Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia

Gratis

1
60
78
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT karena rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Sumber AirUtama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah KecamatanMedan Helvetia” sebagai tugas akhir untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar sarjana di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera UtaraMedan. Pada saat penyelesaian skripsi ini peneliti mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan sertadorongan semangat kepada peneliti.

8. Kepada seluruh pihak yang tidak dapat saya sebutkan namanya satu persatu yang telah mendukung dalam penyelesaian skripsi ini

  Keywords: Main Water Source, Family Health Status Judul : Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan HelvetiaNama : Adelia Utari Arsa NIM : 091101033Jurusan : S1-KeperawatanTahun Akademik : 2013AbstrakSekitar 60% penduduk di negara yang sedang berkembang hidup dalam lingkungan yang tidak sehat terutama karena kurangnya persediaan air bersih. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui sumber air utama yang digunakan keluarga dan melihat kualitas dankuantitas sumber air tersebut dan status kesehatan keluarga di Kelurahan HelvetiaTengah Kecamatan Medan Helvetia.

DAFTAR SKEMA

  Keywords: Main Water Source, Family Health Status Judul : Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan HelvetiaNama : Adelia Utari Arsa NIM : 091101033Jurusan : S1-KeperawatanTahun Akademik : 2013AbstrakSekitar 60% penduduk di negara yang sedang berkembang hidup dalam lingkungan yang tidak sehat terutama karena kurangnya persediaan air bersih. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui sumber air utama yang digunakan keluarga dan melihat kualitas dankuantitas sumber air tersebut dan status kesehatan keluarga di Kelurahan HelvetiaTengah Kecamatan Medan Helvetia.

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

  Berdasarkan penjelasan di atas, maka perlu dilakukan penelitian mengenai sumber air utama yang digunakan keluarga yang bertujuan untuk mengetahuikualitas dan kuantitas sumber air tersebut dan status kesehatan keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber air utama yang digunakan keluarga dan melihat kualitas dan kuantitas sumber air tersebut danstatus kesehatan keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

1. Konsep Keluarga

  Friedman 1998, keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan ketertarikan aturan dan emosional dan individu mempunyai peranmasing-masing yang merupakan bagian dari keluarga (Suprajitno, 2004). Sedangkan menurut Silvicion G Bailon dan Aracelis Maglaya (1989) keluarga adalah dua atau lebih individu yang tergabung karena hubungan darah, hubunganperkawinan, atau pengangkatan dan mereka hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain di dalam peranannya masing-masing dan menciptakanserta mempertahankan suatu kebudayaan (Setiawati, 2008).

1.3 Ciri-Ciri Struktur Keluarga

  TerorganisasiKeluarga adalah cerminan organisasi, dimana masing-masing anggota keluarga memiliki peran dan fungsi masing-masing sehingga tujuankeluarga dapat tercapai yang ditandai dengan adanya hubungan yang kuat antara anggota keluarga sebagai bentuk saling ketergantungandalam mencapai tujuan (Setiawati, 2008). Perbedaan dan kekhususanAdanya peran yang beragam dalam keluarga menunjukkan masing- masing anggota keluarga mempunyai peran dan fungsi yang berbedadan khas seperti halnya peran ayah sebagai pencari nafkah utama, peran ibu yang merawat anak-anak (Setiawati, 2008).

1.4 Fungsi Keluarga

  Fungsi reproduksi adalah fungsi keluarga untuk meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia. Fungsi perawatan kesehatan adalah fungsi keluarga untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan dan merawat anggota keluarga yangmengalami masalah kesehatan.

1.5 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Keluarga

  Contohnya:seorang suami sebelum menikah terlihat kurus maka beberapa bulan kemudian setelah menikah akan terlihat lebih gemuk, beberapa alasandikemukakan bahwa dengan menikah suami ada yang memperhatikan dan pola makan lebih teratur, begitu sebaliknya yang terjadi pada istri. Tingginya pendapatan yang diterima akan berdampak padapemahaman tentang pentingnya kesehatan, jenis pelayanan kesehatan yang dipilih, dan bagaimana berespon terhadap masalah kesehatan yang ditemukandalam keluarga.

1.6 Tugas Kesehatan Keluarga

  2) Membuat keputusan tindakan kesehatan yang tepatTugas ini merupakan upaya utama keluarga untuk mencari pertolongan yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga, denganpertimbangan di antara anggota keluarga yang mempunyai kemampuan memutuskan sebuah tindakan. Oleh karena itu, kondisi rumah harus dapat menunjang derajat kesehatan bagianggota keluarga.5) Menggunakan fasilitas kesehatan yang ada di masyarakat Apabila mengalami gangguan atau masalah yang berkaitan dengan kesehatan keluarga atau anggota keluarga harus dapat memanfaatkanfasilitas kesehatan yang ada disekitarnya.

1.7 Peran Keluarga

  Peran ayah yang sebagai pemimpin keluarga yang mempunyai peransebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung atau pengayom, pemberi rasa aman bagi setiap anggota keluarga dan juga sebagai anggota masyarakat kelompoksosial tertentu. Perandasar yang membentuk posisi sosial sebagai suami-ayah dan istri-ibu antara lain sebagai provider atau penyedia, pengatur rumah tangga perawat anak baik sehatmaupun sakit, sosialisasi anak, rekreasi, memelihara hubungan keluarga paternal dan maternal, peran terpeutik (memenuhi kebutuhan afektif dari pasangan), danperan sosial.

2. Air

  Air bersih menurut permenkes RI No.416/Menkes/Per/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air bersih adalah air yang digunakan untukkeperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Di Indonesia umumnya pada air tanah dangkal dan air tanah dalam dapat dijumpai kandungan Fe, Mn dan Sulfur (Belerang) yang tinggisehingga menyebabkan air berbau busuk.

2.3 Pengaruh Air Terhadap Kesehatan

  Salah satu upaya yang dilakukan untuk pengendalian lingkungan adalah upaya kesehatan lingkungan, yaitu suatu usahauntuk memperbaiki atau mengoptimalkan lingkungan hidup manusia agar menjadi media yang baik untuk terwujudnya kesehatan yang optimum bagi manusia yanghidup di dalamnya. Temperatur yang optimum sepamjang tahun di Indonesia ini menyebabkan air di alam terbuka selalu mengandung mikroorganisme yang beberapa Shalmonella typhosa yang dapat menyebabkan penyakit typus perut selain itu dikenal juga dengan S.

a. Cara “water borne”

  Karena itu penyakit diare dapat ditularkan melaluibeberapa jalur, diantaranya melalui jalur air (water borne) dan jalur yang melalui alat-alat dapur yang dicuci dengan air (water washed). 3)Penyakit-penyakit infeksi yang ditimbulkan oleh insekta parasit pada kulit dan selaput lendir Kelompok ini sangat ditentukan oleh tersedianya air bersih untuk kebersihan perorangan yang ditujukan untuk mencegah investigasiinsekta parasit pada tubuh dan pakaian.

c. Cara “water based” Penyakit ini dalam siklusnya memerlukan pejamu (host) perantara

d. Cara “water related deseases”

  Pengaruh air yang diuraikan di atas terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia baru sebagian, yang sebenarnya jauh lebih luas lagi. Bila diperhatikanperanan air dalam rantai makanan suatu ekosistem, maka nampak jelas pengaruh air secara tidak langsung terhadap kesehatan manusia (Suherman, 2001).

2.4 Perlindungan Sumur Gali Terhadap Pencemaran

  Untuk melindungi ini maka sumur gali harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: LokasiApabila letak sumber pencemar lebih tinggi dari sumur gali dan Jika jarak sumber pencemar sama atau lebih rendah dari sumur gali Yang termasuk sumber pencemar adalah jamban, air kotor/comberan, b. Dinding sumur minimal sedalam 3 meter dari permukaan tanah, dibuat dari bahan kedap air dan kuat (tidak mudah retak dan longsor).

2.5 Syarat Air Minum

  Menurut Ginting (2000) rencana penyediaan air bersih sebagai air minum harus diperhatikan syarat-syarat dari air tersebut, maka langkah yang perludiperhatikan adalah antara lain: a. Pada umumnya negara-negara yang sudahmaju pemakaian air perorang per hari akan lebih besar daripada negara- negara berkembang.

1. Syarat fisika adalah air bebas dari pencemaran dalam arti kekeruhan, warna, rasa, dan bau

  Tidak BerasaBau dan rasa yang timbul dalam air karena kehadiran mikroorganisme, bahan mineral, gas terlarut, dan bahan-bahanorganik. Syarat bakteriologi adalah air yang dipengaruhi sebagai air minum bebas dari kuman penyakit, dimana termasuk bakteri, protozoa, virus,cacing dan jamur.

BAB II I KERANGKA PENELITIAN

1. Kerangka Konseptual

  Kerangka konseptual ini menjelaskan tentang variabel-variabel yang akan diamati atau diukur melalui penelitian yang akan dilakukan. Pada skema kerangkapenelitian dapat dilihat bahwa peneliti akan mendeskripsikan status kesehatan keluarga berdasarkan sumber air utama yang digunakan keluarga tersebut.

2. Defenisi Operasional Variabel Defenisi Operasional Indikator Alat Ukur Hasil Ukur Skala

  Sumber air utamakeluargaStatus kesehatankeluarga Sumber air utama yangdigunakan keluargauntuk memenuhikebutuhan sehari-hariyang ditinjau dari kualitasdan kuantitas sumber airtersebutStatus kesehatankeluarga yangberhubungan dengankualitas dan kuantitassumber air yangdigunakan Kuesioner dengan 8pernyataan dalambentuk choice dengan 2 pilihanjawaban:a. TidakKuesioner dengan 6pernyataan dalambentuk choice dengan 2 pilihanjawaban:a.

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

1. Desain Penelitian

2. Populasi dan Sampel Penelitian

  Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui sumber air utama yang digunakan keluarga dan melihat kualitas dankuantitas sumber air tersebut dan status kesehatan keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia. Alasan pemilihan lokasi karena Kelurahan Helvetia Tengah KecamatanMedan Helvetia ini memungkinkan untuk mendapatkan sampel yang memadai sesuai dengan kriteria penelitian dan juga lokasi ini sering terjadi krisis air bersih.

5. Instrumen Penelitian

  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk kuesioner yang disusun sendiri oleh peneliti dan berpedoman pada konsep teori yang adapada tinjauan pustaka. Kedua, kuesioner tentang sumber air utama yang digunakan keluarga yang terdiri dari 1 pertanyaan.

6. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen

  Alat ukur yang baik adalah alat ukur yang memberikanhasil yang relatif sama bila digunakan beberapa kali pada kelompok subjek yang sama (Azwar 2003). Uji reliabilitas dilakukan terhadap 30 orangresponden diluar dari jumlah responden yang telah ditentukan, yakni pengambilan responden diambil dari kelurahan yang berbeda yaitu Kelurahan Helvetia TimurKecamatan Medan Helvetia, hasil data diolah dengan menggunakan alpha untuk kuisioner sumber air utama dan status kesehatan keluarga sebesar 0,737.

7. Pengumpulan Data

8. Analisa Data

  Selama pengisian Analisa data penelitian dilakukan dengan tahapan yang dimulai dari memeriksa kelengkapan identitas dan data responden serta memastikan bahwasemua jawaban telah terisi, dilanjutkan dengan member kode pada kuesioner untuk memudahkan peneliti dalam melakukan tabulasi data. Selanjutnya data diolah dengan program komputerisasi SPSS untuk mengetahui frekuensi, persentase, mean dan standar deviasi untuk data demografi, sumber air utama keluarga, kualitas dan kuantitas sumber air keluarga dan status kesehatan keluarga.

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Hasil Penelitian

  Pada bab ini diuraikan tentang hasil penelitian setelah pengumpulan data yang dilakukan sejak tanggal 22 April 2013 sampai 29 Mei 2013 diKelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia. Hasil penelitian ini mendeskripsikan karakteristik responden, sumber air utama keluarga, kualitasdan kuantitas sumber air yang digunakan keluarga, dan status kesehatan keluarga.

1.1 Data Demografi Responden

  Distribusi Frekuensi dan Persentase Karakteristik Kepala Keluarga diKelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia (n=95) Pekerjaan 46 48,4 22 23,2 16 16,8 Pendidikan 9 9,5 21 22,1 41 43,2 17 17,9 7 7,4 Karakteristik Jumlah (n) Persen tase (%) Usia Penghasilan 1.2 Sumber Air Utama Keluarga Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang menggunakan air PAM sebanyak 60 keluarga (63,2%) dan air sumur sebanyak 35 keluarga (36,8%). Distribusi Frekuensi dan Persentase Sumber Air Utama yang DigunakanKeluarga Sumber Air Jumlah (n) Persentase (%) 60 63,2Air PAM Air Sumur 95 100.0 1.3 Kualitas dan Kuantitas Sumber Air Utama Keluarga Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dan kuantitas sumber air yang digunakan keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan MedanHelvetia termasuk kriteria baik sebanyak 61 keluarga (64,2%) dan yang buruk sebanyak 34 keluarga (35,8%).

1.4 Status Kesehatan Keluarga

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesehatan keluarga yang tidak terganggu di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia sebanyak 62keluarga (65,3%) dan yang terganggu sebanyak 33 keluarga (34,7%). Distribusi Frekuensi Persentase Status Kesehatan Keluarga di KelurahanHelvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia (n=95) Status Kesehatan Jumlah (n) Persentase (%) Keluarga 1.

2. Pembahasan

  2.1 Sumber Air Utama di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Berdasarkan hasil penelitian, sumber air utama yang digunakan keluarga, yaitu yang menggunakan air PAM sebanyak 60 keluarga (63,2%) dan yangmenggunakan air sumur sebanyak 35 keluarga (36,8%). 2.2 Kualitas dan Kuantitas Sumber Air Utama di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa sebagian besar keluarga menggunakan kualitas dan kuantitas sumber air yang baik yaitu sebanyak 61keluarga (64,2%), sedangkan keluarga yang menggunakan kualitas dan kuantitas sumber air yang buruk yaitu sebanyak 34 keluarga (35,8%).

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

1. Kesimpulan

  Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa sumber air utama yang digunakan keluarga yaitu air PAM sebanyak 60 keluarga (63,2%) dan airsumur sebanyak 35 keluarga (36,8%). Kualitas dan kuantitas sumber air yang digunakan keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah KecamatanMedan Helvetia termasuk kriteria baik yaitu sebanyak 61 keluarga(64,2%).

2. Saran

  2.1 Pendidikan Keperawatan Hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi tambahan untuk mengetahui sumber air utama yang digunakan keluarga yang terkaitdengan kualitas dan kuantitas sumber air tersebut dan status kesehatan keluarga. 2.3 Penelitian Selanjutnya Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan pengembangan penelitian pengaruh kualitas dan kuantitas sumber air yang digunakankeluarga terhadap status kesehatan keluarga tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sumber air utama dan status kesehatan keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan MedanHelvetia. Responden : (diisi oleh peneliti) INSTRUMEN PENELITIAN Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Petunjuk Umum Pengisian : Menjawab pertanyaan yang tersedia dengan mengisi dan memberikan tanda checklist (√) pada setiap tempat yang disediakan.

I. Data Demografi 1

  2.610.000,- Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Berilah tanda silang (x) pada kolom pada masing-masing butir pernyataan sesuai dengan pilihan Bapak/Ibu. Selama Bapak/Ibu menggunakan air yang ada di rumah, air tersebut mempunyai rasa.

5. Selama Bapak/Ibu menggunakan air yang ada di rumah, air tersebut dapat memenuhi kebutuhan keluarga untuk mandi

  Selama Bapak/Ibu menggunakan air yang ada di rumah, air tersebut dapat memenuhi kebutuhan keluarga untuk mencuci. Selama Bapak/Ibu menggunakan air yang ada di rumah, air tersebut dapat memenuhi kebutuhan keluarga untuk Buang Air Kecil (BAK)/Buang AirBesar (BAB).

IV. Status Kesehatan Keluarga (Keluhan Kesehatan)

Berilah tanda silang (x) pada kolom pada masing-masing butir pernyataan sesuai dengan pilihan Bapak/Ibu.

1. Selama menggunakan air yang ada di rumah, keluarga Bapak/Ibu pernah mempunyai keluhan sakit perut/diare

  Selama menggunakan air yang ada di rumah, keluarga Bapak/Ibu pernah mempunyai keluhan gatal-gatal pada kulit. Selama menggunakan air yang ada di rumah, keluarga Bapak/Ibu pernah mempunyai keluhan terasa panas pada kulit.

Dokumen baru

Download (78 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

Persepsi Keluarga Lansia Tentang Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Helvetia Kecamatan Medan Helvetia
4
84
100
Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia
1
60
78
Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat dalam Upaya Menghemat Pemakaian Energi Listrik dan Air Rumah Tangga di Perumnas Helvetia Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Tahun 2004
0
31
108
Pengetahuan Ibu dalam Pemenuhan Gizi Balita dan Status Gizi Balita di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Helvetia
2
41
71
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Pengaruh Rokok Terhadap Penyakit Katarak Di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Tahun 2011
0
38
108
Pengaruh Media Transnasional Terhadap Penyimpangan Perilaku Remaja Di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan
0
49
129
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat (Wanita) Tentang Kanker Payudara di Kelurahan Helvetia Kecamatan Medan Helvetia Tahun 2010
0
46
65
Peran Petugas Kesehatan Dalam Mempromosikan KB Kondom Di Wilayah Kerja Puskesmas Helvetia Kecamatan Medan Helvetia
2
56
58
Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pada Lanjut Usia di Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia
17
103
61
Kajian Organologis Garantung Buatan Bapak Junihar Sitohang di Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Helvetia Kota Medan
3
133
183
Persepsi Masyarakat Terhadap Kehadiran Rental Playstation Di Kelurahan Helvetia Tengah Kota Medan
0
58
88
Persepsi Keluarga Lansia Tentang Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Helvetia Kecamatan Medan Helvetia
0
0
29
Persepsi Keluarga Lansia tentang Posyandu Lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas Helvetia Kecamatan Medan Helvetia
0
0
12
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Konsep Keluarga 1.1 Pengertian Keluarga - Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia
0
0
26
Sumber Air Utama dan Status Kesehatan Keluarga di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia
0
0
9
Show more