Feedback

Hubungan Outcome Fungsional dengan Territori Vaskular pada Pasien Stroke Iskemik

Informasi dokumen
HUBUNGAN OUTCOME FUNGSIONAL DENGAN TERRITORI VASKULAR PADA PASIEN STROKE ISKEMIK TESIS Oleh ELLY S.A.MANURUNG NIM: 097112004 PROGRAM MAGISTER KEDOKTERAN KLINIK–SPESIALIS ILMU PENYAKIT SARAF FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011  HUBUNGAN OUTCOME FUNGSIONAL DENGAN TERRITORI VASKULAR PADA PASIEN STROKE ISKEMIK TESIS Untuk Memperoleh Gelar Magister Kedokteran Klinis Spesialis Saraf Pada Program Studi Magister Kedokteran Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Oleh ELLY S.A.MANURUNG NIM: 097112004 PROGRAM MAGISTER KEDOKTERAN KLINIK–SPESIALIS ILMU PENYAKIT SARAF FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Judul Tesis : Hubungan Outcome Fungsional dengan Territori Vaskular pada Pasien Stroke Iskemik Nama Mahasiswa : ELLY S.A. MANURUNG Nomor Induk Mahasiswa : 097112004 Program Magister : Magister Kedokteran Klinik Konsentrasi : Ilmu Penyakit Saraf Menyetujui Komisi Pembimbing Prof. DR. Dr. Hasan Sjahrir, Sp.S (K) Ketua Ketua Program Studi Dr. Yuneldi Anwar, Sp.S (K) Ketua TKP PPDS I Dr. Zainuddin Amir,SpP(K) Tanggal Lulus : Telah diuji pada : Selasa, 13 September 2011 PANITIA PENGUJI TESIS 1. Prof. DR. Dr. Hasan Sjahrir,SpS(K) 2. Prof. Dr. Darulkutni Nasution,SpS(K) 3. Dr. Darlan Djali Chan,SpS 4. Dr. Yuneldi Anwar,SpS(K) 5. Dr. Rusli Dhanu,SpS(K) 6. Dr. Kiking Ritarwan,MKT,SpS(K) 7. Dr. Aldy S Rambe,SpS(K) 8. Dr. Puji Pinta O. Sinurat, SpS 9. Dr. Khairul P. Surbakti,SpS 10. Dr. Cut Aria Arina,SpS 11. Dr. Kiki M. Iqbal,SpS 12. Dr. Alfansuri Kadri,SpS 13. Dr. Dina Listyaningrum,SpS,Msi.Med 14. Dr. Aida Fitrie, Sp.S PERNYATAAN HUBUNGAN OUTCOME FUNGSIONAL DENGAN TERRITORI VASKULAR PADA PASIEN STROKE ISKEMIK TESIS Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah dituliskan atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Medan, 13 September 2011 ELLY S.A.MANURUNG UCAPAN TERIMA KASIH Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan segala berkat, rahmat dan kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis ini. Tesis ini dibuat untuk memenuhi persyaratan dan merupakan tugas akhir Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik – Spesialis Ilmu Penyakit Saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan. Pada kesempatan ini perkenankanlah penulis menyatakan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Rektor Universitas Sumatera Utara, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, dan Ketua TKP PPDS I Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kepada penulis kesempatan untuk mengikuti Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik Spesialis Ilmu Penyakit Saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. 2. Prof. DR. dr. H. Hasan Sjahrir, Sp.S (K), selaku Guru Besar Tetap Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RSUP H.Adam Malik Medan disaat penulis melakukan penelitian dan saat tesis ini selesai disusun banyak memberikan masukanmasukan berharga kepada penulis sehingga tesis ini dapat diselesaikan. 3. Dr. H. Rusli Dhanu, Sp.S (K), Ketua Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara disaat penulis melakukan penelitian dan sebagai Ketua Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/RSUP H. Adam Malik Medan saat tesis ini selesai disusun yang banyak memberikan masukanmasukan berharga kepada penulis dalam menyelesaikan tesis ini. 4. Dr. Yuneldi Anwar, Sp.S (K), Ketua Program Studi PPDS-I Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara saat ini, selaku pembimbing penulis yang dengan sepenuh hati telah mendorong, membimbing, mengoreksi dan mengarahkan penulis mulai dari perencanaan, pembuatan dan penyelesaian tesis ini. 5. Dr. Cut Aria Arina, Sp.S, selaku pembimbing penulis yang dengan sepenuh hati telah mendorong, membimbing, mengoreksi dan mengarahkan penulis mulai dari perencanaan, pembuatan dan penyelesaian tesis ini. 6. Guru-guru penulis: : Prof. Dr. H. Darulkutni Nasution, Sp.S (K); Dr. H. Hasanuddin Rambe, Sp.S (K); Dr. LBM Sitorus, Sp.S; Dr. Darlan Djali Chan, Sp.S; Dr. Kiking Ritarwan, MKT, Sp.S(K); Dr. Aldy S.Rambe, Sp.S(K); Dr. Irsan NHN Lubis, Sp.S; Dr. Puji Pinta O. Sinurat, Sp.S; Dr. Khairul P. Surbakti, Sp.S; Dr. Cut Aria Arina, Sp.S; Dr. S. Irwansyah, Sp.S; Dr. Kiki M.Iqbal, Sp.S; Dr. Alfansuri Kadri, Sp.S; Dr. Aida Fitri, Sp.S; Dr. Dina Listyaningrum,Sp.S,Msi.med dan guru lainnya yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah banyak memberikan masukan selama mengikuti Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik. 7. Direktur Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan yang telah memberikan kesempatan, fasilitas dan suasana kerja yang baik sehingga penulis dapat mengikuti Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik. 8. Drs. Abdul Jalil Amri Arma, M.Kes, selaku pembimbing statistik yang telah banyak meluangkan waktu untuk membimbing dan berdiskusi dengan penulis dalam pembuatan tesis ini. 9. Rekan-rekan sejawat peserta PPDS-I Departemen Neurologi FKUSU/RSUP. H. Adam Malik Medan, yang banyak memberikan masukan berharga kepada penulis melalui diskusi-diskusi kritis dalam berbagai pertemuan formal maupun informal, serta selalu memberikan dorongan-dorongan yang membangkitkan semangat kepada penulis menyelesaikan Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik Spesialis Ilmu Penyakit Saraf. 10. Para perawat dan pegawai di berbagai tempat dimana penulis pernah bertugas selama menjalani Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik ini, serta berbagai pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah banyak membantu penulis dalam menjalani Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik Spesialis Ilmu Penyakit Saraf. 11. Semua pasien stroke iskemik yang telah bersedia berpartisipasi secara sukarela dalam penelitian ini. 12. Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus penulis ucapkan kepada kedua orang tua saya, Alm. J.P.P.Manurung dan Roselina br.Simbolon yang telah membesarkan saya dengan penuh kasih sayang, dan senantiasa memberi dukungan moril dan materi, bimbingan dan nasehat serta doa yang tulus agar penulis tetap sabar dan tegar dalam mengikuti pendidikan ini sampai selesai. 13. Ucapan terima kasih kepada kedua Bapak / Ibu mertua saya, Gading Siahaan dan Kalentina br. Purba, yang selalu memberikan dorongan, semangat dan nasehat serta doa yang tulus agar tetap sabar dan tegar dalam mengikuti pendidikan sampai selesai. 14. Teristimewa kepada suamiku tercinta dr. Richard Hardianto Maruli Tua Siahaan, yang selalu dengan sabar dan penuh pengertian, mendampingi dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam suka dan duka, saya ucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya. 15. Teristimewa kepada buah hatiku tercinta Serena Angelika br. Siahaan dan Frans Andreas Totti Siahaan yang telah menjadi motivasi dan dorongan dalam penyelesaian tesis ini dan mendampingi penulis dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam suka dan duka selama penulis menjalani Program Pendidikan Magister Kedokteran Klinik dan menyelesaikan tesis ini. 16. Kepada seluruh keluarga yang senantiasa membantu, memberi dorongan, pengertian, kasih sayang dan doa dalam menyelesaikan pendidikan ini, penulis haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya. 17. Kepada semua rekan dan sahabat yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu yang telah membantu saya sekecil apapun, saya haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga Allah melimpahkan rahmat dan kasihnya kepada kita semua. Akhirnya penulis mengharapkan semoga penelitian dan tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih membalas semua jasa dan budi baik mereka yang telah membantu penulis tanpa pamrih dalam mewujudkan cita-cita penulis. Akhirnya penulis mengharapkan semoga penelitian dan tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin. Penulis Dr. ELLY S.A.MANURUNG                     DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama lengkap : Dr. Elly S.A.Manurung Tempat / tanggal lahir : Medan, 27 Pebruari 1976 Agama : Protestan Pekerjaan : - Nama Ayah : J.P.P.Manurung (alm) Nama Ibu : Roselina br.Simbolon Nama Suami : dr. Richard Hardianto Maruli Tua Siahaan Riwayat Pendidikan 1. Sekolah Dasar di SD. ST.Antonius I Medan tamat tahun 1988. 2. Sekolah Menengah Pertama di SLTP Negeri 1 Medan tamat tahun 1991. 3. Sekolah Menengah Atas di SMU Negeri IV Medan tamat tahun 1994. 4. Fakultas Kedokteran di Universitas Sumatera Utara tamat tahun 2000. DAFTAR ISI HALAMAN KATA PENGANTAR i DAFTAR RIWAYAT HIDUP iv DAFTAR ISI v DAFTAR SINGKATAN x DAFTAR LAMBANG xi DAFTAR TABEL xii DAFTAR GAMBAR xiii DAFTAR LAMPIRAN xiv ABSTRAK xv ABSTRACT xvi BAB I. PENDAHULUAN 1 I.1. Latar Belakang 1 I.2. Perumusan Masalah 7 I.3. Tujuan Penulisan 7 I.3.1. Tujuan Umum 7 I.3.2. Tujuan Khusus 8 I.4. Hipotesis 8 I.5. Manfaat Penelitian 8 BAB BAB II. TINJAUAN PUSTAKA II.1. STROKE ISKEMIK 9 II.1.1. Definisi 9 II.1.2. Epidemiologi 9 II.1.3. Klassifikasi 10 II.1.4. Faktor Resiko 11 II.2. TERRITORI VASKULAR 13 II.2.1. Territori Anterior Cerebral Artery (ACA) 13 II.2.2. Territori Middle Cerebral Artery (MCA) 18 II.2.3. Territori Posterior Cerebral Artery (PCA) 23 II.3. OUTCOME STROKE 29 II.4. KERANGKA TEORI 32 II.5. KERANGKA KONSEPSIONAL 33 III. METODE PENELITIAN 34 III.1. TEMPAT DAN WAKTU 34 III.2. SUBJEK PENELITIAN 34 III.2.1. Populasi Sasaran 34 III.2.2. Populasi Terjangkau 34 III.2.3. Besar Sampel 34 III.2.4. Kriteria Inklusi 35 III.2.5. Kriteria Eksklusi 35 III.3. 35 BATASAN OPERASIONAL BAB III.4. RANCANGAN PENELITIAN 37 III.5. PELAKSANAAN PENELITIAN 38 III.5.1. Instrumen 38 III.5.1.1. Computed Tomography Scan (CT Scan) 38 III.5.1.2. Pengukuran Outcome 38 III.5.2. Pengambilan Sampel 38 III.5.3. Kerangka Operasional 39 III.5.4. Variabel yang Diamati 40 III.5.5. Analisa Statistik 40 IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 42 IV.1. HASIL PENELITIAN 42 IV.1.1. Karakteristik Subjek Penelitian 42 IV.1.2. Distribusi subjek berdasarkan ketiga territori vaskular 44 IV.1.3. Karakteristik ketiga territori vaskular berdasarkan variable 44 IV.1.4. Distribusi Rerata Nilai BI, mRS dan FIM pasien Stroke Iskemik 47 IV.1.4.1. Distribusi rerata nilai Barthel Index (H0-H14) berdasarkan variable 48 IV.1.4.2. Distribusi rerata nilai mRS (H0-H14) berdasarkan variable IV.1.4.3. Distribusi rerata nilai FIM (H0-H14) 52 berdasarkan variable 56 IV.1.4.4. Distribusi rerata BI, mRS, FIM berdasarkan Territori Vaskular IV.1.5. Perbedaan Nilai BI, mRS, FIM pada Territori Vaskular 59 62 IV.1.6. Hubungan Nilai BI, mRS dan FIM dengan IV.2. Territori Vaskular 64 PEMBAHASAN 69 IV.2.1. Karakteristik Subjek Penelitian 69 IV.2.2. Distribusi subjek berdasarkan ketiga territori vaskular 71 IV.2.3. Distribusi Territori Vaskular berdasarkan variable 71 IV.2.4. Distribusi Rerata BI, mRS dan FIM berdasarkan variable 73 IV.2.5. Distribusi Rerata Nilai BI, mRS dan FIM berdasarkan Territori Vaskular IV.2.6. Hubungan BI, mRS dan FIM dengan Territori Vaskular BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN 75 75 78 V.1. KESIMPULAN 78 V.2. SARAN 80 DAFTAR PUSTAKA 81 LAMPIRAN 88 DAFTAR SINGKATAN ACA : Anterior Cerebral Artery ADL : Activity Daily Living BI : Barthel Index CI : Confidence Interval CT : Computed Tomography DM : Diabetes Mellitus FIM : Functional Independence Measure GCS : Glassgow Coma Scale MCA : Middle Cerebral Artery MRI : Magnetic Resonance Imaging MRS : Modified Rankin Scale OR : Odds Ratio PCA : Posterior Cerebral Artery DAFTAR LAMBANG mg : Miligram ng : Nanogram L : Liter mm : Milimeter n : Besar sampel p : Tingkat kemaknaan r : Koefisien korelasi α : alfa β : beta O2 : Oksigen Zα : nilai deviasi baku normal berdasarkan nilai Zβ : nilai baku berdasarkan nilai 1,282 % : Persen (0,05) 1,96 ( 0,10) yang ditentukan oleh peneliti DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Karakteristik Klinis penderita stroke Anterior Cerebral 16 Artery Tabel 2. Karakteristik klinis penderita stroke Middle Cerebral Artery 22 Tabel 3. Karakteristik klinis penderita stroke Posterior Cerebral 27 Artery Tabel 4. Karakteristik Subjek penelitian 43 Tabel 5. Distribusi Territori Vaskular berdasarkan variabel 47 Tabel 6. Rerata Nilai BI, mRS, FIM Pasien Stroke Iskemik 48 Tabel 7. Karakteristik Barthel Index berdasarkan variabel 49 Tabel 8. Karakteristik rerata nilai mRS berdasarkan variabel 55 Tabel 9. Karakteristik rerata nilai FIM berdasarkan variabel 58 Tabel 10. Rerata Nilai BI, mRS dan FIM berdasarkan Territori 62 Vaskular Tabel 11. Perbedaan Rerata BI, mRS, FIM pada Territori Vaskular 64 Tabel 12. Hubungan BI, mRS, FIM dengan territori vaskular 67 DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Area yang diperdarahi arteri serebri anterior dan fungsinya 15 Gambar 2. Anatomi Territori Anterior Cerebral Artery 16 Gambar 3. Head CT Scan Territori Anterior Cerebral Artery Axial section 17 Gambar 4. Head CT Scan Territori Anterior Cerebral Artery coronal section 18 Gambar 5. Anatomi territori Middle Cerebral Artery 21 Gambar 6. Area yang diperdarahi territori Middle Cerebral Artery 21 Gambar 7. Gambaran Head CT Scan Territori Middle Cerebral Artery Axial section 22 Gambar 8. Head CT Scan territori Middle Cerebral Artery coronal section 23 Gambar 9. Anatomi Territori Posterior Cerebral Artery (PCA) 24 Gambar 10. Daerah yang disuplai territori Posterior Cerebral Artery 26 Gambar 11. Head CT Scan Territori Posterior Cerebral Artery Axial section 28 Gambar 12 Head CT Scan Posterior Cerebral Artery Coronal Section 29 Gambar 13 Grafik Distribusi subjek pada ketiga territori vaskular 44 Gambar 14 Grafik BI(H0), mRS(H0) dan FIM(H0) pada territori vaskular 61 Gambar 15 Grafik BI(H14), mRS(H14) dan FIM(H14) pada territori 61 vaskular Gambar 16 Grafik scaterplot hubungan BI(H0) dengan territori 65 vaskular Gambar 17 Grafik Scatterplot hubungan BI(H14) dengan territori vaskular 65 Gambar 18 Grafik Scatterplot hubungan mRS(H0) dengan territori vaskular 66 Gambar 19 Grafik Scatterplot hubungan mRS(H14) dengan territori vaskular 67 Gambar 20 Grafik Scatterplot hubungan FIM(H0) dengan territori vaskular 68 Gambar 21 Grafik Scatterplot hubungan FIM(H14) dengan territori vaskular 68 DAFTAR LAMPIRAN HALAMAN Lampiran 1. Lembar Penjelasan Kepada Penderita/Keluarga 88 Lampiran 2. Persetujuan Setelah Penjelasan 91 Lampiran 3. Surat Persetujuan ikut dalam Penelitian 92 Lampiran 4. Lembar Pengumpul Data 93 Lampiran 5. Barthel Index 96 Lampiran 6. Modified Rankin Scale 97 Lampiran 7. Functional Independence Measure 98 Lampiran 8. Surat Komite Etik Penelitian Bidang Kesehatan 99 FK-USU Lampiran 9. Data Dasar Penelitian ABSTRAK Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama gangguan fungsional. Tidak banyak penelitian yang memfokuskan keterlibatan territori vaskular terhadap outcome fungsional pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan outcome fungsional pasien stroke iskemik dengan territori Anterior Cerebral Artery (ACA), Middle Cerebral Artery (MCA) dan Posterior Cerebral Artery (PCA) . Metode: Rancangan penelitian ini adalah studi prospektif. Subjek penelitian terdiri dari 36 orang. Semua subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dinilai dengan mengisi Barthel Index (BI), Functional Independence Measure (FIM) dan modified Rankin Scale (mRS) untuk mengukur disabilitas dan outcome, yang dilakukan pada hari pertama (H0) dan 14 hari kemudian (H14). Hasil: Territori vaskular yang paling banyak terlibat adalah Middle Cerebral Artery 52,8%, terbanyak pada perempuan 30,6% (n=11) dengan usia 61-70 tahun . Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang signifikan antara BI(H0) – BI(H14): p = 0,0001, mRS(H0) – mRS(H14): p = 0,0001, dan FIM(H0) - FIM(H14): p = 0,0001 pada territori MCA. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara outcome fungsional pasien stroke iskemik dengan territori ACA, PCA dan MCA. Outcome fungsional pada territori MCA lebih buruk dibanding dengan territori ACA dan PCA Kata Kunci: outcome fungsional, territori vaskular, stroke iskemik 1    ABSTRACT Background and Objective: Stroke is one of the main cause of functional impairement. There are not many researches that focused on vascular territory involvement to functional outcome at stroke patients. The objective of this study is to examine the correlation between functional outcome at ischemic stroke patients and Anterior Cerebral Artery (ACA), Middle Cerebral Artery (MCA), Posterior Cerebral Artery territory. Methods: This study was prospective. The subject of this study was 36 patients. All subjects that fulfill the inclusion and exclusion criterias was assessed using Barthel Index (BI), Functional Independence Measure (FIM), modified Rankin Scale (mRS) to assess disability and outcome, that were taken on first day (H0) and the 14th day later. Results: the most vascular territory involved was Middle Cerebral Artery (MCA) 52,8%, with 30,5% in 61-70 years old woman. Pearson correlation test showed significant between antara BI(H0) – BI(H14): p = 0,0001, mRS(H0) – mRS(H14): p = 0,0001, dan FIM(H0) - FIM(H14): p = 0,0001 on MCA territory. Conclusion: There were significant correlation between functional outcome at ischemic stroke and ACA, MCA, PCA territory.Functional outcome on MCA territory was worst than ACA and PCA territory. Key Words: functional outcome, vascular territory, ischemic stroke   2    ABSTRAK Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama gangguan dengan pemeriksaan CT sken otak. 2. Pasien dengan serangan stroke berulang 3. Pasien dengan gangguan fungsi hati 4. Pasien yang menggunakan obat Thiazolidinediones (TZDs), obat golongan ACE inhibitors, ARBs, dan obat golongan statin. III.3. BATASAN OPERASIONAL Stroke adalah tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal (atau global), dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih atau menyebabkan kematian, Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler (Kelompok Studi Serebrovaskuler & Neurogeriatri Perdossi, 1999). Stroke iskemik adalah tanda klinis disfungsi atau kerusakan jaringan otak yang disebabkan kurangnya aliran darah ke otak sehingga mengganggu kebutuhan darah dan oksigen di jaringan otak (Sjahrir,2003). Fase akut stroke adalah jangka waktu antara awal mula serangan stroke berlangsung sampai 1 minggu (Misbach, 1999). Kadar adiponektin : adalah 3,0 hingga 30 Rentang nilai kadar adiponektin serum g/ml (Peterlin dkk, 2007). Pemeriksaan kadar adiponektin diukur dengan menggunakan alat R&D Systems dengan metode sandwich enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) dengan 2 macam anti-human adiponectin mouse monoclonal antibody (MoAbs) . Pada penelitian ini nilai rujukan kadar adiponektin adalah 2,54-6,06 g/mL. Kadar trigliserida : Nilai normal trigliserida serum adalah < 150 mg/dL (Bang dkk, 2007). Pemeriksaan kadar trigliserida pada penelitian ini menggunakan alat Hitachi 902 automatic analyzer. Hasil pengukuran memiliki nilai normal antara 40-160 mg/dL. Pemeriksaan trigliserida puasa dilakukan dalam 72 jam setelah masuk rumah sakit. Kadar HDL : Nilai normal kadar HDL serum adalah ≥ 40 mg/dL (Bang dkk, 2007). Kadar LDL : Nilai normal kadar LDL serum adalah < 130 mg/dl (Bang dkk, 2007). Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 Kadar kolesterol total : Nilai normal kadar kolesterol total adalah < 240 mg/dL (Chen dkk, 2007). Hipertensi : dinyatakan ada jika ada riwayat memakan obat anti hipertensi dan atau tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg (Bang dkk, 2007) Diabetes mellitus : dinyatakan ada jika terdapat riwayat mengkonsumsi obat anti diabetes dan atau pemeriksaan gula darah puasa ≥ 110 mg/dL (Bang dkk, 2007). Body mass index (BMI) adalah berat badan dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam m2. Nilai normal BMI adalah < 25 kg/m2 (Bang dkk, 2007). Computed tomography scan : yang akan digunakan adalah X-ray CT system, merk Hitachi seri W 450. Pengukuran mean volume ditentukan dengan metode estimator volume dari software computer analisa, dengan ketebalan pemotongan/slice 5-10 mm. Hasilnya akan dibaca oleh Dokter Spesialis Radiologi. Pemeriksaan CT sken dilakukan dalam 72 jam pasca onset serangan stroke. Volume Infark : Untuk mengukur volume infark digunakan formula A X B X C/2 (ml) (Pantano dkk, 1999 ; Worp dkk, 2001), dimana : A = diameter terpanjang lesi iskemik B = diameter tegak lurus lesi iskemik C = tebal potongan dimana lesi masih terlihat Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 dengan satuan dalam cm3 dan dikategorikan dalam 2 kelompok . Pada studi ini volume lesi akan dikategorikan dalam 2 kelompok yaitu kelompok dengan volume lesi kecil (< 50 cm3) dan kelompok dengan volume lesi besar yaitu ≥ 50 cm3 (Sjahrir, 2003). Barthel Index (BI) : mengevaluasi 10 aktifitas dasar dalam mengurus diri sendiri (makan, membersihkan diri, berpakaian, perawatan buang air besar dan buang air kecil, penggunaan toilet) dan mobilitas (berjalan, berpindah dan menaiki tangga). Skor maksimum dari BI adalah 100 (fungsi fisik benar-benar tanpa bantuan), dan nilai terendah 0 (fungsional bergantung total) (Sulter dkk, 1999 ; Weimar dkk, 2002) Modified Rankin Scale (mRS) : merupakan skala rating outcome global dengan nilai dari 0 (tidak ada gangguan) hingga 5 (hanya terbaring ditempat tidur, inkontinensia, membutuhkan perawatan dan perhatian menetap) dan 6 (outcome fatal) (Weimar dkk, 2002). Bila MRS 1-3, dikelompokkan sebagai outcome baik sedangkan MRS 4-6 dikelompokkan sebagai outcome jelek (Painthakar dan Dabhi, 2003). National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) : merupakan pengukuran kuantitatif defisit neurologis berkaitan dengan stroke yang dapat memprediksi outcome stroke jangka panjang, terdiri dari 12 item pertanyaan (tingkat kesadaran, respon terhadap pertanyaan, respon terhadap perintah, gaze palsy, pemeriksaan lapangan pandang, facial palsy, motorik, ataksia, sensori, bahasa disartria, dan ekstensi/inattentian). Penilaian terdiri atas tiga yaitu ≤ 5 (stroke ringan), 6-13 (stroke sedang) Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 dan >13 (stroke berat) (Meyer dkk, 2002 ; Schlegel dkk, 2003 ; William dkk, 2000) III.4. RANCANGAN PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian observasional tanpa perlakuan dengan sumber data primer diperoleh dari semua penderita stroke iskemik fase akut yang dirawat di Departemen Neurologi FK-USU / RSUP.H.Adam Malik Medan. a. Studi observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran kadar adiponektin dan trigliserida serum, nilai volume infark, nilai BI, mRS dan NIHSS. b. Studi korelasi dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kadar adiponektin dan trigliserida dengan volume infark, BI, MRS dan NIHSS. III.5. PELAKSANAAN PENELITIAN III.5.1. Instrumen : - Pemeriksaan laboratorium : adiponektin, trigliserida, kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, KGD puasa dan 2 jam PP - Head CT-scan - National Institute of Health Stroke Scale - Barthel Index - Modified Rankin Scale Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 III.5.2. Pengambilan Sampel Semua penderita stroke iskemik akut yang telah ditegakkan dengan pemeriksaan CT sken otak yang dirawat di Bangsal Neurologi Rindu A4 RSUP.H.Adam Malik Medan yang diambil secara konsekutif yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak ada kriteria eksklusi, diambil darah venanya sebanyak 15 ml setelah terlebih dahulu berpuasa lebih kurang 8 jam. Darah yang didapat (10 ml) segera dikirim ke Laboratorium Klinik Prodia untuk dilakukan pemeriksaan, dan sisanya dikirim ke Laboratorium Patologi Klinik RSUP.H.Adam Malik. Penilaian BI, mRS dan NIHSS dilakukan oleh dokter pemeriksa pada hari pertama, hari ketujuh dan hari keempat belas. Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 III.5.3. Kerangka Operasional Suspek Penderita Stroke Anamnese Pemeriksaan Umum Pemeriksaan Neurologis CT sken otak Kriteria Inklusi Kriteria Eksklusi Pemeriksaan kadar trigliserida puasa Pemeriksaan kadar Adiponektin Pemeriksaan BI, MRS dan NIHSS (hari ke-1, 7, 14) III.54. Variabel yang diamati Variabel bebas : - kadar adiponektin serum - kadar trigliserida serum Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 Variabel terikat : - volume infark - Barthel Index - Modified Rankin Scale - National Institute of Health Stroke Scale III.5.5. Analisa Statistik Data hasil penelitian akan dianalisa secara statistik dengan bantuan program komputer Windows SPSS (Statistical Product and Science Service). Analisis dan penyajian data dilakukan sebagai berikut : 1. Analisis deskriptif digunakan untuk melihat gambaran umur, jenis kelamin, suku bangsa, pekerjaan, BMI, letak lesi, riwayat hipertensi, riwayat merokok, riwayat dislipidemia, riwayat diabetes, kadar adiponektin, kadar trigliserida, skor NIHSS, skor BI dan skor mRS. 2. Untuk melihat hubungan skor volume infark, BI, MRS dan NIHSS dengan kadar adiponektin digunakan uji korelasi Pearson. 3. Untuk melihat hubungan skor volume infark, BI, MRS dan NIHSS dengan kadar trigliserida digunakan uji korelasi Spearman. 4. Untuk melihat perbedaan skor BI, MRS dan NIHSS berdasarkan nilai volume infark digunakan uji t-independent. 5. Untuk melihat perbedaan kadar adiponektin berdasarkan jenis kelamin, ada tidaknya faktor resiko stroke, profil lemak, volume infark dan Benny Mariduk : Hubungan kadar adiponektin Dan trigliserida serum dengan volume infark dan outcome pada pasien stroke iskemik akut, 2008. USU Repository©2008 lateralisasi hemisfer digunakan uji t-independent, sedangkan berdasarkan suku dan kelompok umur digunakan uji Anova. 6. Untuk melihat perbedaan kadar trigliserida Mandailing  Amd  SMA  SMA  S1  Amd  Amd  S1  S1  SMP  SMP  SMP  SMA  Amd  Amd  SMA  SMA  Amd  Amd  No  Ht  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  ya  TG  194  177  150  141  161  187  161  136  247  125  196  184  137  188  185  115  141  248  HDL  55  42  38  45  43  50  40  34  45  50  56  46  50  46  45  48  34  34  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  DM  tidak  tidak  tidak  tidak  ya  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  ya  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  Rokok  ya  ya  ya  ya  tidak  tidak  tidak  ya  tidak  ya  tidak  tidak  ya  ya  tidak  ya  ya  tidak  PJ  tidak  tidak  ya  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  tidak  ya  tidak  tidak  tidak  ya  tidak  TC  262  218  231  209  212  219  230  213  234  236  227  263  245  265  213  226  215  232      Universitas Sumatera Utara 106    Kadar Lipid Plasma Hari ke-14 Dan Hari Ke-28 Setelah mendapatkan Statin No  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  No  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  TC 2  TG 2  HDL 2  LDL 2  NIHSS 1  255  177  56  163  Sedang  206  118  48  134  Ringan  226  130  44  156  Sedang  213  183  50  126  Sedang  212  169  50  128  Ringan  204  176  46  123  Sedang  229  145  52  148  Ringan  212  176  51  126  Sedang  215  177  42  138  Sedang  195  143  48  118  Sedang  223  162  35  156  Ringan  204  159  40  132  Sedang  205  154  36  138  Ringan  239  148  57  152  Sedang  212  173  40  137  Sedang  228  169  32  162  Ringan  211  175  51  125  Sedang  198  145  47  122  Sedang  mRS 1  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Buruk  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  TC 3  247  199  219  203  199  197  221  199  202  181  215  192  196  224  201  214  203  186  TG 3  156  99  118  165  151  166  124  152  156  121  142  133  130  127  149  140  150  123  HDL 3  LDL 3  NIHSS 2  54  161  Sedang  46  133  Ringan  42  153  Sedang  49  121  Ringan  48  121  Ringan  45  119  Ringan  53  143  Ringan  49  119  Ringan  41  129  Sedang  49  108  Ringan  35  151  Ringan  39  126  Sedang  35  135  Ringan  56  143  Sedang  39  132  Ringan  31  155  Ringan  50  123  Sedang  44  117  Ringan  mRS 2  Buruk  Baik  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Baik  Baik  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Baik  Baik  Buruk  Baik  TC 2  TG 2  HDL 2  LDL 2  NIHSS 1  255  177  56  163  Sedang  206  118  48  134  Ringan  226  130  44  156  Sedang  213  183  50  126  Sedang  212  169  50  128  Ringan  204  176  46  123  Sedang  229  145  52  148  Ringan  212  176  51  126  Sedang  215  177  42  138  Sedang  195  143  48  118  Sedang  223  162  35  156  Ringan  204  159  40  132  Sedang  205  154  36  138  Ringan  239  148  57  152  Sedang  212  173  40  137  Sedang  228  169  32  162  Ringan  211  175  51  125  Sedang  198  145  47  122  Sedang  mRS 1  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Buruk  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  TC 3  247  199  219  203  199  197  221  199  202  181  215  192  196  224  201  214  203  186  TG 3  156  99  118  165  151  166  124  152  156  121  142  133  130  127  149  140  150  123  HDL 3  LDL 3  NIHSS 2  54  161  Sedang  46  133  Ringan  42  153  Sedang  49  121  Ringan  48  121  Ringan  45  119  Ringan  53  143  Ringan  49  119  Ringan  41  129  Sedang  49  108  Ringan  35  151  Ringan  39  126  Sedang  35  135  Ringan  56  143  Sedang  39  132  Ringan  31  155  Ringan  50  123  Sedang  44  117  Ringan  mRS 2  Buruk  Baik  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Baik  Baik  Buruk  Baik  Buruk  Buruk  Baik  Buruk  Baik  Baik  Buruk  Baik      Universitas Sumatera Utara 107    RIWAYAT HIDUP PENELITI Data Pribadi Nama : Franz Julius H. Jenis kelamin : Laki-laki Tempat tanggal lahir : Kisaran, 1 Juli 1979 Agama : Kristen Protestan Nama Ayah : Ir. F. Hutapea Nama Ibu : L. br. Manik Nama Istri : Erna T. Sitanggang, SE Alamat : Jl. Buku No. 16. Medan Telepon : 061 - 4151987 / 085261000710 Email : fjh1779@gmail.com Riwayat Pendidikan Tahun 1985 - 1991 : SD Panti Budaya Kisaran Tahun 1991 - 1994 : SMP Panti Budaya Kisaran Tahun 1994 - 1997 : SMA Cahaya Medan Tahun 1997 - 2003 : Pendidikan Dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Tahun 2008 - sekarang : Pendidikan Spesialis di bidang Ilmu Penyakit Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Riwayat Pekerjaan Tahun 2003 - 2005 : Dokter Jaga di beberapa Rumah Sakit Swasta Tahun 2005 - 2007 : Dokter PNS di Puskesmas Sei Kepayang, Kec. Sei Kepayang, Kab. Asahan Tahun 2007 - 2008 : Dokter PNS di Puskesmas Prapat Janji, Kec. Buntu Pane, Kab. Asahan     Universitas Sumatera Utara 108    Lembaran Koreksi dan Pertanyaan Tesis Pengaruh Dosis Statin Terhadap Kadar Lipid Plasma dan Outcome Fungsional Pada Pasien Stroke Iskemik Tanggal : 22 Juni 2010 Oleh : Franz Julius H.   1. Prof. Dr. dr. Hasan Sjahrir, Sp. S (K) Pertanyaan : 1. Sebaiknya penjelasan adanya perbedaan antara simvastatin dan atorvastatin ditulis dalam pembahasan. 2. Sebaiknya tidak hanya kadar LDL saja yang dijadikan kriteria inklusi dan kemudian dijelaskan batasannya di batasan operasional. Jawaban : 1. Telah ditambahkan penjelasan mengenai perbedaan antara atorvastatin dengan simvastatin pada pembahasan. 2. Sudah diubah kriteria inklusi menjadi pasien stroke dengan dislipidemia pada halaman 37, dan telah dijelaskan batasannya di batasan operasional. ( Prof. DR. Dr. Hasan Sjahrir, Sp.S (K)     Universitas Sumatera Utara 109    2. Dr. Darlan Djali Chan, Sp. S Pertanyaan : 1. Supaya diperbaiki kata-kata di dalam method dan conclusion pada Abtract. 2. Bagaimana pengaruh statin terhadap NO (nitric oxide)? 3. Statin berasal dari jamur apa? 4. Kenapa wanita hamil dan menyusui tidak boleh diberikan statin? Jawaban : 1. Telah diperbaiki di halaman xi, isi abstract pada methods : “ the first used Simvastatin 10mg, the second used 20mg, and the third used Atorvastatin calcium 20mg,.” dan pada conclusion : “ atorvastatin calcium 20mg for acute ischemic stroke could .” 2. Statin memiliki efek pleiotropic dimana Statin bisa memperbaiki faal endotel dengan mempengaruhi sintesis oksida nitrit, sehingga produksinya bertambah. Penambahan sintesis oksida nitrit ini dapat menurunkan LDL kolesterol teroksidasi yang kemudian bisa merangsang pembentukan sintesis oksida nitrit lebih lanjut. 3. Statin berasal dari jamur Aspergillus terreus. 4. Penggunaan statin dihindari pada wanita hamil, karena bersifat teratogen dan mencapai air susu ibu, sehingga dapat terjadi congenital     Universitas Sumatera Utara 110    anomalies (cacat tubuh) dan gangguan tumbuh kembang bayi sementara biosintesis kolesterol penting bagi perkembangan fetus, penurunan syntesis kolesterol kemungkinan mempengaruhi perkembangan janin. (Dr. Darlan Djali Chan, Sp. S) 3. Dr. Kiking Ritarwan, MKT, Sp.S Pertanyaan : 1. Sebaiknya dijelaskan siapa itu 3 kelompok pada penelitian ini yang tertulis di rancangan penelitian. 2. Penulisan kedua saran sebaiknya digabungkan saja. Jawaban : 1. Telah ditambahkan penjelasan mengenai 3 kelompok yang tertulis pada rancangan penelitian 2. Saran pertama dan kedua telah digabungkan penulisannya. ( Dr. Kiking Ritarwan, MKT, Sp.S )     Universitas Sumatera Utara 111    4. Dr. Puji Pinta O. Sinurat, Sp.S Pertanyaan : 1. Penulisan lambang sebaiknya harus berurutan sesuai abjad. 2. Karena judul penelitian ini pengaruh terhadap lipid plasma, sebaiknya kriteria inklusinya tidak hanya kadar LDL saja, dan diberi penjelasan di batasan operasional Jawaban : 1. Telah diperbaiki penulisan lambang pada daftar lambang 2. Telah diperbaiki kriteria inklusi menjadi penderita dyslipidemia dan penjelasan telah ditambahkan pada batasan operasional. ( Dr. Puji Pinta O. Sinurat, Sp.S ) 5. Dr. Alfansuri Kadri, Sp.S Pertanyaan : 1. Pada kesimpulan yang ke-2 dan ke-3 sebaiknya digabungkan saja. 2. Beberapa kata perubahan di hasil dan pembahasan sebaiknya diganti dengan kata penurunan.     Universitas Sumatera Utara 112    Jawaban : 1. Telah diperbaiki pada kesimpulan 2. Telah diperbaiki pada hasil dan pembahasan ( Dr. Alfansuri Kadri, Sp.S ) 6. Dr. Aida Fitri, Sp.S Pertanyaan : 1. Sebaiknya dicantumkan juga pada tinjauan pustaka mengenai hubungan statin dengan outcome seperti yang terdapat di kerangka konsep. 2. Sebaiknya dijelaskan pada pembahasan mengapa Atorvastatin bisa lebih baik dibandingkan yang lain 3. Sebaiknya dicantumkan juga di kesimpulan hasil dari tujuan khusus poin yang ke-5 Jawaban : 1. Telah ditambahkan penjelasan hubungan statin dengan outcome pada tinjauan pustaka halaman 33-34.     Universitas Sumatera Utara 113    2. Telah ditambahkan penjelasan alasan Atorvastatin lebih baik dari simvastatin pada pembahasan 3. Telah ditambahkan pada kesimpulan poin ke-5. ( Dr. Aida Fitri, Sp.S )     Universitas Sumatera Utara
Hubungan Outcome Fungsional dengan Territori Vaskular pada Pasien Stroke Iskemik
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Hubungan Outcome Fungsional dengan Territori Vaskular pada Pasien Stroke Iskemik

Gratis