula darah sebelumdilakukan intervensi pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) dan sesudah dilakukan intervensi pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) terhadap penurunan kadar gula darahpada penderita diabetes tipe II. Pada penelitian ini, analisa data denganmetode odd ratio digunakan untuk melihat resiko relatif pemanfaatan lidah buaya dalam menurunkan kadar gula darah pada kelompok yang memanfaatkan dengankelompok yang tidak memanfaatkan lidah buaya.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan diuraikan data hasil penelitian dan pembahasan yang

diperoleh dari hasil pengumpulan data terhadap 17 orang responden yang terdiri dari 9 orang responden pada kelompok yang memanfaatkan lidah buaya (aloe vera) dan 8orang responden pada kelompok yang tidak memanfaatkan lidah buaya di KecamatanRantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu. Penyajian data penelitian ini diuraikan berdasarkan karakteristik sebagai berikut :

1. Hasil Penelitian

  Sig:0.017, artinya untuk mengetahui seberapa besar resiko pemanfaatan lidah buaya (aloe vera) terhadap terjadinyapenurunan kadar gula darah, artinya terdapat 24,5 kali lebih besar responden yang memanfaatkan lidah buaya mengalami penurunan kadar gula darah dibandingkandengan responden yang tidak memanfaatkan lidah buaya. Sig sebesar 0.694 > 0.05 yang berarti bahwa distribusi datanormal yang dapat dilihat pada diagram berikut ini: Berdasarkan diagram tersebut diatas dapat diketahui bahwa puncak kurva normal yang menyatakan bahwa data pada kadar gula darah setelah pemanfaatanlidah buaya berdistribusi secara nomal karena signifikansi untuk variabel kadar gula darah post kelompok yang memanfaatkan lebih besar dari 0.05 yaitu 0.694.

2. Pembahasan

  Penderita ini tidak tergantung insulin sehingga dapat dilakukan pengobatan salah satunya melalui pemanfaatan lidah buaya ini sebab lidah buaya lidah buayadapat berfungsi mempertahankan tingkat gula darah. Hal ini menunjukkan bahwa lidah buaya memiliki khasiat yang mampu menurunkan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe II.

2.2. Perbedaan Kadar Gula Darah pre dan post Pemanfaatan Lidah Buaya (aloe

  vera) Perbedaan penurunan kadar gula darah sebelum dan sesudah pemanfaatan lidah buaya, berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa untuk mengetahuiperbedaan kadar gula darah sebelum dan sesudah pemanfaatan digunakan uji statistik paired t-test. Data ini menunjukkan bahwa antara sebelum dilakukan pemanfaatan dan sesudah dilakukan pemanfaatan lidah buaya pada kelompok yang memanfaatkandiperoleh nilai p < 0.05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan baik sebelum maupun sesudah pemanfaatan lidah buaya.

BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan lidah buaya terhadap

  Penentuan jumlah responden dilakukan dengan total sampling sehingga diperoleh 17 respondendalam penelitian ini, yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu kelompok yang memanfaatkan dan kelompok yang tidak memanfaatkan lidah buaya. Pengumpulan data yang dilakukan, yaitu pada kelompok yang memanfaatkan dengan memberikan penyuluhan kemudian pemanfaatan lidah buaya yang sudahdiolah menjadi sebuah ramuan yang dikonsumsi responden sebanyak 3 kali dalam sehari selama 10 hari berturut-turut, sedangkan pada kelompok yang tidakmemanfaatkan tidak mendapat perlakuan apapun, kemudian dilakukan pengukuran kadar gula darah pada kedua kelompok pre dan post pemanfaatan denganmenggunakan alat cek gula darah yaitu NESCO MultiCek.

1. Kesimpulan

  Penelitian ini juga berhasil mengungkapkan bahwa kadar gula darah berbeda antara pre dan post pemanfaatan lidah buaya melalui uji statistik paired t-testyang dilakukan pada kelompok yang memanfaatkan maupun yang tidak memanfaatkan yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar gula darah yangsignifikan antara sebelum dilakukan pemanfaatan lidah buaya dan sesudah dilakukan pemanfaatan lidah buaya pada kelompok kasus. Perbedaan penurunan kadar gula darah pada kelompok yang memanfaatkan dan kelompok yang tidak memanfaatkan digunakan uji independent t-test, terdapatperbedaan yang signifikan pada kadar gula antara kelompok yang memanfaatkan dengan kelompok yang tidak memanfaatkan lidah buaya.

2. Rekomendasi Bagi Pendidikan Keperawatan

  Bagi Peneliti Selanjutnya Penelitian ini dilakukan untuk melihat pemanfaatan lidah buaya untuk menurunkan kadar gula darah dan perbedaan kadar gula darah sebelum dan sesudahpemanfaatan lidah buaya pada penderita diabetes mellitus tipe II. Diharapkan pada peneliti selanjutnya agar lebih memperhatikan responden pada saat respondenmengkonsumsi ramuan lidah buaya 3 kali dalam sehari selama 10 hari berturut-turut sebab peneliti hanya mengobservasi pada waktu pagi dan sore hari agar respondenbenar-benar melakukan pemanfaatan sesuai dengan prosedur yang dianjurkan dan selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang perbandingan lidah buaya denganherbal lain terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe II.

2.4 Bagi Masyarakat

Penelitian ini diharapkan mampu menjadi salah satu alternatif pengobatan alami yang digunakan masyarakat dalam menurunkan kadar gula darah danhendaknya masyarakat mampu mematuhi prosedur yang telah ditetapkan selama proses pemanfaatan lidah buaya agar memperoleh hasil jauh lebih maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

  Karya tulis akhir Pengaruh pemberian daun lidah buaya (aloe vera linn) Terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus Putih (rattus novergicus strain wistar) yang di induksi aloksan. Identitaspribadi Bapak/Ibu/Saudara/Saudari dan semua informasi yang telah diberikan akan dirahasiakan dan hanya akan digunakan untuk keperluan penelitian ini.

10 Total

NB: Berilah tanda checklist ( √) pada salah satu kolom diatas sesuai pemberlakuan yang telah Anda lakukan Lampiran 4Lembar Observasi Pemeriksaan Kadar Gula Darah Pre dan Post Intervensi Dalam 10 HariNo. Responden Kadar Gula Darah Post Prandial (mg/dl) Pre intervensi (sebelumdiminum)

Post i ntervensi (setelah

  Bersihkan area yang akan ditusuk dengan menggunakan kapasalkohol. Tunggu beberapa detik maka angka kadar gula darah orang yang diperiksa akan keluar dari alat pemeriksa KGD(NESCO MultiCek).

LIDAH BUAYA

  Sifat Kimiawi dan Efek (aloe vera)Farmakologis Jenis-jenis lidah buayaLidah buaya bersifat dingin dan berkhasiat sebagai penurun kadar gula Merupakan tanaman asli Aloe Barbadensis afrika golongan Liliaceae,Miller tumbuh liar pada tempat- Aloe Perryi Baker Herbal ini digunakan untuk pengobatan dan pekarangan rumah sembelit, tidak dating sebagai tanaman hias.haid, membersihkan panas dari liver, dan kurang gizi pada anak. Bagian-bagian yang sering dimanfaatkandari lidah buaya MORFOLOGI Cara Meramu Lidah Buaya Pilih lidah buaya yang baik Lebar daun 6-13 cm, (racun) Daun meruncing ke atas Eksudat (getah) bersih Gel (lendir) pangkal daun Pada tepi daun terdapat duri yang dalam air garam tidak terlalu keras Kandungan Kimia dengan air mengalir terdapat bercak- Aloin, barbaloin, bercak putih pada hingga mendidihisobarbaloin, aloe- Dinginkan dan diminum 2-3xemodin, aloenin, dan sehari setengah gelas.aloesin.

CURRICULUM VITAE

  DATA DIRI Nama : Dessy Mastika SariTempat/Tgl Lahir : Sigambal/11Desember 1986Jenis Kelamin : PerempuanAgama : IslamKewarganegaraan : IndonesiaAlamat :Jl. 2002 – 2005 : SMAN 3 RANTAU UTARA4.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap..

Gratis

Feedback