Sistem informasi pembelajaran Bahasa Sunda berbasis android untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Gratis

2
29
112
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  148/196 A : SDN Babakan Tarogong IV Bandung2003 : SMPN 36 Bandung2006 : SMA Pasundan 7 Bandung2009 : Sistem Informasi, Unikom Bandung C. PENDIDIKAN INFORMALSMP : Anggota Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMPN 36 BandungSMA : Anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Pasundan 7 Bandung: Anggota Paduan Suara dan Rampak SekarSMA Pasundan 7 Bandung Demikian Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya.

PERTAMA (SMP)

  Oleh sebab itu dengan hati terbuka penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun sehingga penulis dapatmengembangkan pengetahuan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada dikemudian hari. Bapak, ibu dan kakak-kakakku yang tercinta, yang selalu memberikan dukungan dan do’a.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

  Saat ini sangat terkenal adalah telepon seluler yang dinamai smartphone yaitu alat komunikasi berupa handphone yang tidak hanya sebagai alat komunikasi saja, tetapi 1 2 kita dapat menambah wawasan dengan mengakses internet langsung dari handphonetersebut, selain itu yang tidak kalah terkenal masih dari jenis smartphone yang baru- baru ini muncul adalah handphone Android. Berdasarkan survei yang telah dilakukan penulis, bahwa sebagianbesar siswa-siswi memiliki alat komunikasi dan lebih dari setengahnya menyatakan setuju jika di telepon seluler yang dimilikinya diterapkan sebuah aplikasi metodepembelajaran Bahasa Sunda yang dapat membantu menunjang pelaksanaan kegiatan belajar siswa-siswi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bandung.

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah

  Cara atau metode yang digunakan pengajar dalam mengajar masih banyak yang sulit dipahami oleh siswa. 1.2.2 Rumusan Masalah Setelah melakukan identifikasi terhadap masalah yang ada pada sistem informasi di SMP Negeri 2 Bandung maka penulis menemukan beberapa rumusanmasalah yang terjadi: 1.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

  1.3.1 Maksud Penelitian Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi pembelajaran Bahasa Sunda bagi siswa-siswi SMP Negeri 2 Bandung yangdiharapkan dapat membantu mempermudah siswa-siswi dalam mempelajari pelajaran Bahasa Sunda. Agar dapat mengetahui sistem informasi pembelajaran Bahasa Sunda yang berjalan di SMP Negeri 2 Bandung 2.

1.4 Kegunaan Penelitian

1.4.1. Kegunaan Praktis

  a. Bagi SMP Negeri 2 BandungBagi SMP Negeri 2 Bandung hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai media pembelajaran baru yang dapat 6 membantu memudahkan mempelajari mata pelajaran Bahasa Sunda denganpraktis.

1.4.2. Kegunaan Akademis

  bagi Penulis berguna untuk pembelajaran ke depannya, memperluas wawasan,mempelajari hal-hal baru yang tidak diketahui sebelumnya, belajar menganalisa dan melatih daya fikir dalam mengambil kesimpulan ataspermasalahan yang ada selama proses penulisan dan penyusunan berlangsung. Sistem informasi ini hanya membahas materi-materi, contoh soal, dan soal- soal latihan yang dapat diisi dan dinilai yang dikemas dengan sederhana danmenarik.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi

2.1.1. Definisi Sistem

  Pengertian sistem terbagi menjadi dua yaitu dilihat dari pendekatan yang menekankan pada prosedur dan pendekatan yang menekankan pada elemen ataukomponennya. Menurut Jogiyanto (2005:1) pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai jaringan kerja dan prosedur-proseduryang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan sasaran tertentu.

2.1.1.1 Karakteristik Sistem

  Sebagai contoh di dalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikankomputer dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi. Sebagaicontoh panas yang dikeluarkan dari sistem komputer merupakan keluaran yang tidak berguna dan merupakan sisa pembuangan sedangkan informasiadalah keluaran yang berguna dan dibutuhkan.

2.1.1.2 Klasifikasi Sistem

  Sistem abstrak dan sistem fisik Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya sistem teologi. Sistem tertutup dan sistem terbukaSistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

2.1.2. Definisi Informasi

  Menurut Jogiyanto (2005:8) informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Menurut Abdul Kadir (2003:31) informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalampengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang.

2.1.3. Definisi Sistem Informasi

  Menurut Alter sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapaitujuan dalam sebuah organisasi. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud sistem informasi sesungguhnya tidak harus melibatkan komputer ketika prosesmengolah data menjadi sebuah informasi.

2.2. Pengertian Pembelajaran

  Pembelajaran mengandung makna adanya kegiatan belajar mengajar, dimana pihak yang mengajar adalag guru dan yang belajar adalah siswa yangberorientasi pada kegiatan mengajarkan materi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa sebagai sasaranpembelajaran. Pembelajaran merupakan suatu proses kegiatan yang memungkinkan guru dapat mengajar dan siswa dapat menerima materi pelajaran yang diajarkan olehguru secara sistematik dan saling mempengaruhi dalam kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang diinginkan pada suatu lingkungan belajar.

2.3. Pengertian Bahasa

  Menurut Wibowo (2001:3), bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dankonvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia 17 Bahasa merupakan alat komunikasi yang berupa sistem lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia. Masing-masing mempunyai makna yaitu hubungan abstrak antara kata sebagai lambang dengan objek atau konsep yang diwakili kumpulan kata ataukosakata itu oleh ahli bahasa disusun secara alfabetis, atau menurut urutan abjad disertai penjelasan artinya dan kemudian dibukukan menjadi sebuah kamus.

2.3.1. Pengertian Sunda

  18 ditemukan mengandung kata "Sunda" adalah prasasti Kebonkopi yang dibuattahun 458 Saka (536 M, namun ada pula yang berpendapat bahwa prasasti ini dibuat tahun 854 Saka, 932 M) yang menunjuk pada kerajaan Sunda. Sunda mangrupa idéntitas pikeun hiji séké sélér nu nyicingan utamana bagian kulon pulo Jawa (katelah Tatar Sunda atawa Pasundan, ngawengkupropinsi Jawa Kulon, Banten, jeung bagian kulon Jawa Tengah), nyaéta urang Sunda, nu migunakeun basa Sunda salaku basa indungna katut kabudayaanana.

2.3.2. Pengertian Bahasa Sunda

  Selain bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, bahasadaerah di Indonesia juga merupakan khasanah kekayaan yang sangat penting untuk dijaga dan dilestarikan agar terhindar dari jajahan asing yang mampumenghapus jejak budaya kita. 20 Bahasa Sunda merupakan bahasa yang unik dengan tingkatan-tingkatan berbahasa, atau lebih dikenal dengan istilah undak-usuk yang nyaris tidak dimilikioleh bahasa lain.

2.3.2.1 Silabus Bahasa Sunda

  Membaca (maca) 7.2.6 Bercakap-cakap (guneman) dengan teman sekelas 7.2.5 Berbicara melalui telepon 7.2.4 Menceritakan tokoh idola 7.2.2 Menceritakan pengalaman Tabel 2.1 Silabus Bahasa Sunda Kelas VII Silabus bahasa Sunda atau standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk SMP/MTs, khususnya di SMPN 2 Bandung diantaranya sebagai berikut ini. Menyimak (ngaregepkeun) Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 8.1 Mampu menyimak untuk memahami dan menanggapiwacana lisan yang berupa lirik lagu, puisi sawer, dan pembacaanbahasan.

2.4. Pengertian Android

  Dengan sistem distribusi open sources yang digunakan memungkinkan para pengembang untuk menciptakan beragam apikasi menarik yang dapatdinikmati oleh para penggunanya, seperti game, aplikasi dan lain-lain. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android dan perkiraan jumlah aplikasi yang diunduhdari Google Play, toko aplikasi Android utama, adalah 25 miliar.

2.5. Perangkat Lunak Pendukung

Perangkat lunak pendukung merupakan beberapa perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi ini dan diantaranya sebagai berikut ini.

2.5.1. Android

  Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS)dan kedua adalah yang benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD). Hal ini karena Android itu adalah sistem operasi yang open source sehingga bebas didistribusikan dan dipakai oleh vendor manapun.

2.5.1.1. The Dalvik Virtual Machine

  Salah satu elemen kunci dari Android adalah Dalvik Virtual Machine (DVM) bukan di Java Virtual Machine (JVM), sebenarnya banyak persamaannya denganJava Virtual Machine (JVM) seperti Java ME (Java Mobile Edition), tetapiAndroid menggunakan Virtual Machine sendiri yang dikustomisasi dan dirancang untuk memastikan bahwa beberapa feature-feature berjalan lebih efisien padaperangkat mobile. Semua hardware yang berbasis Android dijalankan dengan menggunakan Virtual Machine untuk eksekusi aplikasi, pengembang tidak perlu khawatir tentang implementasi perangkat keras tertentu.

2.5.1.2. Android SDK

  Android merupakan subset perangkat lunak untuk ponsel yang meliputi sistem operasi, middleware dan aplikasi kunciyang di-release oleh Google. Sebagai platform aplikasi-netral, Android memberi kesempatan untuk membuat aplikasi yang dibutuhkan yang bukan merupakan aplikasi bawaan Handphone/Smartphone.

3 D berdasarkan spesifikasi opengl ES 1,0 (Opsional akselerasi hardware) e. SQLite untuk penyimpanan data

f. Media Support yang mendukung audio, video, dan gambar (MPEG 4 , 264

3 H. , MP , AAC, AMR, JPG, PNG, GIF), GSM Telephony (tergantung

  Sehingga bisa disimpulkan Applications Frameworks ini adalah layer dimana para pembuat aplikasi melakukan pengembangan/pembuatanaplikasi yang akan dijalankan di sistem operasi Android, karena pada layer inilah aplikasi dapat dirancang dan dibuat, seperti content-providers yangberupa sms dan panggilan telepon. Berjalan diatas kernel, layer ini meliputi berbagai library C/C++ inti sepertiLibc dan SSL, serta : a) Libraries media untuk pemutaran media audio dan video b) Libraries untuk manajemen tampilan c) Libraries Graphics mencakup SGL dan Open GL untuk grafis 2D dan 3Dd) Libraries SQLite untuk dukungan database.

g) Libraries 3D yang mencakup implementasi OpenGL ES 1.0 API’s

  Dalvik Virtual Machine(DVM) merupakan mesin yang membentuk dasar kerangka aplikasi 31 a) Core Libraries: Aplikasi Android dibangun dalam bahasa Java, sementara Dalvik sebagai virtual mesinnya bukan Virtual Machine Java,sehingga diperlukan sebuah libraries yang berfungsi untuk menterjemahkan bahasa Java/C yang ditangani oleh Core Libraries. b) Dalvik Virtual Machine: Virtual mesin berbasis register yang dioptimalkan untuk menjalankan fungsi-fungsi secara efisien, dimanamerupakan pengembangan yang mampu membuat linux kernel untuk melakukan threading dan manajemen tingkat rendah.

2.5.1.5. Kelebihan Android

  Bagian dalam sebuah aplikasi dapat digunakan oleh aplikasi lainnya, bahkan dapat diganti dengan komponen lain yang sesuai dengan aplikasi yang dikembangkan. Dukungan grafis dan suara terbaik, dengan adanya dukungan 2D grafis dan animasi yang diilhami oleh Flash menyatu dalam 3D menggunakanOpenGL memungkinkan membuat aplikasi maupun game yang berbeda.

2.5.2 Eclipse

  Eclipse yang diluncurkan oleh IBM pada tanggal 5 November 2001 merupakan sebuah IDE yang gratis dan open source yang dapat dikembangkandan digunakan untuk membangun sebuah program komputer dan dapat dijalankan di semua platform. Selain keunggulan tersebut, Eclipse juga unggul dalam konsepnya yang mengusung IDE yang open source dan mudah diperluas (extensible) untuk apasaja.

2.5.2. Java

  Kemudian oleh dex tools (merupakan bagian dari DVM) mengubah Java Class yang telah di-compile oleh Java Compiler ke lingkungan native yang berbentuk *.dex format (Dalvik executable), yang teroptimasi untuk lingkungan perangkat keras dengan komputasi yang rendah. SQL adalah salah satu DBMS (Data Base Management System) yang saat ini banyak digunakan untuk operasi basis data dan embedded (ditempelkan) di hampir semua bahasa pemrograman yang mendukung basis data relasional.

2.5.5. UML (Unified Modeling Language)

  Menurut Bambang Heriyanto (2004:259) UML adalah bahasa grafis untuk mendokumentasi, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak. UML berorientasi objek menerapkan banyak level abstraksi, tidak bergantung proses pengembangan, tidak bergantung bahasa dan teknologi, pemaduanbeberapa notasi di beragam metodologi, pengembangan UML dimulai dari kerjasama Grady Booch dan James Rumbauhh pada 1994 untukmengkombinasikan dua metodologi terkenal-Booch dan OMT, kemudian IvarJacobson pencipta metode OOSE (Object Oriented Software Engineering) bergabung.

BAB II I OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.1. Objek Penelitian

Objek penelitian ini dilakukan di lembaga pendidikan atau sekolah dimana meliputi sejarah sekolah, struktur organisasi, visi dan misi sekolah serta deskripsikerja yang ada di lingkungan sekolah SMP Negeri 2 Bandung yang akan dijelaskan di bawah ini.

3.1.1. Sejarah Singkat SMP Negeri 2 Bandung

  Sejarah SMP Negeri 2 Bandung dimulai sekitar tahun 1948 dengan nama Indofuroese Vereneging Kubbk School dan berlokasi di Jalan Kalipah Apo, kemudian berturut-turut pindah ke Jalan Kasatriaan, Jalan Papandayan, dan Jalan Babatan. SMP Negeri 2 Bandung menempati bangunan bekas sekolah Belanda, yaitu Urfese Larage School yang dibangun pada tahun 1913 oleh Pemerintah Hindia Belanda dan diambil alih oleh pemerintah Indonesia hingga sekarang.

3.1.2. Visi dan Misi SMP Negeri 2 Bandung

  Melakukan proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan dengan pengajaran yang berkualitas8). Kepala sekolah mempunyai tugas merencanakan, mengorganisir, mengawasi dan mengevaluasi proses pendidikan di sekolah yang meliputiaspek edukatif dan administratif.

3.2. Metode Penelitian

Metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mengumpulkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

3.2.1 Desain Penelitian

  Penelitian yang akan dilakukan penulis adalah mengunakan metode deskriptif, penelitian deskriptif adalah penelitian yang fokusnya untuk menggambarkan kondisiresponden berdasarkan variabel-variabel yang di teliti. Dimana dalam metode ini menggambarkan semua data yang kemudian dianalisis dan dibandingkan berdasarkankenyataan yang sedang berlangsung dan selanjutnya mencoba untuk memberikan pemecahan masalahnya.

3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan data

  Metode pengumpulan data merupakan suatu teknik atau cara untuk memperoleh, mencari, mengumpulkan dan mencatat data yang di gunakan untukmenyusun karya ilmiah. Adapun pengumpulan data itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder.

3.2.2.1. Sumber Data Primer

  Pengamatan Langsung (Observasi)Observasi merupakan suatu cara pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan oleh pengumpul data terhadap gejala atau peristiwa yang diselidiki 2. Dalam penelitian ini penulis melakukan wawancara secara langsung dengan mengajukan berbagai pertanyaankepada pihak yang ikut terlibat langsung yaitu diantaranya pada bagian kurikulum bidang kesiswaan.

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder

  Data sekunder adalah data yang digunakan untuk mendukung data primer, merupakan jenis data yang sudah diolah terlebih dahulu oleh pihak pertama, datasekunder diambil secara tidak langsung dari objek penelitian misalnya data ini diperoleh dari buku-buku, jurnal, tutorial, internet dan lain-lain. Dalam hal ini,dokumen yang diperoleh akan dianalisis agar diperoleh data yang sesuai dengan penelitian.

3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

  Pengembang dan pelanggan bertemu langsung untuk mendefinisikan keseluruhan dari perangkat lunak,mengidentifikasi segala kebutuhan yang telah diketahui dan mencari bidang-bidang yang masih memerlukan pendefinisian kemudian dilakukan perancangan kilatterhadap kebutuhan yang telah teridentifikasi pada pertemuan. Evaluasi SistemPelanggan mengevaluasi apakah sistem yang sudah buat sudah sesuai dengan yang diharapkan, apabila belum sesuai maka tahapan 2 dan 3 diulangkembali hingga sesuai dengan yang diharapkan oleh pelanggan dan lanjut ke tahap berikutnya.

3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan

  Class dapat diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut dan metoda class asalnya dan menambahkan fungsionalitas baru, sehingga ia disebut anak dari class yang diwarisinya. 5) Component Diagrams Menurut Bambang Heriyanto (2004:293) Komponen adalah bagian fisik dan dapat diganti dengan sistem yang memenuhi dan menyediakan realisasi Component Diagrams menunjukan organisasi dan kebergantungan di antara sekumpulan komponen.

3.2.4 Pengujian Software

  Black Box TestingMenurut Bambang Heriyanto (2004:569) Pengujian adalah proses pemeriksaan atau evaluasi sistem atau komponen sistem secara manual atauotomatis untuk memverifikasi apakah sistem memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang dispesifikasikan atau mengidentifikasi perbedaan-perbedaan antara hasilyang diharapkan dengan yang terjadi. Teknik pengujian black box juga dapat digunakanuntuk pengujian berbasis skenario, dimana isi dalam sistem mungkin tidak tersedia untuk diinspeksi tapi masukan dan keluaran yang didefinisikan dengan use case dan informasi analisis yang lain.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan

Untuk merancang sebuah sistem aplikasi pembelajaran Bahasa Sunda untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), maka terlebih dahulu perludilakukan analisis sistem pembelajaran yang sedang berjalan.

4.1.1. Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

  Prosedur yang sedang berjalan saat ini adalah prosedur yang umum sama halnya pada sekolah-sekolah lain yaitu metode belajar mengajar di sekolahdengan cara guru menerangkan materi pelajaran Bahasa Sunda kemudian siswa mendengarkan dan di bantu dengan buku bacaan untuk pegangan mereka dalammengerjakan tugas, bahan untuk mereka pelajari dan pahami di rumah dan sebagainya. Sistem aplikasi yang akan penulis buat adalah sebuah inovasi sehingga tidak ada analisis prosedur yang sedang berjalan yang biasa digambarkan ataudirancang menggunakan analisis berorientasi objek atau terstruktur.

4.1.1.1. Use Case Diagram yang Sedang Berjalan

  Untuk setiap use case harus dibuatkan skenario dimana skenario tersebut berisi uraian-uraian langkah atau proses yang terjadi antara aktor dengan sistem. Menerangkan dan menjelaskan 61 Tabel 4.2 Skenario use case Evaluasi Belajar Nama Evaluasi Belajar Tujuan Menguji kompetensi siswa dalam pelajaran BahasaSunda DeskripsiAktor Siswa SMP, Guru Skenario UtamaAksi Siswa SMP Aksi Guru 1.

4.2. Perancangan Sistem

4.2.1 Tujuan Perancangan

  Perancangan sistem yang akan diaplikasikan ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum kepada pengguna tentang sistem yang akandibangun dan mengidentifikasikan komponen-komponen sistem informasi yang akan di desain secara rinci. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang 62 4.2.2 Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan Gambaran umum dari sistem yang diusulkan adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada pengguna (user) mengenai sistem informasiberbasis mobile, perancangan sistem secara umum juga mengenai komponen sistem informasi yang akan di desain.

4.2.3 Perancangan Prosedur yang Diusulkan

  Perancangan ini mencakup use case diagram, activity diagram, sequence diagram, class diagram, component diagram dan deployment diagram yang menghasilkan sistem lebih baik. Proses yang dirancang diuraikan menjadi beberapa bagian yang dapat membentuk sistem tersebut menjadi satu kesatuankomponen.

4.2.3.1 Use Case Diagram

  Berikut adalah perancangan use case diagram yang diusulkan : 63 System siswa SMPinformasi materi latihan soal kamus bahasa sunda ragam basa sunda Gambar 4.2 Use Case Diagram yang diusulkan Gambar diatas merupakan Use Case Diagram Sistem InformasiPembelajaran Bahasa Sunda yang diusulkan, dimana dalam gambar tersebut siswa dapat melihat informasi materi, mengerjakan latihan soal, melihat kamus BahasaSunda dan melihat ragam Basa Sunda. Tabel 4.3 Skenario use case Informasi Materi Nama Informasi Materi Tujuan Memilih dan membaca materi-materi bahasa Sunda DeskripsiAktor Siswa SMP Skenario Utama 64 kelas VII, VIII, dan IX 3.

6.2.3.3 Activity Diagram

  User dapat mengisi semua soal yang ada kemudian dapat melihat berapa nilai yang di dapat serta dapat mengkoreksi dengan membukamenu kunci jawaban. User dapat melakukan pencarian kata dengan hanya mengklik abjad pertama dari katayang dimaksud, tentunya dalam bahasa Sunda kemudian sistem akan memproses pencarian kata dan menampilkan daftar kata yang dimaksud.

4.2.3.3 Sequence Diagram

  Sequence Diagram Kamus Bahasa Sunda : siswa smp MenuActivity kamus dbkamus 1 : membuka aplikasi() 2 : kamusClick() 3 : menampilkankamus4 : masukan kata yang dicari() 5 : carikata() 6 : validasikata()7 : menampilkan arti kata Gambar 4.9 Sequence Diagram Kamus Bahasa Sunda d. Sequence Diagram Ragam Basa Sunda : siswa smp MenuActivity ragambasa dbkamus 1 : membuka aplikasi() 2 : ragambasaClick() 3 : menampilkan halaman ragam basa4 : masukan kata yang dicari() 5 : carikata() 6 : validasi kata() 7 : menampilkan kata beserta arti kata 73 4.2.3.4 Class Diagram Diagram ini memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, dan relasi-relasi.

4.2.3.6 Deployment Diagram

  Asumsi yang digunakan pada perangkat lunak ini memakai sistem yang stand alone, artinya tidak ada satu komponenpun yang akan dibagi pakai (sharing) dengan aplikasi yang lain, oleh karena itu tidak perlu server aplikasi terpisah. Tampilan Menu Materi dan Latihan Soal 77 Gambar tersebut dirancang untuk menampilkan menu utama dari materi maupun latihan soal yang terdiri dari menu kelas VII, kelas VIII dan kelas IX yangdidalamnya terdapat daftar materi maupun latihan soal seperti gambar berikutnya.

4.2.4.1. Struktur Menu

Struktur menu di desain untuk merancang semua menu-menu yang akan digunakan oleh aplikasi. Berikut struktur menu dari Aplikasi PembelajaranBahasa Sunda : 80 MENU KALUAR Tampilan AwalKELAS VII KELAS VIII KELAS IX KELAS VII KELAS VIII KELAS IX MATERI LATIHAN SOAL KAMUS BASA RAGAM BASA SUNDA SUNDA MATERI 3 MATERI 8 MATERI 3 MATERI 8 MATERI 3 MATERI 8 LATIHAN SOAL 3 LATIHAN SOAL 8 LATIHAN SOAL 3 LATIHAN SOAL 8 LATIHAN SOAL 3 LATIHAN SOAL 8 MATERI 2 MATERI 7 MATERI 2 MATERI 7 MATERI 2 MATERI 7 MATERI 1 MATERI 6 MATERI 1 MATERI 6 MATERI 1 MATERI 6 LATIHAN SOAL 2 LATIHAN SOAL 7 LATIHAN SOAL 2 LATIHAN SOAL 7 LATIHAN SOAL 2 LATIHAN SOAL 7 LATIHAN SOAL 1 LATIHAN SOAL 6 LATIHAN SOAL 1 LATIHAN SOAL 6 LATIHAN SOAL 1 LATIHAN SOAL 6 MATERI 4 MATERI 9 MATERI 4 MATERI 9 MATERI 4 MATERI 9 MATERI 5 MATERI 10 MATERI 5 MATERI 10 MATERI 5 MATERI 10 LATIHAN SOAL 5 LATIHAN SOAL 5 LATIHAN SOAL 5 LATIHAN SOAL 4 LATIHAN SOAL 9 LATIHAN SOAL 4 LATIHAN SOAL 9 LATIHAN SOAL 4 LATIHAN SOAL 9 LATIHAN SOAL LATIHAN SOAL LATIHAN SOAL101010 Gambar 4.20 Stuktur Menu Aplikasi Pembelajaran Bahasa Sunda

4.2.4.2. Perancangan Input

  Perancangan input pada aplikasi ini diperlukan untuk proses interaksi antara user dengan aplikasi yang bertujuan memberikan kemudahan bagi siswasmp sebagai user sehingga dapat dimengerti oleh user yang bersangkutan. Dalam aplikasi ini perancangan input untuk setiap latihan soal memiliki tampilan yangsama, untuk pencarian kata dalam menu kamus basa Sunda dan ragam basa Sunda juga hampir sama, hanya saja dalam ragam basa Sunda terdapat pencarian melaluiabjad seperti pada gambar-gambar dibawah ini.

4.2.4.3. Perancangan Output

  Perancangan output diperlukan untuk menghasilkan informasi dan memberikan kemudahan dan dapat dimengerti oleh user. Dengan demikian usermendapatkan informasi yang sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

5.1 Implementasi

  Sistemini dapat berjalan dengan baik, apabila memenuhi standar minimal dari perangkat keras (hardware) yang telah ditetapkan sebelumnya dalam tahap analisiskebutuhan sistem. Menu utama merupakan menu yang pertama kali muncul ketika program aplikasi tersebut dijalankan, kemudianmasuk ke halaman yang menampilkan menu Materi, menu Submateri, menu Latihan Soal, menu Kamus Bahasa Sunda dan menu Ragam Basa.

5.1.1 Implementasi Perangkat Lunak

  Untuk mendukung sistem yang diusulkan berjalan dengan optimal, 85 1. Sistem Operasi Windows 7 2.

5.1.2 Implementasi Perangkat Keras

  Adapun handphone yang digunakan adalah handphone yang memiliki sistem operasi Android dengan spesifikasi sebagai berikut:1. Adapun komputer yang digunakan yaitu Laptop yang memiliki spesifikasi sebagai berikut: 86 3.

5.1.3 Implementasi Antar Muka

  Tampilan AwalPada awal membuka aplikasi ini akan muncul tampilan yang mempunyai dua fungsi tombol yaitu tombol menu untuk masuk ke dalam daftar menuutama dan tombol keluar untuk keluar dari aplikasi ini, untuk lebih jelas lihat pada gambar berikut ini. Pada tampilan ini, user dapat memilih salah satu latihansoal dan mengisinya, kemudian user dapat melihat hasilnya dengan menekan tombol nilai dan juga dapat melihat kunci jawaban denganmenekan tombol kunci jawaban yang sudah tersedia.

5.1.4 Implementasi Instalasi Program

  Pindahkan file aplikasi pada perangkat handphone yang sudah disambungkan pada komputer. Atau dapat langsung me-running aplikasitersebut pada komputer yang telah terkoneksi dengan handphone.

5.1.5 Penggunaan Program

  Adapun cara pengoperasiannya seperti yang akan dijelaskan berikut ini: Cara menggunakan tombol-tombol aplikasi ini yaitu gunakan softkey handphone pada sisi atas kiri dan kanan untuk menjalankan perintah sesuai teks/tombol yang ada diatasnya. Untuk menu latihan soal, jika telah memilih latihan soal dari salah satu kelas yang ada, isilah semua soal kemudian pilih tombol nilai untukmengetahui nilai yang diperoleh beserta rincian benar dan salahnya dan selanjutnya dapat memilih tombol kunci jawaban untukmengetahui jawaban yang benar.

5.2 Pengujian

  Pengujian merupakan bagian yang penting dalam siklus pembangunan perangkat lunak. Tujuan dari pengujian adalah untuk menjamin perangkat lunakyang dibangun memiliki kualitas yang handal, yaitu mampu mempresentasikan kajian pokok dari spesifikasi, analisis dan perancangan dari perangkat lunak itusendiri.

5.2.1 Rencana Pengujian Rencana pengujian pada aplikasi ini menggunakan pengujian black box

  Pengujian black box berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak yang dibuat. Rencana pengujian menggunakan metode black box yang akan dilakukanpada aplikasi ini selengkapnya terlihat pada tabel berikut ini.

5.2.2 Kasus Dan Hasil Pengujian

Kasus dan hasil pengujian dibuat untuk mengetahui apakah Aplikasi Pembelajaran Bahasa Sunda dapat berjalan dengan baik atau tidak.

5.2.2.1 Kelas Uji Materi

Data Masuk Yang Diharapkan Pengamatan Kesimpulan Menu kelas yang dipilih (kelas VII)Menampilkan daftar materi darikelas yang dipilih yaitu kelas VII Tabel 5.2 Pengujian Materi Kasus dan Hasil Uji (Data normal) [X] Diterima[ ] Ditolak Menu materi yang dipilih (materi 1)Menampilkan materi yangdipilih yaitu materi 1 Fungsi berjalan sesuai denganyang diharapkan [X] Diterima[ ] Ditolak Tombol kembali dijalankanTampilan kembali ke halaman menudaftar materi Tombol kembali dapat berfungsisesuai yang diharapkan [X] Diterima[ ] Ditolak Pengujian ini dilakukan untuk memeriksa materi Bahasa Sunda yang ditampilkan apakah sesuai dengan yang diharapkan dengan melihat apakah materitersebut tampil pada aplikasi atau tidak. Fungsi berjalan sesuai yangdiharapkan 94 5.2.2.2 Kelas Uji Latihan Soal Pengujian latihan soal merupakan pengujian fungsionalitas dari menu latihan soal dengan cara memilih menjalankan salah satu latihan soal apakahsesuai dengan yang diharapkan atau tidak. Tabel 5.3 Pengujian Latihan Soal Kasus dan Hasil Uji (Data normal) Data Masuk Yang Pengamatan Kesimpulan Diharapkan Menu kelas yang Menampilkan Fungsi berjalan [X] Diterima dipilih (kelas VII) daftar latihan soal sesuai yang [ ] Ditolakdari kelas yang diharapkan dipilih yaitu kelas VIIMenu latihan soal Menampilkan Fungsi berjalan [X] Diterima yang dipilih latihan soal yang sesuai yang [ ] Ditolak (latihan soal1) dipilih diharapkanMenginputkan Menampilkan Fungsi berjalan [X] Diterima jawaban hasil jawaban sesuai yang [ ] Ditolakyang diinputkan diharapkan Tombol nilai Menampilkan nilai Fungsi berjalan [X] Diterima dijalankan yang didapat sesuai yang [ ] Ditolakdiharapkan Tombol kunci Menampilkan Fungsi berjalan [X] Diterima jawaban kunci jawaban sesuai yang [ ] Ditolakdijalankan dari latihan soal diharapkan yang telah diisidan dinilai Tombol kembali Tampilan kembali Fungsi beerjalan [X] Diterima dijalankan ke halaman menu sesuai yang [ ] Ditolakdaftar latihan soal diharapkan 5.2.2.3 Kelas Uji Kamus Pengujian kamus merupakan pengujian fungsionalitas dari menu kamus dengan menguji apakah menu kamus sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. 95 Tabel 5.4 Pengujian Kamus Kasus dan Hasil Uji (Data normal) Data Masuk YangDiharapkan Pengamatan Kesimpulan Menginputkan kata yang akandicari Menampilkan kata yang diinputkanFungsi berjalan sesuai yangdiharapkan [X] Diterima[ ] Ditolak Tombol enter dijalankanMenampilkan arti kata yang dicari Fungsi berjalan sesuai yangdiharapkan [X] Diterima[ ] Ditolak Tombol kembali dijalankanTampilan kembali ke halaman menuutama Fungsi beerjalan sesuai yangdiharapkan [X] Diterima[ ] Ditolak

5.2.2.4 Kelas Uji Ragam Basa

  Pengujian ragam basa merupakan pengujian fungsionalitas dari menu ragam basa dengan menguji apakah menu ragam basa sesuai dengan yangdiharapkan atau tidak. Pengujian ini meliputi menginputkan kata yang akan dicari, enter untuk menampilkan daftar dan arti kata yang dicari, tombol detail untukmelihat daftar kata secara detail, dan tombol kembali.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

  Dengan aplikasi ini diharapkan siswa dapat memahami bahwa Bahasa Sunda itu sangat kaya dan beragam dengan tingkatan bahasanya. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan para siswa SMP dalam mempelajari bahasa Sunda dengan fleksibel dan praktis yang terdapat padaperangkat telepon seluler yang mereka miliki.

6.2 Saran

  Berdasarkan kesimpulan di atas, untuk melakukan pengembangan terhadap sistem yang sedang berjalan maka saran dari penulis yaitu sebagaiberikut : 1. Sebaiknya aplikasi yang dibangun dapat diimplementasikan pada berbagai macam vendor telepon seluler yang mendukung aplikasi ini.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Sistem Informasi e-Learning Bahasa Inggris Tingkat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
4
92
74
Sistem Informasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se-Kabupaten Langkat Berbasis Web.
0
55
129
Peran Sekolah Masjid Terminal (MASTER) di Depok Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Jalanan Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)
1
21
0
Sistem informasi pembelajaran Bahasa Sunda berbasis android untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)
2
29
112
Sistem informasi pengolahan data akademik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Bandung
0
3
4
Rancang bangun aplikasi pembelajaran Dasar Bahasa Inggris untuk anak usia 5-12 Tahun berbasis platform android
1
3
1
Sistem informasi administrasi surat masuk dan surat keluar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7
0
7
1
Aplikasi pembelajaran biologi kelas XI pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bandung berbasis android
0
4
1
Aplikasi pembelajaran geografi kelas XII berbasis platform android studi kasus pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Puragabaya Bandung
0
9
112
Perancangan aplikasi rumus-rumus fisika Sekolah Menengah Atas berbasis mobile android
6
29
122
Pembangunan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Onlinepada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Assalam Bandung
1
38
149
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
1
29
105
Beni Yusepa, G.P. 2016 (Kemampuan Abstraksi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kls VIII)
0
0
7
Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Kebakkramat
2
2
109
Deskripsi Kesulitan Belajar Materi Fisika pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Kota Semarang
0
1
5
Show more