Feedback

Minimisasi Kecelakaan Akibat Kerja dengan Pendekatan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja pada PT. Morawa Electric Transbuana

Informasi dokumen
MINIMISASI KECELAKAAN AKIBAT KERJA DENGAN PENDEKATAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. MORAWA ELECTRIC TRANSBUANA TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Besar dari Syarat-syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh ROTUA PANJAITAN NIM. 060403083 DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara MINIMISASI KECELAKAAN AKIBAT KERJA DENGAN PENDEKATAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. MORAWA ELECTRIC TRANSBUANA TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Besar dari Syarat-syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh : ROTUA PANJAITAN NIM. 060403083 Disetujui oleh: Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II Ir. Parsaoran Parapat, M.Si Ir. Dini Wahyuni, MT DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas segala berkat dan anugerahNya yang telah memberikan kesehatan, kekuatan dan semangat kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan laporan tugas sarjana dengan baik. Laporan tugas sarjana merupakan salah satu syarat akademis yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa dalam menyelesaikan studinya di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. laporan tugas sarjana ini merupakan laporan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan judul “Minimisasi Kecelakaan Akibat Kerja dengan Pendekatan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja pada PT. Morawa Electric Transbuana”. Penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam pengerjaan Laporan Tugas Sarjana ini. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca untuk menyempurnakan laporan ini dan semoga laporan tugas sarjana ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan bagi pengembangan ilmu pengetahuan di masa mendatang. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA, MEDAN Juli 2011 PENULIS. Universitas Sumatera Utara UCAPAN TERIMA KASIH Dalam menyelesaikan Laporan Tugas Sarjana ini, penulis banyak mendapat bimbingan dan motivasi dari berbagai pihak, baik berupa materiil, spiritual, informasi, administrasi dan lain sebagainya. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Ibu Ir. Khawarita Siregar, MT selaku Ketua Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara dan Bapak Ir. Ukurta Tarigan, MT selaku Sekretaris Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Ir. Mangara Tambunan, M.Sc dan Ibu Ir. Rosnani Ginting, MT selaku koordinator Tugas Akhir Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Ir. A. Jabbar M. Rambe, M.Eng. selaku Ketua Bidang Ergonomi dan Dasar Perancangan Sistem Kerja yang telah memberikan dukungan dan arahan dalam pengajuan judul Tugas Sarjana. 4. Bapak Ir. Parsaoran Parapat, M.Si selaku dosen pembimbing I yang telah meluangkan waktu dan pemikirannya dalam memberikan arahan dan nasehat untuk penulis dalam menyelesaikan laporan tugas sarjana. 5. Ibu Ir. Dini Wahyuni, MT selaku dosen pembimbing II yang telah meluangkan waktu dan pemikirannya dalam memberikan arahan dan nasehat untuk penulis dalam menyelesaikan laporan tugas sarjana. Universitas Sumatera Utara 6. Seluruh Pegawai Departemen Teknik Industri dan Fakultas (Kak Dina, Bang Mijo, Bang Ridho, Kak Ani, Bang Nur, Bang Bowo) yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan administrasi selama pengerjaan laporan ini. 7. Bapak Francis Rajagukguk selaku Kepala Bagian Produksi yang telah membantu memberikan informasi dan data kepada penulis dalam melaksanakan penelitian Tugas Akhir pada PT. Morawa Electric Transbuana. 8. Kepada Bapak B. Panjaitan dan Ibu L. Br Siburian selaku orangtua dan kepada Sinta, Patar dan Sudung selaku saudara dari penulis yang menjadi sumber semangat dan inspirasi bagi penulis dan juga yang selalu memberikan dukungan dalam bentuk doa dan materi selama mengerjakan penelitian Tugas Akhir. 9. Sahabat-sahabat yang terkasih yang selalu memberikan dukungan doa, perhatian dan semangat selama mengerjakan Tugas Akhir ini (Natalin Siregar, Rini Sipahutar, Eva Marpaung, D’Clara Purba, Sisca Panjaitan, Jeni Aritonang dan Hendro Manurung) 10. Teman-teman stambuk 2006 yang telah mendukung dalam memberikan motivasi dan doa kepada penulis. 11. Seluruh teman-teman sepelayanan di PD/PA Filipi yang selalu memberikan semangat untuk tetap berjuang mengerjakan Tugas Akhir dan dukungan doa untuk tetap berpengharapan hanya kepada Yesus Kristus. 12. Teman-teman kost Wisma Kasih, khususnya yang sama-sama sedang berjuang mengerjakan Tugas Akhir (Rini, Wenny, Inta, dan Rina) yang menjadi motivator bagi penulis dam menyelesaikan Tugas Akhir. Universitas Sumatera Utara 13. Adik-adik kelompokku (Irekha Parapat, Nova Simanjuntak dan Citra Ambarita) yang selalu mendukung dalam doa dan semangat bagi penulis. 14. Seluruh pihak yang tidak dapat dituliskan satu per satu yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan inspirasi yang sangat berharga selama penulis menyeslesaikan Tugas Akhir. Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI BAB HALAMAN LEMBAR JUDUL . i LEMBAR PENGESAHAN. ii KATA PENGANTAR. iii UCAPAN TERIMA KASIH . iv DAFTAR ISI . v DAFTAR TABEL . xi DAFTAR GAMBAR . xiii DAFTAR LAMPIRAN . xv ABSTRAK . xvi I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah . I-1 1.2. Rumusan Masalah. I-3 1.3. Tujuan Penelitian. I-3 1.4. Manfaat Penelitian . I-4 1.5. Batasan dan Asumsi Penelitian . I-4 1.6. Sistematika Penulisan Tugas Akhir . I-5 II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Perusahaan . II-1 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI (LANJUTAN) BAB HALAMAN 2.2. Ruang Lingkup Bidang Usaha . II-2 2.3. Organisasi dan Manajemen . II-2 2.3.1. Struktur Organisasi PT. Morawa Electric Transbuana. II-3 2.3.2. Uraian Tugas dan Tanggung Jawab . II-3 2.3.3. Tenaga Kerja dan Jam Kerja Perusahaan . II-3 2.3.3.1. Tenaga Kerja . II-5 2.3.3.2. Jam Kerja. II-5 2.3.4. Sistem Pengupahan dan Fasilitas yang Digunakan. II-7 2.4. Proses Produksi . II-8 2.4.1. Bahan . II-8 2.4.1.1. Bahan Baku. II-8 2.4.1.2. Bahan Tambahan. II-10 2.4.1.3. Bahan Penolong . II-12 2.4.2. Jumlah dan Spesifikasi Produk . II-13 2.4.3. Uraian Proses Produksi. II-14 2.5. Mesin dan Peralatan. II-25 2.5.1. Mesin . . II-25 2.5.2. Peralatan . II-28 2.6. Tata Letak Pabrik. II-30 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI (LANJUTAN) BAB HALAMAN III LANDASAN TEORI 3.1. Pengertian dan Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja . III-1 3.1.1. Pengertian Keselamatan Kerja . III-1 3.1.2. Tujuan Keselamatan Kerja . III-2 3.1.3. Pengertian Kesehatan Kerja. III-2 3.1.4. Tujuan Kesehatan Kerja . III-3 3.2. Program Keselamatan Kerja. III-4 3.2.1. Sifat Pentingnya Program Keselamatan Kerja Menurut Hammer . III-4 3.2.2. Unsur Keselamatan Kerja . III-5 3.3. Unsur-Unsur yang Mendukung Program Keselamatan Kerja . III-10 3.4. Faktor Manusia dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja . III-12 3.5. Pengertian Kecelakaan Kerja dan Macam Kecelakaan Kerja. III-14 3.6. Sebab-sebab Kecelakaan dan Pencegahan Kecelakaan Kerja. III-15 3.7. Pencegahan-Pencegahan Kecelakaan Kerja III-16 3.8. Pengukuran Hasil Usaha Keselamatan Kerja. III-19 3.9. Hubungan antara Produktivitas dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja . III-23 3.10. Fault Tree Analysis (FTA) III-26 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI (LANJUTAN) BAB HALAMAN IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Jenis Penelitian . IV-1 4.2. Lokasi dan Waktu Penelitian. IV-1 4.3. Kerangka Konseptual. IV-2 4.4. Objek Penelitian . IV-3 4.5. Variabel Penelitian . IV-3 4.6. Pelaksanaan Penelitian. IV-3 4.7. Pengumpulan Data. . IV-5 4.8. Pengolahan Data . . IV-6 4.9. Analisis Pemecahan Masalah . IV-7 4.10. Kesimpulan dan Saran . IV-7 V PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 5.1. Data Umum Perusahaan . V-1 5.1.1. Jumlah Tenaga Kerja. V-1 5.1.2. Jam Kerja Karyawan . V-1 5.1.3. Usaha Pencegahan Kecelakaan Kerja pada PT. Morawa Electric Transbuana . V-2 5.2. Data Khusus Perusahaan. V-5 5.2.1. Jumlah Kecelakaan Kerja . V-5 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI (LANJUTAN) BAB HALAMAN 5.2.2. Total Jam Kerja Karyawan . V-6 5.2.3. Jumlah Jam Kerja yang Hilang . V-6 5.2.4. Jumlah Karyawan yang Mengalami Kecelakaan pada Tahun 2007-2010 . V-7 5.2.5. Jenis-Jenis Kecelakaan Kerja. V-7 5.3. Pengukuran Tingkat Frekuensi Kecelakaan (F) . V-10 5.4. Pengukuran Tingkat Severity atau Keparahan Kecelakaan (S). V-12 5.5. Pengukuran Nilai T-Selamat . V-15 5.6. Pengukuran Produktivitas . V-18 5.7. Kondisi Lingkungan dan Aktivitas Kerja pada Stasiun Kerja PT. Morawa Electric Transbuana. V-22 5.8. Analisis Kecelakaan Kerja dengan Fault Tree Analysis (FTA). V-30 VI ANALISIS PEMECAHAN MASALAH 6.1. Penyebab Kecelakaan Kerja dan Pemecahan Masalah. VI-1 6.2. Perbaikan Usaha Pencegahan Kecelakaan Kerja pada PT. Morawa Electric Transbuana. VI-6 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI (LANJUTAN) BAB HALAMAN VII KESIMPULAN DAN SARAN 7.1. Kesimpulan . VII-1 7.2. Saran . . VII-7 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL TABEL HALAMAN 2.1. Perincian Jumlah Tenaga Kerja. II-6 2.2. Jam Kerja PT. Morawa Electric Transbuana . II-7 2.3. Spesifikasi Produk Transformator Satu Fasa . II-13 2.4. Spesifikasi Produk Transformator Tiga Fasa . II-13 2.5. Daftar Mesin Produksi PT. Morawa Electric Transbuana . II-27 3.1. Simbol dan Keterangan Fault Tree Analysis (FTA). III-29 5.1. Jam Kerja PT. Morawa Electric Transbuana . V-2 5.2. Rekapitulasi Jumlah Kecelakaan Kerja pada Tahun 2007-2010. V-5 5.3. Rekapitulasi Total Jam Kerja Karyawan pada Tahun 2007-2010. V-6 5.4. Rekapitulasi Jumlah Jam Kerja yang Hilang pada Tahun 2007-2010. V-6 5.5. Rekapitulasi Jumlah Karyawan yang Mengalami Kecelakaan pada Tahun 2007-2010. V-7 5.6. Jenis-jenis Kecelakaan Kerja pada Tahun 2007-2010 . V-8 5.7. Jumlah Jam Kerja Karyawan (N) pada Tahun 2007-2010. V-10 5.8. Rekapitulasi Tingkat Frekuensi Kecelakaan Kerja pada Tahun 2007-2010. V-12 5.9. Rekapitulasi Tingkat Severity atau Keparahan Kecelakaan Kerja pada Tahun 2007-2010. V-15 5.10. Data Pengukuran Nilai T-Selamat pada Tahun 2007-2010 . V-16 5.11. Rekapitulasi Nilai T-Selamat pada Tahun 2007-2010. V-18 5.12. Rekapitulasi Nilai Produktivitas pada Tahun 2007-2010 . V-20 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL (LANJUTAN) TABEL HALAMAN 5.13. Akar Penyebab Masalah Kecelakaan Kerja . V-40 5.14. Penyebab Potensi Kemungkinan Terjadinya Kecelakaan pada Operator . V-49 6.1. Penyebab Kecelakaan Kerja dan Pemecahan Masalah. VI-1 6.2. Penyebab Potensi Kemungkinan Kecelakaan Kecelakaan Kerja dan Pemecahan Masalah . VI-4 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR GAMBAR HALAMAN 2.1. Struktur Organisasi PT. Morawa Electric Transbuana . II-4 2.2. Blok Diagram Proses Pembuatan Transformator . II-26 3.1. Contoh Kasus Fault Tree Analysis . III-30 4.1. Kerangka Konseptual Penelitian . IV-2 4.2. Flow Chart Prosedur Penelitian . IV-7 4.3. Blok Diagram Pengolahan Data . IV-8 5.1. Tingkat Frekuensi Kecelakaan Kerja (F) . V-12 5.2. Tingkat Severity Kecelakaan Kerja (S). V-15 5.3. Tingkat Produktivitas pada PT. Morawa Electric Transbuana . V-21 5.4. Layout Stasiun Kerja Packing . V-23 5.5. Layout Stasiun Kerja Bengkel . V-25 5.6. Layout Stasiun Kerja Penggulungan Core . V-26 5.7. Layout Stasiun Kerja Pengisian Minyak . V-27 5.8. Layout Stasiun Kerja Penggulungan Kumparan. V-28 5.9. Layout Stasiun Kerja Gudang Bahan Baku. V-30 5.10. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Pembuatan Box . V-31 5.11. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Pengelasan. V-32 5.12. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Penggerindaan . V-33 5.13. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Perbaikan Mesin . V-34 5.14. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Pengeboran . V-35 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR (LANJUTAN) GAMBAR HALAMAN 5.15. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Penggulungan Core . V-36 5.16. Fault Tree Analysis Kecelakaan pada Saat Pengisian Minyak . V-37 5.17. Fault Tree Analysis Kecelakaan Kuat arus : 168.6 A Kapasitas (ton/jam) Fungsi : 15 : Memecahkan bahan output mesin pendingin menjadi bentuk butiran yang lebih kecil dari pellet Jumlah 11. Nama alat : 2 unit : Automatic Dusting Cleaner Merk/Type : CAE 215 Fungsi : Menyaring debu bahan baku Jumlah : 1 unit Filter area : 30 m3 12. Nama alat : Ayakan (Sieve) Merk/Type : Mogensen Invica/E 1534 Daya : 5 Hp Putaran : 1490 rpm Tegangan : 380 Volt Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-77 Kuat arus : 2.9 A Kapasitas (ton/jam) : 20 Fungsi : Memisahkan kotoran Jumlah : 15 unit 13. Nama alat : Mesin pengemasan (bagging scale) Merk/Type : Chronos Richardson/UK 38686/95 Daya : 3 Hp Putaran : 1400 rpm Tegangan : 380 Volt Kuat arus : 0.6 A Kapasitas (ton/jam) Fungsi : 50 Kg/Bags : Sebagai timbangan sekaligus penuangan produk hasil berbentuk pellet ke dalam karung. Jumlah 14. Nama alat : 5 unit : Fill Bags Clossing Machine Merk/Type : New long D – 52, super line SF - E Daya : 5 Hp Tegangan : 220 Volt Kuat arus : 1A Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-78 Fungsi : Menjahit bags (pengepakan) Jumlah : 5 unit 15. Nama alat : Blower Merk/Type : IDF (induce draft fan) Daya : 20 Hp Putaran : 960 rpm Kapasitas : 4300 ft3/minute Fungsi : Menghisap debu hasil penggilingan jagung 16. Nama alat : Spout Magnet Merk/Type : IDF (induce draft fan) Daya : 20 Hp Putaran : 960 rpm Kapasitas : 90m3/jam Fungsi : Memisahkan partikel logam yang terdapat pada bahan baku. 17. Nama alat : Drum Sieve Merk/Type : E 6534 Daya : 20 Hp Putaran : 960 rpm Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-79 Kapasitas : 60 – 70 ton Fungsi : Memisahkan tungkul dari jagung 2.4.3.2. Peralatan Untuk mendukung kegiatan proses produksi diperlukan adanya Material Handling yang berperan sebagai sarana transportasi dari satu mesin ke mesin lainnya. Pada umumnya di PT. Charoen Pokphand Indonesia KIM Mabar semua lintasan Produksi menggunakan alat angkut Conveyor. Disamping itu alat Material Handling yang lain yang digunakan dalam proses produksi seperti: 1. Wet Corn Silo Fungsi : Tempat penyimpanan jagung basah sementara sebelum di dryer. Jumlah : 3 unit Kapasitas : 250 – 350 ton 2. Dry Corn Silo Fungsi :Tempat penyimpanan jagung kering sementara sebelum di proses bersama bahan baku yang lainnya. Jumlah : 8 unit Kapasitas : 2400 ton 3. Forklift Merk/Type : Toyota Kapasitas : 2500 kg Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-80 2.4.3.3. Utilitas Untuk kelancaran kegiatan produksi, diperlukan unit pendukung seperti: 1. Genset Fungsi : Pembantu power listrik atau pembangkit listrik bagi mesin dan peralatan jika arus listrik PLN terputus. Jumlah genset yang digunakan sebanyak 1 unit dengan spesifikasi sebagai berikut: Merk/ Type : Caterpillar, SAKS 3512 Power : 1150 KVA, 920 KW, 1500 rpm 2. Boiler Fungsi : Penghasil uap untuk didistribusikan ke pellet mill dan pemanasan liquid 3. Trafo Fungsi : Alat pendistribusian listrik dari PLN ke pabrik Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-81 BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Kecelakaan Kerja Kecelakaan kerja adalah bagian yang tak terduga dan tidak diharapkan yang dapat menghentikan aktivitas seseorang atau proses produksi. Tidak terduga karena dibelakang peristiwa itu tidak terdapat unsur kesengajaan apalagi bentuk perencanaan, tidak diharapkan karena peristiwa kecelakaan itu biasanya disertai dengan kerugian material ataupun fisik. 3.1.1. Sebab-sebab Kecelakaan Kerja Pada umumnya setiap kecelakaan yang terjadi dalam perusahaan disebabkan oleh salah satu faktor dari unsur-unsur produksi (manusia, mesin, peralatan, bahan dan lingkungan) baik secara sendiri-sendiri atau saling berkaitan. Dari hasil penyelidikan berkisar 80-85% ternyata faktor manusialah yang paling dominan menjadi penyebab timbulnya kecelakaan. 1 Terjadinya kecelakaan ditempat kerja dapat dikelompokkan secara garis besar menjadi dua penyebab. Penyebab tersebut antara lain : 1. Tindakan tidak aman dari manusia (Unsafe Actions) - Bekerja tanpa wewenang - Bekerja dengan kecepatan yang salah Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-82 - Menggunakan alat yang rusak - Bekerja tanpa prosedur yang benar - Tidak memakai alat keselamatan kerja - Menggunakan alat yang salah - Melanggar peraturan keselamatan kerja - Bergurau ditempat kerja Seorang karyawan melakukan tindakan tidak aman atau kesalahan yang mengakibatkan kecelakaan disebabkan karena : a. Tidak tahu Yang bersangkutan tidak mengetahui bagaimana melakukan pekerjaan dengan aman dan tidak tahu bahaya-bahayanya sehingga terjadi kecelakaan. b. Tidak mampu/tidak bisa Yang bersangkutan telah mengetahui cara yang aman dan bahaya kecelakaan, tetapi karena belum mampu/kurang terampil atau kurang ahli akhirnya melakukan kesalahan dan gagal. c. Tidak mengikuti peraturan Walaupun telah mengetahui dengan jelas cara kerja/peraturan dan bahayabahaya yang ada, serta yang bersangkutan mampu melakukannya, tetapi karena kemauan tidak ada akhirnya melakukan kesalahan atau mengakibatkan kecelakaan. 11 Modul Pembinaan Operasional P2K3. 1998. Departemen Tenaga Kerja R.I. Hal. 10. Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-83 2. Keadaan tidak aman (Unsafe Condition) - Peralatan pengaman yang tidak memenuhi syarat - Bahan/peralatan yang rusak atau tidak dapat dipakai - Udara yang berabu - Bahaya ledakan/terbakar - Kurang sarana pemberi tanda Kecelakaan tidak aman dapat terjadi karena diawali adanya ketidak beresan pada sistem produksi itu sendiri. Penyebab ketidak beresan tersebut yaitu: a. Perancangan, penggunaan atau pemeliharaan yang salah dari mesin/peralatan. b. Bahan-bahan/material berbahaya atau penanganannya yang salah. c. Lingkungan kerja yang berbahaya atau salah perancangan. d. Metode/proses produksi yang rumit. Tindakan tidak aman dan keadaan tidak aman inilah yang selanjutnya akan menimbulkan kecelakaan dalam bentuk : - Terjatuh - Tertimpa benda jatuh - Tertumpuk atau terkena benda-benda - Terjepit oleh benda - Gerakan-gerakan melebihi kemampuan - Terkena arus listrik - Luka bakar Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai Pemilihan Alternatif Optimal Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia, 2009. USU Repository © 2009 V-84 - Tersayat pisau atau benda tajam - Kontak dengan bahan-bahan yang berbahaya 3.1.2. Kerugian-kerugian yang Disebabkan Kecelakaan Akibat Kerja 2 Adanya kecelakaan mengakibatan produktivitas menurun dan berpengaruh langsung terhadap karyawan, perusahaan dan masyarakat. Pengaruh kecelakaan tersebut adalah : 1. Bagi karyawan - Kematian/cacat cidera - Persoalan kejiwaan akibat cacat atau cideranya - Kesedihan keluarga akibat yang diderita oleh seorang anggotanya 2. Bagi perusahaan 2 - Biaya pengobatan dan operasi pertolongan - Biaya ganti rugi yang harus dibayar - Kerusakan peralatan/bangunan untuk produksi - Kerusakan produk dan bahan-bahan - Kelambatan produksi - Upah yang dibayar selama korban tidak bekerja - Biaya lembur - Waktu ekstra bagi pengawas - Penurunan kemampuan korban setelah kembali - Biaya melatih pekerja baru Modul Pembinaan Operasional P2K3. 1998. Departemen Tenaga Kerja R.I. Hal. 12. Nirwana Dwi Surbakti : Penggunaan Metode Fault Tree Analysis Untuk Menentukan Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Cost Benefit Ratio Sebagai 9,51 14,10 4,42 1440,00 7,96 59,87 65,08 2880,00 14,21 4,23 1440,00 7,99 59,95 64,79 2880,00 14,39 4,43 1440,00 8,04 60,24 64,58 2880,00 14,43 49,35 19,10 18,27 4,25 14,46 49,71 19,20 18,35 4,13 14,36 49,39 19,32 18,34 4,35 7 8 9 10 9,57 9,43 9,20 9,61 14,32 14,40 14,45 14,39 4,38 4,31 4,17 4,25 1440,00 1440,00 1440,00 1440,00 8,00 7,89 8,03 8,07 60,03 60,17 59,69 60,25 64,85 64,53 64,91 64,66 2880,00 2880,00 2880,00 2880,00 14,43 49,49 19,12 18,24 4,17 14,77 49,29 19,18 18,47 4,23 14,52 49,47 19,07 18,44 4,29 14,62 49,41 19,23 18,38 4,31 Universitas Sumatera Utara Work Center I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII XIII Waktu Siklus Trafo 100 KVA, 3Ø di Setiap Proses Proses Pemotongan Silicon Steel Penggulungan Inti Trafo Penimbangan Berat Inti Pemanggangan Inti Pengujian Rugi-rugi Inti Penggulungan Kumparan Pemasangan Koneksi Pengeringan Trafo Pemasangan Terminal, Casing Pengujian Turn Ratio Test Pengisian Minyak Routing Test Finishing WaktuSiklus(menit) 1234 10,66 10,16 10,54 10,45 20,09 5,42 20,16 5,36 20,10 5,40 20,16 5,48 1440,00 1440,00 1440,00 1440,00 10,41 100,85 119,05 2880,00 10,33 100,55 119,19 2880,00 10,30 100,51 118,74 2880,00 10,62 100,58 119,05 2880,00 16,62 16,37 16,52 16,77 51,66 20,32 51,43 20,10 51,62 20,12 51,35 20,25 20,47 4,32 20,38 4,19 20,34 4,07 20,37 4,19 5 10,68 20,07 5,39 1440,00 10,21 100,70 119,02 2880,00 16,52 51,71 20,17 20,49 4,17 Universitas Sumatera Utara Waktu Siklus Trafo 160 KVA, 3Ø di Setiap Proses Work Center Proses I Pemotongan Silicon Steel II Penggulungan Inti Trafo III Penimbangan Berat Inti IV Pemanggangan Inti V Pengujian Rugi-rugi Inti VI Penggulungan Kumparan VII Pemasangan Koneksi VIII Pengeringan Trafo IX Pemasangan Terminal, Casing X Pengujian Turn Ratio Test XI Pengisian Minyak XII Routing Test XIII Finishing WaktuSiklus(menit) 123 4 10,59 10,68 10,17 10,49 22,38 5,61 22,62 5,90 22,33 5,57 22,18 5,59 1440,00 1440,00 1440,00 1440,00 10,38 120,36 129,57 2880,00 10,50 120,41 129,90 2880,00 10,54 120,51 129,62 2880,00 10,43 120,65 129,29 2880,00 16,35 16,61 16,24 16,77 51,47 20,07 51,49 20,34 51,71 20,17 51,43 20,27 20,23 4,14 20,47 4,27 20,39 4,31 20,28 4,39 Universitas Sumatera Utara Waktu Siklus Trafo 200 KVA, 3Ø di Setiap Proses Work Center Proses I Pemotongan Silicon Steel II Penggulungan Inti Trafo III Penimbangan Berat Inti IV Pemanggangan Inti V Pengujian Rugi-rugi Inti VI Penggulungan Kumparan VII Pemasangan Koneksi VIII Pengeringan Trafo IX Pemasangan Terminal, Casing X Pengujian Turn Ratio Test XI Pengisian Minyak XII Routing Test XIII Finishing WaktuSiklus(menit) 12 3 45 10,63 10,73 10,57 10,30 10,03 22,87 5,98 22,79 6,06 22,86 5,84 22,46 5,58 22,97 6,04 1440,00 1440,00 1440,00 1440,00 1440,00 10,38 120,75 129,64 2880,00 10,71 120,94 129,74 2880,00 10,37 120,73 129,91 2880,00 10,53 10,57 120,82 120,76 130,09 129,69 2880,00 2880,00 16,55 16,47 16,52 16,39 16,71 51,66 20,25 51,43 20,15 51,62 20,18 51,35 20,10 51,71 20,23 20,35 4,11 20,23 4,24 20,24 4,31 20,27 4,29 20,21 4,17 6 10,14 22,81 5,68 1440,00 10,40 121,06 130,03 2880,00 16,62 51,39 20,31 20,34 4,32 Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN 5 Perhitungan Takt Time 1. Penggulungan Inti Trafo Bahan = Silicon Steel Customer demand per month = 4 unit/hr x 15 kg/unit = 60 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takt time = = = 4,29 menit/kg = 4,29 menit/unit 2. Penimbangan Berat Inti Bahan = Silicon Steel Customer demand per month = 4 unit/bln x 15 kg/unit = 60 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takt time = = = 4,29 menit/kg = 4,29 menit/unit Universitas Sumatera Utara 3. Pemanggangan Inti Bahan = Silicon Steel Sekali memanggang tungku pemanggang memanggang inti silicon steel untuk 10 unit trafo. Customer demand per month = 10 unit/hari x 15 kg/unit = 150 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takt time = = = 9,6 menit/kg = 9,6 menit/unit 4. Pengujian Rugi-rugi Inti Bahan = Silicon Steel Customer demand per month = 4 unit/hari x 15 kg/unit = 60 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takt time = = = 4,29 menit/kg = 4,29 menit/unit Universitas Sumatera Utara 5. Penggulungan Kumparan a. Bahan = Silicon Steel Customer demand per month = 2 unit/hari x 15 kg/unit = 60 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takttime = = = 8,58 menit/kg = 8,58 menit/unit b. Bahan = Insulation Paper Customer demand per month = 4 unit/bln x 0,5 kg/unit = 2 kg/bln Uptime = 100% Scrap = 1% Input = = = 2,02 kg/hari Takt time = = = 127,42 menit/kg = 127,42 menit/unit c. Bahan = Kawat Tembaga (Gulungan Sekunder) Customer demand per month = 4 unit/hari x 2 kg/unit = 8 kg/hari Universitas Sumatera Utara Uptime = 90% Input = Scrap = 1% = = 8,08 kg/hari Takt time = = = 31,86 menit/kg = 31,86 menit/unit d. Bahan = Kawat Tembaga (Gulungan Primer) Customer demand per month = 4 unit/hari x 3 kg/unit = 12 kg/hari Uptime = 90% Scrap = 1% Input = = = 13,46 kg/hari Takt time = = = 19,12 menit/kg = 19,12 menit/unit 6. Pemasangan Koneksi a. Bahan = Silicon Steel Customer demand per month = 4 unit/hari x 15 kg/unit Universitas Sumatera Utara Uptime = 100% Takttime = = 60 kg/hari Scrap = 0% = = 4,29 menit/kg = 4,29 menit/unit b. Bahan = Insulation Paper Customer demand per month = 4 unit/hari x 0,5 kg/unit = 2 kg/hari Uptime = 90% Scrap = 1% Input = = = 2,24 kg/hari Takttime = = = 114,91 menit/kg = 114,91 menit/unit c. Bahan = Kawat Tembaga (Gulungan Skunder) Customer demand per month = 4 unit/hari x 2 kg/unit = 8 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takttime = = Universitas Sumatera Utara = 32,175 menit/kg = 32,175 menit/unit d. Bahan = Kawat Tembaga (Gulungan Primer) Customer demand per month = 4 unit/hari x 3 kg/unit = 12 kg/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takt time = = = 21,45 menit/kg = 21,45 menit/unit 7. Pengeringan Trafo a. Bahan = Silicon Steel Customer demand per month = 4 unit/hari x 15 kg/unit = 60 kg/hari Uptime = 90% Scrap = 0% Input = = = 66,6 kg/hari Takt time = = = 3,86 menit/kg = 3,86 menit/unit b. Bahan = Insulation Paper Universitas Sumatera Utara Customer demand per month = 4 unit/hari x 0,5 kg/unit = 2 kg/hari Uptime = 90% Scrap = 0% Input = = = 2,22 kg/hari Takt time = = = 115,945 menit/kg = 115,945 menit/unit c. Bahan = Kawat Tembaga (Gulungan Skunder) Customer demand per month = 4 unit/hari x 2 kg/unit = 8 kg/hari Uptime = 90% Scrap = 0% Input = = = 8,88 kg/hari Takt time = = = 28,99 menit/kg d. Bahan = Kawat Tembaga (Gulungan Primer) Customer demand per month = 4 unit/hari x 3 kg/unit Universitas Sumatera Utara Uptime = 90% Input = = 12 kg/hari Scrap = 0 % = = 13,34 kg/hari Takt time = = = 19,30 menit/kg 8. Pemasangan Terminal, Casing a. Bahan = Tap Changer Customer demand per month = 4 unit/hari x 2 unit/unit = 8 unit/hari Uptime = 90% Scrap = 0% Input = = = 8,88 unit/hari Takt time = = = 28,99 menit/unit b. Bahan = Bushing Primer Universitas Sumatera Utara Customer demand per month = 4 unit/hari x 1 unit/hari = 4 unit/bln Uptime = 90% Scrap = 0% Input = = = 4,44 unit/hari Takt time = = = 57,97 menit/unit c. Bahan = Bushing Sekunder Customer demand per month = 4 unit/hari x 1 unit/hari = 4 unit/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takt time = = = 64,35 menit/unit 9. Pengujian Turn Ratio Test Bahan : Transformator Customer demand per month = 4 unit/hari x 1unit/hari = 4 unit/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Universitas Sumatera Utara Takt time = = = 64,35 menit/unit 10. Pengisian Minyak Bahan : Minyak Customer demand per month = 4 unit/hari x 15 liter/unit = 60 liter/hari Uptime = 80% Scrap = 0% Input = = = 75 liter/hari Takttime = = = 3,43 menit/liter = 51,45 menit/unit 11. Routing Test Bahan : Transformator Customer demand per month = 4 unit/hari x 1unit/hari = 4 unit/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Universitas Sumatera Utara Takttime = = = 64,35 menit/unit 12. Finishing Bahan :Name Plate Customer demand per month = 4 unit/hari x 1unit/hari = 4 unit/hari Uptime = 100% Scrap = 0% Takttime = = = 64,35 menit/unit Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara
Minimisasi Kecelakaan Akibat Kerja dengan Pendekatan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja pada PT. Morawa Electric Transbuana
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Minimisasi Kecelakaan Akibat Kerja dengan Pendekatan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja pada PT. Morawa Electric Transbuana

Gratis