Pengaruh Pemberian Kompos dan Pupuk Kandang dalam Bentuk Biasa dan Bentuk Briket terhadap Pertumbuhan Sukun (Artocarpus communis Forst) pada Lahan Marginal

Gratis

5
41
70
2 years ago
Preview
Full text

RIWAYAT HIDUP

  Tahun 2007 penulis lulus dari SMANegeri 1 MATAULI Pandan dan pada tahun yang sama masuk ke FakultasPertanian Universitas Sumatera Utara melalui jalur Seleksi PenerimaanMahasiswa Baru (SPMB). Penulis melaksanakan Praktik pengenalan dan Pengelolaan Hutan (P 3 H) di hutan mangrove Pulau Sembilan, Pangkalan Susu dan hutan dataran rendah Aras Napal, Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada tanggal 8 sampai 19 Juni 2009.

KATA PENGANTAR

  Judul dari skripsi ini adalah “Pengaruh Pemberian Kompos dan PupukKandang dalam Bentuk Biasa dan Briket terhadap Pertumbuhan Bibit Sukun(Artocarpus communis Forst) pada Lahan Marginal”. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada orangtua penulis yang telah membimbing,mendidik dan memberikan motifasi serta mendukung penulis dalam doa dan materil.

DAFTAR TABEL No

  Perbandingan Komposisi Kandungan Gizi Sukun dengan Beberapa Bahan Pangan Lainnya dalam 100 gram..........................18 3. Data suhu dan kelembaban dari pengamatan 1 hingga pengamatan 6……...

DAFTAR GAMBAR No

  Rata-rata tinggi bibit sukun tiap pengamatan...................................... Rata-rata jumlah daun bibit sukun tiap pengamatan..................................

DAFTAR LAMPIRAN No

  Salah satu media yang dapat menyimpan air adalah pupuk organik dan salah satu bentuk modifikasi pupuk organik agar dapat lebih tahan lamadalam menyimpan air yaitu dengan pemadatan (briket). Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi pengaruh pemberian pupuk kompos dan pupuk kandang yang diaplikasi dalam bentuk biasadan briket terhadap pertumbuhan sukun (Artocarpus communis Forst).

PENDAHULUAN Latar Belakang

  Menurut Hendalastuti danRojidin (2006) dalam bidang kehutanan sukun merupakan salah satu jenis pohon Sukun termasuk tanaman yang kompleks, jika dilihat dari sifat kayu sukun merupakan jenis tanaman yang memiliki kualitas kayu yang baik, secara ekologisifat sukun tergolong tanaman yang mudah tumbuh baik pada kondisi basah namun dapat pula tumbuh pada kondisi yang kurang air (lahan kering). Sehubungan dengan hal tersebut, untuk merehabilitasi lahan pada suatu areal yang curah hujannya sedikit dilakukan dengan pemupukan yang dapatmenahan air sehingga lebih tahan tehadap situasi kekeringan serta sukun yang notabene merupakan tumbuhan yang mampu hidup pada kondisi kering sehinggaakan di peroleh suatu kondisi yang efektif terhadap pemberian pupuk dalam upaya rehabilitasi lahan kritis terutama pada kondisi kekeringan.

TINJAUAN PUSTAKA Defenisi Lahan Kritis

  Kebutuhan Air Tanaman Kebutuhan air tanaman dapat didefenisikan sebagai jumlah air yang diperlukan untuk memenuhi kehilangan air melalui evapotranspirasi tanamanyang sehat, tumbuh pada sebidang tanah yang luas dengan kondisi tanah yang tidak mempunyai kendala (kendala lengas tanah dan kesuburan tanah) danmencapai potensi produksi penuh pada kondisi lingkungan tumbuh tertentu (Sumarno, 2004). Jika konsentrasi hara dalam tanaman yang sedang tumbuh dengan berbagai suplai air adalah konstan, Pengaruh Pemberian Bahan Organik terhadap Sifat Fisik Tanah, Evapotranspirasi dan Pertumbuhan Tanaman Bahan organik adalah bagian dari tubuh tanah yang merupakan suatu sistem yang kompleks dan dinamis, berasal dari sisa tanaman dan hewan yangmengalami perubahan bentuk secara terus menerus.

DAFTAR PUSTAKA

  Karakteristik Budidaya dan Pengolahan Buah Sukun Studi Kasus di Solok dan Kampar. Agronomic and environmental implication of organic farming systems dalam Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan PupukHijau Calopogonium mucunoides Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai Panen Muda yang Dibudidayakan Secara Organik.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Penggunaan Berbagai Jenis Kompos Terhadap Pertumbuhan Sukun (Artocarpus communis Forst ) Pada Daerah Tangkapan Air Danau Toba, Kecamatan Haranggaol Horison
0
67
50
Penggunaan Berbagai Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Sukun (Artocarpus communis Forst ) Pada DTA Danau Toba, Kecamatan Haranggaol Horison
2
68
56
Respon Pertumbuhan Bibit Sukun ( Artocarpus communis Forst ) Pada Pemberian Komposisi Pupuk Kandang dan Koposisi Tanah Yang Berbeda
2
67
31
Pemeriksaan Kandungan Mineral Besi dan Kalsium dalam Buah Sukun (Artocarpus communis, Forst) secara Spektrofotometri Serapan Atom
8
67
92
Pengaruh Pemberian Kompos dan Pupuk Kandang dalam Bentuk Biasa dan Bentuk Briket terhadap Pertumbuhan Sukun (Artocarpus communis Forst) pada Lahan Marginal
5
41
70
Uji Ketahanan Bibit Sukun (Artocarpus communis Forst) Pada Beberapa Interval Penyiraman
0
40
67
Penggunaan Beberapa Jenis Bahan Penahan Air Untuk Mendukung Pertumbuhan Bibit Sukun (Artocarpus communis Forst)
1
37
60
Aplikasi Crystal Soil Di Lapangan Terhadap Pertumbuhan Bibit Sukun (Artocarpus Communis Forst)
0
28
56
Aplikasi Crystal Soil Terhadap Pertumbuhan Bibit Sukun (Artocarpus communis Forst)
0
18
58
Respon Pertumbuhan Bibit Sukun (Artocarpus Communis Forst) Pada Intensitas Penyiraman Berbeda
6
48
56
Pengaruh Pemberian Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Sorgum Manis (Sorghum Bicolor L.) Di Lahan Kering Wonogiri
1
2
46
Pertumbuhan dan Keragaan Tanaman Jeruk Keprok Borneo Prima pada Dosis Pupuk dan Bentuk Pangkas Berbeda
0
0
8
Penggunaan Berbagai Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Sukun (Artocarpus communis Forst ) Pada DTA Danau Toba, Kecamatan Haranggaol Horison
0
0
10
Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao. L) terhadap Pemberian Kompos Blotong dan Pupuk NPKMg pada Media Subsoil Ultisol
0
0
7
Pemeriksaan Kandungan Mineral Besi dan Kalsium dalam Buah Sukun (Artocarpus communis, Forst) secara Spektrofotometri Serapan Atom
0
0
16
Show more