Feedback

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Pertambangan dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009

Informasi dokumen
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2007-2009 OLEH : REISA JETIRA SUARDI 070503142 PROGRAM STUDI STRATA I AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN Dengan ini, saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ Analisis FaktorFaktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Pertambangan dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009” adalah benar hasil karya sendiri dan judul yang dimaksud belum pernah dimuat, dipublikasikan atau diteliti oleh mahasiswa lain dalam konteks penulisan skripsi Program Reguler S-1 Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Semua sumber data dan informasi yang diperoleh telah dinyatakan dengan jelas, benar adanya. Apabila di kemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan oleh Universitas Sumatera Utara. Medan, Agustus 2011 Yang membuat pernyataan, Reisa Jetira Suardi NIM : 070503142 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya yang begitu besar sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Skripsi ini berjudul “ Analisis FaktorFaktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Pertambangan dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009”, disusun dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Departemen Akuntansi Universitas Sumatera Utara. Selama proses penyusunan skripsi ini, penulis banyak memperoleh bimbingan, dorongan semangat, nasehat, dan bantuan lain baik secara moril maupun materiil dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara dan selaku dosen pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu dalam memberikan petunjuk, pengarahan, bimbingan dan bantuan dari awal hingga selesainya skripsi ini. 3. Ibu Dra. Mutia Ismail, MM, Ak, selaku Sekretaris Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara 4. Bapak Drs. Rasdianto, Msi, Ak, selaku Dosen Penguji I dan Bapak Drs. Wahidin Yasin, Msi, Ak, selaku Dosen Penguji II, atas segala saran dan masukan yang telah diberikan. 5. Orang tua penulis, Ayahanda Suardi Kamal dan Ibunda Neneng Julie Hartati dan Adik-adik Reidita, Revan, Rifky dan Ranti yang telah memberikan doa dan dukungan yang tulus baik moril maupun materiil selama perkuliahan hingga penyelesaian skripsi ini. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini Akhir kata semoga skripsi ini berguna bagi pembaca dan dapat dipergunakan untuk menambah pengetahuan dan bahan masukan bagi penelitian selanjutnya. Medan, Penulis, Agustus 2011 Reisa Jetira Suardi NIM: 070503142 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay. Apakah tingkat profitabilitas, tingkat solvabilitas, ukuran perusahaan, kualitas KAP, dan jenis industri baik secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan sampel, yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id, diperoleh 56 perusahaan pertambangan dan perbankan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 35 perusahaan sebagai objek penelitian selama tiga tahun mulai tahun 2007 sampai 2009 sehingga diperoleh 105 unit analisis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausal dan bersifat replikasi terhadap penelitian sebelumnya. Variabel independen dalam penelitian ini adalah ROA, DER, Total asset, Kualitas KAP, dan Jenis industri. Variabel dependen nya adalah audit delay. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik, serta analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah kelima variabel independen berpengaruh signifikan terhadap audit delay secara bersama-sama. Secara parsial Kualitas KAP dan jenis industri berpengaruh negatif terhadap audit delay, sementara tiga variabel independen lainnya ROA, DER dan total asset tidak berpengaruh terhadap audit delay. Kata kunci: Audit delay, ROA (Return On Asset), DER (Debt to Equity Ratio), Total asset, Kualitas KAP, Jenis Industri Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The purpose of this research is to know and to analyze the factors that influence audit delay. There are profitability, solvency, firm size, reputation of audit firm and industry classification predicted partially or simultaneously influence toward audit delay in mining and bank’s firm which listed in BEI. Data that used in this research is financial statement from each company published through website www.idx.co.id, the population are 56 mining and bank’s firm. Sampling method that used is purposive sampling and there are 35 companies as a research object for 3 years observation since period 2007 to 2009 then there are 105 analysis units. This research is classified as causal research and replication of former researches. The independent variables for this research are ROA, DER, total asset, reputation of audit firm and industry classification. The dependent variable is audit delay. Analysis method that used in this research is quantitative method with multiple regressions. This research concludes that all five of the independent variables have positive significant influence towards audit delay in simultan, but in partial reputation of audit firm and industry classification negatively influence towards audit delay. While other 3 independent variables ROA, DER and firm size are not influence towards audit delay. Keywords: Audit delay, ROA (Return On Asset), DER (Debt to Equity Ratio), Total Asset, reputation of audit firm, industry classification Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI PERNYATAAN. i KATA PENGANTAR . ii ABSTRAK . iv ABSTRACT . v DAFTAR ISI . vi DAFTAR TABEL . ix DAFTAR GAMBAR . x DAFTAR LAMPIRAN . xi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah . 1 B. Batasan Masalah . 6 C. Perumusan Masalah . 7 D. Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Laporan Keuangan . 9 B. Audit dan Standar Pelaporan Audit 1. Pengertian Audit . 10 2. Standard Auditing . 11 C. Audit Delay . 13 Universitas Sumatera Utara D. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay 1. Profitabilitas . 14 2. Solvabilitas . 15 3. Ukuran Perusahaan . 16 4. Kualitas Kantor Akuntan Publik . 16 5. Jenis Industri . 17 6. Opini Auditor . 18 7. Extraordinary item . 20 8. Tahun Penutupan Buku . 21 E. Peneliti Terdahulu . 21 F. Kerangka Konseptual dan Hipotesis 1. Kerangka Konseptual . 29 2. Hipotesis Penelitian . 31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian 32 B. Populasi dan Sampel Penelitian 29 C. Jenis dan Sumber Data . 35 D. Teknik Pengumpulan Data . 35 E. Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel . 36 F. Metode dan Teknik Analisis Data . 40 G. Jadwal Penelitian . 47 Universitas Sumatera Utara BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Data Penelitian . 48 B. Analisis Hasil Penelitian 1. Analisis Statistik Deskriptif . 49 2. Uji Asumsi Klasik . 51 a. Uji Normalitas . 51 b. Uji Multikolinieritas . 54 c. Uji Autokorelasi . 56 d. Uji Heteroskedastisitas . 58 3. Analisis Regresi . 59 a. Persamaan Regresi . 59 b. Analisis Koefisien Determinasi . 62 c. Pengujian Hipotesis Penelitian . 64 C. Pembahasan Hasil Penelitian . 68 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan . 72 B. Saran . 74 DAFTAR PUSTAKA 76 LAMPIRAN .78 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Nomor Judul Halaman Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu . 26 Tabel 3.1 Proses Seleksi Sampel .33 Tabel 3.2 Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel 38 Tabel 3.3 Jadwal Penelitian . 47 Tabel 4.1 Daftar Sampel Perusahaan . 48 Tabel 4.2 Descriptive statistic . 50 Tabel 4.3 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test . 54 Tabel 4.4 Coefficients . 55 Tabel 4.5 Coefficient Correlations . 56 Tabel 4.6 Pengambilan keputusan Durbin Watson . 57 Tabel 4.7 Hasil Uji Durbin Watson .57 Tabel 4.8 Analisis Hasil Regresi . 59 Tabel 4.9 Hasil Análisis Koefisien Determinasi . 63 Tabel 4.10 Hasil Uji t . 64 Tabel 4.11 Hasil Uji F . 67 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Nomor Judul Halaman Gambar 2.1 Kerangka Konseptual Penelitian. 29 Gambar 4.1 Regression Standardized Residual. 52 Gambar 4.2 Observed Cum Prob . 53 Gambar 4.3 Regression Standardized Predicted Value . 59 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Judul Halaman Lampiran i Daftar Populasi dan Perusahaan Sampel . . 78 Lampiran ii Data Mentah Variabel Penelitian Tahun 2007-2009 . 80 Lampiran iii Data Variabel-Variabel Penelitian Tahun 2007-2009 . 84 Lampiran iv Descriptive Statistic. 90 Lampiran v Uji Asumsi Klasik . 91 Lampiran vi Regression Analyze . 95 Lampiran vii Uji t . 96 Lampiran viii Uji F . 97 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay. Apakah tingkat profitabilitas, tingkat solvabilitas, ukuran perusahaan, kualitas KAP, dan jenis industri baik secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan sampel, yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id, diperoleh 56 perusahaan pertambangan dan perbankan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 35 perusahaan sebagai objek penelitian selama tiga tahun mulai tahun 2007 sampai 2009 sehingga diperoleh 105 unit analisis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausal dan bersifat replikasi terhadap penelitian sebelumnya. Variabel independen dalam penelitian ini adalah ROA, DER, Total asset, Kualitas KAP, dan Jenis industri. Variabel dependen nya adalah audit delay. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik, serta analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah kelima variabel independen berpengaruh signifikan terhadap audit delay secara bersama-sama. Secara parsial Kualitas KAP dan jenis industri berpengaruh negatif terhadap audit delay, sementara tiga variabel independen lainnya ROA, DER dan total asset tidak berpengaruh terhadap audit delay. Kata kunci: Audit delay, ROA (Return On Asset), DER (Debt to Equity Ratio), Total asset, Kualitas KAP, Jenis Industri Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The purpose of this research is to know and to analyze the factors that influence audit delay. There are profitability, solvency, firm size, reputation of audit firm and industry classification predicted partially or simultaneously influence toward audit delay in mining and bank’s firm which listed in BEI. Data that used in this research is financial statement from each company published through website www.idx.co.id, the population are 56 mining and bank’s firm. Sampling method that used is purposive sampling and there are 35 companies as a research object for 3 years observation since period 2007 to 2009 then there are 105 analysis units. This research is classified as causal research and replication of former researches. The independent variables for this research are ROA, DER, total asset, reputation of audit firm and industry classification. The dependent variable is audit delay. Analysis method that used in this research is quantitative method with multiple regressions. This research concludes that all five of the independent variables have positive significant influence towards audit delay in simultan, but in partial reputation of audit firm and industry classification negatively influence towards audit delay. While other 3 independent variables ROA, DER and firm size are not influence towards audit delay. Keywords: Audit delay, ROA (Return On Asset), DER (Debt to Equity Ratio), Total Asset, reputation of audit firm, industry classification Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Laporan Keuangan merupakan media komunikasi antara manajemen (intern perusahaan) dengan pihak luar perusahaan. Laporan keuangan dirancang untuk memberikan informasi-informasi dan pengukuran ekonomi mengenai sumber daya dan kinerja yang dimiliki suatu perusahaan pada pihak ketiga yaitu investor dan kreditor serta pihak manajemen untuk evaluasi kinerja guna pengambilan kebijakan manajemen yang akan datang. Sekarang laporan keuangan merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung keberlangsungan suatu perusahaan, utamanya perusahaan yang telah go public. Perkembangan pasar modal di Indonesia berdampak peningkatan permintaan akan audit laporan keuangan. Setiap perusahaan yang go public diwajibkan (sebelum data di-trimming) Sumber: Output SPSS, diolah Penulis, 2009. Dengan cara membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal, dari grafik di atas dapat disimpulkan bahwa distribusi data tidak normal karena grafik histogram menunjukkan distribusi data tidak mengikuti garis diagonal yaitu menceng ke kiri (positive skewness). Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual Dependent Variable: AD 1.0 0.8 Expected Cum Prob 0.6 0.4 0.2 0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 Observed Cum Prob Gambar 4.2 Grafik Normal P-Plot (sebelum data di-trimming) Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Sumber: Output SPSS, diolah Penulis, 2009. Demikian pula dengan hasil uji normalitas dengan menggunakan grafik plot. Pada grafik normal plot, kelihatan titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal serta mendekati garis diagonal sehingga disimpulkan bahwa data dalam model regresi terlihat terdistribusi secara normal. Dari hasil uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov (K-S), grafik histogram, dan grafik normal plot, menunjukkan data tidak terdistribusi secara normal. Ada beberapa cara mengubah model regresi menjadi normal menurut Erlina (2007: 106), yaitu : a. Lakukan transformasi data ke bentuk lainnya. b. Lakukan trimming, yaitu membuang data outlier. c. Lakukan winsorizing, yaitu mengubah nilai data yang outlier ke suatu nilai tertentu. Untuk mengubah nilai residual agar terdistribusi normal, penulis melakukan trimming data. Kemudian data diuji ulang berdasarkan asumsi normalitas. Berikut ini hasil pengujian Kolmogorov-Smirnov (K-S): Tabel 4.4 Uji Normalitas Setelah Data Di-trimming One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test N Normal Parameters(a,b) Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Unstandardize d Residual 173 ,0000000 15,22943489 ,081 ,058 -,081 1,059 Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Asymp. Sig. (2-tailed) ,212 a Test distribution is Normal. b Calculated from data. Sumber: Output SPSS, diolah Penulis, 2009. Dari tabel di atas, besarnya Kolmogorov-Smirnov (K-S) adalah 1,059 dan signifikansi pada 0,212 sehingga dapat disimpulkan bahwa data dalam model regresi telah terdistribusi secara normal, dimana nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 (p = 0,212 > 0,05). Dengan demikian, secara keseluruhan dapat disimpilkan bahwa nilai-nilai observasi data telah terdistribusi secara normal dan dapat dilanjutkan dengan uji asumsi klasik lainnya. Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Histogram Dependent Variable: AD 40 F r e q u e n c y 30 20 10 Mean =1.35E-15 Std. Dev. =0.988 N =173 0 -2 0 2 4 Regression Standardized Residual Gambar 4.3 Histogram (setelah data di-trimming) Sumber: Output SPSS, diolah penulis, 2009. Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual Dependent Variable: AD 1.0 0.8 Expected Cum Prob 0.6 0.4 0.2 0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 Observed Cum Prob Gambar 4.4 Grafik Normal P-Plot (setelah data di-trimming) Sumber: Output SPSS, diolah Penulis, 2009. Dengan cara membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal, dari grafik di atas dapat disimpulkan bahwa distribusi data normal karena grafik histogram menunjukkan distribusi data mengikuti garis diagonal yang tidak menceng (skewness) ke kiri maupun ke kanan atau normal. Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Demikian pula pada grafik normal plot, terlihat titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal serta penyebarannya agak mendekati dengan garis diagonal sehingga dapat disimpulkan bahwa data dalam model regresi terdistribusi secara normal. b. Uji Multikoliniearitas Dalam penelitian ini, untuk mendeteksi ada tidaknya gejala multikoliniearitas adalah dengan melihat besaran korelasi antarvariabel independen dan besarnya tingkat koliniearitas yang masih dapat ditolerir, yaitu tolerance > 0,10 dan Variance Inflation Factor (VIF) < 10. Berikut ini disajikan tabel hasil pengujian. Tabel 4.5 Coefficients untuk AD = f(ROA, DER, TA, KAP) Coefficients a Mo del 1 (Constant) ROA DER TA KAP Unstandardized Coefficients B Std. Error 76,060 1,633 -46,417 12,796 ,003 ,040 -1,97E-013 ,000 -1,744 2,511 Standardiz ed Coefficient s Beta -,278 ,005 -,121 -,054 t 46,591 -3,627 ,074 -1,639 -,695 Sig. ,000 ,000 ,941 ,103 ,488 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,897 ,999 ,963 ,877 a. Dependent Variable: AD Sumber: Output SPSS, diolah Penulis, 2009. Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. 1,114 1,001 1,039 1,140 Tabel 4.6 Coefficients Correlations untuk AD = f(ROA, DER, TA, KAP) Coefficient Correlations Model 1 Correlations Covariances KAP DER TA ROA KAP DER TA ROA KAP 1,000 -,015 -,160 -,303 6,306 -,001 -4,8E-014 -9,727 a DER -,015 1,000 ,021 ,029 -,001 ,002 1,00E-016 ,015 TA -,160 ,021 1,000 -,052 -4,8E-014 1,00E-016 1,44E-026 -8,0E-014 ROA -,303 ,029 -,052 1,000 -9,727 ,015 -8,0E-014 163,737 a. Dependent Variable: AD Sumber: Output SPSS, diolah Penulis, 2009. Melihat hasil besaran korelasi antarvariabel tampak bahwa di antara variabel independen yang diuji, variabel ROA mempunyai korelasi paling tinggi yaitu sebesar -0,303 atau sekitar 30,3%. Namun hal ini tidak menunjukkan gejala korelasi yang tinggi (umumnya di atas 0,95), maka hal ini merupakan indikasi tidak adanya multikoliniearitas. Hasil perhitungan nilai tolerance menunjukkan variabel independen memiliki nilai tolerance lebih dari 0,10 yaitu 0,897; 0,999; 0,963; dan 0,877 yang berarti tidak ada terjadi korelasi antarvariabel independen. Hasil perhitungan VIF juga menunjukkan hal yang sama di mana variabel independen memiliki nilai VIF kurang dari 10 yaitu 1,114; 1,001; 1,039; dan Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. 1,140. Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikoliniearitas antarvariabel independen dalam model ini. c. Uji Heteroskedastisitas Dalam penelitian ini untuk mendeteksi ada tidaknya gejala heteroskedastisitas adalah dengan melihat pola grafik yang dihasilkan dari pengolahan data dengan menggunakan program SPSS. Dasar pengambilan keputusannya adalah : 1) Jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), maka mengindikasikan telah terjadi heteroskedastisitas. 2) Jika tidak ada pola yang jelas, seperti titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas atau terjadi homoskedastisitas. Berikut ini dilampirkan grafik scatterplot untuk menganalisis apakah terjadi heteroskedastisitas atau terjadi homoskedastisitas dengan mengamati penyebaran titik-titik pada gambar. Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Scatterplot Dependent Variable: AD 4 Regression 2 Studentized Residual 0 -2 -4 -2 0 2 Regression Standardized Predicted Value Gambar 4.5 Scatterplot Sumber : Output SPSS, diolah penulis, 2009. Dari grafik scatterplot terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 pada sumbu Y, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. Adanya titik-titik yang menyebar menjauh dari titik-titik yang lain dikarenakan adanya data observasi yang sangat berbeda dengan data observasi yang lain. Untuk lebih akurat, maka dapat dilakukan uji lainnya yaitu uji Glejser dan uji Park. Pada uji Park, dasar analisis adalah apabila koefisien parameter beta dari persamaan regresi tersebut signifikan secara statistik, hal ini menunjukkan bahwa dalam data model empiris yang diestimasi terdapat heteroskedastisitas. Dalam uji Kartika P. Simbolon : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia, 2009. Glejser, kondisi heteroskedastisitas apabila tidak ada satupun variabel bebas yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel terikat nilai Absolut Ut (AbsUt). Hal ini terlihat dari probabilitas signifikansi di atas tingkat kepercayaan 5%. Berikut ini akan dilampirkan juga hasil uji Park dan uji Glejser. Tabel 4.7 Hasil Uji Park Coefficients a Unstandardized Coefficients ini bertentangan dengan peneliti sebelumnya Andi Kartika (2009), dan Mohammad Reza Pourali (2013) yang juga menyatakan bahwa opini audit berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Namun bertentangan dengan hasil penelitian Ani Yulianty (2011), yang menyatakan bahwa opini audit tidak memberikan pengaruh terhadap audit delay. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang telah diuraikan pada bab sebelumnya. Jadi umumnya pada perusahaan pertambangan yang di audit mendapat opini unqualified memiliki audit delay yang lebih singkat. 5. Hubungan rasio hutang (X4) terhadap audit delay (Y). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa rasio hutang tidak memiliki pengaruh terhadap audit delay. Hasil penelitian ini mendukung peneliti terdahulu yaitu Wiwik Utami (2006) yang menyertakan rasio hutang dalam penelitiannya dan berkesimpulan bahwa rasio hutang tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Hal ini juga bertentangan dengan teori yang telah dipaparkan sebelumnya yang menyatakan rasio hutang berpengaruh terhadap audit delay, semakin besar rasio hutang maka audit delay akan semakin lama, perusahaan yang memiliki jumlah hutang yang Universitas Sumatera Utara lebih besar terhadap besar asetnya cenderung lebih panjang hari dalam mengauditnya, karena proporsi yang besar dari hutang terhadap total aktiva akan meningkatkan kecenderungan kerugian dan dapat meningkatkan kehati-hatian dan kecermatan auditor terhadap laporan keuangan yang akan diaudit. Hal ini disebabkan dalam penelitian ini tidak berpengaruh apakah ROA nya besar atau kecil, karena ada yang rasio hutangnya besar tanggal terbit laporan auditornya lama namun ada pula yang singkat. Sehingga tidak terpengaruh besarnya rasio hutang. 6. Hubungan secara parsial variabel independen (ukuran perusahaan (X1), laba/rugi perusahaan (X2), opini audit (X3), dan rasio hutang (X4)) terhadap variabel dependen yakni audit delay (Y). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan, keseluruhan variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap audit delay. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam memprediksi audit delay, juga memperhatikan Ukuran Perusahaan, Laba/Rugi Perusahaan, Jenis Opini Audit, serta Rasio Hutang secara bersamaan. Universitas Sumatera Utara BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah diperoleh, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Ukuran perusahaan (Total Aset) sebagai variabel X1 tidak berpengaruh terhadap audit delay (Y), sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Nurul Indah (2009) dan Desi Asmada dkk. (2011). 2. Laba/rugi perusahaan sebagai variabel X2 tidak memberikan pengaruh atau tidak berpengaruh terhadap audit delay (Y), sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Sistya Rahmawati (2008). 3. Opini audit sebagai variabel X3 berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay (Y), sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Wiwik Utami (2006) dan Mohammad Reza Pourali(2013). 4. Rasio hutang sebagai variabel X4 tidak berpengaruh terhadap audit delay (Y), sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Sistya Rahmawati (2008) dan Ani Yulianti (2011), dan Rangga Reza Aldi. 5. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan (X1), laba/rugi perusahaan (X2), opini audit (X3) dan rasio hutang (X4) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit delay (Y) sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ani Yulianti (2011). Universitas Sumatera Utara 5.2. SARAN Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran sebagai berikut: 1. Pada penelitian ini tingkat variabel independen dalam mempengaruhi variabel dependen sangat kecil sekali hanya sepuluhan persen, maka disarankan menambah variabel tambahan yang diperkirakan berpengaruh kuat terhadap audit delay perusahaan seperti laba-rugi perusahaan, Extraordinary item, jenis opini auditor, kompleksitas audit internal, lamanya perusahaan menjadi klien KAP. Sehingga hasil penelitian lebih mampu memprediksi faktor yang benar-benar mempengaruhi audit delay. 2. Penelitian ini hanya menggunakan laporan keuangan dari tahun 2010 sampai 2012 yang hanya 3 tahun periode pengamatan, maka disarankan untuk menambah periode tahunyang diteliti,misalnya 10 tahun sebelumnya atau 5 tahun sebelumnya, sehingga dapat melihat kecendrungan tren audit delay yang terjadi pada perusahaan. 3. Penelitian ini hanya menggunakan sampel perusahaan pertambangan sehingga hasil penelitian pasti tidak sama bila perusahaannya berubah. Maka disarankan untuk memperbanyak sampel, atau menggunakan sampel perusahaan jenis lain untuk dapat melihat bagaimana audit delay pada perusahaan-perusahaan tersebut. Universitas Sumatera Utara DAFTAR PUSTAKA Agoes, Sukrisno.2012. Auditing: Petunjuk Praktis Akuntan Oleh Akuntan Publik, Jakarta: Salemba Empat. Reza, Mohammad Pourali, Mahshid Jozi, Keramatollah Heydari Rostami, Gholam Reza Taherpour and Faramarz Niazi.2013.Investigation of Effective Factors in Audit Delay: Evidence from Tehran Stock Exchange (TSE), Research Journal of Applied Sciences, Engineering and Technology 5(2): 405-410. Erlina dan Sri Mulyani. 2007. “Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen”. Medan: USU Press. Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS, Edisi Ketiga, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Indah, Nurul. 2012. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aufit Delay Pada Perusahaan WholesaleAnd RetailYang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia".Skripsi. FakultasEkonomi. Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN”.Jawa Timur. Lianto, Novice dan Budi Hartono Kusuma (2010).“Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Audit Delay”. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, Vol.12,No.2, hlm.97-106. BAPEPAM LK, 2008, Keputusan Kepala Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Nomor KEP-460/BL/2008. Sistya Rachmawati. (2008). “Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan terhadap Audit Delay dan Timeliness”.Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 10, No. 1, 1-10. Asmada, Desi Yunita, Taufeni Taufik, dan Yuneita Anisma.2013.”Analisa FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Industri Kimia Dan Dasar Yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia”. Dyers, J.C, and A.J. Mc Hugh, 1975.“The Timeliness of the Australian Annual Report”.Journal of Accounting Research.Autumn, p.204-219. Givoly, D. and D. Palmon.1982. Timeliness Of Annual Earnings Announcements: Some Empirical Evidance. The Accounting Review 57 (July): 486-508. Halim, Varianada, 2000. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay, Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol 2. Universitas Sumatera Utara Ponte,E.B dan Dominguez, 2008. Emprical Analicis of Delay in the singing of Audit Report.Spanysn. Ikatan Akuntansi Indonesia, 2009, Standar Akuntansi Keuangan, Salemba Empat, Jakarta. Carslaw, C.A.P.N dan Steven E. Kaplan. 1991. “An Examination of Audit Delay: Further Evidence from New Zealand”. Acc and BusinessResearch, Vol 22. Na’im, Ainun. 1998. “Nilai Informasi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan: Analisis Empirik Regulasi Informasi di Indonesia”. Jurnal Ekonomi dan BisnisIndonesia.Vol.15.No. 2.Pp85-100. Wiwik Utami. (2006). “Analisis Determinan Audit Delay Kajian Empiris di Bursa Efek Jakarta”.Bulletin Penelitian No. 09.Ka.Pusat Penelitian dan Dosen FE, Universitas Mercu Buana. Kartika,Andi.2009. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi AuditDelayDi Indonesia(Studi Empiris Pada Perusahaan-Perusahaan LQ 45 Yang Terdaftarm Di Bursa Efek Jakarta)”. JurnalBisnis Dan Ekonomi, (JBE), Maret 2009, Hal. 1 – 17. Yuliyanti, Ani. 2011. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aufit Delay (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2007-2008)".Skripsi.Fakultas Ilmu Sosial Dan Ekonomi. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta. Brigham, Eugene F. and Joel F. Houston.(2006). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.Jakarta : Salemba Empat. Mulyadi. (2002). Auditing (Pengauditan), Buku I Edisi Ke Enam, PT. Salemba Empat. Estrini, Dwi Hayu. 2013. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aufit Delay (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2009-20011)".Skripsi.Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Diponegoro. Semarang. Suardi, Jetira Raisa. 2011. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Pertambangan dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009”.Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Medan. Universitas Sumatera Utara Reza, Rangga Aldie. “Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Audit Delay (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008). Fakuktas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha. Damayanti, Deni. 2013. Panduan Lengkap Menyusun Proposal, Skripsi, Tesis, Disertrasi Untuk Semua Program Studi. Peberbit Raska: Yogyakarta. SPSS 18 www.idx.co.id www.google.com Universitas Sumatera Utara
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Pertambangan dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009 Analisis koefisien determinasi Pengujian Hipotesis Penelitian Audit Delay Penelitian Terdahulu Batasan Masalah Perumusan Masalah Data Penelitian ANALISIS DAN PEMBAHASAN Desain Penelitian Populasi dan Sampel Penelitian Hipotesis Peneltian Kerangka Konseptual dan Hipotesis 1. Kerangka Konseptual Jenis dan Sumber Data Teknik Pengumpulan Data Jadwal Penelitian Jenis Industri Faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay 1. Profitabilitas Kesimpulan KESIMPULAN DAN SARAN Latar Belakang Masalah PENDAHULUAN Opini Auditor Faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay 1. Profitabilitas Pembahasan Hasil Penelitian ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pengujian Signifikasi Parsial Uji t Pengujian Signifikasi serentak uji F Persamaan Regresi Analisis Regresi Solvabilitas Ukuran Perusahaan Kualitas Kantor Akuntan Publik dan Auditor Standar Auditing Audit dan Standar Pelaporan audit 1. Pengertian Audit Uji Autokorelasi Uji Heteroskedastisitas Uji Multikolinieritas Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas Uji Normalitas Uji Multikolinearitas Variabel bebas Independent Variable
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Pertambangan dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009

Gratis