Perancangan media informasi Band Respect

Gratis

1
14
82
3 years ago
Preview
Full text

RIWAYAT HIDUP

  D 52108006 Program Studi Desain Grafis FAKULTAS DESAIN UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2013 Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat,Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupunisi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA

  Bandung: Fakultas Desain Universitas _____________, 2012, Pengertian musik underground, [Online]( http://id.wikipedia.org/wiki/Musik_”underground”, diakses tanggal januari2011) Solomon, R. Jakarta: JHP Media Teknologi Sepuluh November (ITS)Rolling Stone Indonesia Magazine.

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi yang sangat pesat banyak merubah dan mempengaruhi

  banyak hal di kehidupan kita sehari Respect terbentuk pada awal tahun 2011 di Bandung, band ini mengusung aliran musik hardcore, beatdown, metal dengan meyatukan beberapa jenis aliran musik dalam lagu, membuat band respect memiliki ciri khas tersendiri. Respect merupakan band indie yang memiliki genre musik yang unik dan punya prestasi, namun tidak semua masyarakat mengenal band Respect.

I. 4 Sistematika Penulisan

  BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian dan sistematika penulisan. BAB II IDENTIFIKASI DATA Dalam bab ini berisikan pengertian music underground, sejarah perkembangan musik underground, profile band respect yang beraliran underground, pengertian photography serta yang menjadi target dari media informasi.

BAB II IDENTIFIKASI DATA II.1 Pengertian Media Informasi Menurut Heinich (1993), media merupakan alat saluran komunikasi. Media

  Sedangkan informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yangdapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan keputusan yang akan datang. (Gordon, 1974)Media informasi yang ditujukan untuk orang banyak disebut Media massa, adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan dari tahun 1920-an untuk mengistilahkanjenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas.

II. 1.1 Jenis Media Informasi

  Karena mempunyai unsur audio dan visual, sertamurah maka media ini menjadi pilihan sebagai hiburan dan informasi bagi masyarakat. II.1.2 Peran dan Fungsi Media Informasi II.1.2.1 Peran Media Massa Denis McQuail, Mass Communication Theory (Teori KomunikasiMassa), Erlangga, 1987 Peran yang dimainkan media massa selama ini, yakni: 1.

II. 1.2.2 Fungsi Media Massa

  Fungsi media massa sejalan dengan fungsi komunikasi massa sebagaimana dikemukakan para ahli sebagai berikut. Informasi (to inform) 2.

2. Meyakinkan – untuk iklan, mengubah sikap, call for action

  II.2 Pengertian Musik Underground Musik underground merujuk ke berbagai macam sub-genre musik yang biasanya mengembangkan sub-budaya sendiri meskipun tanpa permintaan pasar khalayakramai, kurang dikenali dan bukan musik yang komersil. Nilai-nilai budayabaru yang diciptakan para generasi muda pada saat itu dianggap tabu dan dianggap sebagai ide-ide yang subversif.

II. 3.1 Underground' Era Revolusi Industri

  Musik yang kelam dan lirik yang mengekplorasi sisi gelap manusia sebagai penyikapan terhadap kondisi Puncaknya adalah ketika terjadi peristiwa Paris '68 di Prancis. Pada saat itu mahasiswa sebagai bagian dari 'middle class' atau kaum intelektual meleburbersama para kaum 'underground' dan kaum miskin kota dalam hal ini korban PHK akibat dampak dari revolusi industri melakukan demonstrasibesar-besaran menuntut perbaikan ekonomi.

II. 3.2 Underground Era Flower Generation

  Pada saat itu para budak kulit hitam yang kebanyakan berasal Dibuatkan area perkampungan yang kumuh atau dikenal dengan istilah'ghetto' dan sengaja dibuat miskin secara sistematis hingga menimbulkan kerawanan sosial. Para musisi kulit hitam ini membuat perusahaan rekaman 'motown records' yang khusus memproduksiartis-artis kulit hitam dan mendistribusikannya ke setiap koloni-koloni yang tersebar di seantero benua Amerika.

II. 3.3 Underground Era Orla

II. 3.4 Underground Era Orba

  Di tahun 1970-an, musik cadas tidak pernah menyebut dirinya sebagai komunitas musik indie,mengingat pada saat itu Led Zeppelin, Deep Purple, Black Sabbath, atauUriah Heep merupakan komoditas yang dianak-emaskan oleh industri major label di benua Amerika dan Eropa. Fenomena yang dihasilkan pada era ini hanyalah fenomena 'aksi protes' yang diekspresikan dalam aksi panggung yang kontroversial, pemakaianobat bius dan seks bebas.

II. 3.5 Underground di Ujungberung Ketika pada tahun akhir 80-an arus globalisasi ikut melanda Indonesia

  Arus informasi yang kuat telahmendorong beberapa majalah dan rilisan kaset 'underground' dari luar negeri mulai masuk dan banyak dikonsumsi oleh musisi di Bandung. Kultur bertani dan bercocoktanam yang kental dengan nuansa komunal tiba-tiba secara drastis dirubah menjadi kultur buruh/pekerja yang secara sistematis diarahkan menjadimahluk asosial.

II. 3.6 Radikalisme Ideologi DIY ( Do-It-Yourself ) Ujungberung

  Ketika trend festival musik pada saat itu masih berkutat di hard rock dan slow rock, mereka dengan berani mengacak-ngacak panggung festival itu dengan komposisi thrash metal dan death metal. Tampilan fashion yang ofensif dan style musik yang bising mereka bergerilya dari satu panggung festival ke festival yang lain mengusungsemangat 'kumaha aing'.

II. 3.7 Counter Culture

  Pada awal pembentukan nya, band respect mengalami berbagai perubahan personil yang beragam, mulai dari Otong vocalpertama dari band respect digantikan oleh Andy, yang kemudian digantikan olehChoky ex Burned up, dan hingga akhirnya Raii julian novalo (drum), Rizky darmawan (lead guitar), Bentar Nupang (rhytm guitar), Sebastian Arga (bass) danChoky (vocal) bertahan hingga sampai saat ini. Dengan meliputi khalayak sasaran seperti: II.5.1 Geografis Masyarakat remaja yang berada di Bandung dan yang ingin belajar tentang bagian dari ilmu fotografi khususnya yang ingin mengetahui band Respectlebih lengkap.

II. 5.3 Psikografis

Psikografis adalah metode untuk membagi pasar berdasarkan aspek psikologi dan kebiasaan atau gaya hidup pelanggang. Solomon (1997)mendefinisikan psikologi sebagai “use of psychological, sociological, and anthropological factors for market segmentation.” Dari definisi tersebut, dapat diartikan bahwa psikografi merupakan penggunaan faktor

BAB II I PERANCANGAN MEDIA INFORMASI BAND RESPECT III.1 Strategi Komunikasi Penyampaian informasi mengenai band Respect dilakukan dengan media

  III.3 Materi Pesan Adapun pesan yang akan disampaikan oleh media informasi ini mengenai band respect kepada audience adalah band yang bisa menggabungkan beberapa genre musik seperti Hardcore, Metal, dan Beatdown. Adapun warna yangmendominasi buku ini adalah: C : 0 M : 0 Y : 0 K : 100%C : 0 M : 0 Y : 0 K : 0 III.4.2 Tipografi Penggunaan tipografi pada buku ini dipilih berdasarkan pedekatan pola perilaku target audience yang dirumuskan melalui studi indikator.

III. 5 Strategi Media

  III.5.2 Media Promosi Adapun media promosi yang digunakan adalah : III.5.2.1 Poster Media promosi ini ditempel ditoko pakaian/distro, studio musik, dan disetiap sudut jalan di kota Bandung khususnya yang menjadi tempatbanyaknya anak muda berkumpul. III.5.2.3 T-shirt Media promosi ini di jual secara paket dengan media lainya dalam acara launcing mini album band respect.

III. 5.2.5

III. 5.3 Media Pengingat

  Adapun media pengingat yang digunakan adalah : III.5.3.1 Stiker Media promosi ini sebagai gimik yang di berikan kepada audience dalam acara launcing mini album band respect. III.5.4 Gimmick Adapun media informasi sebagai gimmick yang diberikan kepada target audience dalam acara launcing mini album band respect sebagai berikut: III.5.4.1 Pin Media promosi ini sebagai gimmick yang di berikan kepada audience dalam acara launcing mini album band respect.

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA IV.1 Media Utama Media utama yang dipilih untuk menyampaikan informasi adalah buku cerita bergambar. Buku ini dirancang dengan ukuran 19 x 14.5 cmlandscape. Perancangan buku dengan ukuran tersebut dimaksudkan agar tampilan foto pada

  cerita bergambar lebih terlihat detail. Pemilihan hard cover pada sampul buku agar isi buku tidak mudah rusak dalam penyimpanan dan lebih tahan lama.

IV. 2 Teknis Pembuatan Buku

  Adapun urutan proses pembuatannya secara rinci dijelaskan sebagai berikut : IV.2.1 Pembuatan Sinopsis Sinopsis dibuat berdasarkan hasil pengumpulan informasi yang telah diteliti sebelumnya. Pengumpulan data dan penelitian dilakukan dengan metodewawancara dan pengumpulan sumber pustaka.

IV. 2.3 Penjadwalan Foto Sesi

IV. 2.4 Teknis Editing

  Proses ini dilakukan dengan menggunakan software Adobe Photoshop CS 5 danCorel Draw X5 Langkah pertama dalam proses editing adalah menyunting hasil foto sesuai dengan storyline. Setelah itu dilakukan proses editing satupersatu adalah sebagai berikut : IV.2.4.1 Menyunting Gambar Gambar yang disunting berdasarkan adegan dimasukan kedalam Adobe Photoshop CS 5.

IV. 2.4.2 Coloring

  Setelah menyunting gambar kemudian melakukan coloringblack & white untuk mendapatkan hasil foto yang dramatis. 3 Teknis Editing Sumber :Dok.

IV. 2.4.3 Teknis editing layout

  5 Teknis Editing Sumber : Dok. PribadiUntuk mengatur ukuran gambar ke dalam layout menggunakan powerclip.

IV. 3 Media Penunjang

IV. 3.1 Teknis Pengadaan event

  Media penunjang dari pembuatan buku ini adalah event musik launcing mini album yang diadakan pada area target audience guna menghadirkan suasanadalam buku kekehidupan audience. Crew eventPihak ini berkerja sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap jalannya event pada harinya.

IV. 4 Media Promosi

IV. 4.1 Poster

  Pembuatan media promosi bertujuan untuk media pemberi tahu dan media pengingat target audience terhadap media utama berupa buku cerita bergambar. Media promosi ini ditempel di toko pakaian/distro, studio musik, dan disetiap sudut jalan di kota Bandung khususnya yang menjadi tempat banyaknyaanak muda berkumpul.

IV. 4.2 Banner

  Media promosi ini sebagai media pengingat sebagai pemberi informasi kepada target audience. Media ini pasang sebagai background standpanggung saat acara launcing mini album band respect.

IV. 4.3 T-shirt

  Media promosi ini di jual secara paket dengan media lainya dalam acara launcing mini album band respect. Gunanya sebagai media penarik minat audience untuk hadir di acara launcing mini album band respect.

IV. 4.4 Handband

  Media promosi ini di jual secara paket dengan media lainya dalam acara launcing mini album band respect. Gunanya sebagai media penarik minat audience untuk hadir di acara launcing mini album band respect.

IV. 4.5 Media promosi ini sebagai media pendukung yang berguna untuk packaging media-media pendukung

IV. 5 Media Pengingat

Gambar IV.13 Tote bag Media ini adalah media alternatif yang berfungsi sebagai reminder terhadap media utama. Adapun media pengingat yang digunakan adalah :

IV. 5.1 Stiker

  Media promosi ini sebagai gimik yang di berikan kepada audience dalam acara launcing mini album band respect. Gunanya sebagai media penarikminat audience dan lebih mengenalkan band respect.

IV. 5.2 Pembatas Buku Media ini berguna sebagai pengingat halaman buku. This Is Us Respect

IV. 6 Adapun media informasi sebagai gimmick yang diberikan kepada target audience

Gambar IV.15 Pembatas bukuGimmick dalam acara launcing mini album band respect sebagai berikut:

IV. 6.1 Pin

  Media promosi ini sebagai gimmick yang di berikan kepada audience dalam acara launcing mini album band respect. Gunanya sebagai media penarikminat audience dan lebih mengenalkan band respect.

IV. 6.2 Pick gitar

  Perkembangan musik indie di Indonesia makin maju, di barengidengan munculnya band-band yang sesuai permintaan pasar dibawah labelmajor saat ini, membuat masyarakat khususnya pecinta musik kurangmengetahui perkembangan musik lain (indie)  Mempromosikan band RESPECT. Belum ada yang membuat media informasi buku band respect. Adapun media pengingat yang digunakan adalah : Stiker & Pembatas buku Adapun media informasi sebagai gimik yang diberikan kepada target audience dalam acara launcing mini album band respect sebagai berikut.

Dokumen baru