Pengembangan Modul Ujian Essay Online Dengan Koreksi Otomatis Pada Learning Management System SMPN 1 Cimahi

Gratis

7
57
130
2 years ago
Preview
Full text

PENGEMBANGAN MODUL UJIAN

ESSAY ONLINE DENGAN KOREKSI OTOMATIS PADA LEARNING MANAGEMENT SYSTEM SMP NEGERI 1 CIMAHI SKRIPSI Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana ARIS TRI BAHTIAR EFENDI 10110063

BIODATA PENULIS

  Telp/HP : 085624628833E-mail : arisbrother@gmail.comRiwayat Pendidikan Tahun Pendidikan1997-1998 TK Eka Pratiwi1998-2004 SD Negeri Sukodadi 12004-2007 SMP Negeri 1 Paiton2007-2010 SMA Negeri 1 Kraksaan Program Strata 1 (S1) Program Studi TeknikInformatika 2010-2014Fakultas Teknik dan Ilmu KomputerUniversitas Komputer Indonesia Bandung DAFTAR ISI ABSTRAK ............................................................................................................... 9 2.1.2 Visi dan Misi SMP Negeri 1 Cimahi .............................................................

DAFTAR PUSTAKA

  PHP dan MySQL untuk pemula. Dao, An improvement on capturing similarity between strings, 2005, http://www.codeproject.com/Articles/11157/An-improvement-on- capturing-similarity-between-str , diakses 28 Juni 2014.[11] Arifin Rizal.(2006), Peranan substitusi N-Gram dan Code Shift pada [13] Rohmawati Fuat.(2010), Sistem Penilaian Esai Otomatis pada E-, Institut Teknologi Sepuluh Learning dengan Metode Cosine Similarity November.

KATA PENGANTAR

  Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga tugas akhirdengan judul “Pengembangan Modul Ujian Essay Online Dengan Koreksi Otomatis Pada Learning Management System SMP Negeri 1 Cimahi ”. selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu dan membimbing penulis sehingga mampumenyelesaikan tugas akhir ini dengan baik.

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1.1. SMP Negeri 1 Cimahi merupakan sekolah yang memiliki beberapa fasilitas

  Maka dari itu dibutuhkan suatu metode untuk menangani kesalahan inputan jawaban siswa tersebut dengan memberikan Levenshtein Distance pada penanganan kesalahan penulisan jawaban siswa karena mampu menentukan kempiripan dua buah kata (string) hanya dilihat dari posisi huruf-huruf yang ada di kedua kata yang dicermati [10]. Batasan Masalah Mengingat permasalahan yang dikaji sangat luas, agar penyajian lebih terarah dan mencapai sasaran yang ditentukan, maka diperlukan suatu pembatasanmasalah atau ruang lingkup kajian yang meliputi hal-hal sebagai berikut: 1.

1.5.1. Teknik Pengumpulan Data

  Model proses yang digunakan dalam pembangunan perangkat lunak ini akan menggunakan model Water Fall, model ini adalah model sederhana yangberurutan dan saling terkait tahap-tahapnya dalam membangun sistemnya sehingga mampu menghasilkan sistem yang tersruktur dengan baik karena padasetiap tahapan mempunyai dokumentasi yang jelas. Testing fokus pada logika internal dari software, fungsi eksternal serta mengetes untuk mengcover error dan memastikan inputan yang telahdibuat dan hasilnya sesuai dengan tujuan.

1.6. Sistematika Penulisan

  BAB II TINJAUAN PUSTAKA Membahas berbagai konsep dasar dan teori-teori yang berkaitan dengan topik penelitian yang dilakukan dan hal-hal yang berguna dalam prosesanalisis permasalahan serta tinjauan terhadap penelitian-penelitian serupa yang telah pernah dilakukan sebelumnya termasuk sintesisnya. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini berisi tentang pemaparan analisis sistem yang terdiri dari analisis sistem yang berjalan, analisis kebutuhan nonfungsional, analisis data dananalisis kebutuhan fungsional yang digunakan untuk mendefinisikan hal- hal yang diperlukan dalam pengembangan perangkat lunak.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini dijelaskan beberapa konsep dan dasar teori yang berkaitan

dengan permasalahan yang akan dibahas sebagai dasar pemahaman dalam mengimplementasikan konsep-konsep tersebut kedalam semua kegiatanpengembangan sistem yaitu profil sekolah, learning management system, algoritma koreksi essay, konsep perancangan sistem, dan pengembanganperangkat lunak.

2.1. Profil SMP Negeri 1 Cimahi Sejarah SMP Negeri 1 Cimahi 1

  SMP Negeri 1 Cimahi berawal dari dari sebuah sekolah untuk golongan pribumi yang sudah berdiri sejak tahun 1926, dan dibangun oleh PemerintahHindia Belanda dengan nama HIS. Pada saat itu sekolah ini memiliki9 ruang, yang digunakan untuk kelas sebanyak 8 ruang dan satu untuk ruangGuru, TU dan Kepala Sekolah.

2.1.3. Struktur Organisasi Sekolah

  Struktur organisasi menunjukan pola hubungan jalur komunikasi antara fungsi-fungsi, bagian-bagian atau orang-orang yang ada dalam suatu organisasidapat diketahui bagaimana wewenang dan tanggung jawab mengalir diantara bagian tersebut. e) Wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana bertugas mengelola penyediaan dan pengadaan barang-barang yang dibutuhkan sekolah(barang inventaris sekolah).

2.2. Landasan Teori

Dalam membangun Learning Management System untuk SMPN 1 Cimahi, terdapat landasan teori yang mendukung diantaranya :

2.2.1. Learning Management System

  Katalog yang baik pun harus dapat membedakanmateri berdasarkan jenis materi, departemen yang memerlukan (misalnya, pelajaran marketing mi untuk department marketing dan penjualan)maupun kurikulum (misalnya, pelajaran anggaran untuk kurikulum keuangan, pelajaran coaching untuk kurikulum kepemimpinan). Katalog yang baik harus dapat menampilkan informasi tentang suatu pelajaran dengan lengkap, meliputi judul, tujuan, cakupan atau outline,durasi, target pelajar, tangggal tersedia, materi pendahuluan, tes yang (biasanya melalui e-mail) bahwa terdapat satu pendaftaran yang harus ditanggapi.

2.2.2. Metode / Algoritma

  Levenshtein distance antara dua string ditentukan berdasarkan jumlah minimum perubahan/pengeditan yang dibutuhkan untuk melakukan transformasi dari satubentuk string ke string yang lain. Jika a adalah “informatika” dan b adalah “informatika”, makaLD(a,b) = 0, karena tidak ada transformasi yang dibutuhkan.

2. Jika a adalah “informatika” dan b adalah “infrmatika”, maka

  Setiap sel menunjukkan banyaknya kemunculankata kunci yang berada pada matriks pada dokumen yang ada di kolom matriks. Kemudian isi dari sel tersebut terlebih dahulu ditransformasikan dimana setiap frekuensi kata dibobotkan dengan sebuah fungsi yang menunjukkan pentingnya Dimensi dari matriks yang telah disederhanakan dengan menghapus koefisien pada matriks diagonal sebanyak yang diinginkan sampai tersisakoefisien sebanyak dimensi yang terpilih.

C1 C2 C3 C4 C5 M1 M2 M3 M4

1 1 Humaninterface 1 1computer 1 1 1 1 1 User 1 1 2 Systemresponse 1 1 Time 1 1 EPS 1 1

1 Survey

  Untuk matriks terakhir cara mencarinya sama dengan T matriks pertama, yang menjadi perbedaan adalah yang dicari matriks AA bukan T A A, dan matriks ini disebut sebagai matriks V Matriks V dari hasil perhitungan untuk contoh pada gambar 2.2ditunjukkan pada tabel 2-4. Jika dilakukan penilaiandari jawaban siswa yang paling besar ke paling kecil nilainya, maka jawaban yang paling besar nilainyaadalah yang memiliki sudut α dengan yang paling kecil.

2.2.3. Konsep Perancangan Sistem

Dalam perancangan system yang akan dibangun, perlu adanya perencanaan pengolahan data dimana semua data disimpan ke dalam sebuah database agar seluruh data saling berelasi.

2.2.3.1. Basis Data

  Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya dan dapat diakses dengan mudah dancepat. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengquiz (redudansi) yang tidakperlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

2.2.3.2. Flowmap

  Flowmap adalah campuran peta dan flowchart, yang menunjukkan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalammigrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket dalam jaringan. Flowmap menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian, yang akan dijelaskan dalam tabel.

2.2.3.4. Data Flow Diagram (DFD)

  (DFD) awalnya dikembangkan oleh Chris Gane dan Data Flow Diagram Trish Sarson pada tahun 1979 yang termasuk dalam Structured System Analysis and Design Methodology (SSADM) yang ditulis oleh Chris Gane dan Trish Sarson [6]. Pada tahun 1980-an Edward Yourdon dan Tom Demarco memperkenalkan metode yang berbeda, dimana dengan mengubah persegi dengansudut lengkung (pada DFD Chris Gane dan Trish Sarson) dengan lingkaran untuk menotasikan.

2.2.4. Pengembangan Perangkat Lunak

2.2.4.1. Personal Home Page (PHP)

  PHP mampu berhubungan dengan basis data dan dapat diintegrasikan dengan HTML. PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda dalam sistemoperasi yang berbeda pula.

2.2.4.2. Database Management System (DBMS)

  MySQL adalah perangkat lunak DBMS atau server basis data yang dapat melayani banyak pengguna, dan dapat melakukan proses dalam waktu yangbersamaan (multi threaded). MySQL menyediakan lingkungan yang mudahdan efisien untuk menyimpan data dan mengakses basis data berkapasitas besar lebih cepat dari pada server basis data lainnya.

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada bab ini akan dibahas secara singkat mengenai analisa masalah yang ada untuk mempermudah mengetahui kelemahan sistem yang sedang berjalan. Setelah itu akan dibahas mengenai perancangan sistem yang akan dikembangkan

sebagai usulan sistem baru untuk memperbaiki sistem yang sudah ada sekaligus untuk memenuhi permintaan dari pihak SMP Negeri 1 Cimahi.

3.1. Analisis Sistem

  Kegiatan analisis sistem adalah kegiatan untuk melihat sistem yang sudah berjalan, melihat bagian mana yang bagus dan tidak bagus dengan maksud untukmengidentifikasikan permasalahan-permasalahan, kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan dan kemudian mendokumentasikan kebutuhan yang akan dipenuhisehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikan pada sistemnya. Berdasarkan latar belakang masalah yang ada, yang menjadi titik permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.

3.1.3. Analisis Metode/Algoritma

  subproses LSA Dimisalkan kunci jawaban guru adalah “Kemampuan mata untuk mencembungkan dan memipihkan lensa mata saat melihat objek” dan jawaban siswa adalah “Daya kemampuan mata untuk menebalkan dan memipihkan lensa mta saat melihat objek ”. Cocokkan kata jawaban yang sudah diexplode (dipotong) dengan kata kunci yang sudah dipotong juga.contoh: Kunci : kemampuan mata untuk mencembungkan dan memipihkan lensa mata saat melihat objek.

6) Melakukan proses pencocokan dengan membandingkan setiap karakter pada string “mata” dangan setiap karakter pada string “mta”

  1 2 1 Mencembungkan 1 1 melihat 1 1 Menebalkan 1 1 Memipihkan 1 2 1 1 objek 1 1 Saat 1 1 Untuk 1 1 1 2 1 mata Tabel 3.1. Jika k bernilai 2 maka matriks U hanya memiliki 2 kolom, sedangkan matriks S memiliki 2 kolom dan 2 baris, selain itu isi matriks dihapus dan matriks V reduce menjadi 2 baris (karena baris-baris pada matriks V merupakan vektor-T vektor yang mewakili dokumen-dokumen).

2 T

  5. Membentuk vektor query q yang dibentuk dengan cara yang sama dengan membentuk matriks A.

2 S

  q q baris dari matriks V 2 merupakan koordinat dari dokumen, sehinggaQ = | 0,646 0,234 |D1 = | 0,562 -0,661 |D2 = | 0,672 0,715 |D3 = | 0,483 -0,226 | 6. Dihitung nilai CoSim (Cosinus Similarity) dari matriks vektor masing- masing D terhadap Q.

3.1.3.1. Pseudocode Sistem Function Levenshtein 1

function levenshtein(input s,t :string)  integerDEKLARASI m : s.lengthn : t.length int[m][n] d : integer []ALGORITMA: for i  0 to m dod[i, 0]  i for j  0 to n dod[0, j]  j endforendfor for j  1 to n dofor i  1 to m do if s[i] = t[j] thend[i, j]  d[i-1, j-1] elsed[i, j]  minimum(d[i-1, j] + 1,d[i, j-1] + 1,d[i-1, j-1] + 1) endifendfor endforreturn d[m, n] Function PeriksaJarakString 2. function PeriksaJarakString(input Jawaban :string, array Kunci : string)  boolean DEKLARASI global : indeksKunciBenarjarakMin : 200; function levenshtein(input s,t :string)  integer

3. Program pencocokan string

PROGRAM Cocokkan_Levenshtein{ Program untuk menentukan jarak antar kata dalam kunci dan jawaban}DEKLARASI function PeriksaJarakString(input Jawaban :string, array Kunci : string)  boolean explodeKunci=explode(" ",words) {tokenizing kunci} explodeJawaban=explode(" ",input) {tokenizing jawaban}jawabanDitemukan[] = array (count(explodeJawaban)) indeksKunciBenar = 0ALGORITMA: for i  0 to < count(explodeJawaban) dojawabanDitemukan[i] = false; endfor{Periksa setiap explode kunci dan explode jawaban} for i  0 to < count(explodeJawaban) dofor j  0 to < count(explodeKunci) do{Jika explode jawaban ditemukan di kunci maka beri indeks jawaban ditemukan true}if (explodeJawaban[i] == explodeKunci[j]) then jawabanDitemukan[i] = trueendif endforendfor{Untuk semua kata pada explode jawaban yang tidak ditemukan di kunci periksa dengan explode kunci}for i  0 to < count(jawabanDitemukan) do indeksKunciBenar = i; Latent Semantic Analysis 4. PROGRAM LSA{pengoreksian essay dan pembobotan}DEKLARASI kunci : stringjawaban : stringALGORITMA:{tentukan kalimat ("jawaban" and "kunci") yang telah melewati pencocokkan kata dengan algoritma levenshtein. Dari 1 hingga 0-vector: vektor query}query = rep(0, len) for (w in kalimat) doquery[temukan.row(w,data)] = 1 endfor{hitung SVD untuk mendapatkan vektor dokumen}(U, V, D) = SVD(data){membuat vektor query} query.vec = transpose(query) * U[,1:k] * inverse(diag(D[1:k])){kemudian bandingkan vektor query dengan vektor dokumen} for (i in 1:nrow(U)) dox<-cos.vec(query.vec, V[i,1:k]) if (x > threshold) thenwrite(i, x, names(DATA)[i]) endifendfor{definisikan cosinus vektor}

3.1.4. Analisis Kebutuhan Non Fungsional

  Pada analisa kebutuhan sistem non fungsional dijelaskan keadaan atau kondisi yang ada di SMP Negeri 1 Cimahi pada bagian ujian, diantaranya keadaan hardware, software, jaringan komputer serta user sebagai bahan analisa kekurangan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam perancangan sistem yang akan diterapkan. Setelah dilakukan analisis perangkat keras maka disimpulkan bahwa perangkat keras yang ada di SMP Negeri 1 Cimahi sudah cukup memenuhistandar untuk penerapan aplikasi LMS yang akan dikembangkan.

3.1.4.3. Analisis Pengguna

  Guru Mata PelajaranNama : Wiwin WiniwidiawatiNIP : 196705051994032010Jabatan : Guru Mata PelajaranUmur : 47 tahunSistem operasi yang pernah digunakan : Windows 98, ME, XP, 7 yang biasa digunakan : Microsoft Office, Mozilla Software Firefox 2. SiswaNama : Erlita Kusuma WardaniNISN : 0010236577Umur : 13 tahunSistem operasi yang biasa digunakan : Windows XP, 7, 8 yang biasa digunakan : Microsoft Office, Mozilla Software FirefoxDilihat dari karakteristik pengguna yang ada, dapat diketahui bahwa Tabel 3.3.

3.1.6. Analisis Kebutuhan Fungsional

  Berikut adalah diagram konteks LMS SMP Negeri 1 Cimahi dan bagianLMS untuk SMP Negeri 1 Cimahi yang dikembangkan: Gambar 3.14. Data Flow Diagram DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpamempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan.

3.1.7. Spesifikasi Proses

  user memilih olah ujian pada menu Data ujian yang ditambah diubah dihapus Data ujian yang dikirimKeluaran Info ujian yang ditambah diubah dihapus 4.1 Nama proses Pengolahan Ujian Deskripsi Mengolah data ujianSumber Guru, siswa Masukan 5. Berikut ini adalahspesifikasi proses dari pengembangan Learning Management System SMP Negeri 1 Cimahi: Logika proses Keluaran Info materi, tugas, ujian, soalInfo nilai tugas, nilai ujian Info jawabanInfo jawaban siswa Tujuan guru, siswa Data materi, tugas, ujian, soal Data nilai tugas, nilai ujianData jawaban Data jawaban siswa 4 Nama proses Pembelajaran Deskripsi Menampilkan semua menu-menu pembelajaran yang disediakanSumber guru, siswa Masukan No.

3.1.8. Kamus Data

  Kamus data merupakan deskripsi formal mengenai seluruh elemen yang tercakup dalam DFD. Nama Data ujian Deskripsi Data yang berisi keterangan ujianDigunakan di Proses pengolahan ujian, Proses tambah ujian, Proses hapus ujian, Proses detail ujian,Proses Koreksi.

5. Nama Data soal, jawaban

  Nama Data soal, jawaban siswa Deskripsi Data yang berisi soal dan jawaban ujian siswaDigunakan di Proses tampil soal, Proses Koreksi. Perancangan dapat didefinisikan sebagai proses aplikasi berbagaiteknik dan prinsip bagi tujuan pendefinisian suatu perangkat, suatu proses atau sistem dalam detail yang memadai untuk memungkinkan realisasi fisiknya.

3.2.3. Skema Relasi

  Tabel adalah sekumpulan info atau informasi spesifik tentang subjek tertentu yang disusun dalam bentuk kolom dan baris. Guru Tabel 3.7 Tabel Guru Field Tipe Panjang Kunci Keterangannip varchar 18 Primary Key NOT NULL nip_adm varchar 18 Foreign Key, Refences Admin (nip_adm) NULLnama_guru varchar 50 - NULL alamat_guru text - - NULLtlp_guru varchar 15 - NULL foto_guru varchar 100 - NULLemail _guru varchar 50 - NULLpassword varchar 100 - NULL 3.

5 Tahun_ajaran (id_ajaran) NULL

  Ujian Tabel 3.16 Tabel Ujian Field Tipe Panjang Kunci Keteranganid_ujian char 5 Primary key NOT NULL Foreign Key, Refences MengajarId_mengajar varchar 18 (id_mengajar) NOT NULL Foreign Key, Refences Materiid_materi char 10 (id_materi) NOT NULL tgl_ujian - - date NOT NULL ket - - text 12. Tahun_Ajaran Tabel 3.19 Tabel Tahun_Ajaran Field Tipe Panjang Kunci Keteranganid_ajaran char 5 Primary Key NOT NULL Foreign Key, Refencesnip_adm varchar 18 Admin (nip_adm) NULL Foreign Key, Refencesid_semester char 4 Semester (id_semester) NULL 10 NULL - tahun_ajaran char kurikulum char 10 NULL - 2 NULL - status int 15.

3.2.5. Struktur Menu

  Perancangan struktur menu dirancang untuk menyediakan fungsi-fungsi yang akan digunakan dalam aplikasi LMS SMP Negeri 1 Cimahi. Diantaranyaakan dirancang dua struktur menu yang akan digunakan dalam proses ujian essay berdasarkan hak akses masing-masing pengguna, yaitu struktur menu guru danstruktur menu siswa.

3.2.6. Perancangan Antarmuka

  Perancangan antarmuka diperlukan pada program aplikasi ini dengan tujuan untuk mempermudah pengguna dalam menggunakan program aplikasi LMS diSMP Negeri 1 Cimahi terutama pada bagian ujian. Dengan adanya perancangan antarmuka ini berbagai pengguna baik awam, maupun yang sudah berpengalamandapat mengoperasikan program ini tanpa adanya kesulitan yang besar.

3.2.7. Perancangan Pesan Berikut ini merupakan form perancangan pesan

  Gambar 3.37. Perancangan Pesan M01 Gambar 3.39.

3.2.8. Jaringan Semantik

  Struktur aplikasi ini dibuat secara moduler, yaitu program dipecah menjadi modul-modul kecil yang mudah dibuat, mudah dites, dan mudah dimodifikasi. Dalam pembuatan aplikasi LMS yang dikembangkan ini menggunakan alat bantu bagan struktural yang disebut juga jaringan semantik.

3.2.9. Prosedural

  Adapun perancangan prosedural untuk aplikasi yang akan dikembangkan adalah sebagai berikut: 1. Prosedural Login, merupakan proses yang terjadi ketika user ( guru dan siswa) akan mengakses aplikasi.

Bab 4 Implementasi dan Pengujian Pada bab ini akan dilakukan implementasi dan pengujian terhadap sistem

  Tahapan ini dilakukan setelah perancangan selesai dilakukan dan selanjutnya akan diimplementasikan pada bahasa pemrograman yang akandigunakan. Setelah implementasi maka dilakukan pengujian sistem yang dikembangkan dimana akan dilihat kekurangan-kekurangan pada aplikasi yangdikembangkan untuk pengembangan sistem selanjutnya.

4.1. Implementasi

  Setelah sistem dianalisis dan didesain secara rinci, maka selanjutnya akan menuju tahap implementasi. Tujuan Implementasi adalah untukmengkonfirmasikan modul program perancangan pada para pelaku sistem sehingga pengguna dapat memberi masukan kepada pembangun sistem.

4.1.1. Implementasi Perangkat Keras

Perangkat keras yang diperlukan untuk mengimplementasikan perangkat lunak Pengembangan Learning Management System di SMP Negeri 1 Cimahi,adalah sebagai berikut: Tabel 4.1 Spesifikasi perangkat keras Perangkat Yang digunakan Yang dibutuhkan Processor Dual Core Core 2 Duo RAM

5 GB

1 GB Harddisk 320 GB 160 GB

VGA 1024 MB 512 MB

94

4.1.2. Implementasi Perangkat Lunak

  Perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasikan AplikasiLearning Management System di SMP Negeri 1 Cimahi adalah sebagai berikut: Tabel 4.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Yang dibutuhkan Perangkat Lunak Yang digunakanSistem Operasi Windows 8 Windows 7 Bahasa Pemograman PHP PHPWeb Server XAMPP XAMPP Database Server MySQL MySQLWeb Browser Mozilla , Google Chrome Mozilla , Google Chrome Code Editor Macromedia dreamweaver 8 Macromedia dreamweaver 8 Implementasi Basis Data 4.1.3. Implementasi database dalam bahasa SQL adalah sebagai berikut: MySQL Tabel 4.3 Implementasi basis data No Nama Tabel Hasil Pembangkitan 1.

DELETE CASCADE ON UPDATE CASCADE;

  Query_jawaban_siswa CREATE TABLE IF NOT EXISTS `query_jawaban_siswa` ( `id` tinyint(3) NOT NULL AUTO_INCREMENT,`id_ujian` char(5) NOT NULL, `nis` char(10) NOT NULL,`query_jawaban` text NOT NULL, PRIMARY KEY (`id`),KEY `id_ujian` (`id_ujian`) ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1AUTO_INCREMENT=11 ; ALTER TABLE `query_jawaban_siswa`ADD CONSTRAINT `fk_ujian_query` FOREIGN KEY (`id_ujian`) REFERENCES `ujian` (`id_ujian`) ON DELETE Implementasi Antarmuka 4.1.4. Implementasi antarmuka dilakukan dengan setiap halaman program yang dibuat dan pengkodeannya dalam bentuk file program.

1. Implementasi Antarmuka guru

Implementasi antarmuka yang terdapat pada perangkat lunak yang ditujukan untuk guru dapat dilihat pada tabel 4.4 berikut ini: Tabel 4.4. Antarmuka Guru Fungsi Deskripsi Proses File Login Untuk menangani proses

1 Login index.php

2. Implementasi Antarmuka Siswa

  koreksi Content/guru/ujian/koreksi.php Implementasi antarmuka yang terdapat pada perangkat lunak yang ditujukan untuk siswa dapat dilihat pada tabel 4.5 berikut ini: Tabel 4.5. Antarmuka Siswa Fungsi Deskripsi Proses File Login Untuk menangani proses 1 Login index.phplogin siswa Akses ujian Untuk mengakses ujian 4.1 Pengaksesan Content/siswa/ ujian/ujian.php ujianAkses nilai Untuk mengakses nilai 4.2 nilai Content/siswa/ ujian/nilai.php Untuk memperjelas bentuk implementasi antarmuka diatas, tampilan- tampilan antarmuka yang telah dibuat dapat dilihat pada Lampiran A.

4.2. Pengujian Sistem

  Pengujian yang digunakan untuk menguji sistem pengembangan LMS ini adalah metode pengujian black box. Pengujian black box berfokus padapersyaratan fungsional dari perangkat lunak yang dibangun.

4.2.2. Kasus dan Hasil Pengujian

Berdasarkan rencana pengujian, maka dapat dilakukan pengujian Alpha pada aplikasi LMS SMPN 1 Cimahi sebagai berikut.

4.2.2.1. Pengujian Login

  Verifikasi pengujian login terbagi atas dua bagian diantaranya verifikasiNIP/NIS dan verifikasi password. Penjelasan lebih detail yang dijelaskan pada tabel 4.7.

NIP/NIS: 196705051994032010

Data masukanPassword: 196705051994032010 Tipe User: GuruMasuk pada form menu pengguna yang sesuai pilihan Yang diharapkanMasuk pada form menu pengguna yang sesuai pilihan PengamatanDiterima KesimpulanKasus dan Hasil Uji (Data Salah)

NIP/NIS: 131407330

Data masukanPassword: erlita Tipe User: Siswa Yang diharapkan Terdapat Pesan “Periksa kembali nis / nip dan password anda”Terdapa Pengamatan t Pesan “Periksa kembali nis / nip dan password anda”Diterima Kesimpulan

4.2.2.2. Pengujian Pengolahan Ujian

  Pengujian Tambah soal ujian KesimpulanDiterima PengamatanTidak ada data yang terhapus Yang diharapkanTidak ada data yang terhapus Kasus dan Hasil Uji (Data Salah) Data masukanTidak memilih data KesimpulanDiterima Yang diharapkanData dihapus dengan pesan “Data berhasil dihapus” Tabel 4.8. Pengujian Hapus Ujian Kesimpulan Diterima Pengamatan Terdapat Pesan “Tanggal ujian tidak boleh lebih kecil dari tanggalsekarang ” atau “jam tidak valid” Yang diharapkan Terdapat Pesan “Tanggal ujian tidak boleh lebih kecil dari tanggalsekarang ” atau “jam tidak valid” Kasus dan Hasil Uji (Data Salah) Data masukanTanggal Ujian : 13 Juli 2014 jam awal : 09.00jam akhir : 13.00 keterangan : Kerjakan dengan jujur.

4.2.2.3. Pengujian Akses Ujian Akses ujian yang berupa Ujian Siswa yang dijelaskan pada tabel 4.14

103 Kesimpulan Diterima

4.2.2.4. Pengujian Pengoreksian Essay

Pengujian algoritma merupakan pengujian terhadap hasil kinerga koreksi dan penilaian essay menggunakan algoritma Latent Semantic Analysis.

4.2.2.4.1. Rencana Pengujian Pengoreksian Essay

  Rata-rata jumlah kata yang terkandung dalam tiap kalimat adalah lebihdari 8 kata dengan jumlah minimal 15 kata kunci agar jumlah kata kunci yang dijadikan queries tidak lebih kecil dari jumlah jawaban yang akan diperiksa. Kunci Jawaban : svd menerima kumpulan data dimensi variabel tinggi serta menguranginya ke dalam ruang dimensi berukuran lebih keciluntuk menampakkan lebih jelas sub struktur data asli mengurutkannya mulai paling bervariasi sampai tidak bervariasi 2.

4.2.2.4.2. Pengujian Sistem Pengoreksian Essay

  Tabel 4.16 Pengaruh banyak jawaban siswa terhadap waktu pemrosesan Jumlah Jawaban Rata-rata waktu pemrosesan 8 0.09438 detik10 0.17053 detik 15 0.38363 detik Hasil yang ditunjukkan tabel 4.19 disebabkan oleh perbedaan banyaknya 105 karena elemen matriks yang akan melalui operasi aljabar linear akan semakinbanyak. Satu hal yang signifikan dalam perhitunganmenggunakan algoritma LSA adalah pada kalkulasi menggunakan SVD (Singular Value Decomposition ).

4.2.2.5. Kesimpulan Pengujian Alpha

  Berdasarkan hasil pengujian alpha dengan kasus uji di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam LMS yang dikembangan pada ujian essay tidakterdapat kesalahan proses dan secara fungsional sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sedangkan dalam melakukan pengoreksian menggunakan LSAtelah berhasil karena menghasilkan presentase galat yang cukup kecil, yaitu 5%.

4.2.3. Pengujian Beta

Pengujian beta dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas dari perangkat lunak yang dibangun, apakah sudah sesuai dengan harapanatau belum.

4.2.3.1. Skenario Pengujian Beta

  6 18 6 Tabel 4.20 Hasil Pengujian Level Guru (Lanjutan) 109 Tabel 4.22 Hasil Pengolahan Kuisioner Guru Pertanyaan (2) Jumlah Skor Jumlah Jawaban Skor (Skor x Jumlah Responden Responden)SS = Sangat Setuju 5 6 30 S = Setuju 4 18 72 BS = Biasa Saja 3 6 18 KS = Kurang Setuju 2 TS = Tidak Setuju 1 Total 120 Jika semua responden (30 orang responden) menjawab SS, maka skor ideal(kriterium) untuk seluruh item adalah 150 (diperoleh dari 5 x 30). Jadi berdasarkan pengolahan data secara kontimum dapat digambarkan sebagai berikut: 115 Tabel 4.31 Hasil Pengolahan Kuisioner Siswa Pertanyaan (5) Jumlah Skor Jumlah Jawaban Skor (Skor x Jumlah Responden Responden)SS = Sangat Setuju 5 S = Setuju 4 24 96 BS = Biasa Saja 3 6 18 KS = Kurang Setuju 2 TS = Tidak Setuju 1 Total 114 Jika semua responden (30 orang responden) menjawab SS, maka skor ideal(kriterium) untuk seluruh item adalah 150 (diperoleh dari 5 x 30).

4.2.3.2. Kesimpulan Pengujian Beta

  Aplikasi Pengembangan LMS SMPN 1 Cimahi ini mudah dipelajari dan digunakan terutama pada bagian ujian online. Layanan yang disediakan oleh aplikasi Pengembangan LMS SMPN 1 Cimahi ini memberikan kemudahan komunikasi antara Guru dan Siswa.

Bab 5 Kesimpulan dan Saran Pada bab ini akan dijelaskan tentang kesimpulan yang berisi hasil-hasil

  yang diperoleh setelah dilakukan analisis, desain, dan implementasi dari perancangan perangkat lunak yang dibangun dan telah dikembangkan serta saran-saran yang akan memberikan catatan penting dan kemungkinan perbaikan yang perlu dilakukan untuk pengembangan perangkat lunak selanjutnya. Saran Untuk pengembangan aplikasi Learning Management System ini, adapun saran untuk penelitian berikutnya agar penelitian ini dikembangkan denganmenggunakan metode lain selain Levenshtein Distance dan Latent Semantic dalam melakukan pengoreksian essay otomatis.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Sistem Pemeriksaan Jawaban Esai Otomatis Menggunakan Metode Rabin Karp Dengan Stemming Dan Synonym Recognition Sebagai Pengembangan Learning Management System SMAN 2 Tasikmalaya
26
112
180
Pengembangan Learning Management System (LMS) Di SMK Putra Indonesia 1 Cicalengka
0
19
196
Pengembangan Modul Ujian Essay Online Dengan Koreksi Otomatis Pada Learning Management System SMPN 1 Cimahi
7
57
130
Membangun Web Kelas Online Berbasis Learning Management system Di SMA Negeri 5 Cimahi
0
13
155
Pengembangan Koreksi Esai Otomatis Pada E-Learning Di SMK Plus An-Naba Sukabumi Dengan Menggunakan Metode Latent Semantyc Analysys (LSA)
9
37
26
Pengembangan Learning Management System (LMS) Berbasis Web Di SMK Negeri 1 Karawang Untuk Pengecekan Jawaban Essay Otomatis
1
13
86
Pembangunan Learning Management System di SMA Pasundan 2 Kota Cimahi
0
6
293
Pengembangan Learning Management System Di SMAN 11 Bandung
1
29
140
Pembangunan Learning Management System SMA Negeri 1 Majalaya
0
3
3
Pengembangan Learning Management System di SMK Negeri 4 Sukabumi
0
4
1
Penerapan Algoritma Winnowing Dengan Konsep Jaccard Simularity Coefficient Untuk Memeriksa Hasil Ujian Online Bertipe Esai Pada Aplikasi Learning Management System
1
7
1
Membangun Aplikasi Learning Management System Sekolah Online di SMK Negeri 4 Sukabumi
0
3
1
Pengembangan Learning Management System di SMP Negeri 4 Subang
0
5
1
Aplikasi E-Learning Dengan Metode Learning Management System Di SMA Negeri 1 Arjawinangun
3
51
315
Sistem Koreksi Soal Essay Otomatis Dengan Menggunakan Metode Rabin Karp
1
2
6
Show more