Pengelolaan wakaf uang sebagai salah satu instrumen investasi (studi pada Tabung Wakaf Indonesia)

Gratis

2
24
98
2 years ago
Preview
Full text

LEMBAR PERNYATAAN

  Di samping itu wakaf uang memainkan peranan yang sangat penting sebagai salah satu pilarinvestasi wakaf uang dapat disalurkan untuk membantu biaya operasional lembaga-lembaga pendidikan, lembaga kesehatan dan lembaga sosial. Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif HidayatullahJakarta, yang sekaligus dosen pembimbing penulisan skripsi yang secara kooperatif telah memberikan bimbingan dan dukungan dariberbagai segi, dengan meluangkan waktu, tenaga dan pikiranya untuk menyelesaikan skripsi ini.

2. Bapak Drs. Djawahir Hejazziey, S.H., M.A dan Drs. H. Ahmad

  Bapak dan Ibu dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN SyarifHidayatullah Jakarta yang telah mendidik dan memberikan ilmu kepada penulis selama perkuliahan. Ibunda tercinta dan Kakanda-kakanda tersayang yang selau memberikan dukungan, do‟a, semangat, motifasi dan finansialkepada penulis dari awal masuk kuliah sampai saat ini.

BAB I PENGELOLAAN WAKAF UANG SEBAGAI SALAH SATU INSTRUMEN INVESTASI (Studi Pada Tabung Wakaf Indonesia) A. Latar Belakang Masalah Praktik wakaf sebenarnya telah dimulai sejak zaman sahabat Nabi Muhammad Saw. Dengan sangat sederhana yaitu hanya sebatas mewakafkan

  Belum optimalnya lembaga-lembaga pengelola wakaf (nadzir) dalam mengelola wakaf yang semestinya keberadaannya menjadi faktor penentudalam pemanfaatan harta wakaf dan digunakan dalam bentuk produktif, misalnya upaya peningkatan kegiatan usaha kecil dan lain sebagainya. Pembatasan dan Perumusan MasalahAgar pembahasan tentang wakaf uang ini tidak terlalu meluas maka penulis membatasi masalah hanya meliputi apa dan bagaimana wakaf uang sertasepeti apa peran Tabung Wakaf Indonesia dalam melakukan pengelolaan wakaf uang dalam investasi.

2. Mekanisme pengelolaan wakaf uang dalam investasi? 3

Resiko yang terjadi dalam pengelolaan wakaf uang dan bagaimana solusi penyelesaiannya?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Manfaat Teoritis Manfaat teoritis yang diperoleh adalah untuk menambah khasanahdalam Fakultas Syariah dan Hukum yang berkaitan dengan pengelolaan wakaf uang dan juga diharapkan akan bermanfaat untuk memberikan sumbanganpemikiran bagi pihak-pihak yang tertarik dalam masalah yang ditulis. Manfaat Praktis Manfaat praktis yang diperoleh menjadikan wakaf uang sebagai sumberinvestasi untuk kesejahteraan ekonomi umat dan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi nazir wakaf dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukanbagi penyempurnaan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan wakaf uang.

D. Riveiw Studi Terdahulu

  Didalampeneliatian tersebut yang dijelasakan antara lain: Wakaf tunai sudah diperbolehkan, hal ini sejajar dengan adanya fatwa MUI pada tanggal 11 Mei 2002 yang membolehkan berwakaf uang hanya boleh disalurkan dan di gunakan untuk hal- hal yang dibolehkan secara syar‟i. Pengelolaan dana wakaf tunai Badan Wakaf UII secara garis besar Sedangkan penelitian saya antara lain, tentang peran Tabung Wakaf Indonesia dalam pengelolaan wakaf uang yang lebih mengacu pada pengelolaanwakaf uang dalam investasi, meknisme dan program wakaf uang.

E. Metode Penelitian

  Tipe Penelitian Dalam skripsi ini menggunakan penelitian hukum secara normatifdimana meneliti tentang penemuan asas-asas hukum islam khususnya mengenai wakaf yang terdapat dalam Al- Qur‟an dan Al- Hadits, sistematika hukum dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Sifat Penelitian Spesifikasi penelitian ini termasuk termasuk penelitian yang bersifatdeskriptif analisis, dimana penulis menggambarkan mengenai bagaimana pengelolaan wakaf uang.

3. Pengumpulan Data

  Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau bahan dari berbagai daftar pustaka yang ada seperti buku-buku, aratikel, website, sumberdokumen dari Tabung Wakaf Indonesia dan laporan lainya yang terkait dengan penelitian skripsi ini. Wawancara Wawancara yang dilakukan bersifat informal kepada pengurus TabungWakaf Indonesia dan melakukan wawancara langsung dengan nara sumber yang cakap dan kompeten pada bidangnya untuk memberikan keterangan dari masalahyang dibahas.

F. Sistematika penulisan

Untuk memberikan gambaran secara menyeluruh dari skripsi ini dan untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, berikut uraian sistematikapenyusunan, skripsi ini di bagi dalam lima bab, yang terdiri dari: BAB I : PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan tentang latar belakang masalah,pembatasan dan perumusan masalah, metode pembahasan, tujuan dan manfaat penulisan, review studi terdahulu dansistematika penulisan BAB II : KAJIAN TEORITIS TENTANG WAKAF UANG Bab ini membahas tentang tinjauan secara umum mengenaipengertian wakaf uang, dasar hukum wakaf uang, rukun dan syarat wakaf uang, manfaat dan tujuan wakaf uang BAB III : GAMBARAN UMUM TABUNG WAKAF INDONESIA Sekilas tentang Tabung Wakaf Indonesia sebagai objekpenelitian yang terdiri dari sejarah lahir Tabung Wakaf Indonesia, visi dan misi, struktur organisasi, dan efektivitas pengelolaan wakaf uang. BAB IV : PENGELOLAAN WAKAF UANG SEBAGAI INSTRUMEN SALAH SATU INVESTASI Bab ini akan menabahas tentang pengelolaan wakaf uang yangmeliputi, Tabung Wakaf Indonesia sebagai lemabag nazir, mekanisme pengelolaan wakaf uang, resiko dan penyelesaiannyaserta pendistribusian dana wakaf uang. BAB V : PENUTUP Bab ini berisi tentang kesimpulan yang merupakan penjelasanyang diambil dari hasil penelitian dan pembahasan serta saran yang merupakan sumbangan pemikiran dari hasil penelitian

BAB II KAJIAN TEORITIS A. Pengertian Wakaf 1. Pengertian wakaf secara umum Kata waqaf jamaknya adalah awqaf dan awquf kata yang sama

  Pada definisinya yang popular ia berarti menahankan harta serta membelanjakan manfaatnya pada jalan Allah, ataumenahan harta („ain) dan mengalirkan hasil atau buahnya. Dalam prespektif ekonomi wakaf dapat didefinisikan sebagai pengalihan dana dari keperluan konsumsi dan menginvestasikannya dalamasset produktif yang menghasilkan pendapatan untuk konsumsi dimasa yang akan datang baik secara individual ataupun kelompok.

6 Abu Zahrah, Muhammad, Muhadarah fi al awaf, Dar al-fikr al- Arabi, 1971

  Dari beberapa definisi diatas, mengindentifikasikan sifat abadi wakaf atau dengan ungkapan lain, istilah wakaf diterapkan untuk hartabenda yang tidak musnah dan manfaatnya dapat diambil tanpa mengkonsumsi harta benda itu sendiri, oleh karenanya wakaf identikbuku, mesin pertanian, binatang ternak, saham dan asset, serta uang tunai (cash waqf). Definisi wakaf mencakup wakaf langsung, yang menghasilkan manfaat langsung dari harta atau benda yang diwakafkan,sebgaimana juga mencakup wakaf produktif yang memberi manfaat dari hasil produksinya, baik berupa barang ataupun jasa sertamenyalurkan semua laba bersihnya sesuai dengan tujuan wakaf.

9 Basori, Karim, Muamalat, Yogyakarta, Pustaka Insan Madani, 2007,h. 37

  f. Mencakup jalan kebaikan umum keagamaan, sosial, dan lain sebagainya, sebagaimana juga mencakup kebaikan khusus yangmanfaatnya kembali kepadakeluarga dan keturunannya, atau orang lain yang masih ada hubungannya dengan wakif.

2. Pengertian Wakaf Uang

  Disampaikan pada seminar wakaf tunai- inovasi financial islam( Jakarta; UI 2008.) http://ekonomi- “ kita investasikan dana itu dengan cara mudharabah dan lebihnya kita sedekahkan, kita jual benda-benda makanan itu, hasilnya kita putar dengan usaha mudharabah 11 kemudian hasilnya kita sedekahkan ”. Diantara para ulama yang membolehkan wakaf uang diantaranyaImam Al- Zuhri, Mutaqadimin dari mazhab hanafi, dan Imam Syafi‟I dengan menjadikan dinar tersebut sebagai modal usaha dan keuntunganyapokoknya („ain) tetap kekal.

B. Dasar Hukum Wakaf

Sama halnya dengan wakaf tanah, dasar hukum wakaf uang tentunya juga Al-Quran, Hadis, Ijma‟ ulama serta Undang- Undang 12 tentang wakaf.

1. Al- Quran

  Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi sesiapa yang Dia kehendaki, dan Allah12 Abd. Hadist Riwayat Muslim Dari abu hurairah ra., sesungguhnya rasulullah saw bersabda: “ apabila anak adam meninggal dunia, maka putuslah amalnya, kecuali tigaperkara: shadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang 13 mendoakan kedua orang tuanya”.

14 H.R. Al-

Nasa‟i) 3. Ahli Fiqih

13 Sayyid Sabiq, Fiqh as-Sunnah, Beirut: Dar al-Fikr, 1983, cet ke-6, jilid 3., hal

  51514 Mazhab Hanafi memang berpendapat bahwa hukum yang ditetapkan berdasarkan „urf (adat kebiasaan) mempunyai kekuatan yang 15 sama dengan hukum yang ditetapkan berdasarkan nash (teks). Menurut mazhab Hanafi, cara melakukan wakaf uang ialah dengan menjadikan modal usaha dengan cara mudharabah.

4. Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( MUI)

15 Wahbah al-Zuhaili, al Fiqh al-Islam wa Adillatuhu, Damsyiq: Dar al-Fikr, 1985

  Pada saat itu, komisi fatwa MUI juga merumuskan definisi (baru) tentangwakaf uang, yaitu: “ Menahan harta yang dapat dimanfaatkan tanpa lenyap bendanya atau pokonya, dengan cara tidakmelakukan tindakan hukum terhadap benda tersebut (menjual, memberikan, atau mewariskannya) untuk disalurkan (hasilnya) pada suatu yang mubah (tidak haram) yang ada. Wakaf uang (cash wakaf/waqf al-nuqud) adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badanhukum dalam bentuk uang tunai.

5. Undang – Undang a

  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia NO.42/2006 TentangPelaksanaan Undang-Undang NO.41/2004 C. Rukun dan Syarat Wakaf Pada dasarnya rukun dan syarat wakaf uang dalah sama dengan rukun dan syarat wakaf tanah adapun rukun dan syarat wakaf uang, 19 yaitu:1718 Ibid.

1. Rukun wakaf ada empat rukun yang mesti dipenuhi dalam berwakaf

  Syarat-syarat orang yang berwakaf (al-waqif) Syarat-syarat al- waqif ada empat, pertama orang yang berwakaf ini mestilahmemiliki secara penuh harta itu, artinya dia merdeka untuk mewakafkan harta itu kepada sesiapa yang ia kehendaki. Implikasinya orang bodoh, orang yang sedang muflis dan orang lemah ingatan tidak sah mewakafkanhartanya.

20 DIPI Ec, Taufiq Ridho. Lc : Panduan Wakaf praktis , (Jakarta ,06), hal.

  Syarat-syarat harta yang diwakafkan (al-mauquf ) Harta yang diwakafkan itu tidak sah dipindahmilikkan, kecuali apabila iamemenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh ahli fiqih; pertama, barang yang diwakafkan itu mestilah barang yang berharga. Syarat-syarat orang yang menerima manfaat wakaf (al-mauquf alaih) Dari segi klasifikasinya orang yang menerima wakaf ini ada dua macam, tertentu (mu‟ayyan) dan tidak tertentu (ghaira mu‟ayyan).

D. Manfaat dan Tujuan Wakaf Uang

Di bandingkan dengan wakaf tanah dan benda lainya, kegunaan wakaf uang jauh lebih fleksibilitas dan memiliki kemaslahatan lebih besaryang tidak dimiliki oleh wakaf benda lainya.

1. Manfaat wakaf uang memiliki empat keunggulan sekaligus

  Melengkapi lembaga wakaf dengan produk wakaf uang yang berupa suatu sertifikat berdominasi tertentu yang diberikankepada para wakif sebagai bukti keikutsertaan. Tabung Wakaf Indonesia merupakan badan unit atau badan otonom daridan dengan landasan badan hukum Dompet Dhuafa REPUBLIKA, sebagai sebuah badan hukum yayasan yang telah kredibel dan memenuhipersyaratan sebagai Nazhir Wakaf sebagaimana dimaksud Undang-undang Wakaf tersebut.

B. Visi dan misi

1. Visi

  Menjadi lembaga wakaf berorientasi global yang mampu menjadikan wakaf sebagai salah satu pilar kebangkitan ekonomi umat yang berbasiskan sistemekonomi keadilan.26 2. Mewujudkan sebuah lembaga Nazhir Wakaf dengan model suatu Lembaga keuangan yang dapat melakukan kegiatan mobilisasi penghimpunanharta benda dan dana wakaf guna memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat sekaligus ikut mendorong pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

D. Efektifitas Pengelolaan Wakaf Uang Pada TWI

  Efektifitas pengelolaan wakaf uang pada TWI dapat dianalisis dengan dari tingkat pendapatan investasi wakaf uang dan pengaruhpengelolaan wakaf uang terhadap masyarakat dari sektor ekonomi dan sosial baik dalam bidang pendidikan, kesehatan dan keagamaan. Tingkat Pendapatan Investasi Wakaf UangMemang wakaf uang mempunyai peluang yang besar bagi terciptanya investasi di bidang keagamaan, pendidikan, dan pelayanansosial.

28 Media Tabung Wakaf Indonesia,Manfaat yang mengalir abadi, Edisi 05,tahun III 1431H, hal. 8

  Untuk mengukur pengaruh yang dimunculkan dari pengelolaan wakaf uang dapat dilihat dari indikator-indikator berupa pergerakan sektorril dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelayanan sosial dalam bentuk layanan kesehatan dan subsidi pendidikan, dan layanan sosialkeagamaan lainnya, yaitu: a. Dengan pemberian modal dan bantuan manajemen perlahan-lahan masyarakat miskin dapatterangkat derajatnya melalui usaha mikro yang pada akhirnya mampu 29 hidup layak dan sejahtera.29 Media Tabung Wakaf Indonesia,Manfaat yang mengalir abadi, Edisi 05,tahun Pelayanan sosial dalam bentuk layanan kesehatan dan subsidi pendidikan, dan layanan sosial keagamaan lainnya.

3. Perkembangan Dana Wakaf Uang

  Dari sisi penghimpunan dana wakaf, efektivitas pengelolaan wakaf uang pada TWI belum mencapaitarget potensi ideal wakaf uang yang ada di Indonesia. Dari segi kegiatan, TWI sebetulnya belumbanyak melakukan kegiatan wakaf produktif karena pengelolaan wakaf uang tersebut masih didominasi oleh bentuk wakaf sosial (konsumtif)seperti LKC dan Smart Ekselensia.

BAB IV PENGELOLAAN WAKAF UANG SEBAGAI SALAH SATU INSTRUMEN INVESTASI A. Tabung Wakaf Indonesia Sebagai Lembaga Nazir Tabung Wakaf Indonesia (TWI) merupakan badan unit atau badan

  Sasaranlembaga pengelola wakaf adalah seluruh lapisan masyarakat yang memiliki kemampuan berwakaf dan masyarakat yang menjadi sasaranprogram pemberdayaan Tabung Wakaf Indonesia Dompet DhuafaRepublika merupakan institusi pengelola zakat yang dibentuk oleh masyarakat pada tanggal 8 Oktober 2001. Kekuatan TWI dari segi organisasi dan manajemen muncul dari kualitas personil dan sistem serta manajemen yang amanah danprofesional dengan kriteria dan dimensi yang dibutuhkann sesuai dengan kompetensinya.

2. Profesional sifat amanah belumlah cukup. Harus diimbangi dengan profesionalitas pengelolaannya

  Sebuah lembaga pengelola wakaf harus memperhatikan berbagai faktor, yaitu visi dan misi,kedudukan, dan sifat lembaga, legalitas dan struktur organisasi, b. 33 Unsur-unsur yang harus diperhatikan adalah lembaga pengelola wakaf (TWI) harus memiliki:1) Sistem, prosedur, dan aturan yang jelas2) Manajemen terbuka3) Mempunyai activity plan4) Mempunyai lending commite5) Memiliki sistem akuntansi dan manajemen keuangan serta audit 6) Publikasi dan Perbaikan terus menerus.

1. Pengelolaan Wakaf Uang

  Pendekatan Terpadu, Yaitu program penyaluran wakaf untuk sarana dan prasarana institusi pelayanan umat dikombinasikandengan program wakaf dalam bentuk sarana niaga, properti, perkebunan, perdagangan, pertanian, dan lain-lain. Di samping itu, lembaga ini juga 35 menerapkan prinsip-prinsip operasional wakaf uang yakni: a)Seluruh harta benda wakaf, termasuk wakaf uang tunainya harus diterima sebagai sumbangan dari wakif dengan status wakaf35 sesuai dengan syari‟ah.

b) Wakaf dilakukan dengan tanpa batas waktu

  c)Jumlah harta wakaf tetap utuh dan hanya keuntungannya saja yang dibelanjakan untuk tujuan-tujuan yang telah ditentukanoleh wakif. g)Wakif dapat meminta TWI mempergunakan keseluruhan keuntungannya untuk tujuan-tujuan yang telah ia tentukan danwakif dapat memberikan wakaf uang untuk sekali saja atau ia dapat juga menyatakan akan memberikan sejumlah wakafdengan cara melakukan deposit atau setoran baik untuk pertama kalinya, dan/atau selanjutnya dalam jumlah yang disepakati olehWakif.

B. Mekanisme Pengelolaan Wakaf Uang Pada Tabung Wakaf 5. Program Wakaf Uang a

  Beberapa saran dan prasarana yangtelah dibangun dari dana wakaf uang yang sebagian juga berasal dari dana yang terhimpun oleh Dompet Dhuafa antara lain: 1)Rumah Penyembuhan Terpadu Parung, rumah sakit khusus kaum dhuafa. Diantara progaram 1)Rumah Cahaya, sarana perpustakaan dan pelatihan penulisan bagi masyarakat dengan aset properti yang disewakan dan surflusnyaakan di gunakan untuk mendukung program perpustakaan dan pelatihan penulisan tersebut.

6. Program Wakaf Produktif a

  Dengan demikian asset wakaf ini akanmenghasilkan manfaat yang lestari, dan pahala yang abadi. Hasil sewa dari lantai pertama atau yang disebut dengan surflus wakaf inilah yang akan menjadi sumberpembiayaan program sosial Rumah Cahaya, serta program-program sosial lainya untuk kaum dhuafa.

7. Bentuk-bentuk Pengelolaan Wakaf Uang Dalam Investasi

  Pada masa sekarang pada umumnya manajer wakaf (nazhir) menanamkan wakaf uang dalam bentuk investasi langsung (direct investment) seperti real eastate,(TWI) yang cenderung menginvestasikan dana wakaf uang secara langsung seperti ke rumah sakit, lembaga pendidikan, perkebunan,peternakan, perdagangan dan lain sebagainya. Di antarabentuk-bentuk pengelolaan wakaf uang dan produktif yang dilakukanTWI adalah dengan menyalurkan dana wakaf ke berbagai sektor yakni wakaf peternakan, pertanian, perkebunan, perdagangan, wakala 1)Wakaf Peternakan Menempatkan dana wakaf ke lembaga produktif adalah upaya TWI mengelola dana wakaf agar lebih berkembang manfaat sosialnya.

8. Pendistribusian dana wakaf uang

  Untuk itu bentuk pengelolaan wakaf seperti ini lebih tepat disebut sebagai wakaf sekolah melalui uang, bukan wakaf uang karena wakafuang pengelolaannya harus produktif, menghasilkan keuntungan yang akan disalurkan ke mauquf alaih.didapatkan dari program wakaf produktifnya, seperti perkebunan kakao dan kelapa di kecamatan Tinanggung Selatan Kab. Berdasarkan kebijakan pengelolaan wakaf uang seperti ini, nampaknya lebih tepat disebut sebagai wakaf rumah sakitmelalui uang, karena pengelolaan wakaf ini bersifat konsumtif, sedangkan wakaf tunai harus dikelola secara produktif, menghasilkan keuntunganyang akan disalurkan ke mauquf „alaih Sarana Layanan SosialUntuk pelayanan di bidang sosial, TWI menyalurkan wakaf uang untuk wisma mualaf, rumah cahaya, pembangunan masjid dan zonamadina.

2. Pengendalian dan Penyelesaian Resiko

  Hal ini terkait dengan kewajiban nazhir untuk mempertahankan nilai harta bendawakaf sehingga preferensi terhadap risiko kerugian usaha yang dapat berakibat kepada berkurangnya nilai harta benda wakaf tergolong rendah. Melalui mekanisme asuransi, umat akanterlindungi dari tindakan tidak profesional atau tidak amanah dari nazhir atau pengelola wakaf produktif yang ditunjuk atau bekerja sama dengannazhir.40 Secara alami, tidak semua jenis risiko dapat diasuransikan.

BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN 1. Wakaf uang merupakan salah satu inovasi masyarakat muslim yang perlu disosialisakan kepada umat Islam secara menyeluruh. Pemanfaatan harta wakaf uang kalau bisa dimaksimalkan akan

  Wakaf uang mempunyai dasar-dasar yang kuat untuk diaplikasikan, dasar tersebut dari al-Qur‟an, Sunnah dan hasil ijtihad para ulama (MUI). Apalagi sudah banyak fatwa-fatwa dari para ulama yang berada di negara-negara yang meaplikasikan wakaf tunai tersebut sertadisahkanya undang-undang tentang wakaf uang.

3. Investasi wakaf uang mestilah disesuaikan dengan ketentuan syariah

  Hal ini akan menguntungkan masyarakat secara menyeluruh dan akan dapatmenekan angka pengangguran dan menyaingi secara sehat ekonomi biaya tinggi yang diciptakan oleh kaum kapitaslis. Hasil Pengelolaan wakaf uang yang dilaksanakan TWI, dananya dialokasikan pada sektor ril yang mana keuntungan dan manfaat dapatwakaf uang tersebut.

B. SARAN 1

  Lembaga wakaf ini (TWI) hendaklah disesuaikan dengan semangat undang-undang otonomi daerah, dimana di sertiap propinsi hanya adasatu lembaga wakaf, dan secara nasional juga ada satu yang tugasnya hanya memantau, mengawasi dan meadministrasikan seluruh wakafyang dikumpul di seluruh propinsi di Indonesia. Dimananilai nominalnya tidak boleh dikurangkan, sebab itu mesti jelas tujuan dan arah harta wakaf dan investasinya juga diletakkan pada tempat-tempat yang tidak mempunyai resiko atau yang beresiko rendah.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Negara kesatuan Republik Indonesia, sebagai salah satu negara berkembang, sedang giatnya melaksanaka
0
27
2
Diajukan sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi
0
5
17
Strategi pengelolaan wakaf uang secara produktif pada baitul mal muamalat
4
18
73
Pengaruh penerapan UU no.41/2004 tentang wakaf terhadap profesionalitas pengelolaan wakaf pada lembaga Tabung Wakaf Indonesia
0
5
128
Pengelolaan wakaf uang sebagai salah satu instrumen investasi (studi pada Tabung Wakaf Indonesia)
2
24
98
Profesionalisme Nazhir dalam pemeliharaan dan mengembangkan ast-aset wakaf produktif (analisa terhadap peran Nazhir pengelolaan Wakaf pada Tabung wakaf Indonesia)
3
13
109
Efektivitas pengimpunan dan pengelolaan wakaf uang pada Baitulmaal Muamalat (BMM)
5
40
89
Perbandingan sistem penghimpunan dana (Fundraising) wakaf uang pada dompet dhuafa Republika dan badan wakaf Indonesia
3
13
125
Implementasi wakaf uang di badan wakaf Indonesia
0
3
96
Fungsi dan kewenangan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) terhadap pendaftaran tanah wakaf (studi kasus PPAIW Kecamatan Kebayoran Baru)
5
103
110
Peluang dan tantangan pengelolahaan wakaf uang pada perbankan syariah pasca UU No 41 Tahun 2004 tentang wakaf
0
22
99
Analisis komparasi investasi dinar dan investasi reksadana pasar uang syariah
0
7
16
Tinjauan atas pelayanan pembayaran gaji pensiun sebagai salah satu produk jasa pada PT.BTPN KCP Majalaya
0
2
1
Observatorium Bosscha merupakan salah satu
0
0
20
Teknologi komputer sebagai salah satu contoh wujud dari perubahan budaya
0
0
55
Show more