Identifikasi Kemiripan Genetik Beberapa Genotipe Saccharum spp.Sumatera Utara denganVarietas Tebu Toleran Kekeringan (PS 864 dan PSJT 941) Menggunakan Penanda Random Amplified Polymorphism DNA

Gratis

1
41
124
3 years ago
Preview
Full text

IDENTIFIKASI KEMIRIPAN GENETIK BEBERAPA GENOTIPE

  Klon tebu unggul lokalyang dikembangkan pada industri gula di Sumatera Utara didominasi varietas lama F 156 (BZ 134) dan seri PS yang diminati dan lambat laun beralih ke varietasbaru(Mulyadi et al, 1997) dan beberapa kultivar lokal (Kuning, Gelagah, Berastagi, Gambas, dan Merah) yang dibudidayakan masyarakat(Sinaga dan Susanto, 2009). Kulit batang tertutup lilin (epidermis) yang dikelilingi suatu massa darijaringan lunak (parenkim) yang diselingi dengan serat (vaskuler bundle), berbentuk lonjoran dengan kadar sukrosa yang lebih tinggi (lebih manis), sedangkan S.spontaneummenunjukkan karakter morfologi dengan bentuk pertumbuhan yang sangat vigor, tahan terhadap penyakit, batangnyaramping (kecil), keras, sering ditemuka n denganpusat yang berongga dan akumulasi sukrosa rendah.

Identifikasi penanda genotipe spesifik berdasarkan analisis RAPD

  Perbedaan morfologi yang dapat dilihat pada kultivar ini adalah aksesi Kuning Sunggal mempunyai diameter batang sedang,warna batang yang lebih terang (kuning) sedangkan aksesi Kuning Tanjung Jati danKuning Hamparan Perak mempunyai morfologi dengan diameter batang yang lebih besar dan warna batang lebih pucat (kuning kehijauan). Kulit batang tertutup lilin (epidermis) yang dikelilingi suatu massa darijaringan lunak (parenkim) yang diselingi dengan serat (vaskuler bundle), berbentuk lonjoran dengan kadar sukrosa yang lebih tinggi (lebih manis), sedangkan S.spontaneummenunjukkan karakter morfologi dengan bentuk pertumbuhan yang sangat vigor, tahan terhadap penyakit, batangnyaramping (kecil), keras, sering ditemuka n denganpusat yang berongga dan akumulasi sukrosa rendah.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Analisis Keanekaragaman Genetik Markisa (Passiflora spp.) Di Sumatera Utara Berdasarkan Penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA)
8
129
57
Analisis Keragaman Beberapa Genotipe Tanaman Tebu (Saccharum spp.) Di Sumatera Utara Berdasarkan Marka RAPD (Random Amplified Polymorphism DNA)
9
101
107
Identifikasi Kemiripan Genetik Beberapa Genotipe Saccharum spp.Sumatera Utara denganVarietas Tebu Toleran Kekeringan (PS 864 dan PSJT 941) Menggunakan Penanda Random Amplified Polymorphism DNA
1
41
124
Keragaman Genetik Aren Asal Sulawesi Tenggara Berdasarkan Marka Random Amplified Polymorphic DNA
4
97
77
Hubungan Genetik Empat Populasi Kelapa Genjah Berdasarkan Penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA)
0
27
73
Variabilitas Genetik Intrapopulasi Dan Interpopulasi Plasma Nutfah Kelapa Sawit (elaeis guineensis jacq.) Berdasarkan Marka Isozim Dan Random Amplified Polymorphic DNA
0
33
138
KARAKTERISASI Ralstonia solanacearum PADA TANAMAN PISANG DI KABUPATEN LUMAJANG MENGGUNAKAN TEKNIK Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD)
0
17
38
Analisis Keragaman Genetik Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Menggunakan Penanda Amplified Fragment Length Polymorphism (AFLP)
0
0
8
Rancang Bangun Sistem Identifikasi Varietas Tebu Menggunakan Kemiripan D-WDAG
0
0
5
Analisis Keanekaragaman Genetik Markisa (Passiflora spp.) Di Sumatera Utara Berdasarkan Penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA)
0
0
12
Analisis Keragaman Beberapa Genotipe Tanaman Tebu (Saccharum spp.) Di Sumatera Utara Berdasarkan Marka RAPD (Random Amplified Polymorphism DNA)
0
1
34
Analisis Keragaman Beberapa Genotipe Tanaman Tebu (Saccharum spp.) Di Sumatera Utara Berdasarkan Marka RAPD (Random Amplified Polymorphism DNA)
0
0
6
Analisis Keragaman Beberapa Genotipe Tanaman Tebu (Saccharum spp.) Di Sumatera Utara Berdasarkan Marka RAPD (Random Amplified Polymorphism DNA)
0
0
19
Keragaman Genetik Aren Asal Sulawesi Tenggara Berdasarkan Marka Random Amplified Polymorphic DNA
0
0
12
Keragaman Genetik Aren Asal Sulawesi Tenggara Berdasarkan Marka Random Amplified Polymorphic DNA
0
0
12
Show more