Feedback

Partisipasi Masyarakat Melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP)( Studi kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang )

Informasi dokumen
PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) (Studi Kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang) SKRIPSI OLEH : DAVID PAKPAHAN 070309031 PKP PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) (Studi Kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang) SKRIPSI OLEH : DAVID PAKPAHAN 070309031 PKP Diajukan Kepada Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Untuk Memenuhi Sebagian Dari Syarat-Syarat Guna Memperoleh Derajat Sarjana Pertanian Disetujui Oleh: Komisi Pembimbing Ketua Anggota (Ir. Hj. Lily Fauzia, M.Si) NIP:19630822 198803 2 003 (Ir. H. Hasman Hasyim, M.Si) NIP:19541111 198103 1 001 PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK DAVID PAKPAHAN (070309031) dengan judul skripsi “Partisipasi Masyarakat Melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP)”. Studi kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang, yang dibimbing oleh ibu Ir. Hj. Lily Fauzia, M.Si dan bapak Ir. H. Hasman Hasyim, M.Si. Indonesia memiliki persoalan kemiskinan dan pengangguran. Kemiskinan di Indonesia dapat dilihat dari tiga pendekatan yaitu kemiskinan alamiah, kemiskinan struktural dan kesenjangan antar wilayah. Permasalahan mendasar yang dihadapi oleh petani adalah kurangnya akses kepada sumber permodalan, pasar dan teknologi serta organisasi tani yang masih lemah. Melalui program PUAP yang merupakan program pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di perdesaan, diperlukan partisipasi yang merupakan peran serta atau keikutsertaan seseorang dalam kegiatan atau program bersama orang lain untuk mencapai tujuannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penentuan daerah penelitian secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu, metode penentuan sampel dilakukan secara cluster sampling dan jumlah sampel ditentukan secara proporsional dengan jumlah sampel sebanyak 30 KK. Metode pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu secara deskriptif dan analisis korelasi Rank Spearman. Dari hasil penelitian diperoleh: 1. Tingkat partisipasi petani melalui program PUAP di daerah penelitian adalah tinggi. 2. Ada hubungan frekuensi mengikuti penyuluhan petani penerima PUAP dengan tingkat partisipasinya dalam pelaksanaan program PUAP di daerah penelitian, dimana korelasi Rank Spearmannya sebesar 0,687. 3. Masalah yang dihadapi oleh petani penerima PUAP adalah tingkat pendidikan yang masih rendah, petani masih sulit merubah kebiasaan, kekurangan modal atau akses permodalan yang terbatas, kurangnya sumber informasi, petani penerima PUAP tidak memahami tujuan dari suatu kelompok. 4. Upaya-upaya yang dilakukan untuk menanggulangi masalah yang dihadapi oleh petani penerima PUAP adalah ikut serta dalam kegiatan penyuluhan, melakukan konsultasi kepada penyuluh, bergabung dalam Lembaga Keuangan Mikro (LKM), menghadirkan ketua Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta melakukan pendekatan terhadap kelompok petani penerima PUAP. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Karakteristik Sosial Ekonomi, Program PUAP. Universitas Sumatera Utara RIWAYAT HIDUP Penulis dilahirkan di Balige pada tanggal 30 Juli 1988 dari ayah R. R. Pakpahan dan ibu M. br. Manalu. Penulis merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Penulis mengikuti pendidikan sebagai berikut: 1. Sekolah Dasar di SD Negeri 173523 Balige, masuk tahun 1995 dan lulus pada tahun 2001. 2. Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 4 Balige, masuk tahun 2001 dan lulus pada tahun 2004. 3. Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 2 Soposurung Balige, masuk pada tahun 2004 dan lulus pada tahun 2007. 4. Tahun 2007 masuk di Program Studi Agribisnis jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian FP USU, melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Selama perkuliahan, Penulis aktif dalam organisasi IMASEP (Ikatan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian), POPMASEPI (Perhimpunan Organisasi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia), dan IMK (Ikatan Mahasiswa Katolik). Pada tanggal 26-28 Februari 2009, Penulis menjadi panitia pelaksana POPMASEPI yang diadakan di Gedung Serbaguna Laboratorium Pariwisata USU dan panita MUKERWIL (Musyawarah Kerja Wilayah) VII yang diadakan di Aula Asrama Haji Medan, serta Penulis aktif mengikuti beberapa seminar nasional. Pada bulan Januari 2011, Penulis melaksanakan penelitian di desa Pertampilen kecamatan Pancur Batu kabupaten Deli Serdang. Pada tanggal 27 Juni 2011 sampai dengan 27 Juli 2011 melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di desa Gambus Laut kecamatan Lima Puluh kabupaten Batubara. Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasihNya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini berjudul “Partisipasi Masyarakat Melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) ”. Studi kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah Diajukan Kepada Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Untuk Memenuhi Sebagian Dari SyaratSyarat Guna Memperoleh Derajat Sarjana Pertanian. Pada kesempatan ini, Penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Ibu Ir. Hj. Lily Fauzia, M.Si selaku ketua komisi pembimbing yang telah membimbing dan memberikan berbagai masukan berharga kepada Penulis dari mulai menetapkan judul, melakukan penelitian / supervisi, sampai ujian akhir. 2. Bapak Ir. H. Hasman Hasyim, M.Si selaku anggota komisi pembimbing yang telah membimbing dan memberikan berbagai masukan berharga kepada Penulis dari mulai menetapkan judul, sampai ujian akhir. 3. Ibu Dr. Ir. Salmiah, M.Si selaku ketua Program Studi Agribisnis FP USU 4. Bapak Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec selaku sekretaris Program Studi Agribisnis FP USU. 5. Kepada para dosen, staff pegawai Program Studi Agribisnis FP USU. 6. Bapak Samiranta Ketaren selaku kepala desa, desa Pertampilen. 7. Ibu Magdalena Situmorang, SP selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di desa Pertampilen. 8. Ibu Erni boru Karo selaku bendahara PUAP di desa Pertampilen. 9. Para petani penerima PUAP di desa Pertampilen. 10. Seluruh instansi terkait dalam penelitian, yang telah membantu Penulis dalam memperoleh data selama penulisan skripsi ini. Dengan segala ketulusan dan kerendahan hati serta hormat, Penulis mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua ayah R. Pakpahan dan ibu Universitas Sumatera Utara M. Br. Manalu, atas kasih sayang, nasihat, motivasi serta dukungan moril dan materi yang diberikan kepada Penulis, sehingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Juga kepada saudara-saudaraku kak Rumondang Pakpahan, bang Monang Lamhot Pakpahan, kak Erni Johan Pakpahan, kak Meliwati Pakpahan, kak Rumiris Pakpahan, bang Saut Tua Juli Pakpahan, serta adek Nasib Ganda Pakpahan yang telah memberi semangat, motivasi, doa dan harapan serta bantuannya selama ini. Serta kepada rekan seperjuangan stambuk 2007 FP USU, terlebih anak Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) yang tetap semangat dan berani menjadi pemenang (Dare to be the Winner). Pada kesempatan ini Penulis ucapkan terima kasih, khusus kepada Ahmad Nurdin dan Marselia A. Hasibuan yang membantu penulis dalam memperoleh data ke lapangan, juga kepada bang Johanes Pandiangan`05, kak Mika Munthe`06, kak Dessy Sitompul`06, bang William Herman`06 juga kepada stambuk 2006 yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Juga buat Melpa, Royanti, dan Dahlan sebagai teman seperjuangan yang selalu memberi motivasi, semangat dan bantuannya selama perkuliahan hingga Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu Penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca demi tercapainya karya terbaru kedepannya. Akhir kata, tak ada gading yang tak retak dan memaafkan dari hati yang tulus lebih berharga daripada sekotak emas. Semoga skripsi ini bermanfaat. Terima Kasih. Medan, Agustus 2011 Penulis Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI ABSTRAK . i RIWAYAT HIDUP . ii KATA PENGANTAR . iii DAFTAR ISI . v DAFTAR TABEL . viii DAFTAR GAMBAR . ix DAFTAR LAMPIRAN . x PENDAHULUAN . 1 Latar Belakang . 1 Identifikasi Masalah. 6 Tujuan Penelitian . 6 Kegunaan Penelitian . 7 Hipotesis Penelitian . 7 TINJAUAN PUSTAKA . 8 Pengembangan dan Partisipasi . 8 Tujuan PUAP . 12 Sasaran PUAP . 13 Indikator Keberhasilan PUAP . 13 Pola Dasar PUAP. 14 Strategi Dasar dan Operasional PUAP . 15 Prosedur Penyaluran BLM PUAP . 15 Landasan Teori . 17 Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Penerima PUAP . 20 1. Umur . 20 2. Pendidikan . 20 3. Lama Berusahatani . 21 4. Frekuensi Mengikuti Penyuluhan . 21 5. Jumlah Tanggungan . 22 6. Luas Lahan . 22 7. Produksi. 23 8. Produktivitas . 23 Kerangka Pemikiran . 25 METODE PENELITIAN . 28 Metode Penentuan Daerah Penelitian . 28 Metode Penentuan Sampel . 29 Metode Pengumpulan Data . 30 Metode Analisis Data . 30 Universitas Sumatera Utara Defenisi dan Batasan Operasional . 34 Definisi . 34 Batasan Operasional . 37 DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN . 38 Luas dan Letak Geografis . 38 Keadaan Penduduk . 38 a. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Kepala Keluarga . 38 b. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin . 39 c. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur. 40 d. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan . 41 e. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Penganut Agama . 42 f. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian. 42 g.Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Suku Bangsa . 43 Sarana dan Prasarana . 44 Karakteristik Sampel. 46 1. Umur . 46 2. Pendidikan . 46 3. Lama Berusahatani . 47 4. Frekuensi Mengikuti Penyuluhan . 47 5. Jumlah Tanggungan . 47 6. Luas Lahan . 48 7. Produksi. 48 8. Produktivitas . 48 HASIL DAN PEMBAHASAN. 49 Tingkat Partisipasi Masyarakat Melalui Program PUAP . 52 Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Penerima PUAP (Umur, Pendidikan, Lama Berusahatani, Frekuensi Mengikuti Penyuluhan, Luas Lahan, Jumlah Tanggungan, Produksi Dan Produktivitas) Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 58 1. Hubungan Umur Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 58 2. Hubungan Pendidikan Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 60 3.Hubungan Lama Berusahatani Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 61 4.Hubungan Frekuensi Mengikuti Penyuluhan Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP. 62 5. Hubungan Jumlah Tanggungan Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 64 6.Hubungan Luas Lahan Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 65 7.Hubungan Produksi Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 66 8.Hubungan Produktivitas Petani Penerima PUAP Dengan Tingkat Partisipasinya Dalam Pelaksanaan Program PUAP . 68 Masalah Yang Dihadapi Petani Penerima PUAP . 69 Universitas Sumatera Utara Upaya-Upaya Yang Dilakukan Untuk Menanggulangi Masalah Yang Dihadapi Petani Penerima PUAP . 70 KESIMPULAN DAN SARAN. 76 Kesimpulan . 76 Saran . 78 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel Judul Hal. 1. Desa Penerima BLM PUAP Di Kecamatan Pancur Batu, 2008 . 28 2. Jumlah Populasi dan Sampel Petani Penerima PUAP Di Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang . 30 3. Parameter Tingkat Partisipasi Petani Penerima PUAP . 31 4. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Kepala Keluarga Di Desa Pertampilen, 2010 . 38 5. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Di Desa Pertampilen, 2010 . 39 6. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Di Desa Pertampilen, 2010 . 40 7. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan Di Desa Pertampilen, 2010 . 41 8. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Penganut Agama Di Desa Pertampilen, 2010 . 42 9. Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian Di oleh Menteri Pertanian. Desa PUAP hanya merupakan desa lokasi Gapoktan penerima BLM-PUAP. Karena pada dasarnya Gapoktan lah pelaksana program PUAP dalam hal penyaluran insentif bantuan modal usaha bagi petani serta pengelolaan program secara keseluruhan. Pada tahun 2008, Desa PUAP akan ditetapkan oleh Menteri Pertanian terlebih dahulu, kemudian akan diikuti oleh penetapan Gapoktan penerima dana BLM-PUAP. Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu merupakan Desa PUAP tahun 2008, berarti dalam proses penetapan sebagai desa PUAP akan mengikuti Pedoman Umum PUAP tahun 2008 (Peraturan Menteri Pertanian No.16/Permentan/OT.140/2/2008). Berdasarkan hasil wawancara dengan tim PUAP Kabupaten Deli Serdang, proses penetapan Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar sebagai Desa PUAP Kecamatan Pancur Batu, adalah sebagai berikut: 1. Tim PUAP Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerima daftar calon Desa PUAP dari tim PUAP pusat melalui gubernur pada tahun 2008. 2. Berdasarkan daftar yang diterima dari tim PUAP pusat, tim PUAP Kabupaten Deli Serdang juga mengusulkan calon Desa PUAP kepada tim PUAP pusat melalui gubernur sesuai dengan kuota desa PUAP yang telah ditetapkan oleh tim PUAP pusat. Universitas Sumatera Utara 3. Tim PUAP pusat melakukan verifikasi atas usulan Desa PUAP yang diajukan oleh seluruh gubernur, bupati/walikota dan aspirasi masyarakat seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya usulan dari tim PUAP Kabupaten Deli Serdang. 4. Hasil verifikasi Desa PUAP oleh tim PUAP pusat, selanjutnya ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai Desa PUAP. Maka pada tahun 2008, berdasarkan hasil Verifikasi tim PUAP pusat, oleh Menteri Pertanian menetapkan Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar sebagai “Desa PUAP” bersama dengan 9.997 Desa PUAP lainnya di Seluruh Indonesia. Universitas Sumatera Utara Maka secara sederhana proses penetapan Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu sebagai Desa PUAP, sebagai berikut: Tim PUAP Pusat Calon Desa PUAP Calon Desa PUAP Usulan Calon Desa PUAP 1 2 3 Pertimbangan Tim PUAP Pusat: 1. Data lokasi PNPMMandiri 2. Data Potensi Desa 3. Data Desa Miskin 4. Data Desa Tertinggal 5. Data desa lokasi program lanjutan Deptan 6. Data Desa Rawan Pangan Tim PUAP Kab. Deli Serdang Usulan Calon Desa PUAP Tim PUAP Pusat Verifikasi Calon Desa PUAP PPPUAPUAP 4 Menteri Pertanian Hasil Verifikasi Desa PUAP Desa Pertampilen Desa Salam Tani Desa Tiang Layar Gambar 2. Skema proses penetapan Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu sebagai Desa PUAP Universitas Sumatera Utara Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa proses penetapan Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar sebagai Desa PUAP tahun 2008 telah sesuai dengan Pedoman Umum PUAP tahun 2008 (Peraturan Menteri Pertanian No.16/Permentan/OT.140/2/2008 (Pedoman PUAP). Proses Penetapan Gapoktan Penerima BLM-PUAP Proses penetapan Desa PUAP sangat menentukan calon Gapoktan yang akan diusulkan sebagai Gapoktan penerima dana BLM-PUAP. Karena Gapoktan yang ditetapkan sebagai Gapoktan penerima dana BLM-PUAP harus berada pada Desa PUAP yang telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian. Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama, Arih Ersada yang ada di daerah penelitian ditetapkan sebagai Gapoktan penerima BLM-PUAP oleh Menteri Pertanian pada tahun 2008. Proses penetapan ke-3 Gapoktan di atas mengikuti Pedoman Umum PUAP tahun 2008 (Peraturan Menteri Pertanian No.16/Permentan/OT.140/2/2008). Adapun proses penetapan Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama, Arih Ersada yang ada di Kecamatan Pancur Batu , adalah sebagai berikut: 1. Tim teknis PUAP Kabupaten Deli Serdang mengidentifikasi Gapoktan calon penerima BLM-PUAP dari 35 Desa PUAP yang telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian pada tahun 2008. Dari 35 Desa PUAP di Kabupaten Deli Serdang, termasuk di dalamnya Desa Pertampilen, Salam Tani dan Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu. 2. Gapoktan yang ada di Desa PUAP Kabupaten Deli Serdang mengisi formulir 1 (Formulir 1, dapat dilihat pada lampiran 17) yang merupakan data dasar untuk Universitas Sumatera Utara diajukan oleh Bupati Kabupaten Deli Serdang sebagai Gapoktan calon penerima BLM-PUAP. 3. Bupati Kabupaten Deli Serdang mengusulkan 35 Gapoktan calon penerima BLM-PUAP kepada kepada Tim PUAP pusat melalui gubernur. 4. Tim PUAP pusat melakukan verifikasi terhadap Gapoktan yang diusulkan oleh bupati/walikota di seluruh Indonesia. 5. Hasil Verifikasi Tim PUAP Pusat terhadap Gapoktan, selanjutnya ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai Gapoktan Penerima BLM-PUAP. Demikian halnya dengan Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama, Arih Ersada ditetapkan dan disahkan sebagai “Gapoktan Penerima BLM-PUAP” bersama dengan 9.997 Gapoktan lainnya di seluruh Indonesia. Universitas Sumatera Utara Maka secara sederhana proses penetapan Gapoktan Maju Bersama (Desa Pertampilen), Usaha Bersama (Salam Tani), dan Arih Ersada (Desa Tiang Layar), adalah sebagai berikut: 1 Tim PUAP Kab. Deli Serdang Verifikasi Gapoktan calon Penerima BLM-PUAP 2 Data Dasar Gapoktan Tim PUAP Kab. Deli Serdang Data Gapoktan Calon Penerima BLM-PUAP 3 4 Tim PUAP Pusat Verifikasi Gapoktan Calon Penerima BLM-PUAP 5 Menteri Pertanian Hasil verifikasi Gapoktan Maju Bersama Gapoktan Usaha Bersama Gapoktan Arih Ersada Gambar 3. Skema Proses Penetapan Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama, dan Arih Ersada Sebagai Gapoktan Penerima BLMPUAP Berdasarkan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa Proses Penetapan Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama, dan Arih Ersada Sebagai Gapoktan Universitas Sumatera Utara Penerima BLM-PUAP tahun 2008 sesuai dengan Pedoman Umum PUAP Tahun 2008 (Peraturan Menteri Pertanian No.16/Permentan/OT.140/2/2008). Kriteria Gapoktan Penerima Dana BLM-PUAP Tahun 2008 Gapoktan calon penerima dana BLM-PUAP harus berada pada Desa PUAP dengan kriteria sebagai berikut: memiliki sumber daya manusia yang mampu mengelola usaha agribisnis, mempunyai struktur kepengurusan yang aktif, dimiliki dan dikelola oleh petani, dikukuhkan oleh bupati/walikota. Universitas Sumatera Utara Tabel 11. Perbandingan Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama, dan Arih Ersada dengan Kriteria Gapoktan Calon Penerima BLMPUAP Dalam Pedoman PUAP (Peraturan Menteri Pertanian no. 16/Permentan/OT.140/2/2008) No. 1 Profil Gapoktan di Desa PUAP sebelum Menjadi Keterangan Dicalonkan Sebagai Gapoktan PUAP Memiliki sumber daya Anggota Gapoktan Gapoktan Maju manusia untuk adalah petani Bersama, Usaha mengelola usaha Bersama dan Arih agribisnis Ersada memenuhi 1) kriteria Kriteria Gapoktan Calon Penerima BLM-PUAP 2 Mempunyai struktur Kepengurusan Gapoktan Gapoktan Maju kepengurusan yang ‘aktif’ dan dikelola oleh Bersama, Usaha aktif petani Bersama dan Arih Ersada memenuhi 2) kriteria 3 Dimiliki dan dikelola Ada pengurus Gapoktan Gapoktan Maju oleh petani yang berprofesi sebagai Bersama, Usaha bidan dan wiraswasta Bersama dan Arih Ersada memenuhi 3) kriteria Dikukuhkan bupati/walikota 4 oleh Tercatat sebagai Gapoktan Binaan dari Balai Penyuluhan Pertanian Kec. Pancur Batu Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama dan Arih Ersada memenuhi 4) kriteria Sumber: Hasil Analisis Data Primer (2011) Dari tabel 11 di atas , dapat diketahui bahwa profil Gapoktan Maju Bersama yang ada di Desa Pertampilen, Usaha Bersama yang ada di Desa Salam Tani dan Arih Ersada di Desa Tiang Layar telah sesuai dengan kriteria Gapoktan penerima dana BLM-PUAP tahun 2008 sebelum dicalonkan sebagai Gapoktan penerima BLM-PUAP pada tahun 2008. Jadi dapat disimpulkan bahwa Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama dan Arih Ersada telah memenuhi ke-4 kriteria yang Universitas Sumatera Utara ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian no. 16/Permentan/OT.140/2/2008 (Pedoman PUAP tahun 2008) sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Gapoktan penerima BLM-PUAP pada tahun 2008. 1. Gapoktan Penerima BLM-PUAP Memiliki Sumber Daya Manusia untuk Mengelola Usaha Agribisnis dan Dikelola Oleh Petani Gapoktan Maju Bersama, Usaha Bersama dan Arih Ersada memiliki anggota yang memiliki sumber daya manusia dalam mengelola usaha agribisnis. Petani yang bergabung dalam ke-3 Gapoktan tersebut mengelola usaha agribisnis pada sub sektor agribisnis usaha tani (off farm). Gapoktan Maju Bersama (Pertampilen) memiliki anggota sebanyak 88 KK, Gapoktan Usaha Bersama (Salam Tani) 71 KK dan Gapoktan Arih Ersada (Tiang Layar) 54 KK. Semua Anggota ke-3 Gapoktan tersebut bermata pencaharian sebagai petani, walaupun ada pengurus yang berprofesi sebagai bidan dan wira usaha. Namun persentasenya sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah anggota Gapoktan secara keseluruhan. 2. Gapoktan Penerima Dana BLM-PUAP Harus Mempunyai Struktur Kepengurusan yang Aktif dan Dikukuhkan Oleh Bupati/Walikota Gapoktan Maju Bersama terbentuk pada tanggal 12 Januari 2008, Gapoktan Usaha Bersama terbentuk pada tanggal 2 februari 2008 dan Gapoktan Arih Ersada terbentuk pada tanggal 29 Januari 2008. Berdasarkan Ciswanto Misrani M. Rais Ibnu sajri Sarino Ngatemun Yusuf Fauji Arbain S. Lahmudin H. Manurung TOTAL Alamat Dusun DSN I DSN II DSN III DSN III DSN IV DSN X DSN X DSN VII DSN VIII DSN IX DSN IX DSN XI DSN XII DSN XIII DSN XIV DSN XV Tahun Berdiri 1991 1991 1991 1991 1991 1991 1991 1991 1991 1982 1982 1982 1982 1982 1982 1982 LUAS AREAL Sawah Darat (Ha) (Ha) 50.4 17 81 6.6 70 30 61.8 16.2 67 11.2 46.9 15 82.3 21.2 56 10.3 60 30 110 25 60 10 63.1 28.9 61 15.1 65.8 14.1 50.4 8.1 60 13.8 1045.7 269.5 Jumlah Anggota Kel. Tani 137 137 106 76 106 71 107 76 79 169 72 80 78 130 72 69 1565 Jumlah Anggota Gapoktan 3 34 20 21 36 71 63 4 5 3 3 36 26 3 41 3 372 Universitas Sumatera Utara Lampira 4. Karakteristik petani responden No Samel Umur (Tahun) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 39 29 33 46 50 33 31 49 47 60 45 30 59 40 34 41 39 30 41 30 46 41 34 69 Lama Bertani (Tahun) 15 10 12 25 30 12 10 25 25 35 17 10 30 15 15 25 15 10 20 10 25 15 13 40 Pendidkan Terakhir Usaha Produktif Komoditi SLTP SLTA SLTP SLTP SD STM STM SD SLTP SD SLTA SLTA SD SLTP SLTA SLTP SLTP SLTA STM SLTA SLTP SLTP SLTP SD Hortikultura Pangan Hortikultura Pangan Pangan Pangan Hortikultura Pangan Pangan Hortikultura Peternakan Hortikultura Hortikultura Pangan Pangan Hortikultura Pangan Pangan Pangan Pangan Pangan Hortikultura Pangan Hortikultura Cabai Merah Padi Kedelai Padi Padi Padi Cabai Merah Padi Padi Cabai Merah Ternak Ayam Cabai Merah Kedelai Padi Padi Cabai Merah Jagung Padi Padi Padi Padi Kedelai Jagung Kedelai Luas Lahan (Ha) 0,5 1,5 1,5 2 1 1 0,5 1 1 0,5 0,5 1 2 1,5 0,5 1 1 1 1 1,5 1 1 1,5 Periode PUAP I I I I I I I I I I II I I I I I I I I II I II I I Pinjaman (Rp) 1.100.000 1.200.000 1.200.000 1.500.000 750.000 750.000 1.200.000 750.000 750.000 1.100.000 2.000.000 1.100.000 1.100.000 1.500.000 1.200.000 1.100.000 750.000 750.000 750.000 1.000.000 1.200.000 1.000.000 750.000 1.200.000 Universitas Sumatera Utara 25 26 27 28 29 30 51 48 41 29 48 53 25 25 20 10 20 25 SD SLTP SLTP SLTA SD SD Perkebunan Hortikultura Pangan Pangan Hortikultura Hortikultura Kakao Semangka Padi Padi Kedelai Semangka 0,5 1,5 1 1,5 1 1 I II I I I I 500.000 4.000.000 750.000 1.200.000 1.100.000 2.500.000 Universitas Sumatera Utara Lampiran 5. Dana Penyaluran, Pengembalian, Tunggakan BLM PUAP Gapoktan Namora, Desa Kota Datar Sampai Agustus 2011 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 Nama Ketua Kel. Tani Kel. Tani Anggrek Kamiyo Karya Bakti I Ciswanto Pelita Baru Sarino Sumber Harapan Arbain S. Tunas Baru Saleh SBR Tunas Karya Kardi Tunas Muda Yusuf Fauji Satva Mandiri Ibnu sajri Jumlah (1) Karya Bakti II Sujarno Swadaya Misrani Harapan Tani Lahmudin Waringin M. Rais Satva Mandiri Ibnu sajri Jumlah (2) Total (1+2) Dana Awal (Rp) 28.000.000 6.500.000 5.500.000 5.000.000 7.500.000 12.000.000 15.500.000 20.000.000 100.000.000 22.000.000 10.000.000 8.000.000 12.000.000 19.000.000 71.000.000 Pengembalian (Rp) 25.245.000 5.025.000 5.500.000 4.500.000 7. 000.000 11.400.000 14.500.000 20.000.000 93.170.000 2.500.000 10.000.000 2.500.000 5.000.000 5.000.000 25.000.000 Tunggakan (Rp) 2.755.000 1.475.000 500.000 500.000 600.000 1.000.000 6.830.000 19.500.000 5.500.000 7.000.000 14.000.000 46.000.000 Jasa (Rp) 6.105.000 1.170.000 915.000 600.000 1.050.000 2.502.000 1.860.000 1.950.000 16.152.000 1.710.000 900.000 540.000 1.260.000 2.850.000 7.260.000 171.000.000 118.170.000 52.830.000 23.412.000 Universitas Sumatera Utara Lampiran 6. Jawaban responden terhadap pernyataan efetifitas dan motivasi Sampel 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Pernyataan Efektifitas Pernyataan Motivasi 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 2 3 3 1 2 3 3 1 3 2 3 3 1 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 1 3 3 3 2 3 3 1 2 3 2 3 3 1 3 2 2 2 3 3 3 1 2 3 3 3 2 1 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Keterangan: 1 = Sulit, Lama, Mahal, Buruk 2 = Sedang 3 =Mudah, Cepat, Murah, Baik keterangan: 1 = Menurun 2 = Tetap (tidak meningkat) 3 = Meningkat Universitas Sumatera Utara Lampira 7. Sebelum menerima dana PUAP, Tahun 2009-2010 No Komoditi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Cabai Merah Padi Kedelai Padi Padi Padi Cabai Merah Padi Padi Cabai Merah Ternak Ayam Cabai Merah Kedelai Padi Padi Cabai Merah Jagung Padi Padi Padi Padi Kedelai Jagung Masa Panen (Bulan) 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 2 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 Produksi (Kg; ekor) Harga @ (Rp/Kg) 6800 7125 2450 9600 4450 4400 6550 4650 4500 6700 150 6200 1710 10000 6600 6300 3800 4800 4750 4750 6900 1550 3700 5000 3000 4000 3100 3000 3000 5000 3000 3000 5000 16000 5000 4000 3100 3000 5000 2800 3000 3050 3000 3000 4000 2800 Penerimaan (Rp) 34.000.000 21.375.000 9.800.000 29.760.000 13.350.000 13.200.000 32.750.000 13.950.000 13.500.000 33.500.000 2.400.000 31.000.000 6.840.000 31.000.000 19.800.000 31.500.000 10.640.000 14.400.000 14.487.500 14.250.000 20.700.000 6.200.000 10.360.000 Biaya produksi (Rp) 24.200.000 12.375.000 4.355.000 17.560.000 7.950.000 8.150.000 25.250.000 8.225.000 8.115.000 24.650.000 550.000 22.900.000 2.450.000 18.225.000 11.950.000 23.300.000 5.225.000 8.850.000 8.655.000 8.055.000 11.755.000 2.175.000 5.150.000 Pendapatan (Rp) 9.800.000 9.000.000 5.445.000 12.200.000 5.400.000 5.050.000 7.500.000 5.725.000 5.385.000 88.500.000 1.850.000 8.100.000 4.390.000 12.775.000 7.850.000 8.200.000 5.415.000 5.550.000 5.832.500 6.195.000 8.945.000 4.025.000 5.210.000 Pendapatan (Rp/Bulan) 3.266.666 2.250.000 1.361.250 3.050.000 1.350.000 1.262.500 2.500.000 1.431.250 1.346.250 2.950.000 925.000 2.700.000 1.097.500 3.193.750 1.962.500 2.733.333 1.353.750 1.387.500 1.548.750 1.361.250 2.236.250 1.006.250 1.302.500 Universitas Sumatera Utara 24 25 26 27 28 29 30 Kedelai Kakao Semangka Padi Padi Kedelai Semangka 4 3 3 4 4 4 3 2400 350 27000 4650 6750 1470 12.500 4000 17.500 1000 3050 3100 3950 1000 9.600.000 6.125.000 27.000.000 14.182.500 20.925.000 5.806.500 12.500.000 4.225.000 1.875.000 8.750.000 8.350.000 12.050.000 1.915.000 4.500.000 5.375.000 4.250.000 18.250.000 5.832.500 8.875.000 3.891.500 8.000.000 1.343.750 1.416.666 6.083.333 1.458.125 2.218.750 972.875 2.666.666 Universitas Sumatera Utara Lampira 8. Setelah menerima dana PUAP, Tahun 2010-2011 No Komoditi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Cabai Merah Padi Kedelai Padi Padi Padi Cabai Merah Padi Padi Cabai Merah Ternak Ayam Cabai Merah Kedelai Padi Padi Cabai Merah Jagung Padi Padi Padi Padi Kedelai Jagung Masa Panen (Bulan) 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 2 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 Produksi (Kg; Ekor) Harga @ (Rp) 6500 7130 2450 9650 4500 4400 6550 4650 4550 6700 200 6200 1710 10000 6600 6300 3800 4800 4850 4750 6900 1550 3700 7000 3300 5500 3300 3300 3300 7000 3300 3300 7000 18000 7000 5500 3300 3300 7000 3000 3300 3300 3300 3300 5500 3000 Penerimaan (Rp) 45.500.000 23.529.000 13.475.000 31.845.000 14.850.000 13.200.000 45.850.000 15.345.000 15.015.000 46.900.000 3.600.000 43.400.000 9.405.000 33.000.000 21.780.000 44.100.000 11.400.000 15.840.000 16.005.000 15.675.000 22.770.000 8.525.000 11.100.000 Biaya produksi (Rp) 29.800.000 12.675.000 6.500.000 17.950.000 8.375.000 8.110.000 30.100.000 8.325.000 8.420.000 34.900.000 1.150.000 32.750.000 4.150.000 19.500.000 12.275.000 33.300.000 5.850.000 9.350.000 9.115.000 8.955.000 12.500.000 3.250.000 5.650.000 Pendapatan (Rp) 15.700.000 10.854.000 6.975.000 13.895.000 6.475.000 5.090.000 15.750.000 7.020.000 6.595.000 12.000.000 2.450.000 10.650.000 5.255.000 13.500.000 9.505.000 10.800.000 5.550.000 6.490.000 6.890.000 6.720.000 10.270.000 5.275.000 5.450.000 Pendapatan (Rp/Bulan) 5.233.333 2.713.500 1.743.750 3.473.750 1.618.750 1.272.500 5.250.000 1.755.000 1.648.750 4.000.000 1.225.000 3.550.000 1.313.750 3.375.000 2.376.250 3.600.000 1.387.500 1.622.500 1.722.500 1.680.000 2.567.500 1.318.750 1.362.500 Universitas Sumatera Utara 24 25 26 27 28 29 30 Kedelai Kakao Semangka Padi Padi Kedelai Semangka 4 3 3 4 4 4 3 2400 375 27000 4650 6800 1500 12.500 5500 19000 1500 3300 3300 5500 1500 13.200.000 7.125.000 40.500.000 15.345.000 22.440.000 8.250.000 18.750.000 5.975.000 2.250.000 20.000.000 8.675.000 12.250.000 3.050.000 8.500.000 7.225.000 4.875.000 20.500.000 6.670.000 10.190.000 5.200.000 10.750.000 1.806.250 1.625.000 6.833.333 1.667.500 2.547.500 1.300.000 3.583.333 Universitas Sumatera Utara
Partisipasi Masyarakat Melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP)( Studi kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang )
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Partisipasi Masyarakat Melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP)( Studi kasus: Desa Pertampilen Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang )

Gratis