Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan

 36  201  66  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document

FAKULTAS EKONOMI

  Penulis menarik hipotesis bahwa strategi pemasaran multi level marketing (MLM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan anggota pada PT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau dari strategi pemasaran multi level marketing (MLM), berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan anggota pada PT.

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN MULTI LEVELMARKETING (MLM) TERHADAP PENDAPATAN

  Penulis menarik hipotesis bahwa strategi pemasaran multi level marketing (MLM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan anggota pada PT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau dari strategi pemasaran multi level marketing (MLM), berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan anggota pada PT.

KATA PENGANTAR

  SembiringPelawi dan Ibu Ernita Sinuhaji yang senantiasa memberikan moril, spiritual, materil serta kasih sayang yang tiada hingga dan perhatian penuh selama penulis kuliah dandalam penyusunan skripsi ini di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semuapihak dan bagi peneliti selanjutnya yang akan menulis topik yang sama demi perkembangan dan kemajuan Civitas Akademika.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perusahaan yang menggunakan sistem pemasaran berupa MLM (Multi level Marketing) banyak sekali ditemukan dewasa ini. Sistem pemasaran MLM (Multi level Marketing) yaitu sebuah sistem pemasaran modern melalui jaringan distribusi yang

  Direct Selling (PenjualanLangsung) adalah metode penjualan barang atau jasa tertentu kepada konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang dikembangkanoleh mitra usaha dan bekerja berdasarkan komisi penjualan, bonus penjualan dan iuran keanggotaan yang wajar. Metode Direct Selling (Penjualan Langsung) yang digunakandalam perusahaan Multi Level Marketing (MLM) merupakan metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuklebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus 1 Distributor MLM dalam menjalankan strategi pemasaran secara bertingkat dituntut memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar mau bergabungbersama-sama dalam menjalankan usaha MLM.

BV BV

  K-LINK, tentunya ditentukan oleh banyaknya jumlah produk yang terjual, akan tetapi banyaknya anggota Down-Line(anggota yang direkrut atau disponsori oleh anggota lain yang mendapat sebutan Up- Line) yang bergabung sebagai mitra bisnisnya akan berpengaruh didalam penjualan produk, sehingga memudahkan para anggota untuk mendapatkan Bonus Value yang akan meningkatkan pendapatan dari anggota tersebut. Kebijakan strategi pemasaran yang baik Strategi pemasaran dengan menggunakan sistem MLM dapat meningkatkan pendapatan seseorang hal ini sesuai dengan pendapat dari Kiyosaki dalam Faisol,(2003:29) yaitu dengan bergabungnya seseorang dalam bisnis MLM berarti ia adalah seorang “investor” yang mengendalikan sepenuhnya investasi yang dimilikinya.

D. Hipotesis

  Berdasarkan perumusan masalah, maka penulis merumuskan hipotesis sebagai berikut: ”Strategi pemasaran Multi Level Marketing (MLM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan anggota pada PT. K-LINK Indonesia Medan”.

E. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran MLM terhadap pendapatan anggota pada PT. Bagi PenulisPenelitian ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan penulis dalam bidang pemasaran terutama dalam memahami seberapa besar pengaruhstrategi pemasaran MLM terhadap peningkatan pendapatan anggota.

F. Metode Penelitian

1. Batasan Operasional

2. Defenisi Operasional Variabel

  Pendapatan anggota (Y) merupakan penghasilan yang diperoleh anggota (distributor) setiap bulannya dari jaringan yang dibangun dan jumlahproduk yang terjual pada PT. Membangun jaringan Langkah dan cara yang digunakanuntuk mencapai tujuan dan targetperusahaan Strategi pemasaranMLM (X) Variabel Definisi Indikator Skala Pengukuran Tabel 1.3 Defenisi Operasional Variabel, Indikator dan Skala Pengukuran Sistem reward yang diberikanoleh perusahaan kepada anggota Tabel 1.4 Alternatif Jawaban Responden NO SKALA PENGUKURAN SKOR 1 Sumber : Sugiyono, 2005:88 6.

9. Teknik Analisis Data

  Metode Analisis DeskriptifMetode analisis deskriptif adalah metode penganalisaan yang dilakukan dengan menentukan data, mengumpulkan data, dan menginterpretasikan datasehingga dapat memberikan gambaran masalah yang dihadapi. Kriteria pengambilan keputusan dengan tingkat kesalahan sebesar 5%( α): H diterima apabila t < t dan H diterima apabila t > t hitung tabel a hitung tabel 2 3.

2 R <1. Jika R semakin dekat dengan 1 maka pengaruh variabel bebas (X)

  2 terhadap variabel terikat (Y) semakin kuat. Sebaliknya jika R semakin dekat dengan 0 maka pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y)semakin lemah.

BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Fahmi (2005) melakukan penelitian yang berjudul “Strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Syariah Terhadap Peningkatan Pendapatan pada PT. Surcoindo Medan”. Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui sejauh

  mana tingkat keberhasilan perusahaan dengan diterapkannya strategi pemasaran berdasarkan syariah terhadap peningkatan pendapatan perusahaan dan jugamembukt ikan bahwa strategi pemasaran dapat menjadi stimulan dalam pemasaran. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa strategi pemasaran MLM Syariah (X) yang diterapkan perusahaan mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadappendapatan PT.

B. Pemasaran

  Secara umum pengertian manajemen pemasaran adalah sebagai analisis kebutuhan dan keinginan konsumen, perencanaan, implementasi, dan pengendalianprogram yang dirancang untuk menciptakan barang dan jasa, membangun keunggulan dan nilai serta mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan target pembelidemi mencapai sasaran organisasi. Untuk lebih memahami pengertian pemasaran, penulis akan menguraikan pengertian pemasaranyang dikemukakan dalam berbagai cara yang berbeda oleh beberapa ahli pemasaran: Pemasaran menurut Kotler dan Amstrong (2001:7) adalah suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang merekabutuhkan dan inginkan, lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.

C. Strategi Pemasaran

  Strategi militer didasarkan pada pemahaman akan kekuatan dan penempatan posisi lawan, karakteristik fisik medan, kekuatan dan karaktersumber daya yang tersedia, sikap orang-orang yang menempati teritorial tertentu, serta antisipasi terhadap setiap perubahan yang mungkin terjadi. Konsep strategi militer di atas jika diadaptasi dan diterapkan dalam dunia bisnis seperti yang dilakukan oleh Tzu, Hannibal, dan Clausewitz menggambarkan arah bisnisyang mengikuti lingkungan yang dipilih dan merupakan pedoman untuk mengalokasikan sumber daya dan usaha suatu organisasi.

D. Multi Level Marketing ( MLM)

  Clothier dalam Faisol (2003:26) mengemukakan rumusan dasar dari MLM adalah suatu cara atau metode menjual barang secara langsung kepada pelanggan melaluijaringan yang dikembangkan oleh para distributor lepas yang memperkenalkan para distributor berikutnya, pendapatan yang dihasilkan terdiri dari laba eceran dan labagrosir ditambah dengan pembayaran-pembayaran berdasarkan penjualan total kelompok yang dibentuk oleh sebuah distributor. Multi level marketing adalah jalur alternatif bagi perusahaan untuk mendistribusikan produk dan jasanya ke pasaran (jalur distribusi yang lain termasuk supermarket, toko retail, door to door sales dan lain-lain).

E. Strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM)

  Strategi yang bagaimana dan sejauh manasuatu strategi dapat menghantarkan peniaga menuju suatu kesuksesan? Bagaimana dan apa saja yang harus direncanakan dalam merancang pembentukan dan pembinaan jaringan.

a. Membangun jaringan (network)

  Membangun jaringan dapat diwujudkan dengan proses penggandaan/duplikasi yang pelaksanaannya dapat melalui dua cara atau bentuk yaitu: 1. Jaringan yang terbentuk dengan cara inibonus yang diterima hanya sekedar royalti.

b. Melakukan pembinaan pada setiap distributor

  Begitupun dengan jaringan yang dibangun, mereka adalah orang- orang yang perlu terus dibina agar mereka “tumbuh dan berbuah.” Kuatnya hubungan diantara mereka menjadi modal dasar kemitraan yang saling menguntungkan serta menjadi salah satu ciri keberhasilan dalam menjalankanbisnis ini. Langkah-langkah pembangunan jaringan dalam jaringan dan pembinaan adalah hal yang sangat menentukan keberhasilan seorang distributor dalam bisnis initerutama sekali dikaitkan dengan keberhasilannya dalam mencapai peringkat dan tentunya bonus yang akan diterimanya.

F. Pendapatan

  Barang yang diproduksi dan dikonsumsi dirumah antara lain pemakaian barang yang diproduksi dirumah dan sewa yang seharusnya dikeluarkan terhadap rumahsendiri yang ditempati. Selain membawa tradisi pengetahuan tentang kasih sayang dan perikemanusiaan dari abad terakhir yang telah berlalu, K-LINK bertujuan untukmembantu para distributor/anggota untuk mengembangkan pengetahuan ekonomi dari kedua abad yang telah bergabung bersama dan menghasilkan jumlah keuntungan yangsangat menakjubkan.

B. Struktur Organisasi STRUKTUR ORGANISASI PT.K-LINK

  K-Sauda VCOManfaat K-Sauda VCO adalah meningkatkan daya tahan tubuh, berfungsi sebagai antivirus influenza, hepatitis, lupus dan herpes,antibakteri Pneumonia , radang tenggorokan, gonorrhoe, antiparasit dan jamur penyebab cacingan, eksim, diare, melindungi tubuh dari serangantumor dan kanker, membantu penyembuhkan prostat dan tiroid, serta menjaga kesehatan kulit dan rambut. K-Link Elegance TudungManfaat K-Link Elegance Tudung adalah melegakan sakit kepala, mengurangi kesulitan tidur, mengurangi bau pada kepala, mengurangiperasaan yang tidak enak, menghilangkan kelesuan, menghilangkan keletihan dan lemah anggota badan, serta menjaga kesegaran rambut dankepala bagi yang berjilbab.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Penulis dalam menganalisis dan mengevaluasi data menggunakan 2 (dua) metode

A. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas

  Analisis deskriptif digunakan untuk melihat persepsi responden dan karakteristik responden penelitian, sedangkan analisisstatistik digunakan untuk melihat pengaruh strategi pemasaran multi level marketing (MLM) terhadap pendapatan anggota pada PT K-LINK Cabang Medan. Agar data yang diperoleh valid dan reliabel maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas.

1. Uji Validitas

  Nilai tabel r dengan ketentuan df = jumlahkasus = 30 dan tingkat signifikansi sebesar 5%, angka yang diperoleh = 0,361. Interpretasi item total statistic adalah: Sumber: Hasil pengolahan data primer (Kuesioner, SPSS versi 15.0, 2010) Tabel 4.2 Validitas Instrumen Correlation Cronbach'sAlpha if Item Deleted Variance if Item DeletedCorrected Item-Total VAR00018 VAR00002 VAR00016 VAR00015 VAR00014 VAR00013 VAR00010 VAR00008 VAR00007 VAR00005 VAR00004 VAR00003 yang akan dibandingkan dengan r tabel untuk mengetahui validitas pada setiap butir Tabel 4.3 Validitas Instrumen II No.

2. Uji Reliabilitas Reliabilitas diartikan sebagai keterpercayaan, keterandalan atau konsistensi

  mempunyai konsistensi pengukuran yang baik, dan suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel. ButirInstrumen Tabel 4.6 Reliabilitas Instrumen (0,901 > 0,80) maka kuisioner tersebut dinyatakan reliabel dan dapat digunakan untuk penelitian.

B. Analisis Data

1. Analisis Deskriptif

a. Deskriptif Responden

  Metode ini merupakan suatu metode analisis dimana data yang dikumpulkan pertama disusun, diklasifikasikan dan dianalisis sehingga akanmemberikan gambaran yang jelas mengenai masalah yang sedang diteliti. Berdasarkan usia dari responden diketahui bahwa responden yang berusia antara 21- 32 tahun sebanyak 12,64%, responden yang berusia antara 33-44 sebanyak 52,87%dan responden yang berusia 45-56 sebanyak 34,49%.

2. Deskriptif Variabel

  Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala likert untuk menanyakan tanggapan responden mengenaistrategi pemasaran muti level marketing (MLM) terhadap pendapatan anota pada PT. Setuju 4 Sumber : (Sugiyono, 2006 : 86) 74 58 7 32 36 55 64 8 58 66 29 34 9 65 22 42 26 10 43 49 44 51 Sumber: Hasil Penelitian Diolah, Juni 2010Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 87 orang responden untuk variabel strategi pemasaran pada Tabel 4.9, yaitu:a.

3. Analisis Regresi Sederhana

  Analisis regresi berganda dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) pada anggota PT. Tabel 4.11 Uji Regresi Sederhana a Coeffi cients Unstandardized St andardiz ed Coeffic ients Coeffic ientsModel B St d.

a.) Uji F (Uji Secara Serempak/ Simultan)

  Uji F dilaksanakan untuk menguji apakah nilai pelanggan yang terdiri dari variabel strategi pemasaran multi level marketing (MLM) (X) mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap pendapatan anggota (Y). Model hipotesis yang digunakan adalah:Ho: bi = 0, artinya variabel bebas secara bersama- sama tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat.

a. Predic tors: (Constant), SP b

  Kriteria pengambilan keputusanHo diterima jika F hitung < F tabel pada α = 0,05 Ha diterima jika F > F pada hitung tabelα = 0,05 2. Hal ini, menunjukkan bahwa variabel bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan anggota (Y) pada anggota PT.

b.) Identifikasi Determinan (R )

  Predictors: (Constant), SPSumber: Hasil pengolahan data primer (Kuesioner, SPSS versi 15.0, 2010) 2 Tabel 4.14 menunjukkan bahwa angka Adjusted R atau determinan sebesar 0,071 berarti variabel bebas yaitu strategi pemasaran multi level marketing (MLM) mampu menjelaskan terhadap variabel terikat yaitu pendapatan anggota pada PT. K-LINK cabang Medan (Y) sebesar 7,1% dan sisanya 92,9,% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti.

C. Pembahasan

  Sistem pemasaran multi level marketing juga menerapkan bahwa jaringan yang dibentuk oleh anggota-anggotanya akan menentukan pendapatan yang akan diterima,begitu juga dengan semakin banyak produk yang dijual oleh anggota dan jaringannya maka akan semakin besar pula pendapatan yang diperoleh anggota tersebut. Banyak darianggota perusahaan lain mempunyai pendapat bahwa adanya ketidakadilan yang mereka terima dari tempat mereka bekerja, misalnya kontribusi yang mereka berikantidak sesuai dengan hasil yang didapatkan, namun untuk penelitian ini responden menjawab bahwa pendapatan yang mereka terima dilakukan secara adil dan terbukasesuai kontribusi yang diberikan (tabel 4.10).

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

  Ada beberapa hal yang harus selalu diperhatikan yaitu,pembinaan untuk mampu melakukan presentase bisnis, pembinaan untuk mampu memahami dan mengenal produk serta bisnis, serta mampu membentuk jaringanbisnis yang kuat. Demi meningkatkan Pendapatan Anggota, maka perusahaan harus selalu memperhatikan beberapa hal yaitu, mampu meningkatkan volume penjualanyang mengakibatkan meningkatnya pendapatan anggota, memiliki kerja sama yang baik serta produk yang dijual akan menentukan banyaknya bonus yangdidapat oleh anggota.

DAFTAR PUSTAKA

  MLM Ideal Antara Konsep dan Strategi, Bahana Mandiri Sentosa, Jakarta. Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi, Erlangga, Jakarta.

LEMBAR KUESIONER

A. UMUM

  Responden yang terhormat, Pertanyaan dalam kuesioner ini sebagai data untuk penyusunan skripsi saya dengan judul "Analisis Strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota pada PT. K-LINK Indonesia Cabang Medan” pada Program Sarjana Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU).

B. IDENTITAS RESPONDEN

  WanitaLama bergabung dengan K-LINK :Keterangan :SS = Sangat SetujuST = SetujuKS = Kurang SetujuTS = Tidak SetujuSTS = Sangat Tidak Setuju Isilah kuesioner ini dengan tanda checklist ( √ ) pada kolom yang tersedia. 7 Pembinaan yang dilakukan oleh upline atau leader pada PT K-LINK, menjadikan Anda lebih memahami dan mengenal produk serta bisnisyang dijalankan oleh perusahaan.

10 Anda sering merasa gugup saat melakukan presentasi

  Variabel Pendapatan Anggota No Variabel Pendapatan Anggota SS ST KS TS STS 1 Bonus yang diberikan oleh PT K- LINK, dilakukan secara adil. 6 Anda memiliki kerja sama yang baik dengan down line Anda 7 Jumlah produk yang dijual menentukan bonus yang Anda dapatkan.

Informasi dokumen
Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Defenisi Operasional Variabel Pengukuran Variabel Parameter Pengukuran Variabel Parameter Variabel Jenis dan Sumber Data Kesimpulan Saran Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Latar Belakang Masalah Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Multi Level Marketing MLM Pemasaran Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Pembahasan Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Pendapatan Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Pendapatan Anggota Y Tabel 4.10 Perumusan Masalah Kerangka Konseptual Hipotesis Penelitian Terdahulu Fahmi 2005 melakukan penelitian yang berjudul “Strategi Pemasaran Multi Populasi dan Sampel Teknik Pengumpulan Data Uji Validitas dan Reliabilitas Sejarah Perusahaan Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Strategi Pemasaran Analisi strategi Pemasaran Multi Level Marketing (MLM) Terhadap Pendapatan Anggota Pada PT.K-LINK Cabang Medan Strategi Pemasaran Multi Level Marketing MLM Strategi Pemasaran X Tabel 4.9 Struktur Organisasi STRUKTUR ORGANISASI PT.K-LINK Uji Reliabilitas Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Uji Validitas Uji Validitas dan Uji Reliabilitas
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Analisi strategi Pemasaran Multi Level Market..

Gratis

Feedback