Feedback

Analisis Pengaruh Kecukupan Modal, Efisiensi, Likuiditas, Non Performing Loan, Pembentukan Penyisihan Aktiva Produktif, Dan Kualitas Aktiva Produktif Terhadap Return On Assets (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten D

Informasi dokumen
ANALISIS PENGARUH KECUKUPAN MODAL, EFISIENSI, LIKUIDITAS, NON PERFORMING LOAN, PEMBENTUKAN PENYISIHAN AKTIVA PRODUKTIF, DAN KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP RETURN ON ASSETS (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten Deli Serdang Tahun 2007-2010) TESIS Oleh Erna Susilawaty Sebayang 097017040/Akt SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara ANALISIS PENGARUH KECUKUPAN MODAL, EFISIENSI, LIKUIDITAS, NON PERFORMING LOAN, PEMBENTUKAN PENYISIHAN AKTIVA PRODUKTIF, DAN KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP RETURN ON ASSETS (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten Deli Serdang Tahun 2007-2010) TESIS Diajukan Sebagai Salah Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Studi Akuntansi pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara THE ANALYSIS OF CAPITAL ADEQUACY RATIO, EFICIENCY, LIQUIDITY, NON PERFORMING LOAN, ALLOWANCE FOR LOANS AND LEASE LOSSES, AND QUALITY OF PRODUCTIVE ASSETS TOWARD RETURN ON ASSETS (The Study Empiries on Bank Perkreditan Rakyat (BPR) listed in Deli Serdang Region since 2007 to 2010) THESIS By Erna Susilawaty Sebayang 097017040/Akt SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara Judul Tesis : ANALISIS PENGARUH KECUKUPAN MODAL, EFISIENSI, LIKUIDITAS, NON PERFORMING LOAN, PEMBENTUKAN PENYISIHAN AKTIVA PRODUKTIF, DAN KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP RETURN ON ASSETS (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten Deli Serdang Tahun 2007-2010) Nama Mahasiswa : Erna Susilawaty Sebayang Nomor Pokok : 097019040 Program Studi : Akuntansi Menyetujui Komisi Pembimbing (Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec.Ac.) Ketua Program Studi (Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA) Tanggal lulus (Drs. Syahyunan, M.Si.) Direktur (Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE.) : 10 Agustus 2011 Universitas Sumatera Utara Telah diuji pada : Tanggal 10 Agustus 2011 PANITIA PENGUJI TESIS Ketua : Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec.Ac. Anggota : 1. Drs. Syahyunan, M.Si. 2. Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA. 3. Dra. Tapi Anda Sari, Lubis, M.Si., Ak. 4. Drs. Idhar Yahya, MBA, Ak. Universitas Sumatera Utara LEMBAR PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul : “ANALISIS PENGARUH KECUKUPAN MODAL, EFISIENSI, LIKUIDITAS, NON PERMORMING PRODUKTIF, LOAN, DAN PEMBENTUKAN KUALITAS AKTIVA PENYISIHAN PRODUKTIF AKTIVA TERHADAP RETURN ON ASSETS” adalah benar hasil karya saya sendiri yang belum pernah dipublikasikan oleh siapapun sebelumnya. Sumber-sumber data dan informasi yang digunakan telah dinyatakan secara benar dan jelas. Medan, 10 Agustus 2011 Yang membuat pernyataan Erna Susilawaty Sebayang Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kecukupan modal diproksikan melalui Capital Adequacy Ratio (CAR), efisiensi diproksikan melalui Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi (BOPO), likuiditas diproksikan melalui Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Penghapusan Penyisihan Aktiva Produktif (PPAP), Kualitas Aktiva Produktif (KAP) terhadap Return on Assets (ROA) pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten Deli Serdang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten Deli Serdang yang menyajikan laporan keuangan triwulan yang dipublikasikan Bank Indonesia secara kontinu mulai periode tahun 2007 sampai dengan 2010. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 19 Bank Perkreditan Rakyat. Dari jumlah populasi ini yang menjadi sampel sebanyak 13 Bank Perkreditan Rakyat di Wilayah Kabupaten Deli Serdang periode tahun 2007 sampai dengan 2010. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda (Multiple Linear Regression) dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan F-test untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan serta t-test untuk menguji besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial dengan Level of Significance 5%. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik, hal ini menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan model persamaan regresi liniear berganda. Dari hasil penelitian secara simultan keenam variabel berpengaruh signifikansi terhadap ROA. Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) berpengaruh positif dan signifikansi terhadap ROA. Biaya Operasi Pendapatan Operasi (BOPO), Penghapusan Penyisihan Aktiva Produktif (PPAP) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikansi terhadap ROA. Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Kualitas Aktiva Produktif (KAP) secara parsial tidak berpengaruh signifikansi terhadap ROA. Kemampuan prediksi dari keenam variabel tersebut terhadap ROA sebesar 78,1% sedangkan sisanya sebesar 21,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian. Kata Kunci : Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Penghapusan Penyisihan Aktiva Produktif (PPAP), Kualitas Aktiva Produktif (KAP), dan Return on Assets (ROA). Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The purpose of this study was to test the influence of the Capital Adequacy forecasting on Capital Adequacy Ratio (CAR). Efencienci forecasting on Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi (BOPO), liquidity forecasting on Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Penghapusan Penyisihan Aktiva Produktif (PPAP), Kualitas Aktiva Produktif (KAP) toward Return on Asset (ROA) on Bank Perkreditan Rakyat listed in Deli Serdang Region. This study used purposive sampling method in criteria was Bank Perkreditan Rakyat in Deli Serdang Region who provided financial quarterly report that publicated by Indonesia Banking Directory continuously since 2007 to 2010. The population in this study used 19 Bank Perkreditan Rakyat. And the total of samples 13 Bank Perkreditan Rakyat in Deli Serdang Region since 2007 to 2010. The analysis technique used was Multiple Linear Regression with equation least squares and hypothesis test use F-test to know to test the truth of influence of independence variable towards dependent variable is simultant and also t-test to test the influence of independence variable towards dependent variable as partial on level of significant 5%. Also the other test was a classic assumption test covering normally test, multicolinearity test, heteroskedasticity test, and autocorrelation test. During the study period show the data research was normally distributed. Based on the result of normally test, multicolinearity test, heteroskedasticity test, and autocorrelation test variable digressing of classic assumption deviation has not founded, its indicate that the available data has fulfill the condition to use multiple linear regression model. From the result of the study the simultant of the six variable influence significant towards ROA. While, CAR, NPL, in partial a positive and significant toward ROA. BOPO and PPAP partially a negative and significant toward ROA. LDR and KAP in partial significant not influence toward ROA. Prediction capability from these seven variable toward ROA is 78,1,% where the balance 21,9% is affected to other factors which was not to be entered to research model. Keyword : Capital Adequacy Ratio (CAR), Operating Expenses to Operating Income Ratio, Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Allowance for Loans and Lease Losess, Quality of Productive Assets, and Return on Assets (ROA). Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Penulis panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat yang telah dilimpahkanNya. Khususnya dalam penulisan tesis ini. Penulisan tesis ini dimaksudkan untuk memenuhi sebagian dari persyaratanpersyaratan guna memperoleh derajat sarjana S-2 Magister Ilmu Akuntansi pada Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Penulis menyadari bahwa baik dalam pengungkapan, penyajian dan pemilihan kata-kata maupun pembahasan materi tesis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu dengan penuh kerendahan hati penulis mengharapkan saran, kritik dan segala bentuk pengarahan dari semua pihak untuk perbaikan tesis ini. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan tesis ini, khususnya kepada: 1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H., M.Sc (CTM), Sp.A(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara beserta seluruh stafnya. 2. Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE., selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara beserta seluruh stafnya. 3. Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, Ak, selaku Ketua Program Studi Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 4. Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec.Ac., selaku dosen pembimbing utama tesis, yang telah banyak meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengarahkan dan Universitas Sumatera Utara membimbing serta memberikan saran-saran kepada penulis dalam menyelesaikan tesis ini. 5. Drs. Syahyunan, M.Si., selaku dosen pembimbing pendukung tesis yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk membimbing, mengarahkan serta memberikan saran-saran kepada penulis sehingga tesis ini dapat diselesaikan. 6. Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, Ak, selaku dosen pembanding yang telah banyak memberikan saran-saran kepada penulis dalam penyelesaian tesis ini. 7. Dra. Tapi Anda Sari, Lubis, M.Si, Ak, selaku dosen pembanding yang telah banyak memberikan saran-saran kepada penulis dalam penyelesaian tesis ini. 8. Drs. Idhar Yahya, MBA, Ak, selaku dosen pembanding yang telah banyak memberikan saran-saran kepada penulis dalam penyelesaiaan tesis ini. 9. Seluruh dosen dan staf administrasi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 10. Suami tercinta Hamonangan Justinus Gultom dan anak tersayang Simon Ignasius Gultom, serta seluruh keluarga yang telah memberikan dukungan dan motivasi dengan penuh kasih sayang baik moril maupun materil kepada penulis. 11. Rekan-rekan mahasiswa Ilmu Akuntansi khususnya angkatan XVII dan temanteman lain, yang telah mendukung dan memberikan saran membangun kepada penulis. 12. Pihak-pihak lain yang tidak disebutkan yang telah banyak memberikan dukungan dan motivasi kepada penulis. Universitas Sumatera Utara Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari sempurna, sehingga masih diperlukan masukan dan saran yang membangun guna perbaikan dan kesempurnaan, dan akhirnya harapan penulis semoga tesis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Medan, Agustus 2011 Erna S. Sebayang Universitas Sumatera Utara RIWAYAT HIDUP I. Pribadi : Nama : ERNA SUSILAWATY SEBAYANG Tempat/Tanggal Lahir : Kisaran/03 Desember 1975 Anak ke : 3 (tiga) dari 6 (enam) bersaudara Alamat : Jl. Citra Anggrek No. 12 Simpang Selayang – Medan II. Pendidikan Formal a. SD Swasta Panti Budaya Kisaran Tamat Tahun 1998 b. SMP Negeri 2 Kisaran Tamat Tahun 1991 c. SMA Negeri 2 Kisaran Tamat Tahun 1994 d. Fakultas Ekonomi Program Strata 1 (S1) Jurusan Akuntansi Universitas Katolik Santo Thomas Medan Tamat Tahun 1999 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK . i ABSTRACT. ii KATA PENGANTAR. iii RIWAYAT HIDUP . vi DAFTAR ISI. vii DAFTAR TABEL . xi DAFTAR GAMBAR. xii DAFTAR LAMPIRAN . xiii BAB I BAB II PENDAHULUAN. 1 1.1. Latar Belakang. 1 1.2. Rumusan Masalah. 9 1.3. Tujuan Penelitian. 10 1.4. Manfaat Penelitian. 10 1.5. Originalitas . 11 TINJAUAN PUSTAKA . 12 2.1. Landasan Teori. 12 2.1.1. Return on Assets (ROA) . 12 2.1.2. Kecukupan Modal. 13 2.1.3. Efisiensi . 14 2.1.4. Likuiditas . 15 Universitas Sumatera Utara 2.1.5. Non Performing Loan (NPL). 16 2.1.6. Penghapusan Penyisihan Aktiva Produktif . 18 2.1.7. Kualitas Aktiva Produktif. 19 2.1.8. Pengaruh Variabel Independen Terhadap Return on Assets. 20 2.1.8.1. Pengaruh Capital Adequacy Ratio Terhadap Return on Assets . 20 2.1.8.2. Pengaruh Biaya Operasi Pendapatan Operasi Terhadap Return on Assets . 21 2.1.8.3. Pengaruh Loan to Deposit Ratio Terhadap Return on Assets. 21 2.1.8.4. Pengaruh Non Performing Loan Terhadap Return on Assets. 22 2.1.8.5. Pengaruh Penghapusan Penyisihan Aktiva Produktif Terhadap Return on Assets . 23 2.1.8.6. Pengaruh Kualitas Aktiva Produktif Terhadap Return on Assets. 24 Penelitian Terdahulu. 24 KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS . 27 3.1. Kerangka Konsep . 27 3.2. Hipotesis. 30 METODE PENELITIAN . 31 4.1. Jenis Penelitian. 31 2.2. BAB III BAB IV Universitas Sumatera Utara BAB V BAB VI 4.2. Lokasi dan Waktu Penelitian . 31 4.3. Populasi dan Sampel . 31 4.4. Metode Pengumpulan Data . 34 4.5. Jenis Data . 34 4.5. Definisi Operasional Variabel. 34 4.6. Metode Analisis Data. 39 4.7. Pengujian Hipotesis. 39 4.8. Uji Asumsi Klasik . 42 4.8.1. Uji Normalitas Data . 42 4.8.2. Uji Multikolinearitas . 42 4.8.3. Uji Heteroskedastisitas. 43 4.8.4. Uji Autokorelasi. 43 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN . 45 5.1. Deskripsi Data Penelitian. 45 5.2. Hasil Analisis . 47 5.2.1. Uji Normalitas Data . 47 5.2.2. Uji Multikolinearitas . 50 5.2.3. Uji Heteroskedastisitas. 52 5.2.4. Uji Autokorelasi. 53 5.3. Pengujian Hipotesis . 54 5.4. Pembahasan Hipotesis . 58 KESIMPULAN DAN SARAN . 64 6.1. Kesimpulan . 64 6.2. Keterbatasan Penelitian. 65 Universitas Sumatera Utara 6.3. Saran . 66 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Nomor 1.1. Judul Halaman Rata-rata dari CAR, BOPO, LDR, NPL, PPAP, KAP dan ROA pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten Deli Serdang Periode 2007 sampai dengan 2010 . 7 2.1. Hasil-hasil Penelitian Terdahulu . 26 4.1. Populasi Penelitian. 33 4.2. Definisi Operasional . 38 5.1. Deskriptif Data . 45 5.2. Uji Normalitas (Descriptive Statistics) . 48 5.3. Uji Normalitas (One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test) . 49 5.4. Matriks Korelasi yang dapat diterima. 2) Melaksanakan operasi bank secara professional dan transparan dengan berprinsip pada Good Corporate Governance dan Risk Management. 3) Memfungsikan organisasi secara profesional melalui pelatihan sumber daya manusia untuk dapat turut serta dalam kejadian bisnis yang bertaraf nasional maupun international secara efektif. 3. Bank Central Asia Tbk a. Sejarah Bank Central Asia (BCA) BCA secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi di tahun 1997. Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara, khusus, kondisi ini mempengaruhi aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA di tahun 1998. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan Desember 1998, dana pihak ketiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36 triliun. Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA diserahkan oleh BPPN ke Bank Indonesia di tahun 2000. Selanjutnya, BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan publik. Penawaran Saham Perdana berlangsung di tahun 2000, dengan menjual saham. sebesar 22,55% yang berasal dari divestasi BPPN. Setelah Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih mengimsai 70,30% dari seluruh saham BCA. Penawaran saham kedua dilaksanakan di bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN mendivestasikan 10% lagi dari saham miliknya di BCA. Dalam tahun 2002, BPPN melepas 51% dari sahamnya di BCA melalui tender penempatan privat yang strategis. Farindo Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius, memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi finansial. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA b. Keunggulan Bank Central Asia 1) Tim manajemen yang sangat profesional yang selalu mengikuti kebijakan dan regulasi perbankan nasional dan internasional 2) Sumber daya manusia (SDM) yang terlatih baik dan berorientasi pada pelayanan bagi nasabah 3) Rangkaian produk dan jasa yang inovatif dan memenuhi kebutuhan yang aktual 4) Pemanfaatan teknologi paling mutakhir secara tepat. 5) Upaya yang terus-menerus dalam mempertahankan tingkat pengamanan perbankan yang paling tinggal. 6) Jaringan yang luas dari kantor cabang dan kantor cabang pembantu di seluruh Indonesia. 7) Pilihan saluran penghantaran (delivery channel) yang luas untuk mencapai tingkat kenyamanan pelanggan yang maksimum. 8) Per 31 Maret 2010 telah memiliki sekitar 6.710 ATM tunai maupun non-tunai serta ATM Setoran Tunai yang disediakan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia. 4. Bank Danamon Indonesia Tbk a. Sejarah Bank Danamon Indonesia Danamon didirikan pada tahun 1956 sebagai Bank Kopra Indonesia. Di tahun 1976 nama tersebut kemudian diubah menjadi PT Bank Danamon Indonesia. Di tahun 1988, Danamon menjadi bank devisa dan setahun kemudian mencatatkan diri sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Sebagai akibat dari krisis keuangan Asia di tahun 1998, pengelolaan Danamon dialihkan di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai BTO (Bank Taken Over). Di tahun 1999, Pemerintah Indonesia melalui BPPN melakukan rekapitalisasi sebesar Rp32,2 triliun dalam bentuk obligasi pemerintah. Sebagai bagian dari program restrukturisasi, di tahun yang sama PT Bank PDFCI, sebuah BTO yang lain, dilebur menjadi bagian dari Danamon. Kemudian di tahun 2000, delapan BTO lainnya (Bank Tiara. PT Bank Duta Tbk, PT Bank Rama Tbk, PT Bank Tamara Tbk, PT Bank Nusa Nasional Tbk, PT Bank Pos Nusantara, PT Jayabank International dan PT Bank Risjad Salim Internasional) dilebur ke dalam Danamon. Sebagai bagian dari paket merger tersebut, Danamon menerima program rekapitalisasinya yang kedua dari Pemerintah melalui injeksi modal sebesar Rp28,9 triliun. Sebagai surviving entity, Danamon bangkit menjadi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Selanjutnya, Danamon terus melakukan upaya restrukturisasi yang mencakup aspek manajemen, karyawan, organisasi, sistem, dan identitas perusahaan. Upaya tersebut berhasil meletakkan landasan dan insfrastruktur yang baru guna mendukung pertumbuhan berdasarkan prinsip transparansi, tanggung jawab, integritas dan profesionalisme. Saat ini, Danamon merupakan salah satu institusi finansial yang terbesar di Indonesia. Didukung oleh lebih dari 50 tahun pengalaman, UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Danamon terus berupaya menjadi bank yang “Bisa mewujudkan setiap keinginan nasabah” sesuai dengan brand promise-nya. Per Desember 2009 Danamon merupakan bank keenam terbesar di Indonesia dalam hal jumlah aset, keempat terbesar dalam jumlah kapitalisasi pasar serta memiliki jaringan cabang kedua terbesar, yaitu hampir 1.900 kantor cabang dan pusat pelayanan. b. Visi dan Misi Bank Danamon Indonesia Visi : Danamon peduli dan membantu jutaan orang mencapai kesejahteraan Misi : Danamon bertekad untuk menjadi “Lembaga Keuangan Terkemuka” di Indonesia yang keberadaannya diperhitungkan. Suatu organisasi yang terpusat pada nasabah, yang melayani semua segmen dengan menawarkan nilai yang unik untuk masing-masing segmen, berdasarkan keunggulan penjualan dan pelayanan, dan didukung oleh teknologi kelas dunia. Aspirasi Danamon adalah menjadi perusahaan pilihan untuk berkarya dan yang dihormati oleh nasabah, karyawan, pemegang saham, regulator dan komunitas dimana pun berada. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 5. Bank Ekonomi Raharja Tbk Bank ini didirikan pada tanggal 8 Maret 1990, Bank Ekonomi dinyatakan oleh Bank Indonesia sebagai bank yang sehat selama 24 bulan berturut-turut sejak pembukaan dan tetap bertahan hingga saat ini. Karena hasil evaluasi yang baik, maka pada tahun 1992, Bank Ekonomi berhasil mengakreditasi status menjadi Bank Devisa sehingga bentuk pelayanan kepada masyarakat semakin dapat diperluas dan dikembangkan. Pada, usia yang ke-19, Bank Ekonomi telah memiliki jaringan kantor cabang dan cabang pembantu. sebanyak 92 kantor yang tersebar di 27 kota, seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Kudus, Yogyakarta, Surabaya, Sidoado, Malang, Medan, Rantau Prapat, Batam, Palembang, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Makassar, Manado, Banjarmasin, Balikpapan, Pontianak, Samarinda, dan Denpasar. Saat ini Bank Ekonomi telah berhasil meningkatkan pelayanan dengan Online System ke seluruh cabang/capem dan penyediaan fasilitas ATM yang tersebar di seluruh lokasi strategis. Bank Ekonomi juga bekerja sama dengan jaringan ATM ALTO dan jaringan ATM PRIMA Berta Debit PRIMA. Bank Ekonomi juga menyediakan fasilitas phone banking dan internet banking. Yang semuanya itu ditujukan untuk kepuasan nasabah Bank Ekonomi. Bank Ekonomi terus mendukung nasabahnya dengan penambahan jaringan cabang yang sekarang ini terdapat di 27 kota termasuk pembukaan cabang-cabang yang terakhir di Manado, Pangkal Pinang, dan Kudus menjadikan total jumlah cabang menjadi 92 kantor cabang. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Jajaran Manajemen Bank Ekonomi terus berusaha untuk meningkatkan sinergi perusahaan dan tetap melakukan inovasi-inovasi dan terobosan dalam mempertahankan posisi Bank Ekonomi sebagai bank swasta nasional yang solid, dan aman. Pada tanggal 22 Mei 2009, HSBC Asia Pacific Holdings (UK) Limited telah berhasil menyelesaikan akuisisi 88.89% dari kepemilikan Bank Ekonomi. Pada hari ini, Bank Ekonomi sudah resmi menjadi anggota dari Grup HSBC, yang memiliki lebih dari 9500 kantor di 86 negara dan teritori dengan aset US$2.527 miliar (tertanggal 31 Desember 2008), yang sekarang ini merupakan salah satu institusi perbankan dan layanan keuangan internasional terbesar di dunia. 6. Bank Mandiri Tbk a. Sejarah Bank Mandiri Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Sampai dengan hari ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi selama lebih dari 140 tahun memberikan kontribusi dalam dunia perbankan dan perekonomian Indonesia. Bank Mandiri melaksanakan proses konsolidasi secara menyeluruh setelah merger. Pada saat itu, perusahaan menutup 194 kantor cabang yang saling berdekatan dan mengurangi jumlah karyawan, dari jumlah gabungan 26.600 menjadi 17.620. Brand Bank Mandiri diimplementasikan secara sekaligus ke semua jaringan dan pada seluruh kegiatan periklanan dan Ha diterima, artinya variable Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan rasio Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) terhadap Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif yang Wajib Dibentuk (PPAPWD) secara bersama-sama berpengaruh nyata (signifikan) terhadap terhadap tingkat kesehatan bank pada Bank Perkreditan Rakyat di Sumatera Utara pada tingkat kepercayaan 99%. 6. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0.879138, artinya Variabel Kualitas Aktiva Produktif (KAP) (X1) dan rasio Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) terhadap Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif yang Wajib Dibentuk (PPAPWD) (X2,), mampu memberi penjelasan sebesar 87,91% terhadap tingkat kesehatan bank pada Bank Perkreditan Rakyat di Sumatera Utara (Y), sedangkan sisanya sebesar 12,09% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam model estimasi. 7. Berdasarkan hasil regresi dengan korelasi parsial maka dapat disimpulkan bahwa dalam model estimasi tidak ada gejala multikolinieritas. Universitas Sumatera Utara 8. Nilai χ2 hitung yang diperoleh dari uji LM-Test sebesar 10,34. Nilai χ2 kritis sebesar 13,84. Karena nilai χ2 hitung < χ2 kritis yang berarti Ho diterima, maka model tidak mengandung masalah autokorelasi. 5.2. Saran Berdasarkan hasil analisis dan penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka di berikan beberapa saran. 1. Sebagai salah satu variable yang sangat mempengaruhi tingkat kesehatan bank secara umum, dan pada bank perkreditan rakyat secara khusus maka diperlukan adanya pengawasan secara terpadu dan komprehensif (menyeluruh) terhadap aktiva produktif baik melalui pengawasan langsung oleh yang bersangkutan (audit internal) maupun melalui badan auditor ( dalam hal ini bank indonesia sebagai pengawas perbankan di tanah air). Hal ini dimasudkan agar tercapai tingkat kesehatan bank yang mantap dan stabil. Dengan tingkat kesehatan bank yang baik maka bank diharapkan mampu menghadapi ekspetasi pasar yang berkembang secara dinamis, sehingga dengan adanya sikap yang pro aktif maka bank dapat menghadapi era persaingan bebas AFTA (Asean Free Trade Area) atau API (Arsitektur Perbankan Indonesia) yang telah dicanangkan oleh BI sebagai indikator sekaligus pedoman dalam perbankan Indonesia. 2. Peranan kredit sebagai salah satu unsur dari usaha perbankan mempunyai andil yang sangat besar dalam penilaiaan kinerja perbankan itu sendiri. Dalam hal ini kolektibilitas kredit haruslah mendapat perhatian dan penanganan yang Universitas Sumatera Utara serius. Hal ini dimaksudkan agar penempatan kredit yang telah disalurkan kepada nasabah peminjam tepat sasaran dan sesuai dengan tempo pengembalian yang disepakati. Penerapan prinsip kehati-hatian (Prudential Banking System) dan mengenali nasabah bank itu sendiri serta batas maksimum pemberian kredit (BMPK) merupakan langkah-langkah yang seharusnya ditempuh untuk menjaga efesiensi serta efektivitas pemberian kredit tersebut. 3. Bank Perkreditan rakyat sebagai bank yang selalu bergerak dalam usaha penyaluran kredit mikro maupun kecil mempunyai peranan yang cukup signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dengan demikian diperlukan manajemen yang mampu memfokuskan diri menghadapi kegiatan usaha yang bergerak dalam usaha mikro dan kecil (UMK) 4. Dalam rangka meningkatkan daya saing perbankan secara umum dan Bank Perkreditan Rakyat khususnya di Sumatera Utara, maka perlu adanya suatu spesialisasi dan langkah-langkah yang strategis serta perencanaan yang matang guna mendorong perkembangan tingkat kredit yang lebih baik sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara khususnya dan Indonesia umumnya. Dengan demikian diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujudkan sehingga tercipta masyarakat yang adil dan makmur. Universitas Sumatera Utara DAFTAR PUSTAKA Peraturan Bank Indonesia Nomor : 6/Pbi/2004 tentang Bank perkreditan rakyat. Peraturan Bank Indonesia Nomor : 6/18/Pbi/2004 tentang Bank perkreditan rakyat berdasarakan prinsip syariah. Peraturan Bank Indonesia Nomor : 6/18/Pbi/2004 tentang kualitas aktiva produktif bagi Bank perkreditan rakyat syariah. Peraturan Bank Indonesia Nomor : 6/18/Pbi/2004 tentang penyisihan penghapusan aktiva produktif bagi Bank perkreditan rakyat syariah. Surat edaran bank Indonesia no.26/4/BPPP tanggal 29 Mei 1993 tentang kualaitas aktiva produktif dan pemebentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif. Surat edaran bank Indonesia no.26/2/BPPP tanggal 29 Mei 1993 tentang kewajiban penyediaan Modal Minimum bagi Bank Perkeditan rakyat. Undang-undang RI no. 7 tahun 1992 tentang perbankan sebgaimana telah diubah dengan undang-undang no. 10 tahun 1998. Anonim, kamus Perbankan, Institut Perbankan Indonesia, Jakarta 1998. Arief, Sritua. Metodologi Penelitian Ekonomi, UI Press Jakarta 1993. Gurajati, damodar N. Basic Econometric, Mc.Graw-Hill New York USA 1998. Universitas Sumatera Utara Gasperz, Vincent, Ekonometrika Terapan, Tarsito, Bandung, 1991. Kashmir, Bank dan Lembaga keuanagan lainnya, rajawali Press, 1998. Kamaluddin, R. Pengantar Ekonomi Pembangunan, lembaga penerbit fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta 1998. Latumerissa, Julius R. Mengenal aspek-aspek Perbankan Umum, Penerbit aksara 1993. Nachrowi djalal nachrowi, Msc. Penggunaan Teknik Ekonometrika, PT.RAJA GRAFINDO, April 2002. Sinungan Muchdarsyah, Manajemen Dana Bank, Edisi kedua, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta, 1993. Sugianto, Catur. Ekonometrika Terapan, Edisi pertama, BPPFE, 1994. Sutojo, Siswanto, Manajemen terapan Bank, Pustaka Dinaman Pressindo, Jakarta, 1997. Suyatno. Kelembagaan perbankan, PT. Gramedia Pustaka, 1998. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1 Time Series Kuartal 1 tahun 2006 Kuartal 2 tahun 2006 Kuartal 3 tahun 2006 Kuartal 4 tahun 2006 Kuartal 1 tahun 2007 Kuartal 2 tahun 2007 Kuartal 3 tahun 2007 Kuartal 4 tahun 2007 Kuartal 1 tahun 2008 Kuartal 2 tahun 2008 Kuartal 3 tahun 2008 Kuartal 4 tahun 2008 Kuartal 1 tahun 2009 Kuartal 2 tahun 2009 Kuartal 3 tahun 2009 Kuartal 4 tahun 2009 Sumber : BI DATA Tingkat Rasio PPAD Kesehatan Terhadap Bank (Y) %KAP (X1) PPAPWD(X2) 29.8 5.05 81.54 27.98 3.79 59.73 28.51 3.85 70.21 28.6 4.23 72.02 28.11 3.7 62.14 28.07 5.21 61.46 28.15 4.64 62.98 28.79 4.34 75.69 28.27 5.41 65.4 29.22 5.16 84.37 29.83 5.14 96.52 30 6.14 110.47 30 4.43 125.77 30 4.9 126.57 30 5.44 105.65 30 5.83 106.53 Lampiran 2 Hasil Estimasi OLS Dependent Variable: Y Method: Least Squares Date: 05/22/10 Time: 07:03 Sample: 2006Q1 2009Q4 Included observations: 16 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. C X1 25.43264 0.223098 0.547545 0.126610 46.44852 2.762094 0.0000 0.0115 Universitas Sumatera Utara X2 0.030117 R-squared Adjusted R-squared S.E. of regression Sum squared resid Log likelihood Durbin-Watson stat 0.879138 0.860544 0.314868 1.288844 -2.552270 1.895109 0.003957 7.610069 Mean dependent var S.D. dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion F-statistic Prob(F-statistic) 0.0000 29.08313 0.843158 0.694034 0.838894 47.28025 0.000001 Lampiran 3 Regresi Variabel X2 terhadap X1 Dependent Variable: X1 Method: Least Squares Date: 05/26/10 Time: 07:16 Sample: 2006Q1 2009Q4 Included observations: 16 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. C X2 3.572416 0.014704 0.651403 0.007372 5.484191 1.994647 0.0001 0.0659 R-squared Adjusted R-squared S.E. of regression Sum squared resid Log likelihood Durbin-Watson stat 0.221297 0.165675 0.664656 6.184751 -15.09900 1.830269 Mean dependent var S.D. dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion F-statistic Prob(F-statistic) 4.828750 0.727662 2.137375 2.233949 3.978615 0.065928 Universitas Sumatera Utara Lampiran 4 Regresi X1 Terhadap X2 Dependent Variable: X2 Method: Least Squares Date: 05/26/10 Time: 07:16 Sample: 2006Q1 2009Q4 Included observations: 16 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. C X1 12.76820 15.04995 36.81952 7.545169 0.346778 1.994647 0.7339 0.0659 R-squared Adjusted R-squared S.E. of regression Sum squared resid Log likelihood Durbin-Watson stat 0.221297 0.165675 21.26396 6330.185 -70.54698 0.794087 Mean dependent var S.D. dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion F-statistic Prob(F-statistic) 85.44063 23.27966 9.068373 9.164947 3.978615 0.065928 Universitas Sumatera Utara SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : NAMA : HANDRIAS PRASETIA NIM : 040501071 DEPARTEMEN : EKONOMI PEMBANGUNAN FAKULTAS : EKONOMI Adalah benar telah membuat skripsi ini guna memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, dengan mengambil judul : “Analisis Pengaruh Kualitas Aktiva Produktif Terhadap Tingkat Kesehatan Bank Pada Bank Perkreditan Rakyat Di Sumatera Utara”. Demikian surat pernyataan ini saya perbuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan seperlunya, Medan, Agustus 2010 Yang Membuat Pernyataan (HANDRIAS PRASETIA) NIM : 040501071 Universitas Sumatera Utara
Analisis Pengaruh Kecukupan Modal, Efisiensi, Likuiditas, Non Performing Loan, Pembentukan Penyisihan Aktiva Produktif, Dan Kualitas Aktiva Produktif Terhadap Return On Assets (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten D
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisis Pengaruh Kecukupan Modal, Efisiensi, Likuiditas, Non Performing Loan, Pembentukan Penyisihan Aktiva Produktif, Dan Kualitas Aktiva Produktif Terhadap Return On Assets (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Wilayah Kabupaten D

Gratis