PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN LAB RIIL DAN LAB VIRTUIL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN GAYA BELAJAR SISWA

Gratis

0
4
144
2 years ago
Preview
Full text
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN LAB RIIL DAN LAB VIRTUIL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN perpustakaan.uns.ac.id GAYA BELAJAR SISWA digilib.uns.ac.id (Studi Kasus pada Materi Pembelajaran Listrik Dinamis bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Adimulyo Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2009/2010) TESIS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Untuk Mencapai Derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains Oleh: INDRA YUNAN YUNIANTO S 830908205 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2010 i commit to user PERSETUJUAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN LAB RIIL DAN LAB VIRTUIL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id GAYA BELAJAR SISWA (Studi Kasus pada Materi Pembelajaran Listrik Dinamis bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Adimulyo Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2009/2010) Disusun Oleh: INDRA YUNAN YUNIANTO NIM. S830908205 Telah disetujui dan disahkan oleh Tim Pembimbing Pada Tanggal: Februari 2010 Dewan Pembimbing : Jabatan Nama Tanda Tangan Pembimbing I 1. Prof. Dr. H. Widha Sunarno,M.Pd NIP. 19520116 198003 1 001 ....................... Pembimbing II 2. Dr. Sarwanto, MSi NIP. 19690901 199403 1 002 ....................... Mengetahui, Ketua Program Pendidikan Sains Prof. Dr. H. Widha Sunarno, M.Pd. NIP. 19520116 198003 1 001 ii commit to user PENGESAHAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN LAB RIIL DAN LAB VIRTUIL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN GAYA BELAJAR SISWA perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id (Studi Kasus pada Materi Pembelajaran Listrik Dinamis bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Adimulyo Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2009/2010) Disusun Oleh: INDRA YUNAN YUNIANTO NIM. S830908205 Telah disahkan oleh Tim Penguji Dewan Penguji Jabatan Nama Tanda Tangan Ketua Prof. Dr. H. Ashadi NIP. 19510102 197501 1 001 ..…………. Sekretaris Dra. Suparmi, MA, Ph.D NIP. 19520915 197603 2 001 ..…………. Anggota Prof. Dr. H. Widha Sunarno, M.Pd NIP. 19520116 198003 1 001 ..…………. Anggota Dr. Sarwanto, M.Si NIP. 19690901 199403 1 002 ..…………. Surakarta, Februari 2010 Mengetahui Direktur PPs UNS, Ketua Program Pendidikan Sains Prof. Drs. Suranto, M.Sc, Ph.D NIP. 19570820 198503 1 004 Prof. Dr. H. Widha Sunarno, M.Pd NIP. 19520116 198003 1 001 iii commit to user PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini, saya: Nama : Indra Yunan Yunianto perpustakaan.uns.ac.id NIM digilib.uns.ac.id : S.830908205 Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tesis yang berjudul "PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN LAB RIIL DAN LAB VIRTUIL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN GAYA BELAJAR SISWA " (Studi Kasus pada Materi Pembelajaran Listrik Dinamis bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Adimulyo Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2009/2010) adalah benar-benar hasil karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam tesis ini diberi sitasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti penyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademis berupa pencabutan tesis dan gelar yang saya peroleh dari tesis tesebut. Surakarta, 17 Februari 2010 Yang membuat pernyataan Indra Yunan Yunianto iv commit to user ABSTRAK Indra Yunan Yunianto. S.830908205, 2010. Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Menggunakan Lab Riil dan Lab Virtuil Ditinjau Dari Kemampuan Awal dan Gaya Belajar Siswa (Studi Kasus pada Materi Pembelajaran Listrik Dinamis Bagi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Adimulyo perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2009/2010)”. Tesis. Pembimbing I: Prof. Dr. H. Widha Sunarno, M.Pd, Pembimbing II: Dr. Sarwanto, M.Si, Program Studi Pendidikan Sains, Program Pasacasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dan lab virtuil, (2) perbedaan prestasi belajar siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan rendah, (3) perbedaan prestasi belajar siswa yang memiliki gaya belajar visual dan kinestetik, (4) interaksi antara pembelajaran menggunakan laboratorium riil dan virtuil dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar siswa, (5) interaksi antara pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dan lab virtuil dengan gaya belajar terhadap prestasi siswa, (6) interaksi antara kemampuan awal dan gaya belajar terhadap prestasi siswa, dan (7) interaksi antara pembelajaran menggunakan lab riil dan lab virtuil, kemampuan awal, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan pada bulan juni sampai dengan desember 2009. Populasi sampel adalah seluruh siswa kelas IX. Sampel diambil dengan teknik cluster random dari empat kelas, kelas IX D dan IX E diberi pembelajaran STAD menggunakan lab virtuil, sedangkan kelas IX F dan IX G diberi pembelajaran STAD menggunakan lab riil. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk mendapatkan data kemampuan awal dan data prestasi belajar, serta teknik non tes berupa angket untuk mendapatkan data gaya belajar siswa. Analisis data menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2 x 2 x 2 dan dilanjutkan dengan Analysis of Means. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) tidak ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diberi pembelajaran menggunakan lab riil dengan menggunakan lab virtuil (p-value = 0,117 > 0,050), (2) ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah (p-value = 0,000 < 0,050), dari hasil uji lanjut Anava didapatkan bahwa siswa dengan kemampuan awal tingi prestasi belajarnya lebih baik daripada siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah, (3) tidak ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mempunyai gaya belajar visual dengan siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik (p-value = 0,467 > 0,050), (4) tidak ada interaksi antara pembelajaran STAD menggunakan lab dan Kemampuan awal terhadap prestasi belajar (p-value = 0,233 > 0,050), (5) tidak ada interaksi interaksi antara pembelajaran STAD menggunakan lab dan gaya belajar terhadap prestasi belajar (pvalue = 0,233 > 0,050), (6) tidak ada interaksi antara kemampuan awal dan gaya belajar terhadap prestasi belajar (p-value = 0,381 > 0,050), dan (7) tidak ada interaksi antara pembelajaran STAD menggunakan lab, kemampuan awal, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar (p-value = 0,875 > 0,050). v commit to user ABSTRACT Indra Yunan Yunianto. S.830908205, 2010. Cooperative Learning Through the Student Team Achievement Division (STAD) Using the Real Lab And the Virtual lab Overviewed From the Prior Knowledge and The Student’s Learning Style (Case Study of Electrics Dynamic For Student of Grade IX SMP Negeri 2 Adimulyo perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Kebumen Academic Year 2009 / 2010)”. Thesis. Advisor I: Prof. Dr. Widha Sunarno, M.Pd, Advisor II: Dr. Sarwanto, M.Si, Science Education Program, Post Graduate Program Sebelas Maret University of Surakarta. The purposes of this research are to know: (1) the difference of student achievement between students who learn through STAD using real lab and virtual lab, (2) the difference of student achievement between students who have high and low prior knowledge, (3) the difference of student achievement between students who have visual and cynesthethyc learning styles, (4) the interaction between learning using real lab and virtual lab and prior knowledge, (5) the interaction between learning using real lab and virtual lab and learning styles, (6) the interaction between prior knowledge and learning styles, and (7) interaction between learning using real and virtual lab, prior knowledge, and learning style. This research used the experimental method and was conducted March– December 2009. The population of the research was all students in grade IX. The sample was taken using cluster random sampling, consisted of four classes, grade IX D and E were treated using STAD with virtual lab and grade IX F and G were treated using STAD with real lab. The data was collected using test for student prior knowledge and student’s achievement, and questionnaire for student learning styles. Analyzing the data used the three ways anova by 2x2x2 factorial design and continued by Analysis of Means. The Result of this research can be concluded: (1) there is no difference of student achievement between student who learn using real lab and virtual lab (pvalue = 0,117 > 0,050), (2) there is difference of student achievement between students who have high and low prior knowledge, (p-value = 0,000 < 0,050), from the next result test of Anova resulted that student who have high prior knowledge better than student who have low prior knowledge, (3) there is no difference of student achievement between students who have visual and cynesthethyc learning styles, (pvalue = 0,467 > 0,050), (4) there is no interaction between STAD learning using lab and the prior knowledge to the student achievement (p-value = 0,233 > 0,050), (5) there is no interactions between STAD learning using lab and learning style to the student achievement (p-value = 0,233 > 0,050), (6) there is no interaction between prior knowledge and learning styles to the student achievement (p-value = 0,381 > 0,050), and (7) there is no interaction between STAD learning using lab, prior knowledge, and learning styles to student achievement ( p-value = 0,875 > 0,050). vi commit to user MOTTO Pembelajar Sejati Selalu Belajar Sepanjang Hayat perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id vii commit to user PERSEMBAHAN Tesis ini kupersembahkan kepada: 1. Ayahanda perpustakaan.uns.ac.id (Alm) dan Ibunda tercinta 2. Istri dan anak-anakku tersayang 3. Pembaca yang budiman viii commit to user digilib.uns.ac.id KATA PENGANTAR Alhamdulillahi robbil ‘alamiin, segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulis dapat perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id menyelesaikan tesis ini dengan baik dan lancar untuk memenuhi sebagaian persyaratan mencapai derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah membimbing dan membantu penyelesaian tesis ini, terutama kepada: 1. Prof. Drs. Suranto, M.Sc., Ph.D., selaku Direktur Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah berkenan memberikan segala fasilitas kepada penulis dalam menempuh pendidikan pada program pascasarjana. 2. Prof. Dr. H. Widha Sunarno, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta dan selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberikan pengarahan dan pemikiran yang sangat berharga dalam penyusunan tesis ini. 3. Dr. Sarwanto, M.Si. Selaku dosen pembimbing II Program Pendidikan Sains yang telah memberi petunjuk dalam penyusunan tesis penelitian ini. 4. Para Dosen dan Guru Besar Program Studi Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. ix commit to user 5. Rekan–rekan mahasiswa Pascasarjana Program Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan motivasi, dorongan, dan semangat untuk selesainya tesis ini. 6. Kepala SMP Negeri 2 Adimulyo Kabupaten Kebumen yang telah memberikan perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id ijin, fasilitas, serta pelayanan yang baik kepada penulis selama pelaksanaan penelitian. 7. Kepala SMP Negeri 2 Kebumen Kabupaten Kebumen yang telah memberikan ijin, fasilitas, serta pelayanan yang baik kepada penulis untuk melaksanakan ujicoba instrumen penelitian. 8. Pihak-pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Semoga Allah SWT memberi imbalan yang terbaik atas amal baik yang telah diberikan kepada penulis. Penulis menyadari bahwa penulisan tesis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penulis harapkan demi perbaikan penelitian ini dimasa yang akan datang. Surakarta, 17 Februari 2010 Penulis x commit to user DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................. i perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id HALAMAN PERSETUJUAN .............................................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. iii PERNYATAAN ................................................................................................... iv ABSTRAK ........................................................................................................... v ABSTRACT ......................................................................................................... vi MOTTO ............................................................................................................... vii PERSEMBAHAN .............................................................................................. viii KATA PENGANTAR .......................................................................................... ix DAFTAR ISI ........................................................................................................ xi DAFTAR TABEL ................................................................................................ xv DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ xix BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah ....................................................................... 1 B. Identifikasi Masalah ............................................................................. 7 C. Pembatasan Masalah ............................................................................ 10 D. Perumusan Masalah .............................................................................. 11 E. Tujuan Penelitian ................................................................................. 12 F. Manfaat Penelitian ............................................................................... 13 xi commit to user BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS .......... 14 A. Kajian Teori .......................................................................................... 14 1. Tinjauan Tentang Belajar .............................................................. 14 2. Pembelajaran Kooperatif ............................................................... 23 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 3. Laboratorium ................................................................................ 29 4. Laboratorium Riil .......................................................................... 33 5. Laboratorium Virtual ..................................................................... 34 6. Kemampuan Awal .......................................................................... 37 7. Gaya Belajar ................................................................................... 39 8. Prestasi Belajar .............................................................................. 41 9. Materi Pembelajaran Listrik Dinamis ........................................... 45 B. Penelitian Yang Relevan ...................................................................... 52 C. Kerangka Berpikir ................................................................................ 53 D. Hipotesis .............................................................................................. 60 BAB III METODOLOGI PENELITIAN ............................................................. 62 A. Tempat dan Waktu Penelitian ............................................................. 62 B. Metode dan Rancangan Penelitian ..................................................... 63 C. Variabel Penelitian .............................................................................. 64 1. Variabel Bebas .............................................................................. 65 2. Variabel Moderator ....................................................................... 65 3. Variabel Terikat ............................................................................. 65 D. Sumber Data ........................................................................................ 66 E. Instrumen Penelitian ............................................................................ 66 xii commit to user F. Teknik Pengumpulan Data .................................................................. 67 G. Uji Kelayakan Instrumen ..................................................................... 68 1. Uji Validitas ................................................................................... 69 2. Uji Reliabilitas ............................................................................... 72 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 3. Indeks kesukaran ........................................................................... 76 4. Daya Pembeda ............................................................................... 77 H. Teknik Analisis Data ............................................................................ 79 1. Uji Prasyarat .................................................................................. 79 2. Uji Hipotesis ................................................................................. 81 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................... 92 A. Deskripsi Data ...................................................................................... 92 1. Prestasi Belajar IPA ....................................................................... 92 2. Data Kemampuan Awal Siswa ...................................................... 94 3. Gaya Belajar Siswa ........................................................................ 96 B. Pengujian Prasyarat Analisis ................................................................ 97 1. Uji Normalitas ............................................................................... 97 2. Uji Homogenitas ............................................................................ 98 C. Pengujian Hipotesis .............................................................................. 98 1. Analisis Variansi ........................................................................... 99 2. Uji Lanjut Analisis Variansi Tiga Jalan ........................................ 100 D. Pembahasan Hasil Analisis Data .......................................................... 102 E. Keterbatasan ......................................................................................... 116 xiii commit to user BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN ....................................... 118 A. Kesimpulan ........................................................................................... 118 B. Implikasi ............................................................................................... 121 1. Implikasi Teoretis .......................................................................... 121 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 2. Implikasi Praktis ............................................................................ 123 C. Saran-saran ........................................................................................... 123 1. Saran untuk Guru ........................................................................... 123 2. Saran untuk sekolah ...................................................................... 124 3. Saran untuk para peneliti ............................................................... 125 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 127 LAMPIRAN .......................................................................................................... 130 xiv commit to user DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1.1 Nilai Rata-rata Ujian Nasional IPA SMPN 2 Adimulyo ...................... 2 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Tabel 1. 2 Nilai Rata-rata UAS Mapel IPA SMPN 2 Adimulyo ......................... 3 Tabel 2.1 Bentuk-bentuk belajar .......................................................................... 20 Tabel 2.2 Nilai Hambat Jenis Beberapa Bahan Penghantar ................................. 48 Tabel 3.1 Jadual Penelitian .................................................................................. 63 Tabel 3.2 Rancangan Penelitian .......................................................................... 64 Tabel 3.3 Rangkuman hasil uji Validitas Instrumen Tes Kemampuan Awal ....... 70 Tabel 3.4 Rangkuman hasil uji Validitas Instrumen Tes Prestasi Belajar ........... 71 Tabel 3.5 Rangkuman hasil uji Validitas Angket Gaya Belajar Visual ............... 71 Tabel 3.6 Rangkuman hasil uji Validitas Angket Gaya Belajar Kinestetik ......... 72 Tabel 3.7 Rangkuman hasil uji Reliabilitas Instrumen Tes Kemampuan Awal .. 73 Tabel 3.8 Rangkuman hasil uji Reliabilitas Instrumen Tes Prestasi Belajar ....... 74 Tabel 3.9 Rangkuman hasil uji Reliabilitas Angket Gaya Belajar Visual ........... 75 Tabel 3.10 Rangkuman hasil uji Reliabilitas Angket Gaya Belajar Kinestetik .... 75 Tabel 3.11 Rangkuman hasil uji Taraf Kesukaran Instrumen Kemampuan Awal 76 Tabel 3.12 Rangkuman hasil uji Taraf Kesukaran Instrumen Tes Prestasi Belajar 77 Tabel 3.13 Rangkuman hasil uji daya pembeda Instrumen Kemampuan Awal .. 79 Tabel 3.14 Rangkuman hasil uji daya pembeda Instrumen Tes Prestasi .............. 79 Tabel 4.1 Deskripsi Data Nilai Prestasi Belajar IPA ........................................... 92 Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Nilai Prestasi Kelas Lab Riil .............................. 93 xv commit to user Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Nilai Prestasi Kelas Lab Virtuil.......................... 93 Tabel 4.4 Deskripsi Data Kemampuan awal Siswa ............................................. 95 Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Kemampuan awal Kelas Lab Riil ....................... 95 Tabel 4.6 Distribusi Frekuensi Kemampuan awal Kelas Lab Virtuil .................. 95 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Tabel 4.7 Deskripsi Data prestasi dan kecenderungan Gaya Belajar Siswa ....... 97 Tabel 4.8 Ringkasan Hasil Uji Normalitas Data Penelitian ................................. 97 Tabel 4.9 Ringkasan Hasil Uji Homogenitas ....................................................... 98 Tabel 4.10 Rangkuman Anava Tiga Jalan Prestasi ............................................. 99 Tabel 4.11 Rangkuman Anava Satu Jalan Prestasi vs Kemampuan Awal .......... 101 Tabel 4.12 Rangkuman Probabilistik Interaksi ................................................... 102 Tabel 4.13 Rangkuman Anava Satu Jalan Prestasi versus Lab Riil dan Kemampuan awal ............................................................................... 110 Tabel 4.14 Rangkuman Anava Satu Jalan Prestasi versus Lab Virtuil dan Kemampuan awal ............................................................................... 110 Tabel 4.15 Rangkuman Anava Satu Jalan Prestasi versus Lab Riil dan Gaya Belajar ............................................................................... 112 Tabel 4.16 Rangkuman Anava Satu Jalan Prestasi versus Lab Virtuil dan Gaya Belajar ................................................................................ 112 xvi commit to user DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1 Cara Pemasangan Amperemeter …………………..……. 46 Gambar 2.2 Cara Pemasangan Voltmeter ……………………..…….. 46 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Gambar 2.3 Grafik Hubungan Kuat Arus dan Beda Potensial ………. 47 Gambar 2.4 Rangkaian Terbuka …………………………………….. 48 Gambar 2.5 Rangkaian Tertutup……………………………………… 49 Gambar 2.6 Rangkaian Listrik Majemuk ……………………………. 50 Gambar 2.7 Rangkaian Seri ………………………………………….. 50 Gambar 2.8 Rangkaian Paralel ………………………………………. 51 Gambar 4.1 Histogram Prestasi kelas Lab Riil ………………………. 93 Gambar 4.2 Histogram Prestasi kelas Lab Virtuil …………………… 94 Gambar 4.3 Histogram Kemampuan awal Kelas Lab Riil …………... 96 Gambar 4.4 Histogram Kemampuan awal Kelas Lab Virtuil ………... 96 Gambar 4.5 Grafik Analisis Mean Kemampuan awal terhadap Prestasi belajar IPA .......................................................................... 101 Gambar 4.6 Grafik Analisis Mean Lab terhadap Prestasi belajar IPA .... 104 Gambar 4.7 Grafik Analisis Mean Gaya Belajar terhadap Prestasi belajar IPA ........................................................................... Gambar 4.8 Grafik interaksi faktor Lab dan Kemampuan awal terhadap prestasi ................................................................................. Gambar 4.9 108 111 Grafik interaksi faktor model Lab dan Gaya Belajar terhadap prestasi .................................................................. xvii commit to user 113 Gambar 4.10 Grafik interaksi faktor Kemampuan awal dan Gaya Belajar terhadap prestasi ................................................................. Gambar 4.11 114 Grafik main efek faktor Lab, Kemampuan awal dan Gaya Belajar terhadap prestasi ..................................................... 116 perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id xviii commit to user DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1. Silabus dan RPP Materi Pembelajaran Listrik Dinamis…… Lampiran 2. LKS ....................................................................................... perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Lampiran 3. Kisi-kisi Soal Kemampuan Awal ......................................... Lampiran 4. Soal Try Out Kemampuan awal ........................................... Lampiran 5. Kisi-kisi Angket Gaya Belajar ............................................. Lampiran 6. Angket Gaya Belajar…...............…………………….…..... Lampiran 7. Kisi-Kisi Soal Test Prestasi Belajar....................................... Lampiran 8. Soal Try Out Prestasi Belajar................................................ Lampiran 9. Soal Tes Kemampuan Awal .................................................. Lampiran 10. Soal Tes Prestasi Belajar ....................................................... Lampiran 11. Data Tes Uji Coba Kemampuan Awal .................................. Lampiran 12. Data Uji Coba Angket Gaya Belajar Visual .......................... Lampiran 13. Data Uji Coba Angket Gaya Belajar Kinestetik ................... Lampiran 14. Data Tes Uji Coba Prestasi Belajar ....................................... Lampiran 15. Data Hasil Penelitian ...............…………………….…...….. Lampiran 16. Deskripsi Data ...............…………………….…...…............ Lampiran 17. Uji Prasyarat Analisis ...............…………………….…...…. Lampiran 18. Uji Hipotesis ......................................................................... Lampiran 19. Perijinan Penelitian ................................................................ xix commit to user 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Pendidikan merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan manusia, karena pendidikan pada prinsipnya merupakan suatu proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan dan permasalahan. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pendidikan ini diatur melalui seperangkat peraturan perundang-undangan yang intinya mengharapkan agar mutu pendidikan di Indonesia dari waktu ke waktu semakin baik. Salah satu usaha dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan menaikkan nilai minimal kelulusan dan nilai rata-rata minimalnya. Namun usaha menaikkan nilai minimal kelulusan ini pada kenyataannya mutu pendidikan di Indonesia saat ini masih dibawah negara lain sesama negara berkembang. Hal ini bisa dilihat dari hasil Ujian Nasional tahun pelajaran 2007/2008 yang lalu bahwa dengan standar kelulusan nilai rata-rata 5,00 saja, terdapat 237.644 siswa yang tidak lulus atau 7,24% dari seluruh peserta UN se-Indonesia, padahal tingkat kesulitan soal tidak terlalu tinggi (BSNP, 2008). Jawa Tengah sebagai salah satu propinsi di pulau Jawa yang menjadi barometer pendidikan di Indonesia dan memiliki banyak sekolah baik negeri maupun swasta, serta memiliki fasilitas pendukung yang lebih memadai dan tenaga pendidik yang berlimpah dibanding daerah diluar pulau Jawa ternyata memiliki mutu pendidikan yang memprihatinkan. Hal ini bisa dilihat dari laporan hasil UN tahun pelajaran 2008/2009 untuk jenjang SMP/MTs yang dikeluarkan oleh BNSP secara 1 commit to user 2 umum rata-rata jumlah nilai UN Propinsi Jawa Tengah hanya 28,81 dan menempati peringkat 24 dari 33 propinsi se-Indonesia dengan 10,74% siswa tidak lulus UN. Keadaan lebih memprihatinkan lagi terjadi di kabupaten Kebumen karena menempati peringkat 35 dari 35 kabupaten se-propinsi Jawa Tengah dengan perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id persentase siswa yang tidak lulus sebesar 25,21%. Secara khusus untuk SMP Negeri 2 Adimulyo yang merupakan salah satu sekolah SSN di kabupaten Kebumen juga mengalami hal yang sama karena hanya menempati peringkat 33 se-kabupaten dengan rata-rata jumlah nilai UN 24,83 masih jauh dibawah rata-rata jumlah nilai propinsi namun sedikit di atas rata-rata jumlah nilai kabupaten (BSNP, 2008). Khusus untuk nilai UN pada Mapel IPA SMP N 2 Adimulyo menempati peringkat 56 se-kabupaten Kebumen. Berikut ini adalah tabel nilai rata-rata Ujian Sekolah/UN IPA SMPN 2 Adimulyo pada 3 tahun terakhir: Tabel 1.1 Nilai rata–rata Ujian IPA SMP Negeri 2 Adimulyo Nilai Rata – Rata Ujian Sekolah Ujian Nasional 5,39 - No. Tahun Pelajaran Kelas 1. 2005/2006 IX 2. 2006/2007 IX 5,66 - 3. 2007/2008 IX - 5,93 Sumber: Dokumen SMP Negeri 2 Adimulyo, Kebumen. Dari tabel 1.1 terlihat kecenderungan nilai rata–rata IPA walupun berada di atas nilai minimum 4,25 namun masih di bawah standar ketuntasan belajar minimal yang ditentukan oleh sekolah pada mata pelajara IPA yaitu 64, rendahnya perolehan hasil belajar ujian tersebut mengindikasikan bahwa penguasaan materi esensial atau commit to user 3 konsep–konsep IPA yang dipahami para siswa masih rendah. Hal ini dibuktikan pula dalam tabel nilai mata pelajaran IPA pada tiap akhir semester seperti yang diperlihatkan pada tabel 1.2 sebagai berikut: Tabel 1.2 Nilai rata – rata Ulangan Akhir Semester (UAS) mata pelajaran IPAdigilib.uns.ac.id SMP Negeri 2 perpustakaan.uns.ac.id Adimulyo, 3 (tiga) tahun terakhir No. Tahun Pelajaran Kelas 1. 2. 3. 2005/2006 2006/2007 2007/2008 IX IX IX Nilai Rata – Rata Semester 1 Semester 2 56,8 57,2 58,2 58,6 59,2 60,4 Sumber: Dokumen SMP Negeri 2 Adimulyo, Kebumen. Prestasi belajar dalam materi pembelajaran listrik dinamis juga mengalami hal yang sama karena berdasarkan dokumen di SMP Negeri 2 Adimulyo, nilai ulangan pada materi listrik dinamis pada tiga tahun terakhir yaitu pada tahun pembelajaran 2006/2007 sampai dengan tahun pembelajaran 2008/2009 masing-masing diperoleh rata-rata 58,5, 60,4, dan 59,3. Perolehan nilai ini masih jauh dari KKM yang di tentukan sekolah pada Komptensi Dasar Listrik Dinamis yaitu sebesar 67. Rendahnya minat siswa untuk belajar IPA juga ikut berpengaruh terhadap rendahnya prestasi belajar siswa, terlebih lagi untuk mata pelajaran fisika, karena selama ini fisika merupakan salah satu momok yang ditakuti siswa selain matematika, apalagi sejak tahun pelajaran 2008/2009, IPA termasuk di dalamnya fisika merupakan mata pelajaran yang diujikan secara nasional melalui UN dan menjadi penentu kelulusan. Motivasi siswa untuk belajar fisika pun rendah, hal ini diperparah lagi karena dalam mengajar di kelas, guru jarang memberikan motivasi kepada siswanya. commit to user 4 Metode mengajar guru yang monoton dan kurang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran juga memberikan andil pada rendahnya prestasi belajar siswa karena dalam hal ini guru sering memposisikan dirinya sebagai “Teacher Centered Learning”. Ini bisa dilihat dalam pengajaran menggunakan metode ceramah dan perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id mencatat. Siswa kurang diajak berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, interaksi antar siswa kurang diperhatikan, padahal banyak penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih banyak belajar dari satu teman ke teman lainnya dari pada belajar dengan guru. Apalagi dalam pembelajaran materi listrik dinamis yang merupakan materi aplikatif, memerlukan metode yang tepat dalam pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk aktif dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Pembelajaran yang terpusat pada guru tidak tepat dilaksanakan pada materi pembelajaran listrik dinamis. Sesuai dokumentasi SMP Negeri 2 Adimulyo tahun 2008 menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa pada materi pembelajaran listrik dinamis mempunyai standar deviasi yang tinggi yaitu sebesar 19,7, ini menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan yang terlalu ekstrim antara siswa dengan nilai tinggi dengan siswa dengan nilai rendah. Hal ini menunjukkan bahwa dalam tiap kelas terdapat siswa yang tergolong superior dan siswa yang tergolong cacat akademik ringan yang kinerja akademiknya dibelakang para siswa yang taraf perkembangannya normal. Kesenjangan ini juga menunjukkan bahwa selama ini siswa tidak saling bekerjasama dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar. Metode mengajar guru juga turut andil dalam hal ini, karena selama ini guru jarang menggunakan metode yang memungkinkan siswa untuk saling bekerjasama mempelajari materi commit to user 5 pembelajaran secara berkelompok, metode yang dimaksud adalah metode pembelajaran kooperatif. Menurut Slavin (2009:9), “ide yang melatarbelakangi bentuk pembelajaran kooperatif ini adalah apabila para siswa ingin agar timnya berhasil, mereka akan mendorong timnya untuk lebih baik dan akan membantu perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id mereka melakukannya”. Jadi dalam metode kooperatif siswa dalam kelas dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil duduk bersama saling membantu dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, sehingga siswa dengan kemampuan rendah akan belajar banyak dari rekan yang lebih tinggi kemampuannya dalam kelompoknya. Kesenjangan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 2 Adimulyo yang ekstrim ini terjadi pada hampir pada semua materi pembelajaran yang diajarkan, padahal dalam IPA terdapat materi pembelajaran yang saling berhubungan satu sama lain, bahkan terdapat suatu materi pembelajaran yang merupakan prasyarat pada materi pembelajaran yang lain. Seperti halnya materi pembelajaran listrik statis merupakan materi prasyarat pada listrik dinamis. Hal ini bisa dikatakan bahwa tingkat penguasaan materi pembelajaran listrik statis siswa merupakan kemampuan awal siswa tersebut pada materi pembelajaran listrik dinamis. Menurut Winkel (1996:134), “pada setiap awal proses belajar mengajar, guru seharusnya meneliti terlebih dahulu tingkah laku awal siswa, karena dari tingkah laku inilah tergantung bagaimana proses belajar mengajar sebaiknya diatur dan apakah tujuan instruksional khusus yang mulamula ditetapkan harus mengalami perubahan”. Uraian tersebut mengeaskan bahwa kemampuan awal siswa harus mendapatkan perhatian dari guru karena akan mempengaruhi proses belajar mengajar dan pencapaian prestasi belajar siswa pada commit to user 6 materi pembelajaran lain yang relevan. Selama ini guru di SMP Negeri 2 Adimulyo tidak memperhatikan kemampuan awal siswa, dalam arti siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah diperlakukan sama dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi, ini dibuktikan dengan tidak adanya materi tambahan untuk perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id siswa yang kemampuan awalnya rendah. Akibatnya siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah semakin tertinggal dalam mengikuti pembelajaran dari siswa lain yang mempunyai kemampuan awal tinggi. Selama ini guru-guru di SMP Negeri 2 Adimulyo juga kurang memperhatikan potensi dan gaya belajar siswanya. Gaya belajar menurut DePorter dan Hernacki (1999:109-124) dibagi menjadi tiga macam yaitu, visual (belajar dengan cara melihat), auditorial (belajar dengan cara mendengar), dan kinestetik (belajar dengan bergerak, banyak melakukan aktivitas fisik, interaksi kelompok). Metode mengajar guru selama ini yang memposisikan guru sebagai “Teacher Centered learning” tentu saja hanya cocok bagi salah satu gaya belajar saja. Sedangkan bagi gaya belajar yang lain akan membuat siswa kurang berminat pada pelajaran tersebut. Padahal menurut DePorter dan Hernacki (1999:50), menciptakan minat merupakan jalan untuk menciptakan motivasi demi mencapai tujuan. Apalagi selama ini banyak yang menganggap bahwa anak yang gaduh di kelas, banyak bergerak, dan mengganggu proses belajar mengajar adalah anak yang nakal sehingga harus dikeluarkan dari kelas. Padahal sebenarnya anak tersebut adalah anak dengan gaya belajar kinestetik, namun metode mengajar guru tidak memuaskan anak untuk memahami materi sehingga anak menjadi bosan. Efeknya siswa merasa tidak diperhatikan guru, sehingga berusaha mencari perhatian dengan caranya sendiri. commit to user 7 Penyebab lain adalah guru-guru di SMP Negeri 2 Adimulyo kurang inovatif dalam penggunaan media, padahal mata pelajaran fisika selain menuntut keaktifan siswa, guru juga dituntut untuk menggunakan media yang bisa menjembatani pengetahuan fisika yang sifatnya abstrak menjadi lebih konkret. Dengan media perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id sesuatu yang dilihat, dibaca, didengar, dirasa, dan dikerjakan bisa sekaligus dilakukan oleh siswa. Menurut Rose dan Nicholl (2002:192) “pelajaran diingat rata-rata 20% dari yang dibaca, 30% dari yang didengar, 40% dari yang dilihat, 50% dari yang dikatakan, 60% dari yang dikerjakan dan 90% dari yang dilihat, didengar, dikatakan, dan dikerjakan sekaligus”. Dalam pembelajaran listrik dinamis, selama ini guru hanya memakai laboratorium riil saja, itupun tidak maksimal, praktikum hanya dilaksanakan pada beberapa sub komptensi saja sehingga pelaksanaan yang tidak kontinyu ini mengakibatkan pengetahuan siswa tidak terbangun secara runut dan teratur. Praktikum yang menggunakan lab riil saja juga menyebabkan kurang bervariasinya kegiatan praktikum, padahal ada media lain yang bisa dijadikan media interaktif seperti halnya lab riil yang biayanya murah, aman, variatif, dan menyenangkan. Media yang dimaksud diantaranya adalah media komputer. Media komputer yang dimiliki SMP Negeri 2 Adimulyo yang berjumlah 20 unit dapat dijadikan sebagai laboratorium virtuil, namun selama ini guru tidak memanfaatkannya sebagai laboratorium alternatif dalam pembelajaran, padahal dengan adanya lab virtuil ini diharapkan siswa menjadi tertarik dan berminat untuk belajar fisika. B. Identifikasi Masalah Dari uraian pada latar belakang masalah, diidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut: commit to user 8 1. Mutu pendidikan di Indonesia masih rendah yang ditandai dengan persentase siswa yang tidak lulus Ujian Nasional tinggi padahal standar nilai rata-rata kelulusan hanya sebesar 5,00. 2. Jawa Tengah sebagai salah satu propinsi di pulau Jawa memiliki fasilitas perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id pendukung pendidikan yang lebih memadai dan tenaga pendidik yang berlimpah dibanding daerah diluar pulau Jawa, namun kenyataannya mutu pendidikannya masih memprihatinkan, yang ditandai dengan peringkat Jawa Tengah hanya menempati urutan 24 dari 33 propinsi. 3. Kabupaten Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang memiliki banyak sekolah baik negeri maupun swasta, namun mutu pendidikan di Kebumen masih rendah bahkan menempati peringkat paling bawah se-propinsi Jawa Tengah. 4. SMP Negeri 2 Adimulyo Kab. Kebumen sebagai sekolah favorit di kecamatan Adimulyo seharusnya mempunyai nilai semester yang tinggi, namun kenyataannya prestasi belajar IPA pada UAS/UN maupun nilai raport tiap semester masih dibawah kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan sekolah. 5. Perolehan nilai ulangan pada materi pembelajaran listrik dinamis masih belum mencapai KKM yang ditentukan oleh sekolah. 6. Minat dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA khususnya Fisika rendah, bahkan Fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang menjadi momok bagi siswa apa lagi sejak tahun pelajaran 2008/2009 IPA di ujikan secara nasional. 7. Metode mengajar guru monoton, siswa kurang diajak berpartisispasi aktif dalam pembelajaran, dan interaksi antar siswa tidak diperhatikan. commit to user 9 8. Di SMP Negeri 2 Adimulyo terjadi kesenjangan nilai yang ekstrem antara siswa yang pandai dengan siswa yang tidak pandai, dan Guru tidak pernah menggunakan metode kooperatif dalam mengajar agar siswa dengan kemampuan rendah ikut terangkat kemampuan akademiknya. perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 9. Kesenjangan prestasi belajar juga terjadi pada kemampuan awal siswa, namun Guru tidak pernah memperhatikan kemampuan awal siswa, hal ini ditandai dengan tidak adanya pendalaman materi bagi siswa yang kemampuannya rendah. 10. Dalam satu kelas siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda sehingga akan menyenangi tipe mengajar guru sesuai dengan gaya belajarnya, namun selama ini Guru tidak memperhatikan gaya belajar yang dimiliki siswa dalam mengajar, bahkan guru cenderung tidak menyukai siswa yang banyak bergerak seperti ciri-ciri siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 11. Media pembelajaran sangat banyak jenisnya dan tersedia di sekitar lingkungan sekolah, namun selama ini Guru di SMP Negeri 2 Adimulyo kurang inovatif dalam penggunaan media pembelajaran sehingga tidak memungkinkan siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar secara langsung. 12. SMP Negeri 2 Adimulyo Kab. Kebumen merupakan salah satu sekolah yang mempunyai laboratorium lengkap termasuk laboratorium komputer, namun dalam praktikum Guru hanya memakai laboratorium riil saja dan tidak pernah menggunakan media alternatif untuk praktikum yang hemat biaya, aman, variatif, menyenangkan, media yang dimaksud adalah komputer yang merupakan laboratorium virtuil. commit to user 10 C. Pembatasan Masalah Berdasarkan uraian tentang identifikasi masalah, maka dalam penelitian perlu diadakan pembatasan masalah agar penelitian lebih jelas dan terarah. Adapun batasan masalah pada penelitian ini meliputi: perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 1. Subyek Penelitian Sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Adimulyo, tahun pelajaran 2009 / 2010 yang berjumlah 139 siswa. 2. Obyek Penelitian a. Pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD), yaitu pembelajaran yang membagi siswa-siswa berkemampuan berbeda, suku, ras, dan agama yaang berbeda kedalam kelompok-kelompok yang terdiri atas 4-5 orang ditugasi untuk mempelajari konsep yang telah diajarkan oleh guru. b. Laboratorium yang digunakan dalam pembelajaran adalah lab riil dan lab virtuil, Pembelajaran fisika menggunakan laboratorium riil adalah pembelajaran listrik dinamis menggunakan komponen dan peralatan sesungguhnya yang ada dalam lab IPA SMP Negeri 2 Adimulyo. Sedangkan pembelajaran fisika menggunakan lab virtuil adalah pembelajaran listrik dinamis menggunakan komputer yang telah diinstal software Edison4 yang menyajikan komponen dan peralatan bukan sesungguhnya yang ditampilkan dalam monitor komputer. Siswa mempraktekkan langkah-langkah yang ada dalam LKS. c. Kemampuan awal adalah penguasaan konsep atau materi pelajaran sebelumnya yang merupakan materi prasyarat dalam pembelajaran. Kemampuan awal commit to user 11 didapatkan dari nilai tes pada materi prasyarat. Kemampuan awal dibedakan menjadi kemampuan awal tinggi dan rendah. Kemampuan awal dikategorikan tinggi jika nilai tes prasyarat di atas nilai rata-rata seluruh sampel, dan kemampuan awal dikategorikan rendah jika nilai hasil tes prasyarat di bawah nilai perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id rata-rata seluruh sampel. Pada penelitian ini yang dimaksud dengan materi prasyarat adalah materi pembelajaran pada pokok bahasan Listrik Statis. d. Gaya belajar adalah cara siswa menyerap pelajaran dan informasi. Gaya belajar ada tiga macam yaitu visual, auditorial, dan kinestetik. Dalam penelitian ini gaya belajar dibatasi hanya dua cara yaitu visual dan kinestetik. e. Prestasi belajar siswa merupakan nilai yang diperoleh siswa dari test hasil belajar pada materi pelajaran listrik dinamis yang dalam hal ini hanya mencakup pada ranah kognitif. D. Perumusan Masalah Dari uraian latar belakang masalah, identifikasi masalah, dan pembatasan masalah, maka dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dengan siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab virtuil? 2. Apakah ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah? 3. Apakah ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik? commit to user 12 4. Apakah ada interaksi antara pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dan lab virtuil dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar siswa? 5. Apakah ada interaksi antara pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dan lab virtuil dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa? perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 6. Apakah ada interaksi antara kemampuan awal dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa? 7. Apakah ada interaksi antara pembelajaran kooperatif tipe menggunakan lab riil dan lab virtuil, gaya belajar, dan kemampuan awal terhadap prestasi siswa? E. Tujuan Penelitian Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui: 1. Perbedaan prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dan lab virtuil. 2. Perbedaan prestasi belajar siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan rendah. 3. Perbedaan prestasi belajar siswa yang memiliki gaya belajar visual dan kinestetik. 4. Interaksi antara pembelajaran menggunakan laboratorium riil dan virtuil dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar siswa. 5. Interaksi antara pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan lab riil dan lab virtuil dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. 6. Interaksi antara kemampuan awal dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. commit to user 13 7. Interaksi antara pembelajaran menggunakan lab riil dan lab virtuil, kemampuan awal, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. F. Manfaat Penelitian perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Penulis memandang bahwa penelitian ini mempunyai manfaat sebagai berikut: 1. Manfaat teoretis: a. penulis melakukan penelitian sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah, b. menambah wawasan keilmuan karena penelitian ini didukung dengan teori-teori dari para pakar pendidikan, c. sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya yang relevan dengan penelitian ini. 2. Manfaat praktis: a. memberi masukan kepada guru agar selalu berinovasi mengembangkan media pembelajaran agar menarik minat siswa untuk belajar, b. hasil penelitian diharapkan dijadikan acuan bagi guru dalam pembelajaran menggunakan laboratorium atau media pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, c. memberi masukan kepada guru agar dalam mengajar guru harus memperhatikan gaya belajar dan kemampuan awal siswa. commit to user 14 BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id A. Kajian Teori 1. Tinjauan Tentang Belajar a. Definisi Belajar Sebagaian besar orang beranggn bahwa belajar adalah mengumpulkan atau menghafalkan fakta-fakta yang tersaji dalam bentuk materi pelajaran, ada juga yang memandang belajar sebagai latihan membaca dan menulis. Pemahaman ini tentu saja kurang lengkap karena pada kenyataannya banyak sekali perbuatan yang termasuk dalam belajar. Menurut Gagne dalam Slameto (2003:13), “(1) belajar adalah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, keterampilan, kebiasaan, dan tingkah laku, (2) belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang diperoleh dari interaksi”. Menurut Winkel (1996:53), belajar dirumuskan sebagai: “Suatu aktivitas mental/psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan- pemahaman, keterampilan dan nilai sikap. Perubahan itu bersifat secara relatif konstan dan berbekas”. Menurut Muhibbin Syah (2001:64) secara umum belajar dipahami sebagai “Tahapan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognisi”. Sedangkan menurut Mohamad Surya (2003:11), “Pembelajaran ialah suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku 14 commit to user 15 yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkun

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DITINJAU DARI HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA (Studi pada Siswa Kelas VIII SMPN 29 Bandarlampung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2012/2013)
0
4
57
STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI ANTARA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL (STUDI PADA SISWA KELAS X SMA GAJAH MADA TAHUN PELAJ
1
21
89
PERBANDINGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT)
0
5
83
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA KELOMPOK SISWA YANG MEMILIKI EQ TINGGI DAN RENDAH
0
10
16
PERBEDAAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL BERBEDA PADA SISWA SMPN 19 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2010/2011
0
10
16
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS 1V SD NEGERI 2 MATARAM KABUPATEN PRINGSEWU
0
5
40
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA PEMBELAJARAN PKn DI KELAS VA SD NEGERI 8 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2011/2012
1
11
79
PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) KELAS XI IPS SMAN 4 METRO TAHUN PELAJARAN 2012-2013
0
32
110
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS IV B SDN 1 KALIAWI TANJUNGKARANG PUSAT BANDAR LAMPUNG TP. 2013/2014
0
6
47
STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN PROBLEM BASED INTRUCTION (PBI) DENGAN MEMPERHATIKAN MOTIVASI BERPRESTASI (Studi Pada Kelas VIII SMP Negeri 2 Tumijajar
1
24
133
PERBANDINGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT)
0
0
12
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETTING KOOPERATIF (PISK) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATERI PELUANG DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA TAHUN PELAJARAN 20122013 Fhela Vhantoria Ningrum1 , Riyadi2 , Mania Roswitha3
0
0
12
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR
0
0
12
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION
0
0
10
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION SISWA SEKOLAH DASAR
0
0
7
Show more